Wednesday, February 25, 2026
Home Blog Page 307

Wujud Nyata Pemerintahan Desa Cibarusah Kota Dalam Melayani Warganya

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Guna meningkatkan pelayanan warganya diberbagai keperluan, Pemerintahan Desa (Pemdes) Cibarusah Kota meskipun di hari libur masih tetap bekerja. Bukti nyata itu terlihat ketika wartawan media online jurnalindonesiabaru.com menyambangi kantor Desa Cibarusah Kota, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, pada hari Sabtu (15/02/2020), saat itu terlihat para staf pegawai pemerintahan Desa Cibarusah Kota sedang melayani warganya.

“Kami staf Desa Cibarusah Kota berusaha melakukan pelayanan yang terbaik di berbagai keperluan yang dibutuhkan warga Cibarusah, walaupun ini hari Sabtu kami masih tetap buka,” tutur Tri hartono kepada media online jurnalindonesiabaru.comHal tersebut di lakukan Pemerintahan Desa Cibarusah Kota karena warganya sudah terbilang padat karena adanya perumahan di Desa Cibarusah Kota.

Sambung Tri. “Jadi menurut kami wajar jika hari Sabtu ini Pemerintahan Desa Cibarusah Kota tetap buka untuk melakukan pelayanan dan melayani warga, ini juga sudah perintah dari atasan kami yaitu Iwan Setiawan Kepala Desa Cibarusah Kota,”

Lebih lanjut Tri memaparkan. Dalam pelayanan dihari sabtu, kami melayani warga Cibarusah kota hanya sampai jam dua siang dan terkadang juga sampai sore tergantung warga Cibarusah Kota yang datang ke Kantor Desa ini, Paparnya

Reporter: Dedi/Endang
(Editor_Dre)

Selama 14 hari di Natuna, Kini Kedua Mahasiswi Asal Kab.Bekasi Telah Kembali ke Rumah

0

JIB | KABUPATEN BEKASI,- Dua mahasiswi asal Kabupaten Bekasi, Husnia dan Mursela telah kembali ke rumah. Kepulangan mahasiswi asal Kabupaten Bekasi ini, setelah keduanya selesai di karantina selama 14 hari di Natuna, Provinsi Kepulauan Riau. Mereka bersama 238 lainnya, mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma, Sabtu (15/2/2020), sore.

Sebelumnya diketahui Husnia dan Mursela berada di Wuhan, China setelah merebaknya Virus Coronavirus Disease (Covid-19) beberapa waktu yang lalu. Mereka berada di China karena sedang menjalani beasiswa pertukaran mahasiswa di Ibu Kota Provinsi Hubei.Kepala Dinas Kesehatan, Sri Enny yang turut mendampingi Husnia dan Musela meminta agar masyarakat tidak perlu khawatir terhadap keduanya, karena peserta observasi sudah mendapatkan proses penyaringan (screening) yang dilakukan Pemerintah Pusat.

“Anak-anak kita ini masuk ke Indonesia dari Wuhan itu sudah dalam kondisi sehat. Terkait virus corona sudah negatif. Nanti baru masuk ke Indonesia. Artinya kita hanya menjaga saja, takut dikhawatirkan terjadi sesuatu, makanya dikarantina selama 14 hari. Selebihnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan,”jelasnya.

“Jadi memang secara keseluruhan sehat. Mereka setelah ini bisa beraktifitas seperti biasa. Sehat walafiat dan telah memiliki sertifikat sehat yang di keluarkan oleh Kemenkes,” ujarnya.Saat ditemui di rumahnya, Husnia mengungkapkan sangat senang dapat berkumpul dengan keluarga. Dirinya juga menuturkan, selama di karantina diperlakukan dengan baik. Baik dari segi fasilitas, makanan dan kegiatan selama masa observasi.

“Kepada pihak Pemerintah saya berterimakasih kepada KBRI Beijing, juga Kemenkes, Bapak TNI yang menemani kita selama 14 hari, Bapak Dandim, Ibu Dinkes Kabupaten Bekasi, sampai saat ini saya sehat. Saya sampai di rumah ini dengan sehat wal afiat,” pungkasnya.

Anak bungsu dari 6 bersaudara ini mengaku, Dirinya akan melanjutkan skripsinya di UNESA, Surabaya. Diketahui, Husnia saat kejadian mewabahnya Covid-19, sedang menjalani pertukaran mahasiswa di Central China Normal (CCN) University.

“Saya mengikuti exchange, selama enam bulan. Sebetulnya sudah membeli tiket untuk tanggal 2 Februari untuk pulang. Jadi sebetulnya di sana juga sudah selesai kuliahnya,” tambahnya.Sementara itu, Mursela, mahasiswi Universitas Mercu Buana saat ditemui dikediamannya menuturkan, sama seperti Husnia dirinya mengikuti pertukaran mahasiswa jurusan Teknik Industri. Sedangkan Mursela, menjalankan pertukaran mahasiswa di Wuhan of Technology University.

“Rencananya sampai Juni masih di Wuhan, masih ada perjanjian. Semua, saat ini untuk sementara perkuliahan dilakukan secara online,” imbuhnya.

Warga Kecamatan Cikarang Selatan ini juga menyampaikan, masih banyak teman-temannya dari luar negeri yang masih belum di evakuasi oleh negaranya. Dan masih terisolasi di Wuhan.Selain itu, Ketua RW 01, Kecamatan Cikarang Selatan, Sudarja tempat Mursela tinggal, bersyukur bahwa warganya telah kembali dengan selamat dan sehat. Dirinya menambahkan, kepada warga masyarakatnya untuk tidak perlu khawatir.

“Saya mengucapkan syukur, kembalinya Mursela ke Indonesia dengan selamat. Dan masyarakat tidak canggung kepada Mursela,” singkatnya.

Reporter: Endang Biro Kab_Bekasi
(Redaktur_Dre)

Polsek Cibarusah Berikan Bantuan Peralatan Olah Raga kepada Pemuda Desa Ridomanah

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Untuk memberikan semangat kepada masyarakat terutama anak muda di bidang olah raga, AKP Sukarman Kepala Kepolisian Sektor Cibarusah Polres Metro Bekasi melalui anggotanya memberikan bantuan alat olah raga berupa Bola Voli kepada pemuda Cibarusah dan sekitarnya. Kamis (13/02/2020)

Penyerahan bantuan alat Olah raga beserta Net tersebut melalui Aiptu Anwar Bhabinkamtibmas Desa Ridomanah. Dikatakan AKP Sukarman Kapolsek Cibarusah melalui anggotanya, dengan bekerjasama bareng Pemerintahan Desa setempat Polsek Cibarusah terus melakukan sosialisasi dan antisipasi bahaya narkoba di wilayah sektor Cibarusah.

“Pemberian peralatan olah raga Volly ini bertujuan agar remaja tidak terjerumus ke hal-hal yang tidak berguna seperti narkoba dan miras, maka sebagai bentuk dukungan dan support, kita berikan perlengkapan olah raga berupa bola voli dan netnya,”tutur Aiptu Anwar

Pemberian peralatan olah raga dari Polsek Cibarusah diterima langsung oleh perwakilan 12 orang pemuda Ridomanah, bertempat di Kantor Desa Ridomanah, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Sambung masih kata Aiptu Anwar. “Saya mewakili Kapolsek Cibarusah AKP Sukarman memberikan bantuan peralatan olahraga kepada pemuda untuk dipergunakan sebaik mungkin. Saya berharap bantuan alat olahraga ini dapat dimanfaatkan dan rajinlah latihan agar atlet-atlet Indonesia akan semakin bertambah,” ucapnya

Ia melanjutkan, kalian adalah generasi-generasi masa depan, generasi-generasi emas Indonesia yang akan menjadi atlet andalan untuk masa depan kita. Pungkas Aiptu Anwar

Reporter Dedi/Endang
Editor Dre

Longsor di Dekat Jembatan Cipamingkis Semakin Menggila, Dinas PUPR Kab.Bekasi Adem Ayem Bae?

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Pembangunan jembatan Cipamingkis yang berlokasi di Kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi yang awal di kerjakannya pada Tahun 2019 yang lalu di anggarkan dari PAD Kabupaten Bekasi sekitar Rp 1.763.491.000.00, dalam pengerjaannya hanya sebatas penanganan longsor badan jalan dan TPT Kali Cipamingkis saja tidak di kerjakan sampai tuntas.

Dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut pada saat itu oleh rekanan PT.BEKASI RAYA PUTRA sebagai pemenang tender, mungkin melalui beberapa proses mekanisme aturan yang di tetapkan Dinas PUPR Kabupaten Bekasi yang pada akhirnya PT tersebut di percaya untuk mengerjakan penanganan longsor badan jalan dan TPT Kali Cipamingkis pada Tahun 2019 yang lalu.Hasil dari Investigasi media online jurnalindonesiabaru.com pada hari Sabtu (15/02/2020), jembatan Cipamingkis terlihat dalam kondisi belum tuntas 100%, di dalam pekerjaannya alias tidak sampai kepamadatan dan menurut info yang di dapat media online jurnalindonesiabaru.com jembatan tersebut akan diselesaikan pada Anggaran Tahun 2020 ini.

Hasil dalam rapat Musrenbang Kecamatan Cibarusah Tahun anggaran 2021 yang baru berlalu memang sudah membahasnya untuk mengskala prioritaskan jembatan tersebut secepatnya untuk di selesaikan dengan segera. Ini nampaknya akan menjadi kendala sangat berat dan sekaligus pekerjaan yang sangat rumit untuk Dinas PUPR Kab Bekasi dalam penanganan jembatan tersebut, dikarenakan faktor cuaca dan curah hujan dengan intensitas tinggi secara perlahan-lahan longsor mulai menggila dengan mennggerogoti di sekitaran jembatan.

“Dengan kondisi seperti itu seharusnya Pemkab Bekasi dan Dinas PUPR melakukan gerak cepat untuk penanganan jembatan tersebut.dan jangan sampai menunggu korban jiwa atau jembatan tersebut roboh karena ganasnya longsor di Kali Cipamingkis” tutur Dodi warga Kp. Ciketuk kepada media online jurnalindonesiabaru.comAdanya longsor yang semakin menggila di sisi sebelah kiri dekat Mesjid Kp.Ciketuk Desa Sirnajati Kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi. longsor di sisi sebelah kiri jembatan tersebut kondisinya sangat mengkhwatirkan.

“Lihat oleh anda longsornya sudah seperti ini dan kalau di biarkan atau tidak di tangani secepatnya mungkin longsor ini sangat mengkwatirkan terutama untuk warga yang melintasi jembatan tersebut dan di tambah lagi jembatan belum tuntas sepenuhnya dalam pekerjaannya” ujarnya

Lebih lanjut ia mengatakan. “Saya sangat berharap agar Pemkab Bekasi terutama Dinas PUPR untuk bergerak cepat dalam penanganan longsor badan jalan dan TPT Kali Cipamingkis segera di tuntas dalam pekerjaannya.” Ucap Dodi

Reporter. Dedi/Endang
Editor (Andri)

Hari Pertama Seleksi CPNS Kabupaten Bekasi di Ikuti 2000 Peserta Tes SKD

0

JIB| BANDUNG – Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi dimulai hari ini, Jum’at (14/02/2020).

Di hari pertama, sebanyak 2.000 peserta mengikuti SKD yang digelar di Telkom University Convention Hall Tuch, Bandung – Jawa barat.

“Hari ini tanggal 14 Februari 2020 terbagi menjadi 2 sesi yaitu sesi III dan IV dan selanjutnya pada tanggal 15 dan 16 Februari akan terbagi menjadi 5 sesi. Setiap sesi akan berlangsung selama 90 menit, dan para peserta diwajibkan hadir 90 menit sebelum jam ujian dimulai,” kata Alisyabana saat ditemui dalam wawancaranya.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Bekasi, Alisyabana mengungkapan seluruh peserta seleksi CPNS Kabupaten Bekasi mengikuti tes secara bertahap, pada tahap pertama diikuti kurang lebih 2.000 peserta yang terdiri dari 2 sesi.

Seluruh peserta tes CPNS, kata dia harus mengikuti tes dengan pengerjaan sistem tes secara komputerisasi atau Computer Assisted Test (CAT) yang dikelola Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Tes SKD itu sendiri terdiri dari 3 tes yakni Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelegensi Umum (TIU) yang seluruhnya berjumlah 100 soal dengan waktu yang tersedia setiap sesi selama 1,5 jam.
Dan mereka yang lolos dalam tes SKD ini akan diuji kembali pada Seleksi Kompetensi Bidang (SKB),” ujarnya

Selain didominasi oleh calon guru dan tenaga kesehatan, sambung Ali terdapat 15 peserta SKD untuk formasi khusus jalur disabilitas. Untuk tenaga kependidikan sebanyak 299 formasi, tenaga kesehatan sebanyak 56 formasi dan terakhir tenaga teknis sebanyak 109 formasi.

“Saya berpesan kepada peserta yang mengikuti tes SKD ini harus percaya diri dalam menjawab soal, cermat dan tenang dalam berpikir. Semoga dapat berhasil lolos ketahap selanjutnya. Serta harapan saya tentunya semua berjalan lancar hingga selesai, dan menghasilkan ASN yang berkualitas,” pungkasnya.

Sementara itu, seorang peserta CPNS dari Kabupaten Bekasi yang mengambil formasi pengajar (Guru Pertama) Fitria Nuraini, mengaku senang karena bisa lolos tes seleksi kompetensi dasar (SKD) dengan nilai yang cukup memuaskan dan masuk Passing Grade.

“Alhamdulillah berkat usaha, doa dan ikhtiar, saya bisa mengerjakan tes SKD ini dengan lancar, yang penting harus percaya diri,” ucapnya

Dirinya juga menyampaikan beberapa tips bagi peserta CPNS lainnya agar tetap optimis agar dapat menyelesaikan soal soal ujian dan berharap lolos seleksi.

“Jangan terpaku dengan waktu, yang penting kita bisa mengerjakan soal tersebut dengan sebaik mungkin dan setotal mungkin dan insyaallah hasilnya akan maksimal,” kata Fitria.

Biro Bekasi : Endang

HPN Bekasi Raya Ke 74, Dihadiri Bupati Bekasi “Harapkan Pers Berikan Pemberitaan Yang Berimbang Dan Membangun”

0

JIB | CIKARANG TIMUR – Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja mengharapkan pers dapat memberikan pemberitaan yang membangun. Hal itu disampaikannya, pada Puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-74 tingkat Bekasi Raya tahun 2020, Jumat (14/2).

“Pemerintah Daerah membutuhkan kehadiran pers dalam perspektif yang seterang-terangnya, yang menyejukan, berdiri di depan, memerangi hoaks, dan ujaran kebencian,” ujarnya di Gedung Theatre, Dinas Pariwisata, Cikarang Timur.

Ia juga berharap, Pers dapat secara konsisten memberikan informasi kepada masyarakat mengenai kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi. Termasuk memberikan masukan dan kritik sebagai sosial kontrol.

“Saya ucapkan selamat Hari Pers Nasional ke-74, semoga pers semakin jaya! Saya berharap, pers dapat mengambil peran dan ikut dalam membangun Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

Bupati Bekasi juga mengucapkan rasa terimakasihnya kepada insan pers, karena dalam setiap kegiatannya selama ini selalu beriringan dengan wartawan.

“Sebagai Kepala Daerah, saya sudah sembilan bulan lebih, ini dalam setiap kegiatan selalu bersama para wartawan. Terimakasih, sudah mengawal apa saja yang telah di lakukan Pemerintah Kabupaten Bekasi,” singkatnya.

Puncak peringatan HPN tingkat Bekasi Raya kali ini, mengambil tema pers mendorong sinergi, dalam pengembangan pariwisata. Diakhir acara, Bupati Bekasi dan unsur Muspida yang hadir juga menerima piagam yang diberikan oleh panitia penyelenggara HPN ke-74 tingkat Bekasi Raya.

Biro Bekasi : Endang

Bentuk Rasa Kecewa, Warga Aksi Tanam Pohon Pisang Diruas Jalan

0

JIB | Karawang, – Sejumlah warga Dusun Pedes I, Desa Payungsari Kecamatan Pedes Kabupaten Karawang, menanam pohon pisang diruas jalan raya. Aksi tersebut sebagai bentuk kekecewaan dan protes kepada Pemerintah Daerah maupun Perovinsi.

Hal tersebut sempat menjadi tontonan bagi para pengguna jalan yang melintas. Bahkan sebagian warga ada yang mengabadikan dengan menggunakan telepon genggam hingga mengunggahnya di medsos, pada Hari Kamis (13/02/19).

Dikatakan, Fals (45) salah seorang warga setempat, bahwa dirinya bersama warga sekitar menanam pohon pisang diruas jalan raya Pedes – Sungaibuntu atas dasar rasa kekecewaan terhadap Pemerintahan Daerah maupun Provinsi Jawa Barat.

“Aksi ini kita lakukan bersama warga sekitar, dengan tujuan agar Pemerintah segera memperbaiki jalan rusak parah dengan kondisi nampak bergelombang seperti kubangan kerbau,” ucapnya.

Lanjutnya, selama ini jalan raya Pedes – Sungaibuntu memang rusak parah, sehingga menimbulkan rawan kecelakaan. Bahkan tidak sedikit para pengguna jalan khususnya roda dua sering berjatuhan, karena jalan tersebut sudah tidak layak dilalui lagi.

“Padahal, Kabupaten Karawang ini merupakan daerah dengan pendapatan yang cukup lumayan besar. Namun sampai saat ini jalan rusak yang sangat memprihatinkan tak kunjung diperbaiki,” ujarnya.

Setelah adanya aksi yang dilakukannya, dirinya sangat berharap kepada Pemerintah Kabupaten Karawang maupun Provinsi Jawa Barat, bisa mendengar dan melihat langsung kondisi jalan raya tersebut yang benar – benar sangat memprihatinkan.

“Semoga Pemerintah bisa melihat dan mendengar keinginan masyarakat untuk dilakukannya perbaikan jalan raya Pedes – Sungaibuntu, karena jalan tersebut akses yang bisa meningkatkan perekonomian masyarakat,” pungkasnya.(Sule/Ey)

Karena Cinta Polisi, TK Sejahtera Kunjungi Polsek Jatibarang

0

JIB | KABUPATEN INDRAMAYU,- Polsek Jatibarang Polres Indramayu menerima kunjungan dari anak TK Sejahtera Jatibarang. Kedatangan mereka diterima langsung oleh Kapolsek Jatibarang Kompol Noneng Sukarna, Kanit Lantas sek Jatibarang, Kanit Binmas Sek Jatibarang, anggota lantas sek Jatibarang, dan Bhabinkantibmas Polsek Jatibarang. Kamis, (13/02/2020)

Kunjungan murid TK Sejahtera Jatibarang diisi dengan Sosialisasikan pengenalan Lingkungan di sekitar Polsek Jatibarang, pembinaan Anak Tk, Polisi Sahabat anak, selain itu murid TK juga dijelaskan mengenai pengenalan rambu- rambu lalu lintas.

Kapolsek Jatibarang Kompol Noneng Sukarna, mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut, sebab ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada anak tentang Kepolisian. selain itu, untuk mendekatkan anak dengan Polisi dan membentuk generasi muda yang tangguh dan berkarakter.

“Kegiatan ini juga sebagai bentuk penanaman karakter kepada anak – anak sejak usia dini, supaya terbentuk pribadi yang mandiri di kemudian hari,”tutur Kompol Noneng

Sambungnya. Dengan pengenalan tugas dan profesi polisi, ini adalah langkah awal supaya anak – anak mengerti tugas polisi seperti apa. Dan bisa menjadi mitra antara polisi, anak – anak serta masyarakat,” ucapnya

Selama Kegiatan berlangsung anak-anak TK Sejahtera Jatibarang merasa senang dan gembira dapat belajar dan bisa berfoto bersama dengan Polisi.

(Andri)

Antisipasi Banjir, Warga Bangkaloa Ilir Bersama Tiga Pilar Gotong-Royong Membendung Luapan Sungai Cipelang

0

JIB | KABUPATEN INDRAMAYU, – Bencana banjir akibat luapan sungai Cipelang yang terjadi di Desa Bangkaloa Ilir, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu sejak Tanggal 6 Februari 2020 kemarin mengakibatkan beberapa rumah dan areal persawahan di Desa setempat terendam air. Sehingga, akibat rendaman itu membuat beberapa hektar sawah gagal tanam.

Demikian seperti disampaikan oleh Kapolsek Widasari AKP joni, SH Kamis(13/2/2020).

AKP joni, SH mengatakan bahwa pihaknya bersama Tiga Pilar (TNI, Polri dan Satpol PP) Kecamatan Widasari yakni Serma Kartali, Bripka Azis, dan Otong Suganda dan warga setempat melakukan gotong-royong membuat bendungan dari tanah sebagai penahan luapan air sungai Cipelang.

Sementara itu Kuwu Bangkaloa Ilir H Mislam menambahkan, bahwa beberapa rumah dan areal persawahan terendam air akibat luapan air sungai cipelang yang terjadi sejak tanggal 6 Februari 2020 hingga pagi tadi, Kamis (13/2/2020)

“Semoga bendungan Tanah bisa menahan luapan air sungai dan tidak berdampak pada pemukiman warga dan areal persawahan lagi,” tandasnya

(Dre)

GELAR HALAQAH KHATIB INDONESIA.

0

JIB | Jakarta- Asosiasi Khatib Indonesia, akan menggelar Pembukaan Rakernas II dan Halaqah Khatib Indonesia di Istana Wakil Presiden, Jakarta, yang akan dibuka langsung oleh Wapres Prof DR KH Ma’aruf Amin pada Jumat, 14 Feb. 2020
Pukul 15.00-16.30 WIB.

“Insya Allah, acara akan dihadiri 250 Undangan dan peserta dari seluruh Indonesia, mulai dari perwakilan masjid nasional, provinsi dan Kab/Kota, Masjid Kampus, Masjid Pemerintahan, Kementerian, BUMN, Masjid Korporasi, Masjid Komunitas maupun masjid fungsional”, papar Ketua Program, DR. Munawar Fuad.

Fuad menguraikan, Usai Pembukaan di Istana, besoknya pada Sabtu, 15 Februari 2020 pukul 08.30-17.00 akan dilanjutkan Halaqah di Auditorium Hotel Royal Kuningan Jakarta.
Seluruh rangkaian agenda akan ditutup dengan arahan dari HM Jusuf Kalla, Ketua Umum PP Dewan Masjid Indonesia.

Ketua Umum MPP IK DMI, DR KH Hamdan Rasyid menegaskan bahwa Pembinaan dan peningkatan kualitas khatib di seluruh masjid di Indonesia mendapat perhatian serius dari Prof. KH. Ma’ruf Amin, Wakil Presiden RI sejak lama. Saat ini terus diupayakan pelaksanaannya dalam skema “Dakwah yang Damai, Moderat, Toleran dan Harmoni” yang juga menjadi kebutuhan keumatan dan kebangsaan.

Majelis Pimpinan Pusat Ikatan Khatib Dewan Masjid Indonesia (MPP IK-DMI) –Badan Otonom PP DMI– menjadi asosiasi profesi yang sejak awal dibentuk untuk berperan mengembangkan program terkait dengan penyiapan, penyediaan, dan peningkatan mutu khatib di seluruh Indonesia.

Halaqah akan menghadirkan nara sumber : KH Masdar Farid Mas’udi, Prof Didin Hafiduddin, KH Manan Abdul Gani, Prof Masykuri Abdillah, Kemenag RI, BNPT dan Lembaga terkait. Diawali dengan Orasi dari Komjen Pol (P) Drs H Syafruddin, MSi tentang Khatib dalam Peran Keagamaan dan Kebangsaan.

Sejak 2018, MPP IK-DMI sudah merancang program dan aksinya.
KH Manan Gani, selaku Ketua PP DMI menjelaskan, Pada 2019, Bapak HM Jusuf Kalla (Wakil Presiden RI/Ketua Umum PP DMI) bersama Prof KH Ma’ruf Amiin (saat itu sebagai Ketum MUI / Wakil Presiden RI Terpilih) menggelar komitmen bersama untuk melahirkan Program 10.000 Khatib Berstandar – Bersertifikat dimulai 2020.

Pada 14 Januari 2020, Wakil Presiden RI dalam arahannya kepada MPP IK DMI kembali menegaskan pentingnya realisasi dan tindak lanjut program tersebut secara berkelanjutan.

Masih menurut KH Manan, Atas dasar itulah MPP IK-DMI menggelar Halaqah Khatib Indonesia untuk memulai langkah awal program 10.000 Khatib Bersertifikat pada 2020, selanjutnya dilanjutkan hingga 2025 ditargetkan 300.000 khatib, seiring dengan tahapan target setiap tahunnya secara nasional.

DR Mastuki HA, Sekjen MPP IK DMI, menambahkan bahwa program tersebut sangat penting, signifikan dan mendesak, IK-DMI akan merealisasikan program tersebut dalam bentuk “Akademi Khatib Indonesia” yang terstruktur, berkesinambungan, dikelola profesional, tersebar di seluruh Indonesia, dengan kurikulum yang sistematik untuk menghasilkan khatib yang mengedepankan faham wastahiyat al-Islam, nasionalisme yang tinggi, mengembangkan toleransi, dan menjaga suasana aman dan damai dalam tatanan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Tujuan Akademi Khatib Indonesia, untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas khatib yang memiliki wawasan Islam moderat (wasathiyat al-Islam), berwawasan kebangsaan yang kuat (wathaniyah, nasionalisme), dan aktif dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang rahmah dan toleran dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara melalui mimbar khutbah.

DR Mastuki juga menjelaskan, halaqah akan mendiskusikan Syarat Kualifikasi dan Kompetensi Dasar Khatib yang menjadi peserta AKHI ini akan ditempa dan diperkuat untuk memiliki syarat dan kompetensi dasar sebagai berikut:
1. Fasih membaca al-Qur’an (qira’at, tartil)
2. Memenuhi syarat sebagai imam shalat (imam)
3. Memahami dasar-dasar ilmu keislaman yang baik (faqih)
4. Latar belakang pendidikan Islam yang ditandai dengan ijazah atau bentuk lain (qualification) dari lembaga pendidikan Islam (pesantren, madrasah, perguruan tinggi)
5. Memiliki rekam jejak (track record) yang baik sebagai khatib berdasarkan rekomendasi dari individu/lembaga atau portofolio (pengakuan dari masyarakat)
6. Ketrampilan komunikasi dan teknik berceramah yang baik (skills)
7. Memiliki satu/lebih kemampuan berbahasa asing (Arab/Inggris) yang dibuktikan dengan performance dan portofolio.

“Atas dasar itulah, Akademi Khatib Indonesia kami inisiasi bersama agar melahirkan jaminan kualitas kompetensi dan komitmen kebangsaan yang kokoh yang kemudian mendapatkan Seritifikat Akademi”, Kyai Hamdan menjelaskan.

Instruktur dan Narasumber terdiri dari Instruktur/fasilitator/mentor diambil dari person yang memiliki kualifikasi di bidang training, motivator, dan khutaba’ berpengalaman. Narasumber pun berasal dari pakar, khatib, praktisi, dan/atau pejabat pemerintah yang terkait dengan program.

Terhadap para Ulama, Kyai, Juru Dakwah, Dai, Muballigh atau cendekiawan yang memang sudah masyhur dan dikenal sebagai pemuka agama, tentunya Akademi Khatib Indonesia memohon untuk langsung memberikan recognation (penghargaan, pengakuan), legitimasi dan pendataan.

“Cara tersistem dan terstruktur melalui pola Training of Trainer, pendidikan dan Pelatihan, serta praktek, yang dilaksanakan di seluruh jenjang Akademi Khatib Indonesia yang diselenggarakan oleh Pengurus MPW IK DMI Tingkat Provinsi”, penjelasn Dr Mastuki.

Selain Akademi Khatib, pada momen tersebut, akan dirancang bersama gerakan ekonomi umat dimana khatib menjadi aktornya dalam wadah Koperasi Khatib bernama Koperasi Mimbar Makmur Madani. Sekaligus, kami menyiapkan platform aplikasi Khatib Indonesia bernama “Assalaam” yang memilii multifungsi dan multimanfaah bagi Khatib, umat dan bangsa. Semoga semua berjalan baik sesuai rencana dan harapan semua,” pungkas Munawar Fuad. (Endang)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -