Monday, February 16, 2026
Home Blog Page 464

Kabupaten Bekasi Tingkat Ke 3 dari 27 Kabupaten dan Kota, atas laporan LHKPN di provinsi Jawa Barat

0

JIB | Kabupaten Bekasi- Dari sekian ribu Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau di Sebut Pejabat, yang di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi baru 11% (persen) berarti jauh dari harapan, Rabu (27/03/2019).

Yang seharusnya Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara atau LHKPN tahun 2018 dan sebanyak 89%(persen) belum menyampaikan LHKPN, apalagi di tahun 2019 ini, perlu kesadaran semua pejabat yang berada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Karena LHKPN sangat penting bagi Pejabat yang di gaji oleh Negara, jangan semena-mena Memainkan Anggaran Negara nanti ada akibatnya.

Hal tersebut terungkap dan di paparkan dalam acara sosialisasi pelaporan LHKPN secara elektronik oleh Komisi Pemberantasan Korupsi di Gedung Wibawa Mukti Komplek Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi Jawa Barat, Rabu (27/03/2019), siang tadi.

Galuh Sekardhita Buana Candra Mukti Spesialis Muda Direktorat PP LHKPN KPK, memaparkan sebagai salah satu upaya pencegahan korupsi, terlihat dari data LHKPN yang harus disampaikan setiap tahun.

“Apalagi sekarang Ini semakin mudah dan simpel, karena tidak lagi manual dengan berkas yang sangat banyak namun demikian KPK tidak mengatur sanksi bagi wajib lapor LHKPN yang lalai dan menyerahkannya kepada masing-masing instansi terkait” Jelasnya Galuh kepada awak media di acara tersebut.

Galuh juga menyayangkan bahwa Kabupaten Bekasi adalah tingkat ke 3 dari 27 Kabupaten dan Kota, atas laporan LHKPN di provinsi Jawa Barat, artinya tingkat terendah adalah Kabupaten Bekasi.

“Artinya dengan adanya kegiatan sosialisasi wajib lapor LHKPN di gedung wibawa Mukti Kabupaten Bekasi ini adalah untuk mempermudah tentang pelaporan LHKPN dan ini ada batas waktunya sampai tanggal 31 Maret 2019 nanti” Tutupnya. (Endang/Dre).

Ketua LPK DPC Kabupaten Bekasi ” Ciptakan Pemilu 2019 Yang Damai Dan Bersahaja”

0

JIB|Bekasi- Seiring semakin dekatnya pemilihan Calon legislatif (Caleg) tingkat Kabupaten, Provinsi, DPD dan Presiden dan Wakil Presiden (Capres dan Cawapres) Ketua Lembaga Pemberantas Korupsi DPC Kabupaten Bekasi, menghimbau masyarakat pengguna sosial media untuk bijak dalam memposting atau share berita di sosmed. Rabu (27/03/2019).

Berbagai peristiwa di tanah air menunjukkan bagaimana media sosial jadi perantara hoax yang sangat masif. Apalagi kalau ini terkait soal politik di mana setiap orang bisa punya opini yang berbeda-beda.

Asep Saepullah S.Pd. I, di temui di Kantornya kepada media jurnalindonesiabaru.com mengatakan, ditahun-tahun politik ini kita harus lebih hati-hati dalam memilah dan memilih informasi jangan sampai terjebak hoax.

“Saat ini dalam panggung politik Indonesia penuh kegaduhan dimana perilaku aktor politik yang nyaris mendominasi kita setiap detik, setiap menit, setiap jam dalam hari-hari dengan mengumbar kebohongan dan kebencian disertai foto narsistik, dan seringkali tidak memberi inspirasi bermakna kepada pengguna Media sosial.” Jelas Asep Saepullah Kepada JIB di sela-sela kesibukannya

Asep juga menambahkan. Kita mau dimana ditahun-tahun politik ini agar untuk lebih dewasa dalam menggunakan sosial media agar terciptanya Pileg dan Pilpres di tahun 2019 tercipta rasa aman, tentram dan damai demi terciptanya pemilihan umum yang jujur dan adil.(Dre)

SEKJEN MOI DPC KAB BEKASI HIMBAU PENGGUNA SOSIAL MEDIA CIPTAKAN PEMILU 2019 AMAN DAN DAMAI

0

JIB|Bekasi- Seiring semakin dekatnya pemilihan Calon legislatif (Caleg) tingkat Kabupaten, Provinsi, DPD dan Presiden dan Wakil Presiden (Capres dan Cawapres) media online Indonesia (MOI) DPC Kabupaten Bekasi, menghimbau masyarakat pengguna sosial media untuk bijak dalam memposting atau share berita di sosmed. Rabu (27/03/2019).

Berbagai peristiwa di tanah air menunjukkan bagaimana media sosial jadi perantara hoax yang sangat masif. Apalagi kalau ini terkait soal politik di mana setiap orang bisa punya opini yang berbeda-beda.

Asep Saepullah S.Pd. I, di temui di kediamannya sekertaris MOI Media Online Indonesia kepada media jurnalindonesiabaru.com mengatakan, ditahun-tahun politik ini kita harus lebih hati-hati dalam memilah dan memilih informasi jangan sampai terjebak hoax.

“Saat ini dalam panggung politik Indonesia penuh kegaduhan dimana perilaku aktor politik yang nyaris mendominasi kita setiap detik, setiap menit, setiap jam dalam hari-hari dengan mengumbar kebohongan dan kebencian disertai foto narsistik, dan seringkali tidak memberi inspirasi bermakna kepada pengguna Media sosial.” Jelasnya

Asep juga menambahkan. Kita mau dimana ditahun-tahun politik ini agar untuk lebih dewasa dalam menggunakan sosial media agar terciptanya Pileg dan Pilpres di tahun 2019 tercipta rasa aman dan damai. (Dre)

Hadirlah Acara Istighosah Rutin Dan Pengajian Umum di Musholla An-Nur

0

JIB |Kutai Kartanegara- Musholla An-Nur Blok M Desa Manunggal Jaya Kecamatan Tenggarong seberang Kabupaten Kutai Kartanegara, pada Kamis tanggal (28/03/2019), jam 20.00 WITA esok, akan melaksanakan Istighosah dan pengajian umum, dengan penceramah KH Slamet Basuki pengasuh pondok pesantren Al muawanah Jawa Timur, Selasa (26/03/2019).

Acara tersebut adalah bentuk keperdulian sesama umat Islam untuk mensyiarkan Panji-panji Islam yang ada di bumi Pertiwi Khususnya di Musholla An-Nur dan Majlis dzikir.

Panitia pelaksana Majlis Dzikir Musholla An-Nur Barirul alumni pondok pesantren Al-Muawanah menjelaskan dengan di adakan acara Dzikir sekaligus Istighosah dan pengajian umum oleh KH Slamet Basuki dari Pondok Pesantren Al-Muawanah Jombang Jawa Timur semoga dapat memberikan keberkahan untuk kita semua.

” Ini adalah bentuk kebersamaan kita sesama jama’ah An-Nur dalam rangka Istighosah rutin dan pengajian umum, yang akan di laksanakan Kamis esok bisa berjalan lancar dan semoga bisa bermanfaat bagi kita semua” Ungkap Barirul kepada jurnal Indonesia Baru di kediamannya.

Tempat terpisah KH Slamet Basuki selaku yang memberikan Tausyiah mengatakan saya sangat mengapresiasikan kepada jama’ah An-Nur begitu antusias dalam mensyiarkan Agama Islam, dan ini harus kita berikan semangat agar agar tetap optimis dalam acara Kamis nanti.

“Dari Abu Umamah al-Baahili radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

« إِنَّ اللَّهَ وَمَلاَئِكَتَهُ وَأَهْلَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ، حَتَّى النَّمْلَةَ فِى جُحْرِهَا وَحَتَّى الْحُوتَ، لَيُصَلُّونَ عَلَى مُعَلِّمِ النَّاسِ الْخَيْرَ »

“Sesungguhnya Allah dan para Malaikat, serta semua makhluk di langit dan di bumi, sampai semut dalam lubangnya dan ikan (di lautan), benar-benar bershalawat/mendoakan kebaikan bagi orang yang mengajarkan kebaikan (ilmu agama) kepada manusia” Tutupnya. (Red)

SD, SMP & SMA/SMK Dibangun di Satu Atap (Lokasi), Akan Diusulkan Gubernur Jabar

0

JIB | KAB. GARUT – Pemdaprov Jawa Barat berkomitmen untuk terus meningkatkan akses pendidikan agar semakin luas. Tidak hanya di satu tingkatan pendidikan, namun di semua level atau jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA/SMK.

Untuk itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di hadapan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI Muhadjir Effendy, mengusulkan agar lokasi sekolah SD, SMP, dan SMA/SMK ada dalam satu gedung atau lokasi.

Hal ini dilakukan agar ada kemudahan bagi peserta didik yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya, sama halnya seperti sebagian besar bangunan sekolah milik sekolah swasta dimana SD, SMP, dan SMA/SMK ada dalam satu kawasan atau gedung.

“Kami mohon izin mengajukan gagasan, kami ingin membangun, misalkan kami membangun SMP di atas bangunan SD atau bangunan SMA di atas bangunan SMP, sehingga lulus SMP tidak harus sibuk PPDB kemana-mana lagi, cukup dilanjutkan bagi yang ingin melanjutkan,” kata Emil – sapaan akrab Ridwan Kamil dalam sambutannya saat menghadiri acara Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan di Pendopo Kabupaten Garut, Sabtu sore (23/3/19), Kemarin.

Masih Kata Emil, Ini akan menghemat biaya dan akan meng-cover Angka Partisipasi Pendidikan yang lebih tinggi.

“Hal tersebut perlu juga untuk dilakukan karena ada penyusutan jumlah sekolah dan peserta didik di level SMP dan SMA/SMK. Sementara di sisi lain pemerintah dituntut untuk terus meningkatkan pemerataan pendidikan.” Ujarnya.

Dia juga (Emil-Red). Ada gagasan yang sedang kami eksperimenkan. Mohon dukungannya juga. Misalkan jumlah SD sekitar 19 ribuan se-Jawa Barat. Dari 19 ribu yang masuk SMP tinggal 5 ribuan, kemudian SMA-nya tinggal 1.500-an. Jadi makin hari makin menyusut.

“Kami dituntut pemerataan pendidikan. Dalam teori pembangunan tidak sederhana membeli lahan, membangun konstruksi – apalagi daerah perkotaan mahal sekali. Padahal sekolah-sekolah swasta itu SD-nya di situ, bangunan SMP-nya di situ, SMA/SMK-nya di situ,” jelasnya.

Lebih lanjut, Emil mengatakan bahwa untuk mewujudkan gagasan tersebut ada kendala teknis. Dimana jenjang SD dan SMP ada dalam kewenangan pemerintah kabupaten/kota, sementara jenjang SMA/SMK dalam kewenangan pemerintah daerah provinsi.

“Tapi ini urusan dunia, tidak sekaku itu dalam pandangan saya sebagai pemimpin di wilayah, sehingga kami bisa menjamin akses pendidikan yang sekarang ini bisa semakin luas, sehingga orang yang – konsep Pak Menteri (Mendikbud) yaitu zonasi itu, agak repot kalau sudah masuk ke SMA/SMK karena semakin sedikit dan semakin jauh,” paparnya.

Menanggapi rencana usulan pembangunan pendidikan Jabar yang disampaikan Emil, Mendikbud Muhadjir Effendy menyambut baik usulan tersebut. Terlebih menurut Muhadjir, merujuk pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, bahwa saat ini urusan pendidikan terbagi dalam kewenangan pemerintah pusat untuk pendidikan tinggi, pemerintah daerah provinsi untuk jenjang SMA/SMK atau sederajat, dan pemerintah daerah kabupaten/kota untuk jenjang SD dan SMP atau sederajat.

“Saya sangat menyambut baik apa yang disampaikan Pak Gubernur (Ridwan Kamil), isinya sangat bagus sekali, luar biasa, visoner sekali,” tutur Muhadjir.
“Saya sangat mengapresiasi apa yang disampaikan oleh Pak Gubernur, rencana ke depan pembangunan pendidikan di Provinsi Jawa Barat. Mudah-mudahan pendidikan di Provinsi Jawa Barat akan semakin maju dan tentunya harus didukung oleh daerah atau pemerintah kabupaten/kota,” harapnya.

Menurut Muhadjir, pemerintah daerah mempunyai tanggung jawab dan keharusan untuk memajukan pendidikan di daerahnya masing-masing. Meskipun menurut undang-undang penanggung jawab pendidikan nasional tetap ada di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai leading sector.

Acara Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan yang turut dihadiri Bupati Garut Rudy Gunawan, para pejabat teras Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, dan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Dewi Sartika ini menampilkan kreasi seni dan budaya khas Garut yang ditampilkan para siswa dan siswi dari berbagai sekolah se-Kabupaten Garut.

Selain di Kabupaten Garut, Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan Jabar juga akan dipusatkan di tiga tempat lainnya yakni di Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, dan Kota Bandung. (HJ/Red)

RUMAH PIMPINAN BMQ (BARA MEGA QUANTUM) DI LEMPAR BOM MOLOTOV OLEH, 2 ORANG TAK DI KENAL

0

JIB | Bengkulu- Telah terjadi pelemparan bom molotov 1 unit Mobil New Avanza Veloz Nopol BD-1371-AQ, th 2012, warna putih. Kronologis kejadian, pada hari Minggu tanggal 24 Maret 2019 sekitar pukul 02.00 WIB, di teras depan rumah korban yang terbuka di Rt 121/ Rw. 04 Kelurahan Bumi Ayu Kecamatan Selebar Kota Bengkulu.

Bom molotov yang di lemparkan oleh dua pelaku terjadi di kediaman EKA NURDIANTY ANWAR BINTI MUHAMMAD ANWAR, usia 35 tahun, pekerjaan swasta (PIMPINAN BMQ/BARA MEGA QUANTUM). alamat: Jalan rambutan RT 21/04 Kelurahan Bumi Ayu Kecamatan Selebar Kota Kabupaten Bengkulu.

Kejadian tersebut di saksikan oleh KURNIAWAN PUTRA, 25 th, PNS, Rt 21/Rw 02 Kelurahan Bumi Ayu Kecamatan Selebar Kota Bengkulu dan ALDO, 35 th, pekerjaan buruh bangunan , Jl. Rambutan RT 14/04 Kelurahan Bumi Ayu Kecamatan Selebar Kota Bengkulu.

Dari keterangan saksi pertama Ade kandung korban, Kurniawan Putra menjelaskan, berawal dari korban pulang dari kerja diantar menggunakan mobil hiluk pada hari minggu tgl 24 Maret 2019 sekitar jam 00.00 WIB dan posisi mobil avanza BD- 1371-AQ milik korban parkir di teras depan yang terbuka lalu korban masuk kedalam rumah.

“Sekitar beberapa menit ada suara sepeda motor berhenti di depan rumah, lalu pergi dan sekitar jam 02.00 WIB saya mendengar sepeda motor berhenti lagi di depan rumah korban dan pada saat itu sedang mati lampu/gelap lalu saya mendegar suara lemparan kearah mobil lalu saya langsung keluar dan berteriak dan sepeda motor langsung pergi (kabur) di duga 2 orang pelaku” Terangnya.

Kurniawan juga, melihat mobil di samping kiri sudah terbakar lalu korban dan keluarga langsung bangun kemudian warga berdatangan memadamkan api bersama-sama mobil yang terbakar akibat bom molotov yang di lempar oleh 2 orang tersebut pada jam 02.30 WIB api bisa dipadamkan oleh warga, dan kerugian di perkirakan Rp 200 jutaan. (FENNY KALIGIS)

Generasi Muda NU Gelar Kopi Darat Nasional

0

JIB | Jakarta – Menyikapi maraknya informasi palsu atau hoax yang banyak muncul di media sosial akhir-akhir ini, Generasi Muda Nahdlatul Ulama menggelar Kopi Darat Nasional (kodratnas) di kantor PBNU, jalan Kramat raya nomor 164, Senen, Jakarta Pusat, Minggu (24/03/2019).

Kodratnas yang diikuti Generasi Muda NU dari 34 Provinsi dan 500 Kabupaten/Kota itu dimaksudkan untuk menyamakan persepsi menangkal hoax.

Dalam kegiatan itu hadir Rois Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Manarul Hidayah, Ketua Harian PBNU KH Robkin Emhas dan jajaran Penasehat GMNU, diantaranya KH Raden Syarif Rahmat, KH Soleh Mahmud (ust Solmed), Budi Kasan Besari (Gus Tunggak), KH Ma’ruf Khozin, pengurus GMNU Pusat Ust Zain As-Syuja’i dan GMNU Sumut Ust Muzani Al Farabi.

Budi Kasan Besari kepada awak media mengatakan Kodratnas Generasi muda NU ini adalah yang pertama di tahun 2019 jelang pelaksanaan Pileg dan Pilpres.

“Ada tiga hal yang akan dilakukan untuk menyikapi informasi yang beredar di media sosial yang tidak jelas sumbernya, yakni meng-counter berita hoax, konsolidasi netizen NU, serta menjadikan medsos sebagai sarana edukatif dan berakhlakul karimah,” ucap Budi Kasan Besari kepada wartawan.

Menurutnya, kegiatan ini atas inisiatif sejumlah kalangan muda NU yang telah berkecimpung di berbagai profesi.

“Saya ingin Generasi Muda NU merapatkan barisan dan samina Wa ‘atokna kepada kyai Ma’ruf Amin,” Tutupnya (Andre)

Personil Damkar Dan TRC BPBD Selayar Bersinergi Padamkan Kebakaran Lahan 3 Hektar

0

JIB | Kepulauan selayar, sulsel- Tiga hektar lahan jati super di Dusun Tenro, Desa Bontolempangang, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan rata dengan tanah usai dilalap Si jago merah pada sekitar pukul 13.15 Wita, hari Minggu, (24/03) siang ini.

Dua unit armada Damkar dari Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran diterjunkan ke TKP untuk melakukan upaya pemadaman.

Selain armada Damkar, sepuluh orang personil Tim Reaksi Cepat BPBD Kep. Selayar yang dipimpin Kepala Seksi Kedaruratan BPBD, Andi Baharuddin, AMR, ikut diturunkan ke lokasi kejadian untuk membantu proses pemadaman api.

Persunil BPBD, diterjunkan ke TKP dengan menggunakan armada mobil ranger, DD. 9581 PSC.

Personil pemadam kebakaran dan Tim Reaksi Cepat BPBD, resmi ditarik dan dikembalikan ke satuan masing-masing setelah pada pukul 14.38 Wita, api dinyatakan padam dan keseluruhan TKP dalam kondisi aman, terkendali. (Fadly Syarif)

Akhirnya Tukang Palak Di Taman Sehati Tertangkap Oleh Polisi

0

JIB | Cikarang Timur, Bekasi – Preman pelaku pemerasan terhadap pedagang kopi yang dilaporkan oleh korban ke Polsek Cikarang Timur siang tadi (Sabtu, 23/03) tidak sampai 24 jam, pelaku dapat di ringkus oleh satuan aparat kepolisian sektor (Polsek) Cikarang Timur sekitar pukul 16.00 Wib di gerbang stadion Wibawamukti kabupaten Bekasi. Sabtu (23/03/2019).

Atas dasar laporan dari korban pemerasan, Adin Bin Enjang, yang dilakukan oleh inisial B pada Kamis malam Jumat (22/03) pukul 01.00 Wib ketika Adin sedang berjualan kopi dan makanan ringan didepan PT. Tuperware Kawasan Jababeka 5, dan sekitaran taman sehati stadion wibawa Mukti, Kelurahan Sertajaya Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi, dirinya didatangi oleh pelaku sambil marah – marah minta uang seraya melempar galon air ke area tempat dagangnya. Karena rasa takut, akhirnya Adin pun memberinya uang dan rokok yang dipintanya.

Usai menerima laporan dari korban, anggota satuan Polsek Cikarang Timur langsung melakukan tindakan mencari dan menangkap pelaku “B” yang kerap membuat resah para pedagang dan masyarakat disekitar Taman Sehati Stadion Wibawamukti dan Kawasan dimana pelaku sering melakukan aksinya.

Pelaku “B” berhasil ditangkap tanpa melakulan perlawanan di area gerbang stadion Wibawamukti dan dibawa ke kantor Polsek Cikarang Timur guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Salah seorang anggota kepolisian yang menangkap pelaku, Brigadir Ajat, mengatakan kepada awak media melalui telepon seluler, “pelaku saat ini sudah kami BAP guna mempertanggung jawabkan perbuatannya. Pelaku dijerat pasal 368 tindak pemerasan dan terancam kurungan pidana 9 tahun penjara.” ucapnya.

Masih ujar Brigadir Ajat, “dari penangkapan pelaku “B” ini, banyak para pedagang, tukang ojeg, ataupun masyarakat lainnya yang merasa senang dengan ditangkapnya si “B” yang kerap bikin onar dan meresahkan lingkungan.” ujarnya.

Sementara temannya si “B” yaitu “K”, yang turut bersama dilaporkan oleh Adin, menurut Brigadir Ajat, tidak masuk dalam target penangkapan, karena hanya terbawa – bawa oleh si pelaku. (TS)

Banyak Tukang Palak Di Taman Sehati…..!!!Ehhh di laporkan Pedagang Ke Polisi

0

JIB | Cikarang Timur, Bekasi – Adin Bin Enjang warga kampung Rawa Sentul Desa Jayamukti Kecamatan Cikarang Pusat yang tiap harinya berdagang kopi dan makanan ringan didepan PT. Tuperware Kawasan Jababeka 5 dan di taman sehati di area taman sehati Stadion Wibawa Mukti Kelurahan Sertajaya Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi, mengalami tindak premanisme berupa pemalakan uang disertai tindakan ancaman menakut – nakuti. Peristiwa ini terjadi pada Kamis malam Jumat pukul 01.00 Wib (22/03/2019).

Saat di BAP, Adin menerangkan kronologinya, saya berdagang, didatangi dua orang yang diduga preman inisial B dan K sambil marah – marah minta uang dan rokok sambil pelaku melempar galon air ke area tempat dagangnya. Karena rasa takut, akhirnya Adin pun memberinya uang dan roko yang dipinta itu.

“Merasa tidak senang dengan perlakuan dua oknum pelaku pemalakan itu, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke kantor kepolisian sektor (Polsek) Cikarang Timur pada hari ini Sabtu siang (22/03/2019).” Jelasnya.

Guna menempuh jalur hukum memohon perlindungan dan penegakan keadilan. Adin berharap, dalam menempuh jalur hukum ini bisa membuat jera para pelaku – pelaku oknum premanisme yang kerap membuat tidak nyaman para pedagang disekitaran Taman Sehati Stadion Wibawa Mukti dan Kawasan.

“Banyak para pedagang yang mengalami tindak pemerasan, pemalakan ataupun pungli dipungut biaya kisaran 400 s/d 500 ribu per bulan. Dengan dalih uang keamanan,” Ungkapnya.

Ditambah lagi, bila para oknum sedang terkena minuman alkohol, mereka kerap berbuat ulah dengan mengancam, mengacak – acak dan merusak barang dagangan di area Taman Sehati dan sekitarnya” Tutupnya. (TS)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -