Wednesday, April 15, 2026
Home Blog Page 415

Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Cibarusah

0

JIB|Kabupaten Bekasi,-Karang Taruna Kecamatan Cibarusah gelar temu karya karang taruna dan sidang pengukuhan Ketua serta tim pormatif karang taruna Kecamatan Cibarusah periode 2019-2024.

Kegiatan di laksanakan di Aula Kecamatan Cibarusah pada Senin (05/08/2019), acara di hadiri oleh Enop Can, SH.MSi. Camat Cibarusah. Ramdan perwakilan dari Dinsos Kabupaten Bekasi, AKP. Sukarman Kapolsek Cibarusah, Koramil 09 Cibarusah, Arif Rahman Hakim sekretaris Karang taruna Kabupaten Bekasi, Karang taruna Kecamatan, Karang taruna Desa dan tamu undangan.Dalam pengukuhan Ketua serta pengurus pormatif Karang taruna Kecamatan Cibarusah periode 2019-2024 sidang pengukuhan tersebut di pimpin oleh Acep Juandi Spd, Anton Suryana Skom, dan sidang di saksikan oleh Karang taruna Kabupaten Bekasi, Karang taruna Kecamatan, Karang taruna Desa dan undangan.

Arif Rahman Hakim Karang taruna Kabupaten Bekasi dalam sambutannya mengatakan, ia mengucapkan terimakasih pada Kecamatan Cibarusah yang telah membantu mempasilitasi tempat untuk kegiatan temu karya karang taruna Kecamatan Cibarusah dalam rangka pengukuhan Ketua dan pengurus pormatif.

“Berharap pada Ketua dan pengurus pormatif Karan taruna Kecamatan Cibarusah untuk masa bakti 2019-2024 untuk bersinergi dengan para pengurusnya dan melakukan langkah-langkah program ataupun yang lainnya untuk ke depan serta bersinergi dengan Kecamatan Cibarusah, karang taruna Desa dan sebagainya” Ucap, Arif kepada media online Jurnalindonesiabaru.com.

Masih kata Arif. Serta melakukan pembenahan Karang taruna Kecamatan Cibarusah dan membuat program-program ke depan membuka potensi karang taruna tersebut di tiap Desa maupun SDM agar keberadaan karang taruna Kecamatan Cibarusah serta melalui programnya dapat terasa oleh Masyarakat dan menjadi generasi bersosial untuk kepentingan bersama.

Ade Guniwa ketua karang taruna Kecamatan Cibarusah mengatakan Sesuai visi dan misi yang kami tuangkan untuk karang taruna Kecamatan Cibarusah dan karang taruna Desa program ke depan kami membangun Kecamatan Cibarusah melalui wadah karang taruna Kecamatan dan menyalurkan potensi karang taruna atau pemuda Cibarusah yang terampil serta penguatan SDM agar ke depan Karung taruna Kecamatan Cibarusah lebih baik lagi.

“Dan menjadi manusia yang berdikari serta mandiri untuk membangun kejayaan karang taruna dengan potensi SDM yang berkepribadian, berkemapuan dan terampil” ujar Ade Guniwa ketua karang taruna Kecamatan Cibarusah yang baru terpilih.(Dedi)

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Pemerintah Dorong Pemda Manfaatkan Lahan sumber Tanah Objek Reforma Agraria

0

JIB | Jakarta,- Dalam rangka mendukung penyediaan sumber Tanah Objek Reforma Agraria (TORA), sampai saat ini pemerintah telah menyetujui pola Penyelesaian Penguasaan Tanah dalam Kawasan Hutan (PPTKH) di 130 kabupaten/kota dengan total luas lahan 330.357 hektare. Senin (05/08/2019) Kemarin

Pemerintah telah menetapkan Reforma Agraria sebagai salah satu Program Prioritas Nasional sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 45 Tahun 2016 tentang Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2017.

Pola penyelesaiannya meliputi “Perubahan Batas” seluas 204.662 hektare, “Perhutanan Sosial” seluas 125.680 hektare, dan “Resettlement” (pemukiman kembali) seluas 15 hektare. Beberapa provinsi, seperti Provinsi Riau, Sumatera Utara, dan Kalimantan Utara, sedang mengoptimalkan usulan PPTKH dan dijadwalkan untuk menyelesaikan rekomendasi PPTKH pada September 2019.

Pemerintah juga mencadangkan kawasan Hutan Produksi Konversi (HPK) tidak produktif untuk TORA seluas 938.879 hektare dan untuk pencetakan sawah baru seluas 39.229 hektare pada 20 provinsi. TORA dari HPK tidak produktif dapat digunakan untuk pengembangan pertanian tanaman pangan, perkebunan, pengembangan wilayah dan sebagainya, sesuai usulan para Gubernur atau Bupati/Walikota dari HPK tidak produktif.

Di samping itu, pemerintah telah mencadangkan TORA dari hasil adendum Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman (izin Hutan Tanaman Industri/HTI) seluas 51.029 hektare dari 13 perusahaan. Hal ini merupakan bentuk partisipasi dunia usaha dalam mendukung pelaksanaan Reforma Agraria.

Kemudian, untuk kepentingan masyarakat, pemerintah melakukan penegasan areal pemukiman transmigrasi beserta fasilitas sosial dan umum sebanyak 269 unit atau hampir 264.579 hektare dari kawasan hutan sebagai sumber TORA.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan bahwa pemerintah akan menyelesaikan sertifikasi bagi seluruh lahan rakyat di negeri ini. Hal tersebut menjadi penting mengingat hal ini membantu pengembangan perekonomian rakyat. Untuk itu, para pemimpin daerah diharapkan dapat memanfaatkan lahan tersebut sebaik-baiknya sebagai sumber TORA untuk kesejahteraan penduduknya.

“Masyarakat (pemilik lahan) akan punya kepastian, kemudian ia akan memiliki akses untuk semakin mengembangkan kegiatan usahanya melalui adanya sertifikasi. Masyarakat akan diberikan akses mengelola selama 35 tahun, dan itu dapat diperpanjang, namun tidak dapat diwariskan,” kata Menko Darmin, dalam acara Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Program Reforma Agraria, PPTKH dan HPK Tidak Produktif sebagai Sumber TORA dari Kawasan Hutan.

Pemerintah, ungkap Menko Darmin, juga akan mencoba mengombinasikannya dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Jadi, dengan memiliki sertifikasi lahan, masyarakat akan semakin mudah memperoleh KUR untuk usahanya. Kemudian, masalah redistribusi tanah juga berhubungan dengan transmigrasi, maka itu akan dikembangkan berdasarkan basis kluster.

“Memang kita ingin TORA ini sekaligus menjadi bagian dari penyelesaian konflik penguasaan lahan, serta menjadi pilar utama redistribusi lahan,” ujarnya.

Menko Darmin melanjutkan, sebagai salah satu tindak lanjut dari persetujuan PPTKH, akan segera diterbitkan Surat Keputusan (SK) Pelepasan Kawasan Hutan melalui perubahan batas yang akan diserahkan langsung oleh Presiden kepada masyarakat.

Sementara, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar menjelaskan bahwa Program Reforma Agraria dan TORA menjadi salah satu hal penting untuk mengembangkan perekonomian domestik. Sebab, setelah SK tersebut diserahkan kepada masyarakat, maka ke depannya mereka harus menjadi lebih produktif dalam berusaha.

“Ini yang penting adalah pemerintah daerah menyiapkan akses kepada kesejahteraan ekonomi dan sosial bagi warganya. Buat kita, dengan adanya SK ini akan memberikan akses untuk ‘mengorangkan’ orang atau warga negara. Jangan sampai ada lagi sebutan masyarakat ilegal,” tegasnya.

Selain itu, untuk keberhasilan program Reforma Agraria, para Gubernur dan Bupati/Walikota diharapkan dapat melakukan langkah-langkah sebagai berikut:
a. Mengambil peran penting dalam proses redistribusi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat penerima TORA, serta berkomitmen untuk melaksanakan Reforma Agraria dan penyelesaian konflik agraria secara adil.
b. Mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan sumber daya manusia di daerah masing-masing untuk mendukung pelaksanaan tata batas kawasan hutan, sehingga sertifikat hak milik tanah kepada masyarakat dapat segera diterbitkan.
c. Mengoptimalkan kinerja Gugus Tugas Reforma Agraria di tingkat provinsi dan kabupaten/kota sehingga konflik-konflik pertanahan di daerah dapat diselesaikan.

Turut hadir dalam rakor ini sejumlah pejabat antara lain Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Energi, Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Kemenko Perekonomian Montty Girianna, Direktur Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan Kementerian LHK Sigit Hardwinarto, Direktur Jenderal Pembangunan Daerah Kemendagri Muhammad Hudori, Deputi Bidang Perekonomian Sekretariat Kabinet Satya Bhakti, dan para Gubernur/Bupati/Walikota dari seluruh daerah di Indonesia. (Dre)

Sum: ekon.go.id

Bhabinkamtibmas Polsek Cikarang Desa Mekarmukti Hari Ini Melakukan Kunjungan DDS Ke Desa Mekarmukti

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Bhabinkamtibmas Polsek Cikarang Desa Mekarmukti Aiptu Z.Amarizun hari ini melakukan kunjungan atau sambang ke rumah warga atau sering disebut Door to Door System (DDS). Selasa (06/08/2019)

Dalam kesempatan tersebut Aiptu Z.Amarizun melakukan kunjungannya ke rumah warga/Ketua Rt 01/06 dan ketua Rt 02/05, kepala.

Adapun dalam kunjungan DDS Aiptu Z.Amarizun untuk melakukan diskusi pembahasan masalah rencana pembangunan pengolahan sampah oleh dinas kebersihan kabupaten Bekasi di lokasi Rt 02/05 Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

“Dalam kunjungan Kegiatan sambang ke rumah warga atau sering disebut Door to Door System ini, agar tidak ada warga yang keberatan terkait perihal rencana akan dilakukan pembangunan pengolahan sampah oleh dinas kebersihan kabupaten Bekasi dan untuk mengumpulakan tanda tangan persetujuan dari warga” ujar Aiptu Z.Amarizun

Kegiatan Door to Door System adalah tugas utama para Bhabinkamtibmas, bahkan para Bhabinkamtibmas sudah ada target Door to Door System ini minimal dua kali sehari dan dilaporkan hasilnya dalam bentuk laporan tertulis kepada pimpinan atas, pelaporan tadi sebagai bentuk kontrol pimpinan agar kegiatan Door to Door System yang dilaksanakan dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.

“Melalui kegiatan Door to Door System ini, para Bhabinkamtibmas Polsek Cikarang Polres Metro Bekasi benar-benar menjadi sahabat dan mitra masyarakat, dan masyarakat akan semakin merasakan kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat.” Tutup Aiptu Z.Amarizun (Dre)

Berusaha Semaksimal Mungkin Tekan Tindak Kejahatan di Wilayahnya Polsek Cikarang Barat Rutin Lakukan Patroli Malam

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Tiada hari tanpa melakukan upaya dalam rangka memelihara situasi Kamtibmas di wilayah hukumnya, para personil Polsek Cikarang Barat di pimpin Kanit Intel Iptu Didi Susanto SH, melakukan kegiatan patroli rutin di malam hari. Selasa (06/08/2019)

Sasaran dalam operasi ini adalah kegiatan-kegiatan yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, diantaranya pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Miras, Narkoba serta kenakalan remaja seperti balap liar.

kegiatan patroli tersebut di lakukan baik di jalan utama pantura wilayah hukum Polsek Cikarang Barat maupun di jalan – jalan pemukiman penduduk yang di isi dengan menyambangi sentral – sentral ekonomi juga menyambangi warga yang sedang melakukan siskamling sekaligus sambil menyampaikan pesan – pesan kamtibmas.

Dalam pesannya Iptu Didi Susanto menuturkan kepada warga yang sedang melaksanakan tugas Siskamling, “Untuk menimalisir tindak kejahatan diwilayah pemukiman penduduk dianjurkan kepada warga agar terus meningkatkan kegiatan Siskamling, agar poskamling jangan sampai kosong dan tidak ada penjaganya,”

Selain itu saya juga berpesan kepada warga apabila ada hal yang mencurigakan atau kejadian menonjol segera laporkan kepada pihak Kepolisian. Sambung Iptu Didi Susanto

Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan rutin anggota kepolisian, dalam upaya untuk menghidupkan kembali kegiatan siskamling, karena keamanan bukan tugas dan tanggung jawab Polri semata, tapi semua warga punya tanggung jawab untuk menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

Operasi tersebut digelar oleh Polsek Cikarang Barat pada jam-jam rawan. Polsek Cikarang Barat juga menggelar patroli rutin yang ditingkatkan hingga patroli berskala besar untuk memastikan keamanan di wilayah hukumnya.

“Semoga dengan patroli rutin yang selalu di lakukan oleh para personil Polsek Cikarang Barat tersebut aksi tindak kejahatan dapat di tekan dan warga masyarakatpun akan merasa nyaman.” Pungkas Iptu Didi Susanto (Dre)

Timnas U-15 Skuatnya Akan Segera Melakukan Persiapan Untuk Menghadapi Thailand di Semifinal

0

JIB | Jakarta,- Tim nasional U-15 akan bertemu Thailand pada semifinal Piala AFF U-15 2019. Hasil tersebut dipastikan setelah Thailand bermain imbang dengan Malaysia pada laga terakhir fase grup. Kedua tim bermain imbang 1-1 dalam laga yang digelar di IPE Stadium, Chonburi, Senin (5/8/2019)

Menurut pelatih Timnas U-15, Bima Sakti, skuatnya akan segera melakukan persiapan untuk menghadapi semifinal. “Besok kita akan melakukan latihan pagi,” kata mantan kapten Timnas Indonesia tersebut.

“Ya, kami akan bertemu Thailand di semifinal. Kami akan segera mempersiapkan diri. Semua aspek akan segera dipersiapkan. Saya juga sudah mendapatkan informasi mengenai kekuatan Thailand. Semoga kita bisa beri yang terbaik,” kata Bima.

Bima juga mengatakan antusias menghadapi laga semifinal. Dalam sejarahnya, Indonesia dan Thailand selalu menampilkan pertandingan yang seru.

“Kita semua tahu ketika Indonesia dan Thailand bertemu di sebuah turnamen, kelompok umur berapa pun, pertandingan yang seru selalu tersuguh. Kami selalu siap dan akan segera mematangkan persiapannya besok. Thailand tim yang bagus dan sekarang punya keuntungan sebagia tuan rumah, tapi bukan berarti mereka tidak bisa kita kalahkan,” tambah Bima. (Dr)

Presiden Joko Widodo dipastikan bahwa RAPBN 2020 Dikelola Terarah Dan Bisa Tepat Sasaran Dan Manfaatnya Bisa Dirasakan Oleh Rakyat.

0

JIB | Jakarta,- Presiden Joko Widodo mengatakan di tahun 2020 ekonomi global masih penuh dengan ketidakpastian. Oleh karena itu, Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2020 harus bisa menggambarkan kekuatan dan daya tahan ekonomi nasional dalam menghadapi gejolak-gejolak eksternal yang ada.

Presiden juga mengharapkan agar RAPBN 2020 memperlihatkan arah politik anggaran ke depan, yaitu lebih fokus untuk investasi pembangunan sumberdaya manusia (SDM) secara besar-besaran.

“Yang kita harapkan nanti juga arah penggunaan APBN ini sebagai instrumen utama untuk akselerasi daya saing ekonomi negara kita, terutama daya saing di bidang ekspor, daya saing di bidang investasi,” tegas Presiden saat memberikan pengantar pada Sidang Kabinet Paripurna tentang RUU beserta Nota Keuangan RAPBN Tahun Anggaran 2020, di Istana Negara, Jakarta, Senin (5/8/2019) Kemarin.

Presiden juga meminta agar dipastikan bahwa RAPBN 2020 ini dikelola secara fokus, dikelola terarah dan bisa tepat sasaran, dan manfaatnya bisa dirasakan oleh rakyat.

Tidak bisa Ditunda
Dalam kesempatan itu, Presiden menegaskan investasi SDM tidak bisa ditunda-tunda lagi karena pembangunan SDM memerlukan kehadiran negara. “Oleh sebab itu, sejak mulai dari kandungan, bayi, sampai anak-anak kita memasuki masa emas harus betul diperhatikan, jangan sampai ada angka kenaikan stunting,” ujarnya.

Kemudian juga kualitas sistem pendidikan dan pelatihan, menurut Presiden, harus betul-betul dirancang dengan cara-cara yang baru. Oleh sebab itu, reformasi di bidang pendidikan dan pelatihan adalah menjadi kunci, baik pelatihan vokasi maupun pendidikan vokasi.

Kemudian yang berkaitan dengan riset dan inovasi, Presiden menyampaikan, Badan Riset Nasional harus segera diselesaikan, sehingga kita tidak tertinggal dalam era disrupsi teknologi sekarang ini.

Pada akhir arahannya, Kepala Negara menekankan bahwa APBN hanya berkontribusi 14,5 persen PDB (Product Domestic Brutto) negara kita. Sehingga yang paling penting adalah menciptakan ekosistem yang baik agar sektor swasta ini bisa tumbuh dan berkembang.

“Sehingga kita harus mendorong besar-besaran investasi bisa tumbuh dengan baik, sehingga lapangan pekerjaan bisa terbuka sebanyak-banyaknya,” pungkas Presiden.

Tampak hadir dalam Sidang Kabinet Paripurna itu antara lain Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menko Polhukam Wiranto, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko PMK Puan Maharani, Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Menkeu Sri Mulyani Indrawati, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Menkumham Yasonna H. Laoly, Menteri Desa, PDTT & Transmigrasi Eko Putro Sanjojo.

Selain itu juga tampak hadir Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Amran Sulaiman, Menhub Budi K. Sumadi, Menperin Airlangga Hartarto, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menlu Retmo Marsudi, Menkop & UKM AAGN Puspayoga, Menhan Ryamizard Ryacudu. Menteri LHK Siti Nurbaya, Menkominfo Rudiantara, Menteri PANRB Syafruddin, Menaker Hanif Dhakiri, Menkes Nila F. Moeloek, Mendag Enggartiasto Lukita, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Jalil. (Dr)

Bupati Indramayu Memberikan Himbauan Kepada Masyarakat Tentang Pedoman Memilih Hewan Qurban

0

JIB | Indramayu,- Melalui Surat Edaran Bupati Indramayu No.524/3048 – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Indramayu telah memberikan himbauan kepada masyarakat tentang Pedoman Memilih Hewan Qurban, Penyembelihan dan Penanganan Daging Qurban.

Dijelaskan, Bupati Indramayu H. Supendi, Perayaan berqurban adalah sebagai salah satu bentuk ibadah ketika masyarakat dapat melaksanakan Ibadah Qurban yang sesuai dengan syariat Islam. Maka dari itu masyarakat perlu memperhatikan kriteria (HAUS) Hewan Qurban berstatus Halal, Aman, Utuh dan Sehat.

Pemerintah Kabupaten Indramayu sedang gencar-gencarnya memberikan informasi kepada masyarakat sebagai konsumen tentang bagaimana memilih hewan qurban dan daging qurban yang berkualitas baik dan tentunya sehat.

Menurut Supendi, himbauan Pedoman Memilih Hewan Qurban, Penyembelihan dan Penanganan Daging Qurban. Bukan untuk masyarakat yang membeli hewan qurban kemudian melaksnakan ibadah berqurban sendiri. Melainkan berlaku pula untuk panitia pelaksanaan berqurban/ Pengurus DKM di beberapa wilayah Indramayu.

“Untuk menyelanggarakan ibadah qurban sesuai dengan syariat Islam. Maka ditetapkan himbauan ini kepada masyarakat agar memahami kriteria HAUS. Melalui kriteria itu ketika mendistribusikan daging kepada masyarakat sudah memiliki labelan halal,” ucap Supendi

Sambungnya. Kami meminta kepada masyarakat agar informasi pedoman tips dan trik memilih hewan qurban dan melaksanakan hewan berqurban ini bersyariatkan Islam. Maka Informasi ini berlaku kepada penjual hewan qurban dan semua panitia pelaksana/Pengurus DKM penerima titipan hewan qurban.

Hal senada dikatakan Kepala Disnakeswan Kabupaten Indramayu Joko Pramono. Menurutnya, masyarakat dalam rangka penyediaan hewan qurban tentu yang paling utama yakni, memenuhi juga kriteria halalan-thoyyiban. Karena kriteria tersebut menjadi sangat penting untuk diperhatikan terutama pada saat melalukan pemilihan hewan qurban.

“Kiriteria halalan-thoyyiban meliputi, Hewan Sehat, misalkan nafsu makan baik, cermin hidung hewan basah dan mata bersinar. Kemudian, hewan tidak cacat seperti telinga rusak, ekor terpotong, pincang, buta dan buah zakar (testis) tidak lengkap (1 buah),” kata Joko.

Selain itu, kriterika seperti hewan cukup umur dan hewan tidak kurus serta hewan diutamakan berjenis kelamin jantan. Masyarakat perlu memperhatikan ke-lima kriteria halalan-thoyyiban tersebut agar pelaksnaan ibadah berqurban menjadi aman dan disambut suka cita.

“Selain kriteria yang sudah dikatakan tadi. Kemudian kriteria hewan cukup umur dalam artian untuk sapi/kerbau minimal 2 tahun dan kambing/domba 1 tahun. Disisi lain perlu memahami, hewan tidak kurus dan hewan diutamakan berjenis kelamin jantan , artinya tidak dikebiri (diskastrasi) dan buah zakar simetris,” ujar dia.

Joko berkeinginan, selian masyrakat memeperhatikan kriteria HAUS dan dari ke-lima kriteria halalan-thoyyiban tersebut. Untuk panitia penyelenggara hewan qurban juga tidak kalah pentingnya. Dengan wajib memahami penampungan hewan qurban sebelum disembelih dan paham tata cara dan syarat seorang penyembelih hewan qurban.

“Berharap panitia hewan qurban memahami kandang penampungan hewan qurban terhindar dari hujan dan panas teriknya matarahi. Kemudian, hewan diistirahatkan dengan tenang dan nyaman serta pemeriksaan kesehatan sebelum penyembelihan hingga perlakuan hewan secara baik. Sementara syarat seorang penyembelihan hewan qurban harus laki-laki muslim (baligh) dewasa yang memiliki pengatahuan teknis penyembelihan dan tentu sehat jasmani dan rohani,” harapnya. (Dre)

Sum : Diskominfo IMY

Presiden Joko Widodo Pagi Ini Mengunjungi Kantor Pusat PT. (PLN)

0

JIB | Jakarta,- Menyusul padamnya listrik di sejumlah wilayah Jabodetabek dan sebagian daerah di Jawa Barat, Minggu (4/8/2019) kemarin, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi kantor Pusat PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN), di daerah Kebayoran Baru, Jakarta, Senin (5/8/2019) pagi.

Kedatangan Presiden Jokowi disambut oleh Pelaksana Tugas Direktur Utama (Plt Dirut) PT. PLN, Sripeni Intan.

Presiden mengaku ingin mendengar langsung peristiwa pemadaman total yang terjadi pada Minggu kemarin. Ia mengingatkan, dalam sebuah manajemen besar seperti PLN mestinya ada tata kelola resiko-resiko yang dihadapi dengan manajemen besar.

“Tentu saja ada contingency plan, ada back up plan, pertanyaan saya kenapa itu tidak bekerja dengan cepat dan dengan baik,” kata Presiden Jokowi di hadapan para direksi dan pimpinan PT. PLN (Persero).

Menurut Presiden, peristiwa seperti ini pernah terjadi pada tahun 2002, 17 tahun yang lalu, saat pemadaman terjadi di Jawa dan Bali. Mestinya itu bisa dipakai sebuah pelajaran bersama, jangan sampai kejadian yang sudah pernah terjadi itu, kembali terjadi lagi.

“Kita tahu ini tidak hanya bisa merusak reputasi PLN tetapi juga banyak hal diluar PLN yang terutama konsumen sangat dirugikan, pelayanan transportasi umum misalnya juga sangat berbahaya sekali, MRT misalnya,” tegas Presiden.

Presiden Jokowi juga mengingatkan, bahwa para pimpinan dan pejabat PLN itu orang pintar-pintar yang sangat paham urusan listrik. Namun ia mempertanyakan, apakah tidak dikalkulasi kejadian-kejadian, sehingga kita tahu sebelumnya, tahu-tahu drop gitu.

“Artinya, pekerjaan-pekerjaan yang ada tidak dihitung tidak dikalkulasi dan itu betul-betul merugikan kita semuanya,”ucap Presiden.

Yang paling penting, Presiden meminta diperbaiki secepatnya, beberapa wilayah yang belum hidup segera dikejar dengan cara apapun agar segera bisa hidup kembali.

Kemudian hal-hal yang menyebabkan peristiwa besar ini terjadi, jangan sampai kejadian lagi. “Itu saja permintaan dari saya,” pungkasnya.

Tampak mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan tersebut antara lain Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara. (Dre)

Lomba Gerak Jalan TK Se-Cibarusah Dalam Rangka HUT RI ke 74 dan Hari Jadi Pramuka ke 58 Serta Hari Jadi Kab Bekasi ke 69

0

JIB|Kabupaten Bekasi,- Dalam rangka menyambut kemerdekaan RI ke 74 dan hari jadi Pramuka ke 58 serta Kabupaten Bekasi ke 69 Kecamatan Cibarusah mengadakan lomba gerak pada Sabtu (03/08/2019/.

Star dan finish di laksanakan di halaman kantor Kecamatan Cibarusah lomba tersebut di buka langsung oleh Enop Can Camat Cibarusah yang di dampingi oleh AKP. Sukarman Kapolsek Cibarusah dan Kapten ZNI Sunu. Wardoyo Koramil 09 Cibarusah. dr. Adi Kepala UPTD Puskesmas Cibarusah dan Endah KCP Bank BJB Cibarusah.Lomba gerak jalan Tk Kecamatan Cibarusah di hadiri oleh Kepala Desa se-Kecamatan Cibarusah, BPD, Kepala Sekolah se-Cibarusah serta tamu undangan.

Adapun gerak jalan tersebut di ikuti oleh SD, MI, SMP, SMA, SMK se-Cibarusah.Camat Cibarusah Enop Can dalam sambutannya mengatakan dalam rangka menyambut kemerdekaan RI ke 74 dan hari jadi Pramuka ke 58 serta hari jadi Kabupaten Bekasi ke 69, pada hari ini Kecamatan Cibarusah beserta panpel lomba gerak jalan Tk Kecamatan Cibarusah mengucapkan terimakasih pada para peserta gerak jalan yang sangat antusias untuk mengikuti lomba yang terutama Sekolah yang berada di Kecamatan Cibarusah.

“Dan tidak lupa mengucapkan terima kasih para sponsor yang telah mendukung kegiatan ini di antaranya Bank BJB KCP Cibarusah, Mutiara Bekasi Jaya, Perum Mutiara Bekasi Jaya, Herman walet dan Taman Firdaus Medika” Ucapnya.

Enop juga menambahkan kami mohon maaf yang sebesar-besernya pada para tamu undangan ataupun sponsor yang tidak di sebutkan satu persatu tapi tidak mengurangi rasa hormat saya pada seluruh hadirin dalam acara lomba gerak jalan. (Dedy)

Semarakan HUT RI Ke 74 Anggota Bhabin Polsek Cikbar Ajak Warga Melalui Kepala Desa Untuk Pasang Gapura

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Menyongsong perayaan HUT RI ke 74 tanggal 17 Agustus 2019 yang sudah semakin mendekat para anggota Bhabinkamtibmas Polsek Cikarang Barat melakukan koordinasi dengan kepala Desa dan para staf Desa untuk ikut serta memeriahkannya dengan membuat gapura. Senin (05/08/2019)

Para anggota Unit Binmas dari Polsek Cikarang Barat setelah mendapat arahan dari Kanit Binmas Polsek Cikarang Barat Iptu. Sugeng Haryanto langsung berkunjung ke kantor – kantor Desa untuk melakukan koordinasi baik langsung dengan kepala Desa atau dengan para staf atau aparatur Desa terkait mengenai acara kegiatan menyambut HUT RI (Tujuh bealasan) agar dapat di laksanakan dengan meriah di antaranya yakni dengan membuat gapura yang nantinya Polres Metro Bekasi akan melakukan penilaian terhadap pembuatan gapura – gapura tersebut.

Disela-sela kesibukannya Iptu. Sugeng Haryanto mengatakan kepada media online jurnalindonesiabaru.com. Bahwa dengan mengajak warga melaukan pemasangan baliho dan spanduk HUT RI sehingga 17 Agustus kali ini nampak semakin semarak dan meriah.

“Dengan mengajak warga melakukan pemasangan bendera merah putih dan umbul-umbul, secara tidak langsung mengajak masyarakat untuk menumbuhkan rasa Nasioanalisme,” ungkapnya.

Lebih lanjut ditambahkannya juga bahwa melalui bendera sebagai simbol Negara, dan sebagai generasi Bangsa Indonesia sudah menjadi kewajiban kita untuk menghargai dan menghormati jasa para pahlawan,
“Karena Bangsa yang Besar adalah Bangsa yang Menghargai Jasa Para Pahlawannya.” Pungkasnya. (Dre)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -