Thursday, February 26, 2026
Home Blog Page 208

Dimasa Pandemi Covid 19, Pemuda Majelis Se-Desa Waluya Berikan Bantuan

0

JIB | KABUPATEN BEKASI – Dalam situasi pandemi Covid-19 ini, membuat hati para pemuda majelis Se-Desa Waluya ini peduli dan bergerak memberikan bantuan beras sebanyak 85 bungkus, perbungkus isi 3 Liter untuk per- rumah kepada masyarakat yang kurang mampu, adapun majelis yang bergabung terdiri dari, Majelis Ta’lim Wal Awrodh (MTWA), Majelis Ta’lim Darul Futuh (MTDF), Majelis Ta’lim Darul Muslihin (MTDM), Ikatan Remaja Mushollah Al-huda (IRMADA), Ikatan Masjid Al-Mu’minin (IPMA), Majelis Ta’lim Syababul Hidayah (MTSH), Mabes Crew (MC), Ikatan Remaja-Remaji Mushollah Jannatus Sholihin (IRIJAS), dan di support oleh Tsabbit Costum Shop.

Tak lupa dengan menggunakan protokol kesehatan Covid-19 rekan-rekan pemuda memberikan bantuan secara langsung ke rumah-rumah warga, adapun yang menerima bantuan tersebut terdiri dari beberapa kampung yang berada di Desa Waluya yaitu, Kampung Kapling RT.01, RW.06, RT.04, RW.05, Kampung Lemah Abang RT.02, RW.03, dan Kampung Belakang Pasar Lemah Abang, RT.01, RW.04, Desa Waluya, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Minggu, (04/07/2021).

Syaiful Anwar atau biasa disapa Bang Ifunk selaku koordinator kegiatan, mengatakan, ” Alhamdulillah kegiatan hari ini selesai di Kampung Lemah Abang dan akan kita lanjutkan akhir bulan ini di kampung Al-huda RT.002, RW. 02, RT.003, RW.002. Walaupun hanya sedikit yang kami berikan, semoga apa yang sudah kita kerjakan hari ini dan selanjutnya bener-bener bermanfaat untuk ummat, dan insya Allah akan berkelanjutan setiap bulannya, maka dari itu untuk kita selaku kaum muslimin dan muslimat mari kita perhatikan saudara-saudara kita yang tidak mampu,

Tak lupa juga kepada rekan-rekan Majelis Se-Desa Waluya dan donatur tetap, kami ucapkan banyak-banyak terimakasih, yang sudah mau membantu baik dari ekonomi dan tenaga, semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian Amin Ya Allah Rabball Alamin “. Ujar Bang Ifunk.

Ibu Suwanti salah seorang warga penerima bantuan, mengatakan.” Alhamdulillah ya Allah saya merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan pemuda ini, semoga Allah SWT memberikan kesehatan dan semoga dilancarkan rezekinya untuk para pemuda yang bergabung dalam kegiatan ini. Aamiin Allahhuma Aamiin.” Ungkapnya. (thoy)

Desa Karangrahayu Diduga Tabrak Aturan Pemerintah Soal PPKM Darurat

0

JIB | Kabupaten Bekasi- Ketua Lembaga Pemberantas Korupsi Kabupaten Bekasi, Asep Saepullah menduga Pemerintahan Desa Karangrahayu, Kecamatan Karangbahagia melanggar peraturan PPKM Darurat Covid-19.

Pasalnya, Pemerintah baik Pusat maupun Kabupaten Bekasi tengah melakukan pengoptimalan pencegahan wabah Corona virus Disease pertanggal 3 hingga 20 Juli 2021.

Namun, Pemerintah Desa Karangrahayu tidak mengindahkan peraturan tersebut, bahkan melakukan kegiatan demokrasi pemilihan Karang Taruna pada sabtu, (3/7) sehingga menimbulkan kerumunan massa.

“Yang paling mengesankan kegiatan itu dilakukan pada malam hari, artinya pemerintah desa diduga ingin mengelabui Satgas Covid 19,” ucapnya.

Masih, kata Asep, Camat Karang Bahagia tidak mengetahui bahkan tidak mendapat tembusan baik lisan maupun surat dari pemerintah desa soal kegiatan tersebut.

“Terima kasih infonya bang dan saya tidak tau ada acara itu karena hp saya tadi malam dicas,” ucap Camat Karangbahagia, Karnadi melalui pesan whatsapp.

Tidak hanya itu, Kades Kararangrahayu pun turut hadir dalam acara demokrasi itu, artinya kepala desa setempat tidak bersinergi dengan pemerintah bahkan intruksi Presiden sekalipun.

“Kami meminta penegak hukum segera bertindak sebelum peraturan PPKM Darurat ini ditiru oleh masyarakat,” katanya.

Dalam peraturan itu sudah dijelaskan bahwa sarana ibadah, mall, fasilitas umum, bahkan kegiatan sosial serta mobilisasi masyarakat tidak diperbolehkan.

“Saya berharap para penguasa hukum tidak tebang pilih dalam menegakan peraturan,” tandasnya (Tim).

Ceo Media PT. Rajawali Timur Indonesia Kecam PT LG Innotek Indonesia Yang Melanggar UU Pers

0




JIB | Kabupaten Bekasi- Chief Executive Officer (Ceo) Media Pt Rajawali Timur Indonesia, Yusup atau disapa akrab Kong Mpe kecam Pt LG Innotek Indonesia melanggar Undang-Undang Pers No 40 Tahun 1999.

Hal tersebut dikatakan ketika Pimpinan Redaksi media Jurnalindonesiabaru.com melakukan tugasnya sebagai Jurnalistik untuk mencari informasi yang berimbang dan akurat terkait data penyebaran Covid 19 di perusahaan tersebut.

“Menurut informasi ada salah satu karyawan yang meninggal akibat wabah Covid 19 di Pt LG Innotek Indonesia, namun data itu seolah-olah ditutupi oleh perusahaan,” kata dia.

Kong Mpe mengatakan, ketika meminta tanggapan terkait karyawan yang meninggal itu, tetapi malah dihalang-halangi oleh Security Pt LG Innotek Indonesia. Artinya perusahaan tersebut sudah menghalangi tugas Jurnalistik.

“Kami meminta penegak hukum segera bertindak sesuai dengan UU Pers No 40 Tahun 1999 pada Bab VIII pasal 18 tentang ketentuan pidana,” pintanya.

Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp.500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).

“Saya berharap Penegak Hukum bertindak sesuai hukum yang berlaku dan sesuai peraturan UU Pers No 40 Tahun 1999, Bab VIII Pasal 18,” pungkasnya (TIM).

Muspika Cibarusah – Bojong Mangu Adakan PPKM Darurat

0


JIB | KABUPATEN BEKASI, – Dalam rangka memutus mata rantai covid 19 Polsek Cibarusah bersama Muspika Cibarusah, dan Muspika Bojong Mangu dan kepala Desa dua wilayah tersebut ikut dalam acara  Apel gabungan penerapan PPKM Darurat dalam rangka Cegah Covid 19, dan menerapkan PPKM Mikro di wilayah hukum Polsek Cibarusah. Sabtu (03/7/2021).

Acara apel tersebut di laksanakan di depan  Polsek Cibarusah  dan di ikuti oleh jajarannya guna memberikan dan menghimbau untuk selalu mematuhi  Protokok Kesehatan (Prokes).

.

Polsek Cibarusah AKP. Josman Harianja SH mengatakan dalam apel ini kita laksanakan  giat oprasi yustisi tersebut menurunkan 8 personil di pimpin langsung oleh kami, dan dari  Koramil 09 5 personil, Pol PP Kecamatan Cibarusah 2 personil, Relawan Covid 19 PPKM Mikro Puskesmas cibarusah 2 personil.



“Kegiatan Oprasi Yustisi tersebut di laksanakan di Pasar Cibarusah jln Raya Serang Cibarusah Desa Cibarusah Kota Kec Cibarusah Kab Bekasi.” Jelasnya.

Masih kata Josman, adapun  Ops Yustisi gabungan ini. Dalam rangka pemberlakukan PPKM Darurat di Wilkum Polsek Cibarusah Pendisiplinan Penegakan Protokol Kesehatan Covid 19 terhadap para pengunjung / pedagang dan warga masyarakat.

“Juga pengguna jalan dengan maksud untuk memutus mata rantai Covid 19  Dalam waktu itu  para pelanggar yang tidak memakai Masker langsung di tes swab antigen di tempat itu juga, dan di berikan masker bagi yang tidak memakai masker, dan dari hasil sebanyak 65 orang hasil non reaktif” ucapnya. (End)

Nurfaizi is Back! The Great Wall Interception : Solusi Menangkal Derasnya Hegemoni Budaya Asing di Indonesia

0



JIB | JAKARTA- Pada penghujung Bulan Pancasila Juni 2021, Strategi Institute menggelar Seri Diskusi Kebangsaan ke-I dengan tema “Pancasila dalam Tindakan Membangun Ekosistem Keamanan Mewujudkan Indonesia Tangguh” Seri Diskusi yang diselengarakan sebagai wujud nyata pengarusutamaan nilai-nilai Pancasila serta berpegang pada konsepsi Trisakti itu menghadirkan sederet narasumber ternama. Salah satunya adalah mantan Kabareskrim dan Dubes Indonesia untuk Mesir, Nurfaizi Suwandi.

Lama tak terlihat di media, Purnawirawan Polri yang juga pernah mengemban tugas sebagai Kapolda Jawa Tengah dan Metro Jaya itu hadir dengan tawaran konsepsi brilian. Generasi yang lahir pada Abad Milenium mungkin kurang mengenal Nurfaizi, namun aktivis mahasiswa serta mereka yang sudah cukup dwasa akhir 1990-an atau awal 2000-an cukup familiar dengan dia. Nurfaizi _is Back_, dengan konsepsi dan gagasan yang brliant dalam menghadapi derasnya pengaruh luar dan dalam yang berupaya merusak budaya dan nilai-nilai asli Indonesia.

Menarik menyimak apa yang dutarakan dirinya melalui dalam seminar yang diselengarakan secara hybrid (kombinasi daring dan luring) itu. Kembali teringat pada _korean paver_ (demam korea) yang kini tengah melanda Indonesia, dan salah satu luapan sempat kita lihat bersama saat salah satu makanan cepat saji berkolaborasi dengan _boy band_ asal Korea Selatan mengeluarkan paket makanan edisi khusus. Pesanan paket makanan itu mendakak melonjak, dan antrian pemesanannya terjadi di mana-mana sampai mengabaikan protokol kesehatan (prokes) pencegahan penularan covid-19.

Indonesia tengah ter-hegemoni oleh budaya Korea. Jika meniru ethos dan kedisiplinan kerja serta semangat nasionalisme dari orang Korea dalam mencintai negara, itu tak masalah. Namun yang lebih banyak ditiru adalah sekadar cara berpakian, berujar dan gaya hidup yang sebenarnya belum tentu cocok dengan budaya Bangsa Indonesia. Bukan hanya Korea, hegemoni budaya asing lainnya seperti budaya barat dan timur tengahpun tengah terjadi di sebagian kalangan orang-orang Indonesia.

Baik jika budaya ataupun gaya hidup yang ditiru mendatangkan kebaikan bagi individu di Indonesia juga komunitas pergaulannya. Namun kalau sekadar ikut-ikutan apalagi sampai berdampak negative serta menghilangkan budaya dan kearifan lokal, itu jelas berbahaya. Konsep _The Great Wall Interception_ yang ditawarkan Nurfaizi bisa menjadi salah satu konsep dalam menangkal pengaruh luar dan dalam yang merusak budaya asli Bangsa kita.

Konsep tersebut berbasis pada sistem informasi dan teknologi, sesuai dengan era kekinian. Menurut Nurfaizi jika konsep tersebut bsia diterima, pemerintah perlu mengawali dengan membuat undang-undang sebagai dasar pelaksanaan dari _The Great Wall Interception_ ini. Nantinya kosep ini mampu membentengi serta mengakomodasi beragam tantangan dalam melaksanakan program sosialisasi nilai-nilai Pancasila yang selama ini dagalangkan oleh Pemerintah. Konsep tersebut sangat baik untuk diperdalam dan diterapkan, mengingat pengarusutamaan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbamgsa dan bernegara yang sedang diupayakan pemerintah, memiliki sederet tantangan dan gangguan.

Konsep tersebut merupakan ikhtiar dari seorang Anak Bangsa yang menjadi kebangaan Bangsa Indonesia dalam melakukan pengarusutamaan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, dan mengambilkan Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, pandangan hidup dan bintang penutun Bangsa Indonesia dalam mengarungi derasnya arus globalisasi serta perkembangan teknologi informasi. (Red)

PT. LG Innotek Indonesia Dinilai Tutupi Data Covid, Penegak Hukum Didesak Bertindak

0




JIB | Kabupaten Bekasi- Pimpinan Media Online Jurnal Indonesia Baru, Asep Saepullah menilai PT. LG Innotek Indonesia yang berada dikawasan Delta Silicon Cikarang Bekasi menutupi data penyebaran Covid-19.

Selain itu, Asep menduga perusahaan pun tidak mematuhi Protokol Kesehatan yang ketat sesuai dengan anjuran pemerintah.

“Padahal Pemerintah Kabupaten Bekasi tengah berupaya melakukan pencegahan wabah Covid-19. Namun hal itu malah dihalangi oleh perusahaan swasta,” tegas Asep Saepullah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, salah satu karyawan meninggal akibat terpapar Covid-19. tak menutup kemungkinan buruh di perusahaan tersebut terserang wabah berbahaya ini.

“Kami belum bisa memastikan berapa jumlah karyawan PT. LG Innotek Indonesia yang terinfeksi Covid,” ucap Asep.

Asep menyebutkan, ketika meminta informasi data karyawan yang terinfeksi maupun meninggal akibat Covid-19 pihak perusahaan malah menghalangi tugas Jurnalistik.

“Kami mendesak Gakum Gugus Tugas Covid-19 menindaklanjuti hal ini, sebelum wabah Covid menular kepada masyarakat lainnya,” ungkapnya

Di duga PT. LG Innotek Indonesia sudah melanggar Undang-Undang Pers No 40 Tahun 1999.

“Saya sebagai keamanan perusahaan cuma menjalankan tugas. Bapak mau melaporkan kepada pemerintah atau Kepolisan dan Koramil nanti saya akan konfirmasi kepada perusahaan,” ucap salah satu Security PT. LG Innotek Indonesia dengan nada tinggi.

Sementara Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Bekasi, dr. Alamsyah tidak bisa dimintai keterangan hingga berita ini diterbitkan.

(Tim)

Bersambung

DI HARI JADI KEPOLISIAN RI KE 75, POLSEK CIBARUSAH ADAKAN VAKSINASI MASSAL

0

JIB | KABUPATEN BEKASI,- Cibarusah Polres Metro Bekasi adakan Gerai Vaksinasi PRESISI. Dalam kegiatan tersebut di Pimpin langsung Kapolsek Cibarusah Akp Josman Harianja SH, di bantu Kanit Bimas Ipda Anwar Sadat. Team Inputor Polsek Cibarusah, Relawan Vaksibator, Puskesmas Cibarusah, Bgabinkamtibmas Desa Sirnajati, Bhabinkamtibmas Desa Cibarusah Kota. Kamis (01/07/2021).



Dalam pelaksanaan dari 150 orang peserta Vaksin yang nendaftar yang memenuhi syarat vaksin sebanyak 141 orang. Data 141 orang yang di Vaksin langsung di infut di data Vikser Gerai Vaksin PRESISI oleh tim Infutor Polsek Cibarusah.


Dalam pelaksanaan ini masyarakat wilayah polsek Cibarusah harus sesuai dengan protokol Kesehatan dan patuhi 5M yaitu Mencuci tangan, Memakai masker, Menjaga jarak, Menghindari kerumunan dan Mengurangi mobilitas.

Kapolsek Cibarusah AKP Josman Harianja SH saat di wawancarai Jurnalis Indonesia Baru mengatakan Kami dari jajaran polsek cibarusah akan terus memberikan Vaksinasi massal kepada masyarakat Cibarusah sampai sepuluh hari kedepan.

“dalam hal ini saya berharap seluruh masyarakat mendapatkan Vaksin untuk mencegah penyebaran Covid 19 yang saat ini sangat meresahkan warga.” Harapnya.

Tempat terpisah Edwin mengucapkan terimakasih dan bersyukur hari ini dapat Vaksin dosis satu yang sudah lama dia nantikan.

“Terima kasih atas semua ini, semoga Polri tetap jaya selalu ada di tengah-tengah masyarakat” pungkasnya. (end)

Diskusi di Strategi Institute, Mantan Bareskrim Komjen (Purn) Nurfaizi Menawarkan The Great Wall Interception Untuk Pancasila

0



JIB | JAKARTA,- Mantan Kabareskrim Polri dan Dubes RI Untuk Mesir, Komjen (Purn) Dr. Nurfaizi Suwandi, MM menyebut Indonesia membutuhkan semacam benteng guna menangkal paparan ideologi asing selain Pancasila.

Dirinya mengenalkan konsep The Greatwall Interception of Indonesia. Konsep keamanan berbasis teknologi informasi, menurutnya. Seperti tembok yang dapat membentengi rakyat Indonesia dari pengaruh luar. “Jadi konsep The Greatwall Interception of Indonesia tembok yang membentengi Indonesia dari pengaruh luar maupun ke dalam kalau diterapkan bisa mengamankan internal,” kata Nurfaizi dalam diskusi Strategi Institute bertajuk Pancasila dalam Tindakan: Membangun Ekosistem Keamanan Nasional Mewujudkan Indonesia Tangguh secara hybrid, Rabu (30/06/21).

Pemerintah perlu membuat suatu undang-undang (UU) yang dapat membentengi serta mengakomodasi beragam tantangan dalam program sosialisasi nilai-nilai Pancasila. Pasalnya, UU yang ada kini belum bisa memenuhi kebutuhan itu, ungkapnya.

Komjen (Purn) Dr. Nurfaizi Suwandi,MM: Indonesia Butuh konsep The Greatwall Interception of Indonesia
Komjen (Purn) Dr. Nurfaizi Suwandi,MM: Indonesia Butuh konsep The Greatwall Interception of Indonesia


Strategi.id – Mantan Kabareskrim Polri dan Dubes RI Untuk Mesir, Komjen (Purn) Dr. Nurfaizi Suwandi, MM menyebut Indonesia membutuhkan semacam benteng guna menangkal paparan ideologi asing selain Pancasila.

Dirinya mengenalkan konsep The Greatwall Interception of Indonesia. Konsep keamanan berbasis teknologi informasi, menurutnya. Seperti tembok yang dapat membentengi rakyat Indonesia dari pengaruh luar. “Jadi konsep The Greatwall Interception of Indonesia tembok yang membentengi Indonesia dari pengaruh luar maupun ke dalam kalau diterapkan bisa mengamankan internal,” kata Nurfaizi dalam diskusi Strategi Institute bertajuk Pancasila dalam Tindakan: Membangun Ekosistem Keamanan Nasional Mewujudkan Indonesia Tangguh secara hybrid, Rabu (30/06/21).

Pemerintah perlu membuat suatu undang-undang (UU) yang dapat membentengi serta mengakomodasi beragam tantangan dalam program sosialisasi nilai-nilai Pancasila. Pasalnya, UU yang ada kini belum bisa memenuhi kebutuhan itu, Ungkapnya.


“Kalau kita lihat dari kacamata itu, maka kita dapat menemukan sesuatu yang harus kita laksanakan sekarang. Yaitu kita harus mempunyai UU yang membentengi, mengakomodasi tantangan-tantangan kita ke depan, kendala-kendala yang kita hadapi di depan ini,” ucapnya.

Dalam diskusi ini juga hadir Prof Muradi, M.A., Ph.D* (Akademisi Unpad) berikutnya Romo Antonius Benny Susetyo, M.Phil., M.Ikom* (Sekretaris Dewan Nasional SETARA Institute); dan Boni Hargens, Ph.D yang hadir secara darling.

Prof Murada menyatakan bahwa sistem integritas keamanan nasional belum sempurna, ada yang perlu di clearkan seperti pencurian Data Base dengan payung besar undang undang keamanan nasional

“harus clear diantara aktor keamanan, tata kelola harus diperjelas begitu juga sarana dan prasarana” ujar Muradi.

Dirinya juga menambahkan bahwa jangan memunculkan isu dari dalam karena akan membuat tidak akan fokusnya mengelola ancaman dari luar , jika isu masih muncul pemberdayaan dan memfokuskan keamanan menjadi tidak efektifo sebab sejatinya komponen keamanan kita sudah clear tinggal pelaksanaannya.

Melihat masalah penting ekosistem keamanan Prof Muradi juga menyampaikan perlunya 3 pihak yang menjadinaktor.

“intelejen, polisi serta militer menjadi 3 pihak yang menjadi aktor penjaga keamanan yang harus diaktifkan dalam membuat ekosistem yang terintegrasi baik demi menjaga keamanan nasional” tegas aktivis Bandung ini.

Sedangkan Romo Benny mengomentari masalah di era digitalisasi masih muncul persialan bangsa mengensj ideologi,

“kita harus membangun budaya kuat untuk menghadapi tehnologi informasi, sehingga banyak yang jatuh pada hoax yang viral, energi habis untuk merespons isu dan sudah seharusnya kita harus bergerak maju dan meninggalkan konflik” ujar Staf Khusus dewan Pengarahan BPIP ini di Cafe Papabro Rabu (30/6/21).

Sekertaris dewan Nasional Setara Institute ini juga mengatakan bahwaj ika pancasila final maka sudah waktunya diaktualisasikan tindakan dan kebijakan, sebab selama ini pancasila hanya merupakan lips service, verbatim tanpa pembatinan hingga berhenti dalam jargon.

Sedangkan Boni Hargans lewat penyataan darling diskusi kebangsaan Strategis Institute ini mengenai kepentingan beragam yang munculkan narasi beragam mengenai ketidakadilan strukturalyang lama terpelihara di negeri ini

Hal ini menurut Boni pentingnya penguatan keamanan yang juga berarti adanya rekonsiliasi dan penghentian ketidakadilan sehingga penguatan di dalam dapat berujung pada penguatan menghadapi tantangan dari luar

“Perkuat ekonomi dengan kemakmuran dan kegitong royongan diharapkan dapat mengikis ekstrimitas dan radikalisme yang berujung perpecahan” tutup pengamat politik Boni Hargens. (Red)

Isoman Covid 19 Perum MBJ Sindang Mulya Terima Bantuan Dinsos Kab Bekasi

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Isoman Covid 19 Perum Mutiara bekasi jaya desa sindang mulya menerima bantuan paket sembako dari Dinas Sosial Kabupaten Bekasi yang di serah terimakan Muspika Kecamatan Cibarusah di wakil kan Kasi PMD H wawan dan MP H Endang Kartawijaya kepada Kades Sindang Mulya R. Selpi Indriani .

Dalam kegiatan pembagian paket sembako untuk Isoman Covid 19 di Perum Mutiara Jaya Cibarusah tersebut, di bantu TNI / POLRI dari Polsek Cibarusah Koramil 09 Cibarusah, Katar Cibarusah, PSM dan Relawan Covid 19 Desa Sindang Mulya. Rabu (30/06/2021).

Kades Sindang Mulya R. Selpi Indrayani saat di wawancarai awak media jurnal indonesia baru mengatakan terimakasih kepada Pemkab Bekasi melalui Dinas Sosial kab Bekasi yang cepat tanggap dan Respon atas bantuan sembako untuk Isoman Covid 19 di Perum Mutiara Jaya Desa Sindang Mulya Kecamatan Cibarusah.

“Semoga ini sedikitnya bisa mengurangi beban bagi isoman covid 19. ” Jelas Selpi

Di akhir pembicaraannya Kades Desa Sindang Mulya menghibau pada masyarakat untuk senantiasa ikuti prokes sesuai ajuran pemerintah.

Tempat terpisah Camat Cibarusah yang di wakilkan Kasi PMD H Wawan mengatakan kami dari jajaran Muspika Kecamatan Cibarusah juga mengucapkan terima kasih pada Dinas Sosial Kabupaten Bekasi.

“Atas batuan paket sembako ini untuk para Isoman yang ada wilayah kerja Kecamatan Cibarusah sebagai bentuk kepedulian Pemkab Bekasi untuk masyarakatnya dan harapan kami moga pandemi covid 19 ini cepat berakhir” pungkasnya. (end)

Pejuang Siliwangi Kab Bekasi Audensi Dengan DPRD

0

JIB | Kabupaten Bekasi- Menindaklanjuti surat audensi Ormas Pejuang Siliwangi, wakil ketua DPRD Kabupaten Bekasi Muhammad Nuh merespon sangat  baik undangan tersebut.

Muhamad Nuh mengatakan, audensi ini sangat penting untuk mempererat tali  silaturahmi  dan membantu untuk  akselarasi antara wakil rakyat dengan masyarakat.

Disisi itu juga, peran ormas dan LSM perlu berperan aktip membantu pembangunan pemerintah, (30/6).

“Sebelumnya kami mendapat surat audensi dari Ormas Pejuang Siliwangi, oleh karena itu kami kembali mengundang ormas tersebut untuk menghadiri  dan menyampaikan aspirasinya,” kata dia.

Hal selaras dikatakan,  Budiawan Ketua DPC Ormas Pejuang Siliwangi Kabupaten Bekasi, Budiawan audensi ini bertujuan menjalin kemitraan kita kepada pemerintah agar terjalin hubungan yang baik.

“Kami siap membantu pemerintah dalam program -program  pembangunan di Kabupaten Bekasi menjadi lebih baik,” ucap Budiawan

Dia berharap, pemerintah mensertakan kita didalam kegiatan ataupun program lainnya untuk mendorong Kabupaten Bekasi lebih baik.

“Saya berharap agar pemerintah Kabupaten Bekasi bisa menjalin bekerjasama dengan baik,” pungkasnya ( Ang )

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -