Thursday, February 26, 2026
Home Blog Page 302

Pos Indonesia Dan Peruri Kerja Sama Pencetakan Prangko

0

JIB | JAKARTA – Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) bekerja sama dengan PT Pos Indonesia (Persero) terkait pencetakan prangko dan benda filateli lainnya dengan nilai kerja sama mencapai Rp15 miliar.
Kedua BUMN ini melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama dengan pada Kamis (27/2/2020) bertempat di Ruang Pancasatya, Kantor Peruri Jakarta.

Direktur Pengembangan Usaha Peruri Fajar Rizki menjelaskan nilai kerja sama tersebut sebesar Rp15 miliar untuk 13 seri prangko.

“Setiap tahunnya Peruri selalu berupaya untuk meningkatkan mutu dan pengamanan dari Prangko dan Benda Filateli yang meliputi bentuk, bahan baku, desain, pencetakan,” ungkapnya Kamis (27/2/2020).

Dia mengungkapkan, seri prangko pada 2020 ini bertema musik dan mungkin berisi musisi-musisi terkenal.

Selain itu, pengembangan prangko pun tengah mencoba teknologi digital berupa augmented reality (AR) menyesuaikan dengan zaman.

Direktur Jaringan dan Layanan Keuangan PT Pos Indonesia Ihwan Sutardiyanta mengungkapkan pencetakan Prangko dan Benda Filateli yang selama ini dilakukan oleh Peruri melalui pesanan dari Pos Indonesia termaktub dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika RI (Permen Kominfo RI) No. 21/ 2012 tentang Prangko yang menjelaskan bahwa pencetakan Prangko dilaksanakan oleh Percetakan Sekuriti.

Dalam hal ini Peruri merupakan salah satu BUMN yang didirikan berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No.6/2019 memiliki tugas untuk mencetak dokumen negara yang membutuhkan fitur sekuriti guna memenuhi kebutuhan sesuai permintaan instansi yang berwenang.

“Kolaborasi dengan Perum Peruri tentang prangko, dahulu besar karena dahulu penggunaan surat besar, keberadaan internet menulis jadi tak begitu tinggi, surat tergantikan ke email dan pesan singkat,” jelasnya, Kamis (27/2/2020).

Pos Indonesia pun berencana meningkatkan target market utama yang saat ini hanya filatelis dan membutuhkan target baru. Melalui perjanjian kerja sama ini, Peruri akan melanjutkan tugasnya untuk mencetak Prangko dan Benda Filateli. (Endang)

Kanit Intelkam Polsek Widasari Lakukan Penyuluhan Terhadap Anak Punk

0

JIB | KABUPATEN INDRAMAYU,- Sekelompok remaja yang menamai dirinya anak Punk atau yang biasa disebut anak jalanan yang biasa berkumpul diberbagai tempat, baik dipinggir jalan maupun di tempat lain. diantaranya di lokasi Lampu Merah Bangkaloa Ilir, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat., mendapat perhatian dari Kanit Intelkam Polsek Widasari, Polres Indramayu Aipda Rizki AH,.

Bukan hanya di siang hari di malam hari ataupun di hari-hari libur pun banyak ditemukan. Untuk mencegah terjadinya hal-hal yang dapat mengganggu Kamtibmas maka perlu dilakukan pembinaan dan penyuluhan kepada Komunitas anak punk. Seperti yang dilakukan oleh Aipda Rizki AH, Kanit Intelkam Polsek Widasari. Rabu, (26/02/2020) Siang.

Selain melaksanakan monitoring rutin secara dialogis, Aipda Rizki AH, Juga memberikan penyuluhan kepada Komunitas Punk tentang kenakalan remaja, bahaya penyalahgunaan obat-obat terlarang atau narkoba, dan minuman keras sebagaimana yang dipesankan oleh Kapolsek Widasari AKP joni, SH.

Dalam giatnya Aipda Rizki AH, mengatakan kepada media online jurnalindonesiabaru.com, Tujuan penyuluhan dan pembinaan ini agar Komunitas Punk sebagai penerus bangsa dapat berperan aktif dalam membangun Bangsa dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang Positif, tuturnya

Dikesempatan itu, Aipda Rizki AH., menghimbau kepada Komunitas Punk agar bisa mengendalikan dirinya dan tidak terpengaruh dengan kenakalan remaja yang lagi tren, diantara menjadi pengamen yang meresahkan masyarakat.

(Andri)

Pemkab Bekasi Raih Peringkat Pertama Tata Kelola Kearsipan

0
Foto : Pemerintah Kabupaten Bekasi, melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan menerima penghargaan dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), di Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (26/02/2020).

JIB | SURAKARTA, – Pemerintah Kabupaten Bekasi kembali menerima penghargaan tingkat Nasional. Melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Bekasi berhasil memperoleh kategori AA atau sangat memuaskan dalam tata kelola kearsipan sekaligus mendapat peringkat pertama di wilayah Jawa Barat (Jabar) dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

Penghargaan secara langsung diserahkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Indonesia (Menpan-RB), Tjahjo Kumolo kepada Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Bekasi, Dedy Supriyadi. Dalam acara Rapat Kordinasi Nasional Pengawasan Kearsipan Tahun 2020 bertempat di Hotel Sunan, Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (26/02/2020).

“Alhamdulillah Kabupaten Bekasi mendapatkan nilai 91,08 yang artinya kategori AA yaitu sangat memuaskan. Untuk tingkat Nasional kita ada di peringkat ke-6, sedangkan untuk wilayah Jawa Barat meraih peringkat pertama,” ujar Kepala Disarpus, Dedy Supriyadi, saat di wawancarai.

Menurut Dedy, hal itu tidak terlepas dari kebijakan, komitmen, dan konsistensi yang dilakukan Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja beserta para jajarannya. Atas capaian tersebut, dirinya menegaskan, akan melakukan tindakan preventif agar Pemkab Bekasi mendapat perolehan nilai yang lebih baik lagi, pada tahun yang akan datang.

“Tentunya tidak hanya puas dengan capaian ini, kami akan coba bersama teman-teman di Disarpus. Ini bukanlah satu-satunya tujuan. Kami mengharapkan, tidak hanya tertuju kepada Perangkat Daerah tetapi semua stakeholder. Semua yang menjadi sasaran atau target pembinaan pengawasan didalam pengembangan atau tata kelola kearsipan,” terangnya.

Dedy mengungkapkan, rasa syukur dan terimakasihnya kepada segenap Perangkat Daerah yang telah ikut mendukung tata kelola kearsipan di lingkungan Pemerintahan Daerah Kabupaten. Hal tersebut, merupakan landasan baginya untuk melakukan tata kelola Kearsipan yang lebih baik lagi di wilayah Kabupaten Bekasi.

Pemkab Bekasi menerima penghargaan Kategori AA atau sangat memuaskan dengan penilaian evaluasi pengawasan kearsipan secara keseluruhan di setiap Perangkat Daerah. Kriteria yang menjadi penilaian diantaranya, dinamis, statis, pengembangan program, dan inovatif.

“Penilaian evaluasi itu secara keseluruhan dengan kriterianya, dinamis, taktis, pengembangan program-program, inovatif. Tentunya, tidak terlepas dari peran serta dari Perangkat Daerah yang terlibat. Kedepannya, nanti akan lebih ketat lagi dengan 2 komponen. Yakni 60 untuk Perangkat Daerah, dan 40 untuk Disarpus,” jelasnya.

Dirinya juga berpesan, agar seluruh elemen masyarakat dapat sadar arsip. Sesuai tema Rakornas Pengawasan Kearsipan pada tahun ini yaitu, Arsip Untuk Indonesia Maju.

“Arsip itu penting, untuk menjaga, baik itu dari memelihara, ataupun melestarikan budaya dan juga peradaban yang ada di wilayah tersebut, termasuk di Kabupaten Bekasi. Jadi, diharapkan betul-betul untuk sadar arsip,” tutupnya. (ADV).

MENDAMBAKAN KEADILAN SOSIAL

0
Poto : Jaya Suprana

JIB | Jakarta,- Syukur Alhamdullilah, saya beruntung tergolong warga Indonesia yang bisa menikmati nikmatnya kemerdekaan Indonesia. Namun sayang setriliun sayang, tidak semua sesama warga Indonesia seberuntung saya. Masih banyak warga Indonesia belum bisa menikmati nikmatnya kemerdekaan Indonesia. Kenyataan tersebut merupakan bukti tak terbantahkan bahwa sila ke lima Pancasila yaitu Keadilan Sosial Untuk Seluruh Rakyat Indonesia belum terejawantahkan di persada Nusantara masa kini. Untuk sementara ini Keadilan Sosial hanya hadir secara terbatas untuk sebagian kecil rakyat Indonesia.

*Keberpihakan*
Berdasar dukungan dari para sahabat seperti Prof. Frans Magnis Suseno, Prof. Mahfud MD, Prof. Salim Said, Dr. Yasonna Laoly, aktivis senior Haryono Kartohadiprojo S.H, pejuang kemanusiaan Ignatius Sandyawan Sumardi, pejuang kebudayaan Aylawati Sarwono dll, saya sempat mencoba ikut berpihak kepada para warga yang belum menikmati nikmatnya kemerdekaan Indonesia. Maka saya berupaya ikut mencegah jangan sampai warga Bukit Duri digusur secara sempurna melanggar hukum. Namun kemudian saya harus menghadapi kenyataan bahwa diri saya cuma seorang insan manusia yang tidak berdaya apa pun. Terbukti pada tanggal 28 September 2016, saya tak berdaya mencegah warga Bukit Duri digusur secara sempurna melanggar hukum akibat de facto mau pun de jure tanah dan bangunan yang digusur masih dalam proses hukum di Pengadilan Negeri mau pun PTUN. Tidak kurang dari Prof Mahfud MD dan DR. Yasonna Laoly menegaskan bahwa tanah dan bangunan yang masih dalam proses hukum dilindungi undang-undang agar jangan disentuh apalagi digusur dengan alasan apa pun juga. Jika nekad digusur berarti penggusur melakukan pelanggaran hukum secara sempurna.

*PN & PTUN*
Namun rasa sedih yang menyelinap ke lubuk sanubari saya agak terhibur setelah kemudian PN mau pun PTUN resmi memenangkan gugatan warga Bukit Duri. Saya berbesar hati bahwa keadilan telah dipersembahkan kepada warga Bukit Duri yang telah terlanjur jatuh menjadi korban penggusuran secara sempurna melanggar hukum atas nama pembangunan. Meski kemudian para pendukung kebijakan penggusuran rakyat gigih melancarkan serangan jurus public relations demi pembunuhan karakter warga Bukit Duri rame-rame dihujat sebagai para pemberontak yang subversif melakukan perlawanan terhadap kebijakan pemerintah. Malah saya sebagai pihak yang berpihak kepada rakyat tergusur juga tak ketinggalan ikut habis-habisan dihujat sebagai tua bangka botak buncit bau tanah ingin melestarikan kemiskinan. Bahkan kemudian pihak tergugat melakukan naik banding ke Pengadilan Tinggi.

*PENGADILAN TINGGI*
Ternyata Pengadilan Tinggi juga sepaham dengan Pengadilan Negeri dan PTUN untuk memenangkan gugatan rakyat kecil. Maka rasa bersyukur saya bertambah dengan rasa bangga bahwa negara saya ternyata merupakan negara hukum yang menjunjung tinggi keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia sehingga hukum idak tajam ke bawah sambil tumpul ke atas. Saya bangga bahwa bangsa Indonesia telah mempersembahkan keadilan secara adil sesuai sosok patung Dewi Keadilan memegang neraca keadilan dengan mata tertutup sehingga tidak pandang bulu terhadap siapa pun juga yang dianggap melanggar hukum apalagi secara sempurna. Namun pihak tergugat tetap gigih tidak mau menyerah kalah maka kembali naik banding kali ini ke Mahkamah Agung.

*MAHKAMAH AGUNG*
Kali ini, saya benar-benar kena batunya! Ternyata Mahkamah Agung sama sekali tidak sepaham dengan Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi mau pun Pengadilan Tata Usaha Negara. Secara sempurna bertolak belakang dengan vonis PN, PT dan PTUN, ternyata MA memenangkan pihak tergugat yang sudah divonis bersalah oleh majelis hakim PN, PTUN dan PT. Vonis MA disambut dengan sorak-sorai gegap-gempita oleh para pendukung kebijakan menggusur rakyat namun di sisi lain disambut deraian air mata para warga miskin yang telah kehilangan tempat bermukim akibat digusur secara sempurna melanggar hukum atas nama pembangunan.

*BANJIR*
Pada musim musibah banjir, juga tampak jurang kesenjangan sosial. Ada warga yang beruntung karena kebetulan bermukim di kawasan yang bebas banjir namun ada pula yang kurang beruntung akibat kebetulan bermukim di kawasan berlangganan banjir. Yang kurang beruntung masih terbagi menjadi dua nasib. Yang bernasib kurang beruntung kebanjiran namun kebetulan bernasib cukup berada bisa langsung mengungsi ke hotel. Yang bernasib kurang beruntung kebanjiran sambil juga kebetulan bernasib miskin terpaksa harus pasrah tidak bisa mengungsi ke hotel. Segenap fakta itu makin meyakinkan saya bahwa Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia sebagai sila Pancasila memang belum terwujud. Saya bersyukur sebagai warga negara Indonesia beruntung dapat ikut menikmati nikmatnya kemerdekaan bangsa, negara dan rakyat Indonesia. Namun saya merasa prihatin bahwa belum semua warga Indonesia seberuntung saya. Masih banyak sesama rakyat Indonesia belum dapat ikut menikmati nikmatnya kemerdekaan bangsa, negara dan rakyat Indonesia. Sila ke lima Pancasila untuk sementara ini masih berbunyi Keadilan Sosial Untuk Sebagian Kecil Rakyat Indonesia saja. Insha Allah, kita semua sebagai warga bangsa Indonesia segera menghentikan perilaku saling membenci, saling melecehkan, saling menghujat, saling memfitnah demi bersatupadu dalam gigih berjuang mengejawantahkan sila ke lima Pancasila menjadi kenyataan di persada Nusantara nan gemah ripah loh jinawi, tata tenteram kerta raharja. MERDEKA !.

Oleh : Jaya Suprana (Penulis adalah pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan)

Wakapolres Indramayu Bersama Warga Evakuasi Korban Banjir

0

JIB | KABUPATEN INDRAMAYU,- Wujud kepedulian Polres Indramayu terhadap korban banjir, Wakapolres Indramayu KOMPOL NANANG SUHENDAR S.H., M.H., melakukan kegiatan Bakti Sosial. Rabu, (26/02/2020).

Dalam kunjungannya Wakapolres Indramayu KOMPOL NANANG SUHENDAR S.H., M.H., selain meninjau wilayah yang terdampak banjir, pria dengan satu melati di pundak tersebut tak ragu untuk mengevakuasi seorang pria yang terbaring diatas kasur.

Berdasarkan keterangan dari keluarganya Bapak Darno yang beralamat di Desa Eretan Wetan, kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat sudah mengalami sakit sudah sejak lama, dikesempatan itu Wakapolres bersama-sama dengan warga mengevakuasi Bapak Darno ke posko darurat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Disela-sela kegiatannya KOMPOL NANANG SUHENDAR S.H., M.H., menuturkan, “Kegiatan ini sebagai bentuk dan dukungan bentuk empaty kepada masyarakat yang mengalami bencana banjir,” terangnya

Tak hanya itu, Wakapolres juga dalam giatnya melaksanakan patroli, untuk cek debit air.

“Kami sudah siap menanganinya bila sewaktu-waktu terjadi hal-hal yang tidak diinginkan ada anggota yang stand by untuk menjaganya sampai saat situasi aman, dan terkendali.” Pungkas KOMPOL NANANG SUHENDAR S.H., M.H.,

(Andri)

Tanggap Siaga Bencana, Aparatur Desa Sindangmulya Tinjau Tiga Perumahan Terdampak Banjir Dan Longsor

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Hujan menguyur seluruh wilayah wilayah Bekasi dan sekitarnya, dari semalam hingga pagi hari tadi mengakibatkan bencana banjir dan longsor, salah satunya wilayah Sindangmulya terendam banjir yang di akibatnya cuasa hujan yang tidak menentu. Selasa (25/02/2020).

Dalam pantauan media online jurnalindonesiabaru.com di lokasi bencana banjir wilayah Sindangmulya tercatat ada tiga perumahan terdampak banjir di antaranya perumahan BCM 2 blok C / B,. RT 04/03,. BCR (Bumi Cikarang Residen) dan Griya Mutiara Asri blok B/C, banjir yang merendam tiga perumahan tersebut setinggi betis orang dewasa.

Edi Sutarsan yang di dampingi staf kepada jurnalindonesiabaru.com mengatakan kami bersama aparat Desa berupaya untuk membantu warga yang terdampak banjir, dan sesegera mungkin kita evakuasi atau pindahkan ke tempat yang aman, atau ke tetangga maupun sanak-saudara nya.

“Selain itu juga kita bersama Bhabinkamtibmas, Bhabisa, RT dan BPD membantu memberikan bantuan berupa mie instan dan air mineral di serahkan langsung pada warga di perumahan tersebut berikut di perumahan yang lainnya.” Ucap Edi

Lanjut, Edi bukan hanya banjir saja yang ada wilayah kita tetapi di sisi lain ada yang terkena longsor menimpa dapur rumah Ibu Engkas di RT 02/02 Kampung Parung Banteng Desa Cibarusah Jaya.

“Alhamdulillah dalam peristiwa tersebut tidak terjadi korban jiwa dan penanganan bencana longsor juga, kita sigap langsung kita bantu bersama. Agar tidak terjadi hal yang tidak di inginkan” Tutupnya.

Hal tersebut di bantu oleh Serma Kamaludin Bhabinkamtibmas Cibarusah jaya (Polsek Cibarusah) dan Peltu Edi Santoso Bhabinsa Cibarusah Jaya (Koramil 09 Cibarusah) berikut di bantu RT dan warga. (Dedi/Endang)

Kanit Intelkam Aipda Rizki AH, sambangi lokasi Banjir di SD Dua Dan Tiga Widasari

0

JIB | KABUPATEN INDRAMAYU,– Halaman SD 2 dan 3 Widasari, tergenang air setelah diguyur hujan, Senin (24/2/2020) Kemarin. Hal itu berakibat terganggunya akses keluar masuk siswa dan guru untuk melakukan aktivitasnya.

Sesuai arahan dari Kapolsek Widasari AKP joni, SH., Kanit Intelkam Aipda Rizki AH, sambangi lokasi tersebut guna meninjau banjir.

Dalam giatnya Aipda Rizki AH., berbincang-bincang dengan salah seorang guru SD terkait tergenangnya halaman sekolah setinggi sekitar 30 centimeter.

Kondisi halaman yang lebih rendah ketimbang jalan dan saluran air membuat air yang menggenang semakin banyak. Ditambah lagi, selokan di luar sekolah yang mampet, membuat air susah mengalir.

“Sebenarnya dalam sehari saja sudah surut, asalkan tidak diguyur hujan lagi. Karena dalam waktu beberapa jam air dalam selokan sudah mengalir meski tak banyak,” ungkap salah satu guru kepada Aipda Rizki AH

Sambungnya, Halaman SD 2 dan 3 Widasari yang menyatu. Karena, kedua SD tersebut saling berhadapan sisi timur dan sisi selatan jadi setiap kali hujan pasti akan tergenang air. Terangnya

Rizki berharap pemerintah dapat membantu mengatasi masalah tersebut.

“Karena, selain sudah berlangsung sudah cukup lama, juga menganggu proses pembelajaran, akibatnya para siswa yang berangkat ke sekolah harus berjalan tanpa alas kaki lantaran sepatunya basah.” Tegas Kanit Intelkam Aipda Rizki AH

(Dre)

Kapolres Indramayu AKBP Suhermanto, S.I.K., M.Si., Tinjauan Lokasi Bencana Banjir di Dua Desa

0

JIB | KABUPATEN INDRAMAYU,- Hujan lebat yang mengguyur beberapa hari di Wilayah Kabupaten Indramayu menjadi perhatian Kepolsian Polres Indramayu. Pada siang tadi sekira pukul 13.40 WIB s/d selesai, Kapolres Indramayu AKBP SUHERMANTO, S.I.K., M.Si. didampingi Waka Polres Indramayu Kompol NANANG SUHENDAR, S.H., M.H.,Plt. Bupati Indramayu TAUFIK HIDAYAT, S.H., M.Si., Camat Patrol, Camat Bongas, Para Kuwu, beserta rombongan meninjau bencana banjir di Desa Bugel Kecamatan Patrol dan Desa Sidamulya Kecamatan Bongas Kabupaten Indramayu. Selasa (25/02/2020)

Dalam giatnya Kapolres Indramayu AKBP SUHERMANTO, S.I.K., M.Si., selain meninjau rumah-rumah warga yang terendam banjir, Kapolres juga menghimbau warga agar tetap tenang dan menjaga harta bendanya.

Selain itu, Kapolres juga memberikan bantuan sembako kepada warga serta menyambangi posko-posko kesehatan dan juga berkoordinasi dengan Dinas kesehatan kabupaten Indramayu untuk membantu masyarakat dalam pelayanan kesehatan.

Kepada awak media, Kapolres Indramayu AKBP SUHERMANTO, S.I.K., M.Si., mengatakan, “untuk situasi banjir saat ini sudah normal seperti biasa, meskipun masih terdapat genangan air setinggi 10 – 20 cm aktifitas masyarakat di Dua Desa tersebut sudah mulai kembali berjalan normal” tuturnya

Lebih lanjut ia menuturkan, semoga banjir di dua Desa tersebut segera surut, dan masyarakat dapat melakukan kegiatan seperti sedia kala. Pungkas AKBP SUHERMANTO, S.I.K., M.Si.,

(Dre)

JAMIYAH MABARIYAH ANNAHDIYAH LAKUKAN SANTUNAN ANAK YATIM

0

JIB Indramayu – Memperingati haul pertama Jamiyah Mahabariyah Annahdiyah sejumlah jamaah beserta warga dan para tokoh masyarakat berkumpul di masjid jamie Al Hidayah Desa Sudikampiran Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu Sabtu 15/02/20

Kegiatan acara haul diisi dengan berbagai macam kegiatan diantaranya Ruqiyah massal,gelar pustaka,memberikan santunan terhadap anak yatim piatu serta mengadakan Marhabanan bareng.

Agus selaku ketua Panitia mengungkapkan rasa terimakasih kepada jajaran panitia karena acara bisa terselenggara dengan baik dan sesuai dengan yang diharapakan “Menyatukan Rasa Mencari Berkah” sesuai dengan moto yang digagas.

“Kami selaku panitia mengucapkan rasa terimakasih,kepada jajaran panitia yang terlibat dengan gigih hingga akhir perjuangan acara bisa terselenggara dengan baik, sesuaindengan yang kita harapkan “Menyatukan Rasa Mencari Berkah ” Ucap Agus dalam Apresiasiya.

Lebih lanjut Agus menambahkan terselenggaranya Haul Pertama Jamiyah Mahabariyah Annahdiyah,bisa mempererat tali silaturahmi diantara warga khususnya masyarakat Desa Sudikampiran.

“Acara yang di selenggarakan Jamiah Mabariyah Annahdiyah semoga bisa mempererat tali silaturahmi dan bisa berbagi dengan masyarakat lainnya” Agus menambahkan.

Sementara Casdi Pamong Desa Sudikampiran diselenggarakannya kegiatan Haul Jamiyah,berpesan supaya tetap memelihara kegiatan-kegiatan positif terutama dengan nafas Religius supaya masyarakat dan pemdes bisa bersinergi dengan baik.

“Pemerintah Desa sudikampiran dan Masyarakat agar selalu kompak dan terus melakukan kegiatan positif dari Masyarakatnya agar selalu kondusif di desa sudikampiran” Tandas Casdi

Acara haul telah selesai dilaksanakan dalam acara tersebut turut hadir Pemerintah Kecamatan Sliyeg, Pemdes Sudikampiran,Ikatan Remaja Masjid Al – Hidayah Sudikampiran, Gerakan Peduli Yatim (GAPAI),dan Paguyuban Sedekah Maring Rakyat (SEMAR). (Maskani)

Bupati Bekasi Bersama Kapolres Metro Bekasi Bantu Korban Banjir

0

JIB | TAMBUN SELATAN, – Pemerintah Kabupaten Bekasi menetapkan status tanggap darurat banjir dimulai sejak tanggal 25 Februari sampai dengan 2 Maret 2020. Hal ini disampaikan Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja, dalam keterangan resminya dihadapan media usai meninjau wilayah terdampak banjir yang ada di Perumahan Dukuh Bima, Desa Lambang Sari, Kecamatan Tambun Selatan, Selasa (25/2).

“Ya tadi kita sudah melakukan rapat koordinasi, hasil peninjauan lapangan serta rapat koordinasi tadi dengan Muspida dan Dinas terkait, bahwa status di Kabupaten Bekasi ini saya tingkatkan dari status Siaga Darurat Bencana Banjir menjadi Status Tanggap Darurat Banjir,” tegas Bupati Bekasi.

Bupati Bekasi menjelaskan, curah hujan yang cukup tinggi sejak beberapa hari lalu menyebabkan bencana banjir terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Bekasi, salah satunya di Desa Lambang Sari ini.

“Karena curah hujan yang cukup tinggi, menyebabkan bencana banjir terjadi. Laporan terakhir BPBD ada 20 Kecamatan di Kabupaten Bekasi yang terdampak bencana banjir,” jelasnya

Eka juga mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bekasi sudah dan terus melakukan langkah-langkah untuk melakukan penanganan bencana banjir di Kabupaten Bekasi. Dibantu dengan Unsur TNI/Polri serta relawan, Jajaran Pemkab Bekasi melakukan evakuasi warga yang terdampak, mendirikan posko bantuan, dapur umum serta mendistribusikan bantuan berupa makanan, logistik, maupun pakaian bersih.

“Selain membantu mengevakuasi korban banjir, kami juga akan mengaktifkan posko-posko yang ada di Kecamatan, Desa maupun Kelurahan untuk tetap siaga mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi, mengingat curah hujan yang masih tinggi,” ucap Eka

Diakhir, Eka juga menghimbau untuk seluruh masyarakat di Kabupaten Bekasi agar tetap waspada dan berhati-hati, serta menjaga kondisi kesehatan ditengah cuaca dan kondisi seperti ini. Dirinya menambahkan, jika masyarakat membutuhkan bantuan evakuasi dan lainnya, bisa menghubungi aparat pemerintah setempat. (Sep)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -