Wednesday, March 18, 2026
Home Blog Page 481

Kunker Pangdam Jaya Ke Camatan Cikarang Timur dan Pembangunan RUTISAE

0

JIB | CIKARANG TIMUR, BEKASI- Acara Kunjungan Kerja (Kunker) dan silaturahmi Pangdam jaya Mayjend Joni Suprianto jelang pileg pilpres 2019, kewilayah Kecamatan Cikarang timur di sambut meriah oleh camat, Sekcam, Koramil maupun Kapolsek (MUSPIKA), beserta jajarannya.

Dalam acara tersebut mewakili Camat, Sekertaris kecamatan Cikarang timur yang di pimpin kegiatan Musrenbang dan sambut kunker silaturahmi Pangdam jaya Mayjend Joni Suprianto jelang pileg pilpres 2019 demi terciptanya kondusif, aman, dan tentram dalam Wilayah Kecamatan Cikarang Timur kedepannya.

Dalam sambutannya Sekcam Cikarang timur Drs. H. Lukman Hakim, MM menjelaskan Alhamdulillah dengan acara Musrenbang ini dan kunker maupun silaturahmi Pangdam jaya semoga berjalan lancar dan mejadikan wilayah Kecamatan Cikarang timur ini kondusif, bukan itu saja acara BAZNAS itu bisa mendorong dan memotivasi untuk membantu dan membangun Bekasi khususnya di wilayah Kecamatan Cikarang timur dengan adanya BEKASI PEDULI atau RUTISAE ( Rumah Tinggal Sanitasi Sehat) yang di pelopori BAZNAS.

“Dengan demikian masyarakat sangat membutuhkan sarana prasarana demi kemaslahatan bersama di wilayah kecamatan Cikarang timur maka dari itu Usulan pembangunan yang sangat urgent bisa terealisasi bagi di 7 Desa dan 1 Kelurahan” Jelas, Lukman Hakim saat di hubungin melalui Via Telpon seluler Minggu (19/01/2019).

Lanjutnya, Camat Cikarang timur mendorong BAZNAS dapat membuahkan hasil dengan di bangunnya 4 titik rumah layak huni dan RUTISAE di Desa Jatireja dan 5 titik MCK di Desa Karangsari, kepedulian ini akan terus di upayakan oleh Camat Cikarang timur Dra. Hj Ani Gustini MM dengan intens koordinasi bersama BAZNAS Kabupaten Bekasi. (Asep)

Presiden Jokowi Buka Kembali Sejumlah Stasiun KA Yang Ada Di Garutl

0

JIB | GARUT – Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka kembali (reaktivitas) jalur kereta api (KA) yang pernah ditutup disejumlah stasiun yang dipusatkan di Stasiun Cibatu, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, Jumat (18/01/2019).

Reaktivasi jalur kereta api ini melalui proses penertiban wilayah Cibatu-Garut-Cikajang, diantaranya, sosialiasi dengan target 1.077 telah selesai 100 persen, pendataan target 1.077 tercapai 1.074 (99,72 persen), pembayaran target 911 realisasi 218 (23,93 persen) dan pembongkaran 1.077 telah terselesaikan 135 (12,53 persen).

Salah satu stasiun yang sudah di Reaktivasi adalah :

1.Stasiun Bandung-Ciwideuy, berlokasi di Soreang, Ciwidey, Kota/Kabupaten Bandung. Jalur ini ditutup tahun 1975, memiliki panorama bagus dan untuk angkut komoditi hasil perkebunan dan kayu serta berpotensi 5.087 penumpang per-hari.

2.Stasiun Banjar-Pangandaran-Cijulang, berlokasi di Banjar, Pangandaran. Jalur ini ditutup pada 1 Februari 1982, sebagai sarana transportasi warga dengan potensi 3.016 penumpang per-hari.

3.Stasiun Cibatu-Garut-Cikajang, berlokasi di Cibatu, Garut, Cikajang. Jalur ini ditutup pada September 1982, memiliki panorama bagus dan sebagai angkut komoditi sayuran, beras dan buah-buahan, memiliki potensi 1.113 penumpang per-hari.

4.Stasiun Rancaekek-Tanjungsari, berlokasi di Kota/Kab Bandung, Sumedang. Jalur ini dimulai tahun 1918, dibangun oleh Staatsspoorwegen dan resmi melayani 13 Februari 1921, digunakan untuk angkut teh dan hasil bumi dari Sumedang Barat, pada masa pendudukan Jepang (1942-1945) jalur ini dibongkar dan dipindahkan yang akhirnya tidak beroperasi kembali, memiliki potensi 10.250 penumpang per-hari.

Dalam kunjungan tersebut Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo, di dampingi oleh Menhub Budi Karya Sumadi, Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri BUMN Rini Soemarno, dan Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil serta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Red)

Pelayanan di Desa Jatireja Wajib Surat Pengantar RT dan RW

0

JIB |Bekasi- Pemerintah Desa Jatireja Kecamatan Cikarang timur Kabupaten Bekasi, sedang berbenah dan memberikan pelayanan prima terbaik buat masyarakatnya, di mulai dari sistem Pelayanan Masyarakat (YANMAS), dan sudah memberlakukan peraturan wajib melampirkan surat pengantar dari RT dan RW, bagi masyarakat yang membuat pemohon pelayanan administrasi.

Kepala Desa Jatireja Suwandi pada tiap kesempatan selalu mengingatkan para staffnya, agar siapapun yang mengajukan maupun membuat surat apapun kepada Pemerintah Desa Jatireja wajib di lengkapi pengantar RT dan RW.

Hal serupa di sampaikan oleh Sekdes Jatireja Udi jaelani, Am. kep, SH bahwa dasar aturan tersebut sangat realistis karena hanya para RT dan RW yang lebih paham tentang siapa pemohon pelayananan administrasi dengan karakterisitik kewilayahan masing-masing Desa.

“Karena permasalahan apapun didesa itu sendiri RT dan RW lebih tahu dan paham tentang Karakteristik, karena yang sangat mendasar ada di RT dan RW, dan kita akan menghidupkan dan potensi seorang RT dan RW agar Sumber daya manusia atau Kredibilitas bisa berkembang dan bisa sinergi antara RT, RW dan Desa” Jelasnya.

Kemudian kepala Desa Jatireja Suwandi juga menambahkan ini demi terjalinnya sistematis kerja yang baik, sehat dan teratur sehinga legitimasi kedudukan perangkat RT dan RW tidak di pandang sebelah mata lagi.

Hal ini terbukti di saat terjadi bencana Tsunami, dengan kerja sama yang baik dari perangkat RT, RW, kepala dusun juga relawan kemanusiaan Desa Jatireja dapat membantu korban bencana alam Tsunami selat sunda dengan sinergi dan kerjasama yang baik sehingga terjalin kebersamaan yang harmonis.

Ini satu bukti sistem yang di bangun antara RT, RW selaku perangkat di wilayah dapat bahu membahu bersama warga, kepala desa dan Muspika kecamatan cikarang timur dalam menunaikan cita-cita Jatireja kearah lebih baik.

“Kita bantu untuk korban bencana alam ke banten kisaran Rp. 50 Juta akan tetapi dikemas dalam bentuk perbelanjaan barang, seperti selimut baru, tikar baru, beras satu ton, mie, mainan anak-anak, dan sembako, maupun yang lainnya,” Ungkap Sekdes Jatireja Udi Jaelani kepada Media online Jurnalindonesiabaru.com di ruang kerjanya.

Selain itu juga Sekdes Jatireja Udi jaelani, Am. kep, SH, menuturkan kepada teman teman media agar dapat bekerja sama dengan baik dan seperti fungsi kontrol sosial dengan saling mengingatkan agar program program pemerintahan bisa berjalan sesuai harapan bersama.

Tempat terpisah Camat Cikarang Timur Dra. Hj Ani Agustini MM mengatakan Kami sangat mengapresiasikan kinerja Desa Jatireja yang begitu antusias dalam membuat pelayanan yang prima dan bisa kerjasama yang baik antara RT, RW dan Desa, dalam bentuk pelayanan kepada masyarakat.

“Apalagi perangkat Desa itu bahu membahu untuk memberikan bantuan korban bencana alam Banten, ini adalah salah satu bentuk kemanusiaan sesamanya” Tutupnya. (Endang/Marsin)

Dede Farhan Aulawi : Urgensi Membangun City Branding Bagi Suatu Daerah

0

JIB | Jakarta – Waktu di sekolah dasar kalau ujian pengetahuan umum suka muncul istilah – istilah, Bandung dikenal sebagai Kota Kembang, Bogor sebagai Kota Hujan, dan sebagainya.

Disadari atau tidak dahulu pengetahuan umum itu mungkin dipandang sebagai pengetahuan saja, tanpa muatan maksud dari apa yang tersirat dari sebutan itu. Meskipun di Bandung sendiri saat ini bunga – bunga sudah jarang, dan hujan merata di seluruh tanah air.

Saat ini penyebutan atau mem-branding sebuah kota atau sebuah daerah tidak bisa hanya sekedar sebutan saja, melainkan harus memiliki maksud, tujuan, bobot dan nilai dari penyebutan tersebut agar memiliki manfaat bagi warga dan daerahnya.

Artinya perlu dimulai untuk menggali potensi yang dimiliki dan apa yang akan dijual/ ditonjolkan sebagai sebuah citra (branding) dari positioning jati diri daerah tersebut.

City Branding (Citra kota) sebenarnya merupakan serangkaian proses dari suatu kota/ daerah untuk membuat positioning yang kuat di tingkat nasional, regional ataupun global. Dengan demikian dapat membentuk identitas kota/ daerahnya yang berguna untuk memasarkan segala aktivitas kegiatan, saran serta budaya yang ada di kota/ daerah tersebut.

Tentu hal ini juga akan berkaitan dengan membuat positioning yang kuat di dalam target pemasaran daerahnya, seperti halnya positioning sebuah produk atau jasa.

Untuk melakukan ini tentu tidak mudah karena ini bukan hanya soal memilih nama semata, melainkan terkait dengan hal yang unik dari identitas daerah tersebut. Semua harus terintegrasi dalam suatu perencanaan pembangunan seperti substansi citra, konsumen citra dan bagaimana citra dapat dikonsumsi, jadi bukan hanya logo atau slogan saja.

Dari uraian di atas, maka secara sederhana city branding dapat didefinisikan sebagai identitas, simbol, logo, atau merek yang melekat pada suatu daerah, yang sesuai dengan potensi maupun positioning yang menjadi target daerah tersebut.

Secara tersirat di dalamnya tentu ada tujuan atau manfaat yang hendak dicapi dari pembuatan city branding ini. Tentu banyak manfaat yang bisa diambil atas program city branding ini, tetapi contoh manfaat yang ada di depan mata terkait kepedulian warga (people awareness), reputasi, persepsi yang baik mengenai sebuah destinasi wisata dan peningkatan kunjungan wisata, serta tentu akan menarik investor untuk masuk ke daerahnya tersebut.

Terkait city branding ini, di wilayah ASEAN pun mengemuka beberapa istilah seperti Malaysia dengan“Malaysia, Trully Asia”.

Singapura tidak mau ketinggalan dengan munculnya slogan “Uniquely Singapore”. Kemudian diikuti Hongkong dengan “Asia’s World City”. Dan Jakarta dengan slogan “Enjoy Jakarta”. Dari slogan city branding tersebut diharapkan mudah diingat dan bisa memikat calon wisatawan untuk berkunjung ke negara – negara tersebut.

Adapun langkah – langkah untuk membuat city branding adalah (1) menetapkan tujuan dan menetapkan hasil terukur yang ingin dicapai. Salah satunya bisa dengan cara benchmark dengan kota/ daerah yang memiliki karakteristik yang mirip dengan daerahnya, misalnya soal kemacetan lalu lintas, kepadatan penduduk, kemampuan bahasa Inggeris masyarakatnya, dan lain – lain, (2) memahami target market, yaitu target pasar yang akan dibidik karena dinilai sebagai pasar potensial, (3) identifikasi brand image saat ini, (4) tetapkan posisi, maksudnya harus tahu posisi apa yang diinginkan oleh daerahnya, (5) eksekusi strategi untuk memberikan kesan tentang daerahnya, baik melalui strategi public relation, iklan, pemanfaatan traveling blogger, word of mouth, dan lain – lain.

Besar harapan kita tentunya semua Pemerintah Daerah bisa membuat branding masing – masing terhadap daerah. Lalu dikemas dan dijual sehingga bisa memberikan manfaat yang sebesar-besarnya buat masyarakat, bangsa dan negara. Jika ini berhasil, maka Indonesia akan tetap jaya dan rakyatnya sejahtera. Aamiin YRA (Red)

Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi Fokus Kembangkan Destinasi Wisata Rawa Binong

0

JIB | Kab Bekasi – Dinas Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bekasi serius mengembangkan objek wisata Rawa Binong Desa Hegarmukti Kecamatan Cikarang Pusat. Potensi alam di wilayah tersebut dinilai unggul karena lokasinya berada di pusat ibukota Kabupaten Bekasi.

“Tahun 2019 ini kami akan fokus menata objek wisata Rawabinong,” ujar Kepala Bidang Destinasi Wisata Nunung dalam kunjungannya ke Rawabinong mendampingi Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Bekasi H. Mulyana bin H Muchtar, S.Pd.

Menurutnya, Rawa Binong memiliki pesona alam yang layak dikembangkan. “Keberadaannya diantara wilayah pedesaan (Desa Hegarmukti) dan perkotaan (Kota Deltamas) sangat potensial, terlebih Rawa Binong ini sudah ada sejak abad ke 19,” ucapnya.

Rencananya, Dinas Pariwisata akan menurunkan bantuan berupa perahu naga dan menggelontorkan dana bantuan untuk penataan taman wisata. “Insya Allah Pebruari tahun ini akan mulai dimatangkan penataannya,” kata Nunung.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi A Mulyana mengapresiasi kreatifitas Badan Usaha Milik Desa untuk menjadikan Hegarmukti sebagai Desa Wisata. “Saya setuju dan akan mendorongnya semaksimal mungkin, dan bila perlu menjadikannya sebagai Desa Wisata terunggul di Kabupaten Bekasi,” ungkap Mulyana.

Diakuinya bahwa potensi wisata yang berada di Desa Hegarmukti sangatlah banyak, selain Rawa Binong. Antara lain wisata budaya berupa tradisi upacara Hajat Bumi yang dipertahankan secara turun temurun, lalu keberadaan Sanggar Seni Cahaya Gumelar yang mempertahankan kesenian khas tradisional, dan keberadaan Detasemen D Brimob pun merupakan potensi sebagai daya tarik wisata.

“Saya pernah berkunjung ke Babel, disana aparat kepolisian berpakaian selayaknya Duta Wisata yang menjelaskan kepada para wisatawan tentang keberadaan objek wisata dan komponen pariwisata di Babel, warga setempat menyebutnya sebagai polisi wisata,” kata Mulyana.

Pengalaman di Babel, lanjutnya, mungkin bisa juga diterapkan di Rawa Binong karena sehubungan keberadaan Barak militer Brimob Detasemen D di kawasan Rawabinong.

“Saya berjanji akan menjadikan Hegarmukti sebagai Desa Wisata unggulan yang dimiliki Kabupaten Bekasi,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, sekretaris Bumdes Hegarmukti Lestari, Doni Ardon menyampaikan beberapa komponen pariwisata yang dapat dikembangkan guna mendukung kawasan Wisata Rawabinong. Beberapa komponen tersebut tengah diupayakan Bumdes melalui dukungan Kepala Desa, diantaranya berupa Flying fox, Jogging Track, Perahu Bebek Bebekan, Homestay, Camping Ground, Jembatan Apung, Leuweung Kopi, taman bermain dan panggung seni yang dibangun secara permanen.

Adapun untuk menghormati tradisi leluhur dan terinspirasi dari legenda Mbah Dongkol, rencananya akan dibangun patung Kerbau Dongkol di lokasi yang dipandang strategis.

Legenda Mbah Dongkol ini, ditambahkan Kepala Desa Hegarmukti merupakan cerita rakyat yang disampaikan secara turun temurun.

Keberadaannya sejalan dengan tradisi upacara Hajat bumi yang dilaksanakan setiap tahun oleh masyarakat Hegarmukti.

“Saya mengharapkan peran serta seluruh masyarakat untuk menjadikan Hegarmukti sebagai Desa Wisata dan saya optimis mimpi ini menjadi kenyataan apalagi dengan hadirnya bapak Mulyana mewakili DPRD dan ibu Nunung dari Dinas Pariwisata,” ungkapnya. (Endang)

Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata : Melantik dan Mengambil Sumpah Pejabat

0

JIB | Pangandaran- Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata melantik dan mengambil sumpah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pangandaran, bertempat di Aula Setda Pangandaran. Jum’at, 18/01/2019.

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah dalam rangka pengisian kekosongan jabatan, rotasi dan promosi jabatan, serta pengisian jabatan dikarenakan perubahan SOTK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pangandaran.

Pejabat yang dilantik dan diambil sumpah yaitu 2 orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (eselon II), 46 orang Jabatan Administrator (eselon III), 95 orang Jabatan Pengawas (eselon IV) dan Pejabat Fungsional Tertentu. (Asep/HP)

Begal Jalan Baru Yang Menewaskan Seorang Ibu Ditangkap Polres Karawang

0

JIB | Polres Karawang – Kasus begal atau curas (pencurian dengan kekerasan) yg telah menewaskan seorang ibu pada awal tahun 2019 lalu cukup meresahkan warga. Dalam hal ini pihak Kepolisian tidak tinggal diam.

Polres Karawang pada hari Jum’at (18/01/2019) ini berhasil menangkap pelaku pembegalan yang menewaskan seorang ibu di jalan baru pada pada awal tahun baru.

Dalam Konferensi pers hari ini Kapolres Karawang AKBP Slamet Waloya SH., S.I.K, didampingi Kasat Reskrim AKP Maradonna A.M S.I.K, Kasubbag Humas AKP Marjani dan Kanit Jatanras. Diketahui bahwa pelaku seorang pemuda berinisial PK (18) asal kecamatan Tirta jaya.

Dalam Konferensi pers Kapolres menjelaskan tidak kurang dari 3 minggu unit Jatanras Sat Reskrim Polres Karawang berhasil tangkap pelaku pencurian dengan kekerasan atau penjambretan yang dilakukan oleh seorang pelaku terhadap korban ibu rumah tangga yang mengakibatkan meninggal dunia pada saat korban melakukan pengejaran dan mengalami kecelakaan di TKP dan akhirnya ibu tersebut meninggal dunia.

“Dari tangan tersangka kami sita barang bukti handphoñe milik korban yg diambil oleh tersangka pada saat kejadian. Pelaku seorang residivis yg telah melakukan aksinya di 3 TKP yaitu jalan baru dan rengas dengklok,” Jelas AKBP Slamet Waloya SH., S.I.K, kepada awak media dalam Konferensi pers.

Tambahnya, Pelaku ini kami jerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara. (marsin/HPK)

Sawah 80 Hektar Kini di Airi Embung Desa Cikubang

0

JIB | KAB TASIKMALAYA- Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meresmikan penggunaan embung pertanian kelompok tani Ciptarasa di desa Cikubang, Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu Kemarin, (16/01/19).

Kini embung untuk perairan dan menghidupi sawah itu mampu mengairi sawah seluas 80 hektar milik warga desa. Sebelumnya warga mengeluhkan sawah mereka tidak ada pasokan air karena sebelum perluasan embung hanya mampu mengairi sawah seluas 40 hektar.

“Kehadiran embung ini sebagai perhatian kami dalam memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-hari. Awalnya hanya untuk 40 hektar sawah sekarang bisa dua kali lipatnya,” kata Uu usai peresmian.

Uu mengingatkan masyarakat di pedesaan untuk selalu menjaga lingkungan terutama sumber air. Perubahan iklim yang tak menentu juga berpengaruh pada ketersediaan air.

“Saya mengimbau masyarkat umumnya untuk jaga lingkungan, jangan merusak sumber air,” tuturnya.

Usai meresmikan embung di desa Cikubang, Wagub berencana akan membangun embung di tiap desa di Jabar. Menurutnya hal itu merupakan salah satu solusi untuk kebutuhan air khususnya untuk persawahan.

“Program embung ini merupakan solusi kalau kita bangun di berbagai Kabupaten Kota,” ujarnya.

Desa Cikubang merupakan daerah yang cukup paling luas di Kecamatan Taraju. Memiliki 11 RW, 50 RT, 11 Dusun dan luas jalan sepanjang 36 km, .warga desa Cikubang mayoritas bermata pencaharian sebagai petani dan holtikultura.

“Terima kasih embung ini sangat bermanfaat sehingga membantu kebutuhan air dan pesawahan masyarakat. Saluran air dari embung ini mencapai 27 kilometer,” kata Jajang, Kepala Desa Cikubang. (Andre/HJ)

Lagi, M. Itoc Tochija Dipanggil Penyidik Kejaksaan Negeri Cimahi Dan Berstatus Tahanan KPK

0

JIB | Bandung – Hari ini kamis, 17 januari 2019. di kejaksaan negeri cimahi dilakukan serah tersangka dan barang bukti atas nama DR. Ir. H. M. Itoc Tochija, MM. (66 Thn), Bogor 01 Maret 1951, hasil penyidikan kejaksaan negeri cimahi.

Kasus penyalahgunaan APBD-P kota cimahi TA.2006 dan 2007 dalam penyertaan modal Daerah Kota Cimahi pada perusahaan Daerah Jati Mandiri dan PT. Lingga Buana Wisesa dalam rangka pembangunan pasar raya Cibeureum dan pembangunan Sub Terminal Kota Cimahi.

Telah melanggar pasal: Primair pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana yang diubah dan diperbaharui dengan undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP jo pasal 64 ayat (1) KUHP, Subsidair : pasal 3 jo pasal 18 undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana yang diubah dan diperbaharui dengan undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP jo pasal 64 ayat (1) KUHP, yang mengakibatkan Kerugian negara sekitar Rp. 37. 487. 065.273,00 .

Terhadap tersangka tidak dilakukan Penahanan oleh jaksa penuntut pada Kejari Kota Cimahi karena tersangka masih berstatus tahanan KPK. Jadi untuk selanjutnya tersangka dikembalikan ke LP sukamiskin.

Bahwa dalam perkara ini penyidik juga telah melakukan penyitaan terhadap uang senilai Rp. 5.250.000.000,- dan sebidang tanah seluas 24.790 M2 yan terletak di kelurahan Cibeureum kota cimahi. (Red)

Ketua DPP Lembaga Pemberantas Korupsi Pusat : Mengecam Kepada Pemerintah Setempat Agar Segera Perbaiki Jembatan penghubung Desa Aek Natas dan Desa Dolok Godang Yang Ambruk

0

JIB | Tapenuli Selatan, Sumut – Telah terjadi jembatan ambruk penghubung antara Desa Aek Natas dengan Desa Dolok Godang akibat di lintasi oleh mobil truk colt diesel dengan nomor polisi BA 8515 PU saat melewati jembatan tersebut, tidak ada korban jiwa, hanya Sopir dan kondektur luka ringan, terjadi pada hari Rabu kemarin (16/01/3029).

Sekitar 23.30 WIB malam hari saat mobil truk melintas di jembatan tersebut, di Desa Aek Natas Kecamatan Angkola Selatan Kabupaten Tapanuli Selatan Provinsi Sumatera Utara.

Abruknya jembatan tersebut karena sudah puluhan tahun tidak terawat, dan sentuhan dari pemerintah setempat, oleh sebab itu masyarakat setempat meminta pada pemerintahan harus sigap untuk perbaikan atau membangun jembatan kembali yang ambruk saat di lintasi oleh mobil truk.

Salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, jembatan tersebut memang sudah puluhan tahun tidak terawat dan tersentuh oleh pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan, ya akibatnya seperti ini.

” Kalau sudah ambruk seperti ini kita tidak bisa melintasi dan tersedat akses perekonomian di akibatkan jembatan ambruk ini, Saya meminta kepada pemerintah setempat agar segera di perbaiki Jembatan penghubung antar dua desa ini,” Harapannya.

Tempat terpisah Ketua LPK DPP Pusat, Muhammad Bahri Harahap kepada Media online Jurnalindonesiabaru.com kamis, (17/01/2019) mengatakan, kita sangat prihatin kepada pemerintah setempat, jembatan sudah puluhan tahun tidak di perhatikan dan tidak terawat ini, kalau sudah ambruk atau menunggu korban baru di perbaiki.

” Coba kalau seperti ini siapa yang di salahkah, oleh sebab itu saya menegaskan kepada pemerintahan setempat agar segera di perbaiki kalau bisa di bangun baru agar lebih kokoh dan tahan lama oleh pemerintah Tapenuli Selatan Khususnya Dinas Terkait” Tegasnya. (Red)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -