Monday, May 4, 2026
Home Blog Page 234

Warga Malangsari Tidak Senang Tanda Tangan Disalah Gunakan

0

JIB | Karawang, – Warga Desa Malangsari Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang, merasa tidak senang, dengan adanya tanda tangan dijadikan untuk barang bukti dengan melaporkan kinerja Kepala Desa malangsari, pada saat ini sebagai incumbent yang akan mencalonkan Kepala Desa, Jum’at (05/02/21).

Dikatakan, salah seorang warga Dusun Jayasari RT 001/003 Desa Malangsari Kecamatan Pedes Kabupaten Karawang, berinisial (Nh) sebelum adanya isu miring yang menimpa incumbent, dirinya pernah kedatangan dua orang untuk meminta tanda tangan. Tanda tangan tersebut dalam keterangannya ada kaitan dengan suaminya.

“Saya berani tanda tangan karena suami pernah ikut kerja bikin turap yang dikelola pemerintah desa pada waktu itu. Tetapi kalo tanda tangan di salah gunakan dengan tujuan tertentu, apali guna untuk laporan saya merasa tidak senang,” ucapnya.

Ditempat terpisah, berinisial (Hp) masih Warga Dusun Jayasari RT 001/003, sangat menyesalkan atas tindakan kedua orang yang minta tanda tangan dengan dalih tanda tangan tersebut berhubungan dengan suaminya yang pernah ikut kerja dalam pembangunan turap pada tahun 2019.

“Kalo saya tidak tau apa-apa, ketika suami tidak ada dirumah dan mereka minta tanda tangan saya langsung tanda tangani, akan tetapi jikalau tanda tangan tersebut dijadikan kepentingan pribadi dengan tujuan dijadikan barang bukti saya merasa tidak senang,” cetusnya.

Sementara, Marhali selaku RT setempat mengatakan, pernah mendapatkan aduan dari beberapa warga yang pernah kedatangan dua orang lelaki untuk minta tanda tangan, dan mereka pun mengikuti atas permintaan orang tersebut.

“Orang yang minta tanda tangan masih warga masyarakat saya, adapun harapan warga masyarakat jangan sampai disalah gunakan tanda tangan tersebut, apalagi kalo dijadikan untuk kepentingan bagi orang yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya. (Sule)

Incumbent Malangsari Lolos Cakades Atas Rekom Bupati Karawang

0

JIB | Karawang, – Incumbent Kepala Desa Malangsari Kecamatan Pedes Kabupaten Karawang, Kamsan, lolos dapat mencalonkan diri menjadi kepala desa setempat. Hal itu diketahui setelah dirinya mendapatkan surat rekomendasi Bupati Karawang, Cellica Nurachadiana, dengan Nomer 141.1/212/ DPMD tertanggal 15 Januari 2021, Jum’at (05/02/21).

Kamsan sendiri akan maju dalam ajang Pilkades serentak melawan calon lainnya yang sudah mendaftar kepada panitia 11, setelah melalui berbagai tahapan dan melengkapi berbagai persyaratan yang harus dipenuhi.

Diketahui surat rekomendasi Bupati sendiri yang dikeluarkan bagi dirinya selaku kepala desa yang telah menyelesaikan Laporan Hasil Tindak Lanjut atas Pemeriksaan Desa AMJ Tahun 2015 -2021.

Diaktakan, Kamsan selaku incumbent dalam Surat Inspektorat Kabupaten Karawang, Nomer 700/16/Inspt tertanggal 13 Januari 2021, Kepala Desa Malangsari, Kamsan dinyatakan progres hasil pemeriksaannya sudah mencapai 100 persen.

“Alhamdulillah hasil pemeriksaan Desa Malangsari progresnya sudah mencapai 100 persen, sehingga surat rekomendasi Bupati pun sudah saya kantongi sehingga saya siap untuk kembali bersaing melanjutkan pembangunan di desa kami,” ungkapnya

Dengan adanya isu miring yang menghantamnya, dia menanggapinya dengan santai. Karena menurutnya yang terpenting dalam bekerja dan pengabdian dengan tulus kepada masyarakat, dan biarkan masyarakat yang menilai, karena masyarakat jaman sekarang pada cerdas dalam memilih calon kepala desa.

“Pro dan Kontra merupakan hal yang biasa, terlebih saat-saat mendekati pemilihan kepala desa seperti sekarang ini, biarkan masyarakat menilai dan memilih,” imbuhnya.

Sementara, Ustad Nanung selaku Tokoh masyarakat setempat, mengingatkan kepada masyarakat Desa Malangsari, untuk tidak mempercayai kabar-kabar bohong yang tidak berdasarkan bukti. Karena jelang perhelatan Pilkades serentak di desanya, kabar bohong maupun kampanye hitam sudah mulai dirasakan untuk bisa mengalahkan lawan dan mencari simpati warga.

“Hal tersebut akan membuat iklim Pilkades menjadi tidak kondusif. Dan kepada para calon kepala desa marilah berkompetisi secara jujur dan tidak saling menghantam atau menjatuhkan,” tukasnya.(Sule)

PCNU Kab Bekasi Mengkukuhkan Lembaga Ta’lif Wan Nasyr (LTN)

0

JIB | BEKASI – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bekasi hari ini, Kamis sore, 04/02/20201, mengukuhkan saudara Taufik Suprapto, S.Sos.I beserta 15 orang lainnya untuk mengemban kepengurusan di Lembaga Ta’lif Wan Nasyr (LTN) atau lebih dikenal sebagai Lembaga Informasi dan Komunikasi atau lebih spesifik sebagai Tim Media yang dimiliki oleh Pengurus Cabang NU Kabupaten Bekasi masa khidmat 2020 – 2025.

Acara pengukuhan atau pelantikan LTN yang dibacakan susunan strukturnya oleh Sekjen PCNU, Kyai Syarif Bunarif ini kemudian dipandu dalam sumpah janji oleh Kyai Mustofa Torfi dilaksanakan di dalam masjid Darut Taufiq, area Pesantren JL. Pamahan – Tegaldanas, Kampung Rukem, RT.01, RW.05, Desa Jatireja, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, yang masih proses dirintis oleh Ustad Taufik Suprapto yang saat ini diamanahkan sebagai ketua LTN.

Ketua PCNU Kabupaten Bekasi dalam sambutannya mengatakan, “selamat kepada seluruh pengurus LTN, lembaga komunikasi, informasi dan publikasi di PCNU. Semoga bisa menjadi peneduh. Karena NU adalah pemersatu majlis, pemersatu umat. Tak bosan-bosan pula kami mengingatkan, agar selalu mematuhi protokol kesehatan dan semoga virus ini cepat berlalu di negeri tercinta kita ini,” Terangnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Camat Cikarang Timur, Ropi, ST., “selamat untuk LTN PCNU Kabupaten Bekasi. Saya apresiasi. Saya harap, bisa menjadi manfaat bagi kawan-kawan di NU, dan kedepan bisa di gaungkan kembali. Semoga LTN selaku medianya NU, dapat menyuguhkan berita-berita yang menyejukkan, menyegarkan dan dapat menggaungkan NU,” ujar Camat.

Camat Ropi juga berharap, kedepan agar LTN dapat bersinergi dengan instansi terkait, khususnya Cikarang Timur.

Sementara pihak kepolisian Polsek Cikarang Timur yang diwakili oleh Bimaspol Wowo Sundawa, dalam sambutannya ia mengapresiasi dengan adanya pengukuhan Lembaga LTN NU atau Media NU, kedepan agar selalu bisa sinergi dalam pengendalian informasi – informasi pemberitaan yang disampaikan kepada masyarakat. Selain itu, ia juga berpsean agar masyarakat senantiasa selalu mentaati protokol kesehatan guna menekan laju penyebaran covid – 19 agar cepat tuntas di negara Indonesia.

“Kita dukung program pemerintah dalam menciptakan Kampung Tangguh Jaya, agar masyarakat kita kuat dan tetap sehat,” ujar Bimaspol.

Diantara yang hadir dalam acara ini : Camat Cikarang Timur, Ropi, didampingi Lurah Sertajaya, Toha., Bimaspol Desa Jatireja, Wowo Sundawa., Ketua PCNU Kabupaten Bekasi KH. Komarudin beserta Sekjen Syarif Bunarif dan Bendahara, H.Bobi Agus Ramdan., Ketua LBH -TKN Deni Wijaya, SH., para anggota LTN yang dikukuhkan dan beberapa awak media.

Sementara Kepala Desa Jatireja, Suwandi, diakhir penutupan acara juga sempat mengahadiri setelah ia dikontak agar hadir oleh Bimaspol dan Camat. (****)

Diduga Pihak Proyek PLTG-U, Endahkan Nota Kesepakatan, Warga Geram Tutup Akses Jalan Menuju Proyek.

0

JIB | CIKARANG UTARA, BEKASI – Jalan masuk menuju proyek Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTG & U) Jawa 1 Cibatu Cabang Cilamaya yang berada di Desa Karangraharja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, ditutup warga. Yang sebelum sudah ada nota kesepakatan antara pihak Desa, warga dan para perwakilan dari kontraktor yang ada di proyek PLTG-U di aula Desa karangraharja pada jam 16 : 30 WIB, hari Rabu tanggal 27 Januari 2021.

Padahal, jalan tersebut menjadi salah satu jalan alternatif bagi warga tiga Desa dan dua Kecamatan yakni, Desa Waluya, Desa Karangraharja, Kecamatan Cikarang Utara dan Desa Karang Rahayu, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

“Mulai hari ini jalan menuju PLTG-U, tepatnya jalan Pisangbatu ditutup, lantaran jalan rusak dan banyak kendaraan yang tergelincir,” kata Toyod warga Kampung Walahir kepada awak media dilokasi penutupan jalan, Kamis (4/2/2021).

Dengan memblokade jalan dengan barikade bangku dan batang pohon dan dipasang spanduk pemberitahuan penutupan jalan. Warga, meminta jalan diperbaiki atau ditambal sulam agar tidak membahayakan pengguna jalan dan merugikan warga yang berada dipinggir jalan tersebut.

“Saya yang merasakan siang malam tinggal dipinggir jalan ini. Apalagi, kalau mobil proyek masuk udah nggak mikirin ada warga di pinggir jalan, karena bawa mobil nggak pernah pelan sampai mancrot lumpur di campur air dari kubangan jalan yang rusak itu,” cetus Nani pedagang di pinggir jalan arah PLTG-U.

Dikatakan Toyod, selama adanya proyek PLTGU yang dirasakan hanya ngeri melihat mobil proyek siang malam lewat bermuatan berat, kalau siang, jalan ngebul. Sementara kalau musim penghujan saat ini, jalan becek dan berlubang seakan dibiarkan oleh para pemangku jabatan. Apalagi Pihak Proyek PLTG-U.

“Selama berjalanya proyek tidak ada uang konpensasi untuk warga. Padahal, saya yang sehari-hari yang kena imbas jalan proyek, musim panas ngebul, musim hujan nyeret cuma kebagian sedihnya doang,” sindirnya.Toyod berharap, jalan menuju PLTG-U yang berada di Desa Karangraharja, Kabupaten Bekasi minta diperbaiki atau tambal sulam, agar semua masyarakat merasa nyaman saat musim panas ataupun musim penghujan saat ini.

“Warga sebenernya nggak minta macem-macem, cuma perhatikan jalan yang mereka lewati. Apa lagi saat musim hujan seperti ini,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Safwan mengungkapkan, pada tanggal 26 Januari 2021, pihak PLTGU sudah mediasi dengan warga. Waktu itu, pihak PLTG-U mau bersepakat untuk memperbaiki jalan, ternyata tidak ada kesepakatan antara warga dengan PLTG-U.

“Tanggal 27 Januari kita rapat lagi di Desa yang dihadiri Humas dari PLTG-U dan 5 kontraktor yang ada PLTGU tersebut. Hasil dari pertemuan itu akan ada realisasi sebelum tanggal 30 Januari. Nah, dari kesepakatan itu tertuang dalam berita acara tetapi tidak diindahkan juga,” jelasnya.

Warga melihat, sambung Safwan, tidak ada itikad baik dari pihak PLTG-U untuk melakukan perbaikan jalan warga yang semakin rusak parah. Banyak ibu-ibu atau anak-anak yang jatuh, kalau mau melihat bukti ada, saksi banyak.

“Pada tanggal 2 hari Selasa di minggu ini, sebenarnya warga mau melakukan aksi, tapi kita redam karena Kabupaten Bekasi dalam keadaan PSBB Covid-19,” imbuhnya.

Sebelumnya juga, dari Kanit intel Polsek Cikarang dan Polres Bekasi melakukan mediasi, kita minta dihadiri dari pihak perusahaan untuk perbaikan jalan, tetapi lagi-lagi pihak PLTG-U diwakili dengan Humas.

“Humas sendiri, tidak bisa memberikan jawaban yang pasti terhadap masyarakat, akhirnya kita bubar dan kita tunggu karena akan ada pertemuan pertemuan yang lain lagi informasi dari Humas,” ulas Safwan.

Dalam hal ini, tambah Safwan, Humas akan menyampaikan kepada pusat, karena banyak warga yang jatuh dan secara sepontan warga pun menutup jalan Pisangbatu, Desa Karangraharja, Kabupaten Bekasi.

“Saya mewakili dari Pemdes, karena Pemdes sudah melakukan upaya-upaya mediasi dengan PLTGU. Yang jelas kami sudah membuat berita acara dan hasil pertemuan itu sampai sekarang tidak ada realisasi sedikit pun dari pihak PLTG-U,” Tutupnya.

Dalam pantauan media Jurnal Indonesia Baru selang beberpa jam kemudian jalan akses yang di tutup warga, lewatlah beberpa mobil bermuatan alat berat, yang tonase nya melebihi kapasitas yang membuat jalan rusak parah, apakah itu sudah sepakat antara Pihak warga dengan kontraktor PLTG-U, ikuti berita lanjutannya.

Biro Bekasi : Endang Prabu

Mahasiswa Jurnalistik Bandung Melawan Hoax dan Disinformasi di Kota Bandung

0

JIB Bandung- Mengingat peran penting Jurnalistik saat ini sebagai sarana penyampaian informasi publik serta menyajikan berbagai informasi terpercaya untuk masyarakat luas.

Kali ini Mahasiswa Fakultas Informatika dan Komunikasi sampaikan pekan Jurnalistik 2021 dengan mengusung beberapa kegiatan di Kota maupun Kabupaten Bandung. Kegiatan ini sebagai bentuk perwujudan tridarma perguruan tinggi yang di emban mahasiswa kepada masyarakat.

“Program ini bertujuan untuk memperkenalkan ruang lingkup jurnalistik kepada masyarakat luas serta memberikan wawasan serta keilmuan masyarakat tentang Jurnalistik,” ucap ketua pelaksana kegiatan Pekan Jurnalistik 2021, Azi Wardana (4/2).

Disamping itu, kata dia, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengapresiasikan kreativitas masyarakat terkait Jurnalistik dalam bidang seni dan budaya.

“Pekan Jurnalistik 2021 ini akan dikemas dalam tiga bentuk kegiatan, baik berupa Jurnalistik Mengajar, Pameran Foto dan Seminar, serta kegiatan One Day Journalistic,” katanya.

Sementara hal senada disampaikan Fadhil, bahwa sangat prihatin dengan kondisi Media saat ini banyak dijadikan sarana penyebaran Informasi yang salah dan tidak jarang melahirkan polarisasi di masyarakat.

“Media menjadi sarana penyampaian informasi publik yang terpercaya dan sesuai dengan Fakta, sehingga dapat menekan Hoax yang beredar di masyarakat,” harapnya.

Dia meminta pemerintah dan Kemenkominfo setempat agar dapat menyaring dan memfilter media-media yang sering menyebarkan hoax dan menyebabkan disinformasi di masyarakat.

“Para pemangku kepentingan agar dapat menindak dan tidak ragu-ragu untuk memproses media-media yang sengaja menyebarkan informasi hoax serta menyampaikan berita yang bukan fakta,” pintanya.

Ia berharap, semoga kedepan dunia Jurnalistik di Indonesia semakin maju dan profesional dalam menyajikan informasi yang diterima oleh masyarakat adalah berita yang benar adanya dan tidak menyebabkan polarisasi di masyarakat. (Red)

Camat Tarumajaya Beserta Muspika Giat Minggon, Bagi-bagi Masker Dan Terjun Langsung Ke Lokasi Banjir

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Hari ini Camat Tarumajaya Dede Mauludin HS. S.STP. MM bersama jajaran Muspika Kecamatan Tarumajaya meminpin langsung acara rapat minggon di Desa Pantai Makmur, dalam cara minggon bertema Sinergis Solideritas Pembangunan masyarakat.

Acara minggon di Desa Pantai Mekar Kecamatan Tarumajaya Kabupaten Bekasi di hadiri Oleh Kepala Desa, Kadus, Rt/Rw perangkat desa Pantai Makmur, Dan para tokoh maupun masyarakat. Kamis 4 Februari 2021.

Camat Tarumajaya Dede Mauludin HS. S.STP. MM bersama jajaran Muspika Kecamatan Tarumajaya dalam memimpin acara minggon mengatakan saya sangat mengapresiasikan apapun yang di lakukan oleh kepala Desa dan masyarakat Pantai Mekar untuk saling bahu-membahu membangun Desanya agar lebih baik lagi.

“Bukan hanya itu, mari kita saling menjaga dan membatu program pemerintah agar cepat terealisasi di Desa Pantai Makmur, saya berharap dengan adanya minggon ini bisa jadi momentum, untuk kebaikan bersama” Ujarnya.

Oleh sebab itu, Kata Camat Tarumajaya Dede, saya mohon dukungan dan bantuan kepada seluruh masyarakat Desa Pantai Makmur maupun masyarakat Tarumajaya dalam meminpin Tarumajaya ini, agar bisa merealisasikan program Bupati maupun pembangunan yang ada di Tarumajaya.

Setelah selesai melaksanakan minggon di Desa Pantai Makmur Camat Tarumajaya beserta Muspika langsung mengadakan Operasi Yustisi PPKM (Pemberlakuan Penbatasan Kegiatan Masyarakat), bersama Polsek dan Koramil Tarumajaya sekitar Pasar Bojong Tarumajaya

“Masyarakat diharapkan mematuhi protokoler kesehatan untuk memutus rantai Covid-19, semoga wabah ini cepat berlalu… Aamiin.” Kata, Camat Tarumajaya Dede Mauludin HS. S.STP. MM kepada media Jurnal Indonesia Baru.

Lanjut, Dede. Bukan hanya itu, kita bersama Muspika Pemantauan Lapangan, Titik-titik Rawan Banjir, bersama Pemerintah Desa Samudrajaya di Kampung Tambun DA3 Kadus I, Kp. Cabang Gelam Kadus II Ds. Samudrajaya ktinggian air 10-20 cm dan memetakan titik evakuasi.

“Data KK, rumah yang terimbas banjir sebagai upaya antisipasif banjir yang lebih besar, dan kita siap 24 Jam, untuk membantu menangani, dan terjun langsung karena ini tanggung jawab sebagai Pemimpin” Jelas. Camat Tarumajaya Dede Mauludin HS. S.STP. MM kepada media Jurnal Indonesia Baru di ruang kerjannya. (Sep)

Kapolsek Cibarusah AKP Sukarman SH gelar acara perpisahan jelang Pindah Tugas

0

JIB | Cibarusah, – Acara pisah sambut Bertempat di aula Polsek Cibarusah kabupaten Bekasi Jawa barat pada tanggal 03 Februari 2021 kapolsek Cibarusah melaksanajan kegiatan perpisahan sehubungan Kapolsek yang akan bertugas di wilayah hukum Cabangbungin.

Walaupun acara serah terima Jabatan akan dilaksanakan besok namun acara perpisahan Kapolsek Cibarusah dengan Personil berjalan dengan penuh haru,hadir dalam kegiatan tersebut camat Cibarusah,camat Bojongmangu,Danramil yang diwakilkan Pujiono,pimpinan pondok pesantren Kh Jamaludin,Wakapolsek IPTU Jamil beserta anggota serta para tamu undangan yang lainya.

Dalam kegiatan perpisahan tersebut sepertinya bukan hanya personil Polsek Cubarusah yang bersedih karena harus kehilangan sosok Kapolsek seperti AKP Sukarman.SH akan tetapi pemerintah Kecamatan Cibarusah merasakan hal sang sama merasa bersedih, bagaimana tidak sosok AKP Sukarman.SH sudah seperti keluarga dan sebagai pimpinan bekerja penuh tanggung jawab dan disiplin.

Kapolsek Cibarusah AKP Sukarman.SH mengatakan bahwa pada hari ini kami mengadakan kegiatan perpisahan jelang pindah tugas ke wilayah hukum Cabangbungin masih seputaran kabupaten Bekasi.

kami tentunya mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah kecamatan dan warga masyarakat atas kebaikan dan perhatianya selama bertugas di Polsek Cibarusah,mudah mudahan apa yang sudah kami kerjakan dapat bermanfaat dan kedepan semoga lebih baik lagi dan kami memohon maaf jika dalam bertugas ada kesalahan baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja.

Ditempat yang sama Wakapolsek Cibarusah IPTU Jamil menyampaikan kata dalam perpisahan Bahwa tak terasa waktu begitu cepat berlalu dengan banyak membawa kenangan dengan kapolsek Cibarusah,tidak banyak kata kata yang kami ungkapkan pada acara perpisahan ini hanya sebait kata semoga sukses ditempat tugas yang baru.

Kami Mewakili anggota mengucapkan banyak terima kasih atas kepemimpinan selama bertugas di Polsek Cibarusah tentu tidak luput dari salah,Atas nama seluruh anggota mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kekurangan dan kekhilafan,dimana ada pertemuan, pasti akan ada (End)

Ka Amelia Make Up Siap Tampil Beda

0

JIB | Karawang, – Tren baru pelaku usaha make up artist (MUA) dalam perkembangan di masa pandemi Covid-19 ini, Ka Amelia siap tampil beda oleh peminat yang akan menggelar perayaan kecil sambil menerapkan (Prokes) protokol kesehatan, dengan hasil rias sederhana, Kamis (04/02/21).

Dikatakan Ka Amelia/Ika Rahayu, selaku perias pengantin, mengakui bahwa dirinya masih tahap belajar dan masih butuh bimbingan dari seniornya. Dengan adanya tersebut tidak patah semangat untuk melakukan perubahan yang signifikan dalam mengembangkan karyanya.

“Usaha yang kami jalankan dapat dilakukan untuk tetap bertahan di pasar adalah memberikan kepercayaan pada konsumen. Caranya, dengan menampilkan berbagai macam portofolio hasil riasan, dan dalam pelaksanaan sambil terapkan Prokes,” ucapnya.

Lanjutnya, mengatakan bahwa dirinya akan terus berusaha untuk memberi ciri khusus pada tiap riasan, saat ini permintaan riasan dengan gaya seperti minimalis semakin marak untuk berbagai keperluan, dan kesan natural akan berhasil apabila tidak terlalu membuat konsumen menjadi berubah.

“Kami selaku perias pengantin itu belajar bertahun-tahun untuk benar-benar bisa menguasai rias pengantin tradisional. Salah satunya membuat puas. Kami juga tidak hanya melayani rias wajah, juga membentuk alis, dan sebagainya,” pungkasnya.

Ika Rahayu yang sering disapa Ka Amelia Make Up, berdomisili Kampung Rawaindah RT. 001/ RW. 001 Desa Segaran, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang Jawa Barat, dirinya siap memenuhi sesuai harapan pengantin, demikian. (Sule)

Pemdes Sirnajaya Beserta Muspika Adakan Razia Masker Di Pasar Cibenda.

0

JIB | Serang Baru.- Guna menekan penyebaran Covid 19 Pemdes Sirnajaya adakan Rajia masker di Pasar Cibenda dan prapatan Cibenda bersama muspika kecamatan dan TNI dan Polri .

Saat memberikan keteranganya kepada awak media kepala Desa Sirnajaya H.Ayo Kamis 4/02/21 mengatakan, ” kegiatan operasi masker ini gunanya untuk mengurangi penyebaran Covid-19 karena Bekasi masuk dalam zona merah dengan kita adakan kegiatan razia masker masyarakat bisa mengerti akan pentingnya memakai masker,supaya mereka mengerti arti 3M yaitu memakai masker,cuci tangan ,jaga jarak .Dengan memakai masker Isa Alloh kita bisa jauh tertular virus corona.dan saya tidak bosen bosenya selalu meningkatkan kepada warga saya akan bahanya virus koran,”ujarnya.

Masih menurut Lurah Ayo ,” alahamdulilah dalam Rajia masker ini hanya satu sampe dua orang yang melanggar dan. Sangsi yang kita berikan hanya sangsi teguran saja kepada warga yang melanggar,mungkin kesadaran warga saya sudah tau akan pentingnya memakai masker,” pungkasnya.

Di tempat terpisah Ahmad pengguna jalan yang terjaring rajia mengatakan, ” maap pak saya tadi terburu buru sehingga tidak memakai masker, biasanya saya selalu memakai masker,hukuman buat saya cuman di suru menyebutkan butir – butir Pancasila dan alhamdulilah saya bisa., “Ujarnya (Dede)

POLSEK CIKBAR LAUNCHING PROGRAM PELAYANAN GRATIS RAPID TEST ANTI BODY DAN ANTIGEN KAMPUNG TANGGUH JAYA

0

JIB | Kabupaten Bekasi – Polsek Cikarang barat bersama polres metro Bekasi melakukan
Giat Launching Program Pelayanan Gratis Rapid Test Anti Body dan Antigen Kampung Tangguh Jaya,ini di lakukan dalam Rangka 3 T (Tracing – Testing – Treatment) yang berada di wilayah hukum Polsek cikarang barat.

Bertempat di Aula Mapolsek Cikarang Barat, Kelurahan Telaga Asih Kecamatan Cikarang barat Kabupaten Giat Launching Program Pelayanan Gratis Rapid Test Anti Body dan Antigen Kampung Tangguh Jaya di buka langsung Kapolsek Cikarang barat Kompol Akta Wijaya di dampingi Kanit binmas AKP Sugeng Haryanto dan jajaran binmaspol Polsek Cikarang barat.

Dalam sambutannya Kapolsek cikarang barat
mengajak seluruh anggota Polsek Cikarang barat untuk selalu bersinergitas antara TNI – POLRI – PEMDA salah satunya melalui Kampung Tangguh Jaya dan Launching Program Pelayanan Gratis Rapid Test Anti Body dan Antigen di Laksanakan dalam Rangka 3 T (Tracing – Testing – Treatment) di Wilayah Hukum Polsek Cikarang Barat.

dalam giat Launching Program Pelayanan Gratis Rapid Test Anti Body dan Antigen Kampung Tangguh Jaya di ikuti dari keseluruhan berjumlah 41 orang dan
untuk yang Reaktif berjumlah 14 orang sedangkan yang non Reaktif Berjumlah 27 orang.

“hari ini atas perintah Kapolda metro jaya Irjen pol Fadil Muhamad Amran kami dari Polsek Cikarang barat melakukan giat Launching Program Pelayanan Gratis Rapid Test Anti Body dan Antigen Kampung Tangguh Jaya, termasuk melakukan rapid tes kepada warga yang memang sempat kontak langsung dengan orang yang terinfeksi wabah covid 19” ujar Kapolsek Cikarang barat Kompol Akta Wijaya.

“Selain itu kami juga dengan terbagi beberapa titik kembali melakukan edukasi dan memberikan masker kepada warga yang aktifitasnya tinggi,sepeti di pasar induk dan tempat aktitifas warga lainnya”lanjut Akta Wijaya.

Kapolsek cikarang barat Kompol Akta Wijaya juga menambahkan,rencana kegiatan rapid test akan di lakukan secara bertahap dan berkesinambungan,dengan akan berkordinasi dengan pihak puskesmas yang mengetahui warga masyarakat yang akan di lakukan rapid test.

“Kita akan selalu berkordinasi dengan pihak puskesmas yang berada di wilayah hukum Polsek Cikarang barat,yang lebih mengetahui secara langsung warga yang sempat kontak dengan orang atau warga yang terinfeksi virus Corona” tandes Akta Wijaya. (RED)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -