Sunday, February 22, 2026
Home Blog Page 365

Apa Penyebab Proyek Embung di Kp. Rambay Terbengkalai?

0

JIB|Kabupaten Bekasi,- Inilah akibat pekerjaan infrastruktur tidak di pantau secara serius dalam pekerjaan oleh pengawas Dinas terkait dan konsultan apalagi jika infrastruktur atau proyek tersebut sumber dananya dari APBD Pemda Kabupaten Bekasi.

Hasil dari Investigasi media online jurnalindonesiabaru.com pada hari Sabtu (02/11/19) di lokasi pekerjaan embung yang berlokasi di Kampung Rambay Rt 01/01 Desa Ridogalih, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, terlihat pekerjaan proyek embung yang berlokasi di Kampung Rambay tidak ada aktifitas sama sekali atau tidak terlihatnya para pekerja yang mengerjakan pekerjaan embung.

Saat wartawan media online jurnalindonesiabaru.com menyambangi rumah Rw setempat untuk menanyakan perihal proyek pekerjaan embung, menurut informasi yang di dapat dari Rw saudara Epul, “kenapa pekerjaan embung tersebut tidak di kerjakan pada hari ini, malahan pekerjaan tersebut di perkirakan hampir seminggu lebih tidak di kerjakan,” ujar Epul

Sambung masih kata Epul. “Para pekerja yang mengerjakan proyek embung tersebut belum di bayar dan malahan warga di Kampung Rambay ada juga yang ikut bekerja dan merekapun sama belum di gaji, serta menurut informasi dari para kerja bahwa mandornya akan datang pada hari ini. masalah mandor akan datang pada hari ini ataupun tidak, kami sangat berharap pada pelaksana atau mandornya untuk bertanggung jawab pada proyek tersebut dan membayar kewajiban para pekerjanya di penuhi dulu baru setelah itu selesaikan pekerjaan bangunam embung tersebut,” tandasnya

Sampai berita ini di muat Rw dan pekerja masih menunggu mandor yang katanya lagi pergi dan tidak tahu dia pergi kemana

“Ya mudah-mudahan dia mau menemui pelaksananya biar pekerjaan embung tersebut cepat di selesaikan.” pungkas Epul. (Tim)

Pemdes Telukjaya Diduga Abaikan Nawacita Pak Jokowi

0

JIB | Karawang,- Dalam merealisasikan Dana Desa tahun 2019, yang digelontorkan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Desa, dengan cara diborongkan, terindikasi telah mengabaikan Nawacita Presiden Joko Widodo (Jokowi), dan Prioritas penggunaan dana desa sesuai Permen Nomor 21 Tahun 2015 adalah untuk membangun infrastruktur dasar desa dengan sistem padat karya dengan bahan baku dan pengerjaaan berasal dari desa setempat serta tidak boleh dikontrakkerjakan (Diborongkan), dengan pihak ketiga, Sabtu (02/11/19).

Salah satunya Pemerintahan Desa Telukjaya Kecamatan Pakisjaya Kabupaten Karawang, dalam pelaksanaan untuk peningkatan sarana prasarana infrastruktur pembangunan telah diakui salah seorang pemborong yang enggan disebut namanya, bahwa pekerjaannya selalu di borongkan.

“Untuk pembangunan di Desa Telukjaya, diantaranya bangun untuk jaling di cor beton maupun japak, memang saya yang melaksanakan pekerjaannya, dengan dibiayai Dana Desa tahun 2019,” akunya beberapa waktu yang lalu waktu ditemui JIB dikediamannya.

Sedangkan menurut, Supandi, sebagai Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kecamatan Pakisjaya, beberapa waktu yang lalu ditemui Jurnal Indonesia Baru (JIB) diruang kerjanya, menjelaskan mengenai realisasinya Dana Desa telah diatur oleh Undang Undang, dan tertuang di Peraturan Bupati (Perbub) tidak boleh diborongkan.

“Dengan tidak diborongkannya dalam merealisasian DD, sesuai tujuan utama dari digelontorkan DD kepada masing-masing Desa. Dengan harapan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar,”ucapnya.

Sementara sampai berita ini terbit, baik Kepala Desa Telukjaya, maupun Camat Pakisjaya, belum memberikan keterangan dengan disinyalir adanya realisasi Dana Desa tahun 2019 dalam pelaksanaannya yang telah di borongkan, demikian.(Sule/Ey)

Pemdes Sindangmukti Realisasikan DD 2019 Diduga Tidak Seuai Spek

0

JIB | Karawang,- Pemerintah Desa Sindangmukti Kecamatan Kutawaluya Kabupaten Karawang, dalam merealisasikan Dana Desa tahap 3 tahun 2019, diduga tidak sesuai spek. Pasalnya hasil pengerjaan pembangunan japak tampak amburadul, Sabtu (02/11/19).

Hasil pantauan Jurnal Indonesia Baru (JIB) Sabtu (02/11/19) pembangunan yang tampak tidak sesuai spek akibat lemahnya pengawasan, yang letaknya di Dusun Ciligur 1, RT 008/004 dan RT 007/004 Desa Sindangmukti Kecamatan Kutawaluya.

Dengan tidak sesuai spek, hasil pengerjaan jalan setapak yang di cor beton tersebut ketinggiannya terindikasi kurang maksimal, selain itu bahan materialnya kurang berkualitas, sehingga sebagian hasil pengerjaan japak pada retak.

Sedangkan Pemdes Sindangmukti dalam mengerjakan pembangunan jalan setapak dengan di cor beton itu dibiayai Dana Desa tahap 3 tahun 2019, yang digulirkan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Desa.

Hal ini tentunya instansi terkait perlu melakukan pengawasan yang signifikan, agar dapat mencegah adanya penyelewengan dalam penanganan pelaksanaan pembangunan dengan dibiayai Dana Desa.

Sementara, salah seorang warga sekitar, yang enggan disebut namanya, mengatakan dirinya hanya mengetahui bahwa jalan setapak yang ada di lingkungan ada pelaksanaan pembangunan dengan secara dilakukan pengecoran/cor beton.

“Mengenai juklak juknis pembangunan ini saya tidak tahu, tetapi selaku warga sekitar dengan dilakukannya pengecoran jalan setapak sangat membantu untuk kegiatan warga sekitar,” katanya.

Berita ini diterbitkan, Kepala Desa Sindangmukti maupun Camat Kutawaluya belum ada yang bisa temui, untuk dimintai keterangan bahwa hasil realisasi pembangunan japak sudah sesuai spek atau tidaknya, demikian.(M. Amir/Ey)

Menjelang Pemungutan Suara Seorang Calon Kades di Kabupaten Majalengka Meninggal Dunia

0

JIB | Kab Majalengka,- Menjelang pemungutan suara Pilkades serentak gelombang III Kabupaten Majalengka Tahun 2019, Calon Kepala Desa Bantarujeg, Kecamatan Bantarujeg, Kabupaten Majalengka, Saudara Ade Zaenal Arifin nomor urut 2 (Dua) tiba-tiba jatuh pingsan. Sabtu, (02/11/2019)

Bermula sekira pukul 06.00 WIB telah datang ke lokasi Pencoblosan saudara Ade Zaenal Arifin (Calon No. 2) dan langsung naik ke panggung / kursi Calon Kepala Desa. Setiba di lokasi saudara Ade Zaenal Arifin nomor urut 2 (Dua) duduk di kursi nomor urut 1 (Satu) yang seharusnya kursi milik saudara Agus Bahagia,SH Calon Kades nomor urut 1 (Satu), selang beberapa menit kemudian (15 menit) datang / tiba saudara Agus Bahagia, (Calon Kades No. 1), ke lokasi pencoblosan dan melakukan komplain kepada Panitia 11.

Melihat peristiwa tersebut Panitia 11 kemudian melakukan Musyawarah dengan kedua Calon Kades yang bertempat di Balai Desa Bantarujeg, setelah dilakukan musyawarah/mediasi tiba – tiba Saudara Ade Zaenal Arifin jatuh pingsan dan kemudian dibawa ke Puskesmas Bantarujeg dan selang beberapa menit yang bersangkutan meninggal dunia.

Menurut keterangan dari pihak Puskesmas saudara Ade Zaenal Arifin calon kades nomor urut 2 (Dua) saat ini beliau di nyatakan meninggal dunia diduga akibat serangan Jantung dan Darah Tinggi.

Mumu Pihak keluarga Calon Kuwu Nomor Urut 2, berharap ada mukzizat karena keterangan dari Puskesmas sudah dinyatakan meninggal Dunia, dan dari peristiwa tersebut pihaknya meminta Pilkades Desa Bantarujeg ditunda.

“Ketika mau kembali kepanggung jatuh pingsan, secara medis dinyatakan sudah tidak ada, namun hingga kini kami berupaya ada mukzizat atas peristiwa ini kita meminta agar pemilihan Pilkades ditunda pihak kita sedang berduka, masa pihak kita sedang sekarat tetap dilanjut” Papar Mumu

Meninggalnya Calon Kuwu Bantarujeg ketika hendak pencoblosan di benarkan PS Baur Subag Humas Polres Majalengka AIPDA RIYANA.

“Betul meninggal dunia, kalau penyebabnya sampai saat ini belum diketahui,Setelah dilakukan musyawarah, tiba – tiba Ade Zaenal Arifin jatuh pingsan, kemudian dibawa ke Puskesmas Bantarujeg,dan selang beberapa menit yang bersangkutan dikatakan Meninggal Dunia,” AIPDA Riyana

Sampai saat ini, hingga berita ini diturunkan meninggalnya calon kepala desa Ade Zaenal Arifin diduga akibat serangan Jantung atau Darah Tinggi.

Dari kejadian tersebut Panitia panitia 11 PILKADES Desa Bantarujeg terpaksa menghentikan proses pencoblosan, saat ini panitia melakukan koordinasi dengan unsur Muspika Kecamatan dan Setda Pemerintah Kabupaten Majalengka menginformasikan atas peristiwa yang terjadi. (Dre)

Pemasaran Khas Batik Bekasi Sudah Tembusan Pasar Dunia

0

JIB | Kabupaten Bekasi- Batik khas Bekasi diam-diam sudah menembus pasar dunia, ini perlunya adanya subangsi dari pemerintahan Kabupaten Bekasi agar Batik khas Bekasi terjaga kualitasnya.

Batik khas Bekasi tersebut kini di kelola oleh Hj Sri Sugiarti yang beralamat di Perum Meadow Green Lippo Desa Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi. Sabtu (02/11/2019).

Membuat design batik khas Bekasi dengan mengacu pakem dari pada icon yang sudah di sahkan oleh bapak wali kota Bekasi pada saat itu, Kabupaten Bekasi belum pernah membuat pakem atau acuan batik Bekasi, selama ini masih mengacu dari kota Bekasi, insya Allah terus berkarya untuk kearifan lokal Kabupaten Bekasi.

Pemilik Batik Khas Bekasi Hj, Sri Sugiarti kepada media online jurnalindonesiabaru.com mengatakan Alhamdulilah sudah 5 tahun namun awalnya saya hanya menjadi distributor batik nasional pemasarannya sudah sampai ke malaysia, singapore dan saya juga sering mengisi stand dari kementrian industri di JCC ina kraf, berjalannya waktu, saya aktif di berbagai organisasi melihat peluang batik Bekasi sepertinya perlu dikembangkan.

“Kenapa saya tidak menjadi pelaku atau memproduksi batik khas Bekasi, terfikir ingin mengangkat kearifan lokal melalui batik khas Bekasi pada 2016, saya belajar dan langsung saya praktekan dirumah sambil mengundang guru membatik dari solo yaitu bu Sri Hartini sampai sekarang beliau masih menjadi mentor sugih batik.” Ujarnya.

Lanjutnya, setelah menciptakan beberapa batik khas Kabupaten Bekasi dan saya mendaftar menajdi binaan UMKM dan IKM Kabupaten Bekasi sering ikut pameran ďi luar daerah, termasuk setiap ORB pasti sudah di boking dengan Dinas Pariwisata untuk mengisi stand.

“Alhamdulillah baru-baru ini akhir bulan oktober juga mengikuti dekranasda di gedung sate Bandung, anjungan jawa barat, taman mini, dan kedepan pemasaran akan kami tingkatkan dengan cara mengenalkan batik di setiap sekolah khususnya batik khas Bekasi” Ungkap, Sri Sugiarti.

Sri Sugiarti juga akan mengenalkna dengan cara lomba dari mulai tingkat Paud sampai dengan mahasiswa bahkan ke ibu-ibu dengan tema lomba “Mengangkat kearifan lokal melalui batik.” Insya Allah hasil pemenang lomba akan menjadi batik khas Bekasi dan merebutkan piala Bupati Bekasi.

“Harapan saya sebagai penghias batik khusus batik khas Bekasi adalah menginginkan masyarakat Kabupaten Bekasi ikut mempromosikan kearifan lokal yaitu batik khas Bekasi dengan cara memakainya dan pemerintah setempat juga harus peduli dengan pelaku UKM, khususnya batik khas Bekasi” Ujarnya, Sri Sugiarti.

Tambahnya, harusnya bisa mempasilitasi wadah dari pada hasil dari produksi pelaku UKM dengan cara memberikan tempat untuk berjualan (adanya centrak UKM yang akan menjual semua hasil karya dari pada pelaku UKM sendiri), nanti akan tercipta central oleh-oleh khas Kabupaten Bekasi, insya Allah semua pendatang yang ada di Kabupaten Bekasi akan senang dan perlu bersinergi dengan Dinas-dinas terkait misalnya pariwisata, perdagangan, koprasi dan industri juga dengan per usah-perusahaan dan di bantu wajib oleh dewan. ( End Biro Bekasi)

Jaling Dikerjakan Asal Jadi Harus Dipotong dan Blacklis Perusahaannya

0

JIB | Kabupaten Bekasi- Proyek pengecoran jalan lingkungan (Jaling), kampung Nona Merah RT 05/06 Kelurahan Wanasari Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi, dikerjakan oleh pihak rekanan tidak terpasang Plang Proyek dan ini sudah melanggar UU Keterbukaan Informasi Publik (KIP), karena ini sudah tertuang dalam Undang-undang No.14 Tahun 2008, Jum’at (01/11/2019).

Awak media dan LSM, bahwa kegiatan Pengecoran Jalan Lingkungan tersebut tidak ada Pengawas, Konsultan dan PPTK, dilokasi kegiatan, diduga bahwa pekerjaan tersebut proyek siluman. Terbuktinya tidak ada plang proyek.

Ketua DPD Laskar NKRI Kabupaten Bekasi Ahmad Gasim mengatakan, bahwa pihak rekanan yang mengerjakan proyek jaling tersebut tidak memakai bescos dan plang Proyek.

“Maka Kami dapat menduga ini adalah suatu pembiaran Pengawas Dinas dan Konsultan kepada pihak rekanan, dan ini akan berkurang volumenya oleh sebab itu dalam ini harus di potong” ujar Ahmad Gasim. (Biro Bekasi End)

Hirmaka Menggelar Gebyar Temu Santri

0

JIB | Karawang, – Himpunan Remaja Masjid Karawang (Hirmaka) menggelar gebyar Temu Santri Hirmaka di Desa Sumurgede, Kecamatan Cilamaya Kulon Kabupaten Karawang, pada Hari Kamis (31/10/19) pagi.

Dalam acara tersebut sekaligus memperingati maulid Nabi Muhammad SAW, di majelis taklim Al-Furqon dengan dihadiri oleh Bupati Karawang, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana.

Dalam sambutannya, Bupati Karawang, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana, mengatakan bahwa perayaan Hari Santri ini harus menjadi agenda utama setiap tahunnya, dengan cara road show ke setiap – setiap kecamatan se-Kabupaten Karawang.

Bupati juga menjelaskan bahwa dalam waktu dekat Cilamaya Kulon menjadi tuan rumah MTQ tingkat Kabupaten.

Bupati optimis dengan para remaja di Cilamaya Kulon memiliki sifat yang baik. Mengingat banyak berdiri pondok pesantren di Cilamaya Kulon, demikian(Sule/Ey)

BPD Talagajaya Ucapkan Terimakasih Kepada Pemerintah Dengan Dibangunnya Saluran Pembuang

0

JIB | Karawang,- Pembangunan tambak limpas saluran pembuang kalenbuntung, di Dusun Wagirjaya 1, RT 11/04 Desa Talagajaya Kecamatan Pakisjaya Kabupaten Karawang, yang telah terealisasi, dengan dibiayai Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Karawang, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karawang, yang dikerjakan oleh pihak kontraktor/rekanan, disambut baik oleh para petani Desa Talagajaya, Jum’at (01/11/19).

Dengan terealisasinya pembangunan tambak limpas saluran pembuang kalenbuntung di Desa Talagajaya, dan normalisasi dalam pelaksanaannya oleh pihak kontraktor/rekanan yang bekerjasama dengan Dinas PUPR, Ketua Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) Talagajaya Kecamatan Pakisjaya, mengatakan tujuan pembangunan tersebut agar para petani tidak sulit mendapatkan asupan air untuk sawah mereka.

“Para petani yang lokasi sawahnya berada jauh dari saluran ini kebanyakan hanya mengharapkan air hujan untuk mengairi sawahnya. Namun setelah dilakukan normalisasi kini para petani dapat merasakan hasilnya,” ungkap Wardi selaku Ketu BPD Talagajaya, kepada Jurnal Indonesia Baru (JIB) Jum’at (01/11/19).

Lanjutnya, mengatakan pihaknya mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Daerah Karawang yang telah membangun Desanya. Pembangunan tersebut membangun tambak limpas saluran pembuang kalenbuntung, dengan secara dilakukannya normalisasi dan bangun damparit.

“Kami ucapkan terimakasih kepada pemerintah yang telah membangun Desa Talagajaya melalui Dinas PUPR Karawangan, karena dengan dibangunnya saluran pembuang dapat dimanfaatkan para petani Desa Talagajaya,” ucapnya.

Senada dikatakan, Sardi, selaku wakil ketua BPD Talagajaya, pentingnya air untuk mengairi sawah para petani yang ada di Desa Talagajaya Kecamatan Pakisjaya Kabupaten Karawang, karena sebagian besar masyarakat di Desa Talagajaya bermata pencaharian sebagai petani, buruh dan buruh tani.

“Normalisasi saluran pembuang di kalenbuntung yang dikerjakan pihak kontraktor/rekanan sehingga para petani dapat mengatur jumlah air yang akan diperlukan. Selain adanya normalisasi saluran pembuangan juga dibangun damparit. Guna damparit dapat menanggulangi bila air asin yang mau masuk ke areal pesawahan para petani,” pungkasnya.(M. Amir/Icam/Ey)

Candi Jiwa Batujaya Akan Dijadikan Destinasi Wisata Cagar Alam Budaya Nasional

0

JIB | Karawang – Pemerintah Kabupaten (Pemda) Karawang akan berusaha keras untuk mendorong agar Candi Jiwa BatujayJIB | Karawang,- Pa menjadi destinasi wisata cagar alam budaya nasional. Pasalnya di Kabupaten Karawang, banyak peninggalan memiliki nilai sejarah yang tinggi.

Bupati Karawang, dr. Hj. Cellica Nurrachadiana bersama sejumlah Kepala Perangkat Daerah (PD) mengunjungi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melaui Direktorat Jenderal Kebudayaan, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan Jakarta, pada hari Kamis (31/10/19).

Dalam presentasinya, Bupati Karawang telah melakukan sejumlah hal untuk upaya menjadikan Candi Jiwa menjadi cagar budaya nasional dan destinasi wisata nasional. Banyak faktor penunjang yang bisa menjadikan Candi Jiwa menjadi destinasi wisata nasional.

“Banyak faktor penunjang yang merupakan potensi Candi Jiwa. Diantaranya tentu adalah wisata kuliner. Di sana ada surabi hijau yang sudah terkenal, pepes dan masih banyak lainnya,” kata Bupati Karawang, demikian.(Sule/Ey)

Bangunan SDN Era Kolonial Belanda Butuh Perhatian Pemerintah

0

JIB | Karawang,- Bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pisang Sambo I, Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang, jaman kolonial Belanda masih digunakan sarana Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Gedung sekolah tersebut butuh perhatian dari pemerintah, Jum’at (01/11/19).

Endang Rahmat, Kepala Sekolah SDN Pisangsambo I, mengatakan ruang kelas yang dibangun sejak tahun 1912 pada era kolonial Belanda awalnya bertempat di Desa Kutaampel Kecamatan Batujaya, kemudian bangunan dipindahkan oleh masyarakat ke Desa Pisangsambo pada tahun 1928.

“Pemindahan tersebut, karena letak gedung sekolah tersebut tak jauh dari bantaran sungai Citarum, sehingga selalu terkena banjir. Waktu itu Pisangsambo masih masuk wilayah Kecamatan Batujaya,” ungkapnya.

Lanjutnya, Endang, mengatakan bangunan pendidikan era kolonial Belanda itu memiliki tiga ruangan, satu ruangan dijadikan KBM kelas IV, ruang tengah diperuntukkan mushola atau praktik mata pelajaran agama, dan ruang pojok dijadikan tempat penyimpanan alat olahraga.

“Sampai saat ini belum ada biaya perawatan dari dinas instansi terkait, padahal kalo melihat kondisi fisik bangunan yang sekarang sudah banyak yang rusak,” ucapnya.

Dengan alasan bangunan SDN peninggalan kolonial Belanda yang masih digunakan menurut, Endang, disebabkan kurangnya ruang kelas di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pisangsambo I, untuk dipergunakan kegiatan belajar mengajar.

“Saya berharap kepada pemerintah untuk memperbaiki bangunan (zaman Belanda) ini, karena kedepannya pihak sekolah merencanakan bangunan kuno ini selain untuk KBM akan dijadikan tempat untuk kesenian,” pungkasnya.(Sule/Ey)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -