Saturday, April 25, 2026
Home Blog Page 374

Jalan Poros Penghubung Dua Kecamatan Sliyeg Dan Juntinyuat Belum Mendapatkan Sentuhan

0

JIB | Kab Indramayu,- Jalan poros penghubung dua kecamatan yang berada di kabupaten Indramayu belum mendapatkan sentuhan dari pihak pemerintah Kabupaten, pasalnya jalan penghubung kedua kecamatan Sliyeg dan Juntinyuat (Jalan Bebas Pindang) terlihat memprihatinkan apalagi disaat musim tanam dan musim panen yang memang jalan itu merupakan kawasan pertanian. Sabtu, (26/10/2019)

Pemkab sendiri sebelumnya telah melakukan perbaikan di ruas jalan tersebut, hanya saja bukan di cor melainan dengan mengaspal. Padahal jalan beton atau cor dinilai lebih efisien dari pada jalan aspal yang beresiko lebih cepat rusak.

Dari pantauan media online jurnalindonesibaru.com memang kondisi jalan tersebut tidak rata dan berbatu sehingga menyulitkan bagi para pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat, untuk melintasi jalan dan kondisi jalannya juga kurang lebar jadi ketika berpapasan sangat menyulitkan pengendara satu sama lainnya.

Saat di konfirmasi warga setempat yang tidak mau di sebutkan namanya mengatakan. “Sebenarnya proses sudah sampe LPSE tapi jadwalnya simpangsiur ada yang bilang akhir tahun ada juga yang bilang pada tahun 2020,” ucapnya

imbuhnya “Kalau angin surga pernah kami dengarkan. Namun kenyataanya sudah mau akhir tahun 2019 belum ada tanda-tanda jalan ini akan diperbaiki (Belum ada kejelasan),”

“Jadi saya berharap jalan tersebut agar dapat segera diperbaiki sehingga mempermudah untuk para pengguna jalan dan petani.” Tandasnya. (Andri)

Gercep Fasilitas Layanan Publik Dukcapil Kabupaten Bekasi, Untuk Memudahkan Pelayanan Masyarakat

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Untuk menciptakan Kabupaten Bekasi lebih baik. Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja di bawah kepemimpinannya sederet program di gagas antara lain layanan publik (Gercep) Gerai cepat pelayanan publik. Sabtu, (25/10/2019)

Gercep merupakan layanan publik Dukcapil untuk membuat berbagai administrasi kependudukan dan catatan sipil bagi masyarakat Kabupaten Bekasi, berkat kerjasama dengan pihak pengelola Sentra Grosir Cikarang (SGC) Gercep kini hadir di tempat tersebut untuk melayani keperluan masyarakat dalam melayani pembuatan KTP Elektronik (Kartu Tanda Penduduk), KIA (Kartu Indentitas Anak), KK (Kartu Keluarga), Akta Kelahiran usia 0 s/d 18 Tahun, serta pembuatan akta kematian tidak lebih 1 Tahun.

Tujuan untuk mendekatkan lokasi pelayanan kepada masyarakat melalui program Gercep dengan penyediaan berbagai jenis layanan dalam satu tempat sehingga lebih terjangkau untuk masyarakat untuk mengurus dan memudahkan pelayanan dalam pembuatan berbagai hal tersebut dan pembuatan administrasi tersebut gratis tanpa di pungut biaya.

Adapun layanan publik Dukcapil Pemda Kabupaten Bekasi melalui Gercep tersebut mulai beroperasi pada hari Senin s/d Jum’at pukul 09.00 s/d 15.30 WIB sedang untuk hari Sabtu di buka pada pukul 09.00 s/d 13.00 WIB, bertempat di lantai 2 (Dua) di SGC Cikarang.

Diharapkan untuk Masyarakat Cikarang dan sekitarnya bagi yang ingin membuat administrasi Dukcapil agar mempersiapkan persyaratan yang di perlukan. (Dedi/Dre/Endang)

SEKOLAH DISEGEL, SISWA-SISWI SDN KARANG RAHAYU 01 KABUPATEN BEKASI TIDAK BISA BELAJAR KESEDIHAN BERKEPANJANGAN

0

JIB | Karang Bahagia, Bekasi- Di segelnya sekolah SDN KARANG RAHAYU 01, berlokasi di Desa Karang Rahayu Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi menjadi bencana untuk para pelajar, sebab para pelajar atau siswa adalah generasi penerus bangsa, kalau sekolahnya di segel mereka mau lanjut belajar dimana, dan ini tanggung jawab Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi.

Hal ini sudah menjadi PR Pemerintahan Kabupaten Bekasi yang berwenang untuk memikirkan segala Kepentingan para siswa-siswi di sekolah, sebab para siswa-siswi ini adalah calon generasi penerus bangsa Indonesia untuk melanjutkan kifrah kemajuan bangsa di dunia pndidikan.

Dalam pantauan awak media Jurnal Indonesia baru, memang benar sekolah tersebut di segel. Dan seluruh siswa-siswi, guru dan wali kelas juga tersontak sedih dn menangis melihat sekolah di segala pemilik lahan tersebut.

Isak tangis para siswa-siswi tidak terbendung, dan kesedihan dalam hati tidak bisa di ungkapkan melalui kata-kata, dan mereka hanya berharap ingin tetap lanjut sekolah.

Saat di mintai keterangan dari kepala sekolah, Badri S.Pd menjelaskan sebenernya tanah sekolah ini bermasalah, waktu saya masuk pada tahun 2015 saya ingin membangun sekolah ini dan selalu saya sampaikan kepada Pemerintah daerah melalui musrembang untuk mengajukan pembangunan dan fasilitas lain.

“Setelah pengajuan itu di terima, pihak dari desa menjelaskan kepada saya bahwa tanah itu bersengketa, tanah itu milik warga kenapa bapak bisa-bisanya mengajukan bangunan, saya menantang kalau memang itu punya warga dan mempunyai bukti-bukti yang kuat tentang tanah ini, silahkan gugat ke pengadilan” Tandasnya.

Lanjutnya, terjadi penggugatan di Pengadilan negeri sampai mahkamah agung, dan akhirnya di menangkan oleh warga, dan warga pemenang perkara minta di bayar tanahnya di penghujung tahun 2019, dengan harga yang di putuskan oleh pengadilan.

“Saat saya komunikasi dengan pemerintah daerah, jawabannya akan di bayarkan di tahun 2020 dan pemilik tanah kehilangan kesabaran dan akhirnya terjadi penyegelan”. Ungkap Badri kepala sekolah kepada Jurnal Indonesia Baru.

Rencana Penyegelan di lakukan seminggu yang lalu oleh warga, tetapi kepala sekolah minta waktu untuk komunikasi kepada pemerintahan daerah, dan jawabannya tetap akan di bayar kan di tahun 2020, dan akhirnya pada hari ini tanggal 25 Oktober 2019 di lakukan penyegelan oleh warga pemenang gugatan pengadilan. (Obet)

Anggota Reskrim Polres Indramayu Menangkap Seorang Pria Diduga Pelaku Perdagangan Orang Bermodus Menyalurkan Tenaga Kerja Ke Erbil – Irak

0

JIB | Kabupaten Indramayu,- Pagi ini bertempat di Polres Indramayu telah dilaksanakan konferensi pers
Berdasarakan laporan informasi akan ada pemberangkatan Calon Pekerja Migran (CPMI) dari Desa Tugu, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu., untuk diberangkatkan sebagai Pembantu rumah tangga di Erbil – Irak. Jumat, (25/10/2019)

Korban dengan inisial saudari. CT, umur 33 Tahun, alamat Desa Tugu Blok Ronggeng, Kec. Sliyeg Kab. Indramayu dan Sdri. KUS, umur 39 Tahun, alamat Desa Sambimaya Blok Simbartiba Kec. Juntinyuat Kab. Indramayu.

Kemudian anggota Reskrim Polres Indramayu di pimpin Kasat Reskrim AKP SENO, langsung bergerak melakukan pengejaran hingga menangkap diduga pelaku dengan inisial DS, umur 25 Tahun, alamat Desa Karangkendal Blok Tunggak Kec. Kapetakan Kab. Cirebon ditemukan Barang Bukti beupa 1 (satu) unit mobil Toyota Altis Nomor : D 1014 NL., Uang sebesar Rp. 1.808.000, 4 (empat) buah paspor an. ADELINA, KUSNAENI, ELA HERAWATI, MAIDAH., 2 (dua) buku Rekening dan 2 (dua) kartu ATM., 1 (satu) buah Buku catatan kasbon, 1 (satu) unit Hp merk Samsung Galaxi On8, 8 (delapan) lembar bukti penarikan dan trasfer uang, 1 (satu) buah koper warna hitam beserta isinya, 1 (satu) buah tas punggung warna merah beserta isinya

Adapun modus pelaku/Tersangka DS secara perseorangan merekrut CPMI dengan menjanjikan pekerjaan sebagai Pembantu rumah Tangga di Irbil Irak secara ilegal dengan iming-iming gaji sebesar Rp. 6.000.000,(enam juta rupiah), kemudian CPMI diberikan uang cashbon sebagai penjeratan hutang sebesar Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah) dengan syarat harus mau diberangkatkan ke Irak dengan menggunakan visa Tourist

pelaku melanggar Pasal – pasal 10 Jo pasal 4 UU RI No. 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (PTPPO); dan Atau pasal 81 UU RI No. 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) dengan Ancaman hukuman pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling banyakRp 5.000.000.000,00 (lima belas miliar rupiah)”ujar kapolres Indramayu AKBP YORIS.

Tersangka dilakukan Penahanan di Rutan Polres Indramayu untuk proses Penyidikan selanjutnya. (Andri)

JADI ANGGOTA DEWAN PERS PERKUMPULAN MOI HARUS PUNYA ANGGOTA 200 PERUSAHAAN

0

JIB | Jakarta — Dewan Pers mempersilahkan Perkumpulan Media Online Indonesia (MOI) untuk menjadi anggota Dewan Pers dengan catatan harus memiliki anggota perusahaan berbadan hukum sebanyak 200 perusahaan media online. Selain itu memiliki cabang sedikitnya di 20 Propinsi.

“Dewan Pers senang jika banyak organisasi media bergabung di Dewan Pers, seperti MOI. Beberapa organisasi lain juga kini sedang memenuhi persyaratan untuk menjadi anggota Dewan Pers,” tegas Ahmad Djauhar, Ketua Bidang Penelitian pendataan dan ratifikasi perusahaan pers saat menerima pengurus MOI mewakili Ketua Dewan Pers, M. Nuh di Dewan Pers, Jakarta

Lebih jauh dikemukakan hendaknya Perkumpulan MOI bisa mendorong agar perusahaan media online, bagi yang belum memiliki perusahaan harus membuat PT agar nantinya dapat diverifikasi oleh Dewan Pers. Dikatakan juga jika sebelumnya satu perusahaan hanya boleh mendirikan satu media, saat ini boleh mendirikan media lebih dari satu.

Sementara itu Sekjen Perkumpulan DPP MOI, HM. Jusuf Rizal kepada media usai melakukan audiensi, menyebutkan audiensi DPP MOI ke Dewan Pers mengandung dua maksud. Pertama, mengenalkan tentang keberadaan Perkumpulan Media Online Indonesia (MOI). Kedua, meminta kesediaan Ketua Dewan Pers, M. Nuh menjadi salah satu narasumber pada kegiatan Rakernas MOI yang diisi dengan Seminar dan Deklarasi “Indonesia Kuat Tanpa Hoaks, Radikalisme dan Intoleransi” pada Pemerintahan Jokowi-KH. Ma’ruf Amin

“Alhamdulillah Dewan Pers bersedia menjadi salah satu narasumber pada kegiatan Seminar dan Deklarasi tersebut. Dewan Pers juga siap membantu Perkumpulan Media Online Indonesia (MOI) untuk meningkatkan kompetensi dan sertifikasi perusahaan dan wartawan setiap media online,” tegas Jusuf Rizal yang juga menjabat sebagai Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat)

Berdasarkan catatan Redaksi Perkumpulan Media Online Indonesia (MOI) merupakan organisasi yang mewadahi media online di seluruh Indonesia. Sesuai keputusan Menkumham didirikan tanggal 21 September 2018. Perkumpulan MOI memiliki lebih dari 300 perusahaan media online diseluruh Indonesia. (Red)

OKP DAN LSM KECAMATAN KARANG BAHAGIA MENGAWASI PEKERJAAN PEMELIHARAAN INFRASTRUKTUR JALAN

0

JIB | Karang Bahagia- Pekerjaan pemeliharaan jalan di kampung sukamantri Desa Sukaraya Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi, di awasi oleh OKP dan LSM, serta para Sosial kontrol lain nya, mengawasi agar tidak terjadi kecurangan oleh pelaksana pekerjaan tersebut yang selama ini di duga banyak kecurangan oleh oknum pelaksana yang di perperintahkan oleh Pemborong. Jum’at (25/10/2019).

Panglima Ipay aktivis OKP Singa Bekasi, Sekjen Indo Castelo BPPKB Banten dan Ketua Acho Pemuda Pancasila SSukaraya, Heri Samsu Rizal Humas LSM Laskar NKRI serta para OKP dan LSM lainnya GRIB, LMPI, LMP, BANASPATI, KOMPAK, dan para OKP di Kecamatan Karang Bahagia sedang mengawasi pekerjaan aspal pemeliharaan jalan infrastruktur di kampung sukamantri Desa Sukaraya Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi.

Para OKP dan LSM tersebut mengawasi agar pekerjaan di Wilayah Kecamatan Karang Bahagia normatif sehingga Masyarakat merasakan infrastruktur jalan yang bagus dan tidak cepat rusak.

Saat di wawancarai awak media Jurnal Indonesia baru Panglima Ipay SINGA BEKASI menyampaikan Saya mengawasi pekerjaan ini sebagai sosial kontrol agar pekerjaan ini Normatif dan bagus agar masyarakat menikmati jalan tersebut, sehingga jalur tempuh perekonomian masyarakat lancar dan merata.

Hal senada di katakan Indo castela BPPKB BANTEN, akan kami awasi serta kami kawal pemeliharaan infrastruktur jalan ini sampai selesai, agar tidak terjadinya kerugian uang negara yang di lakukan oknum para pekerjaan (Pemborong).

Tempat yang sama Ketua Acho PEMUDA PANCASILA Desa Sukaraya menambahkan, dalam hal ini untuk kepentingan masyarakat, kami siap mengawasi agar pekerjaan tersebut benar-benar normatif dan di rasakan pengguna jalan.

Dengan demikian seluruh OKP yang ada di wilayah tersebut, siap memantau pekerjaan pemeliharaan jalan infrastruktur tersebut hingga selesai. Demi pembangunan Bekasi yang merata. (Obet)

Rapat Minggon Memberikan Pengetahuan dan Informasi

0

JIB | Karawang,- Agenda rapat minggon yang di laksanakan Pemerintah Desa Talagajaya Kecamatan Pakisjaya Kabupaten Karawang, merupakan suatu agenda rutin yang mana bertujuan untuk mengevaluasi hasil kinerja perangkat desa. Kegiatan tersebut dilaksanakan bertempat di aula kantor Desa Talagajaya, pada Rabu (23/10/19).

Dikatakan, Naja Nurjaya, SE, selaku Kepala Desa Talagajaya, minggon desa ini merupakan rapat rutin yang diadakan untuk mengevaluasi kinerja aparatur pemerintahan desa, keamanan dan ketertiban, ketertiban administrasi dan informasi terkini yang harus disampaikan agar pemerintahan desa tetap berjalan pada koridornya.

“Rapat minggon ini dilakukan untuk memberikan pengetahuan serta informasi kepada seluruh perangkat desa, sehingga lebih mengerti dan paham dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai pelayan masyarakat,”ucapnya waktu ditemui wartawan, Rabu (23/10/19).

Lanjut Ia, mengatakan seluruh perangkat desa hendaklah lebih semangat dan proaktif dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, sehingga masyarakat dapat dilayani dengan sebaik-baiknya.

“Pelayanan terhadap masyarakat harus diutamakan, baik secara administrasi maupun kerperluan lain yang dibutuhkan,”ujarnya.

Selain itu, Kepala Desa menyampaikan bahwa program pembangunan di Desa Talagajaya Kecamatan Pakisjaya Kabupaten Karawang, baik yang sudah maupun yang akan dilaksanakan harus disambut dan didukung.

“Pembangunan yang sudah dan akan dilaksanakan harus kita dukung, sehingga Desa Talagajaya bisa lebih baik dan lebih maju lagi,” pungkasnya. (Sulaeman/Eyang)

Fasilitasi Dewan Pers, DPP MOI Bentuk Tim Verifikasi Media Online

0

JIB | JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat Media Online Indonesia (DPP MOI) mendukung upaya verifikasi media yang dilakukan Dewan Pers dan Kemenkominfo. Keseriusan itu dibuktikan dengan dibentuknya tim Pendataan dan Verifikasi Anggota Media Online Indonesia (MOI) di
seluruh Indonesia yang terdaftar maupun yang tidak terdaftar menjadi anggota
Media Online Indonesia (MOI).

“Saya telah memfasilitasi pembentukkan tim khusus untuk melakukan verifikasi dan monitoring media-media online, khususnya media yang tergabung dalam keanggotaan MOI,” ungkap Ketua Umum DPP MOI, Rudi Sembiring Meliala didampingi Sekjen Jusuf Rizal di Jakarta, Kamis (24/10/2019) siang.

Menurut dia, DPP MOI akan merekrut media-media online yang sekiranya bisa menjadi rujukan masyarakat untuk mendapatkan informasi yang akurat.

“Verifikasi dimulai dengan mengecek keberadaan badan hukum media
yang tergabung secara online melalui info keanggotaan MOI, alamat URL, keberadaan kantor, jumlah karyawan, reporter, nomor kontak pemilik media hingga status NPWP dan
identitas pemilik perusahaan seperti KTP dan sebagainya”.

“Kami ingin media yang tergabung dalam keanggotaan MOI bukanlah media abal abal, apalagi media penyebar hoax,” terang Rudi.

Adapun untuk melaksanakan tugas tersebut, DPP MOI telah menunjuk ketua DPC MOI Bekasi Raya, Doni Ardon sebagai Ketua Tim Pendataan dan Verifikasi Media Online.

“Alasan menunjuk Doni ardon.., dari sisi keilmuan jurnalistik dan penguasaan teknologi informasi, dia kan ahlinya dan punya banyak inovasi, termasuk prestasi. Tata kelola organisasi, peningkatan kualitas man power dan cara kerjanya juga cepat, terukur dan tepat mengenai sasaran.. ya lebih _kapabel_ lah, itu kan sangat erat kaitannya dengan pengembangan dan pengendalian media online. Jadi, kami menunjuk Pak Doni,” tambah Sekjen DPP MOI Jusuf Rizal.

Jusuf juga menyampaikan bahwa Doni Ardon bukanlah orang baru dalam pergaulan media. Doni dikenal karena kemampuan jurnalistiknya dan gebrakan organisasi yang dia pimpin, prestasinya juga cukup membanggakan, mulai tingkat daerah, nasional hingga internasional, seperti penghargaan jurnalistik yang diperoleh dari Wakil Kepala Kepolisian Jepang Komjen Pol Jepang Harry Hiroto Yamazaki.

“Saya yakin dengan kemampuan Doni Ardon, untuk itu selamat bertugas pak Don,” tutur Jusuf Rizal.

Secara terpisah, ketua harian DPP MOI, Siruaya Utamawan melalui telepon seluler mengakui bahwa Program pendataan dan verifikasi media online menjadi salah satu ujung tombak DPP MOI dalam mengenali mana media yang dikelola secara bertanggungjawab dan mana media yang dikelola dengan tujuan praktis tertentu tanpa melandaskan pada fungsi pers sebagaimana mestinya.

“Berkembangnya isu hoax yang memicu konflik sosial secara horizontal maupun vertikal bahkan berkembang pada isu SARA, tentunya sangat merugikan semua pihak, baik publik, pemerintah bahkan Pers sekalipun,” terang Siruaya.

Adapun verifikasi keanggotaan anggota MOI merupakan salah satu wujud pembuktian dukungan secara organisasi terhadap tugas pokok dan fungsi Dewan Pers sesuai amanat UU Pers nomor 40 tahun 1999.

“Sebagai tindak lanjut verifikasi keanggotaan MOI tersebut, selanjutnya Tim yang dipimpin pak Doni dapat memfasilitas pendaftaran ke Dewan Pers,” jelas Siruaya mengakhiri pembicaraan. (Red)

Kepala Desa H. Ermanto : Sangat Mengapresiasi Adanya Kegiatan Lomba MTQ Tingkat Kecamatan Sliyeg Yang di Laksanakan di Desa Tugu

0

JIB | Kab Indramayu,- Lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-5 tingkat Kecamatan Sliyeg yang di selenggarakan pada hari Kamis, 24/10/2019 yang bertempat di halaman kantor Desa Tugu, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu mendapat apresiasi dari kepala Desa Tugu (Kuwu) H. Ermanto.

Kegiatan lomba MTQ tingkat kecamatan Sliyeg yang dilaksanakan di Desa Tugu tersebut di ikuti dengan jumlah peserta 179 orang putra maupun putri dari 14 Desa se kecamatan Sliyeg. Adapun yang dilombakan dalam acara tersebut meliputi, (MTQ) Tilawatil Qur’an, MFQ (Musabaqah Fatil Quran), MHQ (Musabaqah Hafidz Quran), dan Khotil Qur’an.

Saat di temui di kantornya dan dikonfirmasi oleh media online jurnalindonesiabaru.com tentang adanya kegiatan MTQ di Desanya, Kepala Desa Tugu (Kuwu) H. Ermanto mengatakan. “Dengan adanya kegiatan MTQ ini mudah-mudahan memberikan dampak yang lebih tinggi untuk anak-anak dalam mengasah keberanian dan pengalaman mereka untuk berkompetisi dari tingkat desa sampai tingkat lebih yang lebih tinggi kedepannya, dan bisa di jadikan sebagai ajang untuk melatih semangat dan motivasi khususnya untuk anak-anak di wilayah Kecamatan Sliyeg khususnya di Desa Tugu,” tutur H. Ermato

“Di kesempatan ini saya selaku Kepala Desa Tugu sangat berterimakasih atas kepercayaannya kepada desa kami, sehingga acara MTQ ini terselenggara dengan hikmad dan lancar, dan sangat mengapresiasi pada Camat Sliyeg Bapak H. Wasga Cipto Wibowo, SH, Ms.i. serta pihak keamanan dan unsur Forkopimda yang telah mensukseskan MTQ tingkat Kecamatan di Desa Tugu ini,” terangnya

Masih katanya. “Saya selaku Kepala Desa Tugu sangat bangga atas partisipasi dan kerjasama dengan terselenggaranya MTQ ini semoga kedepannya mampu melahirkan qori dan qor’iah yang handal. Acara ini bukan hanya ajang perlombaan saja semata esensinya adalah membumikan Al-qur’an di Kabupaten Indramayu, khususnya di Desa Tugu kecamatan sliyeg agar anak-anak dan remaja di desa Tugu lebih berinteraksi aktif dengan membaca Al-qur’an.” Papar H. Ermanto

Lebih lanjut Kepala Desa Tugu H. Ermanto menuturkan. Agar para juara yang berprestasi segera latihan kembali dengan sungguh-sungguh, sehingga di final nanti yang akan di selenggarakan di Kecamatan Balongan meraih hasil yang terbaik dan mengharumkan nama baik Desa di MTQ Tingkat Kecamatan, bahkan kalau bisa sampai tingkat Nasional. Pungkasnya (Andri)

Khas Kuliner Dodol Hasan Kab Bekasi Tembus Ke Mesir

0

JIB | Kabupaten Bekasi – Dodol adalah ciri khas makanan Kabupaten Bekasi, masih banyak pngusaha kecil menengah terus melestarikan produk dodol agar mengena di semua kalangan dan adalah salah produk unggulan, sampai sekarang masih bertahan.

Kuliner dodol menjadi incaran masyarakat dari kalangan bawah sampai menengah ke atas, siapa yang tidak kenal dengan kuliner yang satu ini, rasa yang legit, kenyal dengan sensasi manis dan bervariasi rasa. Kamis 24/0/10/2019).

Siapa sangka ternyata disalah satu Desa di kabupaten Bekasi tepatnya di Ceger RT 02/03 Desa Sukajaya Kecamatan Cibitung, ada kampung yang di penuhi oleh penguasa dodol, dan di sebut Kampung Dodol, ya nama kampung yang sedikit unik.

Saat di wawancarai oleh Media Online Jurnalindonesiabaru.com Sabtu 24/10/2019. Hasan menuturkan mulai merintis dari tahun 2004, dan usaha dodol turun menurun waktu orang tua saya tahun 1990 dan sekarang sudah generasi ketiga anak saya meneruskan produk unggulan kuliner dodol.

“Alhamdulillah sapai saat ini masih bertahan dan kita juga sering seminar di luar kota untuk demo produk kuliner dodol hasil Bekasi, dan kitab juga selalu ada d ikut sertakan oleh dinas perindustrian dan perdagangan kabupaten Bekasi acara-acara kuliner” Jelasnya.

Lanjutnya, pesanan kita itu sudah menyeluruh ke pulau jawa dan luar jawa bukan hanya itu tembus sampai ke mesir dengan pesanan dodol. Dan ini mendongkrak khas kuliner dodol asli Bekasi.

“Di bulan Ramadhan kali ini cukup lumayan sehari semalam bisa memproduksi Dodol sampai 30 ton dodol selama sebulan ramadhan, dan untuk variasi rasa Durian, Ketan item, pandan, kacang wijen, original (gula merah) dan pandan wangi” Jelasnya.

Harapan kedepannya semoga usaha kuliner dodol ini, lebih besar lagi dan bisa memproduksi lebih banyak lagi dan diminati oleh semua kalangan masyarakat. (Tim)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -