Friday, February 20, 2026
Home Blog Page 400

Wiranto: Pemerintah Sekarang Ini Sedang Berusaha Sekuat Tenaga Untuk Menyelesaikan Masalah Yang Terjadi di Papua Dan Papua Barat.

0

JIB | JAKARTA,- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menyampaikan bahwa Pemerintah saat ini sedang berusaha sekuat tenaga untuk menyelesaikan masalah yang terjadi di Papua dan Papua Barat.

“Pemerintah sekarang ini sedang berusaha sekuat tenaga, tidak membiarkan, tidak mendiamkan. Pemerintah akan hadir dengan cara-cara yang baik, yang benar, yang tepat sehingga menyelesaikan masalah untuk tidak menimbulkan masalah (baru),” kata Wiranto kepada wartawan di Komplek Parleman, Senayan, Jakarta, Kamis (29/8/2019).

Beberapa hari lalu, lanjut Menko Polhukam, Presiden Joko Widodo juga telah memanggil dirinya, Menteri Luar Negeri, Panglima TNI, Kapolri, dan Kepala BIN untuk menyelesaikan masalah ini dengan baik.

Menko Polhukam juga menyampaikan, bahwa dirinya telah ke Papua kemarin, berdialog dengan masyarakat di sana. “Kita bisa dialog dengan baik. Saya bisa menjawab masalah-masalah yang disampaikan masyarakat ke kita, asal kita tidak emosi, asal kita jujur, asal kita tetap berorientasi pada persatuan dan kesatuan kita,” lanjutnya.

Karena itu, mantan Panglima TNI itu menyayangkan jatuhnya korban akibat demonstrasi yang terjadi. Menurut Wiranto, hal tersebut seharusnya dapat dihindari sehingga tidak ada korban baik dari masyarakat ataupun aparat keamanan.

“Korban dari TNI tiga orang, satu meninggal dunia, dua luka dan sekarang masih kritis, yang satu luka parah dari parang dan panah. Dari pihak Kepolisian ada 4 orang yang luka-luka,” ungkap Wiranto.

Ia menyebutkan, masyarakat satu yang meninggal juga karena terkena panah, terkena senjata dari rakyat sendiri.

“Ini tentunya kita sesalkan. Harusnya kita hindari kenapa demonstrasi seperti itu luka sampai jatuh korban. Harusnya demo itu dilaksanakan dengan baik, mengikuti aturan main demonstrasi,” tuturnya.

Terkait permintaan untuk melakukan referendum, Menko Polhukam Wiranto menilai tuntutan tersebut sudah tidak relevan. Mengacu pada Perjanjian New York tahun 1962, disebutkan bahwa Papua merupakan bagian dari NKRI.

“Jadi saya kira referendum itu sudah tidak perlu didiskusikan lagi,” tegas Wiranto.

Sementara terkait masalah keadilan, Menko Polhukam mengatakan, bahwa Pemerintah Jokowi – JK sudah sangat bertindak adil. Karena menurutnya, dana pembangunan untuk Papua dan Papua Barat cukup besar, yakni sekitar Rp 92 triliun.

“Kemudian masalah tuntutan hukum, kita tahu bahwa musibah di Malang, di Surabaya, katanya ada satu upaya paksa terhadap keamanan, kita sudah menyampaikan akan ditindak secara hukum. Apakah aparat keamanan, polisi, TNI yang nyata-nyata melakukan satu kegiatan di luar batas maka akan diberikan tindakan. Jadi sebenarnya kalo bicara masalah hukum, tidak perlu dipermasalahkan,” kata Wiranto.

Dalam kesempatan itu Menko Polhukam meminta masyarakat Papua dan Papua Barat untuk tidak mudah diadu domba atau diprovokasi pihak lain. Dirinya berharap agar masyarakat Indonesia untuk tidak mudah termakan isu-isu yang tidak benar atau hoaks.

“Memang banyak yang tidak senang negeri ini aman, tidak senang negeri kita damai, ada yang tidak senang negeri ini dapat membangun, memakmurkan rakyatnya, banyak (yang tidak senang). Dan itu, menggunakan momen ini untuk nimbrung, untuk mengacau dan bikin tidak damai,” ucap Wiranto. (Dre)

Sum:Kominfo

Bhabinkamtibmas Polsek Cikarang Bersama Warga Desa Tanjung Sari Melakukan Giat Jumat Bersih

0

JIB | Cikarang Utara,- Dalam rangka menciptakan lingkungan yang sehat, Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Cikarang Aiptu Sukur bersama warga dan Staff Desa Tanjung Sari, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi mengadakan kegiatan Jumat Bersih. Kegiatan tersebut dipimpinan langsung oleh Kades Naman Abdul Rahman, SE. Jumat, (30/08/2019)

Kades Naman mengatakan. Bahwa kegiatan Jumat Bersih ini sengaja dilakukan oleh warga serta aparat Desa setempat agar tercipta lingkungan yang sehat dan bersih

“Warga setempat terlihat antusias dengan kegiatan ini, motivasi mereka tujuannya agar lingkungan warga bersih dari kotoran dan sampah, karena menjaga kebersihan merupakan kewajiban dan tanggung jawab bersama,” ujar Naman
Sementara itu, Aiptu Sukur salah satu warga Bhabinkamtibmas Polsek Cikarang yang ikut melaksanakan kerja bakti berharap semoga dengan kegiatan Jumat Bersih ini dapat menanamkan rasa cinta lingkungan dan kebersihan kepada masyarakat.

“Karena jika lingkungan bersih otomatis hidup juga akan menjadi sehat karena udara yang kita hirup juga akan bersih jika lingkungan kita bersih.” Imbuhnya. (DRE)

Bhabinkamtibmas Polsek Cikarang Hadir Dalam Giat Rapat Minggon di Desa Karang Sentosa

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Bhabinkamtibmas Polsek Cikarang Aiptu Usup Supriyadi, hadir dalam giat rapat minggon di Desa Karang Sentosa, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi. Kamis, (29/08/2019)

Hadir dalam kegiatan rapat minggon diantaranya, Kasi pem Bapak Sartono, Kasi keu Bapak Ari, kadus, ketua Rw, ketua Rt, dan linmas serta Staf BPD ibu Triyati dan Bhabinkamtibmas Aiptu Usup Supriyadi, dengan jumlah peserta yang hadir 33 orang.

Pada kesempatan minggon Bhabinkamtibmas Polsek Cikarang menyampaikan. “Agar pro aktif dalam memelihara kamtibmas di wilkum Desa Karang Sentosa dan agar bisa memberikan pelayanan yang terbaik dan menjadi suri tauladan buat masyarakatnya,”

“Patuhi aturan dalam berlalulintas di jalan Raya serta Bijak dalam menggunakan media sosial, (Jangan menyebarkan informasi yg belum jelas kebenarannya), serta tingkatkan kembali Ronda malam. Dan untuk ketua RT agar mendata setiap pendatang baru yang tinggal di perumahan dan pengontrak,” ujarnya

Aiptu Usup Supriyadi juga menambahkan. “Kepada Seluruh aparatur Desa wajib memantau dan memelihara kamtibmas wilayah di Desa karang Sentosa. Apabila ada permasalahan segera laporkan ke Bhabinktibmas.” Paparnya

Dalam rapat giat minggon di Karang Sentosa berjalan lancar dan kondusif. (Dre)

Pengelohan Dan Pemanfaatan TKD Cilangkara Berdasarkan Perdes

0

JIB | Serang Baru, Bekasi- Terkait permasalahan tanah TKD yang berlokasi di Wilayah Desa cilangkara Kecamatan Serang baru kabupaten Bekasi. Menuai permasalahan yang konplek. Akan tetapi semua itu berdasarkan Perdes yang berlaku No 04 tahun 2015.Tentang Pengelolahan Pemanfaatan Tanah Khas Desa (Bengkok). Kamis (29/08/2019).

Bahwa informasi tanah TKD di duga di gadaikan dan di jual ke salah satu perusahan yang berkembang di masyarakat itu tidak benar dan sangga langsung kepala Desa Cilangkara Hj. Sanem.

Kepala Desa Cilangkara Hj. Sanem mengatakan Bicara tanah TKD sepanjang dan sesuai dengan Perdes yang berlaku kenapa tidak, kemunginan karena ada unsur politik saja, tetapi semua kan sudah jadi masyarakat kami dan kami siap memberikan Pelayanan terbaik buat masyarakat.

“Karena tanah TKD tidak produktif kita manfaatkan atau kita tanam padi demi kejahteraan bersama (Masyarakat) dan kita berinisiatif untuk musyarawahkan bersama, dan hasilnya kita manfaatkan Kerjasama sama perusahan batu bata dan hasil kita masukan ke khas Desa.” Ungkapnya.

Masih kata Kepala Desa Cilangkara Hj. Sanem, dan itu tidak ada paksaan antara pihak perusahan batu bata dan masyarakat itu semua sudah ada payung hukum yang jelas.

“Dan 2015 sudah habis kontrak sama pihak perusahan batu bata, dan kita buat lagi perdes pemanfaatkan bekas tanah galian Batu bata yaitu pengupasan dan pemarataan yang Tidak produktip dan kita manfaatkan untuk di buat sawah lagi setelah rata di manfaatkan warga. Sampai sekarang.” kata Sanem Kepada awak Media

Lanjutnya. Karena itu perlu biaya sisa pengupasan dan pengurugan kita jual tanah kerena buat biaya alat berat dan lain lainnya, dan sisanya tersebut kita berikan ke serana sosial tempat ibadah Masjid Talim di kampung Cibenda. RT 11/06.

“Dan itu sesuai dengan perdes yang berlaku dan pada waktu pengupasan dan pemerataan tahun 2017 dan itu payung hukum adalah perdes No 04 Tahun 2015 Tentang Pengelolahan Pemanfaatan Tanah Khas Desa (Bengkok).” Jelas Sanem kepada awak media di ruang kerjanya.

Terkait permasalahan Tanah TKD kepala Desa Cilangkara H Sanem, itu semua sudah kita bicarakann kepada pihak BPMPD Kabupaten Bekasi. (TIM)

Bersambung

BPD Dan Kepala Desa kompak Dalam Perencanaan Pembangunan Dan Pembuatan Regulasi

0

JIB | Kabupaten Bekasi – Forum Badan Permusyawaratan Desa (F-BPD) Kabupaten Bekasi periode 2019-2025 dikukuhkan oleh Bupati Bekasi, siang tadi bertempat di Gedung Wibamukti, komplek Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi Jawa Barat.

Pengukuhan Forum Badan Perm usyawarahan Desa se-Kabupaten Kabupaten Bekasi, hadiri Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, Ketua F-BPD periode 2013-2019, Zuli Zulkifli, Dinas PMD, Forpimda, MUI, Karang Taruna dan perwakilan BPD se-Kabupaten Bekasi. Rabu (28/08/2019).

Berikut susunan F-BPD Kabupaten Bekasi Periode 2019-2015.

I. Pembina : Bupati Bekasi

II. Dewan Pertimbangan :
Eras Rasyid, H. Bakar Karta Dinata, Khoirullah, Viki Jayadi, Siroj Alkhoir, H.Ashari, Bosih

III. Dewan Pengurus :
Ketua : H. Karno
Wakil Ketua : Ondang Donal, H Kaslim Khuasari, Subur DS, M.Syahroni.

Sekretaris : Salip Saefullah
Wakil Sekretaris : Badriawan, Tarsan Hermawanto

Bendahara : Sutarya
Wakil Bendahara : Barkah Fatimah.

Ketua F-BPD Kabupaten Bekasi, H Karno mengatakan tak segampang yang kita bayangkan untuk mengemban amanah dalam 5 tahun kedepan dan ini harus penuh dukungan untuk memajukan BPD agar lebih baik lagi. Dan saya akan berkomunikasi dan berkordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi dan semua stachholder dan masyarakat dalam membangun dan menciptakan Bekasi lebih Madani, Martabat dan Wibawa.

“Pada intinya Forum BPD harus mendukung, mensuport Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Pemerintah Desa harus selaras sejalan demi tercipta yang lebih” Ucapnya.

Hal yang sama dikatakan Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja, kedepan BPD juga diharapkan ikut berkontribusi dalam rangka membangun Kabupaten Bekasi. Dan BPD juga jangan diam saja harus berinovasi demi pembangunan Desanya Masing-masing.

“Bekasi Baru Bekasi Bersih, ingin semua pihak di Kabupaten Bekasi ikut bersama-sama mencurahkan pikiran dan tenaganya dalam rangka membangun Kabupaten Bekasi termasuk BPD. Dan BPD juga adalah mitra sejajar dengan Kepala Desa.” Ungkapnya.

Dia juga (Eka), Kedepan itu harus ada regulasi Desa yang dibuat oleh BPD dan Kepala Desa yang nantinya regulasi itu harus menjadi yang dibutuhkan oleh Masyarakat Desa.

“Intinya kedepan BPD Harus kompak dengan Kepala Desa, kompak dalam perencanaan pembangunan, Kompak dalam pembuatan regulasi yang ada di Desa.” Tutupnya. (Endang/dre).

Pesta Demokrasi Ala Wong Cilik (Pemilihan RT) di Kp Pasar Lama Cibarusah

0

JIB|Kabupaten Bekasi,-Untuk membangun persatuan dan kerukunan bertetangga serta kerukunan warga yang berazaskan pancasila dan menjungjung tinggi nilai-nilai musyawarah dan mupakat serta gotong-royong yang bertujuan terciptanya persatuan dan kesatuan antar warga. Maka mulai dari dasar, pesta demokrasi harus tetap di jaga dan dilaksanakan agar nilai-nilai kultur bangsa dan budaya Negeri kita ini tidak hilang begitu saja. Rabu, (28/08/2019)

Bertempat di halaman Bulu Tangkis Kampung Pasar Lama RT 002/002 Desa Cibarusah Kota, kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, dikarenakan adanya pemilihan Rt tersebut dilakukan karena Rt setempat telah meninggal dunia beberapa waktu yang lalu, untuk memenuhi kebutuhan warga setempat seperti untuk pembuatan administrasi KK serta KTP dan lain sebagainya serta kebutuhan warga yang bersifat urgent.

Saat di konfirmasi oleh media online jurnalindonesiabaru.com di rumahnya, Rusmana selaku panitia pemilihan Rt di kampung tersebut mengatakan. “Kami beserta rekan-rekan panitia dan dibantu warga disini berencana akan melakukan pemilihan Rt di Kampunh Pasar Lama yang Insya allah akan di laksanakan pada hari Sabtu tanggal 31 Agustus 2019 bertempat di halaman Bulu Tangkis,”

“Mengenai pemilihan ini, dilakukan karena berdasarkan musyawarah warga serta kebutuhan dalam pembuatan administrasi seperti KK, KTP, serta izin nikah, dan Domisili, dan pemilihan ini di lakukan agar tidak membebani Rt di Kampung tetangga sebelah dalam administrasi ” Ujarnya

Rusmana menambahkan. “Mengenai pemilihan Rt yang akan di laksanakan nanti, kami sudah memberitahukan pada Iwan Setiawan selaku Kepala Desa Cibarusah Kota serta para tokoh di sini. Alhamdulillah, warga disini sangat antusias dengan rencana pemilihan Rt di kampung ini serta mengenai para calon Rt yang mendaftar baru 3 (Tiga) orang. Mungkin pendaftaran calon Rt masih bisa bertambah dan yang sangat kami harapkan dalam pemilihan Rt di kampung tersebut bisa berjalan dengan lancar dan tertib.” Pungkasnya (Dedi)

Ormas GARIS Jabar : Stop Menjual Agama Untuk Kepentingan Kelompok..!!!

0

JIB | Garut- Ormas Gerakan Reformis Islam (GARIS) Jawa Barat melalui ketuanya Ust. Asep Maulana mengecam kelompok yang menjual agama untuk kepentingannya. Minggu, (18/08/2019)

“Kami mengharapkan kepada tokoh maupun kelompok yang memanfaatkan agama untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya sehingga dapat memecah belah persatuan umat dan NKRI” himbaunya di Garut.

Selain mengecam, ormas GARIS Jawa Barat juga menegaskan bahwa NKRI merupakan harga mati.

“Ormas Garis Jabar akan berada didepan membela NKRI apabila ada kelompok yang mau memecah NKRI, karena NKRI didirikan oleh para ulama terdahulu” katanya.

Ormas GARIS Jawa Barat juga menegaskan akan kembali ke khitah awal dan tidak mau terlibat politik praktis.

“Kami juga atas nama DPW Garis Jawa Barat dengan tegas kembali ke khitah amal ma’ruf nahi munkar, dengan tegas tidak melibatkan diri dan terlibat dengan politik praktis” tutupnya (Dre)

Melalui Telepon 119 (PSC) Pemkab Bekasi Membantu Masyarakat Mendapatkan Pelayanan Medis Gratis

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Berbagai upaya dan inovasi terus dilakukan oleh Dinas Kesehatan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bekasi. Setelah Simpul Mas dan Call Center 118 diluncurkan beberapa waktu lalu. Kini Dinas Kesehatan Kembali meluncurkan Public Safety Center (PSC), untuk membantu masyarakat Kabupaten Bekasi dalam mendapatkan pelayanan medis.

Perbedaan mendasar dengan Simpul Mas adalah jika Simpul Mas lebih fokus pada pertolongan pertama pada Ibu yang akan melahirkan. Sedangkan PSC lebih mengutamakan pada kejadian kecelakaan kendaraan bermotor atau bencana.

“Dalam pelaksanaannya, masyarakat yang membutuhkan pertolongan pertama hingga mengantarkan pasien dari rumah ke rumah sakit. Juga bagian tugas dari PSC.” Ujar Nalin Suhendrik, SKM, M. Si Kepala UPTD PSC 119 kepada awak media di ruang kerjanya. Rabu, 28 Agustus 2019.

Dimisalkan oleh Nalin, seseorang mendapatkan serangan jantung dirumahnya atau dikantor tempatnya bekerja. Keluarganya atau orang terdekatnya bisa menghubungi PSC melalui telepon 119. Nanti pihak operator akan menghubungi PSC terdekat atau daerah tempat pasien berada.

“Jika pasien berada di Kabupaten Bekasi, tentunya PSC Kabupaten Bekasi.” Jelas Nalin.

Masih kisah dari Nalin, setelah pasien diberikan pertolongan pertama oleh team PSC. Jika perlu dibawa ke Rumah Sakit, pasien akan dibawa ke rumah sakit.

“Semuanya tidak ada biaya. Alias gratis.” Tegas Kepala UPTD PSC 119.

Menurut Nalin Suhendrik, biaya telepon ke 119 tidak dikenai biaya (gratis). Memberikan pertolongan pertama juga gratis. Begitupun mengantarkan pasien ke rumah sakit dengan menggunakan mobil ambulance PSC, juga gratis.

“Serba gratis, ibaratnya dari awal hingga mengantar sampai tujuan. Tidak dipungut biaya 1 rupiahpun.”

Tidak dipungutnya biaya dalam pelayanan PSC. Dari awal sampai akhir berdasarkan Peraturan Bupati Bekasi.

PSC juga belum dilaksanakan oleh Kabupaten/Kota di Jawa Barat. Baru sekitar 8 Kabupaten/Kota yang telah menjalankan PSC. Diantaranya kota Bandung, Kabupaten Tasikmalaya.

“Hanya tentunya, berdasarkan peraturan tersebut. Hanya masyarakat Kabupaten Bekasi yang dapat memanfaatkan pelayanan PSC jika ada serangan kesehatan yang mendadak. Seperti serangan jantung, jatuh dari kamar mandi yang bisa mengakibatkan stroke dan lain sebagainya.” Ujar Nalin.

“Kecuali dalam hal terjadi musibah kecelakaan atau bencana di wilayah Kabupaten Bekasi. Yang diutamakan adalah kemanusiaannya. Bukan masalah warga Kabupaten Bekasi atau bukannya.” Tutup Nalin Suhendrik, kepala UPTD PSC. (Endang)

Kapolsek Cikarang Barat Hadir Dalam Rapat Minggon Kecamatan

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Rapat minggon Kecamatan Cikarang Barat dilaksanakan pada pukul 10.00 WIB.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kecamatan Cikarang Barat. Rabu, (28/08/2019)

Rapat tersebut dihadiri oleh Camat Cikarang Barat, Drs. Dodi Ganda, MM. Kapolsek Cikarang Barat Kompol Hendrick Situmorang, SH, Sik, Msi. Waka Polsek AKP. Sutrisno, SH & Dan Ramil Kapten Fakhri.

Turut hadir serta dalam acara tersebut, Para Kepala Urusan Dinas Pemerintah Instansi terkait (Kepala KUA, Kepala Sekolah) se-wilayah Kecamatan Cikarang Barat, dan Para Lurah/Kades Se-Kecamatan Cikarang Barat.

Dalam kegiatan rapat minggon tersebut banyak agenda yang disampaikan, diantaranya.

Drs. Dodi Ganda, MM, selaku Camat Cikarang Barat di kesempatan tersebut menyampaikan.

“Kecamatan Cikarang Barat ditunjuk oleh Bupati menjadi Pelaksana Perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 H/Sabtu, 01 September 2019. Agar semua pihak khususnya Lurah/Kades untuk mempersiapkan diri serta dukungannya.”

Sambung masih kata Camat. “Antisipasi tahun 2020 akan dilaksanakan Pilkades, bagi Desa yg akan melaksanakan agar Pilih atau Cari Panitia berkompeten agar pelaksanaan Pilkades berjalan aman lancar dan sukses.” Ujar Camat Cikarang Barat

Masih katanya. “Antisipasi bersama terhadap kenakalan & tawuran siswa/i Sekolah, agar pihak sekolah upayakan beri pengawasan & pembinaan kepada para siswa/inya, serta giatkan kembali sholat berjamaah dan mengaji bagi anak-anak sehabis sholat magrib diseluruh khususnya Cikbar,”

Jargon Bekasi Bersih. Agar kita semua menjaga & melaksanakannya. Team Saber Pungli dari Polda Metro Jaya masih berjalan, hilangkan kebiasaan pungli dalam memberikan pelayanan kepada Warga/Masyarakat, serta bijaklah dalam memanfaatkan medsos serta tidak perlu banyak mengkomentari kebijakan Pemerintah, terutama dengan kepindahan ibukota ke Kaltim. Tentunya hal tersebut sudah melalui kajian, survey dan pertimbangan yang cukup lama & mendalam.” Tutur Camat Cikarang Barat

Kapolsek Cikarang Barat Kompol Hendrick Situmorang, SH, Sik, Msi. pun menambahkan. “Kerawanan Gangguan Kamtibmas terutama di tempat usaha Waralaba/Swalayan, Kita semua berusaha peduli agar kejahatan dirawalaba bisa kita tekan, walaupun sudah terungkap namun tetap bantu Polri menyampaikan informasi. Cctv harus selalu aktif,”

“Kejadian konflik sosial seperti yang terjadi di Jawa timur, Surabaya & malang yang menimpa saudara kita dari Papua. Kita jaga NKRI. Para Kades perlu memahami mereka bagian dari kita, agar saudara kita dari Papua tetap dirangkul & guyub. Karena kejadian tersebutsudah sampai dibahas di HAM PBB. Mereka bukan orang asing & kita jangan sampai menyebar kekhawatiran terlebih menebar rasa takut.” Paparnya

“Program baru dalam pembuatan SIM di Polresta Bekasi dengan sistem FIFO (First in First Out)/Permohonan sesuai daftar antrian/sesuai urutan & sesuai prosedur, dan akan diluncurkan SKCK On Line, apabila ada Pemohon pernah melakukan kejahatan & tercatat akan muncul datanya.”

Masih kata Kapolsek. “Polri akan membuat Sistem Terintergrasi On Line di Gerbang/Portal pintu Tol, apabila ada kendaraan yg Platnya palsu/kendaran curian akan terdeteksi di Reskrim Polri.” Terangnya

Dikesempatan tersebut Kepala KUA menyampaikan. “Pada tanggal 08 September 2019 akan dilaksanakan MTQ di Sukatani, agar putra/i Cikarang Barar yanf berprestasi & potensi disertakan untuk ikut lomba, dan bagi warga yang mewakafkan tanah segera diurus ke BPN, agar tidak terjadi sengketa atau di salah gunakan oleh pihak-pihak tertentu. Ujar Kepala KUA

Tambahnya Ketua KUA. “Surat nikah akan dicantumkan NIK agar datanya falid & angkutable. Jangan sampai ada manipulasi wali nikah, dan untuk calon mempelai atau pengantin akan ada pembinaan dan cek kesehatan (pemberian valsin dari Dokter/Puskesmas dan akan diberikan surat/sertifikat bagi calon pengantin tersebut). Jelasnya (Dre)

Bhabinkamtibmas Polsek Cikarang Melaksanakan Pengamanan Kegiatan Pengobatan Massal di Desa Wangunharja

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi pelaksana kegiatan serta bagi masyarakat yang mengikuti kegiatan pengobatan massal di Desa Wangunharja, anggota Bhabinkamtibmas Polsek Cikarang Aiptu Maryamto melaksanakan pengamanan dalam kegiatan tersebut. Rabu, (28/08/2019).

Bertempat di Desa wangunharja Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh PT Cikarang Listerindo bekerja sama dengan puskesmas Mekarmukti dengan penanggung jawab dari PT Cikarang Listerindo Bapak Fahkri dan untuk dokter puskes Doktor H. Ujang, dalam kegiatan tersebut di ikuti pasien kurang lebih 90 orang yang periksa.

Dalam kegiatan tersebut Bhabinkamtibmas juga tidak lupa menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas terkait situasi dan kondisi diwilayah Desa Wangunharja.

Masyarakat setempat menyambut dengan baik kegiatan tersebut, Berakhir sekitar pukul 12.30 WIB, giat berjalan aman dan tertib. (Dre)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -