Sunday, March 1, 2026
Home Blog Page 250

Pemdes Cibarusah Kota, Gelar Giat Stunting Pada Ibu dan Anak di Tiga Posyandu.

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Dalam rangka mencegah gizi buruk terutama dalam masalah stunting berikut untuk kesehatan pada ibu dan anak balita, maka semua unsur di wilayah harus terlibat dalam mengatasi stunting.

Dalam liputan media online Jurnalindonesiabaru.com pada Kamis (13/08/2020) Pemdes Cibarusah Kota Kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi. menggelar giat stunting di tiga posyandu di perumahan Cibarusah Indah. Giat tersebut di hadiri oleh Iwan.Setiawan Kepala Desa Cibarusah Kota, Kaur Kesra Desa, Bidan Desa, Ahli gizi Puskesmas Cibarusah serta rt dan rw. Adapun bantuan yang di berikan Pemdes Cibarusah Kota, pada ibu dan anak balita di antaranya tikar ukur stunting 25 buah kali 25 pos yandu, susu bubuk dancow 400 gram, susu cair indomilk 150 buah, PMT bubur kacang. Dalam giat stunting tersebut yang di lakukan Pemdes Cibarusah Kota turut di hadiri langsung oleh Iwan.Setiawan Kepala Desa Cibarusah Kota.

Iwan Setiawan Kepala Desa Cibarusah Kota dalam giat tersebut menyampaikan,” Kami sangat berharap dengan giat tersebut yang di lakukan Pemdes Cibarusah Kota mengenai stunting pada ibu dan anak balita perlu di dukung pula dengan asupan gizi yang sehat dan sempurna ungkapnya.

Menurut Iwan mengenai pencegahan stunting, semua unsur harus terlibat untuk mengatasi hal tersebut. Dan demikian pula pada Masyarakat Cibarusah terutama pada ibu dan anak balitanya agar selalu memperhatikan asupan gizinya, semoga dengan kegiatan yang di lakukan secara simbolis di tiga posyandu di perumahan Cibarusah ini dapat bermanfaat terutama bagi ibu dan anak balitanya katanya.

Iwan menambahkan dan ucapan terimakasih pada semua yang telah terlibat dalam giat stunting pada hari ini yang di lakukan di perumahan Cibarusah Indah, maka dari itu kami mengajak pada Masyarakat Cibarusah untuk mencegah stunting dalam mengatasi gizi buruk pungkasnya. (Dedy/End)

Talkshow Jelang Opening Office SMSI, PERSIKASI, LBH GMBI, KEIBU

0

JIB | KABUPATEN BEKASI – LPPL (Lembaga Penyiaran Publik Lokal) yang dikelola Pemerintah Kabupaten Bekasi, Selasa (11/08/2020) menggelar Talkshow jelang pembukaan kantor dan pelantikan pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bekasi Raya, Persatuan Sepakbola Kabupaten Bekasi (Persikasi), Lembaga Bantuan Hukum Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LBH GMBI) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Peduli Bekasi Raya. Tema talkshow kali ini tentang Kesejahteraan wartawan.

Selain kesejahteraan, Talkshow mengupas agenda SMSI bersama pengusaha pribumi dalam membangun Bekasi di wilayah utara.

Acara dipandu secara live oleh 2 penyiar Radio Wibawa Mukti, Echi dan Lina dengan menghadirkan 3 nara sumber yakni Doni Ardon selaku Ketua SMSI Bekasi Raya, Ade Muksin selaku Ketua PWI Peduli Bekasi Raya, Ketua Harian Persikasi Heru Budian Timor dan Taufik Suprapto selaku CEO PT Topik Kita Indonesia dan sekaligus ketua panitia pelaksana.

“Kita yang ikut talkshow hari ini membawa tugas sebagai agen perubahan untuk membangun Bekasi menjadi lebih baik,” jelas Taufik menjawab pertanyaan pemandu acara.

Karenanya, beberapa kerjasama media akan dimunculkan pada 21 Agustus 2020 untuk mengembangkan kerjasama lainnya dalam kelembagaan SMSI.

Ditambahkan Ketua SMSI Bekasi Raya, Doni Ardon, agenda utama Opening Office, selain pelantikan pengurus SMSI dan PWI Peduli Bekasi Raya juga membangun korporasi profesional yang kelak mentranspormasi SDM secara systematis dan berkelanjutan untuk menghasilkan talenta unggulan Kabupaten Bekasi.

“Hal ini kami pandang penting, apalagi kita sudah menjalani revolusi industri 4.0 pasca tanggap darurat penanganan virus corona,” terang Doni.

Dirinya berharap hal tersebut diikuti putra putri Bekasi lainnya sehingga kelak Bekasi ke depan menjadi salah satu daerah termaju kebanggaan Indonesia.

Dalam kesempatan itu, ketua Harian Persikasi Heru Budian Timor mewakili Ketua Umumnya H. Eka Supria Atmaja menyampaikan bahwa ada hubungan chemistry antara dirinya selaku pengurus Persikasi dan selaku dewan pembina SMSI Bekasi Raya.

“Sebagai CEO Media Siber News Bekasi, saya merasa hubungan antara SMSI terhadap Persikasi perlu ditingkatkan dalam satu sistem yang berkelanjutan dan berkesinambungan,” ungkapnya.

Peran media, diakuinya sangat berpengaruh dalam mendorong perkembangan persepakbolaan di Kabupaten Bekasi, pada khususnya.

Sementara itu Ketua PWI Peduli Bekasi Raya Ade Muksin menjelaskan bahwa PWI Peduli merupakan bentuk kepedulian wartawan kepada masyarakat selain dalam bentuk tulisan.

“PWI Peduli ini diluncurkan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat,” kata Ade Muksin.

Selama ini, tambah CEO Media FAKTA HUKUM, bahwa, bantuan PWI terhadap anggotanya dan masyarakat selalu spontan.

“Untuk itu diharapkan melalui PWI Peduli ini program-program sosial dapat dirasakan lebih terarah dan bermanfaa lebih luas lagi kepada masyarakat,” terang Ade. (HENDRA)

Dirut PT Cikarang Nusantara H. Ejum Adakan Bedah Rumah Warga

0

JIB | Kabupaten Bekasi,-
Situasi masa pandemi covid-19 yang belum usai, kepedulian terhadap sesama terus berjalan. Inilah yang saat ini dijalankan oleh PT Cikarang Nusantara milik Haji Enjum dengan menggandeng Polri Dan TNI, membedah rumah warga yang dalam kondisi ekonomi tidak mampu denga merubahnya agar layak di huni.

Di salah satu rumah warga tidak mampu seluruh bahan material yang diperlukan untuk bedah rumah hari ini, Selasa (11/8/2020), mulai di kerjakan sebagai peletakan batu pertama oleh Kapolres Metro Bekasi dan Direktur PT. Cikarang Nusantara Bedah rumah ini rencana akan memakan waktu sekitar dua pekan dengan di kerjakan secara pemanen.

Kondisi rumah yang di bedah milik Sunarya merupakan rumah warga yang terletak di Kampung Pulo Kecil, RT 004 RW 04, Desa Karanganyar, Kec. Karang Bahagia.

Keadaan rumah yang di anggap ber kondisi hampir ambruk itu dihuni oleh empat orang, Sunarya (43) kepala keluarga, Unih (38) istri, dan kedua anaknya yang berusia 18 dan 15 tahun.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan S.I.K. M.Si menjelaskan bahwa ini bentuk kepedulian terhadap warga yang membutuhkan untuk Rehab rumah yang berlokasi di wilayah Desa Karang Anyar. Mudah mudahan bentuk kepedulian ini bersama Haji Enjum masyarakat dapat merasakan manfaatnya. “Ucapnya.

Saat di Konfirmasi di tempat kegiatan Direktur PT Cikarang Nusantara, Haji Enjum menerangkan bahwa bedah rumah ini adalah bentuk kepedulian kepada sesama di tengah situasi pandemi.

PT. Cikarang Nusantara melihat ada warga yang rumahnya dalam kondisi tidak layak huni. Bersama Polsek Cikarang Utara, kita membantu agar rumah ini bisa menjadi lebih layak huni. Ini sinergitas kita dengan TNI-Polri,” Ucap Haji Enjum.

Bentuk kerja sama itu sebagai sinergitas antara Perusahaan yang berbasis di Desa Wangunharja, Cikarang Utara itu dengan TNI-Polri.

“Kami harap dengan bedah rumah ini bisa membantu warga yang tengah kesusahan. Semoga ini dapat menjadi inspirasi bagi yang lain untuk juga berbuat membantu sesama,” demikian Haji Enjum.

Pemilik rumah Sunarya mengucapakan, terima kasih kepada Pak Haji Enjum, Pak Kapolres dan Kapolsek serta TNI.

“Saya berterima kasih rumah saya di bangun, mudah mudahan Allah membalas dengan berlipat ganda,” Ucap Sunarya dengan lirih.

Hadir dalam kesempatan tersebut Kapolsek Cikarang Utara AKP Mahmur, Camat Karang Bahagia Karnadi, Kepala Desa Karang Anyar Arnih Aryani.

Biro Bekasi : Endang prabu

Diduga Proyek Pemasangan Pipa PDAM TIRTA BHAGASASI Rusak Pasilitas Jalan Umum

0

JIB | Cikarang Selatan, – Proyek pemasangan pipa PDAM Tirta Bhagasasi yang berlokasi dijalan raya Serang-Setu, desa Suka Sejati, Kecamatan Cikarang Selatan (Ciksel) Kab. Bekasi dikeluhkan warga.Menurut pernyataan warga setempat pemasangan pipa PDAM berukuran 6″ tersebut dikerjakan asal-asalan telah merusak dan menyumbat saluran air (drainase) yang ada. “Pemborong mengerjakan pemasangan pipa asal-asalan, hingga tanah galian menyumbat dan merusak saluran air. Jika musim hujan akan berdampat tersumbatnya aliran air hingga akan menimbulkan banjir dilingkungan kami” Keluh warga.Sementara itu Ece Kepala Cabang PDAM Tirta Bhagasasi Ciksel saat dikonfirmasi awak media mengatakan, “kami akan chek lokasi, karena kami juga baru tahu jika dilokasi tersebut ada kegiatan penggalian pipa PDAM” Terang Ece.Sementara itu menurut Jaka, Kasie tehnik PDAM Cabang Ciksel, saat diwawancara dilokasi proyek mengatakan, “saya mendapat informasi dari Kacab (Ece) dan langsung chek lokasi, kami Kacab Ciksel tidak mengetahui adanya kegiatan pemasangan pipa tersebut. Jangankan saya, pak Kacab saja tidak tahu ada kegiatan tersebut. Kegiatan ini dikerjakan oleh rekanan/investor yang mendapat Surat Perintah Kerja (SPK) langsung dari pusat. Kami akan menegur pemborong agar segera memperbaiki kerusakan yang ada” pungkas Jaka.Sementara itu, Maman, Direktur Usaha (Dirus) PDAM TIRTA BHAGASASI saat dikonfirmasi via wa tidak menanggapi. Ironis jika SPK dari pusat dan pihak Cabang Ciksel tidak mengetahui adanya kegiatan tersebut. Sesuai kewenangan wilayah pihak Cabang adalah sebagai pengawas kegiatan. Pantas saja pemborong mengerjakan asal-asalan, karena tidak ada pihak PDAM yang mengawasi. (Dede)

Dua Resedivis Spesialis Curanmor Kembali Dibekuk Polisi

0

JIB | KABUPATEN BEKASI,- Dua orang resedivis spesialis pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang kerap melakukan aksi nya di bekuk jajaran Unit Reskrim Polsek Setu, pada Jum’at (31/07/2020). Kedua pelaku berinisial RN (47) warga Kp. Lemah Abang, Desa Karangmukti, Kecamatan Karang Bahagia dan LG (28) warga Kp. Cabang Lio, Desa Karangasih Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Kapolsek Setu, AKP Dedi Herdiana, SH, MH menuturkan, kedua pelaku ditangkap petugas setelah keduanya melakukan aksinya mencuri sepeda motor dengan no pol B 4208 FHD, milik dari korban (Ila Wati) Kp Cinyosog Rt 04/ Rw 03, Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, di depan PT Sinu Berkah Abadi yang berada di Kp Awirarangan, Desa Taman Sari, Kecamatan Setu.

“Pelaku RN dan LG di tangkap petugas pada hari Jum’at (31/07/2020) di daerah Teluk Jambe, Kabupaten Karawang,”kata AKP Dedi Herdiana kepada Aktualindonesia.com, saat gelar press release di Mapolsek Setu, Senin (10/08/2020).

“Saat di lakukan penangkapan kedua pelaku, petugas juga berhasil mengaman barang bukti berupa satu buah gagang kunci leter T, satu unit sepeda motor honda beat warna putih beserta 1 buah kunci kontak, empat buah anak kunci leter T, satu buah telephone seluler nokia warna putih, satu buah dompet warna ungu serta satu buah STNK sepeda motor Honda Beat warna hitam No. Pol B 4208 FHD milik korban,”tambah Kapolsek.

Menurut Kapolsek, kini kedua pelaku sudah di amankan di Mapolsek Setu dan harus kembali meringkuk di sel penjara usai menjalankan aksi pencurian tersebut.

“Pelaku pernah di tangkap dengan kasus yang sama, kasusnya masih kami kembangkan. Akibat perbuatannya, kedua pelaku di jerat dengan pasal 363 ke 4 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara,”tutupnya. (ERPAN)

Ada Wifi Gratis, Desa Simpangan Sediakan Wifi Untuk Belajar di Aula Desa

0

JIB | Kabupaten Bekasi – Kuota internet menjadi keluhan utama para orang tua siswa pada saat model pembelajaran jarak jauh (PJJ) saat ini.

Di Desa Simpangan para orang tua dapat bernafas lega karena desa mendapat bantuan koneksi wifi dari Pemkab Bekasi. Anak-anak mereka kini dapat memanfaatkan fasilitas itu.

“Kami mendapat bantuan wifi gratis dari Bupati dan Kominfo. Ini solusi terbaik buat warga kami karena di tengah pandemi anak-anak sekolah SD, SLTP, SLTA program belajarnya daring,” ucap Sekretaris Desa Simpangan, Cecep Sholahudin, kepada wartawan, Senin (10/8/2020).

Para siswa-siswi yang datang ke aula desa untuk belajar dengan koneksi wifi gratis wajib menerapkan protokol kesehatan seperti jaga jarak, mencuci tangan sebelum memasuki ruangan, dan menggunakan masker.

“Kalau orang tua yang mampu (beli kuota internet, Red) silakan di rumah. Kalau tidak mampu dapat manfaatkan wifi gratis di aula desa,” jelas dia.

Soal siswi yang tak punya HP mumpuni untuk belajar daring, desa meminjamkan ponsel aparaturnya kepada siswa, tapi dengan jumlah HP yang terbatas.

Karena antusiasme yang tinggi dari para siswa, pemerintah desa berencana memanggil guru sekolah setempat untuk mengatur jadwal agar para siswa tidak berkumpul di aula Desa.

“Harapan kami, ini jadi solusi terbaik untuk orang tua yang kurang mampu beli kuota, dapat manfaatkan wifi gratis,” demikian Cecep.

Biro Bekasi : Endang Prabu

Terkait Tidak Diendahkan Nota Kesepakatan, LSM KOMPAK, Layangkan Surat Ke Dinas LH Kab Bekasi, Tidak Jelas Akan Demo Besar-besaran

0

JIB | Kabupaten Bekasi,-Hari ini Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) KOMPAK Kabupaten Bekasi, malalui Korcam Cikarang Utara di bawah kepemimpinan Herman Tanu Wijaya di dampingin Sekjen melayangkan surat tentang Kembalinya Pencemaran Kali Cilemahabang setelah pasca di demo oleh masyarakat setempat. Ke Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi. Senin (10/08/2020).

Herman Tanu Wijaya Ketua Korcam LSM KOMPAK Cikarang Utara mengatakan Kembali kepada hal Nota kesepakatan yang pada hari Kamis tanggal (23/07/2020), jam 13.30 WIB, dan saya juga ikut rapat, Bersama Kadin LH, PUPR, Pertanian, PJT II, Hyundai, lippo dan Jababeka, itu tidak sesuai harapan kita bersama dan saya menyebutkan Dinas Lingkungan Hidup Mandul.

“Terkait 3 kawasan yang menandatangani Nota kesepakatan tersebut kita kembalikan ke Dinas Terkait kalau tidak bisa menangani, kami akan Demo Besar-besaran” Jelas Herman sesalnya.

Poto : Bersama Ketua LSM KOMPAK Kabupaten Bekasi. H Danto Bin H. Aming dan bersama Ketua Korcam Se-Kabupaten Bekasi.

Lain halnya Pahrudin selaku Sekjen Korcam Kompak Cikarang Utara saat di wawancarai oleh tim media online Jurnal Indonesia Baru mengatakan, bahwa kami ingin tau kejelasan dari pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi terkait Kembali lagi pencemaran Kali Cilemahabang setelah pasca di demo masyarakat.

“Makanya kami dari LSM KOMPAK Korcam Cikarang Utara telah melayangkan surat tersebut untuk audensi Kembalinya pencemaran kali Cilemahabang yang tak pernah kunjung selesai” Jelasnya.

Kembalinya Pencemaran Kali Cilemahabang yang tak kunjung selesai dan 3 kawasan yang mengangkangi Nota Kesepakatan tersebut membuat LSM KOMPAK Geram, sehingga Pahrudin sangat menyesali hal tersebut karena kami sangat Peduli dan prihatin dengan kali Cilemahabang yang kembali tercemar.

“Maka dari itu saya, mewakili masyarakat akan terus mengawal dan mencari tau sumber pencemaran kali Cilemahabang, kalau tidak saya berkoordinasi ke LH Provinsi dan lanjut Kementerian Lingkungan Hidup” Tegas, Pahrudin dengan nada kesal. (Tim)

Air Kali Cilemahabang Kembali Menghitam Dan Bau Menyengat…??? 3 Kawasan Kangkangi Nota Kesepakatan, Kadin LH Kab Bekasi Geram

0

JURNALINDONESIABARU | KABUPATEN BEKASI –Beberapa hari ini Kali Cilemahabang kembali berwarna hitam pekat dengan bau menyengat. Warga sekitar bantaran sungai mengeluhkan kondisi ini dimana air berwarna hitam menimbulkan bau tak sedap sampai ke pemukiman warga sehingga warga tidak bisa mengunakannya untuk kebutuhan sehari-hari. Sabtu (08/08/2020).

Dari Pantauan Ketua (BPD) Desa Karang Raharja Kecamatan Cikarang Utara, Safwan mengatakan saat di hubungi melalui via celuler oleh team awak media “iya benar saya melihat dengan sendirinya benar air kali kembali tercemar hitam dan bau, warga juga banyak yang mengeluh kepada kami terkait aliran sungai Cilemahabang tersebut setelah di demo.

“Kalau sudah seperti ini bahwa tandatangan nota kesepkatan antara warga, dan pihak pengelola Kawasan dan instansi terkait, tidak ada manfaat nya”ujarnya dengan nada sinis.

Lain halnya Dikri salah seorang warga perumahan Puri Mutiara Indah (PMI) Rt 06/07 Desa Karang Raharja, Kecamatan Cikarang, Utara Kab Bekasi, “kami mengunakan air dari aliran sungai Cilemahabang, air yang kami pakai saat ini hitam dan bau,infonya ada suplay air bersih tapi saya belum mendapatkan sampai saat ini.

” Kami bersama keluarga saat ini tidak bisa mengunakan air di rumah kami untuk mandi, cuci dan sebagainya karena air berwarna hitam dan bau, mohon kepada instansi terkait agar bertindak tegas agar kami yang notabene pengguna air kali Cilemahabang dapat merasakan air bersih “.tutupnya

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi H. Peno Suyatno SH. MM saat di Hubungi melalui Whatsapp nya mengatakan saya harus bagaimana bang, saya juga sudah gereget, sama saya juga sangat sewot, tidak menghargai pisan. (Thoyang)

Polisi Ringkus Pelaku Begal Dibawah Umur

0

JURNALINDONESIABARU | KABUPATEN BEKASI- Kapolsek Cikarang Timur Sugimin SH.MM menggelar perkara kasus pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di wilayah Polsek Cikarang timur tepatnya di Kampung. Rancamalaka Desa Hegarmanah Kecamatan Cikarang Timur. Jum’at (07/8/2020).

Modus Operandi yang dilakukan para tersangka dengan membuntuti calon korbanya dan begitu di tempat sepi, para pelaku menghentikan korban dan mengancam korban dengan celurit lalu merampas kendaraan milik korban.

Pelaku berjumlah Empat orang dengan sigapnya jajaran Polsek Cikarang Timur berhasil menangkap Satu pelaku dengan berinisial MGP yang tertangkap di wilayah Pebayuran setelah terjatuh pada saat dikejar oleh kepolisian.

Pelaku ini sebagian adalah anak dibawah umur dan masih berstatus pelajar MGP (16), RZK alias Kory (16), DPO dan 2 (dua) pelaku lainya sudah dinyatakan dewasa Garda (17 tahun) DPO, dan Alvin (17) DPO .

Sedangkan barang bukti yang berhasil diamankan adalah Dua Unit kendaraan bermotor matic Honda beat, dengan Nopol B 4782 FWX dan B 4585 FWW dengan satu lembar STNK.

Sedangkan Pasal yang dikenakan yaitu 368 Subs Pasal 363 junto 55 junto 56 KUHP pidana dengan ancaman hukuman 15 tahun dan dikarenakan pelaku ini anak dibawah umur kemungkinan ada keringanan dalam masa tahananya.

Satu tersangka pencurian dengan kekerasan atau dikenal dengan pelaku begal motor berhasil diringkus personel Polresto Bekasi beserta jajaran Polsek Cikarang Timur. Satu dari pelaku tetangkap masih dibawah umur.

Kapolsek KOMPOL Sugimin SH.MM mengatakan, tersangka begal motor yang diamankan berinisial MGS (14) Warga Desa Sukaraya.

“Sementara 3 Tiga pelaku Dalam Pencarian Orang (DPO) Yaitu Sdr RIZKY Alias KORY (16) Warga Desa Sula Raya, Berperan Mengancam korban dengan Clurit.” Jelasnya.

Masih kata, Sugimin, sedangkan Sdr GARDA (17) Warga Desa Sukaraya, Berperan menunggu diatas sepeda motor, Sdr ALVIN (17) Warga Batujaya Karawang, Berperan Mengambil Motor milik korban, diantara tiga pelaku berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO). (Thoyang)

Calkades Tanjung Sari H. Jamaludin HR : Bupati Berani Ambil Sikap, Pilkades Masih Belum Jelas

0

JIB | Kabupaten Bekasi – Belum adanya kepastian pemilihan kepala Desa di enam belas Desa yang berada di Kabupaten Bekasi akibat pandemi covid 19, membuat para calon kepala Desa (CALKADES) merasa resah, dan meminta Bupati untuk segera mengeluarkan keputusan, agar para kepala Desa tidak harus menuggu lama, yang membuat kecewa para kader calon kepala Desa di 16 Desa yang ada di Kabupaten Bekasi, salah satunya Calkades Tanjung Sari agar segera di laksanakan.

Pemintaan agar Bupati Bekasi untuk segera mengeluarkan keputusan pemilihan kepala Desa di 16 (enam belas) Desa di Kabupaten Bekasi di ungkapkan salah satu calon kepala desa Tanjung sari kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi, yang merasa Bupati harus secepatnya mengambil keputusan pemilihan kepala Desa. Kamis (06/08/2020).

“Seluruh tahapan sudah di lakukan dari penyeleksikan, pengeambilan nomer undian dan kampanye sudah kami lakukan, hanya tinggal pemilihan yang belum ada kepastian dari bupati Bekasi” terang. Jamaludin salah satu calon kepala Desa Tanjung sari.

H. Jamaludin juga, Kami seluruh calon kepala Desa berharap kepada Bupati agar konsekwan dengan keputusannya, jangan melihat kondisi wilayah Kabupaten Bekasi yang masih terdampak covid 19.

“Lihat saja Kabupaten Bogor yang merupakan zona merah, namun kepala daerah nya berani mengambil sikap untuk melaksanakan pemilihan kepala Desa secara serentak namun dalam pemilihan nanti tetap menjalankan protokol kesehatan” jelas Jamal.

Di singgung belum adanya kepastian Bupati terkait pemilihan kepala Desa di 16 (enam belas) Desa yang berada di Kabupaten Bekasi, H. Jamaludin menambahkan telah berkordinasi dengan para calon di enam belas Desa, yang berencana akan melakukan aksi di depan kantor Bupati Bekasi.

“Bisa saja kita lakukan demo secara besar-besaran, namun kami sebagai calon kepala desa (Calkades), masih berharap Bupati untuk secepatnya mengambil keputusan, jangan sampai ada reaksi yang akan menimbulkan preseden tidak baik di mata masyarakat, meski para calon kepala desa bisa menuntut pemerintah Kabupaten Bekasi yang belum juga memberikan kepastian pemilihan kepala desa” Jelasnya.

Masih kata Jamal, padahal Bupati yang notabene mantan kepala Desa seharusnya dapat memahami dan mengerti dampak belum di petuskan pemilihan kepala desa di enam belas desa, terlebih masa bakti pejabat sementara kepala desa yang hampir habis saat mengisi kekosongan kepala desa di enam belas desa tersebut.

Sementara itu salah satu calon kepala desa lainnya yang mencalonkan diri di Desa Segera Makmur, Agus Sopyan yang juga menjabat sebagai ketua Abdesi Kabupaten Bekasi meminta Bupati Bekasi H. Eka Supria Atmaja SH, untuk berani mengambil sikap dan punya kebijakan untuk pelaksanaan Pilkades di enam belas desa.

“Kabupaten Bogor yang masih zona merah tapi berani memutuskan untuk pemilihan kepala desa kenapa Kabupaten Bekasi yang masuk zona hijau tapi tidak berani mengambil keputusan untuk melakukan pemilihan kepala desa di enam belas desa” terang Agus Sopyan kepada awak media.

Hal tersebut membuat Agus Sopyan meminta Bupati agar segera melaksanakan Pilkades, apalagi dengan belum adanya keputusan Bupati dalam pemilihan kepala desa membuat sejumlah calon kepala desa resah.

“Kasihan juga Calon Kepala Desa (Calkades), dengan belum jelasnya pemilihan desa yang belum di putuskan Bupati Bekasi” pungkas Agus Sopyan.

Biro Bekasi : Endang Prabu

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -