Sunday, April 5, 2026
Home Blog Page 471

KPU Kabupaten Bekasi Tetapkan 2.053.546 DPT Pemilu 2019

0
Ketua KPU Kabupaten Bekasi : Jajang Wahyudin

JIB | Kabupaten Bekasi- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menetapkan 2.053.546 orang masuk daftar pemilih tetap (DPT) pada Pemilu 2019.

“Penetapan ini sudah melalui verifikasi data pemilih beberapa hari yang lalu dengan melakukan penyetaraan data milik Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bekasi,” ujar Ketua KPU Kabupaten Bekasi Jajang Wahyudin kepada Media online Jurnal Indonesia Baru di ruangan Kerjanya, Senin (11/03/2019).

Menurut dia, DPT tersebut juga telah ditetapkan melalui rapat pleno terbuka untuk merekapitulasi penyempurnaan Daftar PemilihTetap Hasil Perbaikan Tahap kedua (DPTHP-2) tingkat Kabupaten Bekasi pada Pemilu 2019.

“Sebenarnya hal itu sudah dilakukan pada hari Senin, 10 Desember 2018 dengan penyempurnaan data milik Disdukcapil,” ucapnya.

Jajang mengatakan, hasil penyempurnaan DPTHP-2 ada penambahan sebanyak 99.140 nama dari hasil pleno DPTHP-2 pada 13 November 2018, sebanyak 1.957.441 calon pemilih.

“Calon pemilih itu akan menggunakan hak pilihnya di 7.948 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 23 kecamatan dan 187 desa/kelurahan se-Kabupaten Bekasi,” kata Jajang. (Red)

TNI/Polri Bersama Warga Mojosongo Bersinergi Dalam Kerja Bakti di TMMD Sengkuyung I TA. Kodim 0735/Ska

0

JIB | Surakarta- Kerja bakti adalah salah satu wujud pelayanan dan kepedulian TNI/Polri terhadap masyarakat di wilayah binaannya, untuk mewujudkan hal tersebut TNI/Polri bersama sama Masyarakat bersinergi melaksanakan kerja bakti di Program TMMD Sengkuyung I TA. 2019 di RT. 03/39 Jati Rejo Mojosongo Jebres Surakarta. Minggu, (10/3/2019)

Aparat TNI dari satgas TMMD Kodim 0735/Surakarta, Polsek Jebres dan Masyarakat melaksanakan kerja bhakti berupa betonisasi jalan sepanjang 682 meter, pembangunan saluran air sepanjang 1.364 meter, pembangunan Mushola dan pembuatan Tandon air di RT. 03/39 Jati Rejo Mojosongo. Adapun pengerjaan tersebut dilakukan secara gotong royong dalam rangka program TMMD, yang di lakukan oleh Personil Kodim 0735/Surakarta bekerja sama dengan masyarakat di bantu oleh instansi lain. Adapun yang turut ambil dalam pengerjaan program TMMD tersebut antara lain dari MTA, LDII, Linmas dll.

Pada saat dikonfirmasi Bhabinkamtibmas Aipda Suwedi menjelaskan, ” Dalam rangka pelaksanaan TMMD di Desa Jati Rejo Bhabinkamtibmas Mojosongo selalu bersinergi dan berkoordinasi dengan aparat TNI serta masyarakat untuk melaksanakan kerja bhakti gotong royong secara bersama sama dengan tujuan untuk mensukseskan pelaksanaan dari TMMD yang dilaksanakan didesa binaannya, ucap Aipda Suwedi

Sementara Babinsa Mojosongo Serda Samanhudi mengatakan, kebersamaan Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Masyarakat dalam kerja bakti ini untuk memupuk kebersamaan dan kekeluargaan antara Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta dan Polsek serta masyarakat, sehingga nantinya tercipta kebersamaan dan kerja sama yang harmonis, guna mensukseskan program TMMD Sengkuyung I TA. 2019 ini. (Red)

Ketua LPK DPC Kabupaten Bekasi Asep Saepullah : Jembatan Cipamingkis Bekasi Kembali Ambrol Akibat Kerja Asal Jadi

0

JIB | Cibarusah – Jembatan Cipamingkis belum sebulan diperbaiki kontraktor rekanan Dinas PUPR Kabupaten Bekasi. Namun, lantaran pengerjaannya terkesan asal asalan, ruas jalan jembatan tersebut kembali ambrol.

Ketua Lembaga Pemberantas Korupsi DPC Kabupaten Bekasi Asep Saepullah menyesalkan ambrolnya jembatan Cipamingkis. “Kondisinya sangat memprihatinkan dan kejadian ini terjadi berulang ulang,” ungkapnya.

Menurut Asep, perencanaan pembangunan dan perbaikan yang dilakukan Dinas PUPR Kabupaten Bekasi kurang jeli sehingga ketahanannya tidak kuat saat dilewati kendaraan besar.

“Struktur tanahnya harus diperhitungkan, kalau bikin RAB jangan asal”.

“Apalagi kalau pelaksana konstruksinya asal tunjuk dan terjadi pengurangan bahan material, pastinya engga akan kuat itu dan bakal ambrol lagi. Sayang anggaran,” ujarnya.

Dia mendesak Pemerintah Kabupaten Bekasi Khususnya Dinas pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, untuk segera mengevaluasi pemborong yang menangani perbaikan jembatan tersebut. Sebab jika tidak segera ditangani, menyulitkan masyarakat yang melintasi jembatan tersebut.

“Ini yang sangat dirugikan masyarakat Cibarusah,” jelasnya.

Asep mengingatkan selama ini kinerja Dinas PUPR banyak menuai cemoohan dan cibiran dari masyarakat dan sejumlah stakeholder di kabupaten Bekasi. Cemoohan itu tidak hanya pra penangkapan Kepala Dinas PUPR Jamaludin oleh KPK, tetapi hingga saat ini masih berlangsung.

“Saya pikir hal ini tidak boleh dibiarkan berlarut larut, karenanya kami akan memantau setiap kegiatan pembangunan yang dilaksanakan PUPR dan jika ditemukan adanya praktik KKN, akan langsung kita tindaklanjuti bersama aparat Kepolisian, Kejaksaan dan KPK,” tegasnya. (Red)

Lagi, Despita Anak Putus Sekolah SD Butuh Bantuan “Penderita Benjolan Dipelipis Mata”

0

JIB | Pebayuran, Bekasi- Despita Maharani (13) tak bisa bermain bebas bersama teman-teman sebayanya, anak perempuan dari pasangan Endang dan Ida itu, harus berada di dalam rumah karena malu dan tidak percaya diri di karenakan ada benjolan di pelipis matanya yang berukuran lumayan besar. Sabtu (09/03/2019).

Benjolan yang ada dibawah pelipis mata kirinya terus membesar sehingga menutupi mata kirinya. Despita Maharani pun terpaksa putus sekolah, dan menutup diri di rumahnya penyakit tersebut sudah hampir empat tahun lalu di deritanya.

Despita yang tinggal bersama orang tuanya di Kampung Kobak Pasir, RT 03/06, Desa Kertajaya, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat itu sebelumnya pernah di rawat di RS Persahabatan Jakarta Timur.

Saat itu, sekitar empat tahun lalu, saat Despita duduk di bangku kelas dua sekolah Madrasah, Despita mengalami pembengkakan gusi. Bengkak pada gusi yang dialami Despita lumayan parah, sehingga menjalar ke pelipis mata mengakibatkan benjolan kian lama semakin membesar hingga sekarang.

Karena sakit yang dialami cukup parah, terkadang sering keluar nanah dan darah dari mulut bahkan terkadang dari hidungnya.

Usai mendapat perawatan dari RS Persahabatan, kondisi Despita mulai membaik. Di gusinya pun sudah tidak ada lagi pembengkakan.

Namun belakangan ini, sakit yang diderita seperti berpindah tempat. Pada awalnya Despita sakit di bagian gusi bawah, kini sakitnya berpindah dibagian atas, bahkan timbul benjolan.

Endang menceritakan, benjolan di wajah anaknya itu muncul sejak dua tahun lalu. Karena keterbatasan biaya, Endang yang bekerja sebagai buruh bangunan tak mampu membiayai pengobatan anaknya, yang hampir dua tahun Despita hanya dirawat di rumah.

“Awalnya sih sakit di bagian gigi (gusi), tapi sudah di operasi dan sehat. Tapi belakangan ini muncul bengkak bagian wajah sebelah kiri,” kata Endang.

Endang mengatakan, dirinya tidak bisa berbuat apa-apa untuk kesembuhan anaknya. Hal itu lantaran Endang tak memiliki biaya.

“Hari Jumat (08/03) kemarin anak saya di bawa ke Jakarta, mau dibawa berobat ke Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo (RSCM) Jakarta, dan saat ini masih berada di rumah singgah,” kata dia.

Untuk biaya berobat anaknya, Endang pun terkendala biaya. Saat ini dirinya hanya berharap ada donatur maupun bantuan dari pemerintah Kabupaten Bekasi yang mau membantu biaya pengobatan anaknya.

“Berangkat ke Jakarta pun ada yang membiayai, saat ini anak dan istri saya di rumah singgah. Saya terpaksa pulang buat cari tambahan biaya untuk makan di sana. Hari Senin (11/3) lusa, baru bisa periksa ke RSCM,” terangnya.

Endang berharap, sakit yang diderita anaknya itu segera sembuh dan nantinya tidak tumbuh benjolan lagi. Sehingga, Despita yang masih anak-anak itu dapat meneruskan sekolah lagi dan bisa bermain seperti anak normal biasanya. (Andre)

Lagi, Despita Anak Putus Sekolah SD Butuh Bantuan “Penderita Benjolan Dipelipis Mata”

0

JIB | Pebayuran, Bekasi- Despita Maharani (13) tak bisa bermain bebas bersama teman-teman sebayanya, anak perempuan dari pasangan Endang dan Ida itu, harus berada di dalam rumah karena malu dan tidak percaya diri di karenakan ada benjolan di pelipis matanya yang berukuran lumayan besar. Sabtu (09/03/2019).

Benjolan yang ada dibawah pelipis mata kirinya terus membesar sehingga menutupi mata kirinya. Despita Maharani pun terpaksa putus sekolah, dan menutup diri di rumahnya penyakit tersebut sudah hampir empat tahun lalu di deritanya.

Despita yang tinggal bersama orang tuanya di Kampung Kobak Pasir, RT 03/06, Desa Kertajaya, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat itu sebelumnya pernah di rawat di RS Persahabatan Jakarta Timur.

Saat itu, sekitar empat tahun lalu, saat Despita duduk di bangku kelas dua sekolah Madrasah, Despita mengalami pembengkakan gusi. Bengkak pada gusi yang dialami Despita lumayan parah, sehingga menjalar ke pelipis mata mengakibatkan benjolan kian lama semakin membesar hingga sekarang.

Karena sakit yang dialami cukup parah, terkadang sering keluar nanah dan darah dari mulut bahkan terkadang dari hidungnya.

Usai mendapat perawatan dari RS Persahabatan, kondisi Despita mulai membaik. Di gusinya pun sudah tidak ada lagi pembengkakan.

Namun belakangan ini, sakit yang diderita seperti berpindah tempat. Pada awalnya Despita sakit di bagian gusi bawah, kini sakitnya berpindah dibagian atas, bahkan timbul benjolan.

Endang menceritakan, benjolan di wajah anaknya itu muncul sejak dua tahun lalu. Karena keterbatasan biaya, Endang yang bekerja sebagai buruh bangunan tak mampu membiayai pengobatan anaknya, yang hampir dua tahun Despita hanya dirawat di rumah.

“Awalnya sih sakit di bagian gigi (gusi), tapi sudah di operasi dan sehat. Tapi belakangan ini muncul bengkak bagian wajah sebelah kiri,” kata Endang.

Endang mengatakan, dirinya tidak bisa berbuat apa-apa untuk kesembuhan anaknya. Hal itu lantaran Endang tak memiliki biaya.

“Hari Jumat (08/03) kemarin anak saya di bawa ke Jakarta, mau dibawa berobat ke Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo (RSCM) Jakarta, dan saat ini masih berada di rumah singgah,” kata dia.

Untuk biaya berobat anaknya, Endang pun terkendala biaya. Saat ini dirinya hanya berharap ada donatur maupun bantuan dari pemerintah Kabupaten Bekasi yang mau membantu biaya pengobatan anaknya.

“Berangkat ke Jakarta pun ada yang membiayai, saat ini anak dan istri saya di rumah singgah. Saya terpaksa pulang buat cari tambahan biaya untuk makan di sana. Hari Senin (11/3) lusa, baru bisa periksa ke RSCM,” terangnya.

Endang berharap, sakit yang diderita anaknya itu segera sembuh dan nantinya tidak tumbuh benjolan lagi. Sehingga, Despita yang masih anak-anak itu dapat meneruskan sekolah lagi dan bisa bermain seperti anak normal biasanya. (Andre)

Lomba Sapta PAI Cikarang Utara SDIT Albayani Kembali Juara

0

JIB | Kabupaten Bekasi – Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Bayani yang terletak di kampung Walahir Desa Karang Raharja Kecamatan Cikarang Utara kembali meraih juara dalam lomba Sapta Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat kecamatan. Sabtu (09/03/2019)

Perlombaan rutin tahunan yang di prakarsai oleh Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam ini diselenggarakan satu hari yang bertempat di area gedung sekolah SDIT Al Bayani dengan kurang lebih sebanyak 250 peserta anak didik usia SD se kecamatan.

Bidang perlombaan yang dilombakan pada kegiatan ini meliputi lomba Pemilihan Da’i Cilik (Pildacil), Musabaqoh Hifzil Qur’an dan Tilawatil Qur’an (MHQ – MTQ), Kaligrafi, Praktek sholat berjamaah, dan seni musik Qosidah.

Dalam kesempatan lomba di tahun ini, SDIT Al Bayani yang sekaligus ketempatan menjadi tuan rumah, peserta lomba anak didiknya dapat meraih juara Cerdas Cermat dan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ). Cerdas cermat juara harapan 2, dan MTQ juara 2.

Romdoni Sugianto Hasan selaku kepala sekolah, kepada awak media mengatakan, sangat mengapresiasi terhadap anak didiknya yang juara dan juga kepada guru pembimbingnya.

“dengan perlombaan kali ini, saya harapkan agar siswa-siswi Albayani terus tingkatkan semangat belajar nya agar meningkat, dan yang sangat penting, harapan saya agar perlombaan seperti ini hasilnya bisa diterapkan di kehidupan sehari-hari juga sebagai motivasi buat siswa lainnya.” ujar Romdoni.

“saya bangga kepada siswa / siswi yang telah berhasil meraih juara, walaupun belum menjadi juara pertama. Semoga kedepan, dari Al Bayani bisa menjadi juara umum tiap perlombaan. Juga kepada para dewan guru yang telah membimbing anak – anak, saya sangat apresiasi, saya ucapkan terimakasih banyak semoga para dewan guru Al Bayani kian semakin solid dan bisa menjadikan prestasi anak-anak terus meningkat.” Tutupnya (TS)

Akibat Hujan Terus Mengguyur Wilayah Sukabumi, Terancam Satu Rumah Warga Ambruk

0

JIB | SUKABUMI- Pergerakan tanah terjadi di Kampung, Panaruban RT 003/005, Desa Mekarsari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi. Akibatnya satu rumah semi permanen terancam tergerus tanah dan tak bisa di tempati oleh pemiliknya, Rabu (09/03/2019).

Kasi Kedaruratan, BPBD Kabupaten Sukabumi, Eka Widyaman dalam keterangan tertulisnya mengatakan, pergerakan tanah tersebut terjadi pada Rabu, 6 Maret 2019, sekitar pukul 08:30 WIB.

“Pergerakan tanah diakibatkan hujan yang terus mengguyur wilayah Kecamatan Nyalindung, satu rumah terancam terbawa amblasnya tanah kurang dengan lebih lebar kurang lebih 10 meter dan tinggi 3 meter,” ujarnya.

Menurut Eka, setahun yang lalu pernah terjadi pergerakan tanah. Namun belum separah ini dan rumah masih bisa di tempati.

“Sedangkan yang sekarang ini rumah yang dihuni oleh 1 KK dan 3 jiwa tidak bisa ditinggali lagi, karena pergerkan tanah terus menerus mengakibatkan retakan retakan sudah terlihat di dinding rumah dan di samping rumahnya sudah amblas,” katanya.

Dikhawatirkan rumah ambruk tergerus tanah, kata Eka terpaksa rumah tersebut dikosongkan dan mengungsi ke saudaranya.

BPBD Kabupaten Sukabumi sudah melakukan beberapa langkah, yakni assessment ke lokasi, berkoordinasi dengan BMKG untuk pengkajian pergerakan tanah, mengungsikan pemilik rumah ke saudaranya, berkoordinasi dengan pihak pemerintah desa setempat dan pihak Muspika,” paparnya.

Masih kata Eka. BPBD dalam hal ini terus mengimbau pada masyarakat, apabila terdapat kejadian serupa ataupun lainnya dapat menghubungi call center (0266) 6323717. (Red)

Rizka Apriani Celeg DPRD Kab Bekasi Dapil 6 Dari Partai Demokrat di Sambangi Caleg DPR RI Kang Fuad

0

JIB |Kabupaten Bekasi- Acara sirahturahim Calon Legislatif DPR RI Jabar 7, Munawar Fuad meliputi Bekasi, Karawang dan Purwakarta sambangi Calon Legislatif DPRD Bekasi, Dapil 6 Rizki Apriani Meliputi 3 Kecamatan yaitu Karang Bahagia, Cikarang Utara dan Cikarang Timur, di kediaman Ibu Rizka Apriani, di Kampung Sukamantri Desa Sukaraya Kecamatan Karang Bahagia, Sabtu (09/03/2019) siang ini.

Acara tersebut menjalin kekeluargaan antara Caleg DPR RI dan DPRD Kabupaten Bekasi sesama keluarga partai Demokrat Besutan Susilo Bambang Yudhoyono ini, Saling memperkuat dan memperkokoh memperjuangkan partai Demokrat, acara sirahturahim ini, di sambut meriah dan senang hati oleh caleg DPRD Kabupaten Bekasi Rizki Apriani.

Caleg DPRD Kabupaten Bekasi Rizki Apriani dari partai Demokrat dapil 6 meliputi 3 Kecamatan, Karang Bahagia, Cikarang Utara, dan Cikarang Timur mengungkapkan dengan senang hati dan terbuka lebar untuk Kang Fuad bisa sirahturahim dan menjalin kekeluargaan sesama Partai Demokrat.

“Saya berharap kedatangan Kang Munawar Fuad bisa memberikan pencerahan kepada tim relawan kita, agar kedepannya bisa berjalan sesuai dengan konsep yang sudah kita jalankan bersama tim Relawan Kemenangan kami”

Masih kata ibu Jelo panggilan sehari hari, Inti satu kita saling memperkuat dan memperjuangkan untuk kemenangan kami, dan tidak luput di bantu oleh masyarakat Dapil 6.

Tempat yang sama Munawar Fuad atau di panggil Kang Fuad dalam ucapannya menjelaskan mari kita bersama-sama memperjuangkan dan memenangkan di pemilu 2019 ini. Karena banyak anggaran yang perlu kita manfaatkan dan kita olah di pusat Untuk pembangunan infrastruktur dan lain-lain di Kabupaten Bekasi yang kita cintai, oleh sebab itu kita satukan misi dan visi kita membangun Bekasi yang lebih baik lagi.

“Mari kita berjuang bersama dapil 6 untuk memenangkan kursi di legislatif DPRD dan DPR RI, karena banyak sekali anggaran-anggaran di pusat untuk Bekasi, oleh karena itu mari kita saling memperkuat untuk memenangkan di pemilu 2019.” Jelasnya.

Masih kata Kang Fuad Anggaran setiap calon legislatif DPR RI itu sekitar 5 trilyunan untuk mengembangkan pembangunan dan Infrastruktur Bekasi menurut saya ini sangat relevan buat Bekasi, intnya bagaimana caranya kita memenangkannya.

“Kalau bisa bulan-bulan ini kita bikin acara besar-besaran kampanye Kemenangan Celag Dapil 6 yaitu Ibu Rizka Apriani dengan No Urut 2 dan saya sendiri Munawar Fuad caleg DPR RI Wilayah Bekasi, Karawang dan Purwakarta dengan No Urut 4. Dari partai Demokrat.”Ungkap, kang Fuad dari partai Demokrat Besutan Susilo Bambang Yudhoyono ini kepada Jurnal Indonesia Baru di sela-sela kesibukannya.

Kang Fuad juga, kita punya konsep yaitu ” MAHADAYA” artinya Makmur, Bahagia dan Berdaya, dengan Misi dan Visi Menghujudkan Indonesia mahadaya setiap masyarakatnya makmur bahagia dan berdaya lahir batin dalam kebhinekaan untuk tempatnya NKRI dalam masyarakat Pancasila. (Aori)

Safari Sholat Jum’at Keliling Kapolres Metro Bekasi “Warga Ikut Berperan Aktif Dalam Mencegah Beredarnya Narkoba”

0

JIB | Kabupaten Bekasi- Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Candra Sukma Kumara, S.I.K,MH, hari melaksanakan kegiatan rutin safari sholat Jum’at keliling, dan hari ini sholat Jum’at di Masjid Izzatul Islam bersama rombongan di Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi, Jum’at (08/03/2019). Siang tadi.

Kasubag Humas Polres Metro Bekasi, AKP Sunardi SH saat di temui di Mapolres Metro Bekasi, sore tadi mengatakan ini adalah salah satu program Pak Kapolres dan menjadikan sebuah kegiatan Rutinitas Keagamaan (Islam), atau si sebut sebagai safari sholat Jum’at Keliling masjid yang ada di wilayah Mapolres Metro Bekasi.

“Hari ini Safari Jum’at Keliling jatuh pada Masjid Izzatul Islam Kecamatan Tambun Selatan yang di jadikan tempat ibadah untuk sholat Jum’at bersama rombongan dengan warga tambun Selatan agar bisa saling kenal dan menambah persaudaraan” Ujarnya.

Saat Khotib Memberikan Tausyiah di hadapan para Jama’ah Sholat Jum’at

Masih kata AKP Sunardi, ini adalah salah kecintaan dan kebersamaan di dalam melaksanakan perintah sesuai dengan Al-Quran dan assunnah, antara pihak Polri Khususnya Polres Metro Bekasi menjalin silaturahmi dengan warga serta menjalin keakraban dan keharmonisan dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Metro Bekasi.

“Polri Khususnya Polres Metro Bekasi, karena peran serta masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas sangatlah dibutuhkan, dengan program kegiatan safari Jum’at keliling agar warga dekat pihak kepolisian semakin akrab dan saling mengayomi” Harapannya.

Tempat terpisah Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Candra Sukma Kumara, S.I.K,MH, juga memaparkan kepada seluruh kamtibmas yang ada di wilayah hukum Mapolres Metro Bekasi khususnya Kamtibmas Tambun Selatan agar warga ikut berperan aktif dalam mencegah beredarnya Narkoba dengan cara peduli dengan lingkungan keluarga terutama anak-anak dan lingkungan tempat tinggal di sekitarnya dan apabila ada gerak-gerik orang yang mencurigai, atau pesta Narkoba dan lain-lain ketika melanggar hukum laporkan kepada Polsek atau Polres kami siap melayani sepenuhnya demi keamanan dan kenyamanan serta ketertiban warga.

“Di luar pembahasan Narkoba, kami berpesan kepada warga, menerima perbedaan dalam menentukan Pilihan baik legislatif maupun pemilu Presiden 2019, nanti bisa berjalan sesuai dengan harapan warga” Harapannya.

Candra Sukma Kumara juga menginginkan Pemilu di tahun ini, dapat terciptanya Pemilu yang jujur dan adil (Jurdil) atau keamanan, Kenyamanan, Ketertiban, kedamaian dan kesejukan bisa terjaga maupun terkendali (Endang/Andre)

MOI Jabar Persiapkan Pusat Server Data Media Online

0

JIB | BANDUNG – Dewan Pimpinan Wilayah Media Online Indonesia (DPW MOI) Provinsi Jawa Barat tengah mempersiapkan konsep pengelolaan server pusat data untuk aktivitas virtual media online. Targetnya, hosting server dijalankan dengan pengelolaan SDM yang termanajerial terhadap keberadaan media online di wilayah Provinsi Jawa Barat.

Demikian disampaikan sekretaris DPW MOI Provinsi Jawa Barat, Doni Ardon saat acara pelantikan pengurus DPW MOI Jabar di Bandung Creative Hub, Rabu (06/03/2019) siang.

Menurut Doni, keberadaan media online di Indonesia saat ini jumlahnya mencapai angka cukup fantastis, yakni sebanyak 43 ribu media online. Dari keseluruhan media tersebut, hanya 168 yang dinilai profesional oleh Dewan Pers, sedangkan sisanya seakan mengalami kegamangan dan kehilangan peran.

“Media yang gamang cenderung membuat ulasan ngasal dan tidak memikirkan dampak sosial yang ditimbulkan,” kata Doni Ardon menganalisa.

Begitupun informasi yang diangkat lebih banyak mengulas topik perbincangan netizen di media sosial dengan menambah bumbu dalam kemasan beritanya.

Karena alasan tersebut, DPW MOI Jabar inisiatif membangun pusat server data yang diyakini mampu melakukan peran pengendalian informasi secara bijak, menyediakan perlindungan penuh dengan tingkat keamanan yang tinggi dan konektivitas jaringan yang kuat untuk memberi layanan penuh tanpa gangguan operational website selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu dan 365 hari dalam 1 tahun tanpa henti.

Testimoni Doni Ardon, merupakan serangkaian dari rundown acara pelantikan pengurus DPW MOI Provinsi Jawa Barat dan pelantikan pengurus DPC MOI Bekasi.

Ketua DPW MOI Jawa Barat Ikin Rokiin usai dilantik ketua umum DPP MOI Rudi Sembiring langsung melantik pengurus DPC MOI Bekasi saat itu juga.

Acara pelantikan juga dihadiri Humas Pemprov Jawa Barat, Humas Pemko Bandung, Kasi Penum Kejati, Humas Polda Jabar, ketua umum Watch Rellation Corruption (WRC), ketua Himpunan Anak Bangsa (HABI) Indonesia – Jawa Barat, ketua Aspedin, tokoh agama, masyarakat, kepemudaan, dan beberapa undangan terkait lainnya.

Pelantikan DPW MOI Jabar berjalan dengan sukses dan lancar dipandu MC Prima Ramadhan. MC kocak ini termasuk salah satu pengisi acara Cangehgar di Anteve dan host pada grup band West Java Syndicate yang tampil menghibur acara pelantikan DPW MOI Jabar.

Usai melantik DPW MOI Provinsi Jawa Barat,
Ketua umum DPP MOI Rudi Sembiring mengatakan bahwa saat ini keberadaan media online jumlahnya cukup menjamur.

“Siapapun bisa membuat media online dengan mudah dan murah, sehingga keberadaannya lebih diminati insan pers bila dibandingkan mendirikan media cetak,” ucapnya.

Meski begitu, media online (situs-web-blog) yang berbadan hukum (PT atau CV) akan lebih dipercaya oleh pembacanya dan diterima keberadaannya dalam kerjasama terhadap pemerintah atau mitra periklanan manapun, karena berada dalam status hukum yang jelas.

Dalam kaitan itu, DPP Media Online Indonesia menargetkan 1000 pendirian badan hukum perusahaan pers sampai ke akhir tahun 2019.

Target ini ditempuh dengan melakukan beberapa terobosan yaitu mempermudah proses pendirian setiap perusahaan Pers dan meringankan biayanya.

“Sehingga tidak ada lagi alasan untuk media online di Indonesia tidak berbadan hukum perusahaan pers. Bahkan jika ada pengusaha media online yang tidak mampu membiayai pembuatan perusahaan persnya, kami di DPP MOI akan memberikan pinjaman atas sebahagian dari biaya itu demi berkembang dan semakin majunya media online di Indonesia,” ungkap dia. (Red)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -