Monday, February 23, 2026
Home Blog Page 350

Peresmian Rumah Warga Dalam Kegiatan Sosial Bedah Rumah oleh Muspika Kecamatan Cibarusah

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Sinergitas Muspika Kecamatan Cibarusah dan Polsek Cibarusah, Koramil 09 Cibarusah dan Karang Taruna melakukan empati yang sangat baik dan cepat respon dengan kepedulian membangun rumah warga yang bernama Peri di Kampung Kebon Kelapa Rt 02/01 Desa Cibarusah Kota, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi.

Pembangunan rumah warga tersebut di gagas oleh Ade Guniwa Ketua Karang Taruna Kecamatan Cibarusah dan berkat kerjasama dengan Karang Taruna Desa yang berada di wilayah Kecamatan Cibarusah

Kegiatan sosial bedah rumah tersebut di dukung oleh Muspika Kecamatan Cibarusah, Polsek Cibarusah, Koramil 09 Cibarusah. Sejak di pugarnya rumah warga tersebut di perbaiki tepat pada hari ini Jum’at (29/11/19) kegiatan tersebut selesai.

Drs. Muhamad Kurnaepi.MM Camat Cibarusah yang di dampingi staf, Bimaspol Cibarusah Kota (Polsek Cibarusah), Bhabinsa Cibarusah Kota (Koramil 09 Cibarusah), Ade Guniwa Ketua Karang Taruna Kecamatan Cibarusah dan para Karang Taruna Desa, Kadus, Rw, Rt, serta Desa Cibarusah Kota pada hari ini meresmikan kegiatan bedah rumah tersebut.

Dalam kesempatan tersebut Drs.Muhamad Kurnaepi.MM dalam sambutannya mengatakan, Alhamdulillah akhirnya rumah warga yang di perbaiki beberapa waktu yang lalu akhirnya bisa selesai juga, dan pada hari ini rumah tersebut akhirnya bisa di resmikan yang berarti rumah warga yang bernama Peri sudah rampung di kerjakan dan tentu sudah layak untuk di tempati, ujar Kurnaepi

Sambungnya. “Mudah-mudahan dengan kegiatan sosial dalam bedah rumah tersebut serta serah terima kunci untuk warga yang di gagas oleh Karang Taruna Kecamatan Cibarusah dan Karang Taruna Desa berikut yang terlibat dalam kegiatan sosial dalam bedah rumah ini saya ucapkan terimakasih, semoga dengan kegiatan ini kita semua selalu tetap bersinergi dalam melakukan kegiatan sosial di berbagai hal.” Pungkas Kurnaepi

(Dedi/End/Dre)

Kantor Imigrasi Karawang Menggelar Opgab TKA di Purwakarta

0

JIB | Karawang,- Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Karawang, bersama dengan Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Purwakarta, menggelar “Operasi Pengawasan Keimigrasian” di sejumlah wilayah di Kabupaten Purwakarta, Rabu (27/11).

Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Yan Edo Supomo mengatakan, terdapat 4 (empat) perusahaan di wilayah Kabupaten Purwakarta yang mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (TKA) yang menjadi tujuan dari kegiatan Operasi Gabungan (Opgab) Pengawasan Keimigrasian. Dari jumlah tersebut, terdapat lebih dari seratus Warga Negara Asing (WNA) dilakukan pemeriksaan izin tinggalnya.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap WNA yang berada di wilayah kerja Kantor Imigrasi Karawang melakukan aktivitas sesuai dengan izin tinggal yang dimilikinya. Selain melakukan pemeriksaan dokumen, kami juga melakukan wawancara dengan beberapa WNA perihal tujuan keberadaannya di wilayah Indonesia,” katanya.

Dari hasil pengawasan tersebut, Edo menjelaskan, tidak ditemukan adanya WNA yang melakukan pelanggaran hukum keimigrasian. Dirinya berharap, dengan dilaksanakannya kegiatan Operasi Gabungan (Opgab) tersebut, dapat semakin meningkatkan kesadaran kepada setiap perusahaan yang menggunakan TKA agar melakukan pelaporan secara berkala. Selain itu, diharapkan dapat terjalin sinergisitas yang baik untuk menegakkan hukum keimigrasian di wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Karawang.

“Harapannya, tentu kami menginginkan agar pihak perusahaan selalu berkoordinasi dan melaporkan apabila ada orang asing yang bekerja di perusahaannya, karena untuk menjaga kedaulatan hukum keimigrasian diperlukan peran aktif dari semua pihak, bukan hanya dari Imigrasi saja,” pungkasnya. (Supri)

Ratusan Warga Rengasdengklok Ikut Menyaksikan Tim Forensik Otopsi Jenazah Mita

0

JIB | Karawang, – Ratusan warga Rengasdengklok sangat antusias dengan menyaksikan berjalannya otopsi yang dilakukan tim forensik Karawang di pemakaman TPU Bojongkarya 2. Otopsi tersebut dilakukan terhadap jenazah Mita (14) yang diduga meninggalnya adanya kejanggalan, Kamis (28/11/19).Diketahui, Mita seorang gadis warga Dusun Bojongkarya 2 RT 009/002 Desa Rengasdengklok Selatan, Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang, mengakhiri hidupnya pada (19/11/19) malam, dengan cara menggantungkan diri di kusen pintu rumahnya.Hasil dari pantauan Jurnalindonesiabaru,com (JIB), tim forensik yang dipimpin langsung dr. Hapip dari RSUD Karawang datang ke pemakaman sekitar pukul 16.00 wib. Setelah dilakukan penggalian makam, tak lama kemudian, proses otopsi dimulai.Opi, selaku ibunya korban mengatakan, otopsi silakukan agar pihak kepolisian dapat mengetahui dengan secara mendetail, penyebab atas meninggal putrinya yang meninggal dengan cara gantung diri di kusen pintu diduga ada kejanggalan.Dilakukan otopsi ini, merupakan salah satu jalan agar dapat diketahui atas meninggalnya putri saya yang dianggap kurang wajar. Dan untuk selanjutnya agar mendapatkan kebenaran hukum,” katanya kepada JIB, Kamis (28/11/19).Sementara itu, ditempat makam Mita telah dipasangkan garis polisi. Hal tersebut agar warga yang ikut menyaksikan berjalannya otopsi yang dilakukan tim forensik tidak bisa masuk kelokasi makam, demikian.(Sule/Ey)

Sosialisasi IMB Rumah Tinggal Tunggal Tingkat Kecamatan Cibarusah 2019

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Muspika Kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi gelar rapat sosialisasi IMB (Ijin Mendirikan Bangunan) rumah tinggal tunggal. Sosialisasi tersebut di laksanakan di gedung serbaguna Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi. Kamis, (28/11/19)

Dalam acara tersebut di hadiri oleh Ega Golkar Permana (kasie Ekbang Kecamatan Cibarusah), H. Wawan Mawardi (Kasi Pemerintahan), Jhoni staf MP, Budi Apriliyani Utami Unpeg, para staf Kecamatan Cibarusah,staf Desa Cibarusah Kota, Rw, Rt, Ace sekdes Sindang Mulya, Rw, Rt, staf Cibarusah Jaya, Rw, Rt, Cecep Ketua BPD Sirnajati, Rt, Oden (Kepala Desa Ridomanah), Yasin Nur Alam (ketua BPD) Ridomanah, Sekdes, staf, Rw, Rt, Alek Komang (Sekdes Ridogalih), Auf (Ketua BPD Ridogalih), Staf, Rw, Rt, serta tamu undangan.

Dalam acara giat sosialisasi tersebut Drs.H. Sarif Hidayat.Msc.M.MPD menjadi nara sumber.

“Alhamdulillah berkat nikmat dan rahmat yang di berikan oleh Allah SWT kita semua dapat di pertemukan kembali dalam rapat ini. Saya ucapkan terimakasih kepada para tamu undangan baik sekdes Rw, Rt dan lainnya yang telah menghadiri acara ini,” ucap Sarif

Sambungnya. Terimakasih kepada seluruh staf Kecamatan Cibarusah atas dukungannya yang akhirnya rapat mengenai sosialisasi IMB rumah tinggal tunggal pada hari ini bisa terlakasana, ucapnya.

Lanjut masih kata Ega. Saya sangat mengharapkan peran kepala Desa, Rw, Rt dan yang lainnya dalam menyiasati retribusi IMB di wilayah Desanya masing-masing, karena retribusi IMB merupakan PAD yang di mana kegunaan dan pengelolaannya harus di gunakan sebaik mungkin untuk kepentingan dan kemajuan dalam pembangunan di wilayahnya sendiri terutama dalam pengelolaan retribusi IMB rumah tinggal tunggal karena retribusi tersebut merupakan PAD untuk wilayahnya itu sendiri dalam berbagai hal pembangunan serta untuk kemajuan dan kepentingan Masyarakat Cibarusah dan umumnya Kabupaten Bekasi melalui program-programnya dalam Bekasi Baru Bekasi Bersih. Paparnya

“Semoga dengan di adakannya kegiatan sosialisasi tersebut yang di jelaskan secara menyeluruh perihal sosialisasi IMB rumah tinggal tunggal bisa bermanfaat.” Pungkasnya.

(Dedi/End/Dre)

Profile Singkat Paguron Jalak Banten Nusantara (PJBN) Kabupaten Bekasi

0
Oleh : M Dasuki S.Pd.MM Panglima PJBN Kabupaten Bekasi

JIB | Kabupaten Bekasi- Paguron Jalak Banten Nusantara (PJBN) merupakan Sebuah Wadah Syiar Dakwah & Seni Budaya Nusantara yang di dalamnya Bernaung Para Kesatria Se-Nusantara, Elemen Masyarakat, Lintas Suku, Agama, Organisasi, Lembaga, Perguruan, Para Kesatria Nusatara Budaya, Komunitas, Pencinta/Pelestari
Paguron Jalak Banten Nusantara bergerak Menjaga Dan Mengangkat Marwah Peradaban Budaya Karuhun Se-Nusantara, Sebagai identitas Suatu Bangsa yang Bersinergi Dalam naungan Bhineka Tunggal Ika.

Dengan mengusung Olah Raga,Olah Rasa, Bela Bangsa, Bela Negara dan Bela Agama.

Paguron Jalak Banten Nusantara didirikan di Serang, Provinsi Banten pada Hari Selasa, 21 Juni 2005.

PJBN mempunyai Visi sebagai wadah berkumpul dan berjuang bagi pembinaan anak-anak bangsa, pengarahan anak bangsa dalam Bertanah Air Satu, Tanah Air Indonesia, Berbangsa Satu , Bangsa Indonesia dan Berbahasa Satu Bahasa Indonesia, untuk mencapai tujuan organisasi yang mengangkat harkat, martabat masyarakat guna mewujudkan masyarakat sejahtera , adil dan makmur.

Dengan Misinya adalah menjunjung tinggi harkat dan martabat masyarakat indonesia,mendukung pemerintahan yang syah dan legitimasi mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia, berpartisipasi aktif dalam rangka mewujudkan masyarakat adil dan makmur menegakkan hukum dan demokrasi sesuai Undang-undang Dasar 1945.

1.Menghimpun seluruh elemen anak bangsa sesuai pungsi dan propesinya guna berpartisipasi mewujudkan cita cita organisasi

2. Meningkatkan pemberdayaan kecerdasan anak bangsa

3. Turut serta secara aktip mengembangkan dan membina pendidikan bagi masarakat dalam tatanan sosial ekonomi dan budaya

4. Ikut aktif membina persahabatan serta bekerjasama antar daerah dan bangsa bangsa atas dasar saling menghormati , santun dan beradab.

Salam Budaya Nusantara, Salam sabatin NKRI Harga Mati Salam PJBN JALAK JAMIATUL AKHLAK
JalanKeun Aturan lalakon Amanah Karuhun DPD Kabupaten Bekasi Jawa Barat (***)

Musrenbang Desa Nagasari Prioritaskan Insfrastuktur Dan Penerangan Jalan.

0

JIB | Serang Baru- Musrenbang Desa Nagasari Kecamatan Serang Baru Kabupaten Bekasi di lakasanakan di aula kantor Desa, di hadairi oleh staff monitoring Kecamatan, pendamping Desa, tokoh masyarakat guna membahas pembangunan Desa yang akan di ajukan atau di butuhkan Masing-masing dusun.

Sekertaris Desa Nagasari Nurdin saat di temui media online jurnalindonesiabaru.com di sela-sela musrenbang Desa menuturkan, musrenbang adalah salah satu wadah menampung aspirasi masyarakat apa yang mereka butuhkan di bidang pembangunan, baik itu insfrastuktur, penerangan, peningkatan jalan, dan posyandu.

“Untuk sekarang prioritas kita utamakan penerangan, peningkatan jalan utama dan posyandu” terangnya, kamis (28/11/2019).

Sementara tim monitoring musrenbang Kecamatan Serang Baru bapak Cece mewakili Camat mengatakan untuk Desa Nagasari kita sudah prioritaskan penerangan jalan (PJU) dan posyandu karena sangat di butuhkan penerangan jalan agar tidak di inginkan hal-hal yang merugikan masyarakat.

“Yang sangat prioritas adalah Penerangan jalan untuk meminimalisir kejahatan dan kecelakaan” Tutupnya. (Dede)

Sekda Kabupaten Bekasi Resmi Membuka Acara Hari Krida Pertanian (HKP) ke- 47 Tahun 2019

0

JIB | Bekasi- Acara Hari Krida Pertanian (HKP) ke- 47 tingkat Kabupaten Bekasi tahun 2019, dan Pelantikan Ketua dan Pengurus KTNA Kabupaten Bekasi Periode 2019-2024.

Di mulai pada hari Kamis tanggal 28 s/d 30 November 3019, di lapangan sepak bola Perum grand Cikarang City (GCC) Jalan Gatot subroto, Kali Ulu Desa Karang Raharja Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi. Acara tersebut mengusung Tema “DENGAN SEMANGAT HARI KRIDA PERTANIAN/NELAYAN MENUJU BEKASI BARU BEKASI BERSIH TAHUN 2019”.

Di buka langsung oleh Sekda Kabupaten Bekasi Drs. H Uju MSi dan di hadiri oleh Ketua KTNA Jawa Barat, Muspida Kabupaten Bekasi, Muspika Se-Kabupatrn Bekasi, Kelompok Tani dan Nelayan, kepala Desa, lembaga, Masyarakat dan sekolah SD, SMP, SMA dan para tamu undangan.

Dari Dinas pertanian membuka 10 Stan dan 23 Stan Kecamatan tentang pertanian Se-Bekasi mengenalkan produk-produk pertanian di Hari Krida Pertanian HKP ke- 47, Bukan hanya itu saja tapi di meriah oleh seni topeng Bekasi, tarian Daerah, Menampilkan baju Daerah, tari Blantek dan lain Sebagainya.

Kedatangan Sekda Kabupaten Bekasi di sambut dengan palang pintu, dan tarian tradisional Bekasi tarian Blantek. Sekaligus membuka acara HKP ke- 47, dan dalam sambutannya Sekda Kabupaten Bekasi Uju mewakili Bupati Bekasi mengatakan dengan pembukaan ini sebelumnya saya mewakili Bupati Bekasi permohonan maaf Bupati tidak bisa hadir karena ada agenda yang berbarengan.

“Acara Hari Krida Pertanian ini di laksanakan setiap tahun oleh Pemerintahan Kabupaten Bekasi, dan kita bersyukur upaya yang di lakukan oleh pertanian Kabupaten Bekasi yaitu nelayan dan tani semakin tanggu dan maju untuk mengembangkannya.” Ujarnya.

Lanjutnya. Saya mengucapkan selamat kepada petani dan nelayan bisa kerjasama yang baik untuk di jadikan momentum bukan hanya itu saya memberikan apresiasi kepada petani dan nelayan untuk ketahanan pangan.

“Dengan kondisi ini akan pertanian dan nelayan senantiasa selalu mendukung acara pertanian agar sesuai dengn harapan masyarakat. Dan HKP ke-47 hari ini resmi saya Buka” Jelasnya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi H Nani Suwarni MM mengatakan alhamdulillah acara ini berjalan lancar dan dapat menghujudkan kerjasama yang baik dengan Dinas-dinas terkait sesuai harapan kita dan tujuan meningkatkan keberhasilan pertanian, agro bisnis, peluang pasar, dan memelihara kebersamaan antara petani dan nelayan.

“Saya berharap dengan pembukaan HKP ke-47 ini, dapat kerjasama yang baik antara semua pihak khususnya pertanian dan nelayan agar dapat meningkatkan perekonomian di pertanian menuju Bekasi Baru Bekasi Bersih” Kata Nani.

Seusai pembukaan Hari Krida Pertanian ke- 47 tahun 2019, Sekda Bekasi Bersama-sama rombongan mengunjungi stan-stan yang ada di acara ini, dan melihat langsung produk masing-masing stan untuk menampilkan Keunggulannya.(obet)

HUT ke-20, Darma Wanita Persatuan Kab Bekasi Gelar Beragam Lomba

0

JIB | Kabupaten Bekasi- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahunnya yang ke- 20, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bekasi menggelar beragam kegiatan dan lomba. Bertempat di Gedung Wibawa Mukti, Pemda Bekasi-Cikarang Pusat, Rabu (27/11).

Kegiatan lomba yang diikuti oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) unsur pelaksana Perangkat Daerah se Kabupaten Bekasi serta 23 Kecamatan, dibuka secara resmi oleh Ketua DWP Kabupaten Bekasi Iin Uju.

Dalam sambutannya Iin Uju menyampaikan, dilaksanakannya lomba ini selain dalam rangka memperingati HUT DWP ke 20, juga diharapkan dapat menjadi motivasi untuk senantiasa meningkatkan kreatifitas, menumbuhkan potensi dan keterampilan anggota DWP Kabupaten Bekasi.

“Lomba ini merupakan motivasi bagi kita semua, agar lebih meningkatkan kualitas SDM. Serta sebagai wadah untuk memperkuat rasa kebersamaan dan bangga terhadap organisasi DWP Kabupaten Bekasi,” tuturnya.

Lebih lanjut Iin mengatakan, keberadaan sebagai anggota DWP senantiasa berupaya dapat memberikan arti yang kondusif bagi keluarga, masyarakat dan pemerintah.

“Kita sebagai seorang istri mempunyai tugas mendampingi atau memotivator tugas suami agar dalam melaksanakan tugasnya dengan baik, serta tugas mendidik anak yang unggul dan agamis,” ucapnya.

Dirinya juga menyampaikan mengapresiasi kepada ketua panitia dan para panitia atas terselenggaranya kegiatan lomba, serta memberikan penghargaan karena telah mendukung dan mensukseskan kegiatan tersebut.

“Selamat berlomba kepada seluruh peserta. Kepada dewan juri, kami pesankan agar mengedepankan objektivitas dalam melakukan penilaian,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia HUT DWP Kabupaten Bekasi Lilis Edi Rochyadi menyebutkan beragam lomba yang diadakan diantaranya lomba membuat Kreasi Serbet dari Bahan Handuk yang diikuti sebanyak 34 peserta, lomba Gerak dan Lagu Sekoper Cinta sebanyak 36 peserta, serta Lomba Fashion Show Batik Khas Bekasi Big Size sebanyak 28 peserta.

“Semoga dengan dilaksanakan lomba-lomba ini dapat meningkatkan kualitas SDM, memperkuat rasa kebersamaan. Serta sebagai wujud bentuk partisipasi dan kontribusi terhadap program Pemerintah,” singkatnya.

Pengumuman pemenang dalam perlombaan ini, akan diumumkan pada puncak acara HUT DWP, tanggal 10 Desember mendatang. (Endang)

Peringatan HAN 2019 Sekaligus Deklarasi Daerah Layak Anak

0

JIB | Karawang, – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) yang diikuti oleh ratusan anak-anak di Kabupaten Karawang berpartisipasi ikut memeriahkan.

Dalam acara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Karawang dr. Hj. Cellica Nurrachadiana, di RM. Indo Alam Sari, Rabu (27/11/19)Dalam sambutannya, Bupati Karawang, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana, menyampaikan bahwa Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2019 di Kabupaten Karawang ini sekaligus Deklarasi Daerah Layak Anak.

“Hari ini kita melaksanakan Hari Anak Nasional, saya berharap dengan keceriaan yang sangat luar biasa ini menunjukan bahwa anak-anak di Karawang bahagia,” terangnya.Bupati Karawang sangat optimis, bahwa Kabupaten Karawang sebagai kota layak anak yang bisa terus meningkatkan kualitas pelayanannya dalam rangka mengembangkan potensi anak.

“Ini harus menjadi sebuah momentum untuk membangun spirit bahwa, Kabupaten Karawang bisa hadir sebagai kabupaten ramah anak dan menjadi kabupaten keluarga yang kuat,” cetusnya.

Bupati menyampaikan kegiatan ini penting dilakukan karena merupakan upaya setiap anak untuk berpartisipasi penuh dan bermakna dalam semangat konvensi hak-hak anak. Maju atau tidaknya sebuah bangsa tidak terlepas dari peran para generasi mudanya dimana di dalamnya terdapat anak-anak.

“Kelak anak-anak di Kabupaten Karawang akan tumbuh dan berkembang hingga bisa menjadi seorang pemimpin dan sosok penting untuk membangun Negara,” pungkasnya.(Sule/Ey)

Rutilahu Ditahun 2020 Jadi Target Baznas Bekasi

0

JIB | Kabupaten Bekasi– Baznas Kabupaten Bekasi meningkatkan target pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) sebanyak 150 unit di tahun 2020. Target tersebut meningkat dibanding tahun 2019 sebanyak 120 unit.Ketua Baznas Kabupaten Bekasi, H. Abdul Azis mengatakan, pembangunan Rutilahu bisa melampau target yang telah ditetapkan. Tahun ini saja, Baznas banyak menerima proposal warga yang masuk untuk perbaikan Rutilahu. Namun belum bisa semuanya tercover.“Tetapi ya Baznas mencoba melakukan yang terbaik untuk memberikan bantuan ke warga,” jelas Ketua Baznas, H. Abdul Azis kepada awak media, beberapa waktu lalu.Azis mengatakan, jumlah proposal yang masuk diprediksinya bakal meningkat pada bulan Desember-Januari 2020. Hal tersebut dipengaruhi oleh faktor musim penghujan di bulan tersebut.“Dibulan Desember dan Januari itu masuk musim hujan banyak angin puting beliung, banyak (red. Rumah) yang pada ambruk, makanya kita siap sedia bantu masyarakat,” jelasnya.Setiap tahun, Baznas selalu meningkatkan target pembangunan Rutilahu. Namun, target tersebut diiringin dengan jumlah pendapatan yang diterima Baznas. Tahun 2020, anggaran ditargetkan sebesar Rp 15 Miliar.“Tahun 2018 itu kan anggaran sebesar Rp 12 M, mudah-mudahan di 2019 bisa mencapai RP 13 M, kan tahun ini belum selesai,” ujarnya.Dengan banyaknya proposal warga untuk pembangunan Rutlihau membuktikan tingkat kepercayaan masyarakat ke lembaga pengelola zakat itu semakin tinggi.Apalagi, Baznas Kabupaten Bekasi juga melengkapi pembangunan Rutilahunya dengan penyediaan WC sehat. (Endang)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -