Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 441

Kodim 0901/Smd Turun Tangan Dengan Mengerahkan Personelnya ke Wilayah Terdampak Bencana Banjir

0

JIB | Samarinda, Kalimantan Timur – Guna membantu
tahap rehabilitasi pasca banjir yang melanda beberapa Kecamatan, Kota Samarinda. Kodim 0901/Smd turun tangan dengan mengerahkan personelnya ke wilayah terdampak bencana.

Hal tersebut disampaikan Dandim 0901/Samarinda Letkol Inf M. Bahrodin S.I.P, dalam keterangan tertulisnya di Kota Samarinda, Kamis (27/6/2019).

Dijelaskan Dandim, sejak Rabu (26/6/2019) lalu pukul 08.00 WITA, ia bersama prajurit berbaur dengan masyarakat, membersihkan sisa-sisa banjir serta menyemprotkan cairan kimia yang berfungsi membunuh kuman sisa banjir di SDN 024 dan pemukiman warga Bengkuring Raya.

“Kami sebagai bagian dari masyarakat terpanggil untuk memberikan bantuan kepada masyarakat dalam membersihkan lingkungan pasca banjir yang terjadi kemarin,” ujarnya.

Dijelaskannya, sasaran yang menjadi perioritas adalah fasilitas umum, lingkungan sekitar rumah warga dan pembersihan sungai.

Selain itu, pihaknya akan tetap berkoordinasi dengan pemerintah daerah maupun BPBD setempat untuk memberikan penanganan yang intensif kepada warga korban banjir
“Semoga peristiwa ini bisa dijadikan sebagai pelajaran bagi kita semua untuk memperhatikan dan menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat serta menjaga sungai Karang Mumus agar bersih dari sampah,’’ pungkasnya. (Dre)

Ondoafi Awinero : Jaga Persatuan, Tidak Ada Pendatang, yang Ada Masyarakat Indonesia

0

JIB | Jakarta,- Saat dilantik menjadi Kepala Suku (Ondoafi) Awinero, Iknarius Awinero (36) menyatakan akan menjaga persatuan dan keharmonisan antar warga serta tidak ada orang pendatang, yang ada masyarakat Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 328/Dgh, Mayor Inf Erwin Iswari, S.Sos., M.Tr (Han)., dalam rilis tertulisnya di Jayapura, Papua, Kamis (27/6/2019).

Diungkapkan Dansatgas, pelantikan Iknarius Awinero menjadi Ondoafi dilaksanakan setelah ayahnya, Obeth Awinero (85), meninggal karena usia lanjut.

“Sesuai tradisi, pemilihan Kepala Suku biasanya diwariskan melalui garis keturunan, sehingga di usianya yang masih muda, saudara Iknarius Awinero dilantik menjadi Kepala Suku atau Ondoafi yang baru,” ujarnya.

Dikatakan Erwin, dalam pergantian Ondoafi Awinero itu terdapat hal yang menarik, dimana prosesnya dapat berjalan lancar dengan melalui musyawarah untuk mufakat.

“Pergantian Ondoafi Awinero menurut saya menarik, karena seluruh warga dapat menjalankannya melalui proses musyawarah dan mufakat, sehingga alih regenerasi kepimpinan adat ini memberikan gambaran tentang bagaimana warga adat Papua, menjalankan sila ke-4 Pancasila dalam kehidupan mereka”tegasnya.

Jadi, lanjut Erwin, dalam acara yang berlangsung selama dua hari tersebut, warga Suku Awinero mengajarkan kepada kita tentang kehidupan sosial kemasyarakatan dan pemerintahan yang sederhana.

“Saat itu, dikarenakan lokasinya yang cukup jauh, maka yang hadir dari Pos Nafri, pimpinan sertu Anugerah, sekaligus atas Satgas silaturahmi dengan warga setempat,” tegas lulusan Akmil tahun 2002 ini.

Yang menarik lainnya dalam acara itu, menurut Erwin, adalah sajian tarian dan nyanyian adat menunjukan bahwa seluruh warga turut senang, bangga dan suka cita terhadap kehadiran pimpinan barunya.

“Apalagi dalam kesempatan itu,selaku Ondoafi , Iknasius Awinero akan senantiasa menjaga persatuan dan keharmonisan antar warga serta menegaskan bahwa tidak ada orang pendatang, yang ada masyarakat Indonesia,”tandasnya.

Sementara itu saat pelantikan sebagai Ondoafi yang baru, Iknarius Awinero dengan penuh bijak mengatakan, dengan adanya pelantikan ini, maka ke depan dirinya berharap sebagai Ondoafi adalah pelindung bukan penguasa.

“Kita harus memihak hak-hak masyarakat, kita berikan kebebasan bagi mereka untuk beracara, sehingga akan paham ke depan, kami akan berikan kepada kelompok, pemuda, perempuan dan masyarakat untuk transparan berbicara , belajar dalam segala, kerja, menghadap orang dan kemanan dan lain sebagainya, dalam hal ini tidak boleh dikuasai sepenuhnya oleh Ondoafi,” tegas Iknasius.

Dia juga bertekad bahwa akan bekerja dengan kemampuan yang Tuhan berikan untuk merangkul masyarakat dari berbagai suku yang hidup di Nafri.

“Sebagai Kepala Suku yang baru, saya berjanji untuk menjaga persatuan, kekompakan, dan keharmonisan antar warga, semua harus dirangkul dan dijaga. Tidak ada orang pendatang, yang ada masyarakat Indonesia, semua sama memiliki hak yang sama dilayani,” pungkasnya.

Dalam kegiatan ini, selain personel Satgas Pamtas dari Pos Nafri, turut hadir masyarakat wilayah timur Kampung Nafri dan dalam acara yang meriah tersebut mereka semuanya larut dalam kebersamaan dan kegeembiraan dengan hadirnya Sang Pemimpin Baru Suku Awinero yang bijaksana, demokratis dan nasionalis. (Dre)

POLLING CALON WABUP BEKASI SISA PERIODE 2017-2022: Figur Parpol Tidak Dipercaya Masyarakat

0

JIB | BEKASI, – Polling Calon Wakil Bupati Bekasi sisa periode tahun 2017-2022 menilai tingkat kepercayaan masyarakat terhadap partai politik semakin buruk pasca ditetapkannya Neneng Hasanah Yasin sebagai tersangka kasus suap Meikarta. Masyarakat enggan memilih figur yang berasal dari partai politik untuk membawa perubahan bagi Kabupaten Bekasi.

“Sebanyak 71,4 persen masyarakat memilih calon Wakil Bupati Bekasi ke depan merupakan figur profesional yang memahami birokrasi dan pemerintahan,” ujar Ketua DPC Media Online Indonesia perwakilan Bekasi, Doni Ardon memaparkan hasil sementara Polling Calon Wakil Bupati Bekasi sisa periode 2017-2022, Jumat, 28 Juni 2019 pukul 08:00 wib di sekretariat MOI, Ruko Icon City, Kota Deltamas.

Polling dilakukan menyikapi kekosongan jabatan Wakil Bupati Bekasi yang sebelumnya dijabat H. Eka Supria Atmaja. Plt Bupati Bekasi itu resmi menjabat sebagai Bupati Bekasi, setelah dilantik Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada Rabu (12/6/2019) lalu.

Metode yang digunakan adalah acak untuk menghitung 2.500 responden pemilik akun email dengan angka margin of error sekitar 3 persen.

Selain memilih calon Wakil Bupati Bekasi sisa periode 207-2022, Polling menghasilkan 489 masukan dan tanggapan secara beragam. Sebagian besar masyarakat berharap Wakil Bupati Bekasi ke depan merupakan figur amanah, menguasai ilmu tata negara, memahami watak birokrasi, merakyat, religius, dan bisa berkontribusi untuk Kabupaten Bekasi yang adil dan jujur.

“Menurut saya pendamping H. Eka yang masih tergolong muda alangkah baiknya di pasangkan oleh tokoh yang memang lebih sepuh… Supaya bisa lebih dihargai dan bisa menjadi penyeimbang antara kaum muda dan tokoh petua/sepuh di Bekasi”.

“Bismillah.. harapan kami terhadap figure Calon Wakil Bupati Bekasi kelak tidak dipilih secara asal-asalan, apalagi dipilih karena duitnya. Membenahi Kabupaten Bekasi ini harus secara religi, berdaya guna dan tepat waktu. Sebaiknya berasal dari unsur pemerintahan”.

“Saat ini diharapkan Cawabup, yang mampu dan mumpuni menterjemahkan kebijakan Bupati terlantik.., Mereka calon bukan hanya kejar jabatan Cawabup, tapi betul secara bathiniah dan lahiriah berniat serta tekad membawa rakyat semuanya ke bahtera nyaman dan berkeadilan…dan tentunya sejahtera dalm kemakmuran”.

Doni ardon melanjutkan, masifnya ketidakpercayaan masyarakat terhadap partai politik juga berdampak ketidakpercayaan terhadap anggota DPRD.

“Masyarakat kurang mempercayai wakilnya yang duduk di kursi DPRD karena banyak kader partai yang terjerat kasus suap dan korupsi serta penyalahgunaan jabatan,” ucapnya.

Secara teroisah, Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono membenarkan bahwa tingkat kepercayaan terhadap partai semakin buruk. Alasan Agung, partai tidak bisa menampilkan transparansi keuangan kepada masyarakat.

Partai Politik, menurut dia, juga masih lebih fokus mencari kekuasaan dan kurang mempedulikan kepentingan masyarakat, seperti meningkatkan kesejahteraan dan pendidikan serta menjamin kesehatan. “Kami akui ini,” tuturnya.

Sementara itu, berdasarkan hasil Polling Calon Wakil Bupati Bekasi sisa periode 2017-2022 melalui Google Formulir, inisial D.S dari unsur birokrat unggul dengan perolehan tanggapan sebesar 49,7%.

Sementara di posisi kedua ditempati oleh Juhandi daribunsur birokrat dengan jumlah dukungan masyarakat sebesar 21,7%.

Selanjutnya, calon wakil Bupati Bekasi yang menduduki peringkat ketiga adalah KH. Iip Syarif Bustomi dari Partai Golkar. Sosok religius yang menjabat anggota DPRD selama 4 periode di Kabupaten dan Kota Bekasi itu memperoleh dukungan masyarakat sebesar 6,7%.

Drs. H. Siti Qomariah, calon Wakil Bupati Bekasi hasil dukungan Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Bekasi menempati urutan ke 4 dengan dukungan responden sebesar 2,4% dan dilanjutkan Makmun Hidayat menempati urutan ke 4 dengan dukungan respondes sebesar 1,8 %.
*(Red)*

Antisipasi Pengumuman Hasil Sidang MK Polsek Cikarang Barat Lakukan Patroli Malam

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Dalam rangka mengantisipasi hal – hal tidak di inginkan khususnya setelah pengumuman hasil sidang MK yang menolak gugatan dari BPN. Anggota Polsek Cikarang Barat Lakukan Patroli Malam. Kamis (27/6/2019) malam.

Sesuai arahan Kapolsek Cikarang Barat Kompol Hendrick Situmorang SH.Sik.Msi terkait telah di umumkannya hasil sidang MK anggota Polsek Cikarang Barat di pimpin Padal Iptu Arif Armasyah. SH, melaksanakan Patroli KKYD (Kegiatan Kepolisian Yang Di tingkatkan) pukul 21:00 Wib, dengan cara patroli mobaile kewilyahan guna antisipasi kemungkinan terjadinya hal – hal yang tidak di inginkan.

“Adapun wilayah Patroli yang disambangi Polsek Cikarang Barat diawali dari Jalan utama pantura wilkum Polsek Cikarang Barat diteruskan ke jalan pemukiman penduduk dengan menyambangi sentral – sentral perekonomian seperti pertokoan waralaba / alfa mart – indo mart”. Jelasnya

Lanjut Iptu Arif Armasyah, dalam giat KKYD Patroli Malam tersebut, anggota Polsek Cikarang Barat mengisinya juga dengan memberikan pesan kamtibmas kepada karyawan pertokoan antara lain apabila ada kejadian yang tidak diinginkan agar secepatnya menghubungi Polsek Cikarang Barat.

“Dalam giat KKYD Patroli Malam berjalan dengan aman dan kondusif tanpa ditemukan pelaggaran atau kegiatan yang melanggar hukum”. Tutupnya (Andri)

Madura United Melaju ke Semifinal Setelah Mengalahkan Musuhnya Persebaya Surabaya Dengan Menang Tipis 2-1

0

Pic : Ig/ Maduraunited.fc

JIB | Madura,- Alberto Goncalves menjadi motor serangan tim dengan melesakkan dua gol ke gawang Persebaya Surabaya, dalam lanjutan babak delapan besar Kratingdaeng Piala Indonesia, yang berlangsung di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Kamis (27/6/2019). Tuan rumah menang tipis 2-1 atas tamunya.

Laskar Sappe Kerab menunjukkan penampilan apik di depan pendukungnya sendiri pada pertemuan kedua ini. Pertemuan pertama, kedua tim ini bermain imbang 1-1.

Tim ini mampu memimpin cepat melalui gol dari Alberto Goncalves pada menit keenam. Striker timnas Indonesia itu sukses memanfaatkan umpan sundulan Aleksandar Rakic dan membuat Madura United unggul 1-0.

Setelah kemasukan satu gol, Persebaya mencoba bangkit. Mereka meningkatkan intensitas serangan. Sehingga sempat membuat repot barisan pertahanan Madura United. Gol bagi mereka akhirnya datang, setelah sepakan jarak jauh Lizio tak mampu dibendung kiper Madura United, Muhammad Ridho, skor imbang 1-1.

Dua menit berselang, Beto Goncalves kembali membuat Madura United unggul 2-1. Kali ini Beto memanfaatkan umpan mendatar dari rekannya di Sriwijaya FC, Marckho Sandi Meraudje. Paruh pertama pertandingan berakhir dengan skor imbang sementara 2-1.

Masuk babak kedua, Persebaya memasukkan tenaga baru di sektor penyerangan, yakni Irfan Jaya dan Amido Balde. Kehadiran Amido turut memberikan warna baru di lini serang Bajul Ijo. Peluang emas dimiliki Persebaya lewat tendangan bebas pada menit ke-67.

Amido Balde dijatuhkan oleh Muhammad Ridho tepat di depan kotak penalti Madura United. Namun sayang, sepakan Lizio masih melebar dari gawang Madura United. Skor 2-1 untuk kemenangan Madura United atas Persebaya menutup jalannya pertandingan.

Dejan Antonic mengucapkan selamat untuk timnya, karena sudah bisa lolos ke babak semi final Kratingdaeng Piala Indonesia. “Kita melawan tim yang saat Piala Presiden kemarin bisa menyingkirkan kami. Jadi tradisi kemenangan Persebaya atas kami sudah berganti,” buka Dejan Antonic usai pertandingan.

“Kami menang di pertandingan dimana kedua tim bermain terbuka, dua tim mendapatkan peluang yang sama. Dua tim main positif, dua tim bermain untuk menang. Bersyukur kami bisa buat dua gol itu dan melaju ke semi final,” tuturnya.

“Satu kekhawatiran saya, yaitu kondisi pemain tim saya. Ada beberapa pemain cedera. Kemungkinan karena padatnya pertandingan, bukan hanya di tim saya, mungkin lawan juga merasakannya. Sekali lagi, kami layak mendapatkan ini, saatnya fokus lawan PSM,” sambungnya.

Di lain pihak, kekalahan Persebaya membuat pelatih kepala Djajang Nurdjaman tidak percaya. “Saya tidak percaya kita kalah hari ini. Seharusnya Persebaya mendapat dua penalti,” jelasnya.

Menurutnya ada dua kejadian di dalam kotak penalti Madura United yang layak dihukum dengan sepakan dua belas pas. “Pertama tadi handsball dan yang kedua Amido Balde dijatuhkan di dalam kotak penalti,” ucapnya.

Meski begitu, juru taktik ini sangat mengapresiasi kerja keras timnya. “Saya salut dengan permainan anak-anak, meski hasilnya tidak sesuai dengan harapan,” ujar Djanur. “Saya berharap permainan yang terus membaik ini berlanjut di Liga 1,” sambungnya.

Selain itu Djanur juga diperlihatkan saat dirinya memberikan selamat kepada Madura United. Djanur juga meminta maaf kepada Bonek karena gagal membawa Persebaya ke babak semifinal Piala Indonesia.

Dengan hasil ini, Madura United berhak lolos ke babak semifinal Piala Indonesia 2018. Skuat besutan Dejan Antonic unggul agregat 3-2 atas Bajul Ijo setelah pada leg pertama bermain imbang 1-1 di kandang Persebaya.

Madura United akan menghadapi PSM Makassar pada babak semifinal Piala Indonesia 2018. (Dre)

Sum: PSSI.org

Penyediaan dan Pendistribusian LPG Untuk Kapal Penangkap Ikan dan Petani Sasaran

0

JIB | Jakarta,- Guna menjamin ketahanan energi nasional serta untuk rneningkatkan kesejahteraan Nelayan Sasaran dan Petani Sasaran, Pemerintah mengeluarkan kebijakan diversifikasi energi. Kebijakan itu mengatur penyediaan dan pendistribusian Liquefied Petroleum Gas (LPG) untuk kapal penangkap ikan bagi nelayan sasaran dan mesin pompa air bagi petani sasaran.

Atas pertimbangan tersebut pada 12 Juni 2019, Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 38 Tahun 2019 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Penetapan Harga LPG Untuk Kapal Penangkap Ikan Bagi Nelayan Sasaran dan Mesin Pompa Air Bagi Petani Sasaran.

Dalam Perpres ini disebutkan, sasaran penyediaan dan pendistribusian LPG untuk kapai penangkap ikan bagi Nelayan Sasaran (orang yang mata pencahariannya melakukan penangkapan ikan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari ) dan mesin pompa air bagi Petani Sasaran (orang yang memiliki lahan pertanian paling luas 0,5 (nol koma lima) hektar, kecuali untuk transmigran, yang memiliki lahan pertanian paling luas 2 (dua) hektar, dan melakukan sendiri usaha tani tanaman pangan atau hortikultura) ditujukan untuk:

1. kapal penangkap ikan bagi Nelayan Sasaran yang menggunakan mesin tempel atau mesin dalam yang beroperasi harian; dan
2. mesin pornpa air bagi Petani Sasaran yang menggunakan mesin pompa air dalam melakukan usaha tani tanaman pangan atau hortikultura.
“Penyediaan dan pendistribusian LPG untuk kapal penangkap ikan bagi Nelayan Sasaran dan mesin pompa air bagi Petani Sasaran menggunakan LPG Tabung 3 Kg untuk rumah tangga dan usaha mikro,” bunyi Pasal 3 Perpres ini.

Penyediaan dan pendistribusian LPG untuk kapal penangkap ikan bagi Nelayan Sasaran dan mesin pompa air bagi Petani Sasaran, menurut Perpres ini, dilaksanakan secara bertahap pada daerah tertentu dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ditegaskan dalam Perpres ini, pelaksanaan penyediaan dian pendistribusian LPG untuk kapal penangkap ikan bagi Nelayan Sasaran sebagaimana dimaksud diawali dengan pemberian paket perdana secara gratis oleh Pemerintah Pusat berupa: a. mesin kapal: b. Konverter Kit Kapal Penangkap Ikan dan pemasangannya yang terdiri atas pipa penyaluran, regulator, pencampur (mixer), serta peralatan iainnya; c. tabung LPG 3 Kg beserta isinya; dan d. peralatan pendukung.

Sementara pelaksanaan penyediaan dan pendistribusian LPG untuk mesin pompa air bagi Petani Sasaran sebagaimana dimaksud diawali dengan pemberian paket perdana secara gratis oleh Pemerintah Pusat berupa: a. mesin pompa air; b. Konverter Kit Mesin Pompa Air dan pemasangannya yang terdiri atas regulator, pencampur (mixer), serta peralatan lainnya; c. tabung LPG 3 Kg beserta isinya; dan d. peralatan pendukung.

“Pemberian secara gratis sebagaimana dimaksud hanya diberikan (satu) kali untuk setiap Nelayan Sasaran atau Petani Sasaran, dilaksanakan oleh BUMN berdasarkan penugasan dari Menteri,” bunyi Pasal 5 ayat (3,4) Perpres ini.

BUMN sebagaimana dimaksud, menurut Perpres ini, bertanggung jawab atas kelancaran pelaksanaan penyediaan dan pendistribusian LPG untuk kapal penangkap ikan bagi Nelayan Sasaran dan mesin pompa air bagi petani Sasaran.

“Peraturan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan,” bunyi Pasal 13 Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2019, yang telah diundangkan oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly pada 17 Juni 2019. (Dre)

Prabowo Hormati Keputusan MK, Joko Widodo: Tak Ada Lagi 01 dan 02, Yang Ada Persatuan Indonesia

0

JIB | Jakarta,- Beberapa saat setelah Mahkamah Konstitusi menyampaikan putusan yang menolak gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2019, baik pasangan Calon Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo dan Kiai Ma’ruf Amin maupun pasangan Calon Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menyampaikan pernyataan pers di tempat terpisah.

Pasangan Nomor Urut 01 Joko Widodo dan Kiai Ma’ruf Amin menyampaikan pernyataan di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Kamis (27/6/2019) malam, beberapa saat sebelum Joko Widodo selaku Presiden RI 2014-2019 terbang ke Jepang mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Group 20 (G-20), di Osaka, Jepang.

Dalam pernyataannya Joko Widodo mengatakan, bahwa putusan MK adalah putusan yang bersifat final. “Sudah seharusnya kita menghormati dan melaksanakan bersama-sama,” ujarnya.

Ia berterima kasih kepada KPU (Komisi Pemilihan Umum), kepada Bawaslu (Badan Pengawas Pemilihan Umum) dan kepada DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu) yang melalui perannya masing-masing telah sukses memastikan terselenggaranya Pemilu yang jujur dan adil.

Tak lupa Joko Widodo menyampaikan ucapan terimakasih kepada Mahkamah Konstitusi atas putusannya terkait sengketa Pilpres 2019 yang telah memutus sengketa Pilpres secara adil dan transparan.
Ia mengajak rakyat Indonesia untuk bersatu kembali bersama-sama membangun Indonesia, bersama-sama memajukan Indonesia, Tanah Air kita tercinta. “Tidak ada lagi 01 dan 02 yang ada persatuan Indonesia,” tegas Joko Widodo.

Menurut Joko Widodo, kita harus saling menghargai, walaupun pilihan politik kita berbeda tapi kita harus saling menghormati, walaupun pilihan politik kita berbeda pada saat pilpres tapi kita harus, tapi kita harus sampaikan presiden-wakil presiden terpilih adalah presiden bagi seluruh bangsa, bagi seluruh rakyat indonesia.

Dalam kesempatan itu Joko Widodo memuji Prabowo dan Sandiaga Uno yang menurutnya memiliki sikap negarawan dalam menghadapi hasil putusan MK yang menolak gugatan tim 02. Jokowi menyatakan memiliki kesamaan visi dengan Prabowo dan Sandi.“Saya meyakini kebesaran hati dan kenegarawanan sahabat baik saya, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno,” kata Joko Widodo.

Sementara itu Calon Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto didampingi Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02 Sandiaga Uno dalam pernyataanya mengatakan, pihaknya menghormati hasil yang telah diputuskan dan disahkan dari sidang gugatan sengketa pemilihan presiden di Mahkamah Konstitusi.

“Kami menghormati hasil Mahkamah Konstitusi tersebut. Kami menyerahkan seluruhnya kebenaran dan keadilan yang Hakiki kepada Allah SWT,” kata Prabowo di kediaman Kartanegara Jakarta, Kamis (26/6/2019) malam. (Dre)

Sum: Kominfo

Peningkatan Profesionalisme Uji Kompetensi Wartawan Angkatan I Dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Bekasi

0

JIB | Kabupaten Bekasi, – Sebanyak 36 Orang wartawan di Kabupaten Bekasi mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) kegiatan tersebut di selenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya Bersama Humas Pemerintah Kabupaten Bekasi di Grand Cikarang Hotel, Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi Jawa Barat.

Kepada Jurnalindonesiabaru.com Ketua PWI Bekasi, Melody Sinaga menjelaskan, UKW merupakan kebutuhan para wartawan agar semakin bertanggungjawab dalam pekerjaannya, UKW yang terselenggara ini merupakan UKW perdana diadakan PWI Bekasi. Oleh karena itu, dari sejumlah peserta yang ikut serta dapat mengikuti ujian dengan baik dan lulus sehingga mendapat predikat berkompeten.” Katanya Rabu (26/06/2019) Malam

“Semoga dalam uji kompetensi hari ini, semua wartawan yang telah mendaftar bisa berkompeten semuanya. Walau memang semuanya itu balik lagi ke penguji,” kata Melody.

Di tempat yang sama Pelaksan Tugas (Plt) Ketua PWI Jawa Barat, Hilman Hidayat, menambahkan mengatakan bahwa wartawan itu adalah seseorang yang diharuskan menguasai pesan. Bila pesan yang disampaikan baik, maka publik yang mengkonsumsi berita dari wartawan akan menjadi baik. Begitu pula dengan sebaliknya jika si pesan yang disampaikan itu buruk, maka berdampak buruk pada publik.”Ujarnya

Dia mengatakan pentingnya uji kompetensi juga tidak terlepas dari maraknya informasi bohong alias hoaks di media sosial. Karena itu, UKW sebagai sarana agar wartawan yang diharuskan melawan hoaks semakin memiliki kredibelitas.
“Coba bandingkan di medsos berita bohong itu berseluyuran, harus kemana cari referensi kecuali pada media yang telah terverifikasi atau wartawannya yang sudah terverifikasi, paling tidak dia bisa cek fakta,” jelas Hilman.

Dia pun berterimakasih pada Pemerintah Kabupaten Bekasi yang telah membantu penyelenggaraan UKW. Menurutnya, bantuan kepada wartawan untuk peningkatkan mutu di dunia kerja jauh lebih penting.
“Saya bangga kalau pemda bisa membantu kesejahteraan fisik tapi bagaimana meningkatkan juga kualitas pekerjaan profesi wartawan,” tandasnya.

Agenda UKW ini diselenggarakan selama dua hari dari tanggal 26 Juni sampai dengan 27 Juni 2019. Selain agenda UKW, dalam acara juga diselenggarakan acara penyerta yakni seminar Jurnalistik. (Dre)

FUI : LEBIH BAIK IBADAH DAN DUKUNG MK LEWAT DO’A DARI PADA UNJUK RASA SIA-SIA

0

JIB | JAKARTA – Jelang putusan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) atau sengketa hasil Pilpres 2019 pada Kamis (27/6/2019), terlihat Sejumlah ormas yang tergabung dalam Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat untuk Keadilan dan Kemanusiaan atau Gerak melakukan unjuk rasa di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (26/6/2019).

Usai Sholat bejamaah di jalan Sekjen FUI Muhammad Al khaththath Kepada Awak Media mengatakan sejumlah ormas yang tergabung dalam aksi tersebut yakni Front Pembela Islam (FPI), Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, dan PA 212, untuk FUI tidak ikut karena bukan bagian dari GERAK lagi.

“Menabahkan FUI sudah tidak sejalan lagi dan sudah menyatakan sikap seperti yang tertulis dalam spanduk yan terpasang di Flay over, para tokoh GNPF kecewa dengan sikap yang ditunjukan FUI.” Ujarnya.

Lanjutnya, Spanduk FUI terpasang di Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) depan patung kuda yang merupakan lokasi aksi, dimana dalam spanduk tersebut FUI sudah menyatakan sikap untuk mendukung apapun yang diputuskan oleh MK terkait sengket Pilpres 2019. (Frans)

Kurangi Pengangguran Dengan Berdialog Kepada Pimpinan Perusahan Se-Bekasi

0

JIB | Kabupaten Bekasi-
Bupati Bekasi H Eka Supria atmaja SH bersama jajaran Dinas Tenaga Kerja berkunjung ke Kawasan Industri yg ada di Kabupaten Bekasi. Untuk memantau sejauh mana pick perusahan kepada pemerintahan dan masyarakat dalam Kontrubusinya dalam mengurangi pengangguran. Rabu (27/06/2019).

Setelah membuka acara seminar wartawan dan pelatihan UKW di hotel Grand Cikarang, Bupati Bekasi langsung meninjau mulai dari Kawasan MM2100, lalu dilanjutkan ke 10 Kawasan Industri lain yang ada di Kabupaten Bekasi.

Setelah itu Bupati Bekasi berdialog bersama para pengelola kawasan dan para perwakilan perusahaan di Kawasan MM 2100 sekaligus sirahturrahmi dan memaparkan peraturan Bupati Nomor 9 tahun 2019 tentang perluasan tenaga kerja.

“Saya berharapa dan keinginan agar para pemilik perusahaan-perusahaan yang ada di kabupaten Bekasi (khsususnya di MM2100) bisa bekerja sama dan berpartisipasi membangun Kabupaten Bekasi” Tegasnya.

Bukan hanya itu, Eka juga meminta harus ada pemenyerapan pekerja yqng berasal dari masyarakat Kabupaten Bekasi, demi kemaslahatan dan mengurangi pengangguran.

Tambahan Data BPS Sakernas Tahun 2018 menyatakan bahwa jumlah angkatan kerja di Kabupaten Bekasi 1.630.423 orang, dari jumlah tersebut baru 1.472.432 orang yang sudah bekerja, jadi masih ada sekitar 9,69℅ atau sejumlah 157 ribu warga Kabupaten Bekasi yang belum bekerja. (Endang).

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -