
JIB | Kabupaten Bekasi Bekasi, — Kehadiran Bupati di Kawung Tilu bukan tanpa alasan. Sosok nomor 1 di tubuh Partai Golkar Kabupaten Bekasi itu berkeinginan agar Kawung Tilu menjadi contoh kemandirian dalam pengelolaan pariwisata di Kabupaten Bekasi.
Dalam sambutannya Bupati Bekasi mengapresiasi perkembangan objek wisata Kawung Tilu Bojong Rangkas yang dikelola Gunawan.
“Kawung Tilu memberikan contoh yang baik mengenai pengelolaan tempat wisata. Saya harap para penggiat wisata bisa menirunya, dan serius mengembangkan sektor kepariwisataan yang dikelolanya,” kata Bupati Eka.
Dari awal masuk ke Kawung Tilu, Bupati sudah menemukan fasilitas-fasilitas sesuai dengan protokol kesehatan. “Ini luar biasa pengelolaannya,” kata Eka.
Pandemi Covid-19 sudah seharusnya semua kalangan menjaga pola hidup sehat dengan mentaati protokol kesehatan.
“Dan yang lebih penting saya berharap pengunjung Kawung Tilu semakin ramai,” tambahnya.
Pemilik wisata Kawung Tilu Bojong Rangkas, Gunawan menanggapi pernyataan bupati dan menyampaikan terimakasih atas kesediaan waktu Bupati Bekasi menghadiri acara seni wayang golek, sekaligus mengunjungi wisata Kawung Tilu.
“Kehadiran Bupati Bekasi hari ini membuat kami terharu. Pak Eka, selain memenuhi undangan kami, secara tidak langsung juga turut melestarikan kesenian tradisional wayang golek. “Ini tentunya merupakan prestasi dan apresiasi yang luar biasa,” terang Gunawan.
Tidak sampai disitu, Gunawan juga mengucapkan terimakasih tak terhingga kepada Bupati. Karena selain menghadiri, tapi juga berkeliling menyaksikan dan membuktikan secara langsung bagaimana protokol kesehatan yang ada di Kawung Tilu.
Gunawan menambahkan bahwa kepeduliannya mengembangkan objek wisata Kawung Tilu Bojong Rangkas menoreh prestasi di tahun 2019, yakni berupa gelar sebagai Tokoh Peduli Lingkungan Hidup dan Pemerhati Ketenagakerjaan.
“Penghargaan yang saya dapatkan ini bukan untuk membusungkan dada, tapi sebagai motivasi dan sekaligus cambuk buat saya agar terus berkarya, memberi manfaat dan berpartisipasi untuk kemajuan Kabupaten Bekasi,” harap Gunawan.
Hadir dalam pagelaran wayang golek tersebut yakni anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari fraksi PKS, H. Danto dan Sunandar dari fraksi Golkar.
Lalu, anggota DPR RI Obon Tabroni, ketua DPRD Kabupaten Bekasi Aria Dwi Nugraha, dan beberapa anggota dewan lainnya.
Kepala Dinas Pariwisata Encep Suhyar juga terlihat asik menonton wayang golek ditemani Kabid Promosi Tri, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bekasi Raya Doni Ardon dan ketua harian Persikasi, Heru Budian Timor.
Pengurus LSM dan omas juga nampak dalam acara tersebut. Sebut saja Ketua LSM GMBI Distrik Kabupaten Bekasi, H. Rahmat Gunasin beserta jajarannya. Lalu ketua ormas Batara Karang Edi Herdiansyah bersama sepasukan, Presiden Facebook Ebong Hermawan, Ketua perkumpulan Esa Asa Kita, Ano, pengurus LSM Sniper dan lainnya.
Acara berjalan lancar dari mulai pembukaan hingga penutupan.
“Alhamdulillah sukses dengan hadirnya pak Eka Supria Atmaja selaku Bupati Bekasi,” terang Dewa, panitia acara. (Prabu)










JIB | Kabupaten Bekasi,- Dalam upaya mencegah stunting agar tidak terjadi pertumbuhan yang tidak normal pada anak balita maka di perlukan asupan gizi yang sehat dan sempurna terutama untuk ibu dan anak. dan untuk mencegah stunting sangat di perlukan dukungan dari seluruh instansi berikut lapisan Masyarakat untuk mencegah stunting mulai dari sekarang.Dalam liputan media online jurnalindonesiabaru.com pada Jumat (14/08/2020) di lokasi pos yandu Mawar 8A dan 8B di Kp. Kebon Kelapa rt 02/01 Desa Cibarusah Kota Kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi. Iwan. Setiawan Kepala Desa Cibarusah Kota di dampingi oleh perangkat Desa, bidan Desa dan ahli gizi dari Puskesmas Cibarusah berikut dengan rt/rw. Melakukan giat cegah stunting pada ibu dan anak balita di pos yandu tersebut.Dalam giat tersebut yang di lakukan Pemdes Cibarusah di Pos Yandu Mawar 8A dan 8B, Iwan Setiawan Kepala Desa Cibarusah Kota terjun langsung pada warga Kp. Kebon Kelapa terutama pada ibu dan anak. Dan tidak di situ saja Kepala Desa tersebut menyapa para ibu-ibu yang membawa balitanya ke pos yandu tersebut untuk di lakukan pemeriksaan kesehatannya terutama pada ibu dan anaknya, dan bantuan berupa tikar ukur, susu bubuk dancow, susu cair indomilk dan PMT telor oleh Pemdes Cibarusah Kota memberikan bantuan pada ibu dan anak balitanya yang di lakukan di Kp Kebon Kelapa di Pos Yandu Mawar 8A dan 8B Cibarusah Kota.Iwan Setiawan Kepala Desa Cibarusah Kota dalam giat stunting di Kp tersebut menyampaikan, ” Alhamdulillah pada giat cegah stunting yang di lakukan Pemdes Cibarusah Kota di Kp Kebon Kelapa di Pos Yandu Mawar 8A dan 8B pada hari ini bisa terlaksana ucapnya.Menurut Iwan. Setiawan Pemdes Cibarusah Kota akan berupaya terus untuk melakukan giat cegah stunting di tiap pos yandu terutama di wilayah Desa Cibarusah Kota secara bertahap dan berkelanjutan. Dan Pemdes Cibarusah Kota akan berusaha terus untuk melakukan giat cegah stunting terutama pada ibu dan anak balitanya yang memerlukan asupan gizi yang sehat dan sempurna.Kata Iwan untuk cegah stunting sangat di perlukan untuk menghindari gizi buruk terutama pada anak balita yang di mana masih dalam tahap pertumbuhan, dan untuk menghindari pertumbuhan yang tidak normal pada anak maka di perlukan asupan gizi yang sehat dan sempurna, maka dari itu Pemdes Cibarusah Kota akan berusaha mencegah stunting terutama pada ibu dan anak, dengan memberikan bantuan asupan gizi yang sehat dan sempurna. Dan giat cegah stunting akan kami lakukan secara bertahap dan berkelanjutan pada tiap pos yandu di Cibarusah Kota pungkasnya.(Dedy)
JIB | Kabupaten Bekasi,- Ancaman bahaya Narkoba bukan hanya isapan jempol semata, namun sudah berubah menjadi perang terhadap Narkoba.Baru berselang dua bulan dari penangkapan gudang narkoba di Kab Bekasi, dan lanjut kepada temuan besar lagi oleh BNN di Kab Bekasi, ini pertanda zona merah darurat Narkoba di Kabupaten Bekasi, kita tidak bisa hanya berpangku tangan dan mencari siapa yang salah, namun lebih baik bergerak demi bangsa dan negara.