Sunday, April 19, 2026
Home Blog Page 405

Badan Pusat Statistik (BPS) Indeks Pembangunan Manusia Indonesia Naik

0

JIB | Jakarta,- Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan, bahwa angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Indonesia pada tahun 2018 telah mencapai 71,39 atau naik 0,58 poin dibanding tahun sebelumnya atau tumbuh sekitar 0,82 persen. Dengan pencapaian 71,39 itu, berarti IPM Indonesia masuk kategori tinggi (70 – 80).

“Tahun 2018 merupakan tahun ketiga bagi Indonesia berstatus pembangunan manusia “tinggi”,” bunyi yang tertuang pada halaman 2 buku “Indeks Pembangunan Manusia 2018” yang dikeluarkan oleh BPS pada Agustus 2019. Selasa, (27/08/2019)

BPS juga mencatat bahwa umur harapan hidup saat lahir mencapai 71,20 tahun yang berarti bahwa bayi yang baru lahir diperkirakan akan dapat bertahan hidup hingga usia 71,20 tahun.

Sementara penduduk Indonesia berusia 25 tahun ke atas rata-rata sudah menempuh 8,17 tahun masa sekolah atau telah menyelesaikan pendidikan setara kelas VIII, sedangkan penduduk berusia 7 tahun yang mulai bersekolah, diharapkan dapat mengenyam pendidikan hingga 12,91 tahun atau setara dengan Diploma I.

Capaian IPM tertinggi ditempati oleh Provinsi DKI Jakarta dengan IPM sebesar 80,47, sedangkan capaian terendah ditempati oleh Provinsi Papua dengan IPM sebesar 60,06. Meskipun masih yang terendah, namun dalam data BPS. capaian IPM Provinsi Papua pada tahun ini telah membuat statusnya berubah dari “rendah” menjadi “sedang”.

Adapun Provinsi DKI Jakarta untuk pertama kalinya dan satu-satunya tercatat sebagai provinsi yang telah memasuki status pembangunan manusia “sangat tinggi”.

Sementara itu, tujuh provinsi tercatat mulai memasuki status pembangunan manusia “tinggi” yaitu Provinsi Jambi, Bengkulu, Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, dan Sulawesi Tenggara.

“Secara keseluruhan terdapat satu provinsi berstatus pembangunan manusia “sangat tinggi”, dua puluh satu provinsi berstatus “tinggi”, dua belas provinsi berstatus “sedang”, dan tidak ada lagi provinsi yang berstatus “rendah”,” tulis BPS.

Dalam buku itu disebutkan, metode penghitungan IPM yang digunakan BPS mengacu pada metodologi yang digunakan oleh UNDP. Namun sejak tahun 2015, BPS telah menggunakan penghitungan IPM yang terbaru dengan melakukan penyesuaian pada beberapa indikator. Hal ini dilakukan karena masalah ketersediaan data pada tingkat kabupaten/kota (lihat catatan teknis).

Oleh karena itu, angka IPM Indonesia hasil penghitungan BPS tidak dapat dibandingkan dengan angka IPM Indonesia yang dihitung oleh UNDP.
IPM, jelas BPS, dihitung dari agregasi tiga dimensi, yaitu umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, serta standar hidup layak. Setiap dimensi diwakili oleh indikator.

Dimensi umur panjang dan hidup sehat diwakili oleh indikator umur harapan hidup saat lahir. Sementara itu, rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah merupakan indikator yang mewakili dimensi pengetahuan. Terakhir, dimensi standar hidup layak Indonesia diwakili oleh indikator pengeluaran per kapita yang disesuaikan.

Berdasarkan indikator tersebut, maka diketahui pada tahun 2018, IPM Indonesia tercatat sebesar 71,39. Umur harapan hidup saat lahir di Indonesia mencapai 71,20 tahun. Indikator ini menunjukkan bahwa bayi yang baru lahir pada tahun 2018 diperkirakan dapat bertahan hidup hingga usia 71,20 tahun.

Sementara dari sisi pendidikan, penduduk Indonesia yang berusia 25 tahun ke atas rata-rata menempuh 8,17 tahun masa sekolah atau telah menyelesaikan kelas VIII. Selain itu, rata-rata anak usia 7 tahun yang mulai bersekolah, diperkirakan dapat mengenyam pendidikan hingga 12,91 tahun, setara dengan Kelas XII atau tamat SMA.

Pada aspek ekonomi, pengeluaran per kapita sudah mencapai Rp11.059.000,00 per kapita per tahun. (Dre)

Sum: kominfo.go.id

Anggota Polsek Cikarang Barat Prioritaskan Patroli di Lingkungan Warabala, ATM, Dan SPBU

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Guna ciptakan kondusifitas kamtibmas di lingkungan sentral – sentral ekonomi seperti, pertokoan waralaba (Alfa midi – Alfa mart Indo mart ), SPBU serta tempat – tempat ATM, personil Polsek Cikarang Barat secara rutin melakukan patroli mobaile yang lebih di tingkatkan. Selasa, (27/08/2019)

Para personil patko dari Unit Sabhara Polsek Cikarang Barat melaksanakan patroli KKYD (Kegiatan Kepolisian Yang Di tingkatkan) dengan menyentuh atau menyambangi lingkungan pertokoan Waralaba, SPBU dan ATM dengan tujuan untuk menekan atau mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas (Pencurian / perampasan, curanmor) dan kejahatan jalanan lainnya yang di mungkinkan terjadi di lingkungan sentral – sentral ekonomi tersebut.

Kegiatan tersebut juga sekaligus dalam rangka memberikan pelayanan kepada warga masyarakat terkait rasa aman.

Dalam kegiatan Patroli Dialogis tersebut, 2 (Dua) orang personil Polsek Cikarang Barat juga menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas di lokasi objek vital tersebut

Ditempat terpisah, Kapolsek Cikarang Barat, Kompol Hendrick Situmorang SH.Sik.Msi mengatakan. “kegiatan patroli dialogis ini rutin dilaksanakan guna mengantisipasi ataupu mencegah terjadinya beragam tindak kejahatan di sejumlah objek vital,”

“Dengan gencarnya dilaksanakan kegiatan Patroli Dialogis ini, diharapkan dapat semakin meningkatkan sinergitas didalam mewujudkan Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Cikarang Barat.” Tutupnya. (Dre)

Anggota BINMAS Polsek Cikarang Mendapat Pengarahan Dari KOMPOL Hadi Susanto Kasi Lat Puan dari Dit Binmas Polda Metro Jaya

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Bertempat di aula Polsek Cikarang telah berlangsung pengarahan terhadap anggota Unit Binmas gabungan Polsek Cikarang, Polsek Sukatani, Polsek Tambelang, Polsek Cikarang Timur, Polsek Muara Gembong dan Polsek Cabang Bungin. Selasa, (27/08/2019)

Kegiatan tersebut dihadiri Oleh Kanit Binmas Polsek Cikarang AKP Subadi dan IPTU Leliyah, SH sebagai Panit Binpolmas Sat Binmas Polres Metro Bekasi.

Seluruh anggota Binmas Polsek Gabungan dengan seksama mendengarkan pengarahan dari KOMPOL Hadi Susanto dengan penuh keakraban.

Kanit Binmas Polsek Cikarang menyampaiakn ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota Binmas yang telah hadir dalam kegiatan tersebut.
Pengarahan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kinerja anggota unit Binmas di wilayah binaan masing-masing dengan mengedepankan pelayanan Door To Door System dengan metode Perpolisian Masyarakat yang mengacu di negara Jepang.

Kompol Hadi Susanto dalam kesmpatan tersebut menyampaikan. “Betapa mulianya tugas seorang Bhabinkamtibmas karena bermanfaat untuk masyarakat yang membutuhkan yang selalu siap siaga mendampingi warga masyarakat.” Tuturnya

Selesai kegiatan dilanjutkan dengan pemberian ciendera mata dari KOMPOL Hadi Susanto kepada AKP Subadi. (Dre)

Cegah Gangguan Kamtibmas Anggota Unit Sabhara Polsek Cikarang Lakukan Giat Pemantauan Perbankan di Wilayah Cikarang Kota

0

JIB | Kabupaten Bekasi, – Guna mencegah gangguan kamtibmas anggota Unit Sabhara Polsek Cikarang AIPTU Hendro Permono dan BRIPKA Octafiyanto melakukan Patroli kewilayahan, di wilayah Hukum Polsek Cikarang. Selasa, (27/08/2019)

Dalam giat teresebut bertempat di Bank BCA Ruko Plaza Cikarang Jalan Kapten Sumantri Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

Patroli kewilayahan tersebut guna antisipasi tindak kejahatan di wilayah hukumnya, dalam giat tersebut anggota unit sabhara polsek Cikarang melakukan pemantauan perbankan, dan antisipasi 3C serta guantibmas lainnya.

Disamping itu juga angota unit sabhara polsek Cikarang menghimbau kepada juru parkir agar selalu waspada terhadap tindak pelaku kejahatan, agar supaya tercipta situasi yang aman di lingkungan Bank BCA dan sekitarnya.

Dalam kesempatan tersebut “Saya sampaikan himbauan Kamtibmas kepada security dan juru parkir agar selalu waspada dan berhati-hati kepada siapa saja yang datang, jangan sekali sekali untuk melakukan pemadaman terhadap peralatan yang ada khususnya CCTV yang membantu kita untuk mengawasi lingkungan.” Tutur AIPTU Hendro Permono

Dalam kegiatan pemantauan perbankan tersebut aman dan kondusif. (Dre)

Bersinergi Atasi Kekeringan di Cibarusah, Polsek Cibarusah dan BPBD Kab.Bekasi Suplai Air Bersih

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Untuk mengatasi kekeringan di Cibarusah dan memenuhi kebutuhan air bersih, BPBD Kabupaten Bekasi rutin melakukan pengiriman air bersih di Cibarusah, hal tersebut di lakukan secara bergiliran pengirimannya oleh BPBD Kabupaten Bekasi ke tiap Desa atau RT.

Menurut keterangan petugas BPBD Kabupaten Bekasi. Gatot menyampaikan kepada mediaonline jurnal indonesiabaru.com mengatakan.

“Sebelum mengirim ke Cibogo Tengah Rt 002/001 Desa Sindang Mulya terlebih dahulu mengirim air bersih di Kampung Loji Rt 01/01 Desa Cibarusah, Kota Kecamatan Cibarusah, dan dalam pengiriman air bersih di Kampung tersebut, kami berkoordinasi dengan Polsek Cibarusah terlebih dahulu, dan tidak itu saja kami juga di bantu oleh Ipda Jamil dan Sutarto Binmas Polsek Cibarusah, berikut dengan bapak Jalu untuk membagikan air bersih kepada warga dan Masjid Al Huda.” Ujarnya

Walaupun sudah larut malam para petugas BPBD Kabupaten Bekasi masih tetap bertugas dengan mengirim air bersih pada warga Kampung Cibogo Tengah Rt 002/001 Desa Sindang Mulya, Kecamatan Cibarusah.

Dalam kesempatan tersebut ketua RT mengatakan. “Kami sangat berterimakasih pada pemerintah Desa Sindang Mulya dan BPBD Kabupaten Bekasi serta Bapak Lili Anggota BPD Sindang Mulya, demikian pula pada Jalu dan Bero yang telah membantu mengirim air bersih untuk warga kami di sini.” Ujar Rt Wahyu. (Dedi)

Mobil Ambulance Desa Cibarusah Kota, Armada Untuk Kepentingan Bersama

0

JIB|Kabupaten Bekasi,- Untuk melayani kepentingan sapras Desa Cibarusah Kota Kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi. Desa Cibarusah Kota realisasikan Dana Desa (DD) tahap 1 (satu) untuk pengadaan mobil Ambulance, hal tersebut di lakukan oleh Pemerintah Desa Cibarusah Kota untuk kebutuhan Masyarakat Cibarusah.

Iwan Setiawan selaku Kepala Desa Cibarusah Kota saat dikonfirmasi oleh media online jurnalindonesiabaru.com pada Selasa (27/08/19) mengenai realisasi pengadaan mobil Ambulance dari Dana Desa (DD) Cibarusah Kota mengatakan. “Kami realisasikan pengadaan mobil Ambulance dari Dana Desa tahap satu Tahun 2019 untuk sarana dan prasarana Desa Cibarusah Kota dan sekaligus untuk kebutuhan Masyarakat Cibarusah.” Ujar Iwan Setiawan

Menurut Iwan, mudah-mudahan dengan adanya mobil ambulance di Desa Cibarusah Kota sebagai sarana penunjang bagi Masyarakat Cibarusah dalam berbagai hal, baik untuk mengantar orang sakit dan keperluan menjemput orang sakit serta mengantar jenazah.

“Dengan adanya mobil tersebut, segala kebutuhan Masyarakat disini yang sifatnya urgent untuk ke rumah sakit dan sebagainya. Dengan adanya mobil ambulance tersebut bisa bermanfaat dalam penggunaanya untuk warga Cibarusah Kota, mungkin dengan keberadaan mobil tersebut tidak lagi repot untuk meminjam ke Desa lain ataupun menyewanya apalagi yang namanya urgent ujarnya.” Pungkasnya (Dedi)

Bupati Bekasi H. Eka Supria Atmaja Menghadiri Peresmian BITUNEN Dari PT. Buntara Megah Inti.

0

JIB | Taruma Jaya, Kab Bekasi- Bupati Bekasi, H. Eka Supria Atmaja, SH berkenan menghadiri peresmian BITUNEN dari PT. Buntara Megah Inti. Sebuah perusahaan yang tergabung dalam Buntara Group. PT Buntara Megah Ini berlokasi di Kawasan Industri Marunda Center, Taruma Jaya. Selasa, (27/08/2019).

Buntara Megah Inti adalah perusahaan penyalur asphalt dari Shell, Malaysia. Yang telah beroperasi selama 10 tahun berkiprah di Indonesia. Dan saat ini telah mendirikan pabrik produksi asphalt di Kawasan Marunda Center guna mendukung pembangunan infrastruktur di Indonesia.

“Selamat dan Sukses atas peresmian BITUNEN PT. Buntara Megah Inti.” Ujar Bupati Bekasi, H. Eka Supria Atmaja.

Bupati Bekasi mengharapkan PT. Buntara Megah Inti mampu menyerap tenaga kerja asal Kabupaten Bekasi.

“Tadi, sudah saya ingatkan kepada Pak Saldju. Untuk menyerap tenaga kerja asal Kabupaten Bekasi.” Ujar Eka Supria Atmja.

Menurutnya, saat ini Kabupaten Bekasi sedang gencar-gencarnya mensosialisasikan Peraturan Bupati (Perbup) No. 9 Tahun 2019, Tentang Kesempatan Kerja.

Menyikapi hal itu, Presiden Komisaris PT. Buntara Megah Inti mengungkapkan dihadapan awak media bahwa perusahaannya siap menyerap tenaga kerja asal Kabupaten Bekasi apabila perusahaan telah membuat unit baru.

“Saat ini, karyawan yang ada hanya 10 orang. Dan itupun karyawan lama PT. Buntara Megah Inti.” Ujar Saldju.

Bupati Bekasi, H. Eka Supria Atmaja dinobatkan untuk menanda tangani prasasti peresmian dan menerima gunungan tumpeng dari Hadi Prabowo Buntara serta membunyikan sirene tanda peresmian BITUNEN. (ENdang)

Kanit Lantas Polsek Cikarang Turun ke Jalan Atur Arus Lalu Lintas

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Anggota Unit Lalu Lintas Polsek Cikarang, dipimpinan Kanit Lantas IPTU Suparto melaksanakan pengaturan Lalu Lintas bersama Anggota Pos pol Pasar Baru dan Dishub. Di Simpang SGC Jalan Raya Pantura Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Selasa, (27/08/2019)

Pengaturan lalu lintas pagi hari dilakukan pukul 06.15 WIB. Kegiatan pengaturan ini ditujukan untuk mencegah kemacetan, sekaligus membantu melancarkan perjalanan masyarakat yang berangkat kerja maupun anak-anak yang akan berangkat sekolah.

“Kami atur arus lalu lintas di simpang SGC dan Putaran Jalan layang ini agar arus lalin tetap lancar, tidak sampai macet, karena situasi lalu lintas di pagi hari sangatlah padat, kepadatan tersebut dikarenakan masyarakat yang akan berangkat kerja maupun anak-anak yang akan berangkat sekolah.” Ujar Kanit Lantas IPTU Suparto

Selain melakukan pengaturan, kegiatan ini juga diisi dengan membantu menyeberangkan warga yang ada di lokasi tersebut.
Menurut Kanit Lantas, kegiatan pengaturan ini rutin dilakukan setiap hari sebagai bagian dari pelayanan masyarakat.

“Tidak hanya pagi hari saja. Pengaturan lalu lintas juga rutin kami lakukan setiap sore hari di beberapa titik rawan kemacetan,” terangnya

Sambungnya. “Untuk sementara perkembangan situasi arus Lalin dari arah barat/Jakarta lancar. dari Timur/Kerawang lancar.” Pungkasnya (Dre)

Apel Dalam Rangka Pengamanan Penataan Pedagang Kaki Lima di Samping SGC Dan Ananda

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Pada hari Senin tanggal 26 Agustus 2019 Pukul 18.30 Wib s/d Selesai. Berlangsung kegiatan Pengamanan Penertiban, Pengelolaan para Pedagang Kaki Lima dan Ananda tepatnya di Samping SGC Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi.

Kegiatan ini untuk menertibkan pedagang yang selama ini berjualan di sepanjang jalan Raya RE. Martadinata di sekitar lampu merah SGC, selain itu juga memberikan kelancaran bagi para pengguna jalan disekitar SGC.

Sebelum kegiatan pengamanan berlangsung dilakukan apel kesiap siagaan para petugas yang terlibat pengamanan di samping SGC yang terdiri dari Anggota polsek Cikarang dan BKO 45 orang, Satpol PP 6 orang, Hansip 7 orang, Pasar 60 orang, TNI 9 orang, Sabhara polres 30 orang, Lantas 6 orang, anggota Satpol PP, kepala UPTD dan anggotanya, Kadishub Bekasi dan Anggotanya. Dengan kekuatan 157 personil. Dipimpin Apel Kabag Ops AKBP Muryono.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri Kapolsek Cikarang, Wakapolsek Cikarang, Danramil Cikarang, Camat Cikarang Utara. kegiatan tersebut, berjalan kondusif. (Dre)

Normalisasi Balong Jati Diduga Tidak Memakai Plang Proyek Dan Lemah Pengawasan

0

JIB | Karang Bahagia, Kab Bekasi- Di sinyalir dalam proyek pembangunan Normalisasi kali balong jati kampung peundey RT 004/002 Desa Karang Satu Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi. Senin (26/08/2019).

Dalam proyek normalisasi tersebut dari pantauan awak media tidak ada papan proyek yang sudah di tentukan oleh Dinas terkait, di dalam Rencana Anggaran Belanja (RAB).

Karena papan proyek adalah yang terkecil di dalam Rencana Anggaran Belanja tetapi maknanya sangat luas artinya masyarakat perlu itu, karena proyek normalisasi di biayain oleh pemerintah dan masyarakat juga harus tahu itu, karena sesuai dengan Undang-undang No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Dengan tidak dipasangnya Plang papan nama, masyarakat tidak bisa turut mengontrol pembangunan tersebut. Kondisi ini membuat sejumlah kalangan mulai mempertanyakan kinerja pemerintah Kabupaten Bekasi yang diduga lemah pengawasan.

Dalam aturan Perpres No 54 tahun 2010 dan Perpres Nomor 70 tahun 2012 tentang barang dan jasa yang sudah di jelaskan, setiap proyek fisik wajib memasang papan nama yang memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, mulai pengerjaan, pelaksana proyek, nilai kontrak dan jangka waktu pengerjaan.

Dari pantauan awak media dan di lokasi ada sekitar 18 OKP (Organisasi Kemasyarakat dan Pemuda), di proyek normalisasi kali Balong jati.

Saat dikonfirmasi Pelaksana pekerjaan Normalisasi yang tidak mau di sebutkan namanya Dengan Gaya pelintat pilintut Mengatakan kami hanya pelaksana pekerjaan, tak tahu apa-apa tentang itu.

Tempat terpisah Ketua Lembaga Pembarantas Korupsi Bekasi Asep Saepullah S. Pd.I mengatakan papan proyek adalah yang terkecil tapi itu hal yang penting untuk masyarakat agar tahu ini pembangunan Normalisasi kali berasal dari mana? Jangan masyarakat atau organisation lain mengatakan itu proyek si luman artinya Anggarannya dari mana??.

“Inilah lemahnya pengawasan dari dinas terkait, padahal masalah sepele yang berimbas kepada pemborong atau pihak rekanan cuma gara-gara tidak ada papan proyek” Ujaranya.

Masih Kata Ayung biasa di panggil sehari-hari. Tetapi pihak pemborong atau rekanan tidak mengindahkan hal itu, kami dari Lembaga Pembarantas Korupsi akan menyurati dan melaporkan. (Endang)

bersambung

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -