Thursday, February 19, 2026
Home Blog Page 80

Mewaspadai Penggunaan Media Sosial, Fikom Unisba Mengadakan Seminar Bertema Pengaruh Media Sosial Terhadap Masyarakat di Era Digital.

0

JIB | BANDUNG,-  Rangkaian Milad Fikom Unisba ke 41 kali ini bekerjasama dengan Magister Ilmu Komunikasi (Mikom) Fikom Unisba dengan mengadakan sebuah seminar yang bertema Pengaruh Media Terhadap Masyarakat di Era Digital pada Sabtu, 22 Juni 2024. Acara yang diselenggarakan di Gedung LPPM Unisba ini menghadirkan Ketua Program Studi Mikom, Prof. Dr. Ike Junita Triwardhani, M.Si. sebagai keynote speaker. Ike menjelaskan tentang relasi antar manusia dalam komunikasi digital melalui Actor Network Teori yakni cara melihat dunia digital, bahwa teknologi akan punya makna jika menjadi delegasi akan kehendak manusia.

Seminar ini diisi oleh empat narasumber yakni, Dr. Ika Mardiah, M.Si. (Kepala Diskominfo Jawa Barat), Prof. Dr. Septiawan Santana, M.Si. (Guru Besar Ilmu Komunikasi Unisba), Suhendrik, S.Ip. M.Ipol. (Direktur Bisnis Disway National Network & Sekretaris SPS Jabar), dan Muhamad Agus Dharmajawa (Wakil Ketua Dewan Pers).

Ika yang merupakan Kepala Diskominfo Jawa Barat berbicara mengenai bagaimana regulasi bekerja dan terus berperan untuk mengatur, menjaga, dan melindungi baik pemilik maupun pengguna media digital khususnya di Indonesia. Lalu Agung menjelaskan bahwa informasi itu bisa bohong dan sebetulnya media online itu berbeda dengan media massa. “⁠⁠Sebagian orang menganggap info yang didapatkan dari media sosial sebagai sebuah rujukan”, pungkas Agung.

Berbicara mengenai media digital, Lebih lanjut Septiawan menjelaskan tiga sudut pandang dunia digital yakni, infrastruktur, kekuasaan, dan logika menilai informasi. Septiawan mengingatkan kita untuk mewaspadai teknologi sekaligus ikut menjaga ketertiban dalam bergaul di dalamnya. Sementara dengan sangat lugas Suhendrik menyebutkan dua kata dalam konteks penggunaan media sosial yakni, “Adaptif dan inovatif”. Sehendrik juga mengutarakan bahwa media bisa membuat orang benar menjadi salah, media juga bisa membuat orang salah menjadi benar. Itu dampak media sangat powerful.

Acara ini dilaksanakan dalam upaya untuk menumbuhkan kesadaran bahwa kita bisa saja membutuhkan media, bahkan dalam beberapa kasus kita bergantung kepada media. Namun, sebagai komunitas yang besar, masyarakat harus bisa menjadi kontrol atas dirinya sendiri dan hidup di luar pengaturan media. Masyarakat punya potensi untuk mendobrak dan menuntut media-media arus utama untuk merubah berbagai kebijakan penggunaan teknologi yang merugikan pengguna media, yang celakanya, banyak dari pengguna teknologi media yang tidak sadar bahwa mereka telah menjadi “sapi perah” bagi para pemilik teknologi khusnya teknologi media.

Fikom Unisba Menjelajahi Dinamika Sosial Lewat Podcast, Sebagai Sarana Kajian Media (Menggali Transformasi Masyarakat).

0

JIB | BANDUNG,-   Magister Ilmu Komunikasi Fikom Unisba mengadakan sebuah seminar yang bertema Podcast: Menjelajahi Dinamika Sosial Lewat Podcast, pada Sabtu, 22 Juni 2024. Acara yang dilakukan melalui Zoom Meeting ini merupakan salah satu rangkaian Milad Fikom ke 41. Dekan Fikom Unisba, Prof. Dr. Atie Rachmiatie, M.Si. yang berkesempatan menjadi keynote speaker pada acara tersebut menekankan bagaimana podcast bisa menjadi alternatif media yang powerfull bagi penyebarluasan gagasan, ide, bahkan melakukan branding.

Tubagus Akmal mengenalkan podcast dari awal bagaimana teriminologi podcast muncul hingga tokoh yang mencetuskan konsep podcast. Tubagus mengatakan “Podcast sejatinya adalah audio”. Lebih lanjut Tubagus mengenalkan Adam Curry sebagai bapak podcast dunia. Curry adalah mantan penyiar dan VJ MTV yang mengeluh soal keterbatasan waktu dan konten bagi para penyiar. “Curry dibantu oleh seorang software developer bernama Dave Winer berhasil menciptakan inovasi podcast yang kita kenal sekarang”, jelas Tubagus.

Selain Tubagus Akmal, acara ini diisi oleh pembicara lain yaitu IR. Bintang L. Sasongko (QHSSE & Social Safeguards Manager Unit Capital Project – Geo Dipa Energi) dan Dr. Adiyana Slamet, S.IP., M.Si. (Ketua KPID Jawa Barat). Melanjutkan apa yang telah disampaikan Tubagus, Adiyana mengungkapkan berbagai sudut pandang dari ekosistem podcast di Indonesia. Menurut Adiyana, podcast itu merupakan bentuk pergeseran peradaban. Adiyana mengatakan “Dari subsatansi podcast sebelumnya, podcast menjadi lebih revolusioner. Podcast beradaptasi dalam konteks mutimedia. Karena perangkatnya audio visual semakin mudah dan murah untuk didapat”. Kondisi podcast saat ini merupakan sesuatu yang baik dari segi user karena gagasan-gagasan yang disebarkan melalui podcast dapat dinikmati dengan cara yang menyenangkan bagi user.

Sejalan dengan yang diutarakan pembicara sebelumnya, Bintang juga mengutarakan bahwa “Visibility adalah segalanya”. Bahwa podcast mempunyai kekuatan dan bisa berbaur dengan konteks sosial-budaya. Lebih jauh, Bintang juga mengungkapkan tentang bagaimana podcast bisa berdampak bagi dunia pendidikan. Podcast bisa dijadikan sebagai alternatif bahan ajar yang sangat bisa diakses secara luas untuk mencerdaskan bangsa.

Acara ini dilaksanakan dalam upaya untuk memberikan pemahaman mengenai pengelolaan konsep podcast sehingga value atau nilai-nilai positif dari topik yang sebenarnya harus dimunculkan mampu dimunculkan, terlihat, dan pada akhirnya mendapatkan ketertatrikan dari khalayak yang membutuhkan atau tertarik pada topik-topik yang spesifik tersebut. Kegiatan ini berlangsung selama 2 jam dan ditutup dengan tanya jawab yang sangat hidup dari peserta yang berasal dari berbagai kalangan. (Red)

Pasca Pencairan Dana Desa Diduga Belum Terealisasi, DPP GMI Desak Tindakan Tegas

0

JIB | Kabupaten Bekasi, – Beberapa Pemerintah Desa di Kabupaten Bekasi kini menjadi sorotan setelah adanya dugaan tidak adanya realisasi baik untuk program fisik maupun non fisik pasca pencairan dana desa tahap pertama tahun 2024, yang digelontorkan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Desa.

Dugaan ini mencuat setelah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gabungam Masyarakat Indonesia (GMI) menemukan indikasi bahwa sejumlah dana desa yang telah dicairkan belum terlihat digunakan sesuai dengan peruntukannya. Sekertaris Umum DPP GMI, Asep Saipulloh S.Pd.I, menegaskan perlunya tindakan tegas dari pihak terkait agar tercegah adanya dugaan penyelewengan.

“Kami telah menemukan bahwa dana desa tahap pertama tahun 2024, yang sudah di cairkan di beberapa Desa di Kabupaten Bekasi, belum terealisasi sama sekali yang digunakan untuk pembangunan fisik maupun pemberdayaan masyarakat. Ini adalah bentuk ketidakadilan yang harus segera ditangani,” ujarnya.

DPP GMI pun mendesak Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi untuk bertindak tegas dalam menyelesaikan masalah ini. Mereka meminta adanya pengawasan menyeluruh dan transparan terhadap penggunaan dana desa di seluruh desa yang ada di Kabupaten Bekasi.

“Kami mendesak DPMD Kabupaten Bekasi untuk segera melakukan pengawasan secara transparan dan mengambil tindakan hukum yang diperlukan. Ini penting agar dana desa benar-benar bisa digunakan untuk kesejahteraan masyarakat desa,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak DPMD Kabupaten Bekasi belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan dana desa yang sudah di cairkan dalam kurun waktu satu bulan lebih belum adanya realisasi. Masyarakat pun berharap agar kasus ini bisa segera diselesaikan demi terwujudnya pembangunan desa yang adil dan merata. (Red)

DPP GMI Desak Disperkimtan Bekasi Investigasi Pembangunan Rutilahu

0

JIB | Kabupaten Bekasi – Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Masyarakat Indonesia (DPP GMI) mendesak Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bekasi untuk terjun langsung ke lokasi pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

Desakan tersebut muncul setelah DPP GMI menemukan dugaan adanya mark-up yang dilakukan oleh Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) selaku pihak pelaksana pembangunan di setiap desa di Kabupaten Bekasi.

Menurut DPP GMI, anggaran yang digulirkan pemerintah daerah melalui Disperkimtan dalam program Rutilahu sangat rentan terhadap penggelembungan harga material. Sekertaris Umum DPP GMI, Asep Saipulloh S.Pd.I, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima berbagai laporan terkait hal ini dari masyarakat setempat.

“Kami mendesak Disperkimtan untuk segera melakukan investigasi langsung ke lapangan. Dugaan adanya mark-up oleh LPM sangat merugikan masyarakat yang seharusnya menerima manfaat dari program Rutilahu ini,” ujar Asep Saipulloh, S.Pd.I, Sekum DPP GMI.

Lebih lanjut, Asep juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. “Kami tidak akan berhenti sampai ada tindakan nyata dari pihak berwenang. Masyarakat berhak mendapatkan transparansi dan akuntabilitas dari penggunaan anggaran publik,” tegasnya.

Disperkimtan Kabupaten Bekasi diharapkan dapat segera menanggapi desakan ini dengan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap penggunaan anggaran program Rutilahu di lapangan. Kejelasan dan ketepatan sasaran dalam program ini sangat penting untuk memastikan kesejahteraan masyarakat.

Asep juga mengingatkan bahwa kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah sangat diperlukan untuk mengawasi jalannya program-program pembangunan. “Keterlibatan masyarakat dalam pengawasan dapat meminimalisir praktik-praktik korupsi dan penyalahgunaan anggaran,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Disperkimtan Kabupaten Bekasi belum memberikan tanggapan resmi terkait desakan dari DPP GMI. Masyarakat berharap agar pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan permasalahan ini. (Red)

Idul Adha Berkah Bersama  Pemerintahan   Desa Pasirgombong di Malam Tasyakuran

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Hari ini pemerintah Desa Pasirgombong Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi adakan nyate bareng dan Istiqosah dan tahlilal bersama jajarannya dan para staff dari tingkat RT, RK, RW dan Dusun maupun parah tokoh Desa Pasirgombong di ruang Aula. Selasa (18/06/2024).

Acara nyate bareng dan makan bersama di aula Desa Pasirgombong masih suasana Idul Adha adalah salah satu kepedulian kepala Desa Pasirgombong Maslam yang biasa di sebut tongseng  ini sangat dekat dekat dengan jajarannya dan dia mata Maslam kita sejajar di hadapan sang pencipta (Allah SWT).

Dalam sela-sela ceramahnya di acara Tasyakuran Desa Pasirgombong Ust. H Edi  menjelaskan bahw dalam acara tasyakuran ini kita harus mensyukuri dalam nikmatnya dan di mudahkan dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Saya berharap kepala Desa Pasirgombong di mudahkan dalam menjalan rodah pemerintahan, di lancarkan usaha, di mudahkan dalam urusannya dan bisa memberikan yang terbaik untuk masyarakatnya dan satu lagi mudahkan hajat Pemerintahan Desa Pasirombong” jelasnya.

Kepala Desa Pasirgombong Maslam menjelaskan Alhamdulillah di hari Raya Idul Adha tahun 1445/2024 M kita masih bisa di pertemukan dan masih bisa bersama untuk membangun Desa Pasirgombong lebih baik lagi dalam melayani masyarakat.

“Acara Tasyakuran di Hari Raya Idul Adha desa Pasirgombong adakan qurban untuk masyarakat dan malam tasyakuran  ini semoga kita saling sirahturahmi dan makam bersama ini menjadi sebuah keberkahan untuk kita semua maupun jajaran Pemerintahan Desa Pasirgombong” tutupnya. (Red).

Pembangunan Rutilahu Di Desa Pantai Bakti Diduga Di Markup LPM, DPP GMI Desak Tindakan Tegas

0

JIB | Kabupaten Bekasi – Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Desa Pantai Bakti Kecamatan Muaragembong Kabupaten Bekasi, diduga mengalami markup oleh Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) yang selaku pihak pelaksana.

Pembangunan tersebut dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bekasi,

Dugaan ini mengemuka setelah seorang warga penerima bantuan mengaku dengan mengeluarkan biaya tambahan untuk melengkapi pembangunan rumahnya, sementara jumlah nominal bantuan yang disalurkan dalam bentuk bahan material tidak sesuai dengan harga pasaran yang ditentukan.

Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Masyarakat Indonesia (DPP GMI) mendesak pihak terkait untuk segera meninjau dan mengambil tindakan tegas atas dugaan tersebut. Sekertaris Umum DPP GMI, Asep Saepullah, S.Pd.I., menyatakan bahwa pihaknya telah menerima banyak informasi dari warga terkait ketidaksesuaian antara jumlah bantuan yang diterima dan harga material di pasaran.

“Kami mendesak agar pemerintah daerah dan pihak berwenang segera melakukan investigasi mendalam terhadap kasus ini. Ada indikasi kuat bahwa dana yang seharusnya digunakan untuk pembangunan Rutilahu telah dimanfaatkan tidak semestinya oleh LPM. Ini sangat merugikan masyarakat yang seharusnya menerima manfaat maksimal dari program ini,” tegasnya.

Seorang warga Desa Pantai Bakti yang tidak ingin disebutkan namanya mengungkapkan bahwa pelaksanaan program tersebut sangat berterimakasih karena sudah diberi bantuan.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Pemerintah, adapun saya mengeluarkan biaya tambahan karena bahan material yang diberikan tidak cukup dan tidak sesuai dengan harga pasaran,” ucapnya.

DPP GMI menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga ada kejelasan dan tindakan nyata dari pemerintah. Mereka berharap agar program Rutilahu ini dapat berjalan dengan transparan dan tepat sasaran, sehingga benar-benar membantu masyarakat yang membutuhkan.

Dengan diterjunkannya barita ini, DPP GMI belum mendapatkan tanggapan dari LPM Desa Pantai Bakti selaku pihak pelaksana pembangunan rutilahu bagi para warga masyarakat yang mendapatkan bantuan dengan ditetapkan atas dasar pengajuan awal. (Red)

GPPS Desa Karangharja Bagikan Hewan Qurban Ke Warga Sekitar

0

JIB | KABUPATEN BEKASI,-  Gerakan Pemuda Peduli Sekitar ( GPPS ) Desa Karang Raharja Kecamatan Cikarang Utara hari ini  menyalurkan daging qurban ke setiap warga setempat, hasil dari warga yang qurban dan di salurkan kembali ke masyarakat yang membutuhkan Seperti yatim dan kaum duafa serta panti jompo walaupun tak banyak tetapi sangat berarti baginya.

Ini adalah salah satu bentuk kepedulian anak muda yang tergabung dalam GPPS yang hampir tiap tahun membagikan daging kurban kepadaa masyarakat sekitar di hari raya Idul Adha 1445/2024 M. Senin (17/06/2024).

Anwar alias Onyet selaku ketua GPPS mengucapkan banyak terimakasih kepada masyarakat yang sudah berqurban dan dapat mempercayai kepada GPPS semoga apa yang di inginkan di khobul oleh Allah SWT serta harapan saya kedepannya semoga semakin banyak yang berqurban semakin banyak warga yang mendapatkan hewan qurban.


“Karena lebaran haji sudah salah satu  tradisi buat masyarakat apalagi adanya agenda sate menyate di setiap wilayah
kami pun meminta maaf kepada masyarakat bila mana tak kebagian daging qurban karna kami tak banyak untuk menyalurkan karna situasi yang tak mendukung.” Ucapnya.

Onyet juga berharap semoga di tahun depan kita masih di pertemukan kembali dan semoga yang ingin berqurban lebih banyak lagi agar warga bisa merasakan dan kami dari segenap keluarga besar GPPS mengucapkan selamat hari raya idul Adha 1445 H. (Sam)

PPYNI KAB. BEKASI  ADAKAN INTERNASIONAL YOGA DAY

0

JIB | Kabupaten Bekasi,-  Dalam rangka menyambut hari  Yoga Internasional tepatnya tanggal 21 Juni 2024, dengan tema Yoga For Women Empowerment, hari ini tanggal 16  Juni 20224, PPYNI Kabupaten Bekasi  menggelar Yoga bersama di depan gedung Marketing Gallary Jababeka Cikarang Utara – Kabupaten Bekasi.

Acara Hari Internasional Yoga Daya yang di pelopori oleh PPYNI (Perkumpulan  Praktisi Yoga Nasional Indonesia) Kabupaten Bekasi ini di hadiri oleh Kabid Olahraga Kab Bekasi, KORMI Kabupaten Bekasi, Mr Ram Kumar ( Counsellor & Acting Director JNICC Kedutaan Besar India di indonesia), Perwakilan Direksi Jababeka,  Komunitas  dan para peserta Yoga.

Ketua Umum PPYNI Kabupaten Bekasi Roro  Trislowati Edingningsih mengatakan  Hari raya Internasional  Yoga Day yang di laksanakan pada tanggal 21 Juni 2024,  kita majukan dan kita laksanakan di depan halaman Marketing Gallary Jababeka ini semoga berjalan lancar.

“Dan kami sangat berterima kasih kepada pihak Jababeka, kedutaan India, Kormi Kabid Dispora Kabupaten Bekasi dan semua pihak yang telah mendukung dan  semoga acara ini bisa terlaksana dengan baik” ujarnya.

Kabid Bidang Olahraga Dispora Kabupaten  Bekasi Yudi Candra Permana mengatakan kami mewakili Kepala Dispora bahwa kami sangat mengapresiasi acara PPYNI yaitu Internasional Yoga Day di pagi hari ini.

“Saya berharap acaraPPYNI ini terus di tingkatkan olah raga masyarakat, selamat untuk PPYNI dan Internasional Yoga Day semoga acara ini bisa menyehatkan masyarakat Bekasi” Ucapnya. (Red)

Acara Perpisahan Siswa SMP Negeri 2 Pakisjaya Angkatan XXI Berlangsung Meriah

0

JIB | Karawang, 15 Juni 2024 – SMP Negeri 2 Pakisjaya Kabupaten Karawang menggelar acara pelepasan siswa angkatan XXI tahun ajaran 2023/2024 yang berlangsung meriah di halaman sekolah. Acara tersebut dihadiri oleh Para Guru, Orangtua Siswa, Perangkat Pemerintah Desa Telukbuyung, Muspika Pakisjaya, serta tamu undangan lainnya.

Dalam suasana penuh haru dan kebanggaan, para siswa menampilkan berbagai kreasi seni dan budaya. Tema acara tahun ini adalah “Berpisah untuk terus maju dan melaju menggapai cita-cita”, yang mencerminkan semangat dan tekad para siswa untuk melanjutkan pendidikan dan meraih impian mereka.

Acara yang digelar tersebut menampilkan berbagai kreasi para siswa, mulai dari tarian tradisional hingga pertunjukan musik. Sebanyak 181 siswa yang lulus tahun ajaran 2023 – 2024 mendapatkan penghargaan atas pencapaian mereka selama tiga tahun menempuh pendidikan di SMP Negeri 2 Pakisjaya.

Kepala sekolah SMP Negeri 2 Pakisjaya, H. Nur Affandi, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan harapannya terhadap para siswa yang lulus.

“Kami sangat bangga dengan prestasi yang telah dicapai oleh para siswa. Kami berharap mereka akan terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan mencapai cita-cita mereka,” ujarnya.

Para orang tua siswa yang hadir tampak haru dan bangga melihat anak-anak mereka menerima penghargaan dan tampil dalam berbagai kreasi seni. Salah satu orang tua siswa, H. Catong mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pihak sekolah.

“Kami sangat berterima kasih kepada para guru yang telah mendidik dan membimbing anak-anak kami dengan penuh kesabaran dan kasih sayang,” tuturnya.

Acara perpisahan ini ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama yang menambah kenangan indah bagi para siswa, guru, dan orang tua. Dengan semangat dan tekad yang kuat, para siswa SMP Negeri 2 Pakisjaya siap melangkah menuju masa depan yang cerah. (Sule)

Pelepasan Siswa & Siswi Kelas IX SMP Negeri 1 Batujaya Karawang Tahun Ajaran 2023-2024

0

JIB | Karawang – Acara pelepasan siswa dan siswi kelas IX SMP Negeri 1 Batujaya untuk tahun ajaran 2023-2024 berlangsung dengan meriah pada hari Sabtu (15/06/24) di halaman SMPN 1 Batujaya Kabupaten Karawang.

Sebanyak 394 siswa dinyatakan lulus dalam acara yang dihadiri oleh Muspika Batujaya, Perangkat Pemerintah Desa Telukbango, Para Guru, Ketua Komite beserta anggotanya, orang tua siswa, serta tamu undangan lainnya.

Acara pelepasan ini dimeriahkan dengan berbagai penampilan kreasi siswa yang telah dipersiapkan selama tiga tahun belajar di sekolah ini. Penampilan tersebut meliputi tari tradisional, paduan suara, drama, dan pertunjukan musik yang memukau para hadirin.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Batujaya, H. Saar Supriatna, S.Pd, menyampaikan rasa bangga dan harapannya kepada para siswa yang telah lulus dan akan melanjutkan kejenjang selanjutnya.

“Kami sangat bangga dengan prestasi yang telah dicapai oleh seluruh siswa. Semoga ilmu dan pengalaman yang mereka peroleh selama di sini bisa menjadi bekal yang berharga untuk masa depan mereka,” ujar Saar Supriatna.

Salah satu siswi yang lulus dan berprestasi, Inayah Syeh Qorutul Ain, mengungkapkan perasaannya, bahwa dirinya sangat berterima kasih kepada bapak dan ibu guru yang telah membimbing kami selama ini.

Pengalaman di SMP Negeri 1 Batujaya akan selalu kami kenang, dan semoga kami bisa meraih cita-cita kami di masa depan,” ujar Inayah Syeh Qorutul Ain dengan mata yang berkaca-kaca.

Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto untuk mengabadikan momen berharga ini. Para siswa meninggalkan halaman sekolah dengan penuh suka cita, diiringi tepuk tangan meriah dari para hadirin.

Pelepasan ini diharapkan menjadi titik awal yang baik bagi para siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan meraih prestasi yang lebih gemilang. (Sule)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -