Thursday, April 2, 2026
Home Blog Page 489

Media Online Indonesia Teken MoU Untuk Majukan Usaha Kecil Menengah

0

JIB |Jakarta- Usaha Kecil Menengah (UKM) Ikatan Keluarga Minang (IKM) Nusantara melakukan penandatangan MoU dengan Media Online Indonesia untuk saling mendukung dalam kegiatan kedua organisasi ini, acara tersebut di laksanakan di Gedung Smesco, Jakarta. Rabu (20/12/2018).

Sosialisasi Program Pengembangan Kewirausahaan bagi Pengusaha Kecil dan Menengah khususnya bagi para anggota UKM IKM. Selain dengan MOI pengurus DPN UKM IKM Nusantara juga melaksanakan MoU dengan pengurus ORKESTRA

Chandra Manggih R selaku Ketua Umum UKM IKM Nusantara secara resmi membuka acara tersebut, didampingi oleh Bapak Anwar Sanusi Ph.D (SekJen Kemendes PDTT), disaksikan oleh para peserta. Acara yang bertemakan “Menumbuhkan Jiwa Wirausaha yang Kreatif, Inovatif dan Mandiri ini dihadiri oleh 300 peserta dan tamu undangan yang terdiri dari Pejabat setingkat Dirjen di Kementrian teknis, para Kolumnis serta anggota UKM IKM Nusantara. Acara sosialisasi itu berlangsung penuh antusias, khidmat dan interaktif.

Dalam sambutannya, Chandra MR menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sekaligus berkontribusi hingga acara dapat terselenggara dengan baik dan lancar.

“Acara ini merupakan aktivitas penutup dari serangkaian program UIN yang diadakan sepanjang tahun 2018. UIN, adalah wujud nyata dari pelaksanaan program kegiatan di tahun 2018 dengan segenap Kementerian teknis terkait, seperti Kemensos, Kemendes PDT, Kemendagri, Kemenperin, dan Kemendag, ungkap Chandra. Ini juga menjadi catatan khusus yang nantinya menjadi agenda berkesinambungan sebagai Program Kerja di 2019” tegas Ketua UKM IKM tersebut.

Di kesempatann yang sama, para pejabat kementrian teknis juga diminta menyampaikan sambutannya secara beegiliran. Ibu Sri Yuniarti dari Kementerian Perindustrian, Bp. Rudi Sembiring sebagai Ketua Umum Media Online Indonesia serta pejabat undangan lainnya.

Anwar Sanusi Sekjen Kemendes menegaskan, bahwa para pelaku UMKM, bisa melakukan usaha pengembangan peningkatan ekonomi masyarakat di tingkat desa melalui keberadaan BUMDes. Umumnya, pelaku usaha kecil menengah ini masih belum mengetahui jenis bisnis yang tepat untuk dikelola.

Poempida Hidayatulloh mengedepankan pentingnya akan asas kesejahteraan umum sebagai landasan gerak bersama dari segenap komponen bangsa guna mensejahterakan rakyat indonesia dari seluruh lapisan.

Poempida menekankan soal kebutuhan kerjasama, membangun sinergi serta kontinuitas gerak bangun kesejahetraan bangsa.

“ORKESTRA sebagai garda terdepan dalam menyuarakan aspirasi bertemakan kesejahteraan rakyat, bertekad menjadi suryakanta bagi perwujudan tindaklanjut permasalahan kesejahetraan rakyat”, tegas Poempida.

Acara sosialisasi menghadirkan narasumber dari Kementerian Koperasi Ibu Amrih Wigati – Plt Deputi bidang produksi dan pemasaran, Bp Dr. Undang Mugopal, SH, Mhum – Kepala Biro Hukum Kemendes PDT, Bp. Cotta Sembiring – BPJS Ketenagakerjaan, Bp. Rudi Sembiring Ketua Umum & Pendiri MOI (Media Online Indonesia), Bp Poempida Hidayatulloh – Ketua Umum Organisasi Kesejahteraan Rakyat (ORKESTRA), Bp.Rama Ardhi Segara , M.si – Kepala Seksi Ketahanan Produksi dan Investasi Kementerian Dalam Negeri mewakili Bp. Mayjen Purn Soedarmo Dirjen POLPUM Kemendagri. serta Bp. Iwan Febri – Direktur Bisnis Bagian II , Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB).

Dalam sesi diskusi panel LPDB, Bp Iwan Febri menjelaskan LPDB bisa menjadi salah satu solusi pembiayaan bagi para pengusaha kecil dan menengah. LPDB selalu siap untuk membantu.

Kesiapan LPDB jg disambut positip oleh ASKRINDO sebagai pendamping asuransi untuk pencairan dana dengan bunga yang rendah. Dari Kemendagri, Bp Rama juga mengungkapkan bahwasanya kedepan akan bisa di dilakukan kerja sama untuk sosialisai bagi forum keormasan di 10 daerah di Jawa dan Sumatera.

Selain tamu dan narasunber diatas, di acara ini juga hadir Kementrian Koperasi & UKM Bp. Ruly Nuryanto Deputi bid. Pengembangan ESDM – mewakili bapak menteri Koperasi & UKM, Bp.Dr. M O. Royani M.Si sekertaris Ditjen PFM mewakili dirjen PFM Kemensos Andi Z.A Dulung, Bp. Soedarsono mewakili Bp. Harry Hikmat Dirjen Jaminan Sosial Kemensos, Ibu Susi Suzana mewakili Walikota Jakarta Selatan, Bapak Erigan mewakili Dinas Koperasi Usaha Mikro, Kecil Menengah serta Perdagangan, Ibu Riana Setia S Kementerian Perdagangan, serta perwakilan dari dinas lain. Acara ditutup pada pukul 13.00 wib.

Kiat sukses UKM IKM se Nusantara adalah tergantung dalam berbagai upaya terutama sikap keterbukaan berkolaborasi dengan berbagi pihak. Jadilah pengusaha yang mau dan mampu bekerjasama dengan berbagai pihak. Banyak pihak terutama pemerintah diberbagai kementrian memiliki perhatian untuk UKM IKM se Nusantara. Disini organisasi UKM IKM Nusantara akan berperan membawa UKM IKM se Indonesia untuk lebih maju dan berkembang. (Red)

OPINI : Kreativitas Era Industri 4.0

0

Oleh : Razali Ismail Ubit

JIB | Bekasi- MENGHADAPI era Industri 4.0 yang menyebabkan disrupsi lapangan kerja yang sangat besar ini mengharuskan perguruan tinggi merombak format metode dan kurikulumnya. Target perguruan tinggi di dunia selama ini yang cenderung menekankan kepada menghasilkan sarjana yang siap mengisi lapangan kerja itu, sepertinya sudah ketinggalan zaman dan sudah tidak relevan lagi. Seharusnya setiap kampus mesti memikirkan ulang strategi dalam mengelola kampus dan harus mempersiapkan diri untuk menjadi produsen penghasil sarjana yang siap berkembang.

Insan yang siap berkembang adalah insan yang kreaktif dan inovatif. Ia tidak hanya berjuang untuk mendapatkan pekerjaan, tetapi cenderung berusaha mencipta pekerjaan dan tentu dengan demikian lapangan kerja, baik untuk dirinya maupun juga untuk orang lain. Timbul pertanyaan, apakah kreativitas dapat diajarkan? Apakah kreativitas itu seni atau ilmu?

Kedua pertanyaan tersebut penting untuk dijawab, karena jika kreativitas itu adalah ilmu atau seni, maka kreativitas bisa diajarkan kepada mahasiswa. Untuk menjawab kedua pertanyaan tersebut, maka ada baiknya kita terlebih dulu mendefinisikan kata kreativitas

Kreativitas

Bagi banyak orang awam, kata “kreatif” membangkitkan gambaran para novelis, penyair, komposer, dan seniman visual. Jika diminta, mereka akan mengakui kreativitas matematikawan/fisikawan, seperti Albert Einstein (1879-1955) atau penemu seperti Thomas Edison (1847-1931), tetapi ada kecenderungan umum untuk menganggap bahwa kreativitas lebih terkait dengan seni daripada ilmu.

Menurut Amabile, kreativitas adalah keterampilan yang dapat dikembangkan dan suatu proses yang dapat dikelola. Kreativitas dimulai dengan landasan pengetahuan, belajar disiplin, dan menguasai cara berpikir. Kita belajar menjadi kreatif dengan bereksperimen, mengeksplorasi, mempertanyakan asumsi, menggunakan imajinasi, dan menyintesis informasi.

Dengan demikian, kreativitas adalah keterampilan. Keterampilan dapat diajar dengan pendekatan yang berbeda dengan mengajarkan ilmu dan seni. Belajar menjadi kreatif sama dengan belajar olahraga. Dibutuhkan latihan untuk mengembangkan otot yang tepat dan lingkungan yang mendukung untuk berkembang.
Kreativitas penting untuk ilmu pengetahuan dan seni. Pertama, gagasan kreativitas memainkan peran penting dalam praktik artistik, apresiasi estetika, dan kesuksesan ilmiah. Kedua, keberhasilan dalam sains dan seni sering dikaitkan dengan kejeniusan kreatif, sebuah gagasan yang patut diteliti dan dikritik. Dan, ketiga, memahami dan merefleksikan sifat kreativitas telah menjadi fokus bagi para peneliti dari kedua kegiatan tersebut.

Sayangnya, untuk sebagian besar, kreativitas telah dikubur oleh aturan dan peraturan. Sistem pendidikan kita telah dirancang selama Revolusi Industri lebih dari 200 tahun yang lalu, untuk mengajarkan kita menjadi pekerja yang baik dan mengikuti instruksi. Ya, keterampilan kreativitas dapat dipelajari. Bukan dari duduk di bangku kuliah, tetapi dengan belajar dan menerapkan proses berpikir kreatif.

Jika kreativitas dapat diajarkan, bagaimana cara melakukannya? Berikut kita kutip resep IBM Executive School dalam mengembangkan kreativitas siswanya: Pertama, metodologi pengajaran tradisional seperti membaca, mengajar, menguji, dan menghafal lebih buruk daripada tidak berguna. Sebagian besar pendidikanberfokus pada memberikan jawaban secara linier langkah demi langkah. Padahal pertanyaan-pertanyaan yang sangat berbeda secara non-linear adalah kunci untuk kreativitas.

Kedua, menyadari bahwa kita tidak belajar menjadi kreatif. Kita harus menjadi orang yang kreatif. Seorang anggota marinir tidak belajar menjadi seorang marinir dengan membaca manual. Ia menjadi seorang marinir dengan menjalani kerasnya kamp pelatihan. Seperti ulat yang menjadi kupu-kupu, ia berubah menjadi marinir. Kelas, kuliah, dan buku ditukar dengan teka-teki, simulasi, dan permainan. Ketiga, menemukan bahwa kreativitas sangat berkorelasi dengan pengetahuan diri. Tidak mungkin untuk mengatasi bias jika kita tidak tahu mereka ada di sana, dan sekolah ini dirancang untuk menjadi cermin besar.

Akhirnya dan mungkin yang paling penting, mereka memberi izin kepada muridnya untuk salah. Setiap ide hebat tumbuh dari pot tanah yang buruk, dan satu alasan terbesar mengapa kebanyakan dari kita tidak pernah hidup sesuai dengan potensi kreatif kita adalah karena takut membuat diri kita sendiri menjadi bodoh. Bagi mereka, tidak ada ide buruk atau ide salah, namun yang ada adalah bagaimana membangun blok untuk ide yang lebih baik.

Sungguh penting kreativitas ini bagi setiap insan, baik bagi seorang ilmuwan maupun seniman. Ilmuwan dan seniman yang tidak kreatif, maka ia tidak akan berkembang dalam profesinya. Setiap perguruan tinggi harus membuka pikiran dan hatinya, bahwa kini zaman sudah sangat berubah.

Keterjebakan dalam perangkap sebagai universitas yang unggul, sehingga terus merasa dalam zona nyaman akan membuat universitas berkenaan tidak kreatif dan inovatif. Untuk itu, perlu dipikir ulang metode perkuliahan dan kurikulum untuk menghasilkan sarjana yang siap berkembang atau sarjana yang kreatif dan inovatif. Sarjana yang siap berkembang mestilah memiliki kemampuan dalam mengatasi tirani ketakutan, perfeksionisme dan kritik.
Di samping itu, ia juga harus mampu berimprovisasi, merumuskan ide, mengevaluasi ide, membuat prototipe, menguji, dan mengubah ide menjadi produk. Hal ini akan terwujud jika kepada mahasiswa diberi ruang yang luas untuk berpikir secara tak biasa, sehingga menghasilkan ide yang sama sekali baru. Mendorong setiap mahasiswa mengikuti berbagai lomba akan membantu mereka berimprovisasi, menemukan ide-ide baru dan mengembangkannya, dan pada akhirnya ia akan menciptakan lapangan kerja baru untuk dunia. Semoga!

Penulis merupakan Mahasiswa Magister Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Tri Dharma Widya Jakarta

Dinas Pariwisata Gelar Festival Mancing 2018 Disitu Rawa Binong

0

JIB | CIKARANG PUSAT-
Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Pariwisata, menggelar lomba memancing di Situ Rawa Binong, Desa Hegar Mukti, Kecamatan Cikarang Pusat. Sabtu (15/12/18).

Peserta yang hadir dari berbagai desa, kelurahan yang berada di Kabupaten Bekasi, yang ikut meramaikan Festival Mancing di penghujung tahun 2018.

Sutia Resmulyawan selaku Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi dalam sambutanya mengatakan bahwa diadakannya Festival mancing di situ rawa binong ini, selain memperkenalkan lokasi ini sebagai alternatif destinasi wisata di Kabupaten Bekasi, juga sebagai ajang silaturahmi bagi masyarakat sekitar yang memiliki hobby memancing dengan berbagai keseruan, ditambah lagi kegembiraan dirasakan ketika panitia menebar ikan mas sebanyak 1 Ton.

“Situ rawa binong yang terbilang strategis, dekat dengan kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi, pintu tol Delta Mas, juga berada di tengah–tengah kawasan Industri. Sehingga selain sebagai lokasi memancing, juga sangat cocok untuk ajang bersantai bersama dengan keluarga,”ucapnya.

Festival Mancing diikuti sebanyak kurang lebih 200 peserta, dengan berbagai umpan ikan yang bervariasi dari para peserta, mereka berharap mendapatkan ikan mas dengan ukuran paling besar sebagai icon maskot, yang telah ditebar oleh para panitia membuat Situ Rawa Binong menjadi berwarna.

Pemenang pertama yaitu Saiful Boling berasal dari Kecamatan Cikarang Pusat dengan hasil pancingan seberat 2,17Kg dan ditetapkan sebagai pemenang juara Pertama. Sedangkan juara kedua dimenangkan oleh perwakilan dari warga kecamatan Cikarang Pusat juga yaitu Iwan dengan hasil pancingan ikan seberat 2,10Kg, dan juara ketiga diraih oleh Ajay berasal dari kecamatan Cibitung dengan hasil pancingan ikan seberat 1,70Kg.

“Untuk menjadi pemenang, haruslah sabar dan niat, serta positive thingking aja pasti bisa memancing ikan mas yang besar atau ikan maskot yang ditebar panitia,” ungkap Saiful Boling saat mintai komentarnya oleh Jurnalindonesiabaru.com

Ia pun berharap agar festival memancing dapat diselenggarakan secara rutin di Situ Rawa Binong.(Usan)

Ketum DPP LPK Pusat: Sambangi Korban Pembacokan Sadis Oleh Ayah Tirinya

0

JIB| Tapanuli Selatan, Sumut-Warga Desa Lobu Layan, Kecamatan Angkola Barat, Tapanuli Selatan. Sumut. Dihebohkan dengan perbuatan keji seorang ayah yang menganiaya putrinya diareal perkebunan salak, Sabtu (16/12/2018).

Seluruh tubuh korban penuh luka terkena sabetan senjata tajam dan tumpul, di pergelangan tangan kiri selebar sekitar 8 cm, dua jari tangan kiri juga terbelah diduga akibat menangkis benda tajam.

Muka korban juga tak luput dari luka robek dan bekas pukulan benda tajam oleh ayah tirinya.

Saat berita ini ditulis, korban belum sadar setelah petugas medis rumah sakit melakukan operasi terhadap luka-luka bekas sabetan senjata tajam tersebut. Peristiwa ini terjadi pada Minggu (9/12), sekitar pukul 12,00 WIB, Siang itu, SN (36) bermaksud mengantar anak tirinya tersebut, sebut saja Permata (12), ke rumah neneknya, keduanya berangkat dari rumah mereka menuju Desa Sitaratoit, Kecamatan Angkola Barat, Tapsel. Di duga di pertengahan jalan di habisi oleh ayah tirinya.

Sekitar setengah jam kemudian, warga melihat Permata sudah bersimbah darah di areal perkebunan salak. Tentu saja, informasi ini cepat menyebar di sekitar lokasi tempat kejadian perkara (TKP). Melihat kondisi luka dialami Permata begitu parah, kepala desa setempat bersama warga membawa korban ke RS. Tentara di Losung Batu. Begitu kejadian, rupanya tersangka yang juga ayah tiri pelajar kelas enam SD (sekolah dasar), itu langsung menyerahkan diri ke kantor polisi terdekat.

Petugas Polsek Batang Angkola bersama anggota Polres Tapanuli Selatan langsung mendatangi TKP setelah mendapat laporan warga terkait peristiwa ini. Selain melakukan olah TKP, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti.

Saat itu SN membawa gadis belia itu ke areal kebun salak. Namun sang anak menolak, sehingga pelaku emosi dan membabi-buta menganiaya korban. Bahkan dari luka-luka di sekujur tubuh Permata, diduga ada upaya menghabisi korban. Si ayah yang sudah kerasukan setan, mulai melakukan pemukulan terhadap korban. Bahkan ia menghardik dan membacok korban beberapa kali pakai senjata tajam.

Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Irwa Zaini Lubis, S.Ik., MH., membenarkan kejadian ini. Saat ini polisi sedang memeriksa sejumlah saksi, termasuk memeriksa korban.

“Kami masih melakukan penyidikan untuk mengetahui motif pelaku menganiaya korban,” katanya.

Tempat terpisah Ketua Umum Lembaga Pemberantas Korupsi Muhammad Bahri Harahap, saya meminta kepada pihak kepolisian agar menindak pelaku sadis Pembacokan kepada anak tirinya sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Keluarga korban Sangat mengharapkan batuan dan uluran tangan dari semua pihak untuk meringankan beban mereka”Tutupnya. (Red).

Ketum DPP LPK Pusat: Sambangi Korban Pembacokan Sadis Oleh Ayah Tirinya

0

JIB| Tapanuli Selatan, Sumut-Warga Desa Lobu Layan, Kecamatan Angkola Barat, Tapanuli Selatan. Sumut. Dihebohkan dengan perbuatan keji seorang ayah yang menganiaya putrinya diareal perkebunan salak, Sabtu (16/12/2018).

Seluruh tubuh korban penuh luka terkena sabetan senjata tajam dan tumpul, di pergelangan tangan kiri selebar sekitar 8 cm, dua jari tangan kiri juga terbelah diduga akibat menangkis benda tajam.

Muka korban juga tak luput dari luka robek dan bekas pukulan benda tajam oleh ayah tirinya.

Saat berita ini ditulis, korban belum sadar setelah petugas medis rumah sakit melakukan operasi terhadap luka-luka bekas sabetan senjata tajam tersebut. Peristiwa ini terjadi pada Minggu (9/12), sekitar pukul 12,00 WIB, Siang itu, SN (36) bermaksud mengantar anak tirinya tersebut, sebut saja Permata (12), ke rumah neneknya, keduanya berangkat dari rumah mereka menuju Desa Sitaratoit, Kecamatan Angkola Barat, Tapsel. Di duga di pertengahan jalan di habisi oleh ayah tirinya.

Sekitar setengah jam kemudian, warga melihat Permata sudah bersimbah darah di areal perkebunan salak. Tentu saja, informasi ini cepat menyebar di sekitar lokasi tempat kejadian perkara (TKP). Melihat kondisi luka dialami Permata begitu parah, kepala desa setempat bersama warga membawa korban ke RS. Tentara di Losung Batu. Begitu kejadian, rupanya tersangka yang juga ayah tiri pelajar kelas enam SD (sekolah dasar), itu langsung menyerahkan diri ke kantor polisi terdekat.

Petugas Polsek Batang Angkola bersama anggota Polres Tapanuli Selatan langsung mendatangi TKP setelah mendapat laporan warga terkait peristiwa ini. Selain melakukan olah TKP, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti.

Saat itu SN membawa gadis belia itu ke areal kebun salak. Namun sang anak menolak, sehingga pelaku emosi dan membabi-buta menganiaya korban. Bahkan dari luka-luka di sekujur tubuh Permata, diduga ada upaya menghabisi korban. Si ayah yang sudah kerasukan setan, mulai melakukan pemukulan terhadap korban. Bahkan ia menghardik dan membacok korban beberapa kali pakai senjata tajam.

Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Irwa Zaini Lubis, S.Ik., MH., membenarkan kejadian ini. Saat ini polisi sedang memeriksa sejumlah saksi, termasuk memeriksa korban.

“Kami masih melakukan penyidikan untuk mengetahui motif pelaku menganiaya korban,” katanya.

Tempat terpisah Ketua Umum Lembaga Pemberantas Korupsi Muhammad Bahri Harahap, saya meminta kepada pihak kepolisian agar menindak pelaku sadis Pembacokan kepada anak tirinya sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Keluarga korban Sangat mengharapkan batuan dan uluran tangan dari semua pihak untuk meringankan beban mereka”Tutupnya. (Red).

BEM UPI Deklarasikan “Tolak HTI di Kampus”

0

JIB|BandungSeminar “Bahaya HTI Terhadap NKRI” yang diselenggarakan oleh Panitia Badan Pelaksana Organisasi Senat Mahasiswa (BPOM) periode 2018 -2019 dan dihadiri ratusan peserta dari kalangan mahasiswa.(13/12/2018)
Dalam acara seminar yang di selenggarakan di gedung Gymnasium FP MIPA UPI Bandung tersebut dihadiri oleh nara sumber Prof. DR. Endis Firdaus, M.Ag dari Civitas Akademis UPI, Ustd. Ayik Heriansyah (Ex. HTI).
Dalam penyampaian materi, Prof. DR. Endis Firdaus, M.Ag Hizbut Tahrir Indonesa sebuah gerakan yang lahir di Yordania yang sudah ada sejak tahun 1983, datang ke Indonesia di isuekan dibawa oleh Sdr. KH. R. ABDULAH Bin NUH dibawah NU namun setelah konfersi pers bahwa Sdr. KH. R. ABDULAH Bin NUH bukan merupakan pembawa HTI ke Indonesia namun yang membawa HTI ke Indonesia adalah Sdr. ABDURAHMAN AL BAGDADI yang sekolah di IPB Bogor yang merupakan anak angkat.
Sejarah Masuknya Islam ke Indonesia dengan damai tanpa perang, penyebarannya bak ilmu Garam (tidak ada bajunya tapi terasa dimana mana) selain itu sumpah Pemuda Menyatukan Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan .
Adapun Ustd. Ayik Heriansyah yang pernah menjabat sebagai Ketua HTI Bangka Belitung tahun 2004-2010 dan sekarang menjabat sebagai pengurus Lembaga Dakwah PW NU Jabar 2018 menyatakan HTI merupaka gerakan ideologis Mazhab dalam pemikiran dan Fiqh, dakwah Hti cenderung melegitimasi pemerintah dan memutuskan hubungan umat dengan penguasa, pada umumnya dakwah yang dilakukan oleh HTIU cenderung kepada provokasi melawan pemerintah bukan dakwah yang mengajak untuk meningkatkan keimanan dan taqwa kepada Allah SWT.
Acara Seminar “Bahaya HTI Terhadap NKRI” dan Deklarasi Tolak HTI di Kampus diselenggarakan guna sosialisasi akan bahaya ideologi yang merusak keutuhan NKRI (red)

SDN Tanjung Sari 02 Hadirkan Da’i Komunikatif, Bangkitkan Semangat Wali murid dan Siswa Dalam Maulid Nabi

0

JIB|Bekasi- Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tanjung Sari 02 kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi gelar kegiatan Perayaan Hari Besar Islam (PHBI) Maulid Nabi Muhammad Saw di halaman sekolah, Rabu (12/12/2018).

Acara yang di prakarsai oleh para guru dan wali murid dalam hal ini komite sekolah sudah berjalan tiap tahun, karena dirasa sangat manfaat untuk ajang silarurahmi sekaligus membangkitkan kembali semangat dalam beragama baik para wali murid khususnya untuk para siswa.

Ketua komite sekolah H. Syamsudin mengatakan, Kegiatan ini murni hasil kesepakatan para orang tua baik kepanitiaan maupun pendanaan. Dan alhamdulillah kita tadi lihat bersama.

“Da’i yang kita undang sangat komunikatif dalam penyampaian materi kepada para siswa dan wali murid. Semoga saja kegiatan ini bisa terus terlaksana tiap tahun”. Ungkapnya.

Tempat yang sama kepala sekolah Idawati Mengatakan, sangat senang dengan kegiatan maulid Nabi tahun ini. Karena penceramah Ustad Taufik Pimpinan pesantren Darut Taufiq dari Cikarang Timur yang di undang lewat perantara Pak Doni kepala sekolah SDIT Al Bayani Karang raharja dari tausyiahnya berhasil memukau para siswa dan walimurid sangat komunikatif.

“Saya berharap dengan tausyiahnya Ustad Taufik, siswa siswi saya dan para orang tua murid bisa tersentuh hatinya untuk lebih semangat dalam pengamalan keagamaan”. Tutupnya. [Bahtiar]

0

Bagaimana Korupsi Pandangan Islam?

Asep Menjelaskan,Dalam hukum Islam disyariatkan Allah SWT demi kemaslahatan manusia dan diantara kemaslahatan yang ingin diwujudkan dalam syariat hukum tersebut adalah harta yang terpelihara dari pemindahan hak milik yang tidak menurut dengan prosedur hukum dan juga dari pemanfaatannya yang tidak sejalan dengan kehendak Allah SWT. Karena itulah, larangan merampas, mencuri, mencopet dan lainnya menjadi pemeliharaan keamanan harta dari kepemilikan yang tidak sah. Larangan memakainya sebagai taruhan judi dan juga memberikan pada orang lain yang diyakini akan dipakai untuk perbuatan yang maksiat, sebab penggunaan yang tidak sesuai dengan jalan Allah SWT jadikan kemaslahatan yang dituju menjadi tidak tercapai. Ulama fikih juga sepaham dan berkata jika perbuatan korupsi merupakan haram dan juga terlarang sebab menjadi hal yang bertentangan dengan maqasid asy-syariah.

KULIAH DI KAMPUS PELITA BANGSA MURAH DAN FASILITAS MEWAH

0

JIB | Cikarang pusat, Bekasi-Kampus Pelita Bangsa yang berada di jalan Inspeksi Kalimalang Tegal Danas Cikarang Kabupaten Bekasi merupakan salah satu perguruan tinggi di bawah pengelolaan Yayasan Pelita Bangsa.

Kampus Pelita Bangsa megah dengan dua gedung tinggi utama dan puluhan kelas serta berbagai fasilitas yang menunjang kegiatan perkuliahan, setiap bangunan utama dilengkapi eskalator dan lift yang menghubungkan antara lantai satu dengan lantai berikutnya.

Sejak awal berdiri tahun 2000, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pelita Bangsa membuka 2 Program Studi yaitu Manajemen Strata Satu dan Studi Akuntansi (Diploma Tiga). Pada kedua Program Studi ini, calon mahasiswa ditawari berbagai macam keterampilan, yakni pada bidang ekonomi, administrasi bisnis, manajemen dan pemasaran.

Program studi berikutnya dikembangkan melalui Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Pelita Bangsa, yaitu program studi Teknik Informatika, Teknik Lingkungan dan Arsitektur. Ketiga program study ini memberikan materi perkuliahan tentang bagaimana mengaplikasikan keterampilan di bidang sains, teknologi dan rekayasa menjawab persoalan-persoalan di dunia kerja.

Program study lain yang kemudian dikembangkan yakni Ekonomi Syariah melalui Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Pelita Bangsa. Program Studi ini telah melalui proses pengembangan sedemikian rupa sehingga dapat memenuhi kebutuhan mahasiswa dan mahasiswi pada subyek yang luas.

Fokusnya adalah aspek finansial islam dan pengelolan terhadap Islam serta pemahaman tentang sistem syariah secara keseluruhan di dunia perbankan.

Salah satu Dosen Kampus Pelita Bangsa Nining Yuningsih, S.Pd., M.M, Kepada Jurnalindonesiabaru.com menjelaskan kami bersama temen-teman Dosen lainnya akan selalu mengedepankan Proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), agar Pelajaran bisa mudah di Terima oleh mahasiswa, dan kita juga akan mengajarkan kepada mahasiswa dengan standar pendidikan Nasional dan bisa menjamin mutu KBM yang ada di kampus Pelita Bangsa.

“Kita juga berharap kepada mahasiswa agar selalu memanfaatkan kuliahnya dan pelajaran di kampus Pelita bangsa agar kelak nanti menjadi orang sukses dan bisa mengembangkan ilmu yang di dapatnya saat kuliah, ungkap Nining saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (08/12/2018).

Masih kata Nining Kampus Pelita Bangsa memang selalu berupaya semaksimal mungkin dapat memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk kuliah dengan biaya murah tetapi kualitas mewah.

Tempat terpisah Anita Purnamasari mahasiswa Pelita Bangsa, menempuh Program Study Manajemen, angkatan 2017, kepada media online Jurnalindonesiabaru.com menjelaskan saya sangat tertarik dan merasakan sendiri kuliah di Pelita bangsa ini, karena pasilitas dan KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) sangat mudah untuk di pelajari.

” Saya berharap dengan kuliah di Pelita bangsa ini bisa bisa mudah dan gampang untuk bekerja dan mengamalkan ilmu yang pernah saya dapatkan di Pelita bangsa saat lulus nanti” Ujar wanita berkerudung ini.

Masih kata Anita, kuliah di STIE Pelita Bangsa. tak kalah dengan universitas-universitas besar di Bekasi maupun seluruh Indonesia, baik dari segi fasilitas maupun KBM nya. Bukan itu saja biayapun murah namun fasilitas mewah, ya mungkin kalau belum tahu mah mahal karena di lihat dari bangunan yang mewah, tapi kalau sudah kuliah di Pelita bangsa pasti nyaman dan Banyak pengalaman.

Tempat yang sama Muhamad Adi Mulyana Jurusan Teknik Informatika, angkatan 2015 mengatakan Alhamdulillah semenjak saya kuliah di Pelita bangsa, banyak pelajaran-pelajaran yang saya dapatkan dan menambah ilmu sehingga terbuka wawasan luas yang belum saya ketahui, di sinilah saya dapat pelajaran yang lebik baik dan dewasa ketika saya mengambil sikap.

” Banyak pengalaman yang saya dapat di kampus Pelita bangsa, bukan itu saja kuliah di Pelita bangsa biaya sangat terjangkau, pas dengan kantong kita, biapun gedungnya mewah, tapi bayaran sangat murah dan itu bisa siapa saja masuk kuliah sesuai dengan kemampuan dan jurusannya” jelas, Muhamad Adi Mulyana Jurusan Teknik Informatika, kepada wartawan media online jurnalindonesiabaru.com di ruangan. (Red)

Hendra Sudarman Kepala UPTD Pasar Baru : Tertibkan PKL di Pasar Lama Cikarang

0

JIB CIKARANG UTARA, BEKASI –
Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pasar Baru Cikarang Hendra Sudarman adakan kegiatan penertiban warung-warung yang berada ditengah pertokoan pasar lama Cikarang, Desa Karang Asih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi Jawa Barat.

Kegiatan pembongkaran warung dilaksanakan selama tiga hari yang dimulai dari hari Sabtu (01/12/2018) kemarin hingga hari ini Senin (3/12/18).

“Kegiatan pembongkaran dilakukan untuk mebenahi dan merapihkan pasar
Kalau semua sudah tertib dan rapih rencananya para pedagang yang berada di Plaza Cikarang Baru akan dipindahkan kepasar lama agar tidak menggangu pengguna jalan”ujar Hendra Kepada Jurnalindonesiabaru.com Senin (03/12/2018)

Hendra juga, Untuk melakukan penertiban pasar itu tidak mudah dan kita harus betul-betul berkordinasi terlebih dahulu dengan pihak pedagang dan lembaga yang ada.

“Supaya para pedagang tidak merasa terganggu dan terusik dengan di adakanya kegiatan penertiban yang kita lakukan ini,”tutupnya ( Usan/Endang)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -