Monday, May 4, 2026
Home Blog Page 231

NU Bersama Lazisnu Terus Bantu Korban Banjir Terisolir Dengan Perahu Karet

0

JIB | KABUPATEN BEKASI – Dampak jebolnya tanggul sungai Citarum di Babakan Banten, Desa Sumber Urip, Kecamatan Pebayuran yang saat ini sedang di perbaiki oleh petugas dari pemerintah berdampak merambah ke lokasi kecamatan terdekat yaitu Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi.

Dari data kepolisian Polres Metro Kabupaten Bekasi, para korban banjir akibat tanggul jebol di kecamatan Pebayuran, sebanyak 13.777 warga mengungsi ditempat – tempat pengungsian yang terpisah pisah. Namun ada juga warga yang tetap bertahan di rumahnya dalam keadaan seisi rumah seluruhnya tergenang air, mereka lebih memilih bertahan di rumahnya karena bingung harus mengungsi kemana dan tidak adanya alat untuk proses evakuasi karena sulitnya akses untuk dijangkau kecuali dengan perahu karet. Seperti yang dialami oleh warga Kampung Cap Jaya, Desa Setiajaya dan Kampung Cabang Dua, Desa Lenggahsari, Kecamatan Cabangbungin.

Tak jarang para korban banjir yang akses lokasinya sulit terjangkau, sering terlupakan dan terlewati dari bantuan – bantuan yang datang karena sulitnya akses dan minim alat transportasi air untuk menuju lokasi korban banjir yang terisolir. Sehingga ada sebagian posko bantuan banjir yang menumpuk berbagai logistik bantuan banjir yang tidak tersalurkan.

Dalam hal ini, NU Kabupaten Bekasi sejak awal adanya musibah banjir yang melanda di Kabupaten Bekasi sudah mengintruksikan dan melaksanakan agar segenap lembaga dan organisasi badan otonom yang ada seperti Gerakan Pemuda Ansor dan Banser serta lainnya selain membuat posko – posko bantuan banjir di tempat – tempat strategis juga selalu memperhatikan kepada korban banjir yang jarang dijamah dan dibantu karena sulitnya akses menuju lokasi.

Setiap hari, siang dan malam NU dengan menggunakan sarana satu perahu karet milik Lazisnu bahkan ada yang hanya menggunakan ban dalam mobil yang di pompa angin, bahkan hanya menggunakan ember besar bak mandi, selalu berusaha mendatangi titik – titik lokasi banjir yang terisolir yang jarang terjamah oleh petugas pemerintah.

Dalam hal ini, Wakil Sekretaris PCNU Kabupaten Bekasi, KH. Abdul Azis dengan menggunakan perahu karet menyusuri para warga korban banjir yang ada di sekitar Kp.Cap Jaya, Desa Setiajaya dan Kp. Cabang Dua, Desa Lenggah sari, Kecamatan Cabangbungin untuk memberikan bantuan berupa sembako, makanan siap saji, air mineral dan kebutuhan lainnya yang sangat urgent. Kamis (25/02/2021).

Kya Azis mengatakan, “kami hanya berbuat semampu kami. Kami bersama Lazisnu (Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sedekah Nahdlatul Ulama) akan selalu bergerak demi kemanusiaan,” ujar Kyai Azis.

“kami akan selalu kroscek titik – titik para korban banjir yang jarang terjamah oleh para donatur lain, apa saja yang menjadi kebutuhan urgent mereka, kami akan konsolidasikan dengan Lazisnu yang nantinya akan segera dikirim,” terangnya. (SP)

Sebagai Warga Taat Aturan Pemilik Winsa Anugerah Propertydo, sedang Menjalankan Proses IMB Peruntukan Kantor

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Sesuatu yang wajib bagi para pengusaha untuk membuat Perijinan IMB agar jelas legalitas nya demi usaha yang akan dijalankan

Oleh sebab itu, peruntukan Izin Mendirikan Bangunan atau IMB memiliki banyak ragam, seperti IMB rumah tinggal atau IMB bagi tempat usaha (komersial).

Bagi tempat usaha, syarat yang diberikan berbeda dengan pengurusan IMB rumah tinggal. Aturan ini mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2005 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung. Dan Penegak Peraturan Daerah Kabupaten Bekasi No. 10 Tahun 2014 serta izin Mendirikan Bangunan No. 10 Tahun 2013.

Merujuk pada PP tersebut, definisi bangunan untuk fungsi usaha adalah bangunan yang digunakan sebagai tempat melakukan kegiatan usaha.

Tempat kegiatan usaha tersebut dibedakan menjadi beberapa macam, yang meliputi bangunan gedung perkantoran, perdagangan, perindustrian, perhotelan, wisata dan rekreasi, terminal, dan bangunan gedung tempat penyimpanan.

Sesuai ketentuan yang berlaku, setiap bangunan wajib memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sesuai dengan peruntukannya. Jika terjadi alih fungsi dari bangunan yang ada, maka wajib hukumnya si pemilik mengubah IMB-nya. Hal ini PT Winsa Anugerah Propertydo sudah melakukan untuk prosesnya.

Adapun bangunan rumah yang luasnya sektar 72 M2 yang sudah memilki IMB dan di lantai bawah di peruntukan untuk kantor PT. Winsa Anugerah Propertyndo yang bergerak di bidang property di karenakan meyalai aturan dan peruntukan, maka pihak pemilik merubahkan dengan perijinan IMB untuk perkantoran.

Dengan demkian pemilik PT Winsa Anugerah Propertyndo secepatnya mengurus perijinan IMB demi legalitas perusahan sesuai dengan aturan yang berlaku, adapun hal tersebut pihaknya sudah menyiapkan dokumen dokumen karena wajb mengubahnya yang tadinya rumah menjadi kantor hal ini sudah d lakukan sesuai dengan pungsinya.

“Ya karena kami sudah membuat perijinan IMB Rumah, sebagian kita gunakan untuk usaha perkantoran, kita wajib mengubah dokumen perijinan alih fungsi sesuai peruntukannya, dan sudah kami lakukan dengan bukti kertas untuk proses perijinan IMB Perkantoran” ucapnya kepada awak media, di kantornya. Rabu 24/02/2020).

Fajar selaku pemilik mengatakan, sebagai warga Negara yang baik dan taat aturan, hal tersebut sudah kami lakukan tentang proses perijinan IMB perkantoran, adapun dokumennya pun sudah kami serahkan kepada DPMPTSP Kabupaten Bekasi.

“Maka kami sebagai pemohon masalah perijinan mekanismenya sudah kami jalankan dan sedang dalam proses untuk di jadikan peryaratan perijinan IMB Perkantoran dan ini menjadi persyaratan mutlak. Sekali lagi sudah kami jalankan” ujarnya.

Hal tersebut membuat dirinya sangat berterima kasih kepada media, SAT PP kabupaten Bekasi dan masyarakat yang sudah mengingatkan usahanya di bidang property.

“Demi kebaikan bersama sebagai manusia yang bermasyarakat dan demi kebaikan konsumen agar dapat memberikan pelayanan terbaik dan sekali lagi apabila kami sebagai pemilik PT Winsa Anugerah Propertyndo menyalahi aturan tersebut sebelumnya mohon maaf yang sebesar-besarnya, karena kami sudah di ingat untuk menjadi warga Negara yang taat akan aturannya.” Tutupnya. (Toy)

PCNU Kabupaten Bekasi, Buka Donasi Dan Berikan Bantuan Pasca Banjir Jebolnya Kali Citarum Pebayuran.

0

JIB | KABUPATEN BEKASI – Sekretaris PCNU Kabupaten Bekasi, Syarif Bunarif bersama Ketua Lembaga Amil Zakat NU (Lazisnu), Salman Alhakimi dibantu oleh beberapa anak – anak muda dari PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) pada Selasa malam Rabu (24/02/2021) dini hari sekitar pukul 22.00 sampai menjelang pagi, Rabu (24/02/2021) pukul 03.30 WIB terus bergerak menuju lokasi korban banjir di dua Kecamatan, Cabangbungin dan Pebayuran.

Atas informasi dan permintaan salah satu tokoh masyarakat dan pemuka agama, KH. Abdul Aziz pimpinan Pesantren Attaqwa 31, Kp. Cap Jaya RT.008/003, Ds. Setiajaya, Kecamatan Cabangbungin, Kyai Syarif bersama Tim Lazisnu membawakan satu unit perahu karet milik Lazisnu guna proses evakuasi maupun pemberian bantuan logistik terhadap beberapa warga yang masih bertahan dirumahnya, karena lokasi yang sulit dilalui dengan motor maupun mobil.

Wìlayah Desa Lenggahsari diantaranya Kampung Nyambungan, Kp. Bulak, Kp. Penggedor, lokasi tersebut sulit dijangkau dan memang sudah rutin menjadi langganan banjir karena lokasinya yang berdampingan dengan sungai Ciherang tanpa ada tanggulnya. Ditambah dampak jebolnya tanggul sungai Citarum, mengakibatkan meluapnya air mengenai aliran sungai Ciherang.

Selain menyerahkan perahu karet, Tim Lazisnu juga memberikan bantuan berupa beras, mie instant, air mineral dan masker sebagaimana yang dilakukan pada kunjungan kedua di posko dapur umum milik GP Ansor dan Banser di Kampung Garon Cangkring Depan, Desa Jayalaksana, Kecamatan Pebayuran tidak jauh dari lokasi titik jebolnya tanggul sungai Citarum yang saat ini sedang dilakukan perbaikan dengan menurunkan tiga unit alat berat Beko.

Dari pantauan Kyai Syarif dan ketua Lazisnu, Ustad Salman, saat ini kebutuhan yang paling urgent, selain makanan pokok adalah obat – obatan.

“Kami selaku PCNU Kabupaten Bekasi, berharap kepada dinas kesehatan dan rumah sakit – rumah sakit baik rumah sakit pemerintah maupun swasta, agar bisa segera mengerahkan bantuan obat – obatan kepada warga yang kini banyak mengeluh gatal – gatal dan penyakit lainnya yang rentan pasca mereka mengalami kebanjiran,” ujar Kyai Syarif.

“Kami PCNU Kabupaten Bekasi melalui Lazisnu akan turut membantu semaksimal kemampuan kami dalam membantu warga terkena musibah,” terangnya.

Kyai Syarif juga menyampaikan bahwa PCNU membuka lebar – lebar bagi yang mau berdonasi melalui NU Care Lazisnu dan siap bekerjasama dalam penyaluran donasi logistik maupun obat – obatan.

Sementara itu, ketua Lazisnu Salman Alhakimi menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada para pihak yang telah mendonasikan baik harta maupun hal – hal logistik yang nantinya oleh Lazisnu akan disampaikan ke titik – titik tempat pengungsian.

“Wabil khusus kepada pihak perusahaan Alfamart yang setia bekerjasama dengan Lazisnu dalam membatu aksi – aksi kemanusiaan dalam setiap terjadi bencana musibah maupun situasi normal,” papar Salman, ketua Lazisnu. (Prabu)

Camat Cikut Sesali Pembangunan Indomaret, Diduga Tidak Memenuhi Prosedur Dan Adat Timur

0

JIB | KABUPATEN BEKASI – Pembangunan Indomart di Kampung Walahir, Desa Karangraharja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi Jawa Barat pada pemberitaan sebelumnya di beberapa media. Hal tersebut membuat camat Cikarang Utara geram, dan harus sesuai dengan prosedur atau undang undang berlaku. Dan harus ikutin Adat timur. Rabu, (24/02/2021).

Nopcan selaku Camat Cikarang Utara ketika di sambangi awak media berujar, “k

“Kami pihak Kecamatan normatif, ketika ada ijin lingkungan ada rekom desa dan lainya jika lengkap, kami proses. Terkait ijin lingkungan itu ada indikasi yang didugakan, itu bukan kapasitas kami kemungkinan ada oknum”. Jelas. Enop Can kepada awak media.

Enop Cap Menjelaskan ijin lingkungan itu kewenangan desa, kami hanya melaksanakan dan menindaklanjuti dari desa. Jika ijin tersebut ada indikasi atau palsu dan sebagainya silahkan kordinasikan dengan pihak desa.

“Saran saya jika ada yang belum terselesaikan secara emosional di lingkungan, pakailah adat timur, coba pihak pengusaha ajaklah diskusi itu warga”. Ungkanya. Camat Cikut Enop Can

Lanjut, Camat Cikarang Utara Enop Can ijin lingkungan yang di ajukan, dari dua puluh tujuh warga yang tandatangan ada dua yang belum, secara administrasi sudah memenuhi aturan akan tetapi untuk kedua orang tersebut, pakailah adat timur dan komunikasikan dengan kedekatan emosional, ajaklah diskusi, di musyawarahkan, pakailah adat timur.

Dengan demikian bagaimanapun pengusaha ini ada di lingkungan masyarakat harus ada hubungan baik satu sama lain demi kemaslahatan orang banyak, dan jangan mentang-mentang dia pengusaha se enak udelnya aja. (Red)

SEKJEN DPP LPK RONALD HARAHAP : IZIN MENDIRIKAN BANGUNAN BISA KELUAR TANPA ADA DOCUMENT AWAL BERUPA REKOMENDASI IZIN LINGKUNGAN, DIDUGA ADA OKNUM YANG BERMAIN

0
Poto : Ronald Harahap Sekjen DPP LPK

JIB | Pematangsiantar,- Kunjungan Kerja Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemberantas Korupsi (DPP LPK), ke daerah Kota Pematangsiantar hari ini, Rabu tanggal 24 februari 2021, Ronald Harahap menyoroti persoalan lingkungan hidup di kota pematangsiantar. (24/02/2020).

Sekjen DPP LPK Ronald Harahap mengatakan masih banyak bangunan di kota Pematangsiantar yang belum mengantongi Izin Lingkungan bahkan Izin Mendirikan Bangunan.

“Dan ini saya menduga bisa keluar tanpa ada document dasar dari badan lingkungan hidup berupa rekomendasi izin lingkungan dari Badan Lingkungan Hidup.” Ucap. Ronald Harahap Sekjen DPP LPK kepada media Jurnal Indonesia Baru.

Lanjut, Ronald hal ini yang menjadi pekerjaan rumah untuk LPK DPC kota Pematangsiantar, agar buat koreksi untuk dinas itu sendiri, dan bisa merugikan pendapatan Negara oleh segelintir oknum yang tidak bertanggungjawab denga hal itu.

“Adapun terkait dengan Izin Mendirikan Bangunan atau di sebut IMB, saya selaku Sekjen DPP LPK akan meminta audensi ke dinas Perizinan dan Tarukim Kota Pematangsiantar.” Jelasnya.

Saya selaku Sekjen DPP LPK, akan mempertanyakan langsung hal ini kepada dinas Peizinan dan dinas Tarukim kota pematangsiantar. Agar pelaku atau pembuatan ijin IMB taat dengan aturan-aturan yang berlaku di kota Pematangsiantar sehingga bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). (Red)

kata sekjen DPP LPK dengan tegas.

Warga Sekitar Cemas, Diduga Oil Spill Cemari Pantai Pulau Putri Segarjaya

0

JIB | Karawang, – Munculnya cairan kental berwarna hitam diduga sisa oil spill atau crude oil dari bocornya pipa di anjungan lepas pantai YYA-1 milik PT. PHE-ONWJ sehingga cemari pesisir laut utara Karawang beberapa waktu silam, Selasa (23/02/21).

Cairan kental berwarna hitam di sepanjang pinggir Pantai Pulau Putri di Desa Segarjaya Kecamatan Batujaya Kabupaten Karawang, membuat warga Nelayan dan petani tambak di Desa Segarjaya menjadi cemas.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Desa (Kades) Segarjaya, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, H. Syaripudin kepada sejumlah awak media, Selasa (23/02/21), dengan ditemukan cairan berwarna hitam di sepanjang pantai Pulau Putri keadaannya lebih parah dari sebelumnya.

“Saat ini masyarakat merasa takut, takut kehilangan mata pencaharian bagi mereka yang biasa mencari udang dan kerang di tepian pantai,” ungkap H. Syaripudin usai ikuti tahapan tes tertulis pada Pilkades Serentak di wilayah kabupaten Karawang.

Lebih lanjut, Syarip pun mengatakan, apabila tak segera ditangani, para petani tambak di desanya pun ikut merasa khawatir ceceran cairan tersebut masuk dan merusak tambak warga sekitar sehingga menimbulkan kerugian yang lebih besar.

“Masih belum diketahui, cairan kental berwarna hitam itu apakah limbah Oil Spill atau bukan. Kita sedang menunggu hasil uji lab, kemarin Senin, (22/02/21), bersama Intel Polres, Camat dan tokoh masyarakat kita melihat langsung ke lokasi dan mengambil materi sample (contoh) untuk di tes,” pungkasnya. (Sule/Ey)

BALADIKA KARYA SOKSI KABUPATEN BEKASI PEDULI BANJIR

0

JIB | KABUPATEN BEKASI,- Bertempat di desa Sindangsari kecamatan Cabang Bungin kabupaten Bekasi Jawa barat pada tanggal 23 Februari 2021 Baladika Soksi Bekasi mengadakan kegiatan bhakti sosial kepada warga yang terdampak banjir dengan mengirimkan bantuan kemanusiaan, bantuan tersebut berupa tikar, mie instan, minuman, pakaian dan yang lainya.

Bantuan tanggap banjir diserahkan langsung oleh ketua Baladika Karya Soksi Kabupaten Bekasi Abu Bakar yang diterima langsung oleh kepala desa Sindangsari beserta unsur Polsek, Danramil yang diwakilkan Bimaspol dan Babinsa beserta Gerakan Masyarakat Peduli Alam Dan Lingkungan Hidup (Gempal) Endang Abymanyu, kegiatan ini juga didukung oleh pemerintah Desa Cibarusah Jaya untuk membantu warga masyarakat yang terkena musibah banjir.

Abu Bakar mengatakan kami dari Baladika Karya Soksi Bekasi sangat prihatin melihat musibah banjir yang melanda bekasi, kami akan selalu siap membantu pemerintahan Desa yang warganya mengalami musibah banjir.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada polsek danramil dan yang lainya sehingga dalam penyaluran bantuan ini dapat berjalan lancar dan aman, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian kepada warga terutama yang terdampak banjir, diharapkan kegiatan ini dapat meringankan beban ekonomi mengingat korban banjir belum dapat beraktifitas seperti biasanya” jelasnya.

Sementara ditempat yang sama kepala desa Sindangsari Kadir mengatakan alhamdulillah pada hari ini kami perwakilan dari warga menerima bantuan berupa tikar, pakaian, minuman, mie instan dan yang lainya dari ketua Baladika Karya Soksi Bekasi Abu Bakar semoga bantuan ini sangat membantu warga kami yang terdampak banjir.

“Mengingat kondisi sekarang ini serba susah dengan adanya Covid-19 sekarang ditambah dengan bencana banjir,kami atas nama kepala desa mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang sudah menunjukan kepedulianya kepada warga” ucapnya. (End)

“Pray for Babakan Banten Pebayuran Duka mereka Adalah Duka Kita” Terimakasih Bupati Bekasi

0
Penulis : Syarif Hidayatullah (Mantan Ketua Umum Persatuan Mahasiswa Bekasi Jakarta).

JIB | Kabupaten Bekasi,- Terimakasih kepedulian sesama, terimakasih telah membantu kami dalam menghadapi derasnya bedahan Citarum, terimakasih juga kepada seluruh kawan dan rekan relawan baik pribadi, swasta para dermawan, dan lain sebagainya.

Duka Babakan Banten masih sangat terasa belum hilang bekas luka kami dan duka kami. Paska banjir yang sangat di butuhkan masyarakat Desa Sumberurip Kecamatan Pebayuran adalah pemilihan kesehatan, Administrasi kependudukan, dan mengembalikan keadaan dengan menghilangkan rasa trauma dan edukasi bahaya banjir. Senin (22/02/2020).

Banyaknya warga yang kehilangan berkas kependudukannya, semisal KTP, KK, Akte Kelahiran, BPJS, dan surat berharga lainya, Sebagai antisipasi paska banjir untuk mengurus administrasi ke rumah sakit jika terdapat warga yang sakit akibat kelelahan dan butuh penanganan khusus di rumah sakit.

Maka kami sangat berharap peran serta seluruh Relawan baik dari pemerintah atau pun lainya Untuk mendorong, pemerintah Kabupaten Bekasi melalui dinas terkait untuk dapat membuka pelayanan publik ke Desa-desa. Agar mempermudah masyarakat mengurus berkas paska banjir dan jebolnya tanggul Citarum. Dengan mengadakan pemulihan kesehatan dan administrasi kependudukan.

kami memohon dengan sangat pemerintah Kabupaten melalui dinas terkait utuk melakukan cek kesehatan warga dan membantu penyemprotan upaya mengurangi resiko DBD dsb.

Meminta Dinas perlindungan Anak agar mampu mengembalikan keceriaan anak-anak dengan memberikan hiburan dan pendidikan trauma healing.

Dan kami mohon kepada bapak/ Ibu mendorong Pihak BBWSC dan instansi terkait. Agar segera mungkin memperbaiki tanggul kami yang saat ini mengalami kerusakan. Agar tidak lagi kejadian yang sama menimpa masyarakat kami.

Perhatian dan uluran kasih sayang kalian adalah harapan kami. Bahu membahu mengembalikan keadaan seperti semula walau tak sempurna.

Wassalam

Syarif Hidayatullah

Warga Telukbango Sambut Baik Rumahnya Dibangun Komunitas BSB

0

JIB | Karawang, – Atas dilakukan Komunitas Medsos Berita Sekitar Batujaya (BSB) dapat mewujudkan harapan salah seorang warga Desa Telukbango, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, yang berkeinginan mempunyai rumah layak huni, Senin (22/02/21).

Edi Junaedi selaku admin Medsos komunitas BSB, mengatakan untuk bangun rumah seorang warga Dusun Tengah 1, RT 01/01 Desa Telukbango Kecamatan Batujaya, dana diperoleh dengan cara menggerakkan hati para netizen di grup Facebook Berita Sekitar Batujaya (BSB).

“Kita mulai membangun rumah satu unit yang berukuran 5×6 dengan dananya hasil selain pemberian para nitizen juga hasil pemberian dari para dermawan yang telah menyisihkan sebagian hartanya,” terang Edi waktu ditemui JIB, Senin (22/02/21).

Sementara, dilokasi tempat rumah yang mulai di bangun oleh komunitas BSB, Asan selaku warga yang mendapat bantuan mengatakan bahwa dirinya mengucapkan terimakasih, karena dirinya memang sangat mengharapkan mempunyai rumah yang layak huni.

“Saya ucapkan terimakasih kepada komunitas BSB yang membangun kembali rumah yang hampir roboh akibat curah hujan yang tinggi. Dan terimakasih juga kepada para dermawan yang sudah menyisihkan sebagian hartanya,” pungkasnya. (Sule/Ey)

Tanamkan Rasa Empati, Para Santri Cilik Bantu Galang Dana Untuk Korban Banjir

0

JIB | KABUPATEN BEKASI – Para santri yang mayoritas anak-anak usia SD yang mukim di Majlis Pesantren Darut Taufiq, Kp. Rukem RT/RW. 001/005, Ds. Jatireja, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, dengan didampingi beberapa pemuda jamaah Majlis Dzikir Darut Taufiq pimpinan Ustad Taufik Suprapto menggalang donasi kepada para pengguna jalan di jalur arah Lemahabang – Tegaldanas tepatnya di Jalan Kampung Rukem.

Para santri cilik usia SD tersebut diantaranya : Sholahuddin, Angga, Ihsan, Faris, Syauki dan Oing. Sementara pemudanya : Adi Septiana (bang Pegek), Abdul Kohar, Acep Yusuf, Eka, Ma’il, Piang dan Amil.

Dimulai sejak pagi pukul 07.00 s/d 11.00 WIB para santri mendapatkan hasil donasi sebanyak Rp. 788.000., (tujuh ratus delapan puluh ribu rupiah) dan satu karung beras dari salah seorang donatur. Senin (22/02/2021).

Kordinator pelaksana penggalangan donasi, Adi Septiana yang biasa disapa bang Pegek, ia mengatakan bahwa uang dan beras hasil penggalangan anak-anak santrinya Ustad Taufik ini akan langsung diberikan kepada para korban banjir di Desa Cipayung, Cikarang Timur yang sejak Sabtu kemaren dilanda banjir yang kedua kalinya setelah tanggal 04 Februari lalu.

“Banjir kali ini lebih besar dibanding yang lalu,” ujar bang Pegek.

“Kami tidak bisa berbuat apa-apa mengetahui saudara-saudara kami yang kena musibah. Kami Cuma sedih. Mau membantu secara pribadi tapi tidak bisa. Guru kami, Ustad Taufik, semalam mengarahkan agar kami bersama para santrinya menggalang donasi dijalan, sekalian melatih dan menanamkan rasa kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.

“Semua hasil bantuan ini kami berikan melalui rekan kami wakil ketua Ansor, bang Ranen dan komandan Ismail, Satkoryon Banser Cikarang timur. Mereka sejak terjadinya banjir pertama sampai sekarang selalu aktip membantu evakuasi warga dan membuka posko banjir di Desa Cipayung dan Labansari, Cikarang Timur,” terang Adi Septiana, bang Pegek.

Bang Pegek juga mengatakan, bahwa gurunya, Ustad Taufik, berpesan semoga bantuan yang tidak seberapa ini bisa sedikit bermanfaat untuk meringankan saudara-saudara kami yang sedang terkena musibah banjir.

“Semoga semua bersabar dalam musibah, dan bisa membuka mata hati para dermawan lainnya untuk merasakan dan mau ikut peduli,” pesan Ustad Taufik melalui bang Pegek. ( Prabu)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -