Tuesday, February 17, 2026
Home Blog Page 438

Penyediaan dan Pendistribusian LPG Untuk Kapal Penangkap Ikan dan Petani Sasaran

0

JIB | Jakarta,- Guna menjamin ketahanan energi nasional serta untuk rneningkatkan kesejahteraan Nelayan Sasaran dan Petani Sasaran, Pemerintah mengeluarkan kebijakan diversifikasi energi. Kebijakan itu mengatur penyediaan dan pendistribusian Liquefied Petroleum Gas (LPG) untuk kapal penangkap ikan bagi nelayan sasaran dan mesin pompa air bagi petani sasaran.

Atas pertimbangan tersebut pada 12 Juni 2019, Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 38 Tahun 2019 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Penetapan Harga LPG Untuk Kapal Penangkap Ikan Bagi Nelayan Sasaran dan Mesin Pompa Air Bagi Petani Sasaran.

Dalam Perpres ini disebutkan, sasaran penyediaan dan pendistribusian LPG untuk kapai penangkap ikan bagi Nelayan Sasaran (orang yang mata pencahariannya melakukan penangkapan ikan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari ) dan mesin pompa air bagi Petani Sasaran (orang yang memiliki lahan pertanian paling luas 0,5 (nol koma lima) hektar, kecuali untuk transmigran, yang memiliki lahan pertanian paling luas 2 (dua) hektar, dan melakukan sendiri usaha tani tanaman pangan atau hortikultura) ditujukan untuk:

1. kapal penangkap ikan bagi Nelayan Sasaran yang menggunakan mesin tempel atau mesin dalam yang beroperasi harian; dan
2. mesin pornpa air bagi Petani Sasaran yang menggunakan mesin pompa air dalam melakukan usaha tani tanaman pangan atau hortikultura.
“Penyediaan dan pendistribusian LPG untuk kapal penangkap ikan bagi Nelayan Sasaran dan mesin pompa air bagi Petani Sasaran menggunakan LPG Tabung 3 Kg untuk rumah tangga dan usaha mikro,” bunyi Pasal 3 Perpres ini.

Penyediaan dan pendistribusian LPG untuk kapal penangkap ikan bagi Nelayan Sasaran dan mesin pompa air bagi Petani Sasaran, menurut Perpres ini, dilaksanakan secara bertahap pada daerah tertentu dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ditegaskan dalam Perpres ini, pelaksanaan penyediaan dian pendistribusian LPG untuk kapal penangkap ikan bagi Nelayan Sasaran sebagaimana dimaksud diawali dengan pemberian paket perdana secara gratis oleh Pemerintah Pusat berupa: a. mesin kapal: b. Konverter Kit Kapal Penangkap Ikan dan pemasangannya yang terdiri atas pipa penyaluran, regulator, pencampur (mixer), serta peralatan iainnya; c. tabung LPG 3 Kg beserta isinya; dan d. peralatan pendukung.

Sementara pelaksanaan penyediaan dan pendistribusian LPG untuk mesin pompa air bagi Petani Sasaran sebagaimana dimaksud diawali dengan pemberian paket perdana secara gratis oleh Pemerintah Pusat berupa: a. mesin pompa air; b. Konverter Kit Mesin Pompa Air dan pemasangannya yang terdiri atas regulator, pencampur (mixer), serta peralatan lainnya; c. tabung LPG 3 Kg beserta isinya; dan d. peralatan pendukung.

“Pemberian secara gratis sebagaimana dimaksud hanya diberikan (satu) kali untuk setiap Nelayan Sasaran atau Petani Sasaran, dilaksanakan oleh BUMN berdasarkan penugasan dari Menteri,” bunyi Pasal 5 ayat (3,4) Perpres ini.

BUMN sebagaimana dimaksud, menurut Perpres ini, bertanggung jawab atas kelancaran pelaksanaan penyediaan dan pendistribusian LPG untuk kapal penangkap ikan bagi Nelayan Sasaran dan mesin pompa air bagi petani Sasaran.

“Peraturan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan,” bunyi Pasal 13 Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2019, yang telah diundangkan oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly pada 17 Juni 2019. (Dre)

Prabowo Hormati Keputusan MK, Joko Widodo: Tak Ada Lagi 01 dan 02, Yang Ada Persatuan Indonesia

0

JIB | Jakarta,- Beberapa saat setelah Mahkamah Konstitusi menyampaikan putusan yang menolak gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2019, baik pasangan Calon Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo dan Kiai Ma’ruf Amin maupun pasangan Calon Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menyampaikan pernyataan pers di tempat terpisah.

Pasangan Nomor Urut 01 Joko Widodo dan Kiai Ma’ruf Amin menyampaikan pernyataan di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Kamis (27/6/2019) malam, beberapa saat sebelum Joko Widodo selaku Presiden RI 2014-2019 terbang ke Jepang mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Group 20 (G-20), di Osaka, Jepang.

Dalam pernyataannya Joko Widodo mengatakan, bahwa putusan MK adalah putusan yang bersifat final. “Sudah seharusnya kita menghormati dan melaksanakan bersama-sama,” ujarnya.

Ia berterima kasih kepada KPU (Komisi Pemilihan Umum), kepada Bawaslu (Badan Pengawas Pemilihan Umum) dan kepada DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu) yang melalui perannya masing-masing telah sukses memastikan terselenggaranya Pemilu yang jujur dan adil.

Tak lupa Joko Widodo menyampaikan ucapan terimakasih kepada Mahkamah Konstitusi atas putusannya terkait sengketa Pilpres 2019 yang telah memutus sengketa Pilpres secara adil dan transparan.
Ia mengajak rakyat Indonesia untuk bersatu kembali bersama-sama membangun Indonesia, bersama-sama memajukan Indonesia, Tanah Air kita tercinta. “Tidak ada lagi 01 dan 02 yang ada persatuan Indonesia,” tegas Joko Widodo.

Menurut Joko Widodo, kita harus saling menghargai, walaupun pilihan politik kita berbeda tapi kita harus saling menghormati, walaupun pilihan politik kita berbeda pada saat pilpres tapi kita harus, tapi kita harus sampaikan presiden-wakil presiden terpilih adalah presiden bagi seluruh bangsa, bagi seluruh rakyat indonesia.

Dalam kesempatan itu Joko Widodo memuji Prabowo dan Sandiaga Uno yang menurutnya memiliki sikap negarawan dalam menghadapi hasil putusan MK yang menolak gugatan tim 02. Jokowi menyatakan memiliki kesamaan visi dengan Prabowo dan Sandi.“Saya meyakini kebesaran hati dan kenegarawanan sahabat baik saya, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno,” kata Joko Widodo.

Sementara itu Calon Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto didampingi Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02 Sandiaga Uno dalam pernyataanya mengatakan, pihaknya menghormati hasil yang telah diputuskan dan disahkan dari sidang gugatan sengketa pemilihan presiden di Mahkamah Konstitusi.

“Kami menghormati hasil Mahkamah Konstitusi tersebut. Kami menyerahkan seluruhnya kebenaran dan keadilan yang Hakiki kepada Allah SWT,” kata Prabowo di kediaman Kartanegara Jakarta, Kamis (26/6/2019) malam. (Dre)

Sum: Kominfo

Peningkatan Profesionalisme Uji Kompetensi Wartawan Angkatan I Dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Bekasi

0

JIB | Kabupaten Bekasi, – Sebanyak 36 Orang wartawan di Kabupaten Bekasi mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) kegiatan tersebut di selenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya Bersama Humas Pemerintah Kabupaten Bekasi di Grand Cikarang Hotel, Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi Jawa Barat.

Kepada Jurnalindonesiabaru.com Ketua PWI Bekasi, Melody Sinaga menjelaskan, UKW merupakan kebutuhan para wartawan agar semakin bertanggungjawab dalam pekerjaannya, UKW yang terselenggara ini merupakan UKW perdana diadakan PWI Bekasi. Oleh karena itu, dari sejumlah peserta yang ikut serta dapat mengikuti ujian dengan baik dan lulus sehingga mendapat predikat berkompeten.” Katanya Rabu (26/06/2019) Malam

“Semoga dalam uji kompetensi hari ini, semua wartawan yang telah mendaftar bisa berkompeten semuanya. Walau memang semuanya itu balik lagi ke penguji,” kata Melody.

Di tempat yang sama Pelaksan Tugas (Plt) Ketua PWI Jawa Barat, Hilman Hidayat, menambahkan mengatakan bahwa wartawan itu adalah seseorang yang diharuskan menguasai pesan. Bila pesan yang disampaikan baik, maka publik yang mengkonsumsi berita dari wartawan akan menjadi baik. Begitu pula dengan sebaliknya jika si pesan yang disampaikan itu buruk, maka berdampak buruk pada publik.”Ujarnya

Dia mengatakan pentingnya uji kompetensi juga tidak terlepas dari maraknya informasi bohong alias hoaks di media sosial. Karena itu, UKW sebagai sarana agar wartawan yang diharuskan melawan hoaks semakin memiliki kredibelitas.
“Coba bandingkan di medsos berita bohong itu berseluyuran, harus kemana cari referensi kecuali pada media yang telah terverifikasi atau wartawannya yang sudah terverifikasi, paling tidak dia bisa cek fakta,” jelas Hilman.

Dia pun berterimakasih pada Pemerintah Kabupaten Bekasi yang telah membantu penyelenggaraan UKW. Menurutnya, bantuan kepada wartawan untuk peningkatkan mutu di dunia kerja jauh lebih penting.
“Saya bangga kalau pemda bisa membantu kesejahteraan fisik tapi bagaimana meningkatkan juga kualitas pekerjaan profesi wartawan,” tandasnya.

Agenda UKW ini diselenggarakan selama dua hari dari tanggal 26 Juni sampai dengan 27 Juni 2019. Selain agenda UKW, dalam acara juga diselenggarakan acara penyerta yakni seminar Jurnalistik. (Dre)

FUI : LEBIH BAIK IBADAH DAN DUKUNG MK LEWAT DO’A DARI PADA UNJUK RASA SIA-SIA

0

JIB | JAKARTA – Jelang putusan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) atau sengketa hasil Pilpres 2019 pada Kamis (27/6/2019), terlihat Sejumlah ormas yang tergabung dalam Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat untuk Keadilan dan Kemanusiaan atau Gerak melakukan unjuk rasa di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (26/6/2019).

Usai Sholat bejamaah di jalan Sekjen FUI Muhammad Al khaththath Kepada Awak Media mengatakan sejumlah ormas yang tergabung dalam aksi tersebut yakni Front Pembela Islam (FPI), Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, dan PA 212, untuk FUI tidak ikut karena bukan bagian dari GERAK lagi.

“Menabahkan FUI sudah tidak sejalan lagi dan sudah menyatakan sikap seperti yang tertulis dalam spanduk yan terpasang di Flay over, para tokoh GNPF kecewa dengan sikap yang ditunjukan FUI.” Ujarnya.

Lanjutnya, Spanduk FUI terpasang di Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) depan patung kuda yang merupakan lokasi aksi, dimana dalam spanduk tersebut FUI sudah menyatakan sikap untuk mendukung apapun yang diputuskan oleh MK terkait sengket Pilpres 2019. (Frans)

Kurangi Pengangguran Dengan Berdialog Kepada Pimpinan Perusahan Se-Bekasi

0

JIB | Kabupaten Bekasi-
Bupati Bekasi H Eka Supria atmaja SH bersama jajaran Dinas Tenaga Kerja berkunjung ke Kawasan Industri yg ada di Kabupaten Bekasi. Untuk memantau sejauh mana pick perusahan kepada pemerintahan dan masyarakat dalam Kontrubusinya dalam mengurangi pengangguran. Rabu (27/06/2019).

Setelah membuka acara seminar wartawan dan pelatihan UKW di hotel Grand Cikarang, Bupati Bekasi langsung meninjau mulai dari Kawasan MM2100, lalu dilanjutkan ke 10 Kawasan Industri lain yang ada di Kabupaten Bekasi.

Setelah itu Bupati Bekasi berdialog bersama para pengelola kawasan dan para perwakilan perusahaan di Kawasan MM 2100 sekaligus sirahturrahmi dan memaparkan peraturan Bupati Nomor 9 tahun 2019 tentang perluasan tenaga kerja.

“Saya berharapa dan keinginan agar para pemilik perusahaan-perusahaan yang ada di kabupaten Bekasi (khsususnya di MM2100) bisa bekerja sama dan berpartisipasi membangun Kabupaten Bekasi” Tegasnya.

Bukan hanya itu, Eka juga meminta harus ada pemenyerapan pekerja yqng berasal dari masyarakat Kabupaten Bekasi, demi kemaslahatan dan mengurangi pengangguran.

Tambahan Data BPS Sakernas Tahun 2018 menyatakan bahwa jumlah angkatan kerja di Kabupaten Bekasi 1.630.423 orang, dari jumlah tersebut baru 1.472.432 orang yang sudah bekerja, jadi masih ada sekitar 9,69℅ atau sejumlah 157 ribu warga Kabupaten Bekasi yang belum bekerja. (Endang).

Ormas Yang Tergabung “GERAK” Mendukung Putusan MK Terkait Sengket Pilpres 2019.

0

JIB | Jakarta- Seluruh ormas yang tergabung Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat untuk Keadilan dan Kemanusiaan atau Gerak melakukan unjuk rasa di Jalan Medan Merdeka Barat, sampai kamis (27/06/2019) esok, untuk melihat keputusan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) atau sengketa hasil Pilpres 2019.

Bernard Abdul Jabar Sekretaris PA 212, menjelaskan sejumlah ormas yang tergabung Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat atau di singkat “GERAK” salah satunya yakni Front Pembela Islam (FPI), Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, dan PA 212, untuk FUI tidak ikut karena bukan bagian dari GERAK lagi, termasuk Sekjen FUI, Muhammad Al-Khaththath juga tidak terlihat.

“FUI sudah tidak sejalan lagi dan sudah menyatakan sikap seperti yang tertulis dalam spanduk yang terpasang di Flay over, para tokoh GNPF kecewa dengan sikap yang ditunjukan FUI.” Jelas Bernard kepada awak media. Jakarta Pusat, Rabu (26/6/2019).

Masih kata Bernard. Spanduk FUI terpasang di JPO depan patung kuda yang merupakan lokasi aksi, dimana dalam spanduk tersebut FUI sudah menyatakan sikap untuk mendukung apapun yang diputuskan oleh MK terkait sengket Pilpres 2019.

“Bukan hanya itu tetapi kami yang tergabung dalam GERAK mengadakan sholat bersama agar apapun yang di putuskan MK berjalan lancar, demi NKRI yang damai, aman dan tentram” Harapnya,

Tambahan bahwa Forum umat islam, dan Rakyat Indonesia sudah cerdas dan patuh hukum dan perlu kita dukung sepenuhnya keputusan MK dalam Sengketa pilpres 2019. (Fran/andre).

Ormas Yang Tergabung “GERAK” Mendukung Putusan MK Terkait Sengket Pilpres 2019.

0

JIB | Jakarta- Seluruh ormas yang tergabung Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat untuk Keadilan dan Kemanusiaan atau Gerak melakukan unjuk rasa di Jalan Medan Merdeka Barat, sampai kamis (27/06/2019) esok, untuk melihat keputusan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) atau sengketa hasil Pilpres 2019.

Bernard Abdul Jabar Sekretaris PA 212, menjelaskan sejumlah ormas yang tergabung Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat atau di singkat “GERAK” salah satunya yakni Front Pembela Islam (FPI), Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, dan PA 212, untuk FUI tidak ikut karena bukan bagian dari GERAK lagi, termasuk Sekjen FUI, Muhammad Al-Khaththath juga tidak terlihat.

“FUI sudah tidak sejalan lagi dan sudah menyatakan sikap seperti yang tertulis dalam spanduk yang terpasang di Flay over, para tokoh GNPF kecewa dengan sikap yang ditunjukan FUI.” Jelas Bernard kepada awak media. Jakarta Pusat, Rabu (26/6/2019).

Masih kata Bernard. Spanduk FUI terpasang di JPO depan patung kuda yang merupakan lokasi aksi, dimana dalam spanduk tersebut FUI sudah menyatakan sikap untuk mendukung apapun yang diputuskan oleh MK terkait sengket Pilpres 2019.

“Bukan hanya itu tetapi kami yang tergabung dalam GERAK mengadakan sholat bersama agar apapun yang di putuskan MK berjalan lancar, demi NKRI yang damai, aman dan tentram” Harapnya,

Tambahan bahwa Forum umat islam, dan Rakyat Indonesia sudah cerdas dan patuh hukum dan perlu kita dukung sepenuhnya keputusan MK dalam Sengketa pilpres 2019. (Fran/andre).

Seorang Ayah Kandung Tega Meniduri Putrinya Sendiri Sambil Merekam Aksi Bejatnya

0

JIB | SURABAYA,- Entah setan apa yang merasuki EL (38) hingga tega menyetubuhi anak kandungnya sendiri yang masih berusia 13 tahun yang masih berstatus pelajar SMP di rumah kontrakan di daerah Wiyung Surabaya, pada tanggal 2 Mei 2019.

Kejadian tersebut terjadi disaat kondisi Bunga (nama samaran) sedang sakit. Sedangkan ibu tiri korban dengan adiknya ada di Malang.

Tidak hanya menyetubuhi saja, tersangka yang sudah gelap mata, juga merekam aksi bejatnya yang tengah menyetubuhi anak kandungnya tersebut dengan kamera ponsel miliknya.

Awalnya, korban yang sakit, dipijiti oleh tersangka yang tidak lain adalah ayah kandungnya. Tersangka meminta korban untuk hanya menggunakan sarung saat dipijit.

Tetapi korban tetap menggunakan celana dalam dan bra. Setelah dipijit oleh tersangka, korban tertidur. Tidak berselang lama, korban merasakan perutnya sakit.

Alangkah kagetnya korban, ternyata ayah kandungnya telah menyetubuhinya dan saat korban tersadar dari tidur, tersangka dalam posisi mengeluarkan alat kelaminnya dari vagina korban.

Atas adanya laporan kejadian tersebut, pada hari Sabtu (22/06/2019) sekitar pukul 15.00 WIB, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya melakukan penangkapan terhadap tersangka.

Dihadapan petugas, tersangka mengakui segala perbuatannya yang telah menyetubuhi putri kandungnya tersebut. Tersangka akan dijerat dengan Pasal 81 UU RI No. 35 Th 2014 Ttg Perubahan UU No. 23 Th 2002 Ttg Perlindungan Anak. (Dre)

Sum: beritapolisi.net

Pembakaran Sampah Pemicu diLalapnya Bangunan Workshop Otomotif SMK Abdi Negara Oleh Sijago Merah

0

JIB | Kabupaten Bekasi,– Workshop otomotif SMK Abdi Negara di Kp.Cikoronjo RT 002/004 Desa Sindang Mulya Kecamatan Cibarusah terbakar, Rabu (26/06/2019) pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

Kasie Humas Polsek Cibarusah, Aiptu Tri Rianto menjelaskan setelah mendapat laporan, petugas kepolisian langsung bergerak ke lokasi kejadian dan memanggil petugas pemadam kebakaran.

“Berdasarakan keterangan saksi-saksi, dugaan sementara kebakaran dipicu pembakaran sampah tepat disamping workshop otomotif tersebut,” kata Aiptu Tri Rianto.

Akibat peristiwa itu atap bangunan workhop otomotif SMK Abdi Negara beserta isinya ludes terbakar. Api dapat dipadamkan dengan bantuan 3 Unit mobil pemadam kebakaran.

“Kerugian material terdiri dari atap bangunan, barang-barang pribadi dan mimbar. Kerugian sementara diperkirakan mencapai lima juta lima ratus ribu rupiah,” tuturnya.

Saat ini, petugas kepolisian telah memasang garis polisi di lokasi bangunan yang terbakar dan masih mendalami penyebab utama terjadinya peristiwa itu.

“Polisi juga turut mengamankan barang bukti berupa satu buah korek api merk tokai warna hijau,” kata dia. (Dre).

Timnas U -16 Evaluasi Pasca Uji Coba Lokal Askab Bekasi Selection

0

JIB | Cikarang, Kabupaten Bekasi, –Usai menjalani uji coba kontra Askab PSSI Bekasi Selection, Sabtu kemarin (22/6/2019), Tim Nasional U-16 asuhan pelatih kepala Bima Sakti lanjut melakukan latihan rutin sekaligus seleksi di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bima masih melihat ada yang harus di evaluasi dari timnya. Rabu (26/06/2019)

Pada pertandingan tersebut, timnas U-16 menang tipis 2-1. Dua gol dicetak oleh Muhammad Valeron dan Ade M. Nur Saitua.

“Latihan hari ini lebih kepada perbaikan permainan tim, berkaca pada uji coba kemarin. Saat pertandingan banyak momen yang tidak bisa dimanfaatkan anak-anak. Misalnya saat harus melakukan transisi, dan penyelesaian akhir,” buka Bima.

Meski begitu, diakui oleh Bima, para pemainnya sudah memperagakan permainan apik dan terlihat sudah lebih baik. “Mereka semua ini kebanyakan pemain yang ditempa dari kompetisi Elite Pro Academy PSSI U-16, jadi sudah terbiasa dengan pertandingan. Gol-gol yang terjadi prosesnya bagus semua. Mereka berani build up dari belakang dan melakukan transisi dengan yang baik,” jelasnya.

Untuk itu, Bima kembali rutin melakukan latihan. “Saat ini saya masih terus melihat dan memantau pemain-pemain, apalagi yang baru datang, usai Sabtu kemarin uji coba, ada banyak evaluasi yang harus dibenahi tim ini. Dari situ nanti kami lihat pemain-pemain mana yang lanjut atau tidak,” katanya.

“Selain itu, pada seleksi kali ini pilihan pemain sudah mulai mengkrucut dibanding TC pertama, dan secara spesifik kita lagi melihat kemampuan para pemain, apalagi di bulan Juli kami sudah intens melakukan pemusatan latihan,” tambahnya.

Bima menilai seleksi kali ini untuk melihat potensi beberapa pemain baru. “Ya, ini seleksi kita ingin melihat pemain yang baru. Tapi pemain lama bukan jaminan akan lanjut,” ujarnya. “Bisa saja pemain baru nanti kalau kemampuannya lebih baik dan punya potensi, mungkin bisa menggantikan pemain yang lama,” sambungnya.

Bima mengaku terbantu dengan adanya gelaran kompetisi Elite Pro Academy U-16 yang sedang dijalankan PSSI saat ini. Bahkan menurutnya, pemain yang saat ini sedang berkompetisi bisa terpantau oleh dirinya dan tak menutup kemungkinan dipanggil ke timnas.

“Jadi pemain yang dipanggil kemarin atau belum terpantau bisa terpanggil bulan Juli nanti. Mereka bisa untuk melengkapi untuk regulasi 23 pemain,” katanya. “Kita sudah punya kerangka tim dari seleksi kemarin di bulan puasa. Seleksi kemarin kita dapat setidaknya 28 pemain. Nantinya kita ciutkan lagi menjadi 23 pemain dan kita harap mereka bisa tunjukkan performanya,” tambahnya.

Akhirnya, Bima berpesan kepada para pemain, supaya mereka bisa tetap berlatih dengan baik. “Mereka harus menjaga performa dan konsisten agar kualitasnya tidak digantikan dengan pemain yang baru datang (seleksi),” tutupnya. (Dre)

Sum: Pssi.org

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -