Saturday, February 28, 2026
Home Blog Page 481

Arahan Kapolres Saat Menghadiri Acara Sosialisasi Dana Desa Tahun 2019 Kabupaten Karawang

0

JIB | Karawang – Kapolres Karawang AKBP Slamet Waloya S.H., S.I.K memberikan arahan kepada para Kepala Desa se-Kabupaten Karawang saat Acara Sosialisasi Pencegahan, Pengawasan dan Permasalahan Dana Desa di Kabupaten
Karawang Tahun 2019,Kamis lalu.

Dalam arahannya tersebut Kapolres mengatakan, sebelum saya membahas terkait dana desa, saya akan membahas beberapa hal yang sempat menjadi viral dimasyarakat yaitu tentang adanya pungutan liar. Saya sempat memerintahkan Kapolsek terkait ramainya pungutan liar disalah satu Desa yang dilakukan oleh penyelenggara negara dan tidak ada aturan yang mengatur terhadap besaran iuran tersebut.

“Saya menegaskan bawa pihak Kepolisian dalam hal ini Polres Karawang akan senantiasa memberantas pungutan liar,” tegas Kapolres.

Kapolres menambahkan, Dana Desa yang diberikan pemerintah kepada Desa yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan penggunaan dana desa diperuntukan untuk pembangunaan insfrastruktur desa seperti jalan atau saluran air yang ada di Desa tersebut.

“Sampai saat ini mou antara Kepolisian dengan Kemendagri masih berlaku terkait pengawasan penggunaan dana desa dan saya sudah perintahkan Bhabinkamtibmas untuk mengawasi penggunaan dana desa dan apabila ada kejanggalan akan dilaporkan kepada kapolsek untuk ditindak lanjuti,” tambah Kapolres.

Hadir juga dalam acara Sosialisasi Dana Desa tersebut, Bupati Karawang dr. Hj. Cellica Nurachadiana, Dandim 0604/Karawang Letkol Inf E.Sumardi, S.Sos, Kajari Karawang Rohayatie S.H., M.H, Asda I Pemda Kab.Karawang Samsuri, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kab.Karawang dan Para Camat se-Kab.Karawang serta Para Kepala Desa se-Kab.Karawang. (Red)

Pemerintah Provinsi Jawa Barat Akan Perbaiki Rumah Rusak Akibat Puting Beliung Rancaekek

0

JIB | KAB BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meninjau korban bencana angin puting di posko kebencanaan desa Jelegong, Rancaekek Kabupaten Bandung, Senin kemarin (14/01/19).

Kedatangan Gubernur bersama Ketua TP PKK Prov. Jabar, Atalia Praratya, dan didampingi Wakil Bupati Bandung Gungun Gunawan, selain memberi dukungan moril juga menyerahkan bantuan logistik dan untuk renovasi rumah yang luluh lantah diterjang angin puting beliung hari Jumat lalu.

“Hari ini saya hadir memberi dukungan moril dan ikut bersimpati. Saya juga membawa simbolis bantuan sesuai kebutuhan dan tolong didistribusikan secara adil. Setelah itu kita ngebut memperbaiki rumah yang rusak,” kata Emil, sapaan akrab Gubernur.

Emil meminta Camat Rancaekek mendata kembali secara rinci rumah yang rusak parah, sedang dan ringan. Pihaknya akan merekonstruksi rumah rusak yang kebanyakan ada pada bagian atap.

“Bagi yang atap rumahnya rusak kami akan bantu dengan genteng nanti camat harus dihitung mana yang kerusakan atapnya parah sedang dan ringan, dananya akan disesuaikan dengan kebutuhan,” ujar Emil.

Lanjut, Kita memang ada anggaran tak terduga seperti yang sudah dibantu di Kota Bogor dengan kejadian serupa

BPBD Jabar mencatat angin puting beliung yang melanda kawasan Rancaekek terjadi di desa Bojongloa, desa Jelegong, desa Rancaekek Wetan dan desa Kecana. Dilaporkan sebanyak 738 rumah rusak dengan jumlah Kepala Keluarga 753. Korban keseluruhan mencapai 2567 jiwa, 1 luka berat yang kini masih dirawat di RSHS dan 7 orang sudah diperbolehkan pulang.

“Saya mengapresiasi BPBD Provinsi dan Kabupaten Bandung yang sudah responsif tanggap dan sigap,” ucap Emil.

Emil mengungkapkan, masyarakat Jabar perlu mewaspadai bencana alam khususnya angin puting beliung yang sulit diprediksi kemunculannya. Biasanya angin puting beliung terjadi di dataran rendah seperti persawahan.

“Tanda-tandanya biasanya cuaca dan suhu yang berubah drastis, masyarakat harus waspada,” jelasnya.

Di Jawa Barat setiap tahun tak kurang dari 1500 kejadian bencana alam atau 100an kali perbulan dan artinya 3 kali dalam sehari.

“Kita ini hidup di alam yang indah tapi juga punya potensi kejadian alam, makanya kita hidup harus pakai ilmu,” tutur Emil.

Dalam tinjauannya ke desa Jelegong itu, Emil juga mendapati keluhan masyarakat khususnya yang tinggal di kawasan Komplek Permata Permai II sering terjadi banjir akibat sistem drainase tidak berjalan di komplek itu.

“Saya akan panggil pengembangnya untuk memperbaiki drainase dan fasilitas umum, kalau tidak sanggup fasilitasnya serahkan ke kami akan kita aspal dan buat gorong-gorong besar,” tutup Emil (Andre/H.B)

Pemerintah Provinsi Jawa Barat Akan Perbaiki Rumah Rusak Akibat Puting Beliung Rancaekek

0

JIB | KAB BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meninjau korban bencana angin puting di posko kebencanaan desa Jelegong, Rancaekek Kabupaten Bandung, Senin kemarin (14/01/19).

Kedatangan Gubernur bersama Ketua TP PKK Prov. Jabar, Atalia Praratya, dan didampingi Wakil Bupati Bandung Gungun Gunawan, selain memberi dukungan moril juga menyerahkan bantuan logistik dan untuk renovasi rumah yang luluh lantah diterjang angin puting beliung hari Jumat lalu.

“Hari ini saya hadir memberi dukungan moril dan ikut bersimpati. Saya juga membawa simbolis bantuan sesuai kebutuhan dan tolong didistribusikan secara adil. Setelah itu kita ngebut memperbaiki rumah yang rusak,” kata Emil, sapaan akrab Gubernur.

Emil meminta Camat Rancaekek mendata kembali secara rinci rumah yang rusak parah, sedang dan ringan. Pihaknya akan merekonstruksi rumah rusak yang kebanyakan ada pada bagian atap.

“Bagi yang atap rumahnya rusak kami akan bantu dengan genteng nanti camat harus dihitung mana yang kerusakan atapnya parah sedang dan ringan, dananya akan disesuaikan dengan kebutuhan,” ujar Emil.

Lanjut, Kita memang ada anggaran tak terduga seperti yang sudah dibantu di Kota Bogor dengan kejadian serupa

BPBD Jabar mencatat angin puting beliung yang melanda kawasan Rancaekek terjadi di desa Bojongloa, desa Jelegong, desa Rancaekek Wetan dan desa Kecana. Dilaporkan sebanyak 738 rumah rusak dengan jumlah Kepala Keluarga 753. Korban keseluruhan mencapai 2567 jiwa, 1 luka berat yang kini masih dirawat di RSHS dan 7 orang sudah diperbolehkan pulang.

“Saya mengapresiasi BPBD Provinsi dan Kabupaten Bandung yang sudah responsif tanggap dan sigap,” ucap Emil.

Emil mengungkapkan, masyarakat Jabar perlu mewaspadai bencana alam khususnya angin puting beliung yang sulit diprediksi kemunculannya. Biasanya angin puting beliung terjadi di dataran rendah seperti persawahan.

“Tanda-tandanya biasanya cuaca dan suhu yang berubah drastis, masyarakat harus waspada,” jelasnya.

Di Jawa Barat setiap tahun tak kurang dari 1500 kejadian bencana alam atau 100an kali perbulan dan artinya 3 kali dalam sehari.

“Kita ini hidup di alam yang indah tapi juga punya potensi kejadian alam, makanya kita hidup harus pakai ilmu,” tutur Emil.

Dalam tinjauannya ke desa Jelegong itu, Emil juga mendapati keluhan masyarakat khususnya yang tinggal di kawasan Komplek Permata Permai II sering terjadi banjir akibat sistem drainase tidak berjalan di komplek itu.

“Saya akan panggil pengembangnya untuk memperbaiki drainase dan fasilitas umum, kalau tidak sanggup fasilitasnya serahkan ke kami akan kita aspal dan buat gorong-gorong besar,” tutup Emil (Andre/H.B)

Pemerintah Provinsi Jawa Barat Akan Perbaiki Rumah Rusak Akibat Puting Beliung Rancaekek

0

JIB | KAB BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meninjau korban bencana angin puting di posko kebencanaan desa Jelegong, Rancaekek Kabupaten Bandung, Senin kemarin (14/01/19).

Kedatangan Gubernur bersama Ketua TP PKK Prov. Jabar, Atalia Praratya, dan didampingi Wakil Bupati Bandung Gungun Gunawan, selain memberi dukungan moril juga menyerahkan bantuan logistik dan untuk renovasi rumah yang luluh lantah diterjang angin puting beliung hari Jumat lalu.

“Hari ini saya hadir memberi dukungan moril dan ikut bersimpati. Saya juga membawa simbolis bantuan sesuai kebutuhan dan tolong didistribusikan secara adil. Setelah itu kita ngebut memperbaiki rumah yang rusak,” kata Emil, sapaan akrab Gubernur.

Emil meminta Camat Rancaekek mendata kembali secara rinci rumah yang rusak parah, sedang dan ringan. Pihaknya akan merekonstruksi rumah rusak yang kebanyakan ada pada bagian atap.

“Bagi yang atap rumahnya rusak kami akan bantu dengan genteng nanti camat harus dihitung mana yang kerusakan atapnya parah sedang dan ringan, dananya akan disesuaikan dengan kebutuhan,” ujar Emil.

Lanjut, Kita memang ada anggaran tak terduga seperti yang sudah dibantu di Kota Bogor dengan kejadian serupa

BPBD Jabar mencatat angin puting beliung yang melanda kawasan Rancaekek terjadi di desa Bojongloa, desa Jelegong, desa Rancaekek Wetan dan desa Kecana. Dilaporkan sebanyak 738 rumah rusak dengan jumlah Kepala Keluarga 753. Korban keseluruhan mencapai 2567 jiwa, 1 luka berat yang kini masih dirawat di RSHS dan 7 orang sudah diperbolehkan pulang.

“Saya mengapresiasi BPBD Provinsi dan Kabupaten Bandung yang sudah responsif tanggap dan sigap,” ucap Emil.

Emil mengungkapkan, masyarakat Jabar perlu mewaspadai bencana alam khususnya angin puting beliung yang sulit diprediksi kemunculannya. Biasanya angin puting beliung terjadi di dataran rendah seperti persawahan.

“Tanda-tandanya biasanya cuaca dan suhu yang berubah drastis, masyarakat harus waspada,” jelasnya.

Di Jawa Barat setiap tahun tak kurang dari 1500 kejadian bencana alam atau 100an kali perbulan dan artinya 3 kali dalam sehari.

“Kita ini hidup di alam yang indah tapi juga punya potensi kejadian alam, makanya kita hidup harus pakai ilmu,” tutur Emil.

Dalam tinjauannya ke desa Jelegong itu, Emil juga mendapati keluhan masyarakat khususnya yang tinggal di kawasan Komplek Permata Permai II sering terjadi banjir akibat sistem drainase tidak berjalan di komplek itu.

“Saya akan panggil pengembangnya untuk memperbaiki drainase dan fasilitas umum, kalau tidak sanggup fasilitasnya serahkan ke kami akan kita aspal dan buat gorong-gorong besar,” tutup Emil (Andre/H.B)

9 Tersangka Penadah, Pemalsu STNK dan Sindikat Ranmor Berhasil Di Bekuk Polres Indramayu

0

JIB | Indramayu- Polres Indramayu Senin Kemarin (14/01/2019) Menangkap Sembilan orang tersangka diamankan petugas Sat Reskrim Polres Indramayu, dari tangan tersangka Polisi berhasil mengamankan banyak barang bukti, Pengungkapan kasus tersebut meliputi, sindikat jaringan pencurian motor, pemalsuan STNK, dan penadah barang curian.

Bermula atas laporan beberapa masyarakat, dari beberapa kejadian, dan pihak Polisi melakukan pengembangan terhadap Penadah,pencuri kendaran dan Pemalsu STNK hingga berujung penangkapan.

Dihari yang berbeda yakni 24/25 Desember 2018, Ato Sudarto dan Yan Widhiyanto melapor ke Reskrim Indramayu, kemudian laporan selanjutnya oleh Nirwan Ramadhan ke sektor karangampel Indramayu pada 10-11 januari 2019.

Kapolres Indramayu AKBP M Yoris MY Marzuki mengatakan kronologis pengungkapan, pada hari Minggu tanggal 23 Desember 2018 sekitar jam 12.20 WIB, di Desa Mundak jaya Blok Badak Kecamatan Cikedung Kabupaten Indramayu, unit buser menangkap pelaku sekaligus penadah barang hasil kejahatan an SGN Bin KMPL dan SFY Bin (Alm) KRD , kemudian Sat Reskrim melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan pelaku a.n GNW Bin TRMDI.

“Lalu kemudian, Pada hari Kamis tanggal 10 Januari 2019 sekira pukul 15.30 wib menerima informasi bahwa di bengkel mobil Desa Tanjungsari Kec. Karangampel terdapat 1 unit KR-4 merk Honda Mobilio warna hitam Plat T yang diduga sebagai hasil kejahatan, setelah itu Anggota Sat Reskrim dan Unit Reskrim Polsek Karangampel mendatangi lokasi dimaksud dan ternyata saat anggota mendekati KR-4 dimaksud, ada seorang yang langsung melarikan diri sehingga dikejar dan berhasil diamankan yang diketahui bernama sdr. TPK HDYT “, tambahnya lagi.

Masih kata Yoris Setelah dilakukan pengembangan, Polisi berhasil meringkus sdr.WLG, pelaku melakukan pencurian KR-4 bersama sama dengan sdr. AGS bin STS alias JBG, sdr. CSDI alias WLNG dan sdr. DK (DPO) dan mobil hasil kejahatan dijual kepada pelaku penadah sekaligus pemalsu STNK an BDG & USD, keduanya berhasil diamankan dan barang hasil kejahatan dijual kembali ke 481 atas nama AB dan DD.

“Dari hasil interogasi yang berhasil dihimpun ,Pelaku atas nama SUGENG telah melakukan dugaan tindak pidana curanmor dan atau menerima barang hasil kejahatan sudah lebih dari 10 kali” Jelasnya.

Pelaku SOFIYAN merupakan specialist pembongkar alat GPS dengan menggunakan alat JAMMER / pengacak signal GPS, telah melakukan tindak pidana curanmor dan atau menerima barang hasil kejahatan.

Pelaku GUNAWAN merupakan specialist curanmor R4 jenis Pick UP telah melakukan dugaan tindak pidana curanmor sebanyak 5 kali.

Kelompok pelaku TOPIK, JIBING, WALANG & DOYOK (DPO) sudah beraksi sebanyak 9 kali.

Tersangka BANDUNG & USTAD merupakan jaringan Penadah yang menjual barang hasil curian sekaligus menyiapkan pesanan STNK Palsu sesuai dengan kendaraan hasil curian.

Kedaraan curian berikut STNK palsu dijual kembali ke 481 an ABAH dan DEDI didaerah Subang dan Lampung.

Sindikat jaringan Curanmor R4 ini beraksi dibeberapa daerah antaralain, DKI Jakarta, Jabar dan Jateng.

Adapun kesembilan tersangka tersebut berinisial :
1. SG Bin KPL, 30 tahun, swasta, alamat Desa Temiyang sari Blok Gebur Rt 03/01 Kecamatan Kroya Kabupaten Indramayu.
Ia berperan sebagai Pemetik dan penadah.
2. SPN Bin (Alm) KARDI, 40 th, Wiraswasta
peran : Penadah dan Specialist Perusak GPS Mobil.
3. GNW Bin TMD, 32 th, Swasta
peran : Pemetik Specialist Pick Up.
4. TPK HDYT, umur 27 tahun, peran : Pemetik.
5. AGS STR, alias JIBING bin NRP , umur 35 tahun, dengan peran pemetik.
6. CD alias WLG bin DW, tanggal lahir 25 Juni 1979 / umur 41 tahun, tani
peran : Pemetik.
7. SDK alias DIKIN bin alm. SAYID, umur 43 tahun,
peran : Penadah.
8. WKM alias BDG bin KT, umur 36 tahun, pekerjaan sopir angkot.
peran : Penadah dan Pemalsu STNK.
9. SDR alias USTD bin alm. SOIB, umur 36 tahun, tani
peran : Penadah dan Pemalsu STNK.

Dari tangan para tersangka Polisi berhasil mengamkan barang bukti berupa :
-15 (lima belas) unit mobil alat dan hasil kejahatan.
– 7 (tujuh) lembar STNK diduga Palsu.
– 1 (satu) Alat pengacak signal GPS / Jammer.
– 8 (delapan) buah kunci letter T
– 3 (tiga) buah kunci leter L.
– 8 (delapan) buah anak kunci
– 2 (dua) set bor listrik
– 4 (empat) buah mata Bor.
– 6 (enam) buah obeng.
– 3 (tiga) rumah kunci mobil.
– 3 (tiga) buah obeng.
– 3 (tiga) buah gunting kawat.
– 2 (dua) buah rumah kunci.
– 2 (dua) buah kabel jumper accu.
– 2 (dua) buah kunci tang.
– 1 (satu) buah kunci inggris, kabel warna hitam, pipa besi, buah kunci pas & gunting.
Setelah kegiatan press release, dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis kendaraan kepada pemilik oleh Kapolres Indramayu. (Andre)

Sumber : Humas Polres Indramayu.

SATU TAHUN PROGRAM CITARUM HARUM

0

JIB | Bandung- Plt Bupati Cianjur H. Herman Suherman, Selasa (15/01/2019) mengikuti kegiatan peringatan satu tahun pelaksanaan program Citarum Harum, di Graha Mandala Siliwangi, Bandung.

Kegiatan peringatan satu tahun pelaksanaan program Citarum Harum, diisi dengan seminar dengan mengambil tema Evaluasi 1 Tahun Program Citarum Harum menampilkan pembicara Pangdam lll Siliwangi Mayjen TNI Tri Soewandono, Gubernur Jawa Barat H. M. Ridwan Kamil Kapolda Jawa Barat Irjen Polisi Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si dan Seorang Akademisi dan Pemerhati Lingkungan Dini Dewi Heniarti.

Kegiatan evaluasi tersebut merupakan salah satu langkah dalam menyempurnakan program Citarum Harum, mewujudkan harmoni dan sinergitas para pemangku kepentingan serta mewujudkan penyusunan komitmen tindak lanjut program Citarum Harum.

Hadir dalam kesempatan tersebut Forkopimda Provinsi Jawa Barat, Delegasi dari Menko Kemaritiman dan Kementrian LH, Para Bupati dan Wali Kota, PTN/S, para budayawan, komunitas lingkungan hidup, Mahasiswa dan Praktisi serta Pemerhati lingkungan hidup (Red/HC)

Musrenbang Desa Karang Karang Utamakan Infrastruktur Jalan

0

JIB| Cikarang timur, Bekasi-Musrenbang Desa merupakan rapat tahunan para pemangku kepentingan (stackholder desa) untuk menyepakati rencana kerja pembangunan desa (RKPDes), tahun anggaran yang di rencanakan dengan berpedoman kepada RPJMDes (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa).Dasar hukum Musrenbang Desa kepergiaan Mentri dalam negeri No:050-187/KEP/BANGDA/2007 Tentang pedoman penilaian dan evaluasi pelaksanaan penyelenggaraan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang).Dengan demikian Musrenbang acara hari ini di laksanakan di Desa Karang Sari Kecamatan Cikarang timur kabupaten Bekasi yang di hadiri dari muspika kecamatan, jajaran Desa, toko masyarakat tokoh agama dan tokoh pemuda, Selasa (14/01/2019).Kepala desa Karang Sari Bao Umbara mengatakandengan adanya Musrenbang ini aspirasi toko masyarakat, untuk pembangunan desa karang sari tahu 2020 Kuta menyampaikan kepada masyarakat jgan tumpang tindih anggaran ADD dan Banprof tumpang tindih dan dalam pengawasan pembangunan tonh diawasi oleh masyarakat dan di rawat pemeliharaan.”Dengan adanya realitas kepada masyarakat dan berterima kasih kepada pemerintah dangan pembangunan dan infrastruktur yang ada di desa Karang sari” Harapannya.Masih kata Umbara, Dan yang paling utama adalah jalan utama playangan sampai patobor Sekitar 3.5 Km dan patobor dan ranggong genteng sekitar 1.5KM di realisasikan di 2020.H Sudin Samsudin Kasie Ekbang kecamatan Cikarang timur mengatakan kita Sesuai dengan Tema pengembangan Infrastruktur yang Terintegrasi untuk peningkatan kualitas pelayanan publik jadi menyarankan kepada masyarakat agar mengusulkan infrastruktur yg peritas dan pemerintah membangun dan ada perawatan masyarakat antusias membantu.”Harapan hasil Musrenbang 2019 yg di laksanakan di tahn2020 terkaper dan terealisasi sehingga dengan. Adanya Musrenbang harus terealisasikan dan masyarakat menikmati nya” Tutupnya (Red)

Musrenbang Desa Karang Karang Utamakan Infrastruktur Jalan

0

JIB| Cikarang timur, Bekasi-Musrenbang Desa merupakan rapat tahunan para pemangku kepentingan (stackholder desa) untuk menyepakati rencana kerja pembangunan desa (RKPDes), tahun anggaran yang di rencanakan dengan berpedoman kepada RPJMDes (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa).

Dasar hukum Musrenbang Desa kepergiaan Mentri dalam negeri No:050-187/KEP/BANGDA/2007 Tentang pedoman penilaian dan evaluasi pelaksanaan penyelenggaraan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang).

Dengan demikian Musrenbang acara hari ini di laksanakan di Desa Karang Sari Kecamatan Cikarang timur kabupaten Bekasi yang di hadiri dari muspika kecamatan, jajaran Desa, toko masyarakat tokoh agama dan tokoh pemuda, Selasa (14/01/2019).

Kepala desa Karang Sari Bao Umbara mengatakandengan adanya Musrenbang ini aspirasi toko masyarakat, untuk pembangunan desa karang sari tahu 2020 Kuta menyampaikan kepada masyarakat jgan tumpang tindih anggaran ADD dan Banprof tumpang tindih dan dalam pengawasan pembangunan tonh diawasi oleh masyarakat dan di rawat pemeliharaan.

“Dengan adanya realitas kepada masyarakat dan berterima kasih kepada pemerintah dangan pembangunan dan infrastruktur yang ada di desa Karang sari” Harapannya.

Masih kata Umbara, Dan yang paling utama adalah jalan utama playangan sampai patobor Sekitar 3.5 Km dan patobor dan ranggong genteng sekitar 1.5KM di realisasikan di 2020.

H Sudin Samsudin Kasie Ekbang kecamatan Cikarang timur mengatakan kita Sesuai dengan Tema pengembangan Infrastruktur yang Terintegrasi untuk peningkatan kualitas pelayanan publik jadi menyarankan kepada masyarakat agar mengusulkan infrastruktur yg peritas dan pemerintah membangun dan ada perawatan masyarakat antusias membantu.

“Harapan hasil Musrenbang 2019 yg di laksanakan di tahn2020 terkaper dan terealisasi sehingga dengan. Adanya Musrenbang harus terealisasikan dan masyarakat menikmati nya” Tutupnya (Red)

Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum : Gelar Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas di Cianjur

0

JIB | KAB. CIANJUR – Sebagai bentuk keprihatinan terhadap banyaknya peristiwa kecelakaan lalu lintas, Wakil Gubernur Jawa Barat bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Jabar dan Polres Cianjur menggelar sosialisasi tertib berlalu lintas di Hotel Delaga Biru, Jl. Raya Cipendawa, Cipanas, Kabupaten Cianjur, Minggu (13/1/19).
Sosialisasi ini dihadiri ratusan masyarakat pengemudi dan komunitas atau ormas kepemudaan, seperti Paguyuban Motor Ojek Cianjur (PMOC), Pasgar (Paguyuban Silaturahmi Garut), dan Karang Taruna Kabupaten Cianjur.

Sementara narasumber pada acara sosialisasi ini yaitu Kepala Bidang Transportasi Darat Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat Diding dan Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Cianjur Ipda Jaelani.

“Sosialisasi ini kami gelar atas keprihatinan kami dari Pemdaprov Jawa Barat, karena terus adanya korban kecelakaan lalu lintas,” ujar Uu dalam arahannya.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan dapat meminimalkan angka kecelakaan yang terjadi di jalan raya. Data menunjukkan kecelakaan lalu lintas yang di Indonesia sekitar 60% diantaranya terjadi pada kendaraan roda dua, 18% mobil pribadi, 11% angkutan barang, 8% angkutan penumpang, dan 1% kendaraan tidak bermotor.

Untuk itu, pada kesempatan ini Uu mengajak masyarakat mentaati semua peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama dalam berlalu lintas.

“Apa yang disampaikan Dishub dan kepolisian tadi harus menjadi ilmu dan informasi,” ujar Uu.

“Mari kita laksanakan, kita lakukan, bukan untuk siapa-siapa tetapi untuk pribadi kita. Kita selamat kita untung, kita celaka kita yang rugi,” tukasnya.

Secara keseluruhan angka kecelakaan terus menurun, namun kecelakaan pada kendaraan roda dua trennya terus meningkat. (Asep)

Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum : Gelar Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas di Cianjur

0

JIB | KAB. CIANJUR – Sebagai bentuk keprihatinan terhadap banyaknya peristiwa kecelakaan lalu lintas, Wakil Gubernur Jawa Barat bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Jabar dan Polres Cianjur menggelar sosialisasi tertib berlalu lintas di Hotel Delaga Biru, Jl. Raya Cipendawa, Cipanas, Kabupaten Cianjur, Minggu (13/1/19).
Sosialisasi ini dihadiri ratusan masyarakat pengemudi dan komunitas atau ormas kepemudaan, seperti Paguyuban Motor Ojek Cianjur (PMOC), Pasgar (Paguyuban Silaturahmi Garut), dan Karang Taruna Kabupaten Cianjur.

Sementara narasumber pada acara sosialisasi ini yaitu Kepala Bidang Transportasi Darat Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat Diding dan Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Cianjur Ipda Jaelani.

“Sosialisasi ini kami gelar atas keprihatinan kami dari Pemdaprov Jawa Barat, karena terus adanya korban kecelakaan lalu lintas,” ujar Uu dalam arahannya.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan dapat meminimalkan angka kecelakaan yang terjadi di jalan raya. Data menunjukkan kecelakaan lalu lintas yang di Indonesia sekitar 60% diantaranya terjadi pada kendaraan roda dua, 18% mobil pribadi, 11% angkutan barang, 8% angkutan penumpang, dan 1% kendaraan tidak bermotor.

Untuk itu, pada kesempatan ini Uu mengajak masyarakat mentaati semua peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama dalam berlalu lintas.

“Apa yang disampaikan Dishub dan kepolisian tadi harus menjadi ilmu dan informasi,” ujar Uu.

“Mari kita laksanakan, kita lakukan, bukan untuk siapa-siapa tetapi untuk pribadi kita. Kita selamat kita untung, kita celaka kita yang rugi,” tukasnya.

Secara keseluruhan angka kecelakaan terus menurun, namun kecelakaan pada kendaraan roda dua trennya terus meningkat. (Asep)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -