Monday, February 16, 2026
Home Blog Page 457

Wanita Asal Karawang Di Clurit Orang Tak Dikenal

0

JIB | Cikarang Utara- Telah terjadi Pencurian dan kekerasan terhadap wanita (Korban), yang bekerja di kawasan Industri MM2100 tepatnya di PT Yamaha Music Cibitung, pada hari Sabtu (27/04/2019) Jam 00.40 WIB sore tadi di lokasi jalan Gatot Subroto kampung pilar timur
Desa Karang Asih arah Kali ulu Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi.

Korban bernama Nurul Alfiah (21) dengan alamat kampung Babakan, Desa Puserjaya,
Teluk Jambe, Kabupaten kerawang. Dengan luka bagian kepala akibat sabetan celurit di kepalanya dan korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Cikarang Medika Pasir Gombong.

Pelaku 3 orang menggunakan
sepeda motor Vario melarikan diri arah Lemah Abang Karawang dengan membawa hasil rampasan HP dan tas korban.

Saksi mata di lokasi kejadian Muhamad Riskianto, (26) alamat kampung Krandeng, Desa Sukajadi Kecamatan Sukakarya menjelaskan korban pulang kerja nunggu jemputan, tiba-tiba pengendara sepeda motor berboncengan 3 orang menghampiri korban dan langsung merebut Hp dan Tas milik korban.

“Korban mempertahankan Tas sehingga korban dibacok pelaku menggunakan clurit, dan terkena di bagian kepala dan lengan kemudian pelaku lari arah kaliulu” Ungkapnya kepada awak media.

Masih kata Muhammad Korban dibawa oleh kami ke RS.Cikarang Medika, dibantu dari pihak kepolisian, dan langsung ditangani oleh pihak rumah sakit.

Dalam hah ini pihak kepolisian masih dalam pengejaran korban pencurian dan kekerasan. (Endang)

-Bersambung

Peringatan Isra Mi,raj Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H Disambut Meriah Jama’ah

0

JIB | SUKABUMI – Apdesi Kabupaten Sukabumi dan juga Kades Wanasari telah menyelenggarakan giat Tabligh Akbar dalam rangka Peringatan Isra Mi,raj Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H bertempat di Lapangan Desa Wanasari Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi.

Hal itu dilakukan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Sukabumi yang kondusif jelang pemilu dan Pilpres April 2019 mendatang.

Tema kegiatan tersebut ” Menjaga Nilai dan Tradisi dalam memperkuat kebinekaan” serta dihadiri sekitar 7.000 orang jama’ah yang merupakan warga Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi, senin (1/4/2019).

“Tablik akbar ini pencerahan, intinya bagaimana mensyukuri nikmat berbangsa dan bernegara dalam bingkai persatuan tanpa hoaks dan provokasi,” kata Ketua APDESI Kabupaten Sukabumi Bapaka Dadun.

Kegiatan ini dilakukan karena beberapa hari lagi menjelang pemilu. Dia berharap kabupayen Sukabumi tetap kondusif dan damai. Selain itu warga dapat menjalani hak politik dengan aman.

“Saya juga mengajak warga untuk gunakan hak pilihnya pada Pemilu 2019 dan selalu menjaga kamtibmas jelang pemilu, tolak hoax, jangan mudah terprovokasi terhadap ujaran kebencian,” jelasnya.

Tambahnya, dengan tabligh akbar tersebut diharapkan warga Kabupaten Sukabumi dilindungi oleh Allah. Terutama dilindungi dari berbagai hal yang bisa membuat semrawut atau bermasalah.

“Saya juga berharao kegiatan tabligh akbar ini sebagai pemersatu bangsa. Terutama jangan sampai ada perbedaan di tengah dinamika tahun politik menjadikan perpecahan di tengah masyarakat. Saya harao juga masyarakat itu jangan karena ada isu dengan mudahnya tanpa disaring dan terima. Itu bagian yang tidak menyehatkan dalam berpolitik dan bernegara,” pungkasnya. (Endang)

Pemilu 2019 Berjalan Damai, Aman Dan Sejuk Bersama Nelayan Kab Sukabumi

0

JIB | SUKABUMI – Ketua Persatuan Nelayan Kabupaten Sukabumi mengajak masyarakat Kabupaten Sukabumi melaksanakan pemilihan umum (Pemilu) 2019 berjalan damai, aman dan sejuk.

Pelaksanaan Pemilu 2019 akan memilih calon presiden dan calon wakil presiden serta pemilihan legeslatif (DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota dan Dewan Perwakilan Daerah).

“Mari kita jaga pemilu 2019 yang sebentar lagi akan di gelar agar berjalan dengan kondusif, Kata Ketua Persatuan Nelayan Kabupaten Sukabumi Aji Troy Saat di wawancara dalam agenda kunjungan mentri bidang kemaritiman di Desa Cisolok Kabupaten Sukabumi, minggu (14/4/2019)

Dia juga berharap agar masyarakat ikut berpartisipasi untuk menggunakan hak suara pada Pemilu agar pemimpin yang terpilih nanti dapat mengubah kehidupan yang lebih baik lagi.

“Kita sebagai elemen masyarakat memiliki kewajiban untuk mendorong jangan sampai tidak menggunakan hak pilih atau golongan putih (Golput),” ungkapnya.

Dia juga menghimbau agar masyarakat tidak terpengaruhi oleh berita bohong atau biasa yang disebut berita hoax yang mengganggu kondusifitas pemilu 2019.

“Pesta demokrasi lima tahunan itu tentu jangan sampai dikotori dengan adanya kecurangan dan ketidak jujuran, seperti praktik politik uang, kampanye hitam, isu bernuansa suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) dan berita bohong yang dapat mempecah belah bangsa,” tegasnya. (Red)

KETUA APDESI KABUPATEN SUKABUMI MENGAJAK UNTUK TOLAK SEMUA BERITA HOAX

0

JIB | SUKABUMI – Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Sukabumi menggelar pertemuan dengan para anggota di Pondok Hexsa Ujung Genteng Kabupaten Sukabumi.

Kegiatan pertemuan itu dipimpin oleh kepala Desa Wanasari Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi Bapak Dadun, dalam rangka pemilu 2019 yang damai, aman dan sejuk.

Dalam pertemuan tersebut Bapak Dadun menyampaikan, para Kepala Desa harus menghimbau warganya agar menggunakan hak pilihnya pada pemilu 2019.

“Saya harap kepada kepala desa yang hadir hari ini agar bisa menghimbau warganya untuk ikut dalam mensukseskan pemilu 2019 dengan cara menggunakan hak pilihnya untuk menentukan pemimpin indonesia kedepanya,” katanya.

Dia juga menghimbau agar selalu menjaga kamtibmas pemilu 2019 di wilayahnya masing-masing.

“Jelang pemilu 2019 kita harus menjaga kondusifitas dan mengantisipasi gangguan kamtibmas yang ada di wilayah kita masing-masing, agar pemilu 2019 berjalan dengan lancar,” tuturnya.

Tambahnya, dia juga menghimbau agar selalu bijak dalam menggunakan media sosial agar terhindar dari berita bohong atau yang bisa di sebut berita Hoax.

“Tolak hoax, jangan mudah terprovokasi terhadap ujaran kebencian, dan kita harus bersinergi dengan Polri dalam mewujudkan Pemilu 2019 yang aman damai dan kondusif di Kabupaten Sukabumi,” tegasnya. (Andre)

Ketua APDESI Kabupayen Sukabumi Mengajak Warga Untuk Menggunakan Hak Pilih Pada Pemilu 2019

0

JIB | SUKABUMI- Ketua Apdesi Kabupaten Sukabumi Bapak Dadun didampingi Kepala Deaa Wanasari melakukan pertemuan bersama warga Desa Wanasari di Kantor Balai Desa Wanasari Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi, minggu (31/3/2019).

Pertemuan tersebut dalam rangka sosialisasi dan mengajak warga untuk gunakan hak pilihnya pada Pemilu 2019 yang di gelar pada hari rabu 17 April 2019.

“Saya harap semua warga datang ke TPS pada 17 April mendatang. Jangan sia-siakan hak pilih, jangan menjadi golput,” ujar Dadun Selaku Ketua Apdesi saat sambutan.

Dia juga berpesan agar masyarakat mewaspadai berita bohong (hoaks) seputar pemilu. Dirinya pun mengingatkan masyarakat tidak terpengaruh dengan politik uang serta kampanye yang mengandung ujaran kebencian.

“Jaga kamtibmas jelang pemilu 2019, masyarakat jangan mudah percaya dengan hoaks pemilu. Misalnya, jika ada yang menyebarkan informasi pelaksanaan pemilu akan rusuh dan jangan mudah terprovokasi terhadap ujaran kebencian,” tegasnya.

Dia juga mengajak warga untuk bersinergi dengan Polri dalam mewujudkan Pemilu 2019 yang aman damai dan kondusif di Kabupaten Sukabumi.

“Kita juga harus sinergi dengan pihak keamanan dan kita juga harus mendukung KPU dan Bawaslu. Tidak lupa Satpol PP dan Linmas agar membantu menjaga keamanan jelang hari H pencoblosan nanti,” tambahnya. (Sam)

H. Ucok Haris Maulana Yusuf : Wujudkan Pemilu 2019 Yang Damai, Aman Dan Sejuk.

0

JIB | SUKABUMI – H. Ucok Haris Maulana Yusuf (H.Ucok) merupakan mantan Wakil Bupati Sukabumi Periode tahun 2000 sampai dengan 2005 dan juga Dewan Penasehat LSM Indonesia Bergerak (IBR).

Demi terwujudnya pemilu 2019 yang damai, aman dan sejuk. Diapun ikut serta dalam mensosialisasika agar masyarakat indonesia khususnya warga Sukabumi agar tidak golput dan mendukung pemilu 2019 yang damai, aman dan sejuk. Sabtu (27/4/2019).

Adapun rangkaian kegiatan yang ia lakukan dalam mensosialisasikan dan mensukseakan pemilu 2019 diantaranya, pada hari Minggu (24/3/2019), nobar bersama Slanker Fans Club (SFC) Kabupaten Sukabumi di Ruko Pasar Baru Kecamatan Pelabuhan Ratu Kabupaten Sukabumi dalam rangka sosialisasi kepada masyarakat agar tidak Golput dan dukung terwujudnya Pemilu 2019 yang aman, damai dan kondusif di Kab.Sukabumi

Yang kedua pada hari senin ( 25/3/2019), Deklarasi dukung Pemilu Damai 2019 dan tolak berita hoax bersama LSM IBR di Sekretariat IBR, Jl.Ahmad Yani No.1 Kp. Batu Sapi Pelabuhan Ratu Kabupaten Sukabumi.

Dalam kegiatan tersebut dia menyampaikan, mengajak warga agar menggunakan hak konstitusionalnya pada Pemilu 2019.

” Menghimbau warga untuk mendukung pemerintah dan bersinergi bersama Polri dalam rangka mewujudkan Pemilu 2019 yang aman, damai dan kondusif di Kabupaten Sukabumi,” kata H. Ucok Haris Maulana Yusuf.

Lanjutnya, dia megajak warga untuk menjaga kamtibmas di wilayahnya baik menjelang, pada saat serta pasca pemilu 2019.

” Saya juga mengajak masyarakat agar ijut serta dalam menjaga kondusifitas saat pemilu 2019,” tuturnya.

Dia juga menghimbau warga agar tidak mudah terpengaruh terhadap berita hoax dan tidak mudah terprovokasi oleh ujaran kebencian yang saat ini marak terjadi.

“Saya juga mengajak warga untuk mendukung Polri dalam upaya penegakan hukum terhadap penyebar berita Hoax, demi terciptanya kemanan nasional,” tutupnya (Andre)

Mantan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto Pemilu 2019 Terburuk Dan Terparah Pasca Reformasi

0

JIB | Jakarta- Mantan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto menyebut pemilu 2019 merupakan pesta demokrasi terparah pasca reformasi Indonesia. Hal itu diindikasikan dengan dugaan-dugaan kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif.

Pertama dia melihat hal tersebut pada kasus yang sempat viral yang menjadikan Anggota Komisi VI DPR RI Bowo Sidik Pangarso menjadi tersangka oleh KPK yang diduga menerima suap dan gratifikasi dengan total sekitar Rp8 miliar dari suatu perusahaan.

Saat petugas komisi antirasuah menemukan uang tersebut, rupanya telah dimasukkan ke dalam amplop dengan pecahan berbeda-beda Rp50 ribu atau Rp20 ribu.

“Gambarannya (pemilu terparah) pertama ada 400 ribu amplop yang disiapkan oleh Bowo Sidik terungkap oleh penegak hukum, itu gak pernah ada sepanjang sejarah penegakan hukum di Indonesia. Bahkan lawyernya Sidik bilang bukan 400 ribu amplop, tapi satu juta. Bahkan sekarang perkembangannya di sana juga ada duit dari menteri,” kata Bambang saat berkunjung ke Bekasi

Amplop yang diduga digunakan untuk serangan fajat tersebut terhitung sangat banyak untuk melanggengkan nama Bowo ke Senayan berdasarkan dapilnya di Jawa Tengah II. Banyak yang menilai itu bukan kebutuhan Bowo semata, namun juga untuk partai.

“Dan itu di Jawa Tengah, tahu kenapa diserang (serangan fajar), karena disana perbedaan suara 2014 antara Pak Jokowi dan Prabowo itu 8 juta dan 6 juta itu disumbang oleh Jawa Tengah,” ujarnya.

Kedua, masalah yang mencatut nama Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan terkait kasus tempel amplop putih kepada Kiai Zubair Muntasir saat berkunjung ke Pesantren Nurul Cholil Bangkalan, Madura.

Pada videonya yang viral itu, Luhut juga sempat meminta kepada sang kiai untuk menyampaikan kepada santri dan sang kiai untuk datang ke TPS pada 17 April. Namun yang dipertanyakan oleh Bambang, mengapa ada imbauan dari Luhut untuk memutihkan TPS.

“Jadi bukan yang dibagi (amplop) ke pesantrennya yang masalah, tapi yang dia (Luhut) sebut ke TPS baju putih. Itu tafsirnya jadi dua, coblos baju putih atau dateng ke tempat pakai baju putih-putih. Dan saya menduga hal-hal seperti ini tidak dilakukan satu kali,” ujarnya.

Ketiga, lanjut Bambang, masalah surat suara yang tercoblos di Malaysia untuk salah satu paslon dan partai dengan caleg tertentunya yang hingga kini masih tanda tanya. Keempat, dia mengaku menemui langsung kesalahan di lapangan, berupa keterlambatan distribusi logistik pemilu dan salinan sertifikat hasil penghitungan suara TPS tidak diumumkan dengan cara ditempelkan di tempat umum oleh KPPS.

“Dan kalau itu tidak diumumkan (KPPS) itu ada pidananya, berdasar Pasal 391 jo 508 UU 7 tahun 2017, dan itu masif terjadi. Ini belom yang macem-macem (masalah lain) kalau pakai data Bawaslu, mulai dari Minggu tenang, politik uang, kemudian saya menyimpulkan pemilu ini yang paling terburuk setelah reformasi,” pungkasnya. (Andre)

Pimpinan Pondok Pesantren Fatihatul Quran Bogor, Ajak Warga Jaga Kebersaman Pasca Pemilu 2019

0

JIB | BOGOR – Pimpinan Pondok pesantren (Ponpes) Fatihatul Quran Bogor KH Mohammad Monib, S.Ag mengajak seluruh warga untuk tetap menjaga kebersamaan pasca dilaksanakannya Pemilu 2019.

Kepada media Jurnal Indonesia Baru KH Mohammad Monib S.Ag mengatakan semoga masyarakat atau para simpatisan Calon Presiden baik kubu 01 maupun kubu 02 untuk tidak terpancing dengan isu yang berkembang baik melalui media sosial dan isu yang beredar dari mulut ke mulut pasca pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 yang sudah di selenggarakan oleh Komisi Pemilihan umum (KPU). Jumat (26/04/2019) malam.

“Marilah kita tingkatkan ukhuwah Islamiah Pasca Pemilu 2019 dan terus jaga kebersamaan ini mari kita tingkatkan ibadah dan doa agar Allah SWT memberikan takdir terbaik yang paling maslahatnya bagi negara ini setelah dilaksanakan pencoblosan Pemilu tanggal 17 april kemarin.”katanya

Monib juga menjelaskan bahwa Negara kita Indonesia mayoritas penduduknya beragama Muslim jadilah muslim yang baik tidak mudah terpancing dengan isu yang berkembang saat ini pasca Pemilu dan begitu juga saya mengajak kepada masyarakat luas agar dapat menghormati KPU selaku penyelenggara pemilu 2019.

“Pemilhan legeslatif dan Pilpres 2019, baru saja selesai saya berharap kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bersabar dan berikan kepercayaan kepada KPU soal tahap demi tahap semuanya hingga apapun hasilnya nanti yang di umumkan oleh KPU.”Harapnya

Begitu juga saya selaku pimpinam Pondok Pesantren Fatihatul Quran Bogor sangat mengapresiasi terkait kinerja aparat yang telah mengamankan gelaran demokrasi Pemilu 2019 ini dengan sangat profesional. (Red)

Segenap Pemerintahan Desa Waluya Ucapkan Terima Kasih “Pemilu 2019 Berjalan Aman Dan Kondusif”

0

JIB | CIKARANG UTARA- Jajaran pemerintahan Desa Waluya Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi, Jum’at (26/7/2019) mengucapkan terima kasih untuk seluruh masyarakat yang ada di wilayah Desa Waluya Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi telah bersama-sama menjaga Kestabilitas Keamanan, Ketertiban dan Kenyamanan selama berlangsungnya Pemilu 2019.

Kesuksesan kegiatan Pemilu 2019 di wilayah Desa Waluya, berkat kerjasama dari semua element masyarakat yang telah menjaga akan stabilitas keamanan, sehingga wilayah Desa Waluya aman dan damai.

“Terima kasih buat para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda bersama pemerintah di Wilayah Desa Waluya Sehingga, Pemilu 2019 berlangsung dengan baik dan aman, menunjukan warga masyarakat sangat menyadari arti dari keamanan dan kenyamanan.” ujar Kepala Desa Waluya Bapak Dedi Cahyadi.

Dedi juga sangat mengapresiasikan kepada masyarakat karena dengan bantuan pesta demokrasi pemilu 2019 aman dan terkendali bukan hanya itu, tetapi semua berkat peran serta juga para tokoh-tokoh seperti tokoh masyarat, pemuda, agama di desa waluya yang ada, bersama juga dengan aparat desa yang selalu membantu pihak Kepolisian umumnya dan khususnya Bhabinkamtibmas Bripka Dody Gusmanto serta Babinsa TNI AD Serda M.Saifullah dalam menjaga Kamtibmas.

“Saya tetap terus menghimbau kepada seluruh masyarakat, terus menjaga kestabilitas keamanan. Karena keamanan dan kenyamanan adalah milik kita bersama,” Tutup kepala Desa Waluya Dedi Cahyadi kepada media Jurnal Indonesia Baru di sela-sela kesibukannya. (Endang)

Segenap Pemerintahan Desa Waluya Ucapkan Terima Kasih “Pemilu 2019 Berjalan Aman Dan Kondusif”

0

JIB | CIKARANG UTARA- Jajaran pemerintahan Desa Waluya Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi, Jum’at (26/7/2019) mengucapkan terima kasih untuk seluruh masyarakat yang ada di wilayah Desa Waluya Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi telah bersama-sama menjaga Kestabilitas Keamanan, Ketertiban dan Kenyamanan selama berlangsungnya Pemilu 2019.

Kesuksesan kegiatan Pemilu 2019 di wilayah Desa Waluya, berkat kerjasama dari semua element masyarakat yang telah menjaga akan stabilitas keamanan, sehingga wilayah Desa Waluya aman dan damai.

“Terima kasih buat para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda bersama pemerintah di Wilayah Desa Waluya Sehingga, Pemilu 2019 berlangsung dengan baik dan aman, menunjukan warga masyarakat sangat menyadari arti dari keamanan dan kenyamanan.” ujar Kepala Desa Waluya Bapak Dedi Cahyadi.

Dedi juga sangat mengapresiasikan kepada masyarakat karena dengan bantuan pesta demokrasi pemilu 2019 aman dan terkendali bukan hanya itu, tetapi semua berkat peran serta juga para tokoh-tokoh seperti tokoh masyarat, pemuda, agama di desa waluya yang ada, bersama juga dengan aparat desa yang selalu membantu pihak Kepolisian umumnya dan khususnya Bhabinkamtibmas Bripka Dody Gusmanto serta Babinsa TNI AD Serda M.Saifullah dalam menjaga Kamtibmas.

“Saya tetap terus menghimbau kepada seluruh masyarakat, terus menjaga kestabilitas keamanan. Karena keamanan dan kenyamanan adalah milik kita bersama,” Tutup kepala Desa Waluya Dedi Cahyadi kepada media Jurnal Indonesia Baru di sela-sela kesibukannya. (Endang)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -