Tuesday, February 24, 2026
Home Blog Page 325

Akibat Curah Hujan Tinggi, Neneng Siti Fatimah Ikut Patungan Bangun Rumah Ruminah Roboh

0

JIB | Karawang, – Rumah mak Ruminah (65) warga Dusun Warudoyong Utara RT.36 RW.08 yang tengah dibangun kembali oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Rengasdengklok, terus mengundang berbagai elemen masyarakat untuk membantu pembangunan rumah tersebut.

Sebelumnya komunitas Gusdurian Karawang bersama salah seorang tokoh masyarakat sekitar telah membantu mak Ruminah, hari ini salah seorang anggota DPRD Karawang dari Partai PKB, Neneng Siti Fatimah pun menyempatkan diri menyambangi rumah mak Ruminah, Minggu (12/1/20).

Dari sekedar memberi support agar mak Ruminah terus bersabar, Neneng Siti Fatimah juga memberikan sumbangan untuk membangun rumah mak Ruminah.

“Dengan cara seperti ini (patungan, udunan/bersama-sama-red) berharap rumah mak Ruminah dapat segera selesai dibangun dan juga dapat segera bisa ditempati. Apalagi saat ini kan musim penghujan, walau alakadarnya berharap bantuan ini bisa menjadi berkah untuk mak Ruminah sehingga menjadi manfaat,” kata Neneng Siti Fatimah.

Sebelumnya Kepala Desa (Kades) Rengasdengklok Selatan, Kecamatan Rengasdengklok, Darim, mengambil inisiatif untuk langsung membangun kembali rumah mak Ruminah yang roboh dikarenakan menurutnya kondisi mak Ruminah tak bisa dibiarkan menunggu.

“Dengan anggaran patungan, terpenting rumah mak Ruminah dapat kembali dibangun dan segera bisa ditempati kembali. Saya juga membuka pintu atau mempersilahkan kepada siapa saja, baik masyarakat sekitar atau masyarakat luas yang ingin ikut membantu mak Ruminah,” pungkasnya.(Sule/Ey)

Panen Padi Dikeluhkan Petani Payungsari Akibat Curah Hujan Tinggi

0

JIB | Karawang, – Akibat derasnya curah hujan yang hampir setiap harinya mengguyur wilayah Desa Payungsari Kecamatan Pedes Kabupaten Karawang. Hal tersebut menyulitkan para petani hendak mengangkut padi hasil panen padinya, Minggu (12/01/20).

Dikatakan, Karsudin salah seorang petani Dusun Bayur 1 Desa Payungsari Kecamatan Pedes, disulitkannya hendak membawa hasil padi yang sudah di panen, karena tidak ada akses jalan yang bisa menunjang hingga dapat ketempat tujuan.

“Dikala panen padi pada saat musim penghujan, kita sangat sulit untuk mengangkut hasil panen, sehingga kita menggunakan biro jasa dengan cara dilarung dengan pakai perahu melalui kali cisoga,” katanya.

Menurutnya, untuk membayar terhadap biro jasa dirinya harus mengeluarkan anggaran sebesar Rp 15.000,- per karungnya. Hal tersebut akibat tidak ada akses jalan yang bisa digunakan untuk mengangkut padi hasil dari panen para petani di areal persawahannya.

“Jalan yang saat ini digunakan adalah jalan tanggul yang membentang mengikuti aliran sungai cisoga terendam banjir akibat besarnya curah hujan, dan jalan tersebut tidak bisa digunakan karena kondisinya hancur,” ujarnya.(Sule/Ey)

Akibat Terpeleset di Tanggul Bantaran Sungai Citarum, Bocah 9 Tahun Meninggal,

0

JIB | Karawang, – Akibat terpeleset di tanggul bantaran sungai citarum hingga tenggelam saat bermain dan ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Diketahui bocah tersebut, Rehan (9) Warga Dusun Pacing RT 07/03 Desa Dewisari Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang, Minggu (12/01/20).

Dikatakan, Imam salah seorang anggota Tim SAR Gabungan dari BPBD Kabupaten Karawang yang terjun langsung melakukan pencarian korban bersama TNI, Polri dan aparatur desa dibantu masyarakat setempat, bahwa jasad korban ditemukan sudah tidak bernyawa, dan tidak jauh dari lokasi korban terjatuh.

“Korban ditemukan sekitar jam 08.00 WIB, kisaran 50 M dari titik lokasi terjatuhnya. Posisi jasad korban saat itu ada ditepi sungai, dan saat itu juga jasad korban langsung di evakuasi Tim SAR dengan di bantu masyarakat menuju ke rumah duka,” katanya kepada jurnalindonesiabaru.com, Minggu (12/01/20).

Ditempat terpisah, Darsum selaku paman korban mengatakan, dengan adanya kejadian tersebut keluarga sangat terpukul dan shok ketika mendengar kabar sekitar jam 05 sore, bahwa Rehan jatuh terpeleset kebantaran sungai citarum hingga tenggelam.

“Kami sekeluarga syok setelah mendengar kabar tersebut. Namun setelah adanya kejadian, kami langsung melaporkan ke Tim SAR, dan tak lama kemudian Tim SAR datang kelokasi untuk melakukan pencarian,” ungkapnya.

Masih kata paman korban, Tim SAR Gabungan bersama TNI, Polri dan aparatur desa dibantu masyarakat setempat melakukan pencarian ponakannya dari semalaman hingga pagi, dengan dilengkapi peralatan seadanya.

“Alhamdulillah jasad ponakan saya dapat di temukan, walaupun sudah dalam keadaan meninggal. Dan rencananya setelah prosesi selesai akan di makamkan dekat dengan makam almarhum bapaknya di TPU Desa Dewisari,” pungkasnya.(Sule/Ey)

Tingkatkan Tali Persaudaraan, Jamaah Haji Alkamiliyyah Alumni Angkatan Tahun 2019 Menggelar Acara Silaturahim

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Untuk menjaga dan mempererat ikatan tali persaudaraan yang lebih baik, jamaah haji Alkamiliyyah alumni angkatan Tahun 2019 menggelar acara Silaturahim, bertempat di rumah H.Nursalim di Kampung Kiara Gedur Desa Cicau Kecamatan Cikarang Pusat Kabupaten Bekasi. Minggu, (12/01/2020).

Acara tersebut di gelar sudah yang ke tiga kalinya di Tahun 2020 ini. Alumni jamaah haji Alkamiliyyah Angkatan Tahun 2019 juga turut aktif dalam kegiatan bakti sosial untuk membantu masyarakat yang terdampak musibah.

Diantaranya baksos peduli bencana banjir dan santunan orang jompo yang hidup sebatang kara yang ada di beberapa wilayah di Kabupaten Bekasi, berkat inisiatif dari Hj. Yemi dan H. Dardi Chompeni.SE.SIP (Lando) sebagai koordinator lapangan.

Alumni jamaah haji Alkamiliyyah Angkatan Tahun 2019 sudah memberikan bantuan di lima titik bencana banjir dan santunan sebanyak 20 orang jompo yang hidup sebatang kara.

Selaku Ketua KBIH (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji) KH.Mumuh Damanhuri.SE. dan sebagai Ketua Alumni jamaah haji Alkamiliyyah Angkatan Tahun 2019 H. Madih Bin Entik, dan Sekjen H.Dardi Chompeni.SE.SIP (Lando).

H.Dardi Chompeni.SE.SIP. dalam sambutannya mengatakan. Acara ini guna untuk memperat tali silaturahim, dan Alhamdulillah acara pertemuan ini sudah dilaksanakan yang ke tiga kalinya yang di gelar di rumah H.Nursalim, ujarnya.

Sambungnya. “Semoga dengan di gelarnya acara ini para alumni jamaah haji semakin memperkuat tali silaturahim serta terus menjaga persaudaraan di antara kita sampai kapanpun.”

Rangkaian acara yang diselenggarakan sejak pagi ditutup dengan foto bersama. Kegiatan ini berlangsung dengan meriah dan tertib.

Reporter. Dedi/Endang

Redaktur. Dre

Camat Cibarusah Akan Membantu Pelestarian Seni dan Budaya

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Melestarikan serta menjaga kesenian serta budaya peninggalan nenek moyang kita sangatlah penting, apalagi seni dan budaya tersebut memang asli berasal dari daerah sendiri.

Dalam hal itu untuk menjaga dan melestarikan kesenian dan budaya tentunya perlu dukungan dari Muspika dan Pemerintahan Desa agar generasi penerus lebih mencintai seni dan budaya daerah asalnya agar tidak punah tergerus zaman modernisasi yang akhir-akhir ini serba instan.

Beberapa hari yang lalu pada hari Kamis (09/01/2020). Camat Cibarusah Drs.Muhamad Kurnaepi.MM, H.Wawan Mawardi kasiepem Cibarusah, Ega Golkar Permana kasie Ekbang Cibarusah, H.Januar kasiepem Cibarusah, Cecep ki sena putra Ketua IPPC sena putra, Ajum Djunaedi Ketua Sanggar Angklung Cibarusah, Endang Supriatna pemerhati seni dan budaya asli Cibarusah bersama-sama di ruangan Kantor Camat melakukan pembahasan mengenai seni dan budaya yang ada di Cibarusah.

Kurnaepi dalam pembahasan tersebut mengatakan. “Saya akan membantu dalam hal kebutuhan yang di perlukan IPPC sena putra dan sanggar angklung dalam anggaran perubahan pada Dispora Kabupaten Bekasi,” ujarnya

Sambungnya. Saya ucapkan terimakasih pada IPPC (Ikatan Pelestari Pencak Cibarusah) Sena Putra yang di pimpin oleh Cecep atau yang lebih akrab di sapa ki Sena Putra yang mana melalui beliau IPPC Cibarusah lebih terkenal.

“Untuk sanggar angklung atau degung yang di pimpin oleh Ajum yang selama ini vakum akan kita giatkan kembali. Saya pun akan memanggil para Kepala Sekolah di Cibarusah agar mau bekerjasama untuk esktrakulikulernya ditambah seni dan budaya Cibarusah agar seni dan budaya Cibarusah tetap lestari.” Paparnya

Lebih lanjut ia memaparkan. Satu hal lagi agar seni dan budaya Cibarusah untuk ke depannya lebih baik lagi, maka untuk pembinaannya pada regenerasi perlu di tingkatkan kembali. Pungkas Kurnaepi

(Dedi)

DWP Kab. Bekasi Didampingi Ketua Tim Penggerak PKK, Dinkes, (BPBD) Dan Dinsos Berikan Bantuan Untuk Korban Banjir di Desa Pantai Harapan Jaya

0

JIB | Kab Bekasi,- Sebagai salah satu bentuk kepedulian kepada masyarakat Kabupaten Bekasi, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bekasi didampingi oleh Ketua Tim Penggerak PKK, Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial Kabupaten Bekasi memberikan bantuan untuk korban banjir di Desa Pantai Harapan Jaya, Kecamatan Muara Gembong, pada Jumat (10/1).

Pemberian bantuan berupa bahan makanan, obat-obatan, selimut, air bersih dan makanan bayi ini diterima langsung oleh Lukman Hakim selaku Camat Muara Gembong.

Camat Muara Gembong mengatakan, musibah banjir di Desa Pantai Harapan Jaya ini merupakan banjir rob, yaitu banjir yang berasal dari naiknya permukaan air laut.

“Banjir disini lebih kepada dampak rob, karena secara geografis pun lokasi desa ini mendekati teluk jakarta,” jelas Lukman

Lukman pun menambahkan, lokasi Desa Pantai Harapan Jaya ini menjadi lokasi rutin terjadinya banjir yang diakibatkan oleh naiknya permukaan air laut setiap tahunnya.

“Kondisi banjir ini juga sudah berlangsung dari hari Senin lalu, kondisi airnya juga naik surut naik surut terus,” jelasnya.

Camat Muara Gembong ini pun mengajak masyarakat untuk terus memantau perkembangan cuaca yang terjadi kedepannya, guna mengantisipasi banjir rob yang akan terjadi kembali.

“Ya saya berharap banjir ini segera surut, dan kita semua akan kembali memperbaiki Pantai Harapan Jaya ini agar kedepannya akan kembali menjadi indah.” katanya.

Tidak hanya menyalurkan bantuan bagi korban banjir, Holilah Eka Supria Atmaja selaku Ketua Tim Penggerak PKK didampingi Iin Uju selaku Ketua Tim DWP Kabupaten Bekasi, mengunjungi rumah korban banjir yang roboh akibat tergerus banjir rob yang terjadi di Kecamatan Muara Gembong.

(Dre)

Ibu Rumah Tangga Tewas Tersengat Listrik

0

JIB | KABUPATEN BEKASI- Seorang wanita paruh baya warga di Perumahan Kompas Indah RT 008/ RW 08, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi tewas lantaran tersengat aliran listrik dari sebuah tiang, Jumat kemarin, Sabtu (11/1/2020).

Menurut informasi yang diterima, tiang listrik itu sempat terendam banjir saat banjir melanda perumahan tersebut. Wanita paruh baya itu tewas di tempat. Lokasi kejadian tepat di depan rumah korban.

Soleh ketua RT setempat menjelaskan korban saat itu baru keluar dari dalam rumah. Tiba-tiba ia berteriak usai memegang tiang tersebut.

“Korban terdengar berteriak dan ketika didatangi sudah dalam kondisi tengkurap. Tangannya kemungkinan masih memegang aliran listrik yang korslet habis banjir kemarin,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Tambun Kompol Siswo, menjelaskan polisi juga menduga ada korsleting di tiang itu, mengingat pada tahun baru 1 Januari 2020 terjadi banjir di wilayah tersebut.

“Kita dapat laporan, begitu tiba kita langsung olah TKP dan meminta keterangan saksi mata. Jasad korban kita bawa ke RSUD Cibitung untuk diotopsi,” kata Siswo kepada awak media.

Menurutnya, sekitar tiang listrik depan rumah korban masih tercium bau terbakar, di tubuh korban pun terlihat tanda bekas luka tersetrum.

“Sementara kasus ini ditangani langsung oleh pihak Polsek Tambun,”tutupnya. (Sep)

Ini Jawaban PDAM Tirta Darma Ayu Tentang Kenaikan Tarif Yang Berdedar di Medsos Belakangan Ini

0

Pic by. Syaefudin Jufry

JIB | Kabupaten Indramayu,- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Darma Ayu melalui supervisor layanan masyarakat media dan pelanggan Budi Suprihatin menegaskan, hingga kini belum ada kenaikan tarif, seperti yang berdedar di media sosial belakangan ini.

Menurutnya, jika ada pelanggan yang merasa jumlah tagihannya naik, kemungkinan itu disebabkan dari pola pemakaian air pelanggan yang sering luber, bisa jadi ada kebocoran pipa persil, atau pagar terkunci jadi pemakaian airnya di rata ratakan kecil padahal pemakaian aslinya tidak segitu, jadi ketika dibaca benar jadi besar, bisa juga water meter di dalam rumah atau terhalang sehingga sulit untuk bisa dibaca pembaca meter yg pada ahirnya di rata-ratakan.

“Kalaupun ada kenaikan juga pihak PDAM pasti ada sosialisai pemberitahuan kepada masyarakat dan rekan media” tutur Budi Suprihatin kepada media online jurnalindonesiabaru.com saat di temui di kantornya pada hari jumat, 10/01/2020, siang.

Sambungnya, kalau untuk masalah air keruh karena memang saat ini curah hujan tinggi dan terjadi banjir intensitas lumpur tak terelakkan jadi untuk pengolahannya sangat sulit, kondisi tersebut menjadi kendala yang cukup rumit bagi PDAM Tirta Darma Ayu. Pasalnya, jika air dibiarkan terus mengalir, air akan keruh. “Tapi jika dihentikan justru akan lebih parah karena kebutuhan air banyak bertumpu pada PDAM, ucap Budi

Pelanggan juga dapat melakukan pengaduan ke PDAM Tirta Darma Ayu apabila tarifnya dinilai tidak sesui dengan ketetapan tarif.

(Dre)

Polres Indramayu Melakukan Penanaman Pohon Serentak di Tiga Titik di Wilayah Kab. Indramayu

0

JIB | Kabupaten Indramayu,- Dalam rangka hari sejuta pohon sedunia tahun 2020. Polres Indramayu mengadakan kegiatan penanaman pohon serentak mendukung program Kapolri, “Polri Peduli Penghijauan”. Sabtu, (10/01/2020)

kegiatan penanaman pohon tersebut dimulai pukul 09.00 Wib, sebanyak 66.600 pohon di tanam di 3 titik diwilayah hukum polres Indramayu yaitu. Lahan perhutani KM 123 – KM 140. sebanyak 36.600 pohon, terdiri dari Jenis pohon mahoni, jati dan kayu putih dengan luas areal lahan yaitu 40 Ha, Wilayah Pasekan Bibit Pohon yang ditanam sebanyak 20.000 Pohon terdiri dari Pohon Mangrove 18.800, Pohon Cemara 1.200, dengan luas areal lahan yang disiapkan sebanyak 4 Ha, dan wilayah Patrol penanaman 10.000 (sepuluh ribu) pohon mangrove, dengan luas lahan 40.000 M2 sepanjang 2 KM pinggir pantai dengan jumlah penanam 158.

Adapun yang hadir dalam penanaman pohon di pasekan yaitu :
1. Kabag Ops Polres Indramayu KOMPOL BENDI UJIANTO S.H
2. Para Anjak Polres Indramayu
3. Para kapolsek Zona Timur Polres Indramayu
4. Camat Pasekan Sdr. A. Safruddin AS, SPdi, MM beserta staff dan Para UPTD.
5. Anggota Polsek Pasekan dan Bhayangkari
6. BKPH Indramayu
7. Kelompok Tani Hutan (KTH)
8. Kepala puskesmas beserta staff.
9. Masyarakat setempat

Lahan perhutani KM 123 – KM 140 :
1. Asda 1 Drs. Jajang Sudrajat
2. Waka Polres Indramayu KOMPOL NANANG SUHENDAR S.H., M.H,.
3. Para Kasat Polres Indramayu
4. Para Kapolsek Zona Barat Polres Indramayu.
5. Para Danramil Zona Barat Kodim Indramayu.
6. Masyarakat setempat, Siswa Pramuka.

Patrol :
1. Kabag Ren Polres Indramayu KOMPOL I Ketut Sumadana, S.H., M.H.
2. Kabag Sumda Polres Indramayu. KOMPOL Sarjono S.H.
3. Kasiwas Polres Indramayu, IPTU Supartono
4. IPDA Fahrudin .( Paur Rabkum )
5, IPDA Junata ( Kasat Tahti )
6. Kapolsek Patrol.
KOMPOL H.Mashudi.SH.MH
7. Kapolsek Gabuswetan.
AKP Sunardi.SH.MH.
8. Kapolsek Anjatan.
AKP Ali Anwar yaghfirin.
9. Kapolsek Haurgeulis.
AKP Warmad.S.Pd.
10. Kapolsek Kroya.
IPTU Rudi hartono.
11. Koramil Anjatan : 10 orang.
12. TNI AL : 1 Orang dan
13. Camat Patrol TEGUH BUDIARSO.S.Os.
14. Danramil Anjatan.
Kapten CZI SAMSUDIN.
15. Kuwu Patrol lor.
R.SULAEMAN NUR KABIR.
16. Pramuka dari SMKN 1 Patrol, sejumlah 52 siswa dan dua orang pembina.
17. Gabungan Polsek jajaran Zona 1 terdiri dari Polsek Patrol, Polsek Kandanghaur, Polsek Gabus wetan, Polsek Kroya, Polsek Haurgeulis dan Polsek Anjatan, sejumlah 59 orang.

Waka Polres Indramayu KOMPOL NANANG SUHENDAR S.H., M.H,. dalam sambutannya mengatakan bahwa penanaman pohon ini merupakan hari sejuta pohon sedunia tahun 2020 dan mendukung program Kapolri “Polri Peduli Penghijauan”. Paparnya

“Penanaman pohon ini adalah program Kapolri yang mana bertujuan untuk kebaikan anak cucu kita nantinya.” Ujar Waka Polres

Masih kata Waka Polres KOMPOL NANANG SUHENDAR S.H., M.H,. Terimakasih kepada seluruh anggota yang terlibat serta partisipasinya sehingga giat dapat terlaksana dengan sukses dan lancar. Pungkasnya

(Andri)

Diduga Konspirasi, LPK DPC Bekasi Minta DPUPR Transparan Proyek Jembatan Bekasi-Karawang

0

JIB | Karawang, – Lembaga Pembrantas Korupsi LPK, DPC Kabupaten Bekasi, Minta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi, transparan dan terbuka adanya konspirasi dengan dianggap melanggar Kepres No 16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintahan atas proyek pembangunan jembatan Bekasi-Karawang yang berada di Kampung Bojongjaya RT 001/003 Desa Sumber sari Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi, yang dikerjakan PT Bona Jati Mutiara belum rampung sudah dibayar pull, Jum’at (10/01/20).

Asep Saepulloh SPd.I, selaku Ketua Pimpinan DPC LPK Bekasi, pihaknya merupakan Lembaga mitra strategis yang sepenuhnya mendukung terhadap semua kebijakan yang dibuat oleh Pemerintah, khususnya di Kabupaten Bekasi. Namun pihaknya sangat menyesalkan atas kinerja PUPR menganggap adanya konspirasi, dengan dianggap telah gagal dalam menempuh prosedur dengan pihak kontraktor.

“Setelah investigasi di lapangan pada selasa tanggal 06 januari 2020, bahwa proyek pembangunan jembatan Bekasi-Karawang yang berada di Kampung Bojongjaya RT 001/003 Desa Sumbersari Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi di duga pengerjaannya tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB) yang sudah di tentukan oleh dinas terkait, dan sudah melewati batas yang sudah di tentukan,” ungkapnya.

Selain itu pihaknya menduga kuat bahwa proyek pembangunan jembatan Bekasi-Karawang di kerjakan oleh pihak kontraktor asal-asalan. Pasalnya fakta dilokasi pembangunan jembatan masih di warnai kecurangan yang seharusnya sudah di okname artinya di bayar sesuai okname kenapa di bayar 100%, ini ada apa??, dan kalau di lanjutkan CCO (Contract Change Order) seperti apa…???.

“Pekerjaan tersebut sampai hari ini masih di kerjakan tidak sesui kontrak, tetapi pihak PUPR sudah bayar pull. Sedangkan mengacu pada pada Keppres No 16 tahun 2018, seharusnya pihak kontraktor memenuhi kewajibannya. Namun hingga saat ini seakan pihak pemerintah terindikasi melakukan konspirasi,” jelasnya.

Untuk menindak lanjut, tidak terjadinya penyelewengan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, pihaknya meminta kepada kepala Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, untuk memberikan Tanggapan atas dugaan dan lalai batas yang sudah di tentukan dan pekerjaan tersebut di bayar pull atau 100 %, yang di kerjakan oleh pihak Rekanan (PT Bona Jati Mutiara) memberikan ruang waktu dengan Tim Lembaga Pembrantas Korupsi LPK, DPC Kabupaten Bekasi.

“Kami selaku Lembaga Pembrantas Korupsi (LPK) DPC Kabupaten Bekasi, agar dapat bertemu dengan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, agar pihak PUPR dapat mendengarkan langsung atas penjelasan kami, dengan Bukti Poto dan Vidio Visual,” tegasnya.

Pihaknya, meminta agar Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, melakukan evaulasi, pengawasaan dan menindak tegas PT atau Perusahan yang mengerjakan Proyek Jembatan Penghubung Bekasi-Karawang, terhadap pekerjaan yang dimaksud, demi tercapainya akuntabilitas, tranfaran dan Infrastruktur pembangunan yang merata demi kemajuan pemerintahan Kabupaten Bekasi, demikian. (Sule/Ey)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -