JIB | Kabupaten Bekasi – Curah hujan yang cukup tinggi pada saat ini berpotensi menimbulkan bencana alam ,untuk mengantisipasi hal -hal yang tidak diinginkan Satgas Citarum Harum sektor 20 Kecamatan Cikarang Pusat melakukan giat bersih – bersih di kali Cibeet dengan mengerahkan lima personil TNI dan enam orang warga sekitar.
Saat memberikan laporannya kepada awak media, Minggu (13/02/2022), Dansubsektor Wilayah Koramil 12/Serang Baru Serma Dongoro mengatakan, Kegiatan pembersihan kali Cibeet dilaksanakan pagi hari pukul 07.00 WIB di Kampung Sukasari Dusun II , RT 09 RW 04 Desa Pasir Ranji.
“Setelah apel pagi tadi, kami melakukan pembersihan rumput,penebangan pohon kaso dengan menggunakan alat seadanya seperti parang ,golok dan sabit,” ujar Dongoro.
Giat pembersihan kali Cibeet selesai pada Pukul 16.00 WIB dan lanjut pengecekan personel dan matrial setelah selesai bekerja, selama kegiatan berjalan dengan tertib dan aman ,”terangnya .(Dede/Wati)
JIB | Kabupaten Bekasi – Polsek Serang Baru Polres Metro Bekasi dan Koramil 12/Serang Baru Kodim 0509 Kabupaten Bekasi serta Pemerintah Desa Jayasampurna,memfasilitasi sekaligus mengamankan proses perdamaian antara dua organisasi kemasyarakatan (Ormas) BPPKB dan LMP yang telah terjadi kesalahpahaman ,dengan melakukan mediasi di antara keduanya di kantor Desa Jayasampurna Kecamatan Serang Baru,Kabupaten Bekasi. Minggu (13/02/2022) pukul 23.00 WIB sampai dengan selesai.
“Mediasi dilakukan untuk menjaga stabilitas dan kondusifitas wilayah binaan Koramil 12/Serang Baru , untuk itu kami mengundang kedua pimpinan ormas itu untuk hadir,” kata Sertu Tumino yang didampingi Serda Rusdi Babinsa Desa Jayasampurna.
Mediasi antara dua pimpinan ormas itu disaksikan langsung oleh Wakapolsek yang didampingi Kanit Intel dan Kanit Reskrim serta Binmas Polsek Serang Baru, Kepala Desa Jayasampurna, Babinsa Koramil 12/Serang Baru dan dua pimpinan ormas BPKB dan LMP Serang Baru.
Adapun kronologis kejadiannya kurang lebih pukul 17.30 WIB di rumah ketua LMP Sdr. Rizal Kampung Pagadungan RT 08 RW 05 Desa Jayasampurna, Sdr Erik,Aceng,Rizal ,Jaya dan Kubil sedang minum minuman keras bersama,dalam pengaruh minuman keras ada kata – kata tantangan ormas LMP, setelah berselisih paham terjadi perkelahian antara Sdr. Aceng dan Rizal, Sdr. Erik berusaha melerai perkelahian tersebut dan setelah itu membubarkan diri masing-masing.
Sekitar pukul 20.30 WIB Sdr. Ace Sarmadi (ketua ormas BPPKB) tiba di rumah sudah mendapati anggota ormas LMP sudah kumpul didekat rumah ketua ormas BPPKB dan terjadi kesalahpahaman.
Minggu pukul 23.00 WIB , tanggal 13 Februari 2022 , kedua belah pihak bersepakat menyelesaikan permasalahan yang terjadi dengan musyawarah kekeluargaan dan sepakat berdamai tidak akan mengulangi lagi pertikaian ini ,serta menjamin kedua belah pihak tidak akan mengulangi lagi dan tidak akan mengumpulkan massa.
Kepala Desa Jayasampurna, Muchsin, saat dimintai keterangan oleh Beksi Indonesia News mengatakan, permasalahan antar dua ormas tersebut sudah teratasi dengan memfasilitasi perdamaian.
“Kami berharap dalam upaya damai ini kedua pihak mampu menahan diri, setelah damai jangan sampai ada aksi balas dendam pascakejadian,” kata Muchsin.
Lanjut Muchsin,dirinya menyampaikan apresiasi atas upaya Kepolisian dan TNI untuk melakukan mediasi.
“Kami sangat berterima kasih kepada Polsek Serang Baru dan Koramil 12/Serang Baru yang sudah mengawal mediasi ini, saya berharap kejadian serupa tidak terulang lagi,” pungkas Muchsin. (Wati)
JIB | Jakarta – Bidang Kesehatan Keluarga dan Lingkungan Pokja IV Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) menggelar Pembekalan Kader PKK Pro Sehat Kendali Covid-19, Selasa (8/2/2022).
“Acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada kader tentang pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di masa pandemi covid-19 untuk disosialisasikan kepada seluruh lapisan masyarakat,” ungkap Safriati Safrizal dalam keterangan tertulisnya, Rabu (9/2/2022).
Selain itu, lanjut Safriati, kegiatan ini juga untuk meningkatkan komitmen masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19 dan juga meningkatkan capaian vaksinasi Covid-19 secara nasional.
“Kegiatan ini merupakan keberlanjutan program pelatihan kader PKK Pro Sehat Kendali Covid-19 tahap pertama yang sudah dilaksanakan pada 26 November 2020 kepada 16 Provinsi yang terdiri dari 30 Kab/Kota yang pada tahun 2020 melaksanakan Pilkada dimana daerah tersebut tinggi risiko penyebaran Covid-19,” tambahnya.
Dijelaskan Safriati, Kader PKK pro sehat kendali Covid-19 yang telah terverifikasi pada aplikasi BLC di tahap 1 berjumlah 1.171 Kader PKK dengan jumlah laporan 4.257, dan masyarakat yang telah teredukasi sebanyak 59.721 orang.
“Peserta yang terdaftar dalam pembekalan secara daring sebanyak 13.632 orang yang merupakan Kader PKK Duta Perubahan PHBS,” imbuhnya.
Pada kesempatan pembekalan ini, dikatakan Safriati, diberikan apresiasi kepada peserta yang hadir berupa doorprise yaitu 13 Piagam Penghargaan; 3 Plakat Penghargaan, 3 Antropometri Set, 70 Rompi logo PKK dan Satgas, Hadiah Uang tunai total senilai Rp 8.000.000 kepada 10 kader terbaik, 10 Kaos dan 20 Voucher Belanja masing-masing senilai Rp 100.000.
Turut hadir dalam kegiatan pembekalan selain Ketua Bidang Kesehatan Keluarga & Lingkungan TP PKK Pusat Safriati Safrizial ZA, Wakil Ketua Pokja IV Rully Andianto Harsono, Ketua Satgas Covid-19 Nasional Letjen TNI Suharyanto, Tim Satgas Covid-19 Nita Lusaid, Tim Satgas Covid-19 Sonny Harry B. Harmadi, Direktur PT. Borimex Jaya Sentosa Sujanto, Tim PT. Borimex Jaya Sentosa Setjo, Subdit Fasilitasi PKK, Sekretariat Fasilitasi PKK dan Tim Pokja IV TP PKK Pusat.
Selain itu, menurut rencana Bidang 4 Pokja 4 TP PKK Pusat akan melaksanakan Pantau Vaksinasi Anak dan Booster hari Rabu (9/2/ 2022) di 2 Lokasi, yaitu Jakarta Pusat dan Jakarta Utara.
“Kegiatan dilaksanakan dengan Protokol Kesehatan dengan membawa untuk masing-masing lokasi dibagikan 1500 masker PKK dan 50 botol handsanitizer 1000 ml. Serta healthy kit mini berisi masker kain 3 lapis dan handsanitizer 30 ml sejumlah 100 paket. Semua bantuan sudah dipersiapkan dan sudah ada di gedung PKK,” urai Safriati.
“Kegiatan Pantau Bersama Vaksinasi dan Booster untuk tanggal 11 Feb 2022 di 2 lokasi sudah kami koordinasikan dengan PKK DKI sesuai arahan Ibu Ketua Umum TP PKK Pusat sesuai Prokes dan berlangsung dalam waktu tidak terlalu lama, untuk menghindari kerumunan,” tambah Safriati. (Prabu).
JIB | Kabupaten Bekasi – Usulan dan masukan serta tanggapan masyarakat terkait rencana pembangunan daerah ditanggapi langsung kalangan legislatif. Ketua DPRD Kabupaten Bekasi BN. Holik Qodratullah menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Cibarusah.
Kegiatan tersebut dalam rangka Perencanaan Pembangunan Daerah tahun 2023 tentang pemantapan ketahanan ekonomi daerah yang berdaya saing, melalui percepatan pembangunan Infrastruktur yang berkualitas menuju Kabupaten Bekasi bangkit dan sejahtera. Selasa (8/02/2022).
Selain ketua DPRD, BN. Holik Qodratullah, hadir pula perwakilan Bapeda dan anggota DPRD dari Dapil 1 antara lain Anden dan Sunandar. Masing-masing menyampaikan tanggapan dan masukan terkait usulan pembangunan dan juga sejumlah kebijakan strategis yang menjadi wewenang Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi.
Musrembang dihadiri Forkopimcam dan para kepala desa se Kecamatan Cibarusah, Ketua BPD se Kecamatan Cibarusah,tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Pada hari yang sama, Musrenbang juga dilaksanakan di Kecamatan Serang Baru dan akan di susul Kecamatan lainnya.
“Musrenbang sebagai forum penjaringan aspirasi dari para pemangku kepentingan di tingkat kecamatan, dan diharapkan dapat menyempurnakan rencana pembangunan yang akan dilaksanakan pada tahun 2023,” ujar BN. Holik. (Wati/End)
JIB | KABUPATEN BEKASI – Plt. Bupati Bekasi, Akhmad Marjuki, terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil Test PCR yang dilakukan pada selasa pagi (8/2). Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi dr. Sri Enny Mainarti yang mengkonfirmasi kabar tersebut mengatakan bahwa saat ini Plt.Bupati Bekasi tengah menjalani perawatan di RSUD Kabupaten Bekasi.
“Hari Sabtu beliau mulai terasa kurang enak badan, hari minggu mulai demam, dan di swab antigen hasilnya negatif. Sampai Hari Senin belum ada perbaikan. Lalu, kita swab PCR pagi ini dan hasilnya positif,” ucap Sri Enny.
Dirinyapun menjelaskan kondisi terkini Plt.Bupati dalam keadaan stabil meski mengalami beberapa gejala seperti demam, sakit tenggorokan, serta batuk.
“Saat ini kondisi beliau stabil. Mari kita doakan beliau agar dapat pulih kembali dan dapat melayani masyarakat Kabupaten Bekasi seperti sediakala.” katanya.
Dengan melonjaknya kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi, masyarakat dihimbau agar jangan lengah dan terus terapkan protokol kesehatan 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan). (Obet)
JIB | KABUPATEN BEKASI,- Kecamatan Bojongmangu menggelar acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Bojongmangu Tahun Anggaran 2023 yang berlangsung di aula Kecamatan Bojongmangu, Desa Bojongmangu, Kecamatan Kabupaten Bekasi, pada Senin (7/02/22) pukul 13.00 WIB sampai dengan selesai.
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Bapeda, Dewan dapil 1, Camat Bojongmangu, Kepala Desa sekecamatan Bojongmangu, Danramil 09/Cibarusah, Polsek Cibarusah yang diwakili oleh WakaPolsek, Ketua BPD sekecamatan Bojongmangu dan Ketua RT/RW sekecamatan Bojongmangu.
Dalam sambutannya, Camat Bojongmangu Agung Suganda menyampaikan, tema Perencanaan Pembangunan Daerah tahun 2023 adalah pemantapan ketahanan ekonomi daerah yang berdaya saing, melalui percepatan pembangunan Infrastruktur yang berkualitas menuju Bekasi bangkit dan sejahtera.
“sehingga perekonomian masyarakat Bojongmangu bisa terbantu dari segala bidang, baik itu bidang pertanian, bidang perternakan, bidang pendidikan, bidang keagamaan, sehingga pertumbuhan ekonomi masyarakat Bojongmangu pun tumbuh pesat tidak ada lagi warga yang tidak mampu” jelasnya.
Masih Kata Agung. Mudah-mudahan dengan adanya Musrenbang yang dihadiri oleh pejabat daerah Kabupaten Bekasi, apa yang kita harapkan dapat terealisasi dalam semua bidang di Kecamatan Bojongmangu ini, sehingga masyarakat Bojongmangu bisa tumbuh pesat perekonomiannya.” (Wat/End)
JIB | Sambas – Untuk mendukung pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2021 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi pada Kawasan Perbatasan Negara di Aruk, Motaain dan Skouw, Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) melakukan kunjungan ke lokasi pengembangan ekonomi di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat pada Jumat (4/2/2022).
Hasil peninjauan ini dilaporkan Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan (Deputi II) Paulus Waterpauw, kepada Kepala BNPP yang notabene Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian. “Peninjauan Lokasi Pelaksanaan Program/Kegiatan Inpres Nomor 1 Tahun 2021 di Kabupaten Sambas Provinsi Kalimantan Barat oleh Tim PKPD dan Tim PRKP Kedeputian II,” lapor Paulus.
Tim yang dimaksud Paulus tersebut, adalah Tim BNPP yang diwakili oleh Asisten Deputi (Asdep) Potensi Kawasan Perbatasan Darat (PKPD) Asnil dan Asdep Penataan Ruang Kawasan Perbatasan (PRKP) Suroyo, beserta jajaran di bawah Kedeputian Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan.
Tim tersebut menemukan sejumlah kendala yang menghambat pengembangan agrikultur, perikanan, dan industri di kecamatan perbatasan di Kabupaten Sambas.
Di Kecamatan Tebas dan Salatiga, petani padi hibrida dan padi rawa kesulitan mempertahankan keberlanjutan produksi beras karena kurangnya dukungan pupuk bersubsidi dan rendahnya harga gabah kering, terutama saat panen raya berlangsung. Selain itu, sedikitnya permintaan beras premium dan timpangnya bantuan untuk padi hibrida membuat petani enggan melanjutkan budidaya tanaman ini.
“Untuk padi hibrida, cuma ada bantuan benih saja. Jadi, diminta harus disamakan dengan padi rawa. Harus ada (bantuan) penunjang yang lainnya,” tutur Asdep PKPD Asnil.
Pertanian serupa di Kecamatan Sejangkung juga menghadapi kendala sarana dan prasarana, yakni kurangnya unit traktor untuk mengolah lahan dan mesin perontok padi untuk memproses hasil panen. Saat ini, hanya terdapat satu unit traktor yang digunakan oleh sembilan kelompok tani. Sementara itu, mereka juga tidak memiliki mesin perontok padi sehingga proses pascapanen dilakukan secara manual.
Di Kecamatan Tekarang dan Sebawi, pengembangan kawasan sentra produksi tanaman jeruk yang menerapkan teknologi Buah Berjenjang Sepanjang Tahun (Bujangseta) terkendala oleh susahnya pengaturan waktu panen, rendahnya kemampuan petani, masalah produksi pascapanen, kondisi alam yang tidak menentu, hama penyakit, mahalnya sarana produksi, sulitnya akses permodalan, serta buruknya akses jalan usaha tani.
Sementara itu, pembangunan pusat pembenihan dan pengembangan kawasan sentra produksi tanaman lada di Kecamatan Galing terkendala oleh infrastruktur jalan yang belum memadai. Akses menuju lokasi bahkan tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat.
Begitu juga dengan industri kemasan lada di Kecamatan Sejangkung. Akses ke lokasi masih berupa jalan desa sehingga perlu ada peningkatan agar dapat dilalui kendaraan logistik. Selain itu, kawasan ini juga belum terjangkau oleh jaringan internet.
Tim BNPP juga sempat meninjau pembangunan jalan nasional ruas Tebas-Jembatan Sambas Besar yang menjadi akses utama Pusat Pariwisata Temajuk.
“Diharapkan ke depan, Pusat Pariwisata Temajuk akan lebih cepat berkembang dengan dibangunnya jembatan dan jalan ini,” ungkap Asnil.
Selain meninjau pelaksanaan Inpres 1 Tahun 2021, tim turut berkunjung ke Desa Pemangkat Kota di Kecamatan Pemangkat untuk melihat potensi budidaya ikan tangkap darat. Di lokasi tersebut, kurangnya jumlah ekskavator menjadi kendala yang menghambat pengembangan tambak seluas 850 hektare. (Prabu)
JIB | Kabupaten Bekasi,- Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi melalui UPT Puskesmas Karang Satria bertempat di Kantor RW 08 Perumahan Taman Kintamani Desa Jejalenjaya Tambun Utara telah sukses melakukan kegiatan lounching terbentuknya Posyandu Remaja Kintamani. (5/1)
Hadir dalam acara tersebut perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Ibu Aulia mewakili Kasie Kesehatan Keluarga Bidang Kesehatan Masyarakat, Camat Tambun Utara Bapak Najamuddin, Lurah Desa Jejalenjaya Bapak Kumpul, Bimaspol, Babinsa Jejalenjaya, RS Kartika Husada Tambun Selatan, dan Pemerhati Anak Kabupaten Bekasi M.Rojak.
Sebelum acara simbolis peresmian terbentuknya Posyandu Remaja Kintamani, UPT Puskesmas Karang Satria menghadirkan tokoh Pemerhati Anak, M.Rojak, mantan Anggota Komisioner Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) 2017-2019 sebagai narasumber dialog interaktif bersama warga perumahan Taman Kintamani, Jejalenjaya Tambun Utara.
“Saya sangat mengapresiasi terbentuknya Posyandu Remaja Kintamani yang di inisiasi ibu Susi selaku Kepala UPT Puskesmas Karang Satria beserta tim, Posyandu Remaja merupakan bagian program Pemerintah dilingkungan Dinas Kesehatan sangat perlu mendapat perhatian dan dukungan kita bersama segenap lapisan masyarakat.” Ujarnya M.Rojak
Ditambahkan lebih lanjut, M.Rojak menyampaikan, ” bahwa upaya bentuk perlindungan anak perlu pelibatan peran serta masyarakat secara aktif karena jelas disebutkan dalam Undangan- undangan Perlindungan Anak Nomor 35 tahun 2014 Pasal 72 ayat 1-2. Bahwa perlindungan anak dapat dilakukan secara perorangan maupun kelompok. Kehadirannya Posyandu Remaja dilingkungan masyarakat sebagai bentuk tanggungjawab setiap orang secara bersama-sama/kelompok untuk memastikan tumbuh kembang Remaja baik secara fisik dan mental.”
Penyebaran informasi seputar kesehatan masyarakat sangat penting utamanya dilingkungan terdekat yaitu keluarga.
“Perkara kesehatan, zaman dahulu orang tua sangat proaktif datang ke Posyandu membawa balita diperiksa fisiknya dengan diberikan imunisasi dan ditimbang secara rutin. Saat anak beranjak remaja kebanyakan orang tua saat ini melihat tumbuh kembang anak hanya secara fisik tapi kurang perhatian pada mentalnya. Orang tua tidak boleh abai pada perkara kesehatan mental remaja karena persoalan munculnya beberapa kasus kekerasan anak remaja timbul akibat kurangnya pengetahuan terhadap aspek kesehatan mental. Melahirkan generasi sehat secara fisik memang penting tetapi jauh lebih penting lagi juga secara mental.” Tegas Rojak, dalam paparannya.
Pemerintah Kecamatan Tambun Utara melalui Camat Bapak Najamuddin meminta kepada instansi pemerintah Desa Jejalenjaya untuk bersama-sama masyarakat agar merumuskan program pemberdayaan masyarakat lebih besar sekala prioritas posting anggaran kearah pemberdayaan masyarakat untuk dimasukkan kedalam rancangan APBD kedepannya.
“Saya selaku Camat Tambun Utara pastinya akan selalu medukung untuk merekomendasikan segala bentuk kegiatan masyarakat, baik itu oleh pemerintah desa dan Puskesmas Jejalenjaya, terlebih Posyandu Remaja ini sangat penting karena menyangkut kebaikan masa depan generasi kita. Kalau tidak ada program buat Posyandu Remaja saya akan coret, saya pastikan posyandu remaja mendapatkan dukungan yang bersumber dari APBD”, ujarnya Najamuddin, disambut tepuk tangan riuh oleh warga sekitarnya.
Dijelaskan Kepala UPT Puskesmas Karang Satria Ibu Susi, bahwa Tujuan Posyandu Remaja dibentuk untuk, Pertama, Memberikan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi remaja. Kedua, Memberikan pengetahuan pentingnya pendidikan kesehatan reproduksi dan NAPZA bagi remaja. Ketiga, Menciptakan wadah generasi muda dimasing-masing desa sebagai wadah pembinaan dan memahami pentingnya gaya hidup sehat. (Prabu)
JIB | Kabupaten Bekasi,- Sebuah dump truck terperosok dan terguling di Jalan Raya Pegadungan, Kelurahan Sertajaya Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi pada sore ini. Dump truck berplat nomor B 9167 FYU itu penuh dengan muatan tanah, tidak jauh dari lokasi proyek tersebut, jaraknya sekitar 300 meter dari kejadian. Sabtu (5/02/2022).
Dump Truck tersebut mengalami kecelakaan diduga akibat menghindari kendaraan mobil lainnya, sehingga mobil damp truck tersebut tidak dapat menghindari, akibat longsor yang berbulan – bulan belum diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi
“Kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Raya Pegadungan terjadi sekitar pukul 15.15 WIB, mobil tersebut berpapasan dengan mobil lainnya dan tidak bisa menghindari lubang bekas longsor yang sampai saat ini belum juga diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi, sehingga mobil tersebut terperosok dan terguling” jelas, Suherman warga setempat saat di wawancarai melalui handphone.
Masih kata Suherman, dalam kecelakaan tersebut selang beberapa menit datang Babinsa setempat dibantu Lantas Polsek Cikarang Timur untuk mengurai kemacetan.
“Namun tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu. Petugas Lantas Polsek Cikarang Timur mendatangi tempat kejadian untuk memastikan penyebab kecelakaan yang sebenarnya”. Ujarnya
Lanjut Suherman, dengan adanya kejadian tersebut para pengusaha atau pemilik gudang yang ada di jalan tersebut akan patungan untuk merapikan dan memperbaiki tempat longsor tersebut. (Wati)
JIB | CIKARANG PUSAT – Plt Bupati Bekasi Akhmad Marjuki melantik Drs. Dedy Supriyadi, MM sebagai Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Komplek Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Senin (31/01/22).
Acara tersebut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Bekasi, pimpinan perangkat daerah dan para Camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Dalam sambutannya, Plt Bupati Bekasi berharap dengan dilantiknya Dedy Supriyadi sebagai Sekda yang baru, dapat memacu kinerja para perangkat daerah di lingkungan Pemkab Bekasi.
“Saya berharap, gunakan semua potensi yang ada, untuk mencapai pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” kata Marjuki.
Plt Bupati Bekasi juga berharap, Sekda yang baru dapat mendorong perangkat daerah di lingkungan Pemkab Bekasi agar dapat menunjukkan kinerja yang lebih baik.
“Apalagi para perangkat daerah sudah sepakat bahwa untuk merealisasikan anggaran di tahun 2022 ini sudah menandatangani fakta integritas, minimal bisa merealisasikan anggaran 30 persen di semester pertama,” tandasnya.
Plt Bupati Bekasi meminta fakta integritas tersebut, bukan hanya ditanda-tangan saja, tapi harus bisa dikejar oleh seluruh perangkat daerah untuk dapat merealisasikannya.
Akhmad Marjuki juga menyampaikan terimakasih kepada Pj Sekda sebelumnya, Herman Hanapi atas dedikasi dan pengabdiannya, yang sudah bekerja secara maksimal, di tengah banyaknya kekosongan jabatan di lingkungan Pemkab Bekasi.
“Oleh karenanya, untuk mengoptimalkan jalannya pemerintahan, dalam waktu dekat, saya ingin dan akan mengisi kekosongan jabatan tersebut, agar kinerja Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi dapat lebih maksimal lagi,” ucapnya.
Sementara itu, Sekda Kabupaten Bekasi yang baru, Dedy Supriyadi yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bappeda Kabupaten Bekasi, mengucapkan terimakasih kepada Plt Bupati Bekasi, Gubernur dan Mendagri atas amanah yang diberikan.
“Pak Bupati menginstruksikan dan memberi arahan kepada saya selaku Sekda yang baru, untuk melakukan terobosan, inovasi dan langkah-langkah penting dan strategis untuk percepatan pembangunan di Kabupaten Bekasi,” kata Dedy.
Terkait dengan kekosongan beberapa kepala perangkat daerah, Dedy mengatakan, harus dilakukan sesegera mungkin, bersama tim evaluasi kinerja agar pengisian jabatan tersebut dapat berjalan dengan baik.
“Saya juga mengajak semua stakeholder dan masyarakat untuk bahu-membahu membangun Kabupaten Bekasi. Sebagai ASN, kami adalah pelayan masyarakat yang tidak minta dilayani tapi tugas kami adalah melayani,” tutupnya (End).