Poto Bersama 5 Komisioner KPU dan Tim DPC MOI Bekasi
JIB | Kedungwaringin, Bekasi- Dalam rangka penyebaran Informasi Pemilu 2019 secara massif, KPU Kabupaten Bekasi menggandeng organisasi Media Online Indonesia sebagai mitra sosialisasi.
Kerjasama ini disampaikan dalam pertemuan antara jajaran DPC MOI Bekasi dengan komisioner KPU Kabupaten Bekasi di kantor KPU, Jl. Raya Rengas Bandung Nomor 103, Desa Karangsambung, Kedungwaringin, Senin, (25/02/2019).
Ketua KPU Kabupaten Bekasi, Jajang Wahyudin mengatakan bahwa kerjasama tersebut tidak dalam bentuk iklan, tetapi sosialisasi kegiatan KPU yang perlu diketahui masyarakat.
“Dengan kerjasama media ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi pemilih dan kualitas Pemilihan umum 2019.”
Audensi DPC MOI Bekasi dan Komisioner KPU
“Karenanya sangat dibutuhkan peran media untuk membantu penyelenggara memberikan sosialisasi kepada masyarakat serta mengajak masyarakat Kabupaten Bekasi mensukseskan Pemilu 2109.”
“Media diharapkan dapat menjaga netralitas agar suasana kondusif dan aman serta nyaman,” ujarnya.
Ditambahkannya bahwa kerjasama dijalin untuk menangkal hoaks yang berkaitan dengan pemilu.
“Kita berupaya untuk mencegah dan menindak hoaks pemilu yang beredar di internet dan media sosial. Apalagi, di era informatika seperti ini, internet dan media sosial masif digunakan sebagai sarana kampanye. Jika tak digunakan dengan baik, internet dan media sosial dapat dimanfaatkan sebagai ajang provokatif dan penyebaran hoaks yang merusak demokrasi.
Kerjasama MOI dengan KPU dihadiri seluruh jajaran komisioner KPU dan sejumlah pemilik media online di Kabupaten Bekasi yang tergabung dalam DPC MOI Bekasi. (Red)
Gambar : M (45), SA (24) ,dan YF (15) masing-masing Ayah, Kakak dan adik korban Ditangkap TEKAB dan digiring ke Mapolres Tanggamus
JIB | Jakarta- Minggu (24/02/19), Arist Merdeka Sirait Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak meminta Kapolres Tanggamus, Lampung untuk menerapkan dan menjerat M (45) ayah kandung korban, SS (28) kakak dan YF (15) adik korban dengan dengan UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang perubahan kefua syas UU RI Nomor 33 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak
dengan acaman minimal 10 tahun penjara dan msksimum 20 tahun dengan demkian Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan menuntut ketiga pelaku dengan hukuman maksimal berdasarkan ketentuan UU RI.No 17 Tahun 2016.
Dari petitiwa ini M, SA masing-masing sebagai ayah dan abang kandung korban, hukuman terhadap pelaku dapat ditambahkan dengan hukuman 1/3 dari pidana pokoknya bahkan dapat M, dan SA terancam hukuman tambahan berupa “Kastrasi”yakni Kebiri dengan suntik kimia.
Hukuman maksimal ini sangat wajar karena berdasarkan ketentuan UUU No. 17 Tahun 2016 bah\nwa telah ditetapkan apa yang dilakukan M dan SA masing-masing sebagai ayah dan abang kandung korban adalah sebagai kejahatan luar biasa, setara dengan tindak pidana Terorisme, Narkoba dan Korupsi yang dapat diancam seumur hidup bahkan hukuman mati.
Setelah mempelajari kisah sedih kejahatan seksual berupa “incest” yang dialami SG (16) oleh otangtua dan kakak korban sendiri, Komnas Perlindungan anak berpendapat tidak ada kompromi atas kasus ini dan segera pelaku mendapat hukuman setimpal dengan perbuatannya. Ayah, kakak dan adik yang telah melakukan kejahatan seksual terhadap AG adalah manusia keji dan biadab, demikian ditambahkan Arist dicela-cela mengisu acarab Program Pengembangan Bakat dan Minat Anak di Studio Komnas Anak TV dibilangan Pasar Rebo, Jakarta Timur Minggu 24/03.
Sungguh tragis nasib AG (16). Anak sedikit menderita disabilitas ini telah menjadi korban “incest” atau hubungan seksual saudara yang dilakukan ayah kakak dan adik kandung sendiri selama setahun belakangan ini .
Kasat Reskrim Polres Tanggamus yang menangani perkara biadab ini menyatakan bahwa korban sudah diperkosa para tersangka sejak 2018. Sebagai ayah, kakak dan adik kotban ketiganya semestinya menjaga dan merawat dan melindungi korban karena ibunya sudah meninggal beberapa tahun lalu katena sakit.
Ayah kandung korban, kakaknya dan adiknya berulangkali pulang kali memperkosanya di rumah mereka di Pekan Panggung Rejo, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu Lampung. Setahun AG tak kuasa menahan sakitnya karena takut diancam oleh ayahnya.
Selain itu, AG yang diketahui mengalami keterbelakangan mental oleh pengakuan kakak korban mengaku kepada Polisi sudah menyetubui korban 120 kali dalam setahun belakangan ini, sementara adiknya 60 kali. Sedangkan bapaknya sudah dakam pengakuan kepada penyidik telah berulang kali menyetujui korban lebih dari 1 kali setiap hari.
Peristiwa ini berawal dari AG saat itu tinggal bersama neneknya. Saat ibunya sudah meninggal karena sakit, ayahnya membawa AG tinggal di rumahnya ayahnya di wilayah Kabupaten Pringsewu Lampung.
Petaka biadap ini pun terjadi setelah AG baru tinggal di rumah ayahnya sekitar 2 bulan. Orang yang seharusnya melindunginya itu justru memperkosanya. Perbuatan itu dilakukan berapa kali bahkan dilihat langsung oleh kakaknya. Ironisnya adiknya yang masih berumur 15 tahun ketiks melihat kelakuan sang Ayah, dan SA bukannya menolong namun justru ikut-ikutan juga melakukan .
Keluarga M dikenal sangat tertutup sehingga sulit bagi tetangga untuk mengetahui kasus ini namun lama-kelamaan tetangga curiga dengan aktivitas di rumah karena melihat kondisi AG yang semakin kurus jauh berbeda dari saat pertama kali datang ke rumah M.
Kamis 21/02 sekitar pukul 21.00 WIB , M, SA dan YF sudah ditangkap dari rumahnya tanpa perlawanan. Dari lokasi Polisi menyita sejumlah barang bukti berupa beberapa baju dan celana dalam milik M, SA, YF serta milik korban dan ketiga orang pelaku diamankan Polsek Sukoharjo untuk diperiksa lebih lanjut kasus.
Untuk memberikan pertolongan bagi korban, Komnas Perlindungan Anak bersama dengan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Pringsewu beserta Relawan Sahabat Anak Indonesia Lampung segera evakuasi korban utuk diberikan pelayanan bantuan perawatan medis dan terapy psikososial. Sedangkan untuk advokasi hukumnya, Komnas Perlindungan Anak akan berkordinasi dengan Kapolres Tanggamus.
Adalah tidak berlebihan jika Pristiwa memiluhkan ini akan Komnas Perlindungan Anak dan LPA Lampung jadikan sebagai momentum membangun Gerakan Memutus Mata Rantai Kekerasan Terhadap Anak di Lampung, Untuk membangin komitmen ini, Komnas Perlindungan Anak segera betkorfinasi dengan pejabat pemerintah di Lampung, demikian harapan Arist. (Red)
JIB | Karang Bahagia – Hari ini, Minggu tanggal (24/02/2019) acara peresmian Sekretariat Team pemenangan H Abai Subarna dan Rizka Afriani, yang di laksanakan di Halaman Perumahan Sukaraya, Desa sukaraya Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi Provinsi Jawa Barat.
Dalam acara peresmian Kantor Sekretariat kemenangan H Abai Subarna Caleg DPRD Provinsi Jawa Barat daerah pemilihan 9 wilayah Kabupaten Bekasi dan Rizka Afriani Caleg DPRD Kabupaten Bekasi daerah pemilihan 6 di antaranya Karang Bahagia, Cikarang Utara, dan Cikarang Timur, di hadiri Kepala Desa Sukaraya, Kapolsek Cikarang, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat dan tokoh pemuda maupun para simpatisan Yang begitu semangat dalam mendukungnya.
H Abai Subarna Caleg DPRD Provinsi Jawa Barat daerah pemilihan 9 wilayah Kabupaten Bekasi dalam pidatonya Mohon Do’a dan restunnya kami untuk melanjutkan perjuangan calon legislatif di DPRD Jawa barat, dan ketika dua periode Alhamdulillah kita kerja jadi Dewan sesuai koridornya, kalau mendengar suara KPK dan suara ini, itulah, dan Alhamdulillah saya haji Abai kerja bersih, bersih dan bersih.
” Yang kedua Haji Abai Subarna akan meluncur regenerasi yaitu Hj Rizka Apriani SE. Yang tidak asing lagi beliau adalah seorang super Womderwomen yang sudah jelas-jelas bisa membantu pembangunan dan Infrastruktur di kabupaten Bekasi, khususnya di Dapil 6,” Jelasnya Haji Abai Subarna kepada Media online Jurnal Indonesia Baru.
Lanjutnya, saya berharap kepada masyarakat untuk bisa membantu dan mendukung Kemenangan Kami dan Ibu Rizka Apriani, kalau bukan masyarakat yang mendukung apalah arti kami, sekali lagi mohon Do’a dan dukungannya.
Tempat yang sama Hj. Rizka Apriani SE, mengatakan Alhamdulillah Kantor sekretariat Kemenangan Kami, hari ini resmi kami buka, kenapa kami buat Kantor Sekretariat ini Karena Untuk mempermudah dan efesien maupun ekonomis agar para pendukung dan simpatisan datang langsung ke kantor Sekretariat.
“Saya berharap masyarakat, pendukung dan simpatisan agar selalu solid dalam mendukung kami, jangan mendengarkan issu da Hoax yang berkembang di masyarakat, sengaja kami buat Kantor Sekretariat tersebut untuk menampung aspirasi masyarakat, Khususnya dapil 6,” Ungkapnya.
Masih kata Riska, Kami siap di kritik dan di ingatkan kalau untuk kemajuan dan Kemakmuran Kabupaten Bekasi khususnya Kecamatan Karang Bahagia, Cikarang Utara, dan Cikarang Timur, salam dua jari untuk dapil 6.
Lain hal Kader simpatisan Kemenangan Rizka Apriani, Aori warga Sempu Desa Pasir Gombong Kecamatan Cikarang Utara menjelaskan kepada media online Jurnal Indonesia Baru di lokasi, kami siaaap Memenangkan Ibu Rizka Apriani Caleg dari partai Demokrat Besutan Susilo Bambang Yudhoyono dapil 6, semoga sukses selalu untuknya.
” Semoga perjuangan kami untuk memenangkan ibu Rizka bagian dari Do’a kami maupun masyarakat Sempu Desa Pasir gombong” Ungkapnya.
Bedanya. Endang warga Cikarang kota Kecamatan Cikarang Utara menjelaskan, sukses terus buat Pak H abai Subarna dan Ibu Rizka Apriani, kami siap mendukung demi kemenangan beliau di kancah 17 April 2019 nanti, dengan selogan “Maju Untuk Berkarya”. (Red).
JIB | Cikarang Timur, Bekasi- Camat Cikarang timur Drs. Hj Ani Gustini MM, dan Sekertaris Camat Drs Haji Lukman Hakim MM, kompak sambangi Desa Hegarmanah dalam acara penyerahan tanaman bibit dan pembagian tanda batas Wilayah Desa Hegarmanah oleh Mahasiswa Pelita Bangsa yang sedang Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Wilayah Kecamatan Cikarang timur khususnya di Desa Hegarmanah selama satu bulan, Sabtu (32/02/2019) siang tadi.
Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) oleh Mahasiswa Pelita Bangsa ini, membawa dampak positif bagi warga Desa Hegarmanah Kecamatan Cikarang timur Kabupaten Bekasi Provinsi Jawa barat, serta antusias dan apresiasi dari pemerintah Desa Hegarmanah yang sangat baik dalam mendukung pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini.
Drs. Ani Agustini MM, mengatakan pada media online jurnalidonesiabaru.com Alhamdulilah Dengan adanya Kuliah Kerja Nyata (KKN), dari mahasiswa Pelita Bangsa di sekitar wilayah Desa Hegarmanah, banyak di bantu oleh mahasiswa yang sedang Kuliah Kerja Nyata, Diantaranya, prasasti batas wilayah Desa, pohon-pohon, Sajadah, Al-quran dan alat kebersihan.
“Selain itu Juga mahasiswa Pelita Bangsa yang sedang Kuliah Kerja Nyata memberikan pelatihan-pelatihan kepada Ibu-ibu Carauu membuat coklat dan lain lainnya, agar para Ibu-ibu bisa praktekkan langsung dan bisa di terapkan di masyarakatnya” Ungkapnya.
“Saya berharap apa yang di ajarkan oleh mahasiswa kepada Ibu-ibu dan kepada aparat Desa untuk bisa dikembangankan lagi oleh aparat Desa dan masyarakat sehingga bisa terealisasi Di Wilayah Desa Hegarmanah” Tutupnya.
Tempat terpisah Sekertaris Camat Cikarang timur Drs Haji Lukman Hakim MM kepada Jurnalindonesiabaru.com menjelaskan kami dan Ibu Camat sangat mengapresiasikan pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata mahasiswa Pelita Bangsa di Desa Hegarmanah semoga bisa bermanfaat dan membawa Hasil dan pengalaman yang bisa di terapkan di masyarakat maupun di Kampusnya.
“Dan Mahasiswa Pelita Bangsa yang Kuliah Kerja Nyata itu Desa Hegarmanah membawa dampak yang baik bagi mahasiswa itu sendiri” Ungkapnya.
Lain halnya kepala Desa Hegarmanah Hamid Hendra F. Amd, mengatakan Ya inti kami bersama jajaran Desa Hegarmanah mengucapkan terimakasih banyak kepada Mahasiswa Pelita Bangsa yang telah membatu Desa Hegarmanah yang telah banyak membantu dan dibantu pembuatan gapura.
“Bukan itu saja akan tetapi papan nama ketua RT, batas wilayah RT, Subangan karpet ketiap musholla yang ada di Desa Hegarmanah.” Jelas, Kepala Desa Hegarmanah Hamid Hendra F. Amd. Kepada Jurnalindonesiabaru.com di Kantornya.
Lanjutnya, Pemberian bibit pohon 600 pohon yang di sumbangan ke Desa kami, Tempat sampah, Al-Qur’an dan Iqro. Intinya kita berharap semoga Mahasiswa Pelita Bangsa yang Kuliah Kerja Nyata Semoga menjadi Mahasiswa yang Berbakti Kepada Nusa dan Bangsa, dan besok Minggu acara penutupan Mahasiswa Pelita Bangsa yang Sedang KKN. (Andre/endang)
JIB | Bandung Barat – Sarana Infrastruktur jalan, menjadi kebutuhan vital bagi masyarakat diseluruh penjuru, karena akses jalan merupakan bagian dari pelintasan warga dalam beraktivitas. Sehingga saat jalan tersebut rusak berat, mengakibatkan hambatan aktivitas, serta kecelakaan yang sering terjadi.
Salah seorang pengusaha Pariwisata yang juga Purnawirawan TNI Haji Kosasih Dermawan, ikut membantu kebutuhan masyarakat dalam bidang Infrastruktur yang dianggarkan dari kocek kantongnya sendiri, hal ini akibat dari seringnya terjadi kecelakaan pada titik jalan yang rusak saat dilalui warga itu, sehingga inisiatif ini dilaksanakannya.
Haji Kosasih panggilan akrabnya pengusaha ini menuturkan kepada awak media, pihaknya hanya memberikan bantuan matrial kemudian dikerjakan secara swadaya oleh masyarakat dari tiga RW yang berada di dua Desa, diantaranya Desa Cihanjuang Rahayu, dan Desa Karyawangi Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
“Sejak 2006 (Atau 13 tahun yang lalu) Desa ini sama sekali tidak ada bantuan perbaikan jalan dari pihak manapun termasuk pemerintah. Bagi saya ini keterlaluan. Sudah ganti kepemimpinan di KBB, tetap saja kita semua seperti tidak ada yang mempedulikan. Lalu mau menunggu kapan lagi? Semakin banyak yang celaka di jalan ini” tanyanya sambil menikmati teh panasnya saat gerimis datang bersama warga sekitar. Jumat, (22/2/19).
Perbaikan jalan yang dilakukan secara swadaya ini dilakukan oleh puluhan warga yang juga ikut memperhatikan kebutuhan masyarakat dari 3 RW dari dua Desa. Diantaranya, RW 15 Yang masuk kepada Desa Cihanjuang Rahayu, dan RW 12 serta 13 Masuk Desa Karyawangi.
Perbaikan jalan hanya dilakukan pada titik bagian yang sangat berbahaya saja dengan panjang 150 meter, dan lebar 5 Meter. Perbaikan jalan ini memakan anggaran total keseluruhan sebesar Rp128 juta berupa pengecoran dan paping blok, yang dianggarkan secara cuma-cuma oleh Haji Kosasih untuk warga tiga RW yang melintas tersebut.
“Pentingnya akses kebutuhan akan masyarakat ini selain pribumi, juga kan orang luar daerah yang membutuhkan akses dari Perkebunan, Pertanian, Peternakan, dan juga Pariwisata serta sumber air yang terpusat pada dua desa ini sudah mengairi sebagian daerah di bandung raya sehingga kita semua perlu sekali perhatian dari mereka juga pemerintah daerah KBB” jelasnya.
Lebih lanjut. Kedua Desa ini yang membantu perairan pada sebagian kota dan kabupaten di Bandung Raya. Namun sama sekali tidak mendapatkan bantuan dari pihak yang mengambil air tersebut. Diantaranya PDAM kodya Bandung Tirta wening, PDAM Tirta Raharja Kabupaten Bandung, Cimahi, dan juga termasuk BUMD Bandung Barat, yang juga mengakses air sumber dari ciwangun.
“Apabila mereka tidak peduli untuk bantuan terhadap masyarakat, maka jangan salahkan kalau mereka akan menutup akses pengairan tersebut. Setidaknya masa tidak ada kepedulian perbaikan jalan bagi masyarakat disini?” Tutupnya (Andre)
JIB | Bandung, Jabar- CIC merupakan kompleks perkemahan yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat camping. Dengan luas sekitar 22 Ha, CIC memiliki beberapa area outbond penuh sensasi dan dijamin membuat liburan anda dan keluarga menjadi semakin asyik.
Terletak di ketinggian 1.100 Mdpl, CIC memiliki hawa dingin khas pegunungan. Sangat cocok untuk anda yang ingin melepas penat setelah seharian bekerja di bawah terik matahari.
Dimulai dengan pemandangan indah berupa tekstur tanah yang berbukit – bukit, anda tidak akan jemu melepas pandangan selama beberapa menit. Disamping itu, anda bisa menikmati pemandangan berwarna hijau yang bersumber dari kebun teh dekat area CIC. Juga pohon – pohon pinus yang menjulang, menambah kesyahduan saat menikmati alam sekitar.
Wisata andalan yang dimiliki Ciwangun Indah Camp, yaitu lokasinya yang berdekatan dengan beberapa air terjun. Paling terkenal adalah Curug Tilu Leuwi Opat, diantara beberapa air terjun lainnya yang ada disana.
Di beberapa aliran air terjunnya pun, anda bisa bermain air dengan tetap memperhatikan keselamatan tentunya.
Beralih dari air terjun dan sekitarnya, terdapat sebuah lahan yang bisa digunakan untuk camping. Di area ini, kita leluasa memilih dengan bebas tempat untuk mendirikan tenda.
Fasilitas – fasilitas yang disebutkan di atas, ternyata belum seberapa. Untuk grup kantoran yang ingin menambah kedekatan dan membangun kerjasama, CIC juga menawarkan sebuah paket Team Building. Dimana dalam rangkaian acaranya, sudah disusun beberapa permainan yang mengharuskan kelompok kerja bekerjasama menuntaskan permainan yang diberikan.
Atau, jika ingin mencoba permainan-permainan seru dan menantang adrenalin, dapat memilih paket outbond yang ditawarkan oleh CIC. Wahana-wahana outbond pun dapat anda temukan saat berkeliling kompleks CIC.
Di tempat ini juga tersedia villa bagi Anda yang menginginkan istirahat nyaman. Villa nya pun dibangun dengan sempurna dan memadai.
Harga villa di Ciwangun Indah Camp juga sangat terjangkau. Anda bisa menginap di villa ini bersama para rombongan dan menikmati suasana asri di kawasan ini. Pemandangan sekitar CIC yang indah akan membuat pengunjung puas berfoto dan bersenang-senang.
Tertarik bermain di CIC? Silahkan datang ke daerah Parongpong, tepatnya di Jl. Kolonel Masturi, Rt 03/15, Cihanjuang Rahayu, Kec. Parongpong, Kab. Bandung Barat. Jalur yang anda gunakan, sama persis seperti ketika anda hendak berkunjung ke Curug Cimahi.
Jika datang dari arah Bandung, pintu masuk CIC terletak di sebelah kanan sebelum Curug Cimahi. Terdapat pada petunjuk di pintu masuk CIC, sehingga pengunjung tidak akan tersasar saat mencari area ini, Ayo ke CIC ! Let’s Find and Explore (Andre)
JIB | Kabupaten Sukabumi- Rapat Kerja Nasional (Rakernas), Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) 2019 Di laksanakan di Kota Balikpapan Kalimantan Timur yang dimulai dari Rabu-Jumat (20/22/02/2029).
Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Drs. H. Iyos Somantri M,Si yang di dampingi Kabag Organisasi menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) 2019 yang di buka secara resmi oleh Mentri Dalam Negri Tjahyo Kumolo. Bertempat di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC), Rabu (20/02/2019).
Kegiatan yang mengusung Tema “Percepatan Pelaksanaan Reformasi Birokrasi Guna mewujudkan Tata Kelola Pemerintah Kelas Dunia 2025 ” di laksanakan selama 3 hari dari tanggal 20 s/d 22, yang diikuti oleh 3.000 peserta rakernas yang terdiri dari Sekretaris Daerah dan Sekretaris Dewan (DPRD) Provinsi maupun Kabupaten dan Kota se-Indonesia, Inspektur Daerah, Provinsi, dan Kabupetan/Kota seluruh Indonesia, Kepala Biro Organisasi, Kabag Organisasi seluruh Kabupaten/Kota. (Red)
JIB | Kabupaten Sukabumi- Rapat Kerja Nasional (Rakernas), Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) 2019 Di laksanakan di Kota Balikpapan Kalimantan Timur yang dimulai dari Rabu-Jumat (20/22/02/2029).
Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Drs. H. Iyos Somantri M,Si yang di dampingi Kabag Organisasi menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) 2019 yang di buka secara resmi oleh Mentri Dalam Negri Tjahyo Kumolo. Bertempat di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC), Rabu (20/02/2019).
Kegiatan yang mengusung Tema “Percepatan Pelaksanaan Reformasi Birokrasi Guna mewujudkan Tata Kelola Pemerintah Kelas Dunia 2025 ” di laksanakan selama 3 hari dari tanggal 20 s/d 22, yang diikuti oleh 3.000 peserta rakernas yang terdiri dari Sekretaris Daerah dan Sekretaris Dewan (DPRD) Provinsi maupun Kabupaten dan Kota se-Indonesia, Inspektur Daerah, Provinsi, dan Kabupetan/Kota seluruh Indonesia, Kepala Biro Organisasi, Kabag Organisasi seluruh Kabupaten/Kota. (Red)
JIB | Kabupaten Sukabumi- Rapat Kerja Nasional (Rakernas), Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) 2019 Di laksanakan di Kota Balikpapan Kalimantan Timur yang dimulai dari Rabu-Jumat (20/22/02/2029).
Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Drs. H. Iyos Somantri M,Si yang di dampingi Kabag Organisasi menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) 2019 yang di buka secara resmi oleh Mentri Dalam Negri Tjahyo Kumolo. Bertempat di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC), Rabu (20/02/2019).
Kegiatan yang mengusung Tema “Percepatan Pelaksanaan Reformasi Birokrasi Guna mewujudkan Tata Kelola Pemerintah Kelas Dunia 2025 ” di laksanakan selama 3 hari dari tanggal 20 s/d 22, yang diikuti oleh 3.000 peserta rakernas yang terdiri dari Sekretaris Daerah dan Sekretaris Dewan (DPRD) Provinsi maupun Kabupaten dan Kota se-Indonesia, Inspektur Daerah, Provinsi, dan Kabupetan/Kota seluruh Indonesia, Kepala Biro Organisasi, Kabag Organisasi seluruh Kabupaten/Kota. (Red)
JIB | KEDUNGWARINGIN, BEKASI- Pemerintah Kecamatan Kedungwaringin beserta jajarannya, dan seluruh Muspika Kecamatan hari ini, peringati Hari PeduliMulyana Sampah Nasional (HPSN) bertepatan dengan Jum’at (Jumsih), bersih-bersih di Pasar Bojong, Desa Bojongsari, Kecamatan Kedungwaringin, Jum’at (22/02/2019).
“Dikegiatan tersebut Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) bertepatan dengan Jum’at (Jumsih), kurang lebih 200 personil gabungan yang terdiri dari Koramil, Polsek beserta jajaran Kecamatan Kedungwaringi bersama-sama giat bersih di sekitar areal pasar Bojong” Jelas, Mulyana kepada media Jurnal Indonesia Baru.com. di lokasi giat bersih.
Lanjutknya Mulyana, Alhamdullah kegiatan ini cukup baik dan sangat bermanfaat untuk lingkungan sekitar wilayahnya dan Ada beberapa titik pusat pembersihan sampah yaitu di pasar dan di pinggiran kali citarum.
“Untuk pemerintahan Desa Bojongsari hal terus dilakukan setiap hari Jum’at, sebab pihaknya sudah menerapkan kegiatan bersih-bersih dihari sebelumnya.” Ungkapnya.
Masih kata Mulyana, Bukan hanya bersih-bersih sampah namun bersih solokan seperti saluran air pun kami lakukan, tujuannya agar wilayah bojongsari ramah lingkungan dan hal itu pun sangat bermanfaat bagi warga kami, apalagi di musim penghujan seperti sekarang ini.
“Kegiatan ini dilakukan bukan hanya ada hari besar sampah nasional saja, namun setiap minggunya kegiatan ini terus dilakukan bersama-sama agar bisa menjadi contoh bagi masyarakat bahwa pentingnya tidak membuang sampah sembarangan.” Harapannya. (Marsin/Endang).