Monday, February 16, 2026
Home Blog Page 460

Warga Kampung Rukem RT. 01/05 Desa Jatireja Kecamatan Ciktim Tidak Boleh Nyoblos Oleh Panitia KPPS

0

JIB | Cikarang timur- Musnah sudah harapan seorang warga bernama Aan Barwati dan Siti Rahayu Sapitri (Ayu) yang berkeinginan untuk memilih calon presiden dan wakil rakyat dambaannya seperti warga lainnya yang berduyun – duyun melakukan pencoblosan di TPS setempat dilingkungan dia tinggal.

Pasalnya, dari penuturan dua wanita adik kakak ini (yang satu ibu rumah tangga, yang satunya gadis lajang) tidak mendapatkan kartu undangan untuk melakukan pencoblosan seperti warga lainnya, padahal mereka asli warga setempat kampung Rukem RT/RW. 01/05 Desa Jatireja Kecamatan Cikarang Timur. Rabu (17/04/2019).

Menyadari dirinya tidak memiliki kartu undangan, sesuai informasi yang dia dapat bahwa dengan menggunakan KTP elektrik atau Suket di bolehkan untuk mencoblos, maka dia datang ke TPS 18 yang tidak jauh dari rumahnya sebelum pukul 13.00 Wib mereka sudah berada di lokasi TPS. Sebab dari pukul 12.00 hingga 13.00 proses pencoblosan di istirahatkan oleh panitia.

Setibanya di TPS, Aan dengan membawa KTP elektriknya di tolak oleh panitia, dengan alasan waktunya sudah habis padahal sisa kartu suara untuk pencoblosan masih ada, bahkan ada juga kartu suara yang dikirim ke TPS lainnya.

Padahal, berbarengan dengan datangnya Aan, ada juga wanita yang hanya membawa KTP karena tidak mendapatkan undangan, tapi di bolehkan oleh panitia.

“saya bingung, kenapa si Meli anaknya Pak Jono yang sama hanya membawa KTP ko’ bisa mencoblos, sementara saya tidak boleh. Alasannya waktunya habis, sementara si Meli boleh,” ujarnya.

Ayu yang membawa Suket juga demikian, di tolak oleh panitia penjaga depan dengan membawa lembaran Suket sebagai pengganti KTP nya yang belum jadi juga sama, ditolak oleh panitia.

Ketika awak media mengkonfirmasi Meli, yang juga hanya membawa KTP, membenarkan perihal kejadian itu.

“saya ga dapat undangan, makanya saya datang bawa KTP. Pas saya keluar selesai mencoblos, saya bilang ke Bi Aan agar masuk giliran nyoblos, tapi katanya ditolak sama panitianya. Saya juga bingung.” ucap Meli.

Di duga, oknum beberapa panitia termasuk salah satu yang menjabat sebagai RT, mantan RT, juga Amil Jenazah ada unsur sengaja menolak wanita tersebut, karena mereka sebagai panitia terkesan tidak netral karena mendukung salah satu pasangan calon presiden dan calon legislatip DPRD. Sementara wanita tersebut di anggap oleh oknum panitia tidak akan memilih jagoan pilihannya. Makanya di tolak.

Bahkan tadi siang dalam pantauan awak media, sekitar pukul 10.30 Wib seorang warga bernama Anim alias Epong yang dikenal oleh mayoritas warga sedikit kurang waras, dengan menggunakan KTP imitasi dan namanya tidak ada dalam DPT tapi oleh panitia RT Sanip disaksikan banyak warga di persilahkan mencoblos 5 kertas suara asli.

Ketika awak media mengkonfirmasi perihal kejadian tersebut, salah satu panitia yang juga sebagai ketua RT beralasan “ditolaknya wanita itu karena mereka tidak punya undangan, dan datangnya sudah telat, jam satu sudah di tutup. Ucapnya.

Sementara ketua panitia KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) Jamaludin, kepada awak media memohon maaf atas kejadian tersebut. Karena saat itu dirinya duduk berada di dalam dan terhalang triplek pembatas. Dan disaat sela – sela berlangsungnya pencoblosan, Jamal juga sering mengumumkan bahwa dibolehkannya mencoblos dengan menggunakan KTP atau suket dengan batas akhir jam satu lebih lima menit baru di tutup.

Dengan bahasa daerahnya (sunda) Jamaludin mengatakan permohonan maafnya yang kami artikan ke bahasa indonesia, “kami mohon maaf atas kejadian tersebut, karena saat itu saya duduk di dalam terhalang triplek pembatas. Saya ga tau kalau di luar ada kejadian itu.” ujar Jamal.

Melalui telepon seluler, ketua PPK kecamatan Cikarang Timur, Furkon mengatakan kepada awak media bahwa “warga asli lingkungan yang tidak mendapat undangan, boleh ikut mencoblos dengan membawa KTP elektrik atau Suket sampai batas waktu pukul 13.00 Wib di TPS terdekat dimana dia tinggal.” tuturnya meyakinkan.

Demikian juga ketua panitia PPS desa Jatireja, Ade Abdullah mengatakan perihal seperti itu tidak benar. “padahal para panitia TPS dalam penataran sudah sering di sampaikan bahwa, bagi yang tidak dapat undangan dibolehkan membawa KTP atau Suket.” tuturnya.

Perihal kejadian ini, bila memang ada unsur sengaja menghalangi warga dalam melakukan pencoblosan, maka bisa terancam pidana pasal 351 nomor 7 tahun 2017 dengan hukuman pidana 4 tahun, denda 48 juta.

Bahkan Kapolri, Tito Karnavian juga sering menghimbau, bahwa pukul 13.00 Wib itu bukan batas akhir pencoblosan, tapi batas waktu akhir hadir di TPS. (TS)

Inilah TPS Unik di Bekasi yang Bertema “Jawara Sunda”

0

JIB | Bekasi – Untuk menarik warga agar memberikan hak suaranya dalam pelaksanaan Pemilu 2019, seluruh petugas di TPS 27 Desa Hegarmukti Kecamatan Cikarang Pusat Kabupaten Bekasi menggunakan pakaian pangsi lengkap dengan iket di kepalanya. Pemandangan seperti itu membuat suasana di TPS ini berbeda dengan TPS lainnya.

Pengawas TPS 27 Desa Hegarmukti, Irdat Cahyadin, mengatakan, para petugas KPPS yang menggunakan kostum unik tersebut telah berhasil membuat warga penasaran. Sehingga, pemilih di TPS tersebut berduyun-duyun datang ke lokasi untuk menyalurkan suaranya.

Warga antusias memberikan hak suara pada Pemilu 2019 di TPS 27 Desa Hegarmukti Kecamatan Cikarang Pusat

“Hebat, mereka berhasil membuat warga penasaran, dan akhirnya warga yang mendapat undangan di TPS ini ingin cepat-cepat datang untuk menyalurkan suaranya,” ujar Irdat, kepada MITRA News di lokasi TPS 27 Desa Hegarmukti, Rabu (17/04/2019).

Ketua KPPS TPS 27, Doni Ardon, mengatakan, dengan menggunakan tema “Jawara Sunda” ini, tujuan utamanya memang untuk menarik warga supaya ikut serta dalam Pemilu 2019, sehingga tidak ada golput.

Ketua KPPS TPS 27 Desa Hegarmukti, Doni Ardon
“Selain itu, juga sebagai rasa cinta dan bangga terhadap budaya sendiri, yakni budaya Sunda. Makanya kami sengaja menggunakan kostum tradisional Sunda,” katanya.

Tak hanya menggunakan pakaian adat sunda, tetapi TPS 27 juga lengkap dengan iringan musik sunda.

“Tema nyunda ini pertama kalinya ditampilkan TPS 27 di Desa Hegarmukti Cikarang Pusat dan kami ingin memberikan yang terbaik pada hajat besar Pemilu 2019,” ucapnya..

Adapun dalam TPS ini tergabung RT 01 – 02 RW 05 dan RT 01 – 02 RW 12 yang ditampung di RT 01/12 dengan jumlah 287 yang jadi pemilih tetap dan 6 pemilih tambahan.

Berikut para petugas KPPS di TPS 27 Desa Hegarmukti Kecamatan Cikarang Pusat Kabupaten Bekasi, sebagai berikut : Doni Ardon (Ketua), Sukatno (Anggota), Makur (Anggota), Sunaryo (Anggota), Nurdi Suryadi (Anggota), Kusnadi (Anggota), Rohimudin (Anggota), Aan Maulana (Pamsung) dan Suprapto (Pamsung). (Red)

Ketua KPU Kabupaten Bekasi Jajang Wahyudin : 23 Kecamatan Dipastikan Hari Ini Selesai Pengiriman Logistik

0
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi Jajang Wahyudin

JIB | Kabupaten Bekasi – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi Jajang Wahyudin, pastikan pengiriman logistik untuk 23 Kecamatan hari ini selesai dilaksanakan.

Pengiriman tersebut, meliputi kotak suara yang berjumlah 39.755. Bilik suara 31.792 buah. Surat suara 2.098.000 dari masing-masing jenis surat suara, serta alat tulis kantor (ATK).

menurut Jajang, hari ini sudah bisa selesai di kerjakan sampai malam dan ini kita usahakan semaksimal mungkin agar bisa terkapar semua.

“Ya hari ini sudah bisa di pastikan selesai, semua pengiriman logistik untuk 23 Kecamatan di Kabupaten Bekasi. Kita kerjakan sampai malam hari, agar semuanya bisa kondusif, Aman dan lancar tidak ada halangan apapun.”ungkap Ketua KPU Kabupaten Bekasi Jajang Wahyudin, Minggu (14/4/2019) di kantor.

Tempat terpisah Aim Ibrahim, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kedungwaringin, penerima logistik dari KPU Kabupaten Bekasi sangat maksimal dan sudah bisa kami terima dan kami laksanakan.

“Sekarang kami bersama temen-teman PPK sedang mendistribusikan untuk ke tingkat Desa yang ada di Kecamatan Kedungwaringin,”jelasnya.

Lanjut Aim, pendistribusian ini, kami lakukan untuk 7 Desa, yang ada di wilayah Kecamatan Kedungwaringin. Mudah-mudahan semuanya bisa berjalan dengan lancar, aman dan kondusif tanpa ada halangan, demi keamanan bersama” Tutupnya.(Red)

Apel Pencanangan Program K3 Dan Hari Tenang Kecamatan Cikarang Timur Dipimpin Camat Ciktim

0

JIB | Kabupaten Bekasi- Cikarang timur, Apel bersama 3 pilar kecamatan Cikarang Timur yang berlokasi di halaman kecamatan Cikarang Timur dalam rangka pencanangan Program K3 (Ketertiban, Kebersihan dan Keindahan), lingkungan wilayah, serentak di laksanakan se-kabupaten Bekasi, salah satunya di wilayah Cikarang timur, Minggu (14/04/2019).

Disamping pembersihan sampah yang merusak pemandangan dan keindahan, kegiatan ini bersamaan dengan penurunan Alat Peraga Kampanye ( APK ) diwilayah Kecamatan Cikarang Timur

Hj. Ani Gustini MM Camat Cikarang Timur dalam apelnya Mengatakan Ini merupakan kegiatan serentak se-kabupaten Bekasi dalam rangka Pencanangan Program K3 dan penurunan APK oleh Satpol PP.

“Untuk logistik pemilu bagi PPS silahkan diantisipasi penyimpanan dan keamanannya, dan mengingat rapatnya kegiatan hari ini kita maksimalkan keberadaan anggota dilapangan.”Jelasnya.

Masih kata Ani biasa di panggil Umi. Apel bersama 3 pilar kecamatan Cikarang Timur diikuti sekitar 329 personil gabungan dari Polsek Cikarang Timur, Koramil 06 Lemahabang, PPK kecamatan Cikarang Timur, Panwascam Kecamatan Cikarang Timur, Satpol-PP, gabungan Kecamatan dan Kabupaten Bekasi.(red)

Kodim 0713 Brebes Rombak Kandang Ayam Jadi Rumah Bagi Janda Tua Taswi

0

JIB | Brebes – Sebuah gubuk milik Taswi, janda tua berusia 60 tahun, yang selama ini dijadikan sebagai kandang ayam, dibongkar malam hari oleh anggota Kodim 0713/Brebes untuk dibuatkan rumah layak huni. Hal tersebut disampaikan Dandim 0713/Brebes, Letkol Inf Faisal Amri, Sabtu (13/4/2019).

Diungkapkan Dandim, gubuk reyot milik Taswi, janda tua tidak beranak di Desa Luwungbata, Kecamatan Tanjung, pada Kamis, (11/4/2019) telah dibongkar anggota Koramil 04/Tanjung Kodim 0713/Brebes, bersama warga masyarakat dan beberapa aparat setempat.

“Pembongkaran ini dipimpin Danramil, Kapten Inf Muhtadi bersama Ketua BPD, Usman dan Sekretaris Desa/Carik, Wirnojo serta Babinsa Serda Sudirman, malam hari,”ujarnya.

“Rumah itu awalnya terbuat dari gedek bambu berukuran 4 x 8 meter, berlantai tanah dan terletak 1 (satu) meter di belakang rumah keponakannya (Warto, 48 tahun dan Sarwid, 50 tahun). Saat ini telah dijadikan prioritas bedah rumah bersama Pemprov dan juga Dana Desa,”imbuh Faisal Amri.

Lebih lanjut dikatakan Faisal Amri, kegiatan ini sebagai salah satu bentuk kepedulian TNI Kodim 0713/Brebes, kepada masyarakat yang sangat membutuhkan, apalagi Taswi selama ini tinggal bersama saudaranya.

“Mbah Taswi sudah tidak menempati gubuk reyot sejak awal Januari 2019 dan tinggal bersama keponakannya, sejak saat itu rumahnya yang sudah reyot itu dijadikan kandang ayam,” jelasnya.

“Dengan kondisi itu, Danramil dan Babinsa serta aparat setempat tidak tinggal diam dan menyarankan ke Desa dan kami, agar rumah Mbah Taswi dijadikan sasaran Rehab Rumah. Aparat Teritorial, selain menjaga keutuhan wilayah, juga membantu program pemerintah ikut mensejahterakan masyarakat,” tandasnya.

Senada dengan Faisal Amri, Ketua BPD Luwungbata, Usman membenarkan bahwa rumah Taswi sudah terdaftar dalam Data Base program Rutilahu/RTLH dengan menggunakan Dana Desa Tahun 2019, Banprov, para donatur lainnya serta swadaya masyarakat.

“Adapun untuk rencana realisasinya akan dilangsungkan pada bulan Mei ini dengan tenaga tukang berasal dari warga setempat dibantu TNI dari Kodim 0713/Brebes,” terangnya.

“Kami bergotongroyong bersama disini, baik jajaran Kodim, Desa dan Kepolisian bertekad untuk menyediakan rumah layak huni bagi Mbah Taswi. Saat membongkar pun kita malam hari supaya pekerjaan lebih efektif,” tegas Muhtadi.

Untuk diketahui, Taswi selama ini tinggal di rumah keponakannya Warto dan Sarwid, karena rumahnya itu tidak memungkinkan lagi untuk ditempati, apalagi jika turun hujan, hampir seluruhnya basah.

Taswi pun mengucapkan terima kasih kepada prajurit TNI, Kodim 0713/Brebes bersama masyarakat atas bantuan menghadirkan rumah layak huni bagi dirinya.

“Hanya doa kepada Sang Khalik yang dapat saya panjatkan, semoga TNI selalu berhasil dalam menjalankan tugas,” pungkasnya dengan mata berkaca-kaca. (Biro Brebes)

Kapolsek Cikarang timur pimpin langsung pengecekan kendaraan jelang pemilu.

0

JIB | Cikarang timur, Bekasi- Kepolisian sektor Cikarang timur polres metro Bekasi dalam rangka menghadapi pemilu tahun 2019 mempersiapkan diri baik sarana dan prasarana serta personil Polsek Cikarang timur.

Kamis ( 11/04/2019 ), yang bertempat dihalaman Polsek Cikarang timur, Kapolsek Cikarang timur polres metro Bekasi AKBP Warija SH, memimpin langsung kegiatan pemeriksaan kendaraan dinas.

Kapolsek yang didampingi oleh wakapolsek AKP Tri Gunawan SE, Kanit Sabhara Iptu Hery Gunawan, Kanit binmas Agus Suganda SH, Kanit lantas iptu Agus Riyanto, Kasikum iptu Rosid Safrudin SH, melakukan pemeriksaan dan pengecekan kelengkapan surat-surat maupun kelengkapan dan kondisi mesin kendaraan.

” Saya harapkan pada saat hari h pelaksanaan pemilu pada tanggal 17 April nanti kondisi kendaraan dinas benar – benar ok dan optimal dalam mobilitas anggota dilapangan” ujar AKBP Warija SH.

Polsek Cikarang timur terdapat 4 unit kendaraan bermotor roda empat, sementara kendaraan bermotor roda dua terdapat 20 unit. Disamping pemeriksaan kendaraan bermotor Kapolsek juga memeriksa sarana dan prasarana lainnya seperti alkom atau alat komunikasi berupa HT.

” Hari ini kita cek langsung kondisi kendaraan dinas serta alkom Ht harus ok dan hp jangan sampai melbok, toa dicek bagi yang pegang. Perlengkapan Sabhara semisal tongkat dan tambang sudah ok.” Lanjut Kapolsek Cikarang timur.

Kepolisian sektor Cikarang timur polres metro Bekasi siap mengamankan Agenda nasional pemilu 2019.(Red)

Ice Nasari Caleg Demokrat No Urut 5 Dapil 2 : Jika Terpilih Jadi Dewan Kabupaten Bekasi bisa membawa Amanah masyarakat

0

JIB | Cikarang Barat, Bekasi- Pesta Demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) tinggal menghitung hari, semua rakyat Indonesia merayakannya pesta tersebut, yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 April 2019 serentak diseluruh belahan Nusantara (NKRI) tercinta.

Dari pemilihan Presiden, Wakil Presiden, DPR, DPD, Caleg DPRD Provinsi hingga DPRD kabupaten, Khususnya di DPRD Kabupaten Bekasi Dapil 2 No Urut 5 daerah pemilihan Cikarang Barat dan Cibitung yaitu Ice Nasari, dari Partai Demokrat Besutan Susilo Bambang Yudhoyono.

Ice Nasari Adalah seorang Srikandi dari partai Demokrat, di sisi lain adalah seorang wanita tangguh yang tidak lelah untuk menggapai sebuah harapan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat demi kemajuan di dapil 2. Umumnya di Kabupaten Bekasi.

Pesta Demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) tinggal menghitung hari, semua rakyat Indonesia merayakannya pesta tersebut, yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 April 2019 serentak diseluruh belahan Nusantara (NKRI) tercinta.

Dia juga (Ice Nasari-Red) adalah wanita handal yang bisa menampung aspirasi masyarakat di dapilnya, agar bisa terlaksana apa yang di inginkan masyarakat Cikarang barat dan Cibitung dari segi kesehatan, Pendidikan, Ketenaga kerjaan, Pembangunan dan Infrastruktur dan lainnya.

Ice Nasari pada pada awak media mengatakan semua ini atas harapan dan amanah masyarakat Dapil 2 untuk menunjuk kami sebagai calon legislatif demi memenuhi aspirasi masyarakat agar bisa tercapai dalam melayani aspirasinya.

“Dan hanya Do’a dan dukungan masyarakat saya bukan siapa-siapa tetapi masyarakatlah yang bisa menentukan mana yang baik untuk membawa aspirasi, dan untuk mensejahterakan masyarakat dari segi aspek kehidupan yang madani” Ungkapnya.

Masih kata Ice semua ini, kita serahkan kepada sang maha pencipta yang mempunyai maksud dan tujuan saya hanya perantara dan mewakili masyarakat agar tujuannya tercapai demi kemaslahatan bersama.

“Insya Allah ketika nanti saya menduduki kursi sebagai Dewan Kabupaten Bekasi bisa membawa Amanah masyarakat” Tutupnya. (Red)

Rizka Apriani SE Caleg Demokrat No Urut 2 Dapil 6 “Membawa Aspirasi Masyarakat Nyata”

0

JIB | Karang Bahagia, Bekasi– Pesta Demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) tinggal menghitung hari, semua rakyat Indonesia merayakannya pesta tersebut, yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 April 2019 serentak diseluruh belahan Nusantara (NKRI) tercinta. Jum’at (12/04/1/2019).

Dari pemilihan Presiden, Wakil Presiden, DPR, DPD, Caleg DPRD Provinsi hingga DPRD kabupaten, Khususnya di DPRD Kabupaten Bekasi Dapil 6 daerah pemilihan Cikarang Timur,Cikarng Utara dan Karang Bahagia Yaitu Rizka Apriani SE. dari Partai Besutan Susilo Bambang Yudhoyono.

Rizka Afriani SE. Adalah seorang Srikandi dari partai Demokrat, di sisi lain adalah seorang pengusaha muda yang sudah banyak memperkerjakan masyarakat di dalam bidang pembangunan dan Infrastruktur yang ada di kabupaten Bekasi Demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) tinggal menghitung hari, semua rakyat Indonesia merayakannya pesta tersebut, yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 April 2019 serentak diseluruh belahan Nusantara (NKRI) tercinta.

Dari pemilihan Presiden, Wakil Presiden, DPR, DPD, Caleg DPRD Provinsi hingga DPRD kabupaten, Khususnya di DPRD Kabupaten Bekasi Dapil 6 daerah pemilihan Cikarang Timur,Cikarng Utara dan Karang Bahagia Yaitu Rizka Apriani SE. dari Partai Besutan Susilo Bambang Yudhoyono.

Rizka Afriani SE. Adalah seorang Srikandi dari partai Demokrat, di sisi lain adalah seorang pengusaha muda yang sudah banyak memperkerjakan masyarakat di dalam bidang pembangunan dan Infrastruktur yang ada di kabupaten Bekasi.

Dia juga (Rizka Apriani-Red) adalah wanita handal yang bisa menampung aspirasi masyarakat di dapilnya, dan itu sudah terbukti dari segi pembangunan sekolah, Infrastruktur salah satu jalan lingkungan (Jaling), dan saluran air dan lainnya.

Riska Afriani SE dalam acara sosialisasi di wilayah Desa Sukaraya mengatakan bahwa kita harus bisa memilih pemimpin yang cerdas dan bisa membawa aspirasi masyarakat dan itu sudah kami buktikan.

“Di sisi lain dengan Do’a dan dukungan masyarakat saya bukan siapa-siapa tetapi masyarakatlah yang bisa menentukan mana yang baik untuk membawa aspirasi untuk mensejahterakan ekonomi masyarakat” Harapannya.

Salah satu warga yang tidak mau di sebut namanya mengungkapkan kepada Awak media bahwa hampir semua masyarakat Desa Sukaraya di dusun 1, siap membawa kemenangan untuk Ibu Rizka Apriani SE, dan menjadi wakil rakyat Kabupten Bekasi yang amanah.

“Bukan itu saja Ibu Rizka Apriani SE, adalah sosok yang tangguh yang bisa membawa aspirasi masyarakat,” Tutupnya. (Red)

Penyemprotan Fogging Wabah Tomket Kelurahan Bagan Arya Di Pelopori Oleh Tim LPK Sumut Berjalan Lancar

0

JIB | Sumatera Utara- Kelurahan Bagan Arya Kecamatan Tanjung Tiram Kabupaten Batubara telah terjangkit dari hama serangga tomket, salah seorang dari personil LPK (Lembaga Pemberantas Korupsi) DPD Sumut, telah terkena dari serangan wabah serangga tomket, yang mana dari damprat serangga tomket ini apa bila terkena pada kulit, maka kulit tersebut akan melepuh seperti habis terkena api atau air panas. Jum’at (12/04/2019).

Masyarakat di Kelurahan Bagan Arya sudah mulai cemas dengan adanya serangga tomket tersebut, maka dari salah seorang dari personil LPK ini, mengadukan perihal tersebut kepada pihak Puskesmas Kecamatan Tanjung Tiram, atas kerjasama antara masyarakat dan personil LPK tersebut, aspirasi yang disampaikan di terima oleh pihak Puskesmas dari kecamatan Tanjung Tiram.

Pada hari jumat tanggal 12 april 2019 jam 11 00 WIB, pihak dari puskesmas hadir di Kelurahan Bagan Arya, bertujuan untuk mengadakan fogging, penyemprotan pencegahan atas serangga tomket tersebut, ada pun pihak dari Puskesmas Kecamatan di dampingi oleh pihak dari kelurahan yang di hadiri langsung oleh dari kepala lingkungan 10 dan 11.

Masyarakat yang telah terkena oleh dari serangga tomket tersebut disarankan oleh dinas kesehatan kecamatan agar dapat berobat di puskesmas terdekat.

Kepala Puskesmas Kecamatan Tiram dr. Rodiah dan di dampingi dengan bidan Deliana Desa Bagan Arya mengatakan, pihak dari Puskesmas Kecamatan Tanjung Tiram pun langsung mengadakan Fogging atau penyemprotan pencegahan atas terjangkitnya dari serangga tomket tersebut.

“Kami bersama bidan lainnya dari Puskesmas Kecamatan akan terus berusaha, untuk penyemprotan pencegahan dari serangga tomket tersebut agar masyarakat tidak terkena serangga tomket yang meresahkan” Jelasnya.

Masih kata dr. Rodiah, Alhamdulillah acara penyemprotan fogging tersebut berjalan dengan baik, semoga masyarakat bisa menikmati dari hasil fogging dan tidak terkena lagi oleh gigitan tomket.

Lain halnya Wakil Ketua DPD LPK Sumatera Utara Alfuad Lubis mengatakan. Kami selaku perantara dari masyarakat menyatakan sangat berterima kasih kepada team kesehatan Puskesmas Kecamatan Tanjung Tiram atas terealisasinya fogging dan penangangan yang cepat dan tanggap terhadap korban tomket tersebut.

“Untuk mengatasi wabah serangan binatang tomket yang terjadi di daerah Kelurahan Bagan Arya, agar masyarakat bisa untuk aktif kembali untuk melaksanakan aktivitas seperti biasa kembali” Ujarnya.

Lanjutnya Alfuad. Semoga apa yang kita laksanakan dalam penyemprotan fogging ini bisa memberikan manfaat kepada masyarakat setempat dan menjadi ladang ibadah.

Atas kerjasama antara personil dari LPK DPD Sumut dan DPC LPK Batubara, serta Puskesmas Kesehatan Kecamatan, kemudian di bantu oleh masyarakat yang di dampingi dengan kepala lingkungan setempat telah sukses melaksanakan penyemprotan fogging berjalan dengan baik. (A.Lub)

Taman Citarik Menambah Keindahan Estetika Wilayah

0

JIB | Bekasi- Pemerintah Kabupaten Bekasi, sedang menggalakkan keindahan dan kerapian taman, agar sedap di pandang oleh khalayak umum apalagi para pengendara roda dua dan roda empat, agar terlihat lebih rapih dan terkesan, taman Citarik yang berada di jalan Nasional, arah Lemah Abang – Kedungwaringin perbatasan Karawang.

Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPRKPP) Kabupaten Bekasi khususnya Bidang Pertamanan dan PJU agar Taman Citarik bermanfaat untuk masyarakat sekitar, dan sangat bermanfaat dengan adanya Taman citarik, sekali buat masyarakat dan menambah keindahan estetika wilayahnya khususnya wilayah Citarik Kecamatan Cikarang timur.

Bukan hanya itu saja di dalam taman Citarik, terdapat tugu pahlawan Nasional dan tokoh ulama Bekasi bernama KH Nur Ali sebagai ikon Bekasi. Sebagai tugu bersejarah. Semua itu di Biayain oleh APBD Bekasi 2018.

Dan pada tanggal 20 maret 2019 sudah di tinjau kelokasi oleh tim BPK dan di dampingi oleh DPRKPP khusus bidang taman dan PJU. Bicara kerugian negara sudah di kembalikan ke BPK.

Pengawas Taman Citarik perbatasan Karawang pada Dinas DPRKPP Kabupaten Bekasi Kasdiayanta mengatakan ini adalah salah satu bentuk program pemerintah dalam memberikan penghijauan pada setiap taman khususnya Citarik, dan bagus dari Sebelum ada air mancur sekarang sudah air mancur dan taman-taman lebih sedap di pandang oleh para pengguna jalan. Kamis (11/04/2019).

“Yang terpenting ada tugu bersejarah bernama KH Nur Ali yang sudah kita rapihkan sebagai ikon Kabupaten Bekasi dan menurutnya sesuai dengan perencanaan” Jelasnya.

Tempat terpisah Ir. Muhammad Lukman Kasi Wasdal Pertamanan dan PJU menjelaskan, ini lebih bagus dilihat oleh pengguna jalan untuk warga agar terlihat rapih tidak seperti sebelumnya. Dan kita lihat Bekasi sudah Mulai berbenah dari segi pendidikan, kesehatan dan lainnya. Khususnya taman Citarik lampu penerangan sudah ada, kalau bisa taman Citarik di lihat dari depan lebih bagus, agar tidak lihat kumuh dan kalau bisa tidak ada sepanduk-spanduk yang berserakan di taman, agar kelihatan keasriannya.

“Dan ini sudah di periksa sama Tim BPK pada tanggal 20 Maret 2019, hasil cukup baik rapih dan sesuai dengan rencana atau speck yang ada” jelas Lukman.

Masih kata Lukman. Yang saya tau bahwa di Rencana Anggaran Biaya (RAB), itu tidak ada penanaman rumput kalau ada berarti di pantaskan oleh rekanan, dan kalau bicara pepohonan itu sudah Sesuai kok.

“Harapan saya lebih bagus dan rapi dan tolong di jaga, pelihara oleh masyarakat atau semuanya pihak agar terlihat keasriannya.” Tutupnya. (Red)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -