Friday, April 10, 2026
Home Blog Page 435

Pemkab Purwakarta, Mengerahkan 180 Kendaraan Plat Merah Untuk Menjemput Seluruh Calon Jemaah Haji

0

JIB | Purwakarta,- Sebanyak 404 jamaah calon haji Kabupaten Purwakarta tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 10 diberangkatkan, akan tetapi ada yang menarik banyaknya iring – iringan kendaraan plat merah milik pejabat Pemda Purwakarta yang dikerahkan untuk menjemput seluruh calon jamaah dari rumah menuju titik pemberangkatan.

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika, mengatakan bahwa kendaraan berplat merah menjemput jamaah haji merupakan tradisi pemkab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat setiap tahunnya.

“Rutin dan setiap tahun sudah kita lakukan, kan ini bagian pelayanan kita kepada masyarakat,” ujar Anne di Purwakarta. Senin (8/7/2019).

Adapun untuk titik kumpul, sebelum berangkat calon jamaah haji asal Purwakarta, akan berkumpul dahulu di Tajug Gede Cilodong, Bungursari Purwakarta, yang sebelumnya titik kumpul dipusatkan di Yon Armed 9 Purwakarta. Setelah itu mereka akan berangkat menuju emberkasi asrama haji di Bekasi.

Selain itu menurutnya, untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat, apalagi untuk jamaah yang terhitung jauh dari titik kumpul.

Pemkab Purwakarta, mengerahkan 180 kendaraan plat merah untuk menjemput seluruh calon jemaah haji, kendaraan tersebut dikerahkan di 17 kecamatan, hampir seluruh kendaraan yang biasa digunakan operasional untuk pejabat ini, dijadikan kendaraan antar jemput.

“Untuk kepulangan pun tetap, kita jemput mereka dan antarkan kerumahnya masing – masing, seluruh kendaraan pejabat kita kerahkan di 17 kecamatan, total kendaraan ada 180,” tambah Anne.

Sedangkan menurut salah seorang jamaah haji asal Seulaeurih Jatiluhur mengapresiasi langkah Pemkab Purwakarta, dengan memberikan kendaraan jemputan hal tersebut bisa meringankan biaya transportasi.

“Kita syukuri karena bisa mengurangi sewa kendaraan, soalnya kan terkadang harus menyewa beberapa kendaraan karena ingin ikut mengantarkan,” ujar M Adma.

Untuk keberangkatan Jamaah Haji asal Kabupaten Purwakarta dibagi dalam dua kloter yaitu kloter 10 sebanyak 404 Jamaah haji dan 354 Jamaah Haji kloter 42 yang akan berangkat pada 19 Juli 2019. (Dre)

Polsek Cikarang Melaksanakan Giat Pengecekan Perlengkapan Poskamling di Kampung Pilar, Cikarang Kota

0

JIB | Bekasi,- Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) merupakan potensi pengamanan swakarsa yang berasaskan budaya kepaguyuban dan gotong royong yang menjiwai masyarakat Indonesia khususnya di wilayah pemukiman perlu dilestarikan dan ditumbuh-kembangkan ditengah-tengah masyarakat.

Malam ini pukul 21.00 WIB, di Poskamling Rt 01 Rw 01 kampung Pilar, Desa Cikarang Kota, Kabupaten Bekasi. Team Bimas Polres Bekasi pimpinan Ipda Suwari, dan Bripka Arif, di dampingi oleh Kanit Bimas Akp Subadi dan Panit Bimas Ipda Saeful Bahri Dari tim penilai melakukan pengecekan perlengkapan Poskamling dan pimbinaan dengan anggota linmas Desa Cikarang Kota. Senin (8/7/2019).

Ipda Suwari menyampaikan.”Pos Kamling minimal harus mempunyai peralatan standar, seperti kentongan, senter ketika mati lampu dan pentungan sebagai alat untuk melindungi diri”, jelasnya.

“Anggota Linmas menyambut baik lomba Pos Kamling tersebut, karena dapat memberikan motifasi kepada warga untuk ikut terjun langsung menjaga keamanan lingkungan”. Ucap Aiptu Rasman Bhabinkamtibmas Desa Cikarang Kota

“Dalam giat penilain atau lomba siskamling tersebut berjalan lancar dan kondusif”. Pungkasnya. (Dre)

Mengakui Keunggulan Tipis 0-1 dari Bhayangkara FC U-20, Fakhri Masih Punya Pekerjaan Rumah Yang Harus Diselesaikan

0

JIB | Cikarang, Bekasi,- Koordinasi tim menjadi catatan usai menjalani uji coba kedua di pemusatan latihan tahap akhir Timnas U-19. Mereka harus mengakui keunggulan tipis 0-1 dari Bhayangkara FC U-20. Laga berlangsung di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Senin (8/7/2019) pagi.

Penampilan Garuda Muda cukup baik, banyak peluang yang diciptakan David Maulana dan kawan-kawan dalam laga ini. Meskipun sehari sebelumnya mereka berhasil menang 1-0 dari Barito Putera U-20, Fakhri Husaini menilai timnya masih punya pekerjaan rumah yang harus diselesaikan satu persatu.

“Seperti yang saya katakan kemarin, tim ini masih memiliki pekerjaan rumah. Itu bisa diselesaikan dan diketahui dengan uji coba seperti ini. Dengan begini, saya dan staf pelatih jadi tahu apa yang harus diperbaiki dari tim,” tutur Fakhri.

“Koordinasi yang saya maksud adalah kekompakan tim, komunikasi antar sesama pemain juga belum terjalin dengan baik. Inilah tugas utama kami, bagaimana menyatukan para pemain agar menjadi satu tim. Hal teknis lain pasti nanti akan mengikuti apabila mereka sudah padu lebih dahulu,” sambungnya.

Saat ini, skuat Indonesia U-19 terdiri dari 33 pemain. Rencananya, pencoretan akan dibagi dalam tiga kategori. Pertama satu hari setelah melawan Bhayangkara FC, lantas pada 15 Juli, kemudian pada akhir Juli. Nantinya, hanya 23 pemain yang akan dibawa ke Vietnam untuk Piala AFF U-18 2019.

“Tanggal 14 dan 15 Juli 2019 saya usahakan dapat lawan seperti ini (dua kali). Setelah itu, menurut jadwal, pada tanggal 18 Juli 2019 kami ke Surabaya, akan ada uji coba di sana. Kalau uji coba Internasional, sejauh ini belum ada, tetapi saya berharap sebelum ke Piala AFF bisa dapat satu,” Fakhri menjelaskan. (Dre)

Sum: PSSI.org

Melakukan Peninjauan Aktivitas Penerbangan Menteri Perhubungan Melakukan Kunjungan Kerja ke Bandara Kertajati

0

JIB | Majalengka – Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan kerja ke Bandara Kertajati pada Hari Sabtu kemarin (6/7/2019).

Kunjungan tersebut untuk melakukan peninjauan aktivitas penerbangan Bandara Kertajati. Kunjungan Menhub didampingi Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, Dirjen Hubdat Budi Setiyadi, Dirjen Hubud Polana Banguningsih Pramesti, Prsiden Direktur Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin dan Direktur DAMRI Setia Milatia Moemin.

Dalam kunjungannya terdapat beberapa hal yang menjadi point penting sebagai upaya agar bandara dapat beroperasi maksimal yang di lakukan Kementerian Perhubungan. Hal yang pertama yaitu akses jalan tol Cisumdawu yang menuju Bandara kertajati masih dalam proses pengerjaan. Menhub telah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan ditargetkan akan rampung tahun depan.

Menhub meminta agar semua pihak yang akan menuju kertajati untuk bersabar dengan pembangunan tol Cisumdawu. Tol Cisumdawu merupakan akses penting yang bisa memangkas waktu perjalanan dari Bandung menuju BIJB, jika tol tersebut selesai maka waktu yang ditempuh bisa 1 jam.

Menhub juga mengapresiasi program PT. Angkasa Pura II yang dinilai berhasil meningkatkan volume penumpang di Bandara Kertajati. Program optimpalisasi merupakan tindak lanjut dari permintaan Presiden Jokowi agar Bandara dapat digunakan secara baik dan maksimal. Menhub meminta agar tren baik ini terus dijaga agar Bandara Kertajati bisa menjadi andalan bagi warga Jawa Barat dan sekitarnya dalam menggunakan moda transportasi udara.

Menhub juga menyampaikan bahwa pemerintah pusat telah berencana menggratiskan perjalanan Bus Damri menuju Bandara Kertajati. Kebijakan Pemerintah Pusat tersebut merupakan upaya untuk mempermudah akses menuju bandara dan sambil menunggu Tol Cisumdawu jadi. Subsidi bus Damri gratis ini berlaku di tiga wilayah yaitu Bandung, Cirebon dan Karawang.

Selain Damri gratis pemerintah juga menyediakan jasa layanan eksekutif bagi penumpang asal Bandung menuju BIJB dengan heli taxi. (Dre)

Waster Kasad Brigjen TNI Gathut Setyo Utomo Mendukung Upaya Kementerian Pertanian (Kementan) Dalam Menanggulangi Dampak Kekeringan Yang Melanda Sejumlah Daerah

0

JIB | Jakarta,- Sejumlah area tanam mengalami dampak kekeringan pada musim kemarau 2019. Namun, dampak tersebut mampu diatasi secara baik dengan mekanisasi pompa serta keterlibatan tentara dalam mengawal petani agar terus berproduksi.

Terkait hal ini, Waster Kasad Brigjen TNI Gathut Setyo Utomo mendukung upaya Kementerian Pertanian (Kementan) dalam menanggulangi dampak kekeringan yang melanda sejumlah daerah. Dukungan itu antara lain melibatkan langsung personel TNI yang ada di seluruh daerah.

“Kita dalam melaksanakan operasi militer, selain perang salah satunya adalah mengatasi kekeringan atau bencana alam. Maka itu, kita menjalin bekerja sama dengan Kementerian Pertanian untuk melakukan pendampingan,” ujar Gathut dalam rapat koordinasi mitigasi kekeringan di Gedung Auditorium Kementan, Senin (8/7/2019).

Menurut dia, TNI sendiri selama empat tahun terkahir sudah melibatkan diri pada penanganan dampak kekeringan. Pengalaman itu, kata Gathut, menjadi bekal bahwa pemetaan wilayah dan pompanisasi menjadi penting dan harus dikerjakan bersama-sama.

“Soal mitigasi, tentu kita sudah memiliki pengalaman banyak karena beberapa kali kita turun ke lapangan bersama Kementan. Jadi, seperti kata Pak Dirjen tanaman pangan, bahwa menanggulangi kekeringan itu tidak bisa sendirian. Bagaimanapun harus ada sinergitas,” katanya.

Gathut mengatakan, dukungan lain yang juga sedang dikerjakan TNI adalah mendirikan posko mitigasi kekeringan di daerah-daerah yang terkena dampak. Beberapa diantaranya ada di kawasan Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah dan provinsi lain diluar pulau Jawa.

“Selama ini kan kita sudah melakukan pendampingan Upsus (Upaya Khusus) yang diinisiasi para Babinsa. Di sana, mereka juga mengawal pembagian air supaya tidak rebutan dan menjebol titik air. Kemudian kita ikut mengawasi jalanya pompanisasi serta menjaga kemanan dan ketertiban lain,” katanya.

Sekedar diketahui, rapat mitigasi ini dihadiri 200 personel TNI yang mewakili tiap daerah untuk mengawal dan mendampingi petani dalam menghadapi dampak kekeringan.

Sementara itu, Dirjen Tanaman Pangan Gatot Irianto mengatakan bahwa dampak kekeringan tahun ini relatif bisa diatasi mengingat area yang dulu mengalami kekeringan sudah dijadikan sumber air dengan pemanfaatan teknologi yang dimiliki.

“Jadi kita ingin sampaikan bahwa pendekatan mitigasi dan adaptasi kekeringan kali ini berbeda dengan sebelumnya. Kalau sekarang kita memanfaatkan wilayah yang dulunya kering menjadi sumber air,” katanya.

Kata Gatot, penggunaan pompa merupakan salah satu pemanfaatan teknologi yang mampu menumbuhkan luas lahan baru dan mengkompensasi lahan busuk menjadi produktif. Selain itu, panen yang dihasilkan juga lebih bermutu karena optik organisme pengganggu tanaman relatif lebih kecil.

“Berikutnya, seperti yang dikatakan pak Menteri; bahwa mobilisasi alat mesin pompa termasuk infrastruktur dan pipanisasi harus siap di daerah yang terdampak kekeringan. Kemudian kita juga menyiapkan benih unggul yang bisa beradaptasi di lahan bekas kering,” katanya.

Dirjen Prasarana dan Sarana Kementerian Pertanian Sarwo Edhi, mengatakan bahwa saat ini pemerintah sudah mendistribusikan ribuan unit alat pompa yang mampu menghasilkan air pada kedalaman 20 sampi 25 meter. Alat itu juga mampu menampung air sebanyak 1500 M3 dan bisa mengakhiri 50 sampai 70 hektar lahan kering.

“Beberapa teknologi itu mendukung varietas unggul seperti padi impara yang sangat cocok di lahan rawa. Ini sudah cukup berkembang di beberapa provinsi yang pernah terendam. Kita juga punya padi gogo yang tahan di lahan kering,” katanya.

Edhi mengatakan, dengan berbagai alat yang dimiliki, serta kerjasama yang insten antar instansi diharapkan mampu menjadikan semua lahan kering menjadi tanaman produktif.

“Tentu kita berharap dengan berbagai bantuan ini semua pemanfaatan sumber air yang ada bisa kita atasi dengan mudah,” katanya.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Fadjry Djufry, menambahkan bahwa masuknya musim kemarau bukan berarti menjadi hambatan serius untuk meningkatkan semua produksi.

“Artinya semua lahan yang potensinya masih cukup untuk ditanami ya kita tanami. Jadi tidak ada lahan yang kosong. Makanya harus ada kerjasama yang erat antar pihak, termasuk dengan TNI,” tukasnya. (Dre)

Kroya Kandidat Calon Lokasi Ibu Kota Kabupaten Indramayu Barat

0

JIB | Indramayu,- Berdasarkan hasil kajian dan penghitungan skor dari 10 kecamatan, maka 4 peringkat kecamatan tertinggi yakni Kecamatan Kroya (4,01), Kecamatan Gabuswetan (3,95), Kecamatan Haurgeulis (3,45), dan Kecamatan Kandanghaur (3,42).

Tujuan kajian adalah untuk memperoleh indikasi calon ibu kota Kabupaten persiapan Indramayu Barat yaitu dengan memperhatikan kondisi geografis (34%), keseusuaian dengan rencana tata ruang (17,2 %), ketersediaan lahan (10,3 %), kondisi sosial budaya dan sejarah (2,9 %), kondisi politik dan keamanan (4 %), dan aksesibiltas layanan (31,6 %).

Setelah melakukan penelitian dan kajian terhadap berbagai aspek selama satu bulan. Akhirnya tim dari Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung melakukan expose terhadap calon lokasi ibu kota Kabupaten persiapan Indramayu Barat dihadapan berbagai unsur di Ruang Ki Tinggi Setda Indramayu, Senin (08/07/2019).

Ketua Tim Kajian Unpad, Prof. DR. H. Nandang, A. D. SH. M. Hum memaparkan, kajian dilakukan dengan menggunakan penelitian kualitatif dan kuantitaif yang digabungkan menjadi satu. Kajian dilakukan setelah terlebih dahulu bahwa daerah tersebut layak untuk dimekarkan menjadi daerah otonomi baru (DOB), baru kemudian dilakukan kajian untuk menentukan calon ibu kota DOB tersebut.

“Akses geografis menjadi dasar yang utama, untuk mencari nilai tertinggi. Kita melakukan penghitungan skor di 10 kecamatan yang masuk dalam rencana persiapan Indramayu Barat, ” kata Nandang.

Sementara itu Asisten Pemerintahan (Asda I) Setda Indramayu, Jajang Sudrajat mengatakan, hasil kajian dari Unpad ini merupakan salah satu kelengkapan dalam memenuhi DOB yang tahapan berikutnya akan dilakukan di DPRD Indramayu.

Turut hadir pada expose tersebut, para kepala SKPD, 10 camat, anggota DPRD Indramayu, dan Tim Pemekaran Indramayu Barat. (Dre)

Laga Uji Coba Pertama Indonesia U-19 Sebelum Tampil Dalam Piala AFF U-18, 2019

0

JIB | Cikarang, Bekasi,- Tampil menekan pertahanan lawan sejak awal, anak-anak asuh Fakhri tak kunjung menjaringkan bola ke gawang Barito, mengharuskan babak pertama harus berakhir tanpa gol.

Namun, skema serangan yang dibangun David Maulana dan kawan-kawan berjalan mulus. Hanya sesekali saja serangan bahaya dari lawan. Penguasaan bola dipegang oleh Garuda Muda.

Masuk babak kedua, Fakhri mengganti beberapa pemain. Hal tersebut terbukti ampuh, kaki-kaki pemain sebelumnya yang sudah kelelahan, tergantikan. Aliran serangan lebih deras lagi dilancarkan oleh pasukan Garuda Muda.

Sampai akhirnya, Sutan Zico menggetarkan jala gawang Barito Putera U-20. Melalui proses build up dari lini bertahan, Zico yang jeli membaca situasi pertahanan Barito, langsung merebut bola dari pemain lawan, langsung menendang bola kearah gawang lawannya itu. 1-0 untuk keunggulan Garuda Muda.

Sekali lagi, Zico mendapatkan peluang emas lainnya, tetapi gagal dimanfaatkan. Memanfaatkan umpan silang Rendy Juliansyah, Zico melepaskan tembakan langsung tanpa kontrol. Sayang tendangannya itu masih melambung di atas mistar gawang.

Laga ini terbilang cukup ketat, tim tamu, Barito Putera U-20 mengerahkan kekuatan penuhnya, mereka tidak mau anggap remeh lawannya yang lebih muda dari mereka itu. Sebaliknya, Garuda Muda tampil apik dengan racikan taktik dari Fakhri Husaini.

Pelatih kepala Tim Nasional Indonesia U-19, Fakhri Husaini menilai masih ada evaluasi dari timnya, walau berhasil mengalahkan Barito Putera U-20 1-0, dalam laga uji coba di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Minggu (7/7/2019). Satu-satunya gol dalam pertandingan ini dicetak oleh Sutan Zico.

“Masih banyak hal yang menjadi evaluasi kami,” katanya. Menurut Fakhri, koordinasi David Maulana dan kawan-kawan dinilai belum optimal. “Terlepas dari hasil, laga uji coba ini untuk mengukur sejauh mana pemahaman mereka dengan latihan yang sudah diberikan oleh kami tim pelatih. Koordinasi yang saya maksud adalah kekompakan tim, bagaimana menyatukan para pemain agar menjadi satu tim,” sambungnya.

Sejumlah peluang juga tercipta, namun organisasi pertahanan Barito cukup kokoh. Skor 1-0 bertahan hingga usai laga.

Pertandingan ini merupakan laga uji coba pertama Indonesia U-19 sebelum tampil dalam Piala AFF U-18 2019, di Vietnam, Agustus mendatang. Sebelum kejuaraan ini, masih ada beberapa laga uji coba yang sudah dijadwalkan. “Masih lokal, namun kami berharap bisa mendapatkan lawan dari luar negeri sebagai ajang uji coba Internasional,” tutup Fakhri. (Dre)

Sum: PSSI.org

Ustadz Said Ahmad Sungkar : Islam merupakan agama cinta damai, mari menjaga persatuan NKRI

0

JIB | Pekalongan,- Ustadz Said Ahmad Sungkar (58) yang dimasukkan Kemenkeu Amerika Serikat (AS) pada Rabu (18/9/2103) dalam daftar teroris internasional mengatakan bahwa tuduhan AS salah alamat.

Pria yang akrab disapa Ustadz Said Sungkar ini menegaskan bahwa dirinya bukanlah anggota Jama’ah Islamiyah (JI) dan Jama’ah Ansharut Tauhid (JAT) yang oleh negeri penjajah AS sebagai organisasi teroris

“Ya biar Amerika itu bertanya kepada pengurus JI dan JAT, apakah saya ini anggota JI dan JAT atau bukan. Saya ini bukan anggota JI atau JAT. Saya ini hanya seorang penceramah biasa. Jadi salah alamat tuduhan Amerika itu” kata Ustadz Said Sungkar.

Lebih lanjut, Ustadz Said Sungkar mengatakan bahwa dirinya fokus berdakwah memperbaiki akhlak umat, tidak mau terlibat dengan urusan yang lain.

“Saya hanya fokus berdakwah memperbaiki akhlak umat, tidak mau terlibat urusan lain baik itu teroris ataupun politik” tuturnya

Ditanya mengenai persatuan, dirinya mengajak para masyarakat khususnya umat islam untuk menjaga persatuan NKRI.

“Islam itu agama cinta damai, tidak menyukai kekerasan kecuali sudah didzolimi. Marilah sama-sama kita menjaga perdamaian dan kesatuan NKRI” imbuhnya. (Dre)

Pelantikan Dan Pengukuhan Pengurus Rayon KB FKPPI Kab Bekasi Kompak Dalam Menjalankan Tugas Sekaligus Santun Anak Yatim Piatu

0

JIB | Kabupaten Bekasi- Pengurus rayon KB FKPPI Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI – POLRI, 0509 Cabang Kabupaten Bekasi. Tahun 2019 berjumlah ± 300 orang terdiri dari, PD 09 FKPPI DKI JAYA, Dalam kegiatan Pelantikan ini dilaksanakan selama 1 (satu) hari, bahwa Pelantikan Pengurus RAYON FKPPI Kabupaten Bekasi diselenggarakan pada hari minggu, 07 Juli 2019, jam 13.00 WIB s/d selesai bertempat di Aula Babinsa – Makodim 0509 kabupaten Bekasi.

Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Rayon KB FKPPI Kabupaten Bekasi dilantik langsung oleh Bapak DANDIM 0509 Kabupaten Bekasi.Acara tersebut di hadiri oleh. Dandim 0509 Kab. Bekasi yang diwakili oleh Mayor Infantri Usep Shirajusyar’i, Kapolresta Bekasi Kabupaten Kombes Pol. Chandra Sukma Kumara, S.I.K, M.H) atau yg mewakili, Dan Sub Pom Kab. Bekasi Kapten H. Nalib Zaenudin atau yg mewakili, Ketua PD 09 KB FKPPI Kakanda Arief Bawono Atau yang dalam hal ini diwakilkan oleh Bpk. H. DEDI ROHENDI, S.H, M.H, CTA, Para Danramil se- Kab. Bekasi, Para Kapolsek se- Kab. Bekasi, Ketua Puskud Jawa Barat H. Toto Iskandar, S.E, Ketua DPD LPM Kab. Bekasi Kakanda Hery Antono, Ketua Cabang FKPPI Kab. Karawang yg diwakili H. Agus Sanusi, S.H, Para ulama dan para Tokoh Masyarakat Kabupaten Bekasi, Tokoh Pemuda, Ormas/LSM, Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) dan RAYON FKPPI se- kabupaten Bekasi.

Ketua Panitia Pelakana, Adhityo Saputro, S.Pd mengatakan dan juga tidak lupa mengucapkan banyak terima kasih kepada teman-teman panitia serta Penanggung Jawab acara ini, atas kerjasama dan kontribusinya sehingga kegiatan ini dapat berlangsung dengan baik.

“Syukur Alhamdulillah kita panjatkan kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa atas keridhaan-Nya sehingga kita semua dapat hadir ditempat yang berbahagia ini dalam rangka mengikuti “PELANTIKAN dan PENGUKUHAN PENGURUS RAYON KB FKPPI DAN SANTUNAN ANAK YATIM PIATU” berjalan lancar dan tidak ada hambatan apapun” Ucap, Adhityo Saputro, S.Pd kepada media online Jurnal Indonesia Baru.

Tempat yang sama Drs. Hery Puspito Ketua FKPPI 0509 Cabang Kabupaten Bekasi mengatakan alhamdulillah acara berjalan lancar dan kami mengucapkan terima kasih kepada pihak yang telah memberikan bantuan sehingga kegiatan “PELANTIKAN dan PENGUKUHAN PENGURUS KB FKPPI KABUPATEN BEKASI 2019”, Insya Allah akan terlaksana dengan baik, dan pada kesempatan ini kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar – besarnya apabila dalam pelaksanaan kegiatan Pertemuan ini kurang sesuai dengan keinginan kita bersama.

“Sekali lagi saya berharap kepada pengurus rayon Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawiran Indonesia (FKPPI) 0509 Cabang Kabupaten Bekasi. Selalu kompak menjalankan tugas sebagai FKPPI, dan menjaga nama baik FKPPI maupun NKRI” Tutupnya. (Andre)

Tidak kapok pernah berurusan dengan hukum kakek tua kembali Diamankan Kepolisian Polsek Cibarusah

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Tidak kapok pernah berurusan dengan hukum selama 4 bulan, SU (55) kakek tua kembali mesti berurusan dengan Pihak Kepolisian karena mencuri barang milik orang lain di Perumahan Puri Persada Indah, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi,Sabtu, (6/07/2019)kemarin.

Kapolsek Cibarusah AKP Sukarman,SH menjelaskan sebelum dilaporkan kepada pihak Kepolisian, menurut warga pelaku menawarkan berbagai barang kepada warga Perumahan Puri Persada.

Barang-barang yang ditawarkan pun bervariasi, mulai dari tv, kipas angin, pengeras suara, mesin cuci, dan lainnya.

“Warga tidak percaya kepada pelaku, karena latar belakang pekerjaannya serabutan, dan terakhir hanya sebagai tukang uruk kubangan di TPA Masjid Al Jihad,” kata Sukarman, Minggu (7/7/2019).

Karena warga tidak percaya, salah seorang dari mereka menginformasikan hal itu kepada Polsek Cibarusah.

“Lalu kita ambil tindakan dengan menggeledah rumah pelaku tanggal 5 Juli 2019, malam hari,” katanya.

Benar saja, polisi menemui sejumlah barang yang sempat ditawarkan pelaku kepada para warga.

“Dari hasil interogasi, katanya barang itu dicuri saat rumah kosong ditinggal pemiliknya. Pelaku tahu hal itu karena saat mendorong gerobak membawa tanah ke TPA Al Jihad, rumah korban selalu gelap,” katanya.

“Pelaku masuk rumah dengan mencongkel jendela dan pintu rumah korban dengan obeng. Setelah berhasil dibuka, pelaku mengambil barang-barang korban dan diangkat dengan gerobak,” sambung mantan kapolsek Muara Gembong itu.

Menurut informasi yang di peroleh awak media, pelaku pernah dipenjara selama 4 bulan karena kasus yang sama, yakni pencurian pada tahun 2008.

Polisi mengamankan TV LCD 21 inci, mesin cuci, pengeras suara, kipas angin, penanak nasi, dan lainnya.

“Pelaku kita jerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara hingga 7 tahun,” katanya. (Dre)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -