Thursday, February 19, 2026
Home Blog Page 356

Plt. Bupati Indramayu, H. Taufik Hidayat: MTQ Ke-51 Tingkat Kabupaten Indramayu Tahun 2019 Diharapkan Berperan Dalam Seleksi Tilawatil Qur’an Tingkat Provinsi Dan Nasional

0

JIB | Indramayu,- Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) harus dijadikan sebagai momentum untuk mewujudkan generasi milenial Qur’ani di Kabupaten Indramayu.

Hal tersebut ditegaskan Plt. Bupati Indramayu H. Taufik Hidayat ketika membuka MTQ Ke-51 tingkat Kabupaten Indramayu tahun 2019 di Desa Sukaurip Kecamatan Balongan, Senin malam (18/11/2019).

Taufik menegaskan, MTQ merupakan kegiatan yang telah menjadi tradisi dan melekat dalam kultur masyarakat Indramayu. MTQ senantiasa memiliki daya tarik dan ruang tersendiri dalam kehidupan masyarakat, mengingat acara keagamaan ini selain menjadi media dakwah dan syiar keagamaan yang efektif juga turut menjadi daya dorong dalam memacu percepatan pembangunan di daerah.

“Lantunan kalam illahi yang menggema selama pelaksanaan MTQ diyakini mampu menciptakan nuansa religius dan memberi kesejukan batin bagi masyarakat,” kata Taufik.

Taufik menambahkan, penyelenggaraan MTQ senantiasa diarahkan pada upaya menumbuhkan kecintaan masyarakat dalam mempelajari dan memahami Al-Qur’an yang menjadi petunjuk dan pedoman hidup manusia.

Kegiatan MTQ ini juga menjadi tolak ukur dinamika aktivitas pembinaan seni baca Al-Qur’an yang berlangsung di Kabupaten Indramayu.

Taufik berharap, pelaksanaan MTQ ke-51 tingkat Kabupaten Indramayu ini diharapkan berperan dalam seleksi tilawatil qur’an tingkat provinsi dan nasional.

“Kita ingin juga MTQ ini menjadi media untuk menyukseskan program rumah tahfizh dan maghrib mengaji,” katanya.

Sementara itu Kepala Bagian Kesra Setda Indramayu, Ahmad mengatakan, MTQ ke-51 ini berlangsung selama 3 hari sejak tanggal 18-20 November 2019 yang diikuti oleh 576 peaerta dari 31 kecamatan dengan memperlombakan 7 cabang dan 25 golongan.

Pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Indramayu di Kecamatan Balongan ini merupakan puncak dari seluruh rangkaian kegiatan MTQ yang digelar di masing-masing kecamatan selama hampir satu bulan.

Yang menjadi terbaik di masing-masing kecamatan selanjutnya berhak untuk menjadi peserta untuk mewakili wilayahnya pada MTQ tingkat Kabupaten Indramayu tersebut.

Camat Widasari, Dulyono mengatakan. sebagai kecamatan dengan juara bertahan. Seluruh kekuatan di Kecamatan Widasari akan dikerahakan untuk dapat mempertahankan prestasi itu sehingga Kecamatan Widasari benar-benar sebagai daerah religius.

Sementara Camat Balongan, Udi Mashudi bertekad untuk meraih prestasi bergangsi pada MTQ tersebut hal ini karena Kecamatan Balongan menjadi tuan rumah dan mendapat dukungan dari masyarakatnya.

Pada pembukaan MTQ itu, diakhiri dengan penyerahan Piala Bergilir dari juara umum tahun 2018 Kecamatan Widasari kepada Plt. Bupati Indramayu untuk selanjutnya diperebutkan kembali oleh kecamatan yang menjadi terbaik di MTQ tersebut. (Andri)

Sat Reskrim Polres Kota Tasikmalaya Meringkus Seorang Pria Pelaku Pelecehan Seksual, Dengan Modus Operandi Membuang Cairan Yang Diduga Sperma Kearah Korban

0

JIB | Kota Tasikmalaya, – Telah terjadi kasus pelecehan seksual sebagimana adanya Laporan Polisi Nomor : LP/B/297/XI/2019/JBR/RES TSM KOTA, hari Kamis tanggal 14 November 2019 atas nama pelapor Lia Roslia berupa kasus pelecehan seksual terhadap pelapor. Ia menjadi korban perbuatan tidak senonoh dari seorang Pria dengan modus melakukan pelecehan secara verbal dan perbuatan.

Peristiwa itu sendiri terjadi pada Rabu, 13 November 2019 jam 14.45 WIB di TKP Jl. Letjen Mashudi Kota Tasikmalaya, adapun modus operandi pelaku adalah menghampiri korban / pelapor yang sedang menunggu jemputan. Kemudian pelaku mengajak berbincang-bincang. Pelaku kemudian menggesekan kemaluannyan ke jok motor dan tidak lama kemudian korban merogoh kemaluannya dan melemparkan / membuang cairan yang diduga sperma kearah korban/pelapor. Korban berteriak minta tolong dan pelaku kabur menggunakan sepeda motornya.

Beruntung korban / pelapor sempat mengambil foto laki-laki tersebut sebelum kabur, lalu setelah pulang foto itu dishare di Medsos Facebook oleh suami korban/pelapor. Ternyata ada teman suami korban/pelapor yang mengenali laki-laki tersebut dengan identitas bernama inisial JS, tinggal di daerah Argasari / Cieunteung Kota Tasikmalaya.
Suami korban / pelapor sempat mendatangi rumah terlapor namun terlapor tidak ada dirumahnya.

Dengan adanya fakta-fakta tersebut diatas, penyidik Sat Reskrim melakukan penyelidikan dan akhirnya mengarah kepada seorang pelaku berinisial SN usia 25 tahun. Pada Senin, 18 November 2019 sekira jam 13.10 WIB penyidik berhasil mengidentifikasi lokasi tersangka sedang berada di Kp.Cieunteung Gede Kel.Argasari Kec.Cihideung Kota Tasikmalaya. Pelaku selanjutnya dibawa ke Mapolres untuk dilakukan pemeriksaan.

Pelaku kemudian menjalani pemeriksaan oleh Unit Idik Sat Reskrim terkait kasus yang dipersangkakan kepadanya. Pelaku awalnya berbelit-belit menjawab pertanyaan pemeriksa, namun setelah ditunjukan bukti dan saksi yang ada pelaku tidak bisa mengelak dari perbuatannya. Ternyata korban yang mengalami pelecehan seksual lebih dari satu orang. Saat ini Sat Reskrim masih mendalami fakta tersebut.

Menurut Kapolres AKBP Anom Karibianto,S.IK saat menggelar konferensi pers dihadapan awak media menyampaikan bahwa pelaku melanggar pasal kejahatan terhadap kesusilaan, sebagaimana diatur dalam pasal 281 (2) KUHPidana dengan ancaman pidana penjara paling lama 2 tahun 8 bulan. (Dre)

Sum Berita asli : https: //www.tribratanewspolrestasikkota.com

PPKL Rengasdengklok Bersama Satpol-PP Bongkar Lapak Pisang Dibahu Jalan

0

JIB | Karawang- PPKL Rengasdengklok Bersama Satpol-PP Bongkar Lapak Pisang Dibahu Jalan PPKL bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Rengasdengklok Karawang, bongkar lapak pisang dibahu jalan yang telah dianggap menghambat arus jalan arah Tugu Proklamasi, letaknya di samping pasar Rengasdengklok, Senin (18/11/19).

Dengan dilakukannya pembongkaran lapak pisang dibahu jalan, menurut keterangan H. Ejen selaku Ketua PPKL Rengasdengklok, agar tidak menimbulkan kemacetan arus jalan. Selain itu pihaknya tidak bermaksud untuk mematikan usaha orang lain.

“Kita sudah pasilitasi agar pelapak pisang bisa berusaha tidak menimbulkan kemacetan, karena khawatir menjadi perbincangan publik. Dan alhamdulillah pihak pemilik usaha atau pedagang pisang pun berkooperatif,” terangnya.

Ditempat dan waktu yang sama, Cacan S.Pd selaku Manti Polisi (MP) Rengasdengklok Karawang, mengatakan pihaknya bekerja sama dengan PPKL Rengasdengklok melakukan pembongkaran lapak pisang atas dasar hasil kesepakatan dengan pihak pelapak pisang yang dibuat pada hari Senin lalu (11/11/19).

“Kita bekerja sesuai kesepakatan. Dan pada hari ini Senin (18/11/19) melakukan pembongkaran lapak pisang itu sesuai komitmen. Sedangkan dalam melakukan pembongkaran muspika Rengasdengklok bersinergis dengan PPKL Rengasdengklok,” pungkasnya.(Sule/Ey)

Satpol PP Karawang Terjunkan Tim Kroscek Pembangunan Yayasan Diduga Tak Berijin

0

JIB | Karawang, – Setelah adanya audensi dari aliansi LSM dan Ormas dengan menduga berdirinya pembangunan Yayasan Perintis Ilmu Al-Qur’an tidak kantongi ijin, letaknya di Bojongkarya 1, Desa Rengasdengklok Selatan, Kasatpol PP Karawang terjunkan tim kelokasi pembangunan, Senin (18/11/19).

Wahyu CS, selaku Kasi Lidik Sidik yang mewakili Kasatpol PP Karawang, mengatakan pihaknya datang kelokasi berdirinya pembangunan untuk kroscek langsung keberadaannya yang ditenggarai adanya dugaan tidak mengantongi (IMB) Ijin Mendirikan Bangunan dilingkungan Rengasdengklok.

“Dalam hal memenuhi yang telah disampaikan dari rekan – rekan LSM dan Ormas yang ada diwilayah Rengasdengk, kita lakukan untuk mengkroscek keberadaan berdirinya pembangunan Yayasan Perintis Ilmu Al-Qur’an,” ucapnya kepada Jurnal Indonesia Baru (JIB) Senin (18/11/19).

Lanjutnya, setelah mengkroscek pihaknya akan melayangkan surat untuk melakukan pemanggilan terhadap pengurus Yayasan Perintis Ilmu Al-Qur’an pada hari kamis. Dalam pemanggilan tersebut akan mempertanyakan legalitas atas berdirinya pembangunan tersebut.

“Sementara setelah melakukan kroscek, kita belum bisa melakukan apa – apa terhadap pengelola yayasan, dan untuk selanjutnya kita akan lakukan dengan menempuh jalur sesuai prosedur yang berlaku,” katanya.

Ditempat yang sama, Ketu Yayasan Perintis Ilmu Al-Qur’an, Abdul Rohim, mengakui bahwa berdiri pembangunan tersebut sudah berjalan dua bulan. Sedangkan untuk surat Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) dirinya belum mengantongi.

“Untuk IMB bangunan ini sedang diurus oleh seseorang, orang tersebut kebetulan kenal dekat dengan saya, dan Propesi dia sering aras urus surat perijinan,” pungkasnya.(Sule/Ey)

Kapolda Jabar Pimpin Konferensi Press Ungkap Kasus Sindikat Curas Dan Curanmor Antar Provinsi di Polres Indramayu

0

JIB | Kab Indramayu,- Polres Indramayu telah dilaksanakan konferensi Press hasil ungkap kasus sindikat Curas dan Curanmor antar provinsi. Senin, (18/11/2019).

Bertempat di Halaman Polres Indramayu, Pukul 10.35 S/d 10.55 WIB, giat Konferensi pers oleh Kapolda Jabar Irjen Pol Drs. RUDY SUFAHRIADI didampingi Kapolres Indramayu AKBP M. YORIS M.Y. MARZUKI, S.I.K, ikut hadir serta PJU Polda jabar.

Dalam giat ungkap kasus sindikat Curas dan Curanmor antar provinsi tersebut juga di hadirkan 12 (Dua belas) korban Curas / curanmor serta barang bukti berupa sepeda motor dan HP yang dikembalikan / diserahkan langsung oleh kapolda jabar kepada pemiliknya sesuai dengan bukti pelaporan dan bukti kepemilikan surat-surat yang syah.

AKBP M. Yoris M.Y. Marzuki, S.I.K, dalam giat konferensi pers memaparkan.

“Polres Indramayu dalam waktu 1 (Satu) bulan telah berhasil menangkap 24 orang tersangka yang terdiri dari : A. 3 (Tiga) orang tersangka (Curas), B. 8 (Delapan) tersangka Curanmor, C. 10 (Sepuluh) tersangka pertolongan jahat atau tadah, serta menyita barang bukti sebanyak 86 (Delapan Enam) Unit sepeda motor hasil kejahatan,” papar M. Yoris

Lebih lanjut ia memaparkan. Para pelaku merupakan sindikat Curanmor dan Curas dengan modus operandi menggunakan kunci palsu/Leter T dan begal / pepet korban, rampas / jambret, kemudian motor hasil dari kejahatan tersebut ditampung oleh para penadah lalu dirubah nomor rangka dan nomor mesinnya serta disiapkan STNK palsu, setelah itu sepeda motor tersebut dijual ke daerah Kalimantan yang dikirim melalui kapal dari Pelabuhan Marunda Jakarta Utara,” terangnya

Adapun barang bukti hasil dari kejahatan CURAS (Pencurian dengan kekerasan) diantaranya. Senjata Tajam Jenis Golok / Parang, dan jenis Pistol mainan (Korek api). Dan barang bukti CURANMOR ( Pencurian Kendaraan Bermotor) diantaranya. Lembar bukti pengiriman sepeda motor ke Kalimantan, STNK palsu, kunci (T) berikut anak kunci, Handphone Samsung J3 Prime, Handphone Nokia warna biru, kunci later (T), kunci later (Y), anak kunci, alat kunci magnet, kunci ring pas, obeng kecil, palu kikir, gunting kecil, obeng kecil, palu kecil, hanplas kecil, paku beton, Obeng, mata bor, serta 86 (Delapanpuluh Enam) unit sepeda motor berbagai merk.

Adapun Pelaku / tersangka:
A. CURAS : 1). SN, 35 tahun, swasta, Desa Jatimulya Kec. Terisi Kab. Indramayu (Eksekutor) resedivis, 2). JJT, 29 tahun, Swasta, Desa Jatimulya Kec. Terisi Kab. Indramayu (Eksekutor) revedivis, 3). SPY Als CECEK, 29 tahun, Swasta, Desa Kedokan Kec. Kedokanbunder Kab. Indramayu (Eksekutor) Residivist.

B. CURANMOR : 1). WSM Als BONENG, 36 tahun, Petani, Desa Jatimulya Kec. Terisi Kab. Indrmayu (Pemetik) resedivis, 2). MHDN Als PUDIN Als ODANG, 40 tahun, swasta, Desa Kendayakan Kec. Terisi Kab. Indramayu (pemetik) resedivis, 3). DRN Als ASAN, 44 tahun, Tani, Desa Jatimulya Kec. Terisi Kab. Indramayu (Pemetik), 4). HRS SN Als CEPONG, 32 tahun, Swasta, Desa Dukuh Tengah Kec. Karangampel Kab. Indramayu (Pemetik), 5. USM Als BIJUL, 41 tahun, Swasta, Desa dan Kec. Karangampel Kab. Indramayu (Pemetik), 6. CSM Als GOPES, 42 Tahun, swasta Desa Tamansari Kec. Lelea Kab. Indramayu, 7). CRM, 41 Tahun, Swasta, Desa Tunggulpayung Kec. Lelea Kab. Indramayu (Pemetik), 8). KRD Als DANA, 32 tahun, swasta, Desa Kampung Cilancar Kec. Cikeusik- Pandeglang Banten (Pemetik)

C. PENADAH : 1). HRY Als YADI, 40 tahun, Wiraswasta, alamat Ds. Eretan Kulon Kec. Kandanghaur Kab. Indramayu. (menampung lalu merubah nomor rangka dan nomor mesin), 2). ED MLD Als TIGOR, 40 Tahun, swasta, alamat Ds. Bugis Kec. Anjatan Kab. Indramayu (merubah nomor rangka dan nomor mesin), 3). SKR, 42 tahun, Swasta, Desa Pusakaratu Kec. Pusakanegara Kab. Subang (penyedia STNK palsu), 4). RHM HD Als ASEP, 50 tahun, dagang, Pontianak-Kalimantan Barat (menerima sepeda motor hasil kejahatan di Pelabuhan Pontianak Kalimantan, 5). RDN Als ODING, 35 tahun, Tani, Desa Srengseng Kec. Krangkeng Kab. Indramayu, 6). ENDG RHT Als ENDANG, 26 tahun, Wiaswasta, Ds. Cilandak Kec. Anjatan Kab. Indramayu, 7). PRT Als BENGKOK, 33 tahun, Nelayan, alamat desa Eretan Wetan kec. Kandanghaur kab. Indramayu,8). WRN Als CULUN, 40 tahun, swasta, alamat desa Sukawera Kec.Compreng kab. Subang, 9). ILM BHTR als. JABRIG, umur 27 tahun, pekerjaan swastpa, alamat desa rascadaka dusun rancadaka Rt. 08/09 kec. Pusakanegara kab. Subang, 10). TRM Als JEFRI, 50 tahun, Desa, Jumbleng Kec. Terisi Kab. Indramayu, 11) SYF MM, 28 thn, Swasta Desa Peranti Kec Kandanghaur Kab Indramayu, 12). SDRT, 25 thn, Swasta, Desa Tugu Kec Sliyeg Kab Indramayu, 13) TRY, 36 thn, Swasta, Desa Tugu Kidul, Kec Sliyeg, kab indramayu.

D. DPO : 1). DRN (DPO), 2). BN (DPO), 3). AS (DPO).

Kini atas perbuatannya, para tersangka akan dikenakan Pasal 365 KUHP diancam dengan hukuman penjara paling lama 9 (sembilan) tahun penjara, Pasal 363 KUHP diancam dengan hukuman penjara paling lama 7 (Tujuh) tahun penjara, Pasal 480 KUHP diancam dengan hukuman penjara paling lama 4 tahun, Pasal 481 KUHP diancam dengan hukuman penjara paling lama 7 (Tujuh) tahun penjara – Pasal 480 KUHP diancam dengan hukuman penjara paling lama 4 (empat) tahun penjara.

Dikesempatan tersebut Kapolda Jawa Barat Irjen. Pol. Drs. Rudy Sufahriadi menghimbau. “Khususnya warga indramayu harap berhati-hati kalau keluar rumah pada malam hari, karena kejahatan tidak pandang bulu untuk sasaranya, karena pelaku kejahatan watak sadis di terapkannya,” ujarnya

“Dan bagi warga indramayu yang merasa hilang kendaraannya agar mendatangi Kantor Polres indramayu dengan membawa bukti-bukti surat kepemilikanya seperti (STNK, BPKB) untuk mengambil sepeda motornya, dan apabila warga indramayu yang merasa kehilangan motor atau mobil agar cepat lapor ke polsek setempat atau ke polres Indramayu.” Ucap Irjen. Pol. Drs. Rudy

Saat ini untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, para pelaku / tersangka dilakukan Penahanan di Rutan Polres Indramayu untuk proses Penyidikan selanjutnya. (Andri)

Ketua Yayasan Mengaku Sudah Koordinasi Dengan Pemdes dan Akui Salah Belum Kantongi IMB

0

JIB | Karawang, – Ketua Yayasan Perintis Ilmu Al-Qur’an dalam mendirikan pembangunan di Dusun Bojongkarya 1, Desa Rengasdengklok Selatan Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang, mengakui sudah koordinasi dengan pihak Pemdes, Senin (18/11/19).

Dikatakan, Abdul Rohim, selaku Ketua Yayasan Perintis Ilmu Al-Qur’an, pada saat melakukan pengerjaan pembangunan Yayasan tersebut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemerintahan Desa setempat.

“Pada waktu pelaksaan mendirikan pembangunan, dengan kita selaku dari pihak Yayasan sudah berkoordinasi dengan pihak Pemerintahan Desa,” ungkapnya.

Mengenai perijinan untuk pembangunan, lanjut ia mengatakan, pihaknya sudah minta persetujuan dari warga sekitar yang jaraknya dekat dengan lokasi akan didirikannya pembangunan gedung yayasan Perintis Ilmu Al-Qur’an.

“Untuk ijin dari warga (IW) sekitar kita sudah tempuh jalurnya, tetapi kalo Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) sedang dalam proses,” ujarnya.

Lanjutnya, dalam melaksanakan mendirikan pembangunan Yayasan hampir dua bulan. Sedangkan tentang IMB menurutnya ada seseorang yang sedang mengurus, tetapi sampai saat ini belum ada realisasinya.

“Secara aturan saya akui sudah salah, karena sebelum melaksanakan dalam mendirikan pembangunan seharusnya diurus terlebih dahulu perijinannya,”pungkasnya.(Sule/Ey)

Plt Bupati Indramayu H. Taufik Hidayat, Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-55 Konsentrasi Pada Tiga Isu Kesehatan

0

JIB | Kab Indramayu,- Pelaksana Tugas Bupati Indramayu H. Taufik Hidayat pada Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-55 menegaskan, berkomitmen akan berkonsentrasi pada pengentasan isue kesehatan nasional antaranya Stuntting, Angka Kematian Ibu dan Bayi (AKI) serta Jaminan Kesehatan Nasional yang perlu untuk dilakukan secepat mungkin.

“Ketiga isu kesehatan utama yang harus diselesaikan di Indramayu yaitu, Stuntting, Angka Kematian Ibu dan Bayi (AKI) serta Jaminan Kesehatan Nasional,”tegasnya saat Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-55 di Alun-alun Kabupaten Indramayu, Senin (18/11/2019).

Menurutnya, penanganan ketiga isue kesehatan itu dalam upaya membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas untuk mewujudkan Generasi Sehat Indonesia Unggul yang akan mengisi 100 tahun Indonesia merdeka pada tahun 2045 sekaligus menghadapi bonus demografi atau revolusi 4.0 dimana mengantarkan Indonesia menjadi negara yang maju, makmur dan sejahtera.

Ia menambahkan, dua isue kesehatan lainya yang perlu juga untuk diatasi sedini mungkin yakni, tingginya harga obat dan alat kesehatan, serta masih rendahnya penggunaan alat kesehatan buatan dalam negeri. Sehingga atas dasar itu dapat menjadi fokus perhatian bersama agar dapat segera diupayakan solusinya.

Dikatakan orang nomor satu di Indramayu itu, langkah upaya yang harus dilakukan setiap daerah khusunya di Indramayu harus menerapkan tiga pilar kesehatan yaitu, paradigma sehat, penguatan akses pelayanan kesehatan dan penyediaan biaya Jaminan Kesehatan Nasional yang mengusung kegiatan promotif dan preventif.

Dalam konteks perspektif ini pembangunan kesehatan menekankan dua penguatan meliputi optimalisasi inovasi layanan kesehatan dan harmonisasi kepentingan pemangku kebijakan.

“Optimalisasi inovasi layanan kesehatan dimaksudkan untuk mengefisiensikan tindakan-tindakan yang mahal dengan mengoptimalkan inovasi pelayanan kesehatan. Sementara harmonisasi kepentingan pemangku kebijakan terkait konektivitas antar kementerian dan lembaga, lintas sektor maupun unit-unit kerja lintas program terkait lebih ditingkatkan, agar tidak terjadi tumpang tindih, sehingga fokus pada pemecahan masalah kesehatan,” tambahnya.

Ia mengharapkan, dalam mengentaskan isue kesehatan nasional itu dapat dilaksanakan dan difokuskan bersama dengan tujuan melaksanakan pembanguanan generasi sehat yang dilandasi tekad untuk memajukan bangsa.

“Untuk itu saya berharap kita dapat bekerjasama dengan baik dalam melakukan upaya-upaya inovasi untuk percepatan pembangunan kesehatan tanpa menyalahi aturan yang berlaku, utamanya mengentaskan Stuntting, Angka Kematiab Ibu dan Bayi (AKI) dan memperbaiki layanan kesehatan serta membenahi tata kelola BPJS Kesehatan serta penyediaan obat dan alat kesehatan lokal yang murah berkualitas,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Plt Bupati Indramayu H. Taufik Hidayat secara simbolis memberikan penghargaan terhadap Puskesmas berprestasi yang diperoleh Puskesmas Lohbener dan Puskesmas terkareditasi Utama diraih Puskesmas Krangkeng dan terakreditasi Madya diraih Puskesmas Anjatan.

Kemudian penyerahan terhadap desa Open Defecation Free (ODF) kepada Desa Panyingkiran Lor Kecamatan Cantigi dan penerimaan penghargaan terhadap Kader Posyandu masa bakti 30 tahun lebih kepada B. Fatimah asal Desa Kebulen Kecamatan Jatibarang.

Selin itu juga secara simbolis diserahkan Kartu BPJS Gratis melalui PBI Anggaran Pemkab Indramayu kepada Nuraini, Marsinih dan Catih yang masing-masing dari Desa Totoran Kecamatan Pasekan Kabupaten Indramayu. (Andri)

Futsal SMPN 1 Cibarusah Raih Juara ke Satu di Turnamen Ansor Cup 2019

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Tim Futsal SMP Negeri 1 Cibarusah berhasil meraih Juara ke satu pada turnamen Ansor Cup Tahun 2019. Pertandingan turnamen yang di ikuti 38 tim futsal tersebut di selenggarakan oleh PAC GP ANSOR Cibarusah. Minggu, (17/11/2019).

Bertempat di Gedung Olah Raga Cibarusah, Jalan Raya Cibarusah, Kabupaten Bekasi. Turnamen yang di selenggarakan oleh PAC GP ANSOR Cibarusah kali ini semakin meriah karena ramainya penonton yang mendukung tim-nya masing-masing.

Dalam final turnamen futsal SMP Negeri 1 Cibarusah berhasil mengalahkan SMP Negeri 1 Jonggol, SMP Negeri 1 Cibarusah dari beberapa kali pertandingan mampu mengandaskan lawan-lawanya dari 38 tim futsal yang akhirnya mampu meraih juara ke satu dalam turnamen bergengsi yang di gelar oleh PAC GP ANSOR Cibarusah.

Perhelatan menyambut hari pahlawan dan ajang silaturahim serta penyaluran bakat dan hobi tersebut, selain cabang olah raga futsal PAC GP ANSOR Cibarusah menggelar turnamen volly ball putra.

Kegiatan turnamen untuk kedua cabang olah raga volly ball putra dan futsal putra berlangsung selama dua hari masing-masing cabang olah raga dalam pertandingannya memakai sistem gugur.

Untuk turnamen final volly ball putra yang di gelar di dua tempat di lapangan kantor Kecamatan Cibarusah dan lapangan Desa Sindng Mulya. Tim ORLEGOR Cibarusah menjadi juara ke satu setelah mengalahkan PT. KYOWA dengan skor 3-1.

Sementara terkait dengan kegiatan tersebut, Kapten CZI. Sunu Wardoyo Danramil 09 Cibarusah memberikan tangapan yang positif.

“Saya mengucapkan terimakasih pada panitia dan seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam turnamen yang di gelar oleh PAC GP ANSOR Cibarusah dalam menyambut hari pahlawan dan sekaligus ajang silaturahim,” ujar Kapten CZI. Sunu Wardoyo

Sambungnya. Mudah-mudahan dalam turnamen yang di gelar PAC GP ANSOR Cibarusah sekaligus untuk mencari bakat muda dalam cabang olah raga baik volly maupun futsal untuk kepentingan Kecamatan Cibarusah dan umumnya Kabupaten Bekasi, mudah-mudahan untuk tahun depan kegiatan yang seperti ini bisa di gelar kembali dan saya pun
minta pada panitia penyelenggara kalau bisa untuk putrinya di ikut sertakan juga.” Pungkas Kapten CZI. Sunu Wardoyo. (Dedi/End/Dre)

Kungker Bupati Bekasi Pantai Bungin Jadi Ikon Destinasi Wisata

0

JIB | MUARAGEMBONG- Hari ini minggu ( 17/11/2019) Bupati Bekasi beserta Dinas Pariwisata, Dinas DPMPD, Dinas Kelautan dan dinas kelautan Kabupaten Bekasi berkunjung ke pantai bungin Desa Pantai Bakti Kecamatan Muaragembong Kabupaten Bekasi.

Dalam kunjungan tersebut Bupati Bekasi ingin memastikan keadaan infrastruktur, masyarakat dan para nelayan di pantai bungin Desa Pantai bakti tersebut.

Yang paling utama daam kunjungan tersebut adalah jalan atau infrastruktur demi akses ke pantai bungin karena terkendala dengan tiang listrik di tengah jalan dan ini jadi penangan serius oleh Bupati Bekasi untuk menuju pantai bungun menjadi Destinasi Wisata di Kabupaten Bekasi.

Bupati Bekasi H Eka Supria Atmaja SH Kepada Media online esaasakitanews.com mengatakan. Dalam kujungan kerja ini, saya memastikan bagaimana keadaan masyarakat dan nelayan di wilayah pantai bungin, ada beberapa kegiatan infrastruktur yang sudah kita lakukan untuk menuju pantai bungin.

“Pertama adalah pengecoran jalan sepanjang 4,7 kilometer yang memang terkendala oleh tiang listrik yang ada di tengah jalan, dalam dekat ini kita akan rapihkan, intinya pantai bungin ini, kita jadikan Destinasi Wisata di kabupaten bekasi” Jelas, Eka saat di wawancarai oleh jurnalindonesiabaru.com.

Lanjutnya Eka, tadi kita berdialog dengan nelayan dan masyarakat, apa sih yang jadi kendala nelayan, karena memang saya harus memastikan bagaimana keadaan masyarakat kita berada di pantai bungin ini, agar kita mengambil langka-langka permaslahan yang ada, karena memang nelayan kita penghidupan lebih layak dan harus ada perbaikan.

“Infrastruktur, kebudayaan, pariwisata dan sebaginya, kita bangun, sengaja saya bawa Dinas DPMPD, Pariwisata, Kelautan dan Dinas lainya untuk nantinya bisa kita tindaklanjuti terhadap apa yang hari ini menjadi permasalahan yang ada di sini” ungkapanya.

Masih Kata Bupati Bekasi, dalam waktu dekat kita akan koordinasi dengan pihak PLN untuk pemindahan itu, pada intinya kita akan laksanakan dalam waktu dekat ini terkait pemindahan tiang listrik.

“Harapan saya dengan kunjungan ini, tentu saja pantai bungin kita jadikan Distinasi Wisata, agar ada kesejahteraan kepada masyarakat dan nelayan dan dengan kunjungan ini kita respon buat mereka” tutupnya.(endang)

Komunitas #ESA_ASA_KITA Dan Bupati Bekasi Kunjungi Pantai Bungin Dan Pemindahan Tiang Listrik Ditengah Jalan Pantai Bakti

0

JIB | MUARA GEMBONG- Kunjungan kerja perdana Komunitas # ESA_ASA-KITA yang di pimpin langsung ketua umum Ano Susanto ST. Ke daerah muara gembong tepatnya di pantai Muara Bungin Desa Pantai Bakti Kecamatan Muara Gembong Kabupaten Bekasi, perbatasan karawang. Bersama Bupati Bekasi dan rombongan Kordinator Kabupaten pusat. minggu (17/11/2019).

Dalam kunjungan Komunitas #ESA_ASA_KITA dan Bupati Bekasi, salah satunya perbaikan Infrastruktur, pengaduan masyarakat tentang tiang listrik di tengah jalan, Nelayan dan sebaginya.

Sesampai di lokasi pantai Muara Bungin Desa Pantai Bakti rombongan Komunitas #ESA_ASA_KITA, korcam, Muspika Muara Gembong dan Bupati Bupati berdialog bebersama masyarakat dan para nelayan di bawah pohon rindang di temani angin sepoi-sepoi di dekat bibir pantai. Agar aspirasi masyarakat dan Nelayan dapat di terima langsung oleh Bupati Bekasi.

Ketua kordinator Kecamatan (Korcam) #ESA_ASA_KITA Kecamatan Muara Gembong Daswan Mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh jajaran Komunitas #ESA_ASA_KITA Korcab atau korcam yang begitu antusias membantu mengsukseskan acara kujungan Bupati daerah kami untuk melihat keadaan di pantai Bakti ini.

“Sekali lagi apabila sambutan atau jamuan saya kurang memuaskan saya mohon maaf,” Ungkap Daswan kepada media esaasakitanews.com.

Lanjutnya. Alhamdulillah saya sangat bangga dan berterima kasih sudah bisa menghadirkan Bupati Bekasi dan ini bagi saya adalah nilai plus, bukan hanya itu tatapi aspirasi masyarakat kami bisa Terealisasi ke depannya. Dengan berdialog bersama Bupati.

“Harapan saya komunitas #ESA_ASA_KITA lebih maju lagi dan Bekasi Baru Bekasi Bersih bisa terhujud dengam adanya #ESA_ASA_KITA, dan terealisasi programnya” Jelasnya.

Hal senada ketua Umum Komunitas #ESA_ASA_KITA Ano Susanto ST alhamdulillah acara ini berjalan sukses dan ini awal perdana kunjungan kita ke Pantai Bungin semoga ke depannya berjalan lancar, yang utama adalah Sinergitifitas semua elemen sangat dibutuhkan dalam pembangunan infrastruktur.

“Oleh karena nya saya sebagai Ketua Umum Komunitas #ESA_ASA_KITA menyarankan Bupati Bekasi harus turun langsung ke masyarakat dalam setiap kesempatan untuk menerima aspirasi masyarakat nya.” Jelas Ano Susanto di sela-sela kesibukannya di pantai Bungin.

Lanjutnya. Dan kami sebagai komunitas #ESA_ASA_KITA siap mendampingi beliau bila turun ke masyarakat demi terciptanya Bekasi Baru Bekasi Bersih. (Endang)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -