Sunday, March 1, 2026
Home Blog Page 246

Atensi Kapolres, Polsek Cikarang Pusat Berbusana Adat Bagikan Masker di Cikarang Pusat

0

JIB | BEKASI – Lagi dan lagi, Polsek Cikarang Pusat membuat terobosan unik dalam hal pelayanan edukasi kepada masyarakat. Inovasi tersebut dilakukan Polsek sesuai atensi Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Hendra Gunawan untuk mendapat atensi lebih dari warga. Salah satunya petugas berbusana adat saat membagikan masker di perempatan lampu merah Kota Delta Mas, Desa Hegarmukti Kecamatan Cikarang Pusat, Kamis (10/09/2020) pagi.

Dalam pantauan wartawan, petugas Polsek Cikarang Pusat berdiri sambil membawa flyer atau spanduk berisi imbauan supaya warga mengenakan masker.

Petugas juga membagikan masker kepada pejalan kaki dan pengguna kendaraan bermotor, baik roda 2 maupun roda 4.

Sekitar 4.000 masker dibagikan gratis bersamaan dengan kegiatan sosialisasi dan edukasi.

“Hari ini Polsek Cikarang Pusat melakukan sosialisasi di perempatan Kota Delta Mas, Desa Hegarmukti. Dimana akses jalan tersebut menghubungkan Cikarang Pusat, Cikarang Selatan, Cikarang Timur dan Bojongmangu sehingga banyak dilintasi pengendara, baik yang hendak menuju kantor Pemkab Bekasi maupun pekerja industri,” ucap Kapolsek Cikarang Pusat, AKP Zaini Abdillah Zainuri, S, KOM, SIK kepada wartawan di sela-sela pembagian masker.

Langkah ini, diambil oleh Polsek Cikarang Pusat, karena menyadari bahwa angka kasus penularan Covid-19 Kabupaten Bekasi masih tinggi setiap harinya.

“Ini sebagai bentuk kepedulian kami (kepolisian) memberikan kesadaran dan kepatuhan terhadap pengguna jalan khususnya,” ucap Zaini.

Sedangkan mengenai pakaian adat tradisional, selain sebagai ide kreatif hal tersebut juga hendak menunjukkan identitas kebangsaan yang memiliki simbol adanya persatuan dan kesatuan serta kebhinekatunggalikaan.

“In salah satu cara kami berkampanye protokol kesehatan, agar masyarakat bisa lebih simpatik dan tidak takut dengan kehadiran polisi, sehingga pesan yang disampaikan lebih mengena,” ungkapnya.

Kapolsek berharap masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terkait penyebaran Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan.
“Masyarakat boleh produktif tapi tetap memperhatikan protokol kesehatan,” kata Kapolsek.

Terlihat, masyarakat dan pengguna jalan antusias menerima masker pemberian petugas Polsek Cikarang Pusat.

“Warga begitu antusias dan senang dengan kehadiran anggota polisi berbusana adat sunda sehingga ada saja yang mengajak untuk minta berfoto dengan petugas,” ucap Kapolsek.

Mengenai hal tersebut, Kapolsek mengatakan keinginan masyarakat untuk foto bersama petugas tersebut sangatlah wajar.

“Hal itu merupakan bagian dari pelayanan yang humanis,” kata Kapolsek.

Selain petugas Polsek Cikarang Pusat, turut membagikan masker diantaranya Camat Cikarang Pusat Suwarto, Babinsa TNI AD,, Paguyuban Kesenian Reog Ponorogo Singo Manggolo Krido Cikarang Baru, Ketua SMSI Bekasi Raya Doni Ardon, Bumdesa Hegarmukti Lestari, ketua LPM Desa Hegarmukti Apih Bopih, Satpol PP, Banser dan komunitas masyarakat Kecamatan Cikarang Pusat lainnya.
(Hendra)

Tim Medis Persikasi Wajibkan Pemain Terapkan Kebiasan 3M

0

JIB | BEKASI – Selain membantu pemulihan pemain dari cedera, tim medis juga bisa membantu peran pelatih. Ditambah saat ini peran tim medis bakal menjadi sentral, pasalnya Liga 3 yang rencananya bakal bergulir pada Oktober 2020 masih dalam situasi di tengah pandemi Covid-19.

Maka dari itu, demi menjaga kondisi kesehatan para Pemian Persikasi dokter Tim Bendo Item dr. Kujang mewajibkan agar Pemian mengikuti protokol kesehatan, salah satunya menerapkan kebiasaan 3M (Mengenakan Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga Jarak).

“Secara fisik pemain (atlet) memang sudah tidak diragukan lagi, karena mereka hampir setiap hari menjalani latihan dan berolahraga untuk membentuk fisik. Tapi untuk kebiasaan diluar jadwal latihan kami juga perlu mengingatkan mereka tentang manfaat 3 M ini,” kata dia, Kamis (10/9/2020).

Masih kata dia, dalam situasi Pandemi tim medis juga berpesan agar tatap tinggal di mes menjaga pola makan dan tetap berkonsultasi kepada tim medis.”Pesan kami kepada para pemain Persikasi agar tetap tinggal di mes usai latihan dan menjaga pola makan,” kata dia.

Perlu diketahui, dalam sesi program latihan di hari ke 4 yang dijalani Klub Persikasi sebanyak empat pemain mengalami cedera ringan. Namun berjalannya waktu tiga pemain sudah kembali bisa menjalani program latihan.

“Sampai saat ini kondisi pemulihan pemain masih bisa ditangani kami, karena masih terbilang cedera ringan diantaranya Hamstring (otot paha belakang) dan groin pain (cedra otot paha dalam) seperti yang dialami Reza (Pemian Persikasi) untuk sementara tidak bisa diikut sertakan dalam sesi latihan,” terangnya. (Erpan)

Woww……!!! Polsek Cikarang Timur Bagikan Ribuan Masker di Taman Sehati

0

JIB | CIKARANG TIMUR, – Setelah selesai PSPB Pembatasan Sosial Bersekala Besar, pada bulan Agustus kemarin di Kabupaten Bekasi, virus corona bukan berkurang tetapi semakin menyebar ke beberapa perusahaan yang ada di Bekasi, hingga menyebarkan ke masyarakat.

Untuk mengatasi dan mengantisipasi hal tersebut polsek cikarang Timur sigap membagikan masker di taman sehati sebanyak ribuan masker, ada yang unik dalam pembagian masker tersebut yaitu memakai baju tradisional seperti memakai baju pangsi Padepokan dan lain-lain.

Ini adalah bentuk kepedulian pihak Muspika Cikarang Timur, khususnya polsek untuk membagikan masker kepada masyarakat dan pengguna jalan seperti roda 4 dan roda dua.

Mengajak kepada seluruh masyarakat dan pengguna jalan untuk menjaga kesehatan dengan menggunakan masker. Sesuai dengan protokol kesehatan.

Salah satunya Rouf pengguna roda 4 kepada Media jurnalindonesiabaru.com mengatakan mohon maaf pak memang saya tidak menggunakan masker padahal masker saya bawah tetapi tidak saya pakai karena saya buru buru untuk mengantarkan barang ke pabrik.

“Dan Alhamdulillah dengan adanya pembagian masker oleh pihak kepolisian ini, bisa saya gunakan dan saya manfaatkan semestinya. Makasih banyak kepada bapak polisi.” Ucap Rouf saat di wawancarai.

Tempat terpisah Doni Agustian pengendara motor, ya bang saya tidak make masker saya kelupaan tidak bawah masker, ya kalau masalah penyebaran virus saya juga takut.

“Makasih saya sudah di berikan masker oleh jajaran kepolisian semoga bermanfaat buat kami dan pengguna jalan lainnya” Tutupnya.

Kapolsek Cikarang Timur Kompol Sugimin SH MM mengatakan dalam pembagian masker di taman sehati. Himbauan kami saya mengajak kepada seluruh masyarakat dan pengguna jalan untuk memakai masker, karena dengan menggunakan masker kita bisa menjaga kesehatan, untuk keluarga dan saudara-saudara kita agar terjauh dari penyakit dan khususnya virus corona.

“Saya bersama jajaran polsek dan Muspika mengharapkan Masyarakat dan pengguna jalan untuk memakai masker sesuai protokol kesehatan, dan kepolisian adalah pelindung pengayom pelayan masyarakat, kita harus menunjukkan kepada masyarakat kepedulian kita bersama Muspika.” Ucap, Sugimin.

Biro Bekasi : Endang Prabu

Hari ini Jajaran Polsek Ciktim Bersama Muspika Bagikan Masker

0

JIB | CIKARANG TIMUR,- Hari ini seluruh Polsek yang ada di wilayah Polres Metro Bekasi serempak bagikan masker untuk pencegahan virus korona yang semakin menjadi jadi. Salah satunya Polsek Cikarang Timur.

Sebelum pelaksanaan pembagian masker seluruh jajaran muspika Cikarang Timur, melaksanakan apel pagi di halaman Polsek Cikarang Timur. Untuk di berikan arahan arahan oleh kapolsek Cikarang Timur Kompol Sugimin SH. MM, Kamis (10/09/2020).

Polsek Cikarang timur membuat terobosan unik dalam hal pelayanan edukasi kepada masyarakat. Untuk memberikan pelayanan terbaik dan mengantisipasi penyebaran virus corona, dengan demikian para petugas sebagian berbusana adat saat apel maupun membagikan masker di taman sehati stadion Wibawa mukti, kelurahan Sertajaya Kecamatan Cikarang Timur.

Kapolsek Cikarang Timur Kompol Sugimin SH, MM dalam apel paginya menjelaskan Dimanapun kita berada, kita punya kewajiban kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan, terutama menggunakan masker untuk mencegah virus corona dan masyarakat cikarang timur harus mengikuti protokol kesehatan.

“Hari ini kita bersama Muspika untuk pembagian masker di wilayah Cikarang Timur dan titik utama di taman sehati, dan saya berharap kepada seluruh masyarakat Cikarang Timur pakailah masker, siapakah lagi kalau bukan kita yang mulai untuk mencegah virus corona” Jelasnya.

Sugimin juga, berharap langkah ini, diambil oleh Polsek Cikarang Timur, karena menyadari bahwa angka kasus penularan Covid-19 Kabupaten Bekasi masih tinggi setiap harinya. Ini sebagai bentuk kepedulian kami (kepolisian) memberikan kesadaran dan kepatuhan terhadap masyarakat dan pengguna jalan. (SP)

Ketahan Pangan Kabupaten Bekasi, Perlu di Pertahankan di Wilayah Pebayuran Sebagai Lumbung Padi

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Dari 23 Kecamatan yang ada di Kabupaten Bekasi masing-masing Kecamatan punya program untuk meningkatkan pelayanan yang prima dan dinamis, tetapi bukan hanya itu saja, tetapi potensi yang ada di wilayah pebayuran harus segera di tingkatkan sejak dini, agar bisa di nikmati oleh masyarakat pebayuran.

Tetapi karena Kecamatan Pebayuran yang lebih dominan adalah lahan pertanian, itu harus kita tingkatkan dan kembangkan demi menjaga ketahanan pangan yang ada di wilayah pebyuran umumnya Kabupaten Bekasi tersebut, dan gapoktan yang ada wilayah Kecamatan Pebayuran ada 25 kelompok Gapoktan ini harus kita bimbing dan kita arahan agar bisa meningkatkan lahan pertanian.

Semua sudah di atur dalam Peraturan Pemerintah No 17/2015 tentang Ketahanan Pangan dan Gizi sebagai pelaksana UU No 18/2012 tentang Pangan. yang diteken dan diundangkan 19 Maret 2015 ini mengatur cadangan pangan pemerintah dan cadangan pangan pemerintah daerah, penganekaragaman pangan dan perbaikan gizi masyarakat, kesiapsiagaan krisis pangan dan penanggulangannya, distribusi pangan serta perdagangan dan bantuan pangan, pengawasan, sistem informasi pangan gizi dan peran serta masyarakat.

Dan di tambah dalam UU No 41 th 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan adalah sistem dan proses dalam merencanakan dan menetapkan, mengembangkan, memanfaatkan dan membina, mengendalikan, dan mengawasi lahan pertanian pangan dan kawasannya secara berkelanjutan.

Camat Pebayuran cecep supriyadi kepada media esaasakitanews mengatakan bahwa Kecamatan Pebayuran sebagai salah satu lumbung pangan di Kabupaten Bekasi dengan dominasi peruntukan wilayah 80% adalah persawahan teknis sehingga potensi ini harus tetap terjaga dengan optimalisasi pengairan/irigasi dan pompa air untuk mencegah gagal panen pada beberapa desa serta penetapan regulasi yang menegaskan bahwa pebayuran adalah lahan pertanian yang harus di lestarikan dan di kembangkan untuk ketahanan pangan yang ada di Kabupaten Bekasi

“Bahwa Kecamatan Pebayuran berbatasan langsung dengan kali citarum, di mana selain bermanfaat bagi pertanian juga seringkali menjadi ancaman terkait tanggul terutama saat banjir dan luapan air, saat ini saja sudah ada 8 lokasi yang di kategorikan kritis. terdapat 8 Desa yang berbatasan langsung dengan kali citarum sehingga sangat di butuhkan integrasi perencanaan dan kolaborasi OPD2 teknis di tingkat Pusat, Provinsi dan daerah bagi penanganan tanggul yang di kategorikan kritis berupa normalisasi dan rehabilitasi tanggul untuk mengantifasi terjadinya banjir” jelasnya.
Lanjutnya, Cecep mengungkapkan bahwa Kecamatan Pebayuran berbatasan langsung dengan Kabupaten Karawang (Kec. rengasdengklok), dari perputaran perekonomian, jarak Kecamatan Pebayuran menuju ibukota Kabupaten Bekasi menjadi lebih jauh di banding ke Kabupaten Karawang. hal ini mengandung pengertian roda ekonomi lebih banyak bersikulasi di Kabupaten Karawang di banding Bekasi, sehingga di butuhkan upaya lebih bagi konsentasi peningkatan perekonomian di wilayah melalui pembangunan pasar tradisional yang representative.

“Dengan demikian bahwa Kecamatan Pebayuran adalah akses yang sangat strategis menghubungkan beberapa Kecamatan di wilayah Kabupaten Bekasi dan terdekat dengan jembatan merdeka yang membatasi wilayah, idealnya di butuhkan lokasi-lokasi /spot-spot yang di anggap baik sebagai destinasi rekreasi masyarakat dan atau masyarakat yang singgah/transit dan secara langsung berdampak pada roda ekonomi yang berbasis kerakyatan melalu pembangunan taman-taman tematik baik di sepanjang kali citarum atau di tanah negara (lahan bekas TKD Kertasari)” bebernya, Camat Pebayuran Cecep Supriyadi kepada esaasakitanews, di ruangan, Rabu (09/09/2020).
Hal tersebut membuat camat pebayuran ingin meningkatkan wilayahnya dari segi aspek yang bermanfaat dan Peran aktif pemerintah di wilayah tidak akan berhasil dan hanya menjadi sebatas keinginan tanpa intervensi dari opd teknis yang secara nyata membidangi sarana prasarana, dukungan teknis dan anggaran serta good will untuk mensejajarkan wilayah Kecamatan pebayuran sebagai kecamatan terdepan baik dalam hal infrastruktur dan SDM menjadi kunci utama optimalisasi peluang yang ada di wilayah dengan kalkulasi semua potensi wilayah yang ada saat ini.
Semua ini harus ada peran penting dari semua stakeholder untuk meningkat perekonomian, pertanian, sosial dan budaya khususnya destinasi pariwisata dan hal tersebut harus di barengi dengan infrastruktur yang memadai wilayah kecamatan Pebayuran agar sejajar dengan wilayah kecamatan lain. (RED)

Karang Taruna Kecamatan Cibarusah, Lakukan Giat Pendistribusian Air Bersih di Ridogalih

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Dalam rangka menyambut Bulan Bakti Karang Taruna (BBKT) ke 60 dan sekaligus dalam giat baksos. Karang Taruna Kecamatan Cibarusah melakukan kegiatan pendistribusian air bersih yang di laksanakan pada Rabu (09/09/2020) di Kp Korod dan Cigo’ong Desa Ridogalih serta Sirnajati Kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi.

Dalam liputan media online jurnalindonesiabaru.com di lokasi antara Desa Sirnajati dan Ridogalih terlihat Karang Taruna Kecamatan Cibarusah melakukan giat pendistribusian air bersih di dua Desa tersebut. Merupakan langkah yang Karang Taruna Kecamatan Cibarusah untuk mengatasi kekeringan yang mulai di rasakan oleh warga Kp Cigo’ong dan Kp Korod karena di saat cuaca ektrime yang seperti ini di tiga Desa antara Sirnajati, Ridogalih dan Ridomanah dampaknya sangat terasa terutama dalam masalah air bersih dan dari tahun ke tahun tiga Desa sepertinya sudah menjadi langganan musim kemarau apalagi kalau kondisi sumur, sungai dan aliran irigasi airnya mulai mengering otomatis krisis air bersih merupakan kendala bagi warga setempat. Upaya untuk menanggulangi hal tersebut Muspika Cibarusah melalui PDAM Tirta Bhagasasi sedang melakukan pemasangan untuk mengoptimalkan instalansi pemasangan pipa PDAM.

Upaya untuk mengatasi krisis air bersih dalam mengatasi musim kemarau Karang Taruna Kecamatan Cibarusah melakukan giat pendistribusian air bersih pada warga Kp Cigo’ong dan Kp Korod antara Desa Sirnajati dan Ridogalih.

Ade Guniwa Ketua Karang Taruna Kecamatan Cibarusah menyampaikan,” Kami dari Karang Taruna Kecamatan Cibarusah berupaya membantu warga di Kp Cigo’ong dan Kp Korod dengan melakukan baksos pendistribusian air bersih karena warga di Kp Cigo’ong dan Kp Korod antara Desa Sirnajati dan Ridogalih yang membutuhkan air bersih maka pada hari kami menyiapkan dua tangki air bersih dan agar air bersih terbagi dengan merata,maka kami bagi-bagi air tersebut dengan secukupnya pada warga yang membutuhkan air bersih ucapnya.

Ade menambahkan dan untuk pendistribusian air bersih, dari anggota Karang Taruna Kecamatan dan Desa turut membantu dalam giat baksos tersebut. Mudah-mudahan dengan adanya baksos yang di lakukan oleh Karang Taruna Kecamatan Cibarusah dan berikut Karang Taruna Desa serta para anggota dapat membantu beban warga setempat terutama dalam hal air bersih untuk selanjutnya kami akan berupaya membantu dalam penanganan musim kemarau ini dengan giat baksos pendistribusian air bersih di Desa yang lainnya. Dan kami menghimbau agar warga dalam penggunaan air bersih di pergunakan dengan secukupnya berikut dalam baksos pendistribusian air bersih yang di lakukan oleh Karang Taruna Kecamatan Cibarusah dapat bermanfaat dan kami siap berkontribusi dengan siapa pun dalam pendistribusian air bersih dalam penanganan musim kemarau pungkas. (Dedy)

BPBD Kab Bekasi dan PDAM Tirta Bhagasasi Lakukan Giat Kerjasama Pendistribusian Air Bersih

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Dalam rangka mengantisipasi musim kemarau berikut untuk memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah Kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi. BPBD Kabupaten Bekasi dan PDAM Tirta Bhagasasi melakukan kerjasama dalam giat pendistribusian air bersih. giat tersebut di laksanakan pada Rabu (09/09/2020) di Kp Korod rt 002/005 Desa Ridogalih Kecamatan Cibarusah.

Dalam liputan media online jurnalindonesiabaru.com di lokasi kegiatan terlihat mobil tangki berukuran 5000 liter berikut di tambah mesin Alcon 1 unit sedang melakukan pendistribusian air bersih pada warga Kp Korod. Dalam upaya giat tersebut di lakukan untuk mengatasi musim kemarau yang terjadi di Kp tersebut.

Menurut keterangan yang di dapat oleh media online jurnalindonesiabaru.com di lokasi , giat tersebut merupakan kesigapan Pemdes Ridogalih dan Muspika Cibarusah yang kemudian di lanjutkan untuk menginformasikan pada BPBD Kabupaten Bekasi dan kemudian PDAM Tirta Bhagasasi turut serta membantu kegiatan tersebut.

Adapun dalam giat pelaksanaan pendistribusian air bersih yang di laksanakan di Kp Korod rt 002/005 Desa Ridogalih Kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi, adapun unsur yang terlibat dalam giat tersebut adalah sebagai berikut BPBD Kabupaten Bekasi, Camat Cibarusah, Polsek Cibarusah, Koramil 09 Cibarusah, MP Cibarusah, Satpol PP Kecamatan Cibarusah, Aparat Desa Ridogalih, Anggota BPD Ridogalih, Babinsa, Bhimaspol, Kadus, Ketua rt/ rw, Para relawan / Simpatisan dan warga, serta Gatot G Sumarna, Narza dan Juli Jajuli dari Anggota BPBD Kabupaten Bekasi terjun langsung dalam giat tersebut.

Kami mengucapkan terimakasih pada semua unsur Muspika Cibarusah yang telah membantu dalam pendistribusian air bersih yang di laksanakan pada hari ini, yang di laksanakan di Kp Korod Desa Ridogalih ucapnya.

Kapan pun dan di mana pun, kami sebagai anggota BPBD Kabupaten Bekasi harus selalu siap dalam penanggulangan bencana, dari kami BPBD Kabupaten Bekasi mengucapkan “Salam Sehat Salam Tangguh dan Salam Kemanusiaan” pungkasnya. (Dedy)

“2.710 Unit Program Bebenah Kabupaten Bekasi Diperbaiki” Ini Kata Kabid Tarkim

0

JIB | BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Jawa Barat, memastikan program perbaikan Rumah Tidah Layak Huni (Rutilahu) atau Bekasi Bedah Nata Rumah (Bebenah) tahun ini, sedikitnya 2.250 unit rumah rusak masuk dalam target perbaikan yang menggunakan dana APBD Kabupaten Bekasi dengan rincian, 360 unit rumah dari APBD Provinsi dan 100 unit rumah dari Kementerian PUPR.

Progres perbaikan Rutilahu Bekasi atau Bedah Nata Rumah (Bebenah) tahun anggaran 2020 sampai saat ini, sudah mencapai progress pembangunan 62,75 persen untuk program bantuan Rutilahu atau BSPS dari Kementerian PUPR dengan progress sampai saat ini 89 persen.

Sedangkan untuk bantuan Rutilahu APBD Provinsi masih dalam tahap verifikasi dan menunggu pencairan, dalam waktu dekat ini akan segera dilaksanakan.

“Dalam rangka untuk mengejar target ± 15.000 unit rumah ditahun 2022 mendatang, maka tahun ini 2020, sudah berjalan rumah yang sedang diperbaiki sebanyak 2.710 unit rumah,” terang Kepala Bidang Perumahan Rakyat pada Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Bekasi, H. Budi Setiawan kepada jurnalindonesiabaru.com

Budi menjelaskan, di tahun 2017 sudah diperbaiki 320 unit rumah, di tahun 2018 sudah diperbaiki 1.000 unit rumah dan ditahun 2019 sudah diperbaiki sebanyak 1.340 unit rumah. Sementara, untuk ditahun 2021 sebanyak 5.000 unit rumah dan sisanya di tahun 2022.

“Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah atau RPJMD Kabupaten Bekasi 2017-2022, Pemkab Bekasi, Jawa Barat, menargetkan perbaikan ± 15.000 unit Rutilahu. Jumlah itu, ditargetkan selesai pada tahun 2022 mendatang,” jelasnya.

Diungkapkan Budi, memasuki tahun ketiga, baru 5.370 unit rumah yang berhasil diperbaiki. Sehingga masih terdapat 8.630 unit rumah yang belum diperbaiki.

“Makanya mulai tahun ini ada 2.710 unit rumah diperbaiki, kemudian di tahun 2021 direncanakan 5.000 unit rumah dan asumsinya di tahun 2022 dengan sisa hanya 3.630 unit rumah lagi yang bisa diperbaiki dari sumber anggaran APBD Kabupaten Bekasi, APBD Provinsi Jawa Barat dan anggaran dari Kementerian PUPR,” ulasnya.

Budi juga menjelaskan, bahwa program perbaikan Rutilahu tidak termasuk dalam program yang terkena refocusing, sehingga anggaran tidak dialihkan untuk penanganan pandemi wabah virus Corona atau Covid-19.

Dengan anggaran itu, kata Budi, setiap Rutilahu akan mendapat Rp20 juta dengan rincian untuk pembelian bahan bangunan Rp17,5 juta dan sisanya Rp2,5 juta untuk jasa tukang.

“Memang sangat minimalis anggarannya, tapi dari hitungan yang ada cukup. Dibeberapa lokasi ada warga sekitar menambahkan biaya pembangunan hingga akhirnya mencukupi,” imbuhnya.

Dilanjutkan Budi, program perbaikan Rutilahu ini diperuntukkan bagi warga yang rumahnya sangat tidak layak. Warga dapat mengajukan melalui Pemerintah Desa (Pemdes) atau Kecamatan dan ditujukan kepada Bupati Bekasi.

Tapi tentu, tambah Budi, kami nanti verifikasi ke lapangan kelayakan datanya. Karena tidak sedikit yang setelah diverifikasi ternyata rumahnya justru masih bagus atau masih layak huni, sehingga nantinya akan langsung dicoret.

“Maka dari itu, dengan berbagai perbaikan ini diharapkan jumlah Rutilahu makin sedikit dan warga bisa tinggal di rumahnya yang aman dan nyaman,” pungkasnya.

Biro Bekasi : Endang Prabu

Warga di Hebohkan Dengan Penampakan Air Sungai Berbusah Seperti salju

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Malam hari ini drainase wilayah Desa karang rahayu di kejutkan oleh busa yang menumpuk seperti salju dengan bau menyengat. Warga sekitar mengeluhkan dengan kondisi air ini khawatir air yang bau ini menyerap ke dalam sumur warga sehingga warga tidak bisa menggunakan nya. Selasa (8/9/2020)

Dalam pantauan awak media jurnalindonesiabaru.com air yang mengaliri drainase dari kali yang melintas di Desa karang Rahayu itu bau dan berbusa entah darimana asal nya air yang bau itu.

Kali yang mengalir di Desa karang Rahayu berasal dari sodetan kali cilemahabang yang sudah di demo oleh masyarakat beberapa bulan lalu yang air nya bau menyengat dan menghitam.

Sempat ada audensi dari masyarakat di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, dan menandatangani nota kesepakatan bersama namun sampai saat ini kali Cilemahabang yang mengaliri beberapa wilayah masih belum ada perubahan, kadang normal sebentar tetapi sakit nya lama.

Masyarakat sangat-sangat berharap kepada pemerintah daerah Kabupaten Bekasi agar kali yang melintas itu tidak terkontaminasi air limbah. Karena sangat banyak masyarakat yang menggunakan air kali untuk kebutuhan MCK (mandi cuci kakus). (Bet)

LAN KAB BEKASI SIAP BERSINERGI DENGAN LAPAS CIKARANG II A KAB BEKASI

0

JIB | Bekasi,- Sungguh miris memang, proses penanganan korban penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Bekasi, hampir 80 persen warga binaan lapas cikarang II A Kab Bekasi yang berlokasi di Desa Cipayung Kecamatan Cikarang Timur Kab Bekasi adalah pengguna atau korban penyalahgunaan narkoba.

Sekalipun secara konstitusi, seharusnya korban penyalagunaan narkoba di rehabilitasi, baik berdasarkan UU Narkotika, maupun Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) namun dalam kenyataannya korban PGN ( Penyalah Gunaan Narkoba) lebih banyak yang di kirim ke penjara, daripada direhabiltasi.

Hal tersebut, terungkap saat ketua LAN Kab Bekasi Edi YP mengadakan kunjungan singkat di Lapas Cikarang, dan di terima oleh Irawan Kasubag TU Lapas II Cikarang, selasa ( 8/9) di ruang tamu.

Kepada media, Edi YP mengatakan bahwa hasil kunjungan kerja singkat tersebut, ada beberapa hal penting yang menjadi catatan ke depan, untuk membangun kerjasama sama dengan Kalapas II A Cikarang, dan nanti akan di perdalam pada pertemuan ke dua yang akan di jadwalkan oleh Kalapas II A Cikarang untuk menjawab surat audensi yang sekaligus di layangkan oleh Edi YP, seperti yang di katakan Irawan kepada ketua LAN Kab Bekasi di ruang tamu.

“Ada beberapa catatan penting yang dapat saya sampaikan kepada rekan – rekan media, yaitu LAN Kab Bekasi akan mengajukan kerjasama memberikan sosialisasi dan motivasi kepada warga binaan lewat sistem daring atau online lewat aplikasi zoom, ke dua LAN akan mengajukan kerjasama memberikan siraman rohani kepada warga binaan dengan sistem daring, dan ketiga LAN Kab Bekasi akan mengajukan kerjasama penjaminan bagi warga binaan menjadi tahanan luar dengan sistem wajib lapor, agar dapat di bina di luar lapas dengan mengikuti ketentuan yang berlaku,” Ujar Edi YP.

Menurut Irawan, jumlah warga binaan berkisar kurang lebih 1500 orang, dan 1000 lebih adalah korban PGN, itu artinya 80 persen lebih, mereka yang di penjara adalah korban penyalah gunaan narkoba.

Namun, mendengar dari penuturan Irawan, bahwa penanganan korban narkoba di lapas II A Cikarang sangat baik, penuh kegiatan positif dan memiliki 20 an Pokja ( Kelompok kerja ) ada pokja pertanian, perkebunan, perbengkelan, keterampilan, bahkan ada pengelolaan limbah plastik yang bekerjasmaa dengan kawasan industri.

Edi YP sangat memberikan apresiasi kinerja Kalapas Cikarang II A Kab Bekasi Nur Bambang Suprihandono, semoga dapat di pertahankan sebagai lapas warga binaan yang menghasilkan SDM yang dapat siap kembali kemasyarakat, dan menjadi manusia yang lebih baik lagi. (End)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -