Monday, May 4, 2026
Home Blog Page 230

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Padang Lawas Utara Tidak Peduli PP 53 Tahun 2010

0

JIB | Padang Lawas,- Disaat pemerintah sedang gencar-gencarnya memperbaiki kinerja pemerintah khususnya Pegawai Negeri Sipil (PNS), namun kita masih banyak juga menemukan PNS yang kurang mematuhi disipilin Pegawai Negeri Sipil tersebut yang mana sudah diterapkan dalam PP 53 tahun 201, bahkan tidak sedikit juga yang mengacuhkan peraturan pemerintah tersebut.

Seperti pada saat kunjungan tim Media Jurnal Indonesia baru bersama Pengurus Lembaga Pemberantas Korupsi ke kantor Kementerian Agama Padang Lawas Utara (Paluta) yang mana kami mendapatkan informasi dari orang yang tidak mau disebutkan namanya bahwa penerimaan tenaga honorer di Kemenag Paluta tidak memiliki dasar dan atau ketentuan yang jelas, sehingga tenaga honorer di Kemenag Paluta sangat banyak dan sebagian besar adalah keluarga dari Kakan Kemenag Paluta.

Tidak hanya itu, tenaga honorer yang ingin memperpanjang SK tenaga honorernya di lingkungan Kementerian Agama Kab. Paluta juga harus menyetorkan sejumlah uang yang mana paling sedikit 150rb rupiah untuk setiap perpanjangan SK satu orang tenaga honorer, dan bahkan ada juga yang harus menyetorkan sampai dengan 10jt rupiah. Yang mana uang tersebut disetorkan pada orang kepercayaan Kakan Kemenag Paluta

Menurut cerita informan tersebut yang sedang hangat dibicarakan saat ini di kantor Kemenag Paluta adalah biaya rotasi beberapa kepala madrasah yang mana setiap kelapa baru telah menyetorkan uang sejumlah 300jt lebih kepada kakan Kemenag Paluta yang juga melalui orang kepercayaannya.

Padahal lanjutnya di Kemenag Paluta sudah ada tim Badan Pengawas Kinerja (Bapeja) yang tugasnya pokoknya adalah melakukan evaluasi terhadap kinerja PNS yang berada di lingkungan kerjanya. Dan seharusnya merekalah yang difungsikan oleh Kakan Kemenag Paluta untuk menyeleksi dan atau mengangkat seseorang untuk menjadi Kepala Sekolah di lingkungan Kemenag Paluta, namun Kakan Kemenag Paluta tidak memberdayakan dan atau tidak memfungsikan mereka, sehingga pengangkatan kepala sekolah yang baru terjadi beberapa Minggu yang lalu di lingkungan Kemenag Paluta tidak memiliki dasar dan ketentuan yang jelas

Tim dari media Jurnal Indonesia Baru dan Pengurus Lembaga Pemberantas Korupsi sangat berharap agar Penegak Hukum setempat segera melakukan pemeriksaan terkait banyaknya dugaan gratifikasi di kantor Kementerian Agama Kabupaten Padang Lawas Utara tersebut, dan semoga kantor kementerian agama pusat di Jakarta agar mencopot ka.kan Kemenag kab.Paluta dan memberikan jabatan ka.kan kemenag Paluta pada yang ahli di bidangnya (Red)

Muaragembong Masih Terendam Banjir, NU Terus Bergerak Beri Bantuan

0

JIB | KABUPATEN BEKASI – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bekasi semenjak musibah banjir melanda kebeberapa wilayah berbagai kecamatan, sejak itu pula NU terus bergerak membantu para korban banjir hingga sekarang walaupun beberapa wilayah lainnya seperti Cikarang Timur, Kedungwaringin, Pebayuran, Setu dan lainnya sudah surut, namun beda dengan kecamatan Cabangbungin dan Muaragembong, saat ini dua kecamatan tersebut masih banyak beberapa desanya yang masih terendam banjir.

Kali ini PCNU Kabupaten Bekasi dipimpin langsung oleh ketuanya, KH. Komarudin bersama lembaga NU lainnya seperti Lazisnu, GP Ansor dan banser serta PMII, mendatangi lagi yang ke sekian kalinya untuk memberikan bantuan ke wilayah kecamatan Muaragembong. Minggu (28/02/2021).

Dari keterangan warga disana, ada beberapa kampung selama 28 hari dari pertama banjir sampai sekarang lokasinya sulit terjangkau sehingga terisolir. Untuk menempuh tempat tersebut harus menggunakan perahu mesin. Warga disana enggan untuk di ungsikan, karena dari penuturan mereka, walaupun mengungsi juga, mereka tetap susah dalam kondisi seperti ini.

H. Komar bersama rombongan, dengan menggunakan perahu membawa barang – barang logistik bantuan berupa makanan siap saji, nasi bungkus, sembako, pakaian layak, yang terkumpul melalui jamaah Masjid Riyadul Jannah Perumahan Taman Sentosa, Cikarang Selatan, mempercayakan NU untuk diserahkan kepada warga korban banjir di Desa Pantai Harapanjaya, Kecamatan Muaragembong.

H. Komar, sapaan akrab ketua PCNU Kabupaten Bekasi ini mengatakan, “Kami akan terus berusaha membantu para warga korban banjir sampai keadaan betul – betul pulih normal kembali,” ujarnya.

“Saya berharap, pemerintah agar memperhatikan juga dengan serius kepada para warga korban banjir yang tempatnya terisolir,” pungkasnya.
Dilain tempat, namun masih sekitar Desa Pantai Harapanjaya, Muaragembong, lembaga NU lainnya dalam hal ini LPBI-NU (Lembaga Penanggulangan Bencana dan Iklim Nahdlatul Ulama) yang diketuai oleh Ahmad Cucung Wahyudi bersama ketua MWC Muaragembong, Kyai Agus, juga melakukan giat pemberian bantuan sosial terdampak banjir ke Kampung Bulak dan Kampung Penombo.

LPBI-NU membawa bantuan yang bersumber dari donatur PUK – MUI (Persatuan Usaha Koprasi – Majlis Ulama Indonesia) dan Paguyuban UMK (Usaha Menengah Kecil) Perum Gramapuri Cikarang, berupa 300 paket sembako dan pakaian layak.

Bantuan diterima langsung oleh tokoh pemuda Kampung Bulak, Desa Pantai Harapanjaya, Ustd Andi Azis. (Obet)

Asan Ucapkan Terima Kasih Kepada BSB Telah Bangun Rulahu

0

JIB | Karawang, – Warga Dusun Tengah 1, RT 01/01 Desa Telukbango Kecamatan Batujaya Kabupaten Karawang, yang dibangun rumahnya ucapkan terima kasih kepada tim Komunitas Medsos (BSB) Berita Sekitar Batujaya, Minggu (28/02/21).

Asan, salah seorang warga Dusun Tengah 1, RT 01/01 Desa Telukbango, mengatakan bahwa dengan dibangunnya rumah layak huni untuk dirinya sangat senang, karena selama ini dirinya sangat mendambakan rumah yang layak huni untuk bisa ditempati sehingga nyaman.

“Dengan dibangunnya rumah layak huni seperti ini, saya ucapkan terima kasih kepada tim Komunitas Medsos (BSB) Berita Sekitar Batujaya,” ucapnya kepada JIB, waktu ditemui di lokasi pembangunan.

Ditempat yang sama, Edi Junaedi selaku Admin Medsos BSB mengatakan, bisa terwujudnya pembangunan rumah layak huni untuk seorang warga Dusun Tengah 1, RT 01/01 Desa Telukbango, Kecamatan Batujaya Kabupaten Karawang, dapat bekerja sama dengan beberapa elemen untuk mendapatkan anggaran.

“Untuk biaya pembangunan kita kumpulkan daripada hasil bantuan dari para dermawan, dan kita bersama tim pelaksana mengucapkan terima kasih kepada yang sudah menyisihkan sebagian hartanya demi terwujudnya pembangunan ini,” pungkasnya.

Menurutnya, bahwa pembangunan rumah layak huni masih dalam masa pengerjaan, dan saat ini pelaksanaan yang hampir rampung dengan hasil lebih kurang sembilan puluh lima (95) persen, demikian. (Sule/Ey)

Iwan Setiawan Kades Cibarusah Kota Peduli Banjir

0

JIB | Kabupaten Bekasi, – Dalam Rangka untuk meringankan beban warga yang terdampak banjir Pemerintah desa Cibarusah Kota kecamatan Cibarusah kabupaten Bekasi Jawa barat pada tanggal 27 Februari 2021 melaksanakan Giat baksos di dua tempat kecamatan Cabang Bungin dan kecamatan Pabayuran,kegiatan dipimpin langsung oleh kepala desa Cibarusah kota Iwan Setiawan beserta tim relawan peduli bencana banjir di dampingi Babinsa,Bimaspol Cibarusah kota juga beberapa stap desa diantaranya sekdes,PKK,Ibu majelis taklim,dan masyarakat Cibarusah Kota.

Kepala desa Cibarusah Kota Iwan Setiawan mengatakan Alhamdulillah pada hari ini kami beserta tim relawan mengadakan kegiatan bhakti sosial, di titik pertama di kp Kobak Rantai desa Karang Harja Kecamatan Pebayuran.

“Dan batuan tersebut langsung di terima oleh masyarakat,mereka pun sangat senang dan mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah desa Cibarusah Kota beserta tim relawan atas bantuanya dan kepedulianya.” Ujarnya.

Setelah selasai memberikan donasi tim telawan dari Kobak Rantai langsung meluncur ke Kecamatan Cabang Bungin tepatnya di desa lenggahsari dan donasi langsung di terima oleh Kepala desa Herman,

Dalam hal ini kepala Desa Lenggahsari Herman juga mengucapkan banyak terima kasih atas bantuanya semoga dapat meringankan beban warga yang terdampak banjir dan semoga dapat bermanfaat.

“Banjir yang menimpa Desa Lenggahsari sampai saat ini masih berlanjut bahkan lebih besar dari sebelumnya.” Jelasnya.

Ditempat yang sama Endang Abimanyu aktivis lingkungan hidup gempal berharap kepada pemerintah daerah kabupaten Bekasi untuk segera turun kelapangan juga dinas terkait untuk segera bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak musibah banjir.

“Yang sampai saat masih berlanjut, dalam pantauan, kami sebagai aktivis lingkungan hidup gempal masyarakat sangat membutuhkan Sekali air bersih dan kebutuhan sehari hari yang sangat mendesak terutama sembako karena masyarakat belum bisa beraktifitas”Harapannya. (End)

PDAM Kabupaten Bekasi Harus Mandiri, Pisah Dari Aset PDAM TB Kota

0

JIB | KABUPATEN BEKASI – Kesepakatan Kerjasama Penanaman modal di Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Bhagasasi (PDAM TB) Antara Pemerintah Kota (Pemkot) Madya Bekasi dan Pemerintah Kabupaten Bekasi (Pemkab) Bekasi Telah berakhir. Saat ini pihak Pemkot Bekasi telah sepakat untuk berpisah dengan Pemkab Bekasi dalam hal mengelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut.

Perlu diketahui bahwa PDAM Tirta Bhagasasi adalah merupakan BUMD Milik Pemkab Bekasi. Menanggapi hal itu Mat Atin (36) Masyarakat Kabupaten Bekasi Sekaligus Pelanggan PDAM Tirta Bhagasasi meminta Walikota Bekasi Rahmat Effendi segera menyerahkan Aset milik Pemkab Bekasi dan Mendukung Bupati Eka Supria Atmaja mengambil langkah tegas.

“Bahwa dalam proses pelepasan modal Pemkot Bekasi digantikan dengan aset PDAM Tirta Bhagasasi yang ada di wilayah administratif Pemkot Bekasi agar berjalan dengan baik dan berdasarkan proporsional modal yang ditanamkan di PDAM Tirta Bhagasasi maka kedua belah pihak meminta difasilitasi oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Barat serta didampingi oleh Kepala Kejaksaan masing-masing wilayah,”Ucap Ujo kepada awak media, Sabtu (27/02/2021).

Lanjut, Ujo. Kami selaku masyarakat Kabupaten Bekasi memberikan dukungan penuh kepada BPKP Jabar, Bupati Bekasi dan Walikota Bekasi agar dapat merealisasikan proses ini dengan sebaik-baiknya dan terkait pelepasan modal pemkot Bekasi ini juga telah diperkuat dengan surat kesepakatan dari masing-masing legislatif yaitu antara DPRD Kabupaten Bekasi dan DPRD Kota Bekasi.

“Selaku masyarakat Kabupaten Bekasi meminta dengan hormat kepada pihak Pemkot Bekasi khususnya Walikota Bekasi agar tidak lagi memperlambat proses ini seperti tahun-tahun sebelumnya karena prosesi pelepasan modal yang juga disebut pemisahan aset ini telah direncanakan sejak tahun 2007 bahkan menurut informasi yg kami terima bahwa pernah terjadi kesepakatan pemisahan aset PDAM TB yang sudah sampai ke tahap prosesi penandatangan antara Bupati dan Walikota,” jelasnya.

Sambung, Ujo sangat menyangkan Sikap yang di lakukan Walikota Bekasi Pada Tahun 2019 lalu sempat terjadi Prosesi Pemisahan Aset Milik Kabupaten Bekasi tetapi Walikota Bekasi Malah meninggalkan dan membatalkan tanpa alasan yang Jelas.

“Akan tetapi tanpa alasan yang jelas Walikota meninggalkan dan membatalkan agenda tersebut. agenda yang di fasilitasi oleh BPKP jabar itu terjadi pada tahun 2019 lalu dimana hanya tinggal melakukan penandatanganan antara Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja dan Walikota Bekasi Rahmat Effendi, namun gagal tanpa alasan yang diketahui publik,”tanya Ujo.

Hal tersebut kata Ujo Berdasarkan hal tersebut diatas maka kami warga Kabupaten Bekasi meminta kepada seluruh pihak yg terkait antara lain Bupati Bekasi, Walikota Bekasi, BPKP Jabar, Kejati Jabar, Kejari Kabupaten Bekasi, Kejari Kota Bekasi, dan pihak lainnya yg terkait berharap agar hal seperti itu tidak terjadi lagi dan tentu saja hal itu berdampak kepada sangat mempermalukan semua pihak instansi dan institusi negara.

“Pemisahan modal yg ditandai dengan pelepasan modal Pemkot Bekasi di BUMD Tirta Bhagasasi yang merupakan MILIK Kabupaten Bekasi atau kita sebut proses pemisahan aset ini merupakan solusi terbaik bagi dua pemerintahan mengingat Kota Bekasi pun telah memiliki BUMD Tirta Patriot,” ujarnya.

Dengan demikian Ujo juga menilai bahwa proses ini sangat berkeadilan karena diinisiasi oleh kedua kejaksaan negeri kota dan kabupaten Bekasi, jika pihak dari wali kota bekasi terkesan tidak mau atau memperlambat proses ini.

“Jika itu yang terjadi kami menuduga ada oknum yang akan menperkeruh situasi untuk kepentingan bergening posisi dalam pengisian salah satu direksi yang ada di PDAM Tirta Bhagasasi, kalau itu yang terjadi maka kuat dugaan itu merupakan upaya untuk menerapkan politik inprealisme,”Papar Ujo

Kata Ujo, Kami sebagai warga Kabupaten Bekasi mendukung sepenuhnya langkah-langkah dan keputusan Bupati Bekasi dalam rangka pemisahan aset PDAM Tirta Bhagasasi karena dengan cara itu pengelolaan PDAM Tirta Bhagasasi sepenuhnya dapat dilakukan oleh Pemkab Bekasi tanpa intervensi dari pihak manapun.

“Dalam hal ini tentu saja sekaligus sebagai jawaban atas program kerja dan perwujudan rencana Bupati Bekasi untuk menyiapkan putra terbaik Kabupaten Bekasi untuk mengelola dan memimpin PDAM Tirta Bhagasasi. Sehingga kedaulatan kabupaten bekasi dan wibawa bupati bekasi dapat terjaga.”harap, ujo pria Berkacamata ini.

Kami meminta kepada Kejaksaan Begeri Kota dan Kabupaten Bekasi agar terus berkoordinasi dengan Pemkot Bekasi dan Pemkab Bekasi untuk segera melakukan penetapan Tim gabungan serah terima aset PDAM yang sudah di sepakati oleh kedua belah pihak dalam waktu yang sudah ditentukan.

“Dan Kami sebagai masyarakat Bekasi sekaligus Pelanggan, akan terus mengawal prosesi ini demi mendapat kepastian hukum dan terhindar dari praduga-praduga negatif dari masyarakat Bekasi lain nya dan jika proses ini berlarut larut kami meyakini pelayanan PDAM Tirta Bhagasasi kepada masyarakat kabupaten akan terganggu yang pada akhirnya masyarkat Kabupaten Bekasi lah yang dirugikan.” Tutupnya.

Biro Bekasi ; Endang Prabu

Camat Kutawaluya Beserta Jajaran Siap Kawal Pilkades

0

JIB | Karawang, – Camat Kutawaluya Kabupaten Karawang beserta jajaran siap kawal di delapan (8) desa dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa yang akan di gelar Maret 2021, yang telah memasuki tahapan penetapan bakal Calon Kades dengan pencabutan no urut sehingga menjadi Calon Kades, Sabtu (27/02/21).

Sementara, Camat Kutawaluya, Rochman, menjelaskan setelah menjalankan beberapa tahapan pelaksanaan pilkades, mulai dari penjaringan balon, seleksi administrasi, penetapan balon menjadi calon, yang selanjutnya calon Kades akan mengikuti tahapan dan hari pemungutan suara yang telah ditentukan waktunya oleh panitia pilkades.

“Pilkades di delapan Desa Lingkungan Kecamatan Kutawaluya, diharapkan mampu menjadi contoh untuk pilkades yang akan datang. Selain itu dalam pelaksanaan pilkades di delapan Desa Lingkungan Kecamatan Kutawaluya, diharap agar mengacu pada aturan Undang-undang yang telah diberlakukan oleh (Perda) Pemerintah Daerah,” ungkapnya.

Lanjutnya, mengatakan yang menjadi catatan penting bahwa setiap yang namanya kompetisi itu pasti ada menang dan ada yang kalah, bagi yang menang jangan berbangga hati dan yang kalah juga jangan berkecil hati.

“Saya percaya masing-masing memiliki pengalaman, ada yang kemarin menjabat kepala desa ada juga pengusaha muda, dan juga kenyang dalam berorganisasi, semua itu cukup sebagai modal awal untuk memimpin Desanya,” ujarnya.

Rochman, berharap kepada panitia pilkades, dan para calon Kades serta pendukungnya, tak luput juga aparatur Pemerintahan, diharap pada saat pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa dapat berjalan lancar, aman, tertib, kondusif dan demokratis.

“Dengan akan digelarnya pesta demokrasi, saya minta juga kerjasamanya dengan berbagai elemen masyarakat serta Lembaga yang ada di Desa masing-masing, agar dapat menjaga kondusifitas demi lancarnya pelaksanaan pilkades,” pungkasnya.(Sule/Ey)

R Selpia Indrayani Kades Sindang Mulya Cibarusah Berserta Masrakatnya Peduli Bencana Banjir

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Bekasi Sebagai bentuk kepedulian sesama manusia yang membutuhkan Pemerintah desa Sindang Mulya kecamatan Cibarusah kabupaten Bekasi Jawa barat pada ranggal 26 Februari 2021 mengirimkan bantuan kemanusiaan terhadap warga yang terdampak banjir,donasi tersebut meliputi makanan,minuman dan pakaian yang masih layak di pakai di dua desa yaitu desa lenggahsari dan desa Sindangsari kecamatan cabang Bungin kabupaten Bekasi.

Hadir dalam acara pembagian donasinya Babinsa dan Bimaspol Sindang mulya,Bimaspol Lenggahsari ibu kader PKK linmas dan kopdar,dan dalam pantauan media Nurjatinet barang barang yang disumbangkan sedikitnya ada sekitar 5 mobil yang berisi makanan,minuman dan pakaian yang masih layak di pakai untuk di donasikan kepada 2 desa di kecamatan Cabang Bungin.

Kepala desa Sindang Mulya R.Selpia Indriyani SE mengatakan kami pemerintah desa Sindang mulya dan warga dari tingkat RT/Rw serta Kadus bersama sama untuk mengumpulkan barang barang dan makanan untuk di donasikan kepada rekan kita yang mengalami musibah banjir.

“Walaupum mereka yang mengalami namun kita juga dan warga ikut mersakan apa yang di rasakan masyarakat kecamatan cabang bungin mudah mudahan bantuan kemanusiaan ini membawa keberkahan bagi kita semua Aamiin.” Ujarnya.

Kata Selpia, selanjutnya Donasi ini di serahkan langsung Kepada kepala desa Lenggahsari. Dan nanti akan di bagikan langsung kepada masyarakatnya yang terkena pasca banjir.

Hal yang sama di utarakan oleh Suherman kepala Desa Lenggah Sari kami yang ikut merasakan dampak banjirnya, selama ini bantuan dari pemerintah provinsi dan pemerintah pusat belum ada bantuan selama ini dari kecamatan Cabang Bungin itu juga hanya nasi kotak kurang lebih ada 400 bungkus beserta lauknya.

“Dan kami memohon kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah supaya warga kami di per hatikan, karena banjir disini sudah hampir satu bulan, dan kami sangat membutuhkan air bersih dan sembako, kami atas nama kepala desa mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah desa Sindang Mulya dan warga atas kepedulianya membantu warga kami yang terdampak banjir, semoga bantuan ini memjadi berkah dan banjir segera surut.” Ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut pemerintah Desa Sindang mulya juga mengunjungi desa Sindangsari di Kp Pulo Kecamatan Cabang Bungin yang terdampak banjir untuk mendonasikan makanan dan menuman di terima langsung oleh kepala desa Abdul Kadir yang di wakilkan RW. Oman Saroni di tempat yang terdampak banjir dan kepala desa Sindang muliya R.Selpia Indriyani SE menyerahkan bantuan tersebut secara sembolis kepada warga yang terdampak banjir mudah mudahan menjadi barokah. (End)

Ironis, Panitia Pilkades Karyabakti Kecamatan Batujaya Mengeluh

0

JIB | Karawang, – Panitia Pilkades Karyabakti Kecamatan Batujaya Kabupaten Karawang, teridikasi mengeluh untuk pelaksanaan Pilkades yang akan di gelar Maret 2021. Hal tersebut sungguh ironis, Jum’at (26/02/21).

Dikatakan, Ketua Panitia Pilkades Karyabakti, bahwa pihaknya sangat mengeluh pada saat ini untuk menghadapi pelaksanaan Pilkades yang akan di gelar di Maret 2021, karena kekurangan anggaran.

“Untuk mewujudkan lancarnya pelaksanaan Pilkades Karyabakti di ikuti tiga kandidat, dan sangat membutuhkan anggaran sangat besar,” terangnya waktu di temui JIB, Jum’at sore (26/02/21).

Lanjut dia menjelaskan, untuk mengkaper kegiatan panitia saat ini pihaknya mengandalkan dari tiga kandidat yang sifatnya partisipasi. Tentunya anggaran tersebut dianggap dapat membantu untuk kelancaran berlangsungnya dalam pelaksanaan.

“Anggaran yang sudah masuk dari tiga kandidat untuk pelaksanaan Pilkades lebih kurang 70 persen. Setiap kandidat dalam kesiapannya yang sifatnya partisipasi akan memberikan dengan jumlah kisaran tiga puluh jutaan per kandidat,” akunya.

Menurutnya, dengan anggaran bantuan dari Pemerintah Daerah tidak akan mencukupi mengkaper kegiatan Pilkades. Sementara anggaran belum turun, sedangkan kebutuhan sangat mendesak. Hal ini tentunya menjadi keluhannya demikian. (Sule/Ey)

Anggota DPR RI Ketua Komisi X Fraksi PKB, H. Syaiful Huda Adakan Reses III, Daerah Pemilihan Jawa Barat VII

0

JIB | KABUPATEN BEKASI – Anggota DPR RI Ketua Komisi X Fraksi PKB, H. Syaiful Huda mengadakan Reses III Masa Sidang 2020-2021 Daerah Pemilihan Jawa Barat VII meliputi Purwakarta, Karawang dan Bekasi.

Kali ini Reses dilaksanakan dihadapan para warga nahdliyyin di PCNU Kabupaten Bekasi tepatnya di ruang Aula PCNU Kabupaten Bekasi, Jl. KH. Mas’ud No. 164 Tridaya Sakti, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dengan membawa tema, Khidmah NU : Menyebarkan Aswaja dan Meneguhkan Komitmen Kebangsaan di Kabupaten Bekasi. Jumat (26/02/2021).

Dalam Reses ini dilaksanakan secara protokol kesehatan, diikuti oleh para pengurus PCNU dan para ketua lembaga diruang aula dan diikuti pula melalui zoom meeting oleh para ketua MWC (Majlis Wakil Cabang) diberbagai kecamatan serta para badan otonom lainnya yang ada dikepengurusan Nahdlatul Ulama Kabupaten Bekasi.

Ketua PCNU Kabupaten Bekasi, KH. Komarudin, MM., mengucapkan terimaksihnya atas silaturahmi ke PCNU oleh Kang Huda, anggota dewan DPR RI dari PKB. Kyai Komar berharap, agar kedepan antara NU dan PKB bisa tetap sinergi kedepannya.

“Dengan adanya silaturahmi ini, saya berharap, NU di Kabupaten Bekasi bisa terus bersinergi dengan PKB. Semoga kedepan, PKB bisa semakin besar dan bertambah kursi di parlemen,” tuturnya.Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Syaiful Huda mengajak kepada warga NU, agar antara NU dan PKB jangan dipisahkan, harus terus selaras dan bersinergi, “ Juz’un min Nahdlatil Ulama,” Kata Kang Huda, sapaan akrabnya.

“PKB harus mengabdi untuk perjuangan Nahdlatul Ulama. NU memang bukan partai politik, tapi warga NU partai politiknya adalah PKB, jangan sampai NU terpisah dari perjuangan politik PKB,” ujarnya.

Masih kata kang Huda, “Kalo ada yang mengatakan, NU jangan berpolitik..!, saya meyakini, berarti ada orang yang ingin memanfaatkan warga NU untuk berpolitik ke partai yang lain,” ungkapnya.Kang Huda juga menyampaikan, bahwa dirinya kini sedang memperjuangkan nasib para guru honorer, salah satunya adalah peluang pengangkatan guru honorer menjadi status P3K sebanyak satu juta orang.

“Insya Alloh hal ini akan terus saya perjuangkan, termasuk beasiswa – beasiswa pendidikan sampai perguruan tinggi. Satu kecamatan, satu kader nahdlatul ulama lulusan SLTA, agar kuliah mendapat beasiswa sampai lulus S.1, bahkan sampai S.2 dan S.3. Tahun ini kita sudah mengusahakan memberikan beasiswa kepada kader nahdlatul ulama seluruh Indonesia sebanyak 3500 orang,” terang kang Huda.

Kang Huda juga menegaskan bahwa dirinya akan terus berkomitmen dan memperjuangkan hal – hal yang sifatnya menjadi kebutuhan masyarakat banyak, sesuai kapasitasnya di komisi X, yaitu bidang pendidikan, olahraga dan sejarah. (Obet)

Naja Nurjaya, S.E, Siap Lanjut Menjadi Kades Talagajaya

0

JIB | Karawang, – Setelah mengikuti tahapan demi tahapan akan maju lagi untuk pilkades yang akan digelar dibulan Maret 2021, Naja Nurjaya, S.E, akhirnya terpilih menjadi calon Kades Talagajaya Kecamatan Pakisjaya Kabupaten Karawang, dengan no urut satu (1) dalam pelaksanaan pengundian no urut oleh panitia di Kantor Desa Talagajaya, Jum’at (26/02/21).

Dengan mendapatkan no urut satu, Naja Nurjaya, S.E, sangat optimis untuk menuju kemenangan dalam pilkades yang akan digelar oleh panitia Maret 2021, dalam misinya akan menempatan agama sebagai sumber motivasi dan insfirasi, serta lebih meningkatkan silahturahmi dan komunikasi dengan komponen masyarakat.

“Selain itu saya akan lakukan pembenahan demi meningkatkan profesionalisme perangkat desa sebagai pelayan masyarakat, dan meningkatkan pemberdayaan masyarakat dari seluruh kekuatan ekonomi, sosial budaya, pertahanan dan ke’amanan,” ujarnya waktu ditemui JIB di kediamannya.

Menurut, Naja Nurjaya, S.E dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dalam hal pendidikan hingga tuntas wajib belajar, dan akan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan, termasuk misi yang akan di terapkan.

“Hal tersebut akan menjadi pegangan bagi saya kelak nanti bila terpilih lagi menjadi Kepala Desa Talagajaya, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang,” ungkapnya.

Lanjut, Naja Nurjaya, S.E, bahwa dirinya sangat siap untuk menjadi lagi Kepala Desa Talagajaya, karena untuk melanjutkan pembangunan Desa peningkatan sarana prasarana infrastruktur yang belum rampung seluruhnya.

“Saya akan melanjutkan untuk membangun Desa ini, karena masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus di selesaikan, jika masyarakat percaya tentunya saya siap untuk menjadi lagi Kepala Desa Talagajaya,” pungkasnya.(Sule/Ey)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -