Monday, February 23, 2026
Home Blog Page 348

Pembinaan RT dan RW Tingkat Kecamatan Cibarusah Tahun 2019

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Muspika Kecamatan Cibarusa gelar pembinaan Rw dan Rt se- Kecamatan Cibarusah pada pagi tadi hari Senin (02/12/19) bertempat di gedung serbaguna Kecamatan Cibarusah.

Dalam giat pembinaan Rw dan Rt tersebut di gelar Muspika Kecamatan Cibarusah, giat tersebut di hadiri oleh H. Januar dan H. Wawan Mawardi Kasiepem Kecamatan Cibarusah Budi Apriliyani Hutami Kepala Sub.bagian umum kepegawean Kecamatan Cibarusah dan para staf Kecamatan Cibarusah, Drs. Ujang UPKDAPM Kabupaten Bekasi, Asep Saepudin.ST tenaga ahli infrastruktur Pupu pendamping Kecamatan, Ilham pendamping lokal Desa, Ipul Pendamping lokal Desa, para Rw dan Rt se-Kecamatan Cibarusah.

Asep Saepudin sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut memaparkan segalanya gamblang mengenai tugas dan fungsi pada Rw dan Rt serta peran serta perannya dalam pelayanan 1× 24 jam dan dalam berbagai hal pelayanan untuk Masyarakat seperti pendidikan, kesehatan, aspirasi infrastruktur, surat keterangan nikah,pembuatan EKTP, Kartu Keluarga, Akte keterangan lahir, dan aspirasi Masyarakat dalam infrastruktur dan sebagainya.

“Semoga dengan kegiatan ini tugas dan fungsi Rw dan Rt dalam melayani masyarakat serta dalam pemberdayaan, dan mengerti peran Rw dan Rt sebagai penyeimbang dalam berbagai hal kebutuhan dan kepentingan dalam pelayanan pada Masyarakat di Desanya masing-masing”, ujar Asep

Sambungnya. “Maka mudah-mudahan dengan kegiatan ini, Rw dan Rt dapat mendapatkan pelajaran ataupun pemahaman dalam berbagai hal yang di berikan narasumber”. Pungkasnya.

(Dedi/End/Dre)

Pengembangan Destinasi wisata Situ Rawa Binong Mampu Menopang Perekonomian

0

JIB | BEKASI – Audiensi dalam rangka Kegiatan Reses I Tahun Sidang 2019-2020 Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Irpan Haeroni menitikberatkan pengembangan obyek wisata Situ Rawa binong.

“Saya berharap wakil rakyat dapat memperjuangkan keinginan masyarakat Kabupaten Bekasi untuk memiliki icon wisata,” ungkap H. Martoni, salah satu tokoh masyarakat setempat saat Reses I DPRD Provinsi Jawa Barat di Situ Rawabinong, Desa Hegarmukti Kecamatan Cikarang Pusat Kabupaten Bekasi, Senin (02/012/2019) siang.

Selain menjadi icon wisata Kabupaten Bekasi, tambahnya, pengembangan destinasi wisata Situ Rawa Binong diharapkan mampu menopang dan menambah perekonomian masyarakat setempat.

“Situ Rawa Binong ini dianugerahi Allah SWT panorama alam yang sangat indah dan menarik, memiliki ciri khas budaya yang masih dijaga hingga saat ini dan lokasinya strategis berada di pusat ibukota Kabupaten Bekasi”.

“Informasinya, tahun depan akan dibangun alun-alun di sekitar area Situ Rawa Binong dan dibangun air mancur menari setinggi 50 meter ditengah danau,” tambah Ketua BPD Desa Hegarmukti, H. Dedi Hendriana.

Pembangunan air mancur tersebut, diketahuinya ketika menyaksikan sambutan Bupati Bekasi H. Eka Supria Atmaja saat Pesta Hajat Bumi Rawa Binong tanggal 14 September 2019.

Hal senada disampaikan Wiwik, pengurus UMKM Kecamatan Cikarang Pusat.

Dia berharap, Situ Rawa Binong menjadi pusat kuliner tradisional dan pusat perbelanjaan cindera mata di Kabupaten Bekasi.

“Selama ini Kabupaten Bekasi belum memiliki pusat cindera mata, jajanan dan oleh-oleh, padahal banyak tamu dan wisatawan yang menanyakan keberadaannya,” terang Wiwik.

Menanggapi hal itu, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Irpan Harroni mengatakan, dirinya telah berdiskusi dengan Ketua Komisi 2 DPRD Provinsi Jawa Barat.

“Kami sudah sepakat untuk menganggarkan pengembangan destinasi wisata Situ Rawa Binong sesuai usulan yang disampaikan Direktur Bumdesa Hegarmukti Lestari, kang Doni Ardon sebesar 20 miliar untuk APBD perubahan tahun 2020 Jawa Barat,” terang Irpan Haeroni.

Selain itu, sebagaimana tertuang di usulan Dinas Pariwisata kepada Bupati Bekasi untuk rekomendasi Gubernur Provinsi Jawa Barat tahun, dirinya akan memperjuangkan sebesar 20 miliar untuk destinasi Situ Rawa Binong, 10 miliar untuk penataan Situ Cipalahlar, 10 miliar untuk Situ Abidin, 10 miliar untuk Situ Ceper dan 50 miliar untuk penataan bumi perkemahan Karang Kitri, Desa Karangmulya Kecamatan Bojongmangu pada anggaran tahun 2021.

“Untuk Situ Rawa Binong, kami akan mulai usulan pembangunannya pada APBD perubahan tahun 2020 Jawa Barat, karena kebetulan kang Doni Ardon sudah lebih dulu menyampaikannya ke kami saat pelantikan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat,” terang Irpan Haeroni.

Sementara itu, dalam Reses 1 tahun sidang 2019-2020 tersebut, tampak hadir sejumlah muspides Desa Hegarmukti, yakni perwakilan Kepala Desa Hegarmukti bapak Ajo Subarjo, ketua BPD Desa Hegarmukti Dedi Hendriana, para Kadus, Ketua RW dan ketua RT se Desa Hegarmukti, Ketua Bumdesa Desa Hegarmukti, Ketua Karang Taruna, ketua LPM, ketua PKK dan ketua UKM Desa Hegarmukti.

Selain itu hadir Kapolsek Cikarang Pusat AKP Somantri, SH, Kasi Ekbang Cikarang Pusat Wowo Fadillah, Bhabinkamtibmas (Pol) Aiptu Eka Agung dan Babinsa TNI AD Salmawi serta puluhan masyarakat dari sekitar. (Endang)

Babinsa Rengasdengklok Selatan Telah Upayakan Pengangkutan Sampah

0

JIB | Karawang, – Babinsa Rengasdengklok Selatan dari Koramil 0404 Rengasdengklok, telah berkomunikasi dengan DLHK Karawang, untuk dilakukan pengangkutan sampah yang telah menumpuk di TPSS Bojongkarya 1, Rengasdengklok Selatan, yang telah dianggap mengurangi kenyamanan warga sekitar, Minggu (01/12/19).

Dikatakan, Pasaribu, Babinsa Rengasdengklok Selatan Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang, untuk mengantisipasi terjadinya gejolak dari masyarakat karena melihat sampah di TPSS Bojongkarya 1 yang semakin menumpuk dan dianggap telah mengganggu kenyamanan warga sekitar, dirinya mengkomunikasikan dengan DLHK Karawang untuk dilakukan pengangkutan.

“Alhamdulillah DLHK Karawang telah merespon dengan cepat atas keluhan dari masyarakat yang saya sampaikan. Dan pada hari ini (01/12/19) dilokasi TPSS Bojongkarya 1, Rengasdengklok Selatan ada kegiatan pengangkutan sampah yang dilakukan petugas kebersihan,” ungkapnya kepada Jurnalindonesiabaru.com, Minggu (01/12/19).

Menurutnya, sebelum bak sampah TPSS di Bojongkarya 1, dibersihkan oleh petugas kebersihan dari DLHK Karawang, warga sekitar sangat mengeluh, karena sampah-sampah tersebut selain menumpuk juga berserakan kemana-mana. Hal tersebut atas keluhan dari warga sekitar yang disampaikan kepadanya.

“Kedatangan petugas kebersihan untuk membersihkan sampah yang berserakan di TPSS Bojongkarya 1. Bahkan saat ini telah disediakan bak sampah untuk mengantisifasi, sehingga kedepannya tidak akan ada lagi penumpukan-penumpukan sampah di TPSS,” pungkasnya.(Sule/Ey)

Ormas GARIS Jabar : Menolak Politisasi Agama Untuk Kepentingan Kelompok

0

JIB | Garut- Ormas Gerakan Reformis Islam (GARIS) Jawa Barat melalui ketuanya Ust. Asep Maulana menolak politisasi agama dalam bentuk apapun untuk kepentingan kelompok.

“Kami menolak politisasi agama untuk kelompok. Kami juga juga menolak adanya pihak yang memanfaatkan agama untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya sehingga dapat memecah belah persatuan umat dan NKRI” himbaunya di Garut.

Disinggung tentang keikutsertaan ormas GARIS Jawa Barat dalam Reuni 212 di Jakarta, dengan tegas menjawab tidak akan ikut serta.

“Atas nama pribadi dan organasasi GARIS Jawa Barat, kita tidak ikut serta dalam Reuni 212 di Jakarta” katanya.

Ormas GARIS Jawa Barat juga menegaskan akan kembali ke khitah awal dan tidak mau terlibat politik praktis.

“Kami juga atas nama DPW Garis Jawa Barat dengan tegas kembali ke khitah amal ma’ruf nahi munkar, dengan tegas tidak melibatkan diri dan terlibat dengan politik praktis” tutupnya. (red)

Silaturahmi Kapolres Indramayu Dengan Ketua Dan Pengurus Cabang Nadhalatul Ulama Kab. Indramayu

0

JIB | Kab Indramayu,- Kapolres Indramayu AKBP SUHERMANTO., SH., M.Si, bersilaturahmi ke kantor Cabang NU Kab Indramayu yang disambut dan diterima langsung oleh Ketua PC NU Kab Indramayu K. H JUHADI.,SH. Minggu, (01/12/19)

Dalam silaturahmi turut serta PJU Polres Indramayu dan hadir para pengurus Cabang NU Kab. Indramayu, Ketua MWC Kecamatan se-Kab Indramayu, Ketua Lembaga Bantuan Hukum NU Kab. Indramayu, Dosen dan Mahasiswa STIDKI ( Sekolah Tinggi Dakwah dan Komunikasi Islam) NU kab. Indramayu, ketua PB. Anshor kab. Indramayu.

Adapun dalam kegiatan silaturahmi Kapolres Indramayu sebelumnya memperkenalkan diri dan menyampaikan beberapa program kebijakan Kapolres, serta memberikan ruang untuk berdialog interaktif dengan seluruh pengurus cabang NU Kab. Indramayu.

Kegiatan ini dalam rangka menjalin komunikasi, hubungan yang lebih erat lagi serta dukungan dan kerjasama, baik dalam kegiatan Sosial maupun lainnya dan sebagai bentuk dukungan dari Pengurus cabang NU kab. Indramayu siap membantu menjaga situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Indramayu dalam keadaan aman dan kondusif.

(Andri)

Supremasi Pendidikan Langkah Utama Gerakan Reformasi Yang Berdedikasi

0
Oleh : Asep Saepullah S.Pd.I Sekjen Media Online Indonesia DPC Bekasi Raya.

JIB | BEKASI- Hari ini seluruh guru pendidik yang ada di belahan nusantara Indonesia ikut hadir memperingati, karena sebagai momen penting agar seluruh guru bisa bersatu dan repormasi untuk membenahi pendidikan agar anak didik berkarakter dan berakhlakul karimah.

Kalau kita lihat dari dinamika kehidupan anak didik kita sekarang sudah hilang krisis kepercayaan karena ada paktor X yang merusak tatanan jiwa anak didik, sehingga sudah mulai berani kepada orang tua dan guru, karena tidak di topang pendidikan yang berkarater dan berakhlakul karimah. Merajarela seperti tauran yang bisa merugikan dirinya (anak didik) orang banyak.

Dunia pendidikan sangatlan penting bagi anak-anak (Didik), yang bisa merubah kehidupan manusia yang berkarekter, karena pendidikan bisa merubah manusia dari kehidupan segala galanya.Apalagi di jaman digital (Medsos) sekarang ini, dengan cepat anak-anak bisa lebih menguasai dengan gampangnya karena dengan menggenggam handphone android anak-anak bisa mengetahui baik atau tidak baiknya, tetapi semua itu perlu bimbingan guru agar tidak terjerumus perbuatan yang keluar dari norma Hukum, Adat dan Agama.

Jadikanlah di Hari Guru Nasional dan HUT PGRI Ke 74 di tahun 2019 ini sebagai Repormasi Pendidikan yang berkarakter dan berakhlakul karimah.Dengan demikian Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) untuk Pedoman Hari Guru Nasional Tahun 2019 dan HUT Ke-74 PGRI mengangkat tema “Peran Strategis Guru dalam Mewujudkan SDM Indonesia Unggul.” Tema ini diangkat sebagai rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan HUT ke-74 PGRI dan Hari Guru Nasional Tahun 2019.

Sebagaimana diketahui bahwa dalam catatan sejarah Nasional, Hari Guru dan lahirnya organisasi guru, dengan nama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) terbentuk Pada tanggal 25 Nopember 1945, yang artinya di tahun kita akan memperingati Hari Guru Nasional dan Hari Ulang Tahun (HUT) PGRI Ke-74 Tahun 2019. Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) memang tidak terpisah isi dari Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 78 Tahun 1994 Tentang Hari Guru Nasional.

Adapun isi dari Keppres No 78 Tahun 1994 Tentang Hari Guru Nasional adalah sebagai berikut:

1. Bahwa guru memiliki kedudukan dan peranan yang sangat penting dalam pelaksanaan pembangunan nasional, khususnya dalam rangka pengembangan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

2. Bahwa tanggal 25 Nopember selama ini telah diperingati sebagai hari ulang tahun Persatuan Guru Republik Indonesia dan sebagai upaya untuk mewujudkan penghormatan kepada guru, dipandang perlu menetapkan tanggal 25 Nopember tersebut sebagai Hari Guru Nasional.Guru merupakan salah satu komponen yang strategis dalam mewujudkan keberhasilan pendidikan yang meletakkan dasar serta turut mempersiapkan pengembangan potensi peserta didik untuk mencapai tujuan nasional mencerdaskan bangsa.

Sejak masa penjajahan, guru selalu menanamkan kesadaran akan harga diri sebagai bangsa dan menanamkan semangat nasionalisme kepada peserta didik dan masyarakat.
Pada tahap awal kebangkitan nasional, para guru aktif dalam organisasi pembela tanah air dan pembina jiwa serta semangat para pemuda pelajar.

Dedikasi, tekad, dan semangat persatuan dan kesatuan para guru yang dimiliki secara historis tersebut perlu dipupuk, dipelihara dan dikembangkan sejalan dengan tekad dan semangat era global untuk masa depan bangsa.

Dalam Undang-Undang Guru dan Dosen dinyatakan bahwa guru wajib menjadi anggota organisasi profesi guru. Guru harus menjaga solidaritas dan soliditas bersama komponen lainnya.Guru harus berupaya menjaga kebersamaan dan menghindari perpecahan antar sesamanya. Singkatnya, sebagai penghormatan kepada guru dan PGRI, Pemerintah Republik Indonesia melalui Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994 menetapkan tanggal 25 November, hari kelahiran PGRI, sebagai HGN (Hari Guru Nasional), yang kemudian dimantapkan melalui Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Sejak tahun 1994 setiap tanggal 25 November diperingati sebagai HGN dan Hari Ulang tahun PGRI secara bersama-sama.

Momen penting Kabupaten Bekasi Jadi tuan Rumah Se-Indonesia untuk merayakan Hari Guru Nasinal dan HUT PGRI Ke 74 tahun 2019, di Stadion Wibawa Mukti, Kelurahan Serta Jaya Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi Provinsi Jawa Barat. Dari belahan nusantara para Guru-guru ikut hadir merayakannya, dan ini menjadi sejarah peradaban dunia pendidikan.

Tercatat lebih dari 37.756 Guru dari seluruh penjuru Tanah Air, hadir memadati Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Dalam rangka, memperingati Puncak Hari Guru Nasional Tahun 2019 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 PGRI. Tampak hadir dijajaran VIP, mulai dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja serta tamu undangan lainnya. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim mengajak kepada seluruh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) untuk melakukan gerakan reformasi pendidikan. {Berbagai Sumber}

Kades Srijaya Lanjutkan Bangun Kantor Desa Menggunakan Anggaran Pribadi

0

JIB | Karawang, – Guna memenuhi kebutuhan masyarakat dalam segi pelayanan administrasi dan lainnya, Kepala Desa Srijaya Kecamatan Tirtajaya Kabupaten Karawang, terus berbenah dengan merogoh kantong sendiri untuk melanjutkan membangun Kantor Desa yang terbengkalai, Sabtu (30/11/19).

Nursin, selaku Kepala Desa Srijaya Kecamatan Tirtajaya, disela – sela kesibukannya mengatakan dengan dilakukannya dalam melanjutkan bangun Kantor Desa dari program prototyfe bersama warga sekitar adalah merupakan rasa tanggung jawabnya selaku Kepala Desa.

“Balai Desa ini kita benahi dengan cara bertahap. Pasalnya Kantor Desa dari program prototype dapat bantuan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Karawang, selanjutnya agar dapat di gunakan sebagai kantor kegiatan seluruh aparat Desa dalam melayani kepentingan warga,” ungkapnya.

Lanjut, ia mengatakan dengan melanjutkan bangun Kantor Desa hingga selesai, dirinya tidak menilai bahwa pembangunan tersebut waktu Pemerintahan yang terdahulu. Namun dengan diselesaikannya pembangunan tersebut dengan tujuan agar dapat di fungsikan.

“Hal ini sudah menjadi kewajiban Saya selaku Kades, untuk meneruskan pembangunan ini sampai selesai, yang nantinya Kantor Desa ini dapat difungsikan untuk pelayanan terhadap masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, Kantor Desa Srijaya yang terbengkalai sebelum dirinya menjabat menjadi Kades. Dan saat ini dirinya menjabat, mempunyai keinginan untuk melanjutkan pembangunan tersebut dengan menggunakan anggaran pribadi, yakni dari hasil jerih payah selama dirinya menjabat sebagai Kades.

“Setelah selesainya pembangunan ini kita kerjakan mudah-mudahan bisa dimanfaatkan, dan rencananya Kantor Desa Srijaya ini akan dipergunakan tahun 2020 mendatang,” ujarnya.

Ditempat terpisah, BL, salah seorang warga sekitar sekaligus selaku tokoh masyarakat, membenarkan bahwa Kantor Desa Srijaya Kecamatan Tirtajaya Kabupaten Karawang, sebelum dilakukan pembangunan lanjutan oleh Pemdes yang dipimpin, Nursin nampak kurang sedap di pandang. Pasalnya pembangunan tersebut benar-benar terbengkalai.

“Saya ucapkan terimakasih kepada Pemerintahan Desa yang telah melakukan untuk melanjutkan pembangunan kantor Desa sampai selesai, sehingga kedepannya dapat dipergunakan untuk melayani kepentingan masyarakat,” pungkasnya.(M. Amir/Sule/Ey).

Mendikbud Ajak Guru Lakukan Reformasi Pendidikan di HGN Dan HUT PGRI Ke 74

0

JIB | CIKARANG TIMUR – Tercatat lebih dari 37.756 Guru dari seluruh penjuru Tanah Air, hadir memadati Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Dalam rangka, memperingati Puncak Hari Guru Nasional Tahun 2019 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 PGRI, Sabtu (30/11). Tampak hadir dijajaran VIP, mulai dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja serta tamu undangan lainnya.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim mengajak kepada seluruh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) untuk melakukan gerakan reformasi pendidikan.

Menurut Nadiem, saat ini untuk menuju reformasi pendidikan di Indonesia sangat rumit karena harus melewati banyak jenjang Pemerintahan. Pihaknya berkomitmen dengan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah untuk bisa menyelesaikan masalah tersebut.

“Masalah tersebut adalah PR yang berat. Agar kami melaksanakan ini dengan baik, terstruktur dengan planing yang baik. Kami janji dari atas kami akan terus bergerak, untuk menyederhanakan berbagai macam aturan, administrasi, kurikulum, dan assesment. Didukung dari atas, tetapi juga harus digerakan dari bawah,” tandasnya.

Nadiem menambahkan, semua hal tersebut tidak akan tercipta jika semua Guru tidak bergerak untuk melakukan reformasi pendidikan. “Saya mengajak, bapak-bapak, ibu-ibu di berbagai jenjang Pemerintahan untuk memberikan kepercayaan kepada Guru. Agar siswa-siswi kita menjadi SDM yang unggul, sehingga kita bisa menang dipanggung dunia!” tegasnya.

Berbanding lurus dengan hal itu, Nadiem mengatakan, kesejahteraan untuk Guru di seluruh Indonesia juga akan menjadi fokusnya. Apresiasipun diberikannya kepada PGRI, yang telah memperjuangkan kesejahteraan guru selama ini.

Sementara itu, Ketua Umum PGRI, Unifah Rosyidi mengungkapkan, pada puncak peringatan ini, PGRI sebagai organisasi profesi adalah Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam mewujudkan Pendidikan Nasional.

“Dimomen ulang tahun ini, PGRI menyampaikan penghargaan dan apresiasi terhadap visi Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden, K.H Ma’ruf Amin. Yakni, SDM maju, Indonesia Unggul! Visi Presiden ini, kami maknai sebagai pentingnya pendidikan dalam memajukan Bangsa ditengah kancah global. Meletekan Pendidikan dalam Pendidikan, berarti menghargai keutamaan Guru,” imbuhnya.

Dalam rangkaian acara tersebut, sekaligus dilakukan penyerahan Anugerah. Anugerah Dwija Praja Nugraha dan Anugerah Satyalencana. Anugerah itu, diberikan kepada guru yang telah berhasil memenangkan lomba. Diantaranya, lomba menulis opini, non-fiksi.

Selain itu, pemilihan guru inspiratif yang telah ditetapkan melalui Surat Ketetapan Presiden Nomor 123/tk/tahun2019 tentang Penganugerahan Satyalencana. Anugerah diberikan kepada Guru dan Bupati atau Wali Kota seluruh Indonesia yang diserahkan langsung oleh Mendikbud, Nadiem Makarim.

Berbagai pertunjukan, diprakarsai oleh tuan rumah Kabupaten Bekasi. Diantaranya, paduan suara dari gabungan antara unsur guru dan murid. Serta, pertunjukan tari kolosal Kembang Ronce yang dilakukan oleh 1200 siswa, guru dan penggiat seni.

Masih dalam rangkaian acara, pembacaan ikrar guru, yang dibacakan langsung oleh Endan Setiaganda. Dirinya merupakan Perwakilan Guru Kabupaten Bekasi. {End/obet}

Polres Kabupaten Bekasi Berikan Pengamanan HUT PGRI Ke 74 di Stadion Wibawa Mukti

0

JIB | Kabupaten Bekasi- Ribuan personil gabungan melakukan pengamanan kegiatan puncak hari guru nasional tahun 2019 dan HUT PGRI ke 74 di Stadion Wibawa Mukti, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (30/11/2019) pagi tadi sekitar pukul 06.30 WIB.

Kegiatan pengamanan kali ini di pimpin langsung Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Candra Sukma Kumara, SIK, MH dan di hadiri oleh Kemendikbud, Gubernur Jawa Barat, Ketua Umum PB PGRI, Danrem 051/WKT, Bupati Bekasi serta Dandim 0509/Kab. Bekasi.

Pengamanan kegiatan puncak hari guru nasional tahun 2019 dan HUT PGRI ke 74, sebelumnya dilakukan apel kesiapan pengamanan yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Metro Bekasi, AKBP YS Muryono, pada pukul 05.00 WIB.

Dalam atensinya, Kabag Ops AKBP YS Muryono menyampaikan ucapan selamat atas ulang tahun guru dan ulang tahun PGRI ke 74 tahun 2019 tersebut.

“Puji syukur kita bisa hadir disini untuk melaksanakan pengamanan puncak hari guru nasional tahun 2019 dan HUT PGRI KE 74. Kami ucapkan selamat atas ulang tahun PGRI ke 74,”kata AKP YS Muryono.

Menurut AKBP YS Muryono, pihaknya akan melaksanakan pengamanan di ring 2, 3, 4 dan sudah di kirim Renpam, CB, Dan Sprin.

“Maka tidak ada alasan tidak tau tugasnya masing masing. Untuk personil yang melaksanakan pengamanan tidak ada yang boleh membawa Senjata api serta bersikap profesional yang mencerminkan sebagai anggota Polri,”ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Candra Sukma Kumara menambahkan bahwa pihaknya bersama unsur gabungan menerjunkan ribuan personil dalam kegiatan perayaan puncak hari guru nasional tahun 2019 dan HUT PGRI ke 74 di stadion Wibawa Mukti.

“Kita libatkan baik dari anggota TNI-Polri, Sat Pol PP dan unsur terkait lainnya berjumlah 1002 personil untuk melakukan pengamanan pada puncak hari guru nasional tahun 2019 dan HUT PGRI ke 74 di stadion Wibawa Mukti,”kata Kapolres, kepada jurnalindonesiabaru.com, Sabtu (30/11) pagi.

Menurut Kapolres, ribuan personil tersebut ditempatkan di sekitar lokasi kegiatan dan route jalur (Tol) para peserta yang akan menghadiri kegiatan puncak hari guru nasional tahun 2019 dan HUT PGRI ke 74 di stadion Wibawa Mukti tersebut.

“Kami juga sudah tempatkan ribuan personil di sekitar lokasi kegiatan serta route jalur (Tol)para peserta yang akan menghadiri kegiatan puncak hari guru nasional tahun 2019 dan HUT PGRI ke 74 di stadion Wibawa Mukti ini,”jelasnya.

Kapolres juga menegaskan bahwa ada sekitar 35 ribu peserta yang hadir mengikuti kegiatan puncak hari guru nasional tahun 2019 dan HUT PGRI ke 74, dirinya berharap para peserta agar bisa lebih tertib, pasalnya pihak keamanan sudah melakukan pengaturan sesuai rencana.

“Dengan jumlah peserta yang begitu besar dan di ikuti oleh seluruh peserta tingkat nasional (seluruh Indonesia), pihak keamanan berharap para peserta agar bisa lebih tertib sesuai yang sudah direncanakan,”tutur Kapolres.

“Alhamdullilah kegiatan bisa terlihat berjalan dengan lancar, dikarenakan para peserta mau mengikuti peraturan yang telah ditentukan. Pihak kami juga berharap kegiatan ini tetap berjalan aman dan kondusif sampai dengan akhir acara,”tutupnya. (Endang)

Wow…..!!! APBD Kabupaten Bekasi Tahun 2020 Mencapai Rp. 6,35 Triliun

0

JIB | Kabupaten Bekasi – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi resmi menetapkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020 sebesar Rp 6.354.727.439.731. Nilai tersebut naik Rp 41.238.279.517 dibandingkan APBD Perubahan tahun ini.

Penetapan Raperda APBD ini dilakukan dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Jumat (29/11) petang.

“Jadi setelah kami tetapkan, ini akan diajukan ke provinsi untuk dikoreksi. Setelah itu disetujui,” ucap Ketua DPRD, Aria Dwi Nugraha.

Pembahasan APBD 2020 sempat terhambat lantaran terkendala proses peralihan dewan. Kendati begitu, setelah melalui pembahasan pada Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS), draf keuangan pun masuk dalam RAPBD.

Proses pembahasan RAPBD rampung sebelum batas akhir penetapan, yakni 30 November. Sehingga, Kabupaten Bekasi pun terbebas dari sanksi pemotongan dana dari pusat.

Jumlah anggaran yang ditetapkan tersebut terbagi atas pendapatan sebesar Rp 5.559.749.967.941. Nilai itu terdiri dari pendapatan asli daerah sebesar Rp 2.446.413.378.869, dana perimbangan sebesar Rp 1.832.561.059.000, serta pendapatan lain-lain yang sah sebesar Rp 1.280.775.530.072.

Sedangkan pembelanjaan terhitung mencapai Rp 6.354.727.439.731. Pembelanjaan itu terbagi atas belanja tidak langsung sebesar Rp 2.984.302.848.400 dan belanja langsung sebesar Rp 3.370.424.591.331.

Kemudian untuk menopang kurangnya pendapatan dibanding pembelanjaan, terdapat alokasi pembiayaan yang bersumber dari Sisa Lebih Penggunan Anggaran (Silpa) yakni sebesar Rp 874.977.471.790. Kemudian pembiayaan itu pun digunakan untuk menambah penyertaan modal bagi PDAM Tirta Bhagasasi sebesar Rp 80.000.000.000.

Sementara itu, Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja mengatakan, fokus penggunaan anggaran 2020 masih pada sektor pembangunan infrastruktur, kesehatan, pendidikan dan ketenagakerjaan. Khusus untuk pendidikan, akan ada perubahan sistem terutama berkaitan dengan pembangunan ruang kelas beserta fasilitasnya.

Sejauh ini, terdapat kesimpangsiuran anggaran fasilitas pendidikan. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Dinas Pendidikan memiliki anggaran masing-masing dalam penyediaan fasilitas tersebut. Dinas PUPR bertugas membangun gedung sekolah, sedangkan Dinas Pendidikan menyediakan meja dan bangku. Namun, pada praktiknya, pelaksanaan pembangunan dan perlengkapan untuk pendidikan kerap tidak sinkron.

“Ini sudah menjadi persoalan lama yang kunjung ada solusinya. Sekarang, saya tegaskan, ini dalam APBD 2020 jadi perubahan yang signifikan. Maka, proses pembangunan akan fokus bersamaan dengan fasilitas penunjang lainnya. Pendidikan, bersama kesehatan, ketenagakerjaan masih menjadi fokus di 2020,” ucapnya. (Endang)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -