JIB | Kabupaten Bekasi- Menyikapi terkait kutipan “Wartawan Gembel” yang dilontarkan oleh salahsatu oknum pegawai Desa Karangrahayu, Kecamatan Karangbahagia dipesan Whatsapp grup desa itu diduga bermkasud melecehkan profesi Jurnalis. Sabtu (21/08/2021).
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya, Melody Sinaga mengatakan hal itu sudah jelas salah dan mencedrai semua wartawan.
“Soalnya wartawan itu bukan orang gembel, wartawan itu orang-orang intelektual bahkan salah satu pilar keempat demokrasi,” ucapnya melalui via Whatsapp.
Namun yang jelas, kata dia, terlepas apapun itu kronologinya kalau dia menyebutkan ‘Wartawan Gembel’ itu sudah mencedrai seluruh wartawan.
“Terkecuali dia bilang oknum wartawan, itu lain lagi halnya,” kata dia.
Sementara, Pimpinan Redaksi Jurnalindonesiabaru.com, Asep Saepullah menjelaskan salahsatu wartawan JIB mewawancarai Kepala Desa Karangrahayu, Kecamatan Karangbahagia terkait program proyek Provinsi Jawabarat.
“Tanpa diketahui wartawan, oknum tersebut memidiokan wawancara itu secara diam-diam lalu menyebarkan vidio itu ke pesan Whatsapp grup Aparat Desa Kr. Rahayu,” jelas Asep.
Menanggapi unggahan vidio itu Kepala Desa Karang Rahayu, Ino Hermawati meminta tanggapan dengan menulis pesan.
“Bagai mana rekan-rekan menurut penilaian anda semua,” ucapnya dalam pesan Whatsapp.
Kata Asep, pertanyaan Kades Karangrahayu menjadi pemicu terjadinya perkataan yang tidak pantas terhadap profesi wartawan.
“Wartawan gembel ora ada etikanya pisan lagi wawancara ama bu lurah ora pantes pisan jadi wartawan,” balasan pesan salah satu anggota grup Whatsapp Aparat Desa Kr. Rahayu.
“Itu orang ngomong kakinya iket aja aph ga mau diem,” sambung anggota grup lainnya.
Tentunya, kata Asep, obrolan via pesan Whatsapp grup itu mencederai profesi seluruh wartawan.
“Redaksi media Jurnalindonesiabaru.com bakal melaporkan hal ini kepada penegak hukum, sebagaimana yang dimaksud dalam pasal UU ITE,” tandasnya. (Obet)
Oknum Pegawai Desa Karangrahayu Lecehkan Profesi Wartawan, Ketua PWI ; Semua Wartawan Tercederai
Vaksinasi dan penyaluran Sembako Gratis Banksasuci Foundation Didukung Bareskrim Polri
JIB | Kota Tangerang – Banksasuci Foundation bersama Bareskrim Polri menggelar vaksinasi serta pembagian sembako gratis bagi Kota Tangerang di Taman Wisata Edukasi Banksasuci, di Bilangan Panunggangan Barat, Kota Tangerang (21/8/2021).
Ketua Banksasuci Foundation, Ade Yunus mengatakan sudah sejak lama dirinya mengusulkan agar Banksasuci dijadikan sebagai sentra vaksinasi. Hal tersebut bertujuan untuk mendukung program pemerintah mempercepat tercapainya herd immunity atau kekebalan kelompok di wilayah Kota Tangerang.
Lebih lanjut dia mengatakan, “kesan vaksin yang menegangkan dan menakutkan (red: selama ini), menjadi berbeda di Banksasuci, (terlihat) lebih santai dan menyenangkan dengan suasana alam terbuka membuat masyarakat lebih rileks dan nyaman,”
Ade berharap kegiatan Sentra Wisata Vaksinasi di Banksasuci bisa terselenggara secara berkesinambungan dan simultan.
“insyaallah ke depan wisata vaksinasi menjadi agenda rutin untuk memudahkan pelayanan vaksinasi, menyesuaikan dengan ketersediaan vaksin, kami juga ucapkan terima kasih Indonesia Pasti Bisa, Anak Bangsa Peduli, Dinkes Kota Tangerang serta Kecamatan Cibodas, sehingga kegiatan dapat terlaksana,” ujarnya.
Sementara itu, setelah vaksinasi warga diberikan semako gratis yang merupakan dukungan sumbangan dari Bareskrim Polri.
“Alhamdulillah, Pak Kabareskrim menaruh perhatian khusus kepada masyarakat yang terdampak COVID-19, dengan memberikan 500 paket sembako yang kami bagikan bersamaan dengan giat vaksinasi,” Tukasnya.
Sementara itu, salah satu warga yang mengikuti vaksinasi di Taman Wisata Edukasi Banksasuci, Asep merasa senang dan bersyukur, bisa mengikuti wisata vaksinasi di Banksasuci. Selain pengalaman baru, Asep juga senang karena mendapatkan sembako yang sangat bermanfaat bagi keluarganya.
“vaksin di Banksasuci menjadi menyenangkan, tempatnya sejuk dan teduh, eh pulang dapat sembako buat keluarga, terimakasih kami bisa tersenyum kembali,” ujar Asep tersenyum riang. (AS)
Proses Pengisian Jabatan Akan Dilaksanakan Secara Transparan dan Tidak Transaksional Ini Kata Pj Bupati Bekasi
JIB | Kabupaten Bekasi,- Penjabat (Pj) Bupati Bekasi Dani Ramdan akan melakukan pengisian kekosongan jabatan struktural di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi Jawa Barat.
“Kita akan memulai proses untuk evaluasi, diikuti dengan pengisian jabatan struktural, target September tahun ini. Dimulai dari Eselon IIb, eselon III, maupun eselon IV. Prosesnya akan bertahap karena ada penyesuaian-penyesuaian yang didasarkan pada kompetensi dan internal organisasi,” ujar Dani Ramdan saat memimpin langsung Rapat Kerja Kepala Daerah, terkait pengisian jabatan struktural di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, Kamis (19/08/2021).
Pj. Bupati Bekasi menegaskan pelaksanakan pemilihan pejabat struktural ini harus dilakukan secara profesional, proporsional, objektif, transparan, dan tidak transaksional.
Dani Ramdan menyampaikan target pengisian 64 pejabat struktural yang kosong, yang direncanakan akan terisi pada bulan September mendatang.
Proses pengisian jabatan ini, berdasarkan penyesuaian terhadap kompetensi dan internal organisasi. Selain pengisian jabatan yang kosong, juga akan dilakukan mutasi dan rotasi jabatan sesuai dengan kebutuhan dan kompetensinya.
Tidak hanya berbicara mengenai kompetensi, Pj. Bupati Bekasi juga menilai track record para calon pejabat struktural, yang bertujuan untuk melihat integritas dan komitmen melalui self assessment atau pengamatan, serta wawancara.
“Tentu selain aspek kompetensi, track record juga akan dinilai dan menjadi pertimbangan, karena untuk menjadi pejabat struktural tidak hanya kompetensi, tetapi juga integritas, komitmen. Dan itu bisa diukur lewat self assessment atau pengamatan dan wawancara,” pungkasnya.
Dirinya menambahkan, akan membuka kesempatan bagi pegawai Pemkab Bekasi, yang merasa mampu dan memenuhi syarat untuk mengisi kekosongan jabatan, agar dapat menyampaikan self assessment dan self promotion.
Dani menyatakan pentingnya terbentuk tim yang kompeten,yang punya kapasitas, integritas dan komitmen demi bersama sama menjalankan roda pemerintahan di kabupaten Bekasi
“Pemilihan ini sangat penting. Saya ingin ditopang oleh tim yang kompeten, integritas karena di Pemerintah Daerah ini tidak akan ada yang mampu menjadi superman, kita hanya bisa menjadi superteam. Untuk membentuk superteam, saya butuh personil yang punya kompetensi, kapasitas, integritas dan komitmen yang sama dengan saya sehingga menjadi satu langkah dan saling menopang,” tambahnya.
Dani juga berharap para calon pejabat struktural memiliki kesehatan mental yang terjaga, dapat menyelesaikan tugas sebaik-baiknya dan membantu dalam perbaikan dalam penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).
“Saya ingin mengajak kepada kita semua untuk menyadari hakekat dalam jabatan, yakni kepercayaan, rezeki dan ujian. Diharapkan untuk menjaga psikologis agar tidak terganggu, dapat selesaikan pekerjaan dengan sebaik-baiknya dan membantu perbaikan nilai SAKIP,” pesannya.
Dani juga mengingatkan integritas akan semakin kokoh jika si pejabat memiliki konsistensi antara apa yang diucapkan dengan apa yang dilakukan dan memiliki komitmen terhadapnya
“Komitmen itu dimulai dengan kata, dan mewujudkannya dengan menjalankan kata tersebut. Hal ini merupakan tantangan bagi kita yang membuat komitmen. Jadilah “walk the talk”, melakukan apa yang di katakan,” pungkasnya. (Red)
ANTUSIAS WARGA TINGGI IKUTI VAKSIN, KETERBATASAN VAKSIN JANGAN MENYURUTKAN ANTUSIAS WARGA
JIB | Kabupaten Bekasi,- Antusias warga mengikuti vaksinasi Covid-19 tahap I di 6 (enam) titik dan Tahap II di 2 (dua) titik secara massal yang digelar Polsek Cikarang di Gerai vaksin TNI-Polri Kecamatan Cikarang Utara, Jum’at, cukup tinggi.
Ini kolaborasi yang luar biasa. Mudah-mudahan akan terus terjaga semangat yang luar biasa ini, semangat warga Cikarang Utara dan Karang Bahagia yang sudah bergerak mengikuti vaksinasi secara masif,” kata Kapolsek Cikarang Kompol Mustakim,SH, MH saat dikonfirmasi di temui Mapolsek Cikarang, Jum’at (20/08/2021).
Untuk itu, menurut Kompol Mustakim, pihaknya mengapresiasi secara serius pelaksanaan vaksinasi massal di delapan titik kali ini. Ia berharap juga semangat masyarakat Cikarang Utara dan Karang Bahagia dalam memerangi Covid-19 tidak akan padam.
“Meski antusias warga cukup tinggi saat mengikuti vaksinasi massal itu, mereka diatur oleh Bhabinkamtibmas seta Bhabinsa dan aparatur Desa dengan tetap menjaga disiplin protokol kesehatan yang ketat, “ujar Kompol Mustakim.
Kompol Mustakim menambahkan, pelaksanaan vaksinasi massal tersebut walaupun dengan stok vaksin yang terbatas merupakan bukti bahwa semua elemen masyarakat bahu membahu dalam melawan Covid-19.
“Kami berada di sini dalam rangka bahu membahu jangan ada yang terpisahkan antara kita semua untuk melawan Covid-19. Semoga ini menjadi awal langkah untuk mencapai herd immunity di Kecamatan Cikarang Utara dan Kecamata Karang Bahagia, “kata dia.
Seperti diketahui, Polsek Cikarang menyelengarakan Gerai vaksin TNI-Polri di lima titik, vaksinasi tahap ke II dengan kuota 250 dosis sinovak dan jumlah warga yang hadir 380 dan masih ada warga yang tudak mendapatkan vaksin.
Untuk di Desa Pasir Gombong vaksinasi tahap II sebanyak 250 dosis sinovak, namun warga yang hadir sebanyak 325 warga masih terdapat warga yang antusias belum tervaksin.
Sedangkan Gerai vaksinasi merdeka berani menyelenggarakan vaksinasi tahap 1 dosis moderna di SMAN 1 dengan jumlah dosis 200 vaksin dan warga yang hadir 242 orang masih tedapat warga yang belum tervaksin.
Puri Nirwana Residen Rw 08 sebanyak 200 dosis vaksin tahap 1 moderna, dengan jumlah yang hadir 260 orang masih terdapat warga yang antusias belum tervaksin.
Kemudian Grand Cikarang City Rw 13 sebanyak dosis 200 dosis vaksin tahap 1 moderna, dengan jumlah warga yang hadir 230 orang masih terdapat warga yang antusias belum tervaksin.
Desa Wangun Harja sebanyak 200 dosis vaksin moderna, dengan warga yang hadir mencapai 205 orang.
Desa Karang Mukti 200 dosis vaksin tahap 1 moderna, dengan jumlah warga yang hadir mencapai 204 orang masih terdapat warga yang antusias belum tervaksin.
Desa Simpangan 420 dosis vaksin tahap 1 moderna, dengan jumlah warga yang hadir mencapai 424 orang masih terdapat warga yang antusias belum tervaksin.
Antusias Kapolsek Cikarang dalam rangka mendukung program percepatan dan pemerataan vaksinasi guna herd imunity membentuk kekebalan, dengan di imbangi animo minat masyarakat dalam mengikuti kegiatan vaksinasi mencegah serta menekan penularan covid-19 di Cikarang.
“Dukungan pemerintah dengan pengadaan stock vaksin yang di perkirakan baru mencapai 53% saja warga yang baru tervaksin berdasarkan data yang direkap oleh Binmas Polsek Cikarang, terbagi dari gerai vaksinasi TNI-POLRI, vaksinasi merdeka berani dan sebagian vaksin dari tempat bekerja (persahaan)” ungkap Kapolsek Cikarang (kompol Mustakim,SH,MH,/ (Aang)
Soal Dugaan Pelanggaran Prokes Covid 19, Ketua LPK Bekasi Laporkan Pj Bupati Bekasi Ke Mabes Polri
JIB | Kabupaten Bekasi- Ketua Lembaga Pemberantas Korupsi Kabupaten Bekasi, Asep Saepullah laporkan Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan ke Mabes Polri terkait dugaan pelanggaran Prokes Covid 19 di Kecamatan Cikarang Barat dan Cikarang Selatan.
Ia menyebutkan, selain ke Mabes Polri Asep mengaku pihaknya juga melaporkan hal ini ke Kemendagri, Satgas Covid 19 Republik Indonesia, Ombudsman, Menpan RB, KASN, dan Polda Metro Jaya Jakarta, (18/8).
“Laporan kami ke Mabes Polri yang ditunjukan langsung ke Kepala Kepolisian Republik Indonesia soal undang-undang No 4 tahun 1984 tentang wabah penyakit menular dan undang-undang No 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan,” ucapnya.
Ia berharap, hukum negara dapat dilakukan sesuai undang-undang yang berlaku dan tidak memandang bulu, ras apalagi jabatan.
“Saya berharap pihak kepolisian sebagai penegak hukum dapat menindaklanjuti surat laporan kami,” harapnya.
Sebelumnya diberitakan, Juru Bicara Satgas Covid 19 Kabupaten Bekasi diduga mandul atau tidak bisa membuahkan hasil ketika Pj Bupati Bekasi mengundang kerumunan massa.
Asep menyebutkan, kerumunan massa ditimbulkan lantaran Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan membagikan paket sembako kepada masyarakat terdampak Covid 19, senin (2/8).
“Sehingga hal itu terkesan Jubir Covid 19 Kabupaten Bekasi tutup mata, ketika Pj Bupati Bekasi menyalahi aturan PPKM Darurat sesuai instruksi Presiden Republik Indonesia,” ucapnya.
Sebelumnya ia meminta keterangan Jubir Satgas Covid 19 melalui via Whatsapp terkait kerumunan massa tersebut namun tidak ada jawaban. Artinya Satgas Covid 19 tebang pilih ketika menegakan peraturan.
“Dalam undang-undang No 4 Tahun 1984 tentang wabah penyakit menular dan undang-undang No 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan disebutkan dengan jelas,” ujarnya.
Oleh sebab itu pihaknya mendesak Tim Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Covid 19 melakukan tindakan tegas sesuai peraturan dan undang-undang bahkan instruksi Presiden Republik Indonesia.
“Kami mendesak dengan tegas agar hal ini dapat ditindaklanjuti Tim Gakkumdu Covid 19 dan saya berharap penegak hukum tidak tebang pilih dalam menegakan hukum,” pungkasnya. (Red)
PDAM Cabang Cibarusah Kerahkan Lima Mobil Tangki Untuk Salurkan Air Bersih Ke Pelanggan
JIB | Kabupaten Bekasi- Dengan adanya kebocoran saluran pipa utama di Tegal Gede,mengakibatkan pendistribusian air ke wilayah Cikarang Selatan dan Cibarusah terhambat,teknisi PDAM bergerak cepat untuk memperbaiki ke bocoran agar para pelanggan tidak kecewa .
Saat di temui awak media di sela sela kesibukannya kepala cabang PDAM Cibarusah ,Ganjar menuturkan ” walaupun ke maren ada kendala terjadi ke bocoran di intalasi pipa utama di Tegal Gede.
“Pelayanan untuk kebutuhan air tetap terpenuhi karena kita mempunya penampungan air yang cukup besar, dengan lima armada tengki air yang kita miliki.” Jelasnya.
Masih kata Ganjar, air kita anter ke tiap tiap pelanggan dari Mega regency, Kota serang baru, Puri persada, Mutiara, Pirdaus dan Cibarusah.
“Alhamdulillah masih bisa terpenuhi kebutuhan airnya walaupun kurang maksimal, pelayanan sampai 24 jam dan alhamdulilah sekarang pipa sudah di perbaiki namun belum bisa maksimal mungkin setelah dua atau tiga hari baru maksimal,” terang Ganjar.
Di tempat terpisah ketua dewan DPRD kabupaten Bekasi BN .Holik menuturkan dengan adanya ke bocoran pipa PDAM Tegal Gede saya sebagai warga Cikarang Selatan agak sedikit terganggu masalah air.
“Namun saya apresiasikan dengan cepat tangganya para teknisi yang lgs memperbaiki dan pelayana air pun bisa di penuhi dengan diantarnya ke tiap rumah sehingga kebutuhan air dapat terpenuhi, semoga kebutuha air bersih dari PDAM tidak ada kendala lagi” terangnya.
Asep salah satu warga Kota Serang Baru pelanggan PDAM mengatakan pihak PDAM mengirim air ke rumah rumah pada saat air tidak mengalir dengan beberapa armada selama 24 jam sehingga kebutuhan air dapat di penuhi.
“Waraga juga di persilakan mengambil air sendiri ke PDAM tanpa di pungut biyaya / gratis,”pungkasnya . (Dede)
HUT RI ke-76, Camat Ciktim Berikan Penghargaan Desa Juara 1 Penanganan Covid-19
JIB | Cikarang Timur, – Dihari kemerdekaan dalam rangka menyambut HUT RI ke-76, seluruh instansi pemerintahan menggelar Upaca Pengibaran Bendera, salah satunya Kecamatan Cikarang Timur.
Pada kesempatan itu juga Camat Cikarang Timur ROPI, ST, memberikan penghargaan kepada desa juara dalam penanganan Covid-19 di wilayah Cikarang Timur di akhir acara upacara.
Penilaian terhadap juara tersebut diantara desa yang memenuhi unsur penanganan Covid-19 dengan beberapa kriteria diantaranya, Dengan berupa cangkuman imunisasi, Kecepatan update data 3T, Keaktifan PPKM Mikro, Keaktifan penegakan protokol kesehatan, dan selalu aktif melakukan kordinasi dalam penanganan selama pandemi Covid-19.
Desa Karangsari yang dipimpin oleh Kepala Desa Bao Umbara mendapatkan predikat terbaik dan meraih penghargaan sebagai Juara 1 dalam penangan Covid-19 di wilayah Cikarang Timur menurut Gugus Tugas tingkat kecamatan Cikarang Timur.
Saat diwawancara awak media Kepala Desa Karangsari Bao Umbara mengatakan bahwa ini semua karena keaktifan seluruh petugas PPKM baik di desa, Dusun, RT dan RW yang selalu berperan aktif dan selalu bekerja sama dalam informasi situasi dan kondisi yang ada di lingkungan.
“Ini semua berkat kerjasama dan keaktifan seluruh aparatur desa baik satgas yang standby dan piket di Desa setiap hari, tingkat Dusun, RT dan RW, selalu aktif dalam memberikan informasi yang ada di lingkungan,”Ucapnya.
Umbara juga menjelaskan bahwa penanganan Covid-19 di Karangsari sendiri petugas sangat teliti dan selalu aktif untuk melakukan evakuasi dan yang lainya dalam penanganan, bahkan di satgas sendiri ada yang melakukan piket malam hingga pagi yang diatur berdasarkan jadwal sehingga penanganan bisa berjalan dengan baik.
“Di Karangsari sendiri kami mengadakan piket malam dari seluruh jajaran yang sudah dijadwalkan dan berjalan hingga sekarang, sehingga penanganan dan pelayanan kepada masyarakat terkait penanganan Covid-19 bisa berjalan dengan baik, Kami sendiri pernah melakukan penyekatan waktu awal pandemi Covid-19,”Tambahnya.
“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran pemerintahan desa Karangsari yang sudah bekerja dengan baik sehingga dinobatkan sebagai desa terbaik dan mendapatkan Juara 1 dalam penanganan Covid-19,”Tutupnya. (Aang)
Pelanggaran Prokes Pj Bupati Bekasi Jadi Polemik, Ebong Hermawan Sebut Slogan “BERANI” Omong Kosong
JIB | Kabupaten Bekasi- Pelanggaran Prokes Covid 19 Pj Bupati Bekasi menuai perbincangan kalangan masyarakat Kabupaten Bekasi.
Seperti yang dikatakan Wakil Ketua DPP Singa Bekasi, Ebong Hermawan mestinya hukum itu tidak memandang bulu bahkan sekalipun untuk pejabat tinggi kalau memang itu melanggar aturan. Selasa (17/8).
“Karena dalam undang-undang no 4 tahun 1984 tentang wabah penyakit menular dan undang-undang No 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan disebutkan dengan jelas,” ucapnya.
Diketahui, dugaan pelanggaran Prokes Covid 19 terjadi disalah satu tempat wilayah Cikarang Barat dan Cikarang Selatan yang sehingga menimbulkan kerumunan massa.
“Nampak terlihat pada kegiatan tersebut terdapat kerumunan massa bahkan lebih parahnya lagi tidak ada batasan jarak yang dibatasi antara satu sama lain,” ujarnya.
Kata dia, masyarakat tengah berupaya mematuhi aturan PPKM Darurat sesuai inatruksi Presiden RI Jokowi, namun hal itu seolah-olah dibantah oleh Pj Bupati Bekasi.
“Artinya Slogan Bekasi Berantas Pandemi (Berani) ini anomali, Pj Bupati Bekasi yang membuat slogan itu tetapi dia juga yang melanggar,” kesalnya.
Menurutnya, Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan sebelum menjalankan tugas sesuai instruksi Mendagri mestinya menjalin silaturahmi terlebih dahulu kepada para tokoh di Kabupaten Bekasi.
“Setelah itu barulah fokus membenahi pemerintahan diantaranya pelayanan publik, birokrasi, dan pembangunan yang belum terselesaikan,” imbuhnya.
Selain memberikan pelayanan bagi masyarakat, kata Ebong, Pj Bupati Bekasi juga harus mensejahterakan warga Kabupaten Bekasi. Karena jabatannya bukan hasil proses politik dalam hal ini pemilihan.
“Terkait kerumunan massa yang dilakukan Pj Bupati Bekasi ditengah berlakunya PPKM Darurat tentunya hal ini sangat melanggar aturan apalagi massa lebih dari 40 orang,” kata Wakil Ketua LSM sekaligus Aktivis.
Mestinya Pj Bupati Bekasi serius menangani Pemerintahan Kabupaten Bekasi bukannya pencitraan dan berselfi ria ditengah suhu politik yang saat ini.
“Saya berharap Pj Bupati Bekasi fokus dan serius membenahi Kabupaten Bekasi dan lebih meningkatkan pelayanan pubik, keamanan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Sementara Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mengatakan, sebelumnya sejak awal kita sudah mengingatkan penyelenggara untuk menghindari kegiatan yang sifatnya kerumunan.
“Karena memang diundang dan menghargai penyelenggara saha tetap hadir dan mengikuti berjalannya acara,” ucap Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan usai rapat Paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi, senin (16/8).
Namun, hal ini menjadi peringatan untuk kegiatan-kegiatan berikutnya ketika memang penyelenggara tidak mematuhi aturan PPKM Darurat yang sudah ditentukan.
Terpisah, Sementara Ketua Lembaga Pemberantas Korupsi, Asep Saepullah menilai Satgas Covid 19 Kabupaten Bekasi diduga mandul atau tidak bisa membuahkan hasil ketika Pj Bupati Bekasi mengundang kerumunan massa.
“Hal itu terkesan Satgas Covid 19 Kabupaten Bekasi tutup mata, ketika Pj Bupati Bekasi menyalahi aturan PPKM Dadurat sesuai instruksi Presiden Republik Indonesia,” ucapnya.
Sebelumnya, ia meminta keterangan Jubir Satgas Covid 19 melalui via Whatsapp terkait kerumunan massa tersebut namun tidak ada jawaban.
“Artinya Satgas Covid 19 tebang pilih ketika menegakan peraturan,” keluhnya.
Berdasarkan undang-undang No 4 tahun 1984 tentang wabah penyakit menular dan undang-undang No 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, itu sangat jelas disebutkan peraturannya. (Red)
Olah Raga Teqball Jawa Barat Terus di Sosialisasikan
JIB | KOTA BANDUNG — Teqball merupakan olahraga perpaduan antara sepak bola, sepak takraw, dan tenis meja. Dengan demikian Pengurus Cabang (Pengcab) Olah Raga Teqball sosialisasikan olahraga baru di wilayah Jawa Barat. Untuk meningkatkan dan memajukan olahraga tersebut.
“Teqball di Jawa masih terbilang baru oleh sebab itu terus mensosialisasikan tahan awal. pihaknya tengah mensosialisasikan ke 27 kabupaten kota di Jawa Barat. Sebab, salah satu syarat agar cabang olah raga baru sebagai bentuk keikutsertaan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jawa Barat ialah harus memiliki pengurus cabang ditingkat kabupaten dan kota” jelas. Ketua Pengcab Teqball Jawa Barat, Syahrir, SE., M.Ipol.
Lanjut,. Syahrir Hari ini kita sosialisasikan ke 27 kabupaten kota di Jabar, ada 13 wilayah yang menyatakan kesiapannya menjadi bagian dari pengurus.
“Syarat lainnya untuk cabor tersebut diantaranya harus mengikuti kejuaraan daerah dan tingkat nasional sebanyak tiga kali pertandingan.”ujar Syahrir seusai konferensi pers di Hotel Citarum, Kota Bandung, Senin (16/8/2021).
Cabang olah raga ini diperkuat dari Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Barat untuk sarana pelatihan-pelatihan sebagai pengenalan olah raga Teqball. Selain itu juga merespon pembinaan-pembinaan atlet untuk diperkenalkan lebih dini.
“Di tambah kita harus mengikuti kejuaraan daerah dan nasional. Tentu ini menjadi semangat baru yang juga ada dukungan dari Dispora Jabar,” katanya.
Ketua Pengcab Teqball Jawa Barat, Syahrir, SE., M.Ipol. sekaligus sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat itu tidak menampik bahwa ada kendala dilapangan berkaitan dengan sarana dan prasarana terutama meja set untuk Teqbal tersebut.
Saat ini sudah baru ada tiga set meja Teqball dan kedepannya akan dikolaborasikan dengan Ina Teq sebagai pengurus Induk agar dapat memperhatikan kendala tersebut.
“Terutama di kabupaten kota, kesulitan utamanya yaitu pengadaan meja set untuk pelatihan dan sebagainya. Tentu akan kita dorong ke pengurus pusat,” ucapnya.
Tempat terpisah Sekjen Teqball Jabar, Akhmad Taufan mengatakan, tahun ini persiapan untuk kejurnas sebetulnya sudah dipersiapkan. Namun terkendala pandemic covid 19 akhirnya pengurus memutuskan untuk ditunda hingga pandemic dinyatakan berakhir.
“Saat ini masih dalam tahap persiapan event hingga pandemic usai, bahkan untuk event internasional di Beijing,” tutupnya.
(Biro Bandung)
LSM LPK Resmi Laporkan Dugaan Korupsi Dana Bos dan Dana Afirmasi Tahun 2020, SDN No. 101301 Rianiate
JIB | Kab.Tapanuli Selatan,- Sesuai dengan hasil investigasi dan penelusuran tim LPK di Kabupaten Tapanuli Selatan khususnya di sekitar wilayah SDN No. 101301 Rianiate, bahwa pada sekolah tersebut terdapat dana Administrasi Kegiatan sekolah pada tahun 2020, yang menghabiskan anggaran sekitar Rp.99.122.000,-.
Namun saat tim Investigasi LPK yang diketuai oleh Barita Ritonga mengatakan kami mempertanyakan penyaluran dan penggunaan dana tersebut kepada beberapa Guru yang mengajar di sekolah tersebut terkait kegiatan sekolah apa saja yang mereka laksanakan dalam penggunaan dana tersebut.
“Sebagian guru kami pertanyakan hal ini, gurupun menjawab tidak tahu” sesalnya.
Barita Ritonga juga membeberkan Pada SDN No. 101301 Rianiate pada tahun 2020 terdapat juga dana Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Sekolah yang menghabiskan anggaran sekitar Rp.46.041.000,-. Para guru dan orangtua siswa juga belum mengetahui penggunaan dana tersebut.
“Apa lagi pada tahun 2020 yang mana siswa jarang masuk sekolah karena ada pandemi covid -19. Jadi kemana lenyapnya dana Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Sekolah yang berjumlah sekitar Rp.46.041.0000,- tersebut?” Jelasnya.
Begitu juga, kata Barita Ritonga. Pada tahun 2020 terdapat juga dana Pembayaran Honor yang totalnya dananya mencapai Rp.140.400.000,-. Berapa jumlah tenaga honorer di SDN No. 101301 Rianiate? Dan berapa yang didapatkan masing-masing tenanga honorer dari total dana Rp.140.400.000,- tersebut.
“SDN No. 101301 Rianiate juga memperoleh dana afirmasi tahun anggaran 2020 sebesar Rp.60.000.000,- yang sesuai dengan data Salur BOS mereka gunakan untuk pengembangan Perpustakaan sebesar Rp.26.400.000,- Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Sekolah sebesar Rp 24.100.000,- dan penyediaan alat multi media pembelajaran sebesar Rp.9.500.000,-.” Ungkap, Barita Ritonga
Tempat terpisah Ronald Harahap selaku Sekjend DPP LPK menjelaskan
Padahal sesuai dengan hasil investigasi LPK di lapangan, dana afirmasi tersebut diduga digunakan untuk membeli 4 unit laptop Acer A314-41 dan 10 unit tablet Vandroid Tab 7 Merk Advance D dengan menghabiskan total anggaran sekitar Rp.20.000.000,- . Jadi kemana penyaluran dana Afirmasi tahun 2020 di SDN No. 101301 Rianiate yang sebenarnya.
“Tim LPK sudah melayang surat konfirmasi pada kepala sekolah SDN No. 101301 Rianiate namun belum mendapatkan jawaban tertulis sesuai yang diharapkan, sehingga tim LPK mengirimkan laporan resmi terkait dugaan Korupsi tersebut kepada Kepala Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan yang langsung diterima oleh ibu Melisa Hsb, dan tembusan Kepada Kepala Kepolisian Resort Tapanuli Selatan yang diterima oleh Bapak Jaki, Kepala Dinas pendidikan yang diterima oleh ibu Rosminar dan Kepala SDN No. 101301 Rianiate.” Jelasnya.
Lanjunya,. Tim LPK sangat berharap agar Kepala Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan mempercepat proses pemeriksaan terhadap penggunaan dana penyaluran dana BOS dan Dana Afirmasi tahun anggaran 2020 pada SD N101301 Rianiate, dan semoga ini bisa menjadi contoh yang baik untuk sekolah lainnya khususnya di Kabupaten Tapanuli Selatan.
Biro Sumatera Utara.















