Monday, April 6, 2026
Home Blog Page 461

H. Ucok Haris Maulana Yusuf : Wujudkan Pemilu 2019 Yang Damai, Aman Dan Sejuk.

0

JIB | SUKABUMI – H. Ucok Haris Maulana Yusuf (H.Ucok) merupakan mantan Wakil Bupati Sukabumi Periode tahun 2000 sampai dengan 2005 dan juga Dewan Penasehat LSM Indonesia Bergerak (IBR).

Demi terwujudnya pemilu 2019 yang damai, aman dan sejuk. Diapun ikut serta dalam mensosialisasika agar masyarakat indonesia khususnya warga Sukabumi agar tidak golput dan mendukung pemilu 2019 yang damai, aman dan sejuk. Sabtu (27/4/2019).

Adapun rangkaian kegiatan yang ia lakukan dalam mensosialisasikan dan mensukseakan pemilu 2019 diantaranya, pada hari Minggu (24/3/2019), nobar bersama Slanker Fans Club (SFC) Kabupaten Sukabumi di Ruko Pasar Baru Kecamatan Pelabuhan Ratu Kabupaten Sukabumi dalam rangka sosialisasi kepada masyarakat agar tidak Golput dan dukung terwujudnya Pemilu 2019 yang aman, damai dan kondusif di Kab.Sukabumi

Yang kedua pada hari senin ( 25/3/2019), Deklarasi dukung Pemilu Damai 2019 dan tolak berita hoax bersama LSM IBR di Sekretariat IBR, Jl.Ahmad Yani No.1 Kp. Batu Sapi Pelabuhan Ratu Kabupaten Sukabumi.

Dalam kegiatan tersebut dia menyampaikan, mengajak warga agar menggunakan hak konstitusionalnya pada Pemilu 2019.

” Menghimbau warga untuk mendukung pemerintah dan bersinergi bersama Polri dalam rangka mewujudkan Pemilu 2019 yang aman, damai dan kondusif di Kabupaten Sukabumi,” kata H. Ucok Haris Maulana Yusuf.

Lanjutnya, dia megajak warga untuk menjaga kamtibmas di wilayahnya baik menjelang, pada saat serta pasca pemilu 2019.

” Saya juga mengajak masyarakat agar ijut serta dalam menjaga kondusifitas saat pemilu 2019,” tuturnya.

Dia juga menghimbau warga agar tidak mudah terpengaruh terhadap berita hoax dan tidak mudah terprovokasi oleh ujaran kebencian yang saat ini marak terjadi.

“Saya juga mengajak warga untuk mendukung Polri dalam upaya penegakan hukum terhadap penyebar berita Hoax, demi terciptanya kemanan nasional,” tutupnya (Andre)

Mantan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto Pemilu 2019 Terburuk Dan Terparah Pasca Reformasi

0

JIB | Jakarta- Mantan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto menyebut pemilu 2019 merupakan pesta demokrasi terparah pasca reformasi Indonesia. Hal itu diindikasikan dengan dugaan-dugaan kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif.

Pertama dia melihat hal tersebut pada kasus yang sempat viral yang menjadikan Anggota Komisi VI DPR RI Bowo Sidik Pangarso menjadi tersangka oleh KPK yang diduga menerima suap dan gratifikasi dengan total sekitar Rp8 miliar dari suatu perusahaan.

Saat petugas komisi antirasuah menemukan uang tersebut, rupanya telah dimasukkan ke dalam amplop dengan pecahan berbeda-beda Rp50 ribu atau Rp20 ribu.

“Gambarannya (pemilu terparah) pertama ada 400 ribu amplop yang disiapkan oleh Bowo Sidik terungkap oleh penegak hukum, itu gak pernah ada sepanjang sejarah penegakan hukum di Indonesia. Bahkan lawyernya Sidik bilang bukan 400 ribu amplop, tapi satu juta. Bahkan sekarang perkembangannya di sana juga ada duit dari menteri,” kata Bambang saat berkunjung ke Bekasi

Amplop yang diduga digunakan untuk serangan fajat tersebut terhitung sangat banyak untuk melanggengkan nama Bowo ke Senayan berdasarkan dapilnya di Jawa Tengah II. Banyak yang menilai itu bukan kebutuhan Bowo semata, namun juga untuk partai.

“Dan itu di Jawa Tengah, tahu kenapa diserang (serangan fajar), karena disana perbedaan suara 2014 antara Pak Jokowi dan Prabowo itu 8 juta dan 6 juta itu disumbang oleh Jawa Tengah,” ujarnya.

Kedua, masalah yang mencatut nama Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan terkait kasus tempel amplop putih kepada Kiai Zubair Muntasir saat berkunjung ke Pesantren Nurul Cholil Bangkalan, Madura.

Pada videonya yang viral itu, Luhut juga sempat meminta kepada sang kiai untuk menyampaikan kepada santri dan sang kiai untuk datang ke TPS pada 17 April. Namun yang dipertanyakan oleh Bambang, mengapa ada imbauan dari Luhut untuk memutihkan TPS.

“Jadi bukan yang dibagi (amplop) ke pesantrennya yang masalah, tapi yang dia (Luhut) sebut ke TPS baju putih. Itu tafsirnya jadi dua, coblos baju putih atau dateng ke tempat pakai baju putih-putih. Dan saya menduga hal-hal seperti ini tidak dilakukan satu kali,” ujarnya.

Ketiga, lanjut Bambang, masalah surat suara yang tercoblos di Malaysia untuk salah satu paslon dan partai dengan caleg tertentunya yang hingga kini masih tanda tanya. Keempat, dia mengaku menemui langsung kesalahan di lapangan, berupa keterlambatan distribusi logistik pemilu dan salinan sertifikat hasil penghitungan suara TPS tidak diumumkan dengan cara ditempelkan di tempat umum oleh KPPS.

“Dan kalau itu tidak diumumkan (KPPS) itu ada pidananya, berdasar Pasal 391 jo 508 UU 7 tahun 2017, dan itu masif terjadi. Ini belom yang macem-macem (masalah lain) kalau pakai data Bawaslu, mulai dari Minggu tenang, politik uang, kemudian saya menyimpulkan pemilu ini yang paling terburuk setelah reformasi,” pungkasnya. (Andre)

Pimpinan Pondok Pesantren Fatihatul Quran Bogor, Ajak Warga Jaga Kebersaman Pasca Pemilu 2019

0

JIB | BOGOR – Pimpinan Pondok pesantren (Ponpes) Fatihatul Quran Bogor KH Mohammad Monib, S.Ag mengajak seluruh warga untuk tetap menjaga kebersamaan pasca dilaksanakannya Pemilu 2019.

Kepada media Jurnal Indonesia Baru KH Mohammad Monib S.Ag mengatakan semoga masyarakat atau para simpatisan Calon Presiden baik kubu 01 maupun kubu 02 untuk tidak terpancing dengan isu yang berkembang baik melalui media sosial dan isu yang beredar dari mulut ke mulut pasca pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 yang sudah di selenggarakan oleh Komisi Pemilihan umum (KPU). Jumat (26/04/2019) malam.

“Marilah kita tingkatkan ukhuwah Islamiah Pasca Pemilu 2019 dan terus jaga kebersamaan ini mari kita tingkatkan ibadah dan doa agar Allah SWT memberikan takdir terbaik yang paling maslahatnya bagi negara ini setelah dilaksanakan pencoblosan Pemilu tanggal 17 april kemarin.”katanya

Monib juga menjelaskan bahwa Negara kita Indonesia mayoritas penduduknya beragama Muslim jadilah muslim yang baik tidak mudah terpancing dengan isu yang berkembang saat ini pasca Pemilu dan begitu juga saya mengajak kepada masyarakat luas agar dapat menghormati KPU selaku penyelenggara pemilu 2019.

“Pemilhan legeslatif dan Pilpres 2019, baru saja selesai saya berharap kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bersabar dan berikan kepercayaan kepada KPU soal tahap demi tahap semuanya hingga apapun hasilnya nanti yang di umumkan oleh KPU.”Harapnya

Begitu juga saya selaku pimpinam Pondok Pesantren Fatihatul Quran Bogor sangat mengapresiasi terkait kinerja aparat yang telah mengamankan gelaran demokrasi Pemilu 2019 ini dengan sangat profesional. (Red)

Segenap Pemerintahan Desa Waluya Ucapkan Terima Kasih “Pemilu 2019 Berjalan Aman Dan Kondusif”

0

JIB | CIKARANG UTARA- Jajaran pemerintahan Desa Waluya Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi, Jum’at (26/7/2019) mengucapkan terima kasih untuk seluruh masyarakat yang ada di wilayah Desa Waluya Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi telah bersama-sama menjaga Kestabilitas Keamanan, Ketertiban dan Kenyamanan selama berlangsungnya Pemilu 2019.

Kesuksesan kegiatan Pemilu 2019 di wilayah Desa Waluya, berkat kerjasama dari semua element masyarakat yang telah menjaga akan stabilitas keamanan, sehingga wilayah Desa Waluya aman dan damai.

“Terima kasih buat para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda bersama pemerintah di Wilayah Desa Waluya Sehingga, Pemilu 2019 berlangsung dengan baik dan aman, menunjukan warga masyarakat sangat menyadari arti dari keamanan dan kenyamanan.” ujar Kepala Desa Waluya Bapak Dedi Cahyadi.

Dedi juga sangat mengapresiasikan kepada masyarakat karena dengan bantuan pesta demokrasi pemilu 2019 aman dan terkendali bukan hanya itu, tetapi semua berkat peran serta juga para tokoh-tokoh seperti tokoh masyarat, pemuda, agama di desa waluya yang ada, bersama juga dengan aparat desa yang selalu membantu pihak Kepolisian umumnya dan khususnya Bhabinkamtibmas Bripka Dody Gusmanto serta Babinsa TNI AD Serda M.Saifullah dalam menjaga Kamtibmas.

“Saya tetap terus menghimbau kepada seluruh masyarakat, terus menjaga kestabilitas keamanan. Karena keamanan dan kenyamanan adalah milik kita bersama,” Tutup kepala Desa Waluya Dedi Cahyadi kepada media Jurnal Indonesia Baru di sela-sela kesibukannya. (Endang)

Segenap Pemerintahan Desa Waluya Ucapkan Terima Kasih “Pemilu 2019 Berjalan Aman Dan Kondusif”

0

JIB | CIKARANG UTARA- Jajaran pemerintahan Desa Waluya Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi, Jum’at (26/7/2019) mengucapkan terima kasih untuk seluruh masyarakat yang ada di wilayah Desa Waluya Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi telah bersama-sama menjaga Kestabilitas Keamanan, Ketertiban dan Kenyamanan selama berlangsungnya Pemilu 2019.

Kesuksesan kegiatan Pemilu 2019 di wilayah Desa Waluya, berkat kerjasama dari semua element masyarakat yang telah menjaga akan stabilitas keamanan, sehingga wilayah Desa Waluya aman dan damai.

“Terima kasih buat para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda bersama pemerintah di Wilayah Desa Waluya Sehingga, Pemilu 2019 berlangsung dengan baik dan aman, menunjukan warga masyarakat sangat menyadari arti dari keamanan dan kenyamanan.” ujar Kepala Desa Waluya Bapak Dedi Cahyadi.

Dedi juga sangat mengapresiasikan kepada masyarakat karena dengan bantuan pesta demokrasi pemilu 2019 aman dan terkendali bukan hanya itu, tetapi semua berkat peran serta juga para tokoh-tokoh seperti tokoh masyarat, pemuda, agama di desa waluya yang ada, bersama juga dengan aparat desa yang selalu membantu pihak Kepolisian umumnya dan khususnya Bhabinkamtibmas Bripka Dody Gusmanto serta Babinsa TNI AD Serda M.Saifullah dalam menjaga Kamtibmas.

“Saya tetap terus menghimbau kepada seluruh masyarakat, terus menjaga kestabilitas keamanan. Karena keamanan dan kenyamanan adalah milik kita bersama,” Tutup kepala Desa Waluya Dedi Cahyadi kepada media Jurnal Indonesia Baru di sela-sela kesibukannya. (Endang)

Segenap Pemerintahan Desa Waluya Ucapkan Terima Kasih “Pemilu 2019 Berjalan Aman Dan Kondusif”

0

JIB | CIKARANG UTARA- Jajaran pemerintahan Desa Waluya Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi, Jum’at (26/7/2019) mengucapkan terima kasih untuk seluruh masyarakat yang ada di wilayah Desa Waluya Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi telah bersama-sama menjaga Kestabilitas Keamanan, Ketertiban dan Kenyamanan selama berlangsungnya Pemilu 2019.Kesuksesan kegiatan Pemilu 2019 di wilayah Desa Waluya, berkat kerjasama dari semua element masyarakat yang telah menjaga akan stabilitas keamanan, sehingga wilayah Desa Waluya aman dan damai.“Terima kasih buat para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda bersama pemerintah di Wilayah Desa Waluya Sehingga, Pemilu 2019 berlangsung dengan baik dan aman, menunjukan warga masyarakat sangat menyadari arti dari keamanan dan kenyamanan.” ujar Kepala Desa Waluya Bapak Dedi Cahyadi.Dedi juga sangat mengapresiasikan kepada masyarakat karena dengan bantuan pesta demokrasi pemilu 2019 aman dan terkendali bukan hanya itu, tetapi semua berkat peran serta juga para tokoh-tokoh seperti tokoh masyarat, pemuda, agama di desa waluya yang ada, bersama juga dengan aparat desa yang selalu membantu pihak Kepolisian umumnya dan khususnya Bhabinkamtibmas Bripka Dody Gusmanto serta Babinsa TNI AD Serda M.Saifullah dalam menjaga Kamtibmas.”Saya tetap terus menghimbau kepada seluruh masyarakat, terus menjaga kestabilitas keamanan. Karena keamanan dan kenyamanan adalah milik kita bersama,” Tutup kepala Desa Waluya Dedi Cahyadi kepada media Jurnal Indonesia Baru di sela-sela kesibukannya. (Endang)

PEMDA INDRAMAYU TERUS MAKSIMALKAN PELAYANAN AIR BERSIH

0

JIB|Indramayu- Cakupan pelayanan air bersih di Kab.Indramayu terus di maksimalkan. Sampai saat ini belum semua wilayah di Kabupaten Indramayu terjangkau oleh pelayanan air bersih.

Hal tersebut salah satunya disebabkan oleh tingginya biaya investasi yang diperlukan untuk meningkatkan cakupan pelayanan.

“Terdapat 4 Kecamatan yang belum mendapat pelayanan melalui jaringan perpipaan (PDAM), yaitu Kecamatan Gantar, Kecamatan Kroya, Kecamatan Cikedung, dan Kecamatan Terisi,” kata Suryono.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Indramayu, Suryono, menjelaskan, akibat keterbatasan tersebut, pelayanan air bersih di Kabupaten Indramayu sampai tahun 2018 baru sebesar 59,16% (296.282 Sambungan Rumah/SR) yang terdiri dari :
25,36% (127.008 SR) terlayani melalui Jaringan Perpipaan (PDAM) dan 33,80% (169.273 SR) terlayani melalui Bukan Jaringan Perpipaan (Sumur Bor Air Tanah Dalam, Sumur Dangkal, Mata air).

Suryono menambahkan, untuk menanggulangi permasalahan air bersih tersebut, pada tahun 2018 lalu pemerintah melalui Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KemenESDM) telah membangun 5 buah sumur bor dalam yang berada di Desa Widasari Kecamatan Widasari, Desa Drunten Kulon Kecamatan Gabuswetan, Desa Sanca Kecamatan Gantar, Desa Sukaslamet Kecamatan Kroya, dan Desa Kroya, Kecamatan Kroya.

Karena keberadaan sumur bor dalam tersebut sangat dirasakan oleh masyarakat setempat, maka KemenESDM menghibahkan aset barang milik negara itu kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu agar bisa terus dipelihara dan dimanfaatkan untuk kemaslahatan umat.

Penandatanganan naskah hibah dan berita acara serah terima barang milik negara dilakukan oleh Bupati Indramayu H. Supendi bersama dengan bupati/walikota lainnya di Melia Purosani Hotel, Yogyakarta, Kamis malam (25/04/2019).

Bupati Indramayu H. Supendi mengatakan, pemenuhan air bersih menjadi suatu hal yang harus diupayakan dapat merata dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, mulai dari lapisan bawah, menengah sampai lapisan atas.

Upaya pemenuhan pelayanan air besih dilakukan untuk mencapai akses aman air minum 100% pada tahun 2019 sesuai dengan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2015 – 2019 dan target Pelayanan Air Bersih sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah yaitu sebesar 60,56% pada tahun 2021.

“Untuk memenuhi target pelayanan air bersih sebesar 60,56 persen pada tahun 2021 maka diperlukan penambahan akses air bersih sebesar 7020 Sambungan Rumah,” tegas Supendi.

Selanjutnya, upaya pemenuhan pelayanan air bersih dilakukan melalui berbagai kegiatan, baik kegiatan pelayanan air bersih dengan cara Jaringan Perpipaan (PDAM) maupun dengan cara Bukan Jaringan Perpipaan (Sumur Bor Air Tanah Dalam, Sumur Dangkal, Mata air).

“Hibah sumur bor ini sangat bermanfaat bagi warga Indramayu, khusunya wilayah yang kurang air bersih. Kami akan menjaga dan merawatnya agar lebih bermanfaat lagi. Namun demikian, kita berharap agar program ini bisa terus dilanjutkan dan berkesinambungan,” kata Supendi.

Kepala Badan Geologi pada KemenESDM, Rudi Suhendar mengatakan, untuk penyerahan hibah kali ini diserahkan kepada 104 kabupaten/kota dengan jumlah sumur bor mencapai 1, 268 unit.

“Kami harap sumur bor yang diserahterimakan ini bisa bermanfaat dan bisa dijaga serta dirawat secara bersama-bersama,” tegas Rudi.
Sum. (Andre/Diskomindra)

LSM IBR DAN SFC DEKLARASI PEMILU 2019 DAMAI, TOLAK HOAXS

0

JIB | Sukabumi- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) LSM Indonesia Bergerak (IBR) bersama pengurus Slanker Fans Club (SFC) Kabupaten Sukabumi gelar nonton pentas musik bareng usai acara deklarasi Pemilu 2019 damai, tolak hoax dan isu sara di ruko pasar Baru Kecamatan Pelabuhan Ratu Kabupaten Sukabumi. Rabu (20/03/2019) bulan lalu acara tersebut di memperkecil ruang gerak hoaxs.

Adapun penanggung jawab acara tersebut yaitu H.Ucok Haris Maulana Yususf (Ketua Dewan Pembina IBR), Didik Gunadi (Ketua IBR) dan Bayu Nugraha (Sekjen IBR), dihadiri ratusan warga, anggota Lsm IBR dan para pemuda anggota Slanker Fans Club Kabupaten Sukabumi.

Dalam Sambutan nya Ketua IBR Didik Gunadi menyampaikan kepada anggota dan warga yang hadir agar warga menggunakan hak konstitusionalnya pada Pemilu 2019 serta mengajak warga untuk menjaga kamtibmas di wilayahnya baik menjelang maupun pasca pelaksanaan Pemilu 2019.

“Keberhasilan kinerja pemerintah yang telah dirasakan masyarakat serta rencana pemerintah akan memprioritaskan pembangunan di Kabupaten Sukabumi.” Ujar Didik kepada awak media Jum’at (26/04/2019).

Didik juga menghimbau warga agar tidak mudah terpengaruh terhadap berita hoax dan tidak mudah terprovokasi oleh ujaran kebencian yang saat ini marak terjadi di Sukabumi umumnya negara tercinta Indonesia.

“Menghimbau warga untuk mendukung pemerintah dan bersinergi bersama Polri dalam rangka mewujudkan Pemilu 2019 yang aman, damai dan kondusif khususnya, simpenan umum nya di Kabupaten Sukabumi”.Tutupnya.(Red)

Hoax Pemecah Umat Calon Penghuni Neraka

0

JIB | KABUPATEN BEKASI – Begitu indahnya tinggal di negara Indonesia jika didalam bermasyarakat yang indah ini kita bersatu mencapai Indonesia yang berkah, oleh karena itu mari sama-sama kita tingkamtkan ukhuwah kita saling menjaga saling memelihara untuk menjadikan Indonesia negara yang “Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur.” Jumat (26/04/2019)

“Meski Pemilu 2019 sudah berlalu,tapi mari sama-sama semua elemen kembali bersatu,mari untuk bangun bangsa indonesia menuju yang lebih maju kedepannya,Mari sama-sama kita jaga persatuan dan jangan saling bermusuhan, saling mengejek serta saling menyebarkan hoax, oleh karena itu mari jaga prilaku kita, karena manusia tatkala hidup di alam dunia akan mempertanggung jawabkan segala amal ibadahnya” Jelas ketua pembina majlis ta’lim Al-haddadiyah Indonesia Ustad Abdul kodir bin Hamid Al Hadad di hadapan para jamaah.

Abdul Kodir juga menjelaskan bahwa pembohongan dan berita hoaxs dihadapan Allah SWT, suatu ketika nanti manusia akan mempertanggung jawabkan perbuatannya dimana tangan, kaki, mulut akan dikunci, kaki akan berbicara kemana langkah kemana arahnya semua akan dipertanggung jawabkan.

“Yuk mari sama-sama kita bangun Indonesia yang maju dan kuat menuju Indonesia yang adil dan barokah dan mendapat Ridho Allah SWT” tambah Ustad Abdul kodir bin Hamid Al Hadad

Ustad Abdul kodir bin Hamid Al Hadad meminta kepada elemen masyarakat agar
bersama-sama kmendukung siapapun nantinya Presiden dan Wakil Presiden terpilih yang ditetapkan oleh KPU RI, dan meminta tidak melakukan eporia berlebih bagi yang menang dan tidak menjadi motivasi kedepan bagi yang belum beruntung, ini di lakukan dalam upaya menjaga perdamaian dan mempererat Negara Nesatuan Republik Indonesia. (Endang)

PEMILU 2019 DAMAI BERSAMA HABIB UMAR MAJALAYA, POLRI AJAK UMAT BERSINERGI JAGA NKRI DAN MELAWAN HOAXS

0

JIB | SUKABUMI – Majelis Wakil Cabang Nahdhatul Ulama (MWC NU) Surade gelar takbir akbar dan Istighotsah yang dilaksanakan pada Senin malam Selasa (08/04/2019) malam tadi, di lapangan Simpang Tiga Desa Jagamukti Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi. Jum’at (26/04/2019).

Kegiatan Tabligh Akbar dan Istighotsah dilaksanakan dalam rangka peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1440 H dan Harlah Nahdhatul Ulama (NU) ke-96. Tema dalam kegiatan tersebut ” Menjaga NKRI adalah bagian dari pada Iman”.

Tokoh-tokoh yang hadir antara lain, KH Sirojudin Nur Hasan Ketua MUI Kecamatan Surade, Ustadz Masmuh Pimpinan Ponpes Al-Aman Kecamatan Cimanggu selaku Ketua Komunitas Nahdliyin Ngopi Trip dan juga Wakil Tanfidziyah PCNU Kabupaten Sukabumi yang mewakili Ketua PCNU Kabupaten Sukabumi, M. Zatmika Zakaria, SH Camat Surade Kabupaten Sukabumi, Habib Muhsin Dawoed Assegaf Hadana Jawa Timur, Habib Syahdu Ketum Hadana dan Habib Umar Bin Husein Assegaf selaku Ketua Lembaga Dakwah Nahdhatul Ulama (LDNU) Jawa Barat.

Menurut Habib Umar Bin Husein Assegaf selaku Ketua Lembaga Dakwah Nahdhatul Ulama (LDNU) Jawa Barat menyampaikan dalam dakwahnya, para jama’ah yang hadir untuk bersinergi bersama POLRI, guna mewujudkan Pemilu 2019 yang aman damai dan kondusif.

“Mengajak para jama’ah yang hadir untuk bersama-sama jaga persatuan dan keutuhan NKRI serta ciptakan kondusifitas kamtibmas jelang Pemilu 2019,” Jelasnya.

Dia juga mengajak para jamaah yang hadir untuk tolak hoax, ujaran kebencian karena dapat memecah belah persatuan umat dan keutuhan NKRI.

“Menghimbau kepada para jama’ah yang hadir untuk tetap berlaku baik dan tetap santun kepada semua umat meskipun kita (NU) terus difitnah dan dihina, dan selalu menjauhi berita bohong,” tuturnya.

Selain itu juga dia menghimbau kepada para jama’ah yang hadir untuk sampaikan informasi dan berita secara santun dan menyejukkan kepada siapapun meskipun berbeda pilihan dalam politik serta jangan mudah menuduh ataupun mengkafirkan sesama umat islam.

“Mengajak para jama’ah yang hadir untuk mengaplikasikan rasa cinta kepada Rasulullah dengan sama-sama menjaga negeri ini agar tetap aman dan ajarkan Ke NU an kita kepada keluarga agar mencintai Rasulullah dan ahlul bait,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 4.500 jama’ah yang berasal dari warga Kecamatan Surade, dan dari berbagai ormas di Kecamatan Surade diantaranya Pengurus Cabang Nahdhatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sukabumi, Majelis Wakil Cabang Nahdhatul Ulama (MWC NU) Kalibunder, Majelis Wakil Cabang Nahdhatul Ulama (MWC NU) Ciemas, Majelis Wakil Cabang Nahdhatul Ulama (MWC NU) Pelabuhan Ratu Fatayat NU Kecamatan Surade, Gerakan Pemuda Anshor (GP Anshor) Kecamatan Surade dan Kecamatan Pelabuhan Ratu, Banser Kecamatan Surade dan Kecamatan Pelabuhan Ratu, Ikatan Pelajar Nahdhatul Ulama (IPNU) Kecamatan Surade, Habib Muda Nusantara (Hadana), LSM Manggala Kecamatan Surade, LSM Laskar Merah Putih Indonesia Kabupaten Bogor dan Yayasan Forum Silaturahmi Barisan Benteng Pajampangan.

Sekitar pukul 00.30 WIB Acara selesai dan ditutup dengan pembacaan do,a untuk kedamaian dan keutuhan NKRI oleh Habib Abdullah Babudi.(Red)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -