Monday, February 23, 2026
Home Blog Page 340

6 Poin Penting Kata Bupati Bekasi Menjelang Akhir Tahun 2019

0
Bupati Bekasi H. Eka Supria Atmaja SH

JIB | CIKARANG UTARA – Jelang akhir Tahun 2019 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menggelar rapat kordinasi antar Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Kabupaten Bekasi yang diselenggarakan di Hotel Antero Jababeka, Cikarang Utara, Selasa (17/12).

Dalam kesempatan tersebut Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja menyampaikan pemaparan terkait isu dan permasalahan yang tengah terjadi di Kabupaten Bekasi dihadapan seluruh peserta dari Unsur Perangkat Daerah, Camat dan Seluruh Kelala Desa se-Kabupaten Bekasi.

Diantara permasalahan yang disampaikan salah satunya soal pemerataan anggaran desa dari Pemerintah Daerah. Menurut Bupati Bekasi bahwa pihaknya berharap adanya pemerataan anggaran ke masing-masing Desa.

“Jangan sampai, saya mendengar ada Kepala Desa yang menggunakan Dana APBD Desa karena tidak satu desa pun mendapat anggaran dari kabupaten. Silahkan memberikan usulan-usulan yang mana yang nantinya akan dibiayai oleh pemerintah daerah,” ungkapnya.

Eka mengharapkan tahun 2021 nanti, masalah ini dipersiapkan di dalam Musrembang (Musyawarah Rencana Pembangunan) Desa dan Musrembang Kecamatan-Kecamatan. Kedepan, dirinya menyatakan akan turun langsung ke Kecamatan di Kabupaten Bekasi. Guna mendengarkan langsung aspirasi terkait pembangunan yang ada di masing-masing desa.

Poin lainnya yang dibahas yaitu terkait permasalahan sampah di bantaran kali yang mulai menumpuk dihampir setiap wilayah kecamatan. Eka memerintahkan kepada seluruh jajaran baik perangkat daerah sampai di tingkat wilayah yaitu Camat serta Kepala Desa untuk senantiasa berperan aktif dalam menyelesaikan permasalahan sampah khususnya dibantaran kali.

“Saya telah mengecek sungai-sungai yang ada di Kabupaten Bekasi, ternyata sungai-sungai ini masih banyak dipenuhi oleh sampah. Karena banyak sungai-sungai di Kabupaten Bekasi yang berbatasan dengan Kota dan DKI Jakarta, maka kita sebagai hilir sungai, tentu sampahnya akan lebih banyak, karena sampah tersebut sampainya di sungai Kabupaten Bekasi,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa saat ini sudah memasuki musim penghujan sehingga dirinya tidak ingin permasalahan sampah dapat menyebabkan bencana yang tidak diinginkan. Bukan hanya sampah yang berada di sungai, tetapi sampah yang berada di pinggir jalanpun perlu diperhatikan.

“Saya menghimbau kepada para Kepala Dinas, Para Camat dan juga Para Kepala Desa. Mari kita mulai sama-sama kita bersihkan wilayah kita, momen musim hujan ini juga selain masalah sampah, saya juga berharap akan ada gerakan penanaman pohon,” ujar Eka.

Poin ketiga yang dibahas yaitu terkait dengan pembangunan-pembangunan yang ada di wilayah Kabupaten Bekasi, Eka berharap pembangunan-pembangunan ini berwawasan lingkungan.

“Pembangunan berwawasan lingkungan itu ya salah satu contohnya adalah ketika kita mau membuat jalan, ya kita pun harus membuat drainasenya,” katanya.

Pertemuan ini, Eka berharap nantinya permasalahan pembangunan ini dapat teratasi, agar sesuai dengan motto Kabupaten Bekasi yaitu Bekasi Baru Bekasi Bersih.

“Bekasi Baru Bekasi Bersih yang berarti semangat baru dalam rangka membangun Kabupaten Bekasi. Ya caranya bisa melalui inovasi, melalui tata pemerintahan yang memang lebih baik lagi, tentu saja hal ini harus didukung oleh semua pihak terkait,” ucap Eka.

Dalam Bekasi baru Bekasi bersih, ada beberapa urusan juga yang memang telah dilaksanakan. Salah satunya masalah pendidikan, dimana Pemerintah Kabupaten Bekasi telah melaunching Pendidikan Berkarakter, dimana anak-anak sudah mulai dididik bagaimana cara hidup bersih, hidup disiplin dan rajin menabung.

“Saya juga ingin pelayanan publik yang ada di Kabupaten Bekasi ini menjadi lebih baik lagi. Karena permasalahan Pelayanan Publik ini adalah permasalahan yang sangat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Salah satu hal yang telah dilaksanakan Pemkab Bekasi dalam mengatasi permasalahan pelayanan publik ini adalah membuat pelayanan yang dinamakan Grecep (Gerai Cepat Pelayanan Publik) yang berada di SGC.

“Saya berharap di layanan gerecep ini ada SOP-nya, terus selanjutnya mengenai waktunya, tentu saja harus ada kepastian. Termasuk mengenai biaya. Kita ingin pelayanan publik kita lebih baik,” ujar Eka.

Selain itu, Ekapun juga membahas berita terkait tentang adanya ular kobra. Dia berharap masalah ini jangan terlalu dibesar-besarkan. Karena menurutnya hal ini nantinya akan menimbulkan keresahan di masyarakat.

“Kepada Para Kepala Desa, apabila ada warga yang menanyakan terkait tentang ular kobra ini, saya harap warga dapat diberikan arahan-arahan agar tidak menimbulkan keresahan yang lebih besar lagi,” Ujar Eka.

Diakhir paparan Bupati Bekasi juga menyampaikan harapannya mengenai diadakannya Rapat Koordinasi Forkopimda, pihaknya ingin terus menjalin komunikasi antar Forkopimda terkait permasalahan yang ada di lapangan. Yang nantinya tentu bisa diselesaikan bersama sesuai dengan porsinya masing-masing.

“Diharapkan dengan diadakannya Rapat Koordinasi ini, komunikasi antar Forkopimda di Kabupaten Bekasi akan menjadi lebih erat lagi. Selanjutnya, apa yang menjadi permasalahan dan kendala akan dapat terselesaikan secara bersama-sama. Intinya, untuk merekatkan dan mensinergikan antar unsur Forkopimda yang ada di Kabupaten Bekasi,” katanya.

Dirinya juga mengharapkan kedepannya dalam beberapa bulan sekali akan ada pertemuan dalam rangka koordinasi dan sinkronisasi terhadap kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan. Dimana nantinya seluruh unsur akan mengetahui apa saja yang akan menjadi program pemerintah daerah.

Acara Rapat Forkompinda juga diisi dengan penyampaian paparan dari masing masing Unsur Pimpinan Daerah, diantaranya Ketua DPRD, Kepala Kejaksaan Negeri, Kapolres Metro Bekasi, Kodim 05/09 dan Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Bekasi.

Kabiro : Endang

SDN Rengasdengklok Selatan 2 Siap Gelar PKKS

0

JIB | Karawang, – Dalam rangka akan menghadapi kegiatan Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) yang akan dilaksanakan, Kamis (19/12/19) Pihak Sekolah Dasar Negeri Rengasdengklok Selatan 2 Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang, telah siap untuk pelaksanaan, Selasa (17/12/19).

Dikatakan, Subaekah selaku Kepala Sekolah Dasar Negeri Rengasdengklok Selatan 2, jelang pelaksanaan PKKS yang akan digelar pihaknya telah mempersiapkan dokumen – dokumen yang akan dibutuhkan untuk penilaian.

“Kta sudah siapkan semua untuk menghadapi pelaksanaan PKKS. Sedangkan dalam PKKS tersebut materi ada 3 pon yang terbagi menjadi 42 poin,”ucapnya waktu ditemui jurnalindonesiabaru.com, Selasa (17/12/19).

Menurutnya, yang dinilai dari 3 Poin inti yaitu, Manajerial, pengembangan kewirausahaan dan supervisi. Hal ini tentunya dalam persiapannya untuk PKKS melibatkan para guru/tenaga didik dilingkungan SDN Rengasdengklok Selatan 2 Kecamatan Rengasdengklok Karawang.

“Dalam persiapan untuk menghadapi pelaksanaan PKKS, kita tidak terlepas melakukan berkoordinasi dengan Korwilcambidik Rengasdengklok Karawang,” ungkapnya.

Lebih lanjut, mengatakan sebelumnya SDN Rengasdengklok Selatan II telah mempersiapkan berkas untuk akreditasi yang diperkirakan ditahun 2019. Namun untuk akreditasi tersebut diundur ditahun 2020 mendatang, sehingga berkas – berkas yang sudah dipersiapkan untuk akreditasi tersebut diaortil untuk kelengkapan kegiatan PKKS.

“Pelaksanaan kegiatan PKKS terbagi beberapa Gugus dengan kurun waktu lebih kurang tiga hari. Dan alhamdulillah SDN Rengasdengklok Selatan 2 pelaksanaannya di gugus 1, hanya satu hari yaitu Kamis (19/12/19),” pungkasnya.(Sule/Ey)

Forkopimda Kabupaten Bekasi Siap Mensukseskan Pembangunan

0

JIB | Cikarang Utara- Acara Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah menjelang akhir tahun 2019 tingkat Kabupaten Bekasi yang di laksanakan di hotel antero di ruang forum. Selasa (17/12/2019).

Acara tersebut di hadiri oleh Bupati Bekasi, ketua DPRD, Kepala Kejaksaan Negeri Cikarang, Kapolresta Bekasi, Dandim 0509, Kepala Kementrian Agama, OPD, Kapolsek se-Kabupaten Bekasi, Camat Se-kabupaten Bekasi, lurah dan Kepala Desa se-Kabupaten Bekasi dan tamu undangan.

“Alhamdulillah kita bisa bertemu dan rapat ini adalah momentum yang baik untuk kita atasi dengan kompak, dan komunikasi apa saja yang menjadi kendala di Kabupaten Bekasi akan kita atasi bersama.” Jelas, Bupati Bekasi H. Eka Supria Atmaja SH.

Eka juga menjelaskan dalam menjelang musim hujan dan kita bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah untuk bisa mengatasi dan membersihkan sungai-sungai yang ada di wilayah kabupaten Bekasi, untuk mencegah dan antisipasi dengan permasalahan sampah.

“Saya menghimbau kepada seluruh FKPD Kabupaten Bekasi dan masyarakat untuk antusias membersihkannya demi kelancaran Sungai dan lainya, dan bukan hanya itu saja tapi harus kita tanamin pohon pohon di pinggir jalan agar terlihat hijau dan enak dipandang.” Ungkapnya.

Diacara Rapat Forum Pimpinan Daerah ini, sambung Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja SH dalam Pertemuan ini di harapkan permasalahan yang ada di wilayah kabupaten Bekasi kita hadapi bersama sesuai motto Bekasi Baru Bekasi Bersih melalui inovasi dan itu harus di dukung oleh semua pihak.

“Contoh pendidikan berkarakter karena salah satu Contoh untuk mendidik anak kita agar menjadi anak yang berbakti kepada orang tua dan bangsa dengan pendidikan berkarakter dan pelayanan publik lebih baik di wilayah Kabupaten Bekasi” jelasnya.

Eka juga berharap di Desa seluruh wilayah Kabupaten Bekasi tidak merata pembangunannya. Dan kita akan meratakan pembangunan di Desa-desa dan itu akan di usulkan oleh kepala desa tentang pemerataan anggaran oleh pemerintahan Kabupaten Bekasi dengan kesepakatan Kepala DPRD Kabupaten Bekasi.

Hal yang sama Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ari Nugraha mengatakan harapan DPRD sangat penting pengaduan beraneka ragam di wilayah kabupaten Bekasi berharap kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah untuk bisa mengatasi bersama agar Kabupaten Bekasi aman tentram dan damai.

“Saya berharap dengan pembangunan Kabupaten Bekasi di aspek kesehatan, sosial pendidikan dan lainya agar bisa diatasi bersama demi kemaslahatan masyarakat Bekasi dengan adanya FKPD” jelasnya.

Lanjutnya Ari. Dengan demikian pembangunan yang merata di setiap Kecamatan dengan anggaran yang mumpuni agar pembangunan bisa dirasakan oleh masyarakat.

Biro Bekasi : Endang

Tapping Box Wajib Pajak Kabupaten Bekasi Akan di Pasang 560 Se-Wilayah Bekasi

0

JIB | CIKARANG SELATAN- Puluhan wajib pajak dari sektor restoran, hotel, hiburan dan parkir yang ada di wilayah Kabupaten Bekasi untuk meningkatkan Pendapatan Belanja Daerah (PAD). Dengan memudahkan sistem online pajak Dengan memasang Alat Tapping box agar terkonek ke Bappeda Kabupaten Bekasi. Demi mensukseskan program Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bekasi.

Program Tapping box dari Bappeda Kabupaten Bekasi sekitar 560, tahap pertama 200 dari sekarang sampai Januari 2020 dan tahap kedua sekitar 360 sisanya titik pemasangan yang ada di wilayah Kabupaten Bekasi.

Hari ini Pemerintahan Kabupaten Bekasi melalui Badan Pendapatan Daerah akan launching perdana memasang Tapping box yang di buka langsung oleh Bupati Bekasi H Eka Supria Atmaja SH. Salah satunya Sosialisasi pemasangan tapping box di hotel Santika Cikarang jl Cibarusah no. 11 Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.

Bupati Bekasi H Eka Supria Atmaja SH dalam pembukaan launching perdana pemasangan Tapping box mengatakan Alhamdulillah pada hari pemasangan Tapping box akan kami buka semoga bermanfaat dan bisa terlaksana dengan baik.

Upaya kita dalam mengakuratkan pajak hotel, parkir hiburan dan lainya dengan adanya Tapping box ini, sebelumnya kita sudah mensosialisasikan seluruh pengusaha di wilayah Kabupaten Bekasi rencananya akan kita pasang 560 Tapping box tapi kita bagi dua tahap yang pertama kita pasang sekitar 200 untuk Tapping box Sampai Pertengahan Januari 2020. Yang tahap kedua kita pasang selanjutnya.

” Hari ini kita pasang pertama di hotel Santika Cikarang, dan di support langsung oleh Bang Jabar yang begitu antusias membantu mensukseskan pemasangan Tapping box” ungkapnya.

Lanjut Eka, dan kedepannya akan kita galakan terus wajib pajak dan harapan kita dengan pemasangan Tapping box ini bisa meningkatkan Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) Kabupaten Bekasi.

Tempat terpisah kepala Bappeda Kabupaten Bekasi Hanapi kepada Jurnal Indonesia Baru mengatakan hari ini Launching pembukaan pemasangan Tapping box seluruh wajib pajak ada 4 yaitu Hotel, Hiburan, parkiran dan lestoran yang hari kita pasang Tapping box wajib pajak, dengan demikian Titik awal adalah Hotel Santika Cikarang sebagai tempat percontohan.

“Mudah-mudahan dengan pemasangan Tapping box wajib pajak di Kabupaten Bekasi lebih baik lagi dan bentuk tranfaransi kita kepada wajib pajak” tutupnya.

Biro Bekasi : Endang

PKK Kab Bekasi Ikut Berperan Dalam Pembangunan Daerah

0

JIB | CIKARANG PUSAT – Sebanyak 17 Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kecamatan resmi dilantik oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bekasi, Holilah Eka Supriatmaja. Pada Senin (16/12) bertempat di Gedung Wibawa Mukti, Pemda-Cikarang Pusat.

Turut hadir Sekretaris Daerah, Uju sekaligus memberikan sambutan pada acara pelantikan yang dirangkaikan dengan pertemuan rutin antara pengurus PKK Kabupaten Bekasi dengan PKK Kecamatan.

Dalam sambutannya, Uju mengucapkan selamat kepada ketua TP PKK yang baru saja dilantik. Diharapkan dapat melanjutkan tugas-tugas sebagai ketua yang baru dan segera beradaptasi dan menjalankan program-program yang ada untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan anggotanya dalam usaha produktif keluarga serta pertemuan rutin.

“Kepada ketua TP PKK Kecamatan yang baru dilantik agar semakin meningkatkan peran PKK dalam melaksanakan 10 program pokok PKK guna menyukseskan pembangunan daerah serta pemberdayaan SDM anggotanya yang lebih maksimal melalui berbagai kegiatan pelatihan dan sejenisnya,” ucapnya.

Lebih lanjut, kata Uju Keberadaan PKK ditingkat Kecamatan harus bisa lebih eksis lagi, lebih menunjukan kiprahnya, memberikan kontribusi yang maksimal dalam rangka membangun “Bekasi Baru Bekasi Bersih” melalui inovasi dan tata kelola pemerintahan yang baik

“Agar bisa terwujud disetiap kecamatan kepada ibu-ibu penggerak pkk yang baru saja dilantik agar mempunyai komitmen bagaimana mengoptimalkan segala sumber daya yang ada, sesuai dengan apa yang disampaikan oleh bapak Presiden “SDM Maju Indonesia Unggul”. Kita ingin sumber daya yang ada di PKK lebih optimal lagi lebih meningkat lagi kompetensinya sehingga bisa lebih berkontribusi terhadap pembangunan di Kabupaten Bekasi, ” tutupnya.

Acara dilanjutkan dengan pertemuan rutin antara pengurus PKK Kabupaten Bekasi dengan PKK Kecamatan. Serta penyerahan hadiah lomba Jambore Kader PKK tingkat Kabupaten Bekasi, lomba Sekoper Cinta, lomba Peragaan Busana Khas Bekasi, dan lomba Penyuluhan Stunting.

Biro Bekasi : Endang

SMPN 5 Cibarusah Butuh Rehab Total Halaman Sekolah Dan Pagar

0

JIB | Kaupaten Bekasi,- Kepala Sekolah SMPN 5 Cibarusah Kabupaten Bekasi Drs.H.Naufal.Mpd, dalam obrolan di ruang kerjanya kepada Media Online jurnalindonesiabaru.com perihal butuh rehab total halaman sekolah dan pagar sekolah karena ini demi keamanan dan kenyamanan kegiatan belajar dan mengajar, untuk itu di harapkan pihak pemerintah dapat segera merealisasikan. Senin, (16/12/19)

Sekolahan SMPN 5 Cibarusah yang berlokasi di Kampung Poponcol Desa Cibarusah Kota, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, sekolahan tersebut membutuhkan pasilitas sarana dan prasarana halaman sekolah dan bangunan pagar, alasannya sekolah tersebut sangat membutuhkan bangunan rehab total di karenakan saat musim penghujan halaman sering becek apalagi sekarang memasuki musim penghujan jadi kendala saat melaksankan upacara bendera berikut untuk olah raga sepak bola futsal, volly dan lain-lain serta pagar di sekeliling sekolah guna untuk keamanan sekolah.

Dengan hal tersebut Kepala Sekolah SMPN 5 Cibarusah berharap agar pihak terkait dapat membantu akan kebutuhan SMPN 5 Cibarusah, agar mutu pendidikan lebih berkwalitas karena indentiknya tempat yang rapih, nyaman dan aman dapat menumbuhkan gairah belajar para siswa.

Drs.H.Naufal.Mpd Kepala Sekolah SMPN 5 Cibarusah mengatakan. “Mengenai kebutuhan sarana dan prasarana SMPN 5 Cibarusah yang sangat di butuhkan sekali adalah halaman sekolah dan pagar, dua sarana prasarana tersebut memang sangat di perlukan sekali oleh SMPN 5 Cibarusah di karenakan untuk berbagai kegiatan sekolah seperti upacara bendera, olah raga untuk para siswa dan siswi, dan saya sangat berharap mudah-mudahan Tahun 2020 nanti halaman sekolah berikut pagarnya bisa terealisasi di APBD Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

Sambung masih kata naufal. “Dan apabila halaman sekolah di bangun dengan di cor ataupun menggunakan paping blok mungkin apabila halaman tersebut sudah di perbaiki seperti itu, segala aktifitas berbagai sekolah akan lebih baik lagi ataupun aman bila di gunakan untuk berolah raga,” jelasnya

Naufal menambahkan, mengenai kebutuhan dua sarana prasarana sekolah tersebut sering saya ajukan dalam rapat minggon Desa Cibarusah Kota, tapi kita lihat saja nanti apakah dua sarana prasarana sekolah tersebut dalam Musrenbang Kecamatan Cibarusah masuk atau tidak pada Anggaran APBD Kabupaten Bekasi pada 2020 nanti dan mungkin melalui anda (media jurnalindonesiabaru.com) bisa membantu kebutuhan dua sapras SMPN 5 Cibarusah tersebut. Pungkas Naufal

(Dedi/End/Dre)

Kodim 0604 Karawang Peringati Hari Juang TNI AD

0

JIB | Karawang, – Kodim 0604 Karawang beserta jajaran peringati Hari Juang TNI (Tentara Nasional Indonesia) AD (Angkatan Darat) di Lapangan Monumen Rengasdengklok. Dalam peringatan tersebut yang telah ditetapkan setiap 15 Desember, Senin (16/12/19).

Dalam sambutannya, Letkol Inf Medi Hariyo Wibowo M.Msc, selaku Dandim 0604 Karawang, mengatakan pentingnya memperingati hari juang dengan bertujuan untuk mengenang para pejuang dengan gigih telah berhasil menghancurkan tentara sekutu.

“Dalam pertempuran tersebut pertempuran ambarawa atau biasa dikenal palagan Ambarawa yang dipimpin oleh Jendral Sudirman,” ucap Letkol Inf Medi Hariyo Wibowo M.Msc selaku Dandim 0604 Karawang, Senin (16/12/19).

Lebih lanjut, mengatakan bahwa Rengasdengklok merupakan pangkal perjuang dimana saat itu para pemuda Rengasdengklok dengan berani mengamankan Soekarno – Hatta agar segera memproklamirkan kemerdekaan Republik Indonesia.

“Tanpa adanya semangat para pemuda saat itu, mungkin kita bukan tentara Republik Indonesia, melainkan Tentara Menir atau Tentara Jepang dengan bahasa yang dipergunakan sehari – hari atau bahasa Belanda,” terangnya.

Menurutnya, sangat besar jasa – jasa para pemuda Karawang, khususnya para pemuda Rengasdengklok. Dan dihari ini di Hari Juang TNI AD mari kita bersama – sama laksanakan karya bakti untuk merawat, memelihara dan menjaga kebersihan lingkungan, demikian.(Sule/Ey)

Ketua Panitia Pilkades Kertamukti Bantah Kabar Miring Menerpa Dirinya

0

JIB | Karawang, – Ketua Panitia Pilkades Kertamukti Kecamatan Cilebar Kabupaten Karawang, bantah kabar miring yang menerpa dirinya. Kabar tersebut tersiar disalah satu media online, dan telah dianggap menerima suap hingga ratusan juta dari salah seorang Bakal Calon Kepala Desa yang akan berkompetisi di tahun 2020, Minggu (15/12/19).

Dikatakan, Talip, SPd, selaku Ketua Panitia Pilkades Kertamukti, Kecamatan Cilebar Kabupaten Karawang, dengan adanya kabar miring yang menerpa dirinya dengan tudingan telah dianggap menerima suap dari salah satu Bakal Calon Kepala Desa hingga ratusan juta itu tidak benar.

“Selaku Panitia Pilkades kita memperlakukan terhadap semua Bakal Calon Kepala Desa Kertamukti semuanya sama, karena kita terapkan terhadap mereka sesuai aturan yang berlaku,” ungkapnya waktu ditemui jurnalindonesiabaru.com, Minggu (15/12/19).

Sedangkan mengenai adanya indikasi ijasah telah dianggap palsu, pihaknya telah memeriksa dengan secara aturan yang berlaku. Sedangkan dalam kinerjanya dengan dilakukan proses tahapan demi tahapan yang akan diikuti para bacakades.

“Kita selaku Panitia Pilkades bekerja sudah sesuai dengan aturan yang berlaku. Adapun adanya tudingan yang telah dianggap melakukan konspirasi, silahkan cek langsung tentang kebenarannya,” ujarnya.

Lebih lanjut, mengatakan pihaknya telah mendapatkan keterangan dari, Kardita Sutamiharja, salah satu Bakal Calon Kepala Desa Kertamukti yang ikut kompetisi akan digelar di Pilkades pada tahun 2020 mendatang.

“Bahwa dirinya tidak merasa mengatakan kepada siapapun untuk menyuap hingga ratusan juta kepada Panitia Pilkades. Dan apalagi dengan didatangi awak media untuk dimintai keterangan. Kabar tersebut menurutnya tidak benar,” pungkasnya. (Sule/Ey)

Polres Indramayu Dan BNN Kota Cirebon Gelar Razia Gabungan di Lapas Kelas II B

0

JIB | Kabupaten Indramayu,- Dalam rangka pencegahan dan penindakan terhadap peredaran gelap Narkoba, Kepolisian Polres Indramayu bersama (Badan Narkotika Nasional) BNN Kota Cirebon gelar Razia gabungan di Lapas Kelas II B Indramayu. Sabtu, (14/12/2019)

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Waka Polres Indramayu Kompol Nanang Suhendar, SH., MH., yang mewakili Kapolres Indramayu AKBP Suhermanto, S.I.K., M.Si., didampingi Kasubag Umum BNN Kota Cirebon Momod Suhendar SIP, Kabag Ops Polres Indramayu, Kasat Narkoba Polres Indramayu, Kasat Reskrim Polres Indramayu, Kasat Intel Polres Indramayu, Kasat Sabhara Polres Indramayu, serta dari pihak lapas Ka. KPLP Dodi Wijaya, Kasubsi Keamanan H. Nurdin.

Menurut Waka Polres Indramayu Kompol Nanang Suhendar, SH., MH., “Kegiatan ini dalam rangka menindaklanjuti tentang langkah-langkah progresif dan serius upaya pemberantasan Narkoba serta sebagai wujud keseriusan komitmen Pemasyarakatan perang melawan Narkoba.” Tegas Kompol Nanang Suhendar

Adapun kuat personil razia gabungan Polri Polres Indramayu dan Polsek Indramayu, BNN Kota Cirebon dan Lapas Kelas II B Indramayu sebanyak 100 Personil.

Dalam kegiatan tersebut personil Lapas Indramayu dibantu oleh anggota BNN Kota Cirebon memeriksa satu per satu warga Binaan Lapas Kabupaten Indramayu dengan maksud dan tujuan mencegah dan menindak terhadap peredaran Narkoba yang ada di LAPAS Kelas II B Indramayu. Dari pantauan di lapangan sejak digelarnya razia sekitar pukul 13.00 WIB hingga selesai petugas tidak menemukan apa-apa.

(Andri)

Bupati Bekasi Akan Mensukseskan Program Sensus Penduduk Tahun 2020

0

JIB | BEKASI,- Badan pusat statistic memberikan kesempatan kepada penduduk Indonesia untuk berpartisipasi dalam kegiatan SP 2020 dengan melakukan pendataan mandiri tanpa proses wawancara langsung dengan petugas melalui Moda Computer Aided Web Interviewing (CAWI) yang akan dilaksnakan pada bulan Februari 2020 sampai dengan 31 Maret 2020.

Dimana tahapan kegiatanya terdiri atas Koordinasi dan Konsolidasi, Sosialisasi dan Publisitas, rapat koordinasi Desa atau Kelurahan (Rakordes), dan Pelaksanaan Sensus Penduduk Online.

Dengan demikian BPS Kabupaten Bekasi dan Bupati Bekasi di tahun 2020 akan mensukseskan program Sensus Penduduk Tahun 2020, karena salah satu program nasional. SENSUS PENDUDUK 2020 #MENCATATINDONESIA.

Bupati Bekasi H Eka Supria Atmaja SH kepada jurnalindonesiabaru.com mengatakan Akan mendukung kegiatan sensus penduduk tahun 2020 (SP 2020), yang di laksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), dalam rangka mewujudkan satu data kependudukan Indonesia.

“Sensus Penduduk tahun tahun 2020 merupakan amanah Undang-undang Nomor 16 Tahun 1990 dan Perpres Nomer 39 tahun 2019 satu data Indonesia” Jelas Eka.

Sensus penduduk tahun 2020, Sambung Eka. Oleh karena itu sensus pendudukan tahun 2020 merupakan program Nasional yang harus di dukung oleh semua pihak oleh karena itu saya memerintahkan kepada semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, Kepala Desa, Lurah, Dusun RW dan RT untuk mensukses program sensus kependudukan di tahun 2020.

“Dengan cara mensosialisasikan kepada warga, agar ikut serta dalam mengisi data sukses secara mandiri melalui sensus online dengan cara ketik sensus.bps.go.id” Jelasnya.

Lanjut Eka, yang akan di laksanakan bulan Pebuari sampai dengan Maret tahun 2020 dan pada bulan Juli di perintahkan pula kepada ketua RW dan RT agar dapat mendampingi petugas SP 2020, dalam melakukan pendataan ke rumah-rumah warga, bertujuan agar sensus penduduk tahun 2020 di Kabupaten Bekasi dapat berjalan lancar dan sukses.

(Endang Kabiro/ Dre)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -