Friday, February 20, 2026
Home Blog Page 387

Kapolsek Cikarang, Danramil Dan Camat Bersama-sama Gelar Rapat Minggon Tingkat Kecamatan Cikarang Utara

0

JIB | Kab Bekasi,- Bertempat di Aula Kantor Kecamatan Cikarang Utara unsur Tiga Pilar TNI, Polri, Unsur Pemda. Kapolsek Cikarang Kompol Sujono,SH. Danramil Kapten Arh Bahrul Hadi, Camat Cikarang Utara MUKLIS, serta Para kepala Desa Se-kecamatan Cikarang Utara dan tokoh masyarakat dan tokoh Agama. Rabu, (18/00/2019)

Dalam rapat minggon tersebut membahas tentang perlunya menjaga persatuan dan kesatuan Bangsa untuk kemajuan bersama dan pentingnya saling menghargai perbedaan yang ada di Wilayah Cikarang Utara terdiri dari masyarakat yang majemuk.
Danramil Kapten Arh Bahrul Hadi dalam sambutannya menngatakan.

“Kita semua tahu pepatah Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh, dan kita bisa mengambil pelajaran dari pepatah tersebut pentingnya persatuan dan kesatuan bagi bangsa Indonesia. Apabila kita semua bersatu padu, tentunya bangsa kita akan semakin kuat. Kuat menghadapi masalah dan menyelesaikan masalah yang tidak bisa diselesaikan sendiri,”

“Kehidupan dengan orang lain hanya bisa dijalankan lewat persatuan dan kesatuan. Tidak mungkin kita hidup bersatu tanpa adanya rasa semangat rela berkorban; persatuan dan kesatuan,” Jelas kata Kapten Arh Bahrul Hadi

Selain itu Kapolsek Cikarang Kompol Sujono, SH dalam sambutannya menyampaikan. “Pentingnya menjaga dan memelihara persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Kebangkitan Bangsa Indonesia untuk mewujudkan masa depan yang makmur, berkemajuan, berkeadilan, berdaulat dan bermartabat hanya dapat dicapai melalui terpeliharanya persatuan dan kesatuan bangsa yang dilandasi semangat persaudaraan diantara seluruh elemen Bangsa,”

Lanjut masih kata Kapolsek. “Segala bentuk perbedaan pendapat maupun sikap politik tetap dalam koridor Negara Hukum berdasarkan Pancasila dan Konstitusi Negara Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Kita harus menunjukkan kepada dunia bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan.” Paparnya

Sementara Camat Cikarang Utara Muklis dalam Sambutannya. “Pentingnya saling menghargai perbedaan yang ada di Wilayah Cikarang Utara terdiri dari masyarakat yang majemuk.” Tuturnya

Dalam rapat minggon yang di ikuti seluruh kepala Desa Se-kecamatan Cikarang Utara dan tokoh masyarakat serta tokoh Agama sangat antusias mendengarkan dari ketiga narasumber tersebut. Kegiatan berjalan lancar dan kondusif dari awal acara sampai selesai. (Dre)

Unit Reskrim Polsek Cikarang Selatan Ringkus Tiga Tersangka Diduga Tindak Pidana Curas

0

JIB | Kab Bekasi,- Unit Reskrim Polsek Cikarang Selatan Polres Metro Bekasi telah melakukan penangkapan terhadap tersangka diduga tindak pidana Pencurian dengan kekerasan (Curas). Rabu, (18/09/2019)

Kapolsek Cikarang Selatan Kompol Dona Zatulo Harefa mengatakan kasus ini berawal laporan dari Korban, bah pada hari Rabu 24 Januari 2018.

“Korban pukul 22.15 WIB berangkat dari PT Unilever Jababeka Cikarang Utara yang saat itu mengendarai Truk Wing Box warna Biru No.pol B 9390 ZY milik PT.Prima Jaya Inti Perkasa yang berisi 30 falet kecap Cap Bango kemasan botol senilai Rp.700.000.000, namun saat melintas di Fly Ofer Jalan Tegal Gede Desa Pasir Sari, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. saat itu, korban diberhentikan oleh para tersangka yang saat itu menggunakan mobil Toyota Avanza hitam yang dikemudikan oleh tersangka MT dengan alasan bahwa korban telah menyerempet mobil para tersangka, saat itu korban mencoba turun dari kendaraannya namun dua tersangka MS dan AG turun dari mobilnya dan menyuruh korban masuk dari pintu samping yang kemudian Tersangka juga turun dari mobilnya dan mengambil alih kemudi mobil korban,”

Sambung masih kata Kapolsek. “Didalam perjalanan korban diikat dan di Lakban matanya, selanjutnya di wilayah padalarang Bandung korban diturunkan dari mobil truk wing box oleh para tersangka,” Jelas Kapolsek

Dalam kasus tersebut Polisi telah menangkap tiga tersangka dan satu masih DPO, di antaranya yaitu. MT (27) , MS (29) , dan SKN (30) , AG masih DPO

Penangkapan ketiga tersangka, dilakukan setelah Unit Reskrim Polsek Cikarang Selatan mendapatkan informasi bahwa para tersangka berhasil ditangkap dengan kasus yang sama oleh Subdit Ranmor Polda Jawa Barat pada tanggal 19 Februari 2019 lalu. Ujar Kapolsek

“Setelah mendapat informasi jika para tersangka bebas karena mendapatkan Pembebasan Bersyarat (PB) dari Dirjen Pemasyarakatan, anggota Unit Reskrim Polsek Cikarang Selatan langsung menjemput para tersangka di Lapas Sukamiskin,” imbuhnya.

Lebih Lanjut Kapolsek Kompol Dona Zatulo Harefa mengatakan. “Kendaraan truk wing box yang dikemudikan tersangka dibawa ke wilayah Ranca Ekek Bandung dan dilokasi tersebut 30 falet kecap bango kemasan botol diturunkan oleh para tersangka dan dijual kepada saudara DH senilai Rp.150.000.000 selanjutnya hasilnya dibagi 4 (Empat) oleh para tersangka,”

Dari kasus tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa 1 (Satu) berkas surat jalan dan 1 (Satu) unit mobil truk wing box warna biru merk mitsubsihi bernomor polisi B 9390 ZY

“Tersangka kita amankan di Polsek Cikarang Selatan guna proses sidik lebih lanjut dalam perkara yang dilaporkan oleh korban. Selain itu, kita juga masih memburu satu orang tersangka lain, yakni AG yang hingga kini masih berstatus buron,” tutupnya. (Dre)

Mayasari, Plt. Kepala Kejari Cikarang, Sosialisasikan Tugas Dan Fungsi DATUN Untuk ASN Pemkab Bekasi

0

JIB | Kab Bekasi,- Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, yang saat ini dipimpin oleh Plt. Mayasari. Mengadakan sosialisasi Pelayanan Hukum Perdata Dan Tata Usaha Negara (DATUN). untuk lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Giat yang dilaksanakan di ruang rapat Bupati Bekasi, di buka oleh Sekretaris Daerah (SEKDA) Kabupaten Bekasi, Uju, M. Si. Dan dihadiri seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat se-Kabupaten Bekasi. Selasa, 17 September 2019.

Dalam pemaparannya, Plt. Kepala Kejaksaan Negeri Cikarang mengatakan bahwa tujuan sosialisasi adalah untuk mengoptimalkan DATUN Cikarang. Agar bisa lebih bersinergi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi.

“Kami membawa Kasie Intel dan Kasi Datun untuk mensosialisasikan tugas dan fungsi DATUN.” Ujar Mayasari, Plt. Kepala Kejaksaan Negeri Cikarang.

Ditengah-tengah acara sesi tanya jawab antara Kejaksaan dengan OPD. Bupati Bekasi, H. Eka Supria Atmaja, SH, berkenan bergabung dalam acara sosialisasi. Untuk bersama-sama OPD mengikuti giat sosialisasi.

Usai Sosialisasi, Plt. Kepala Kejaksaan Negeri Cikarang memberikan cindera mata kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi, yang diterima langsung oleh Bupati Bekasi. Begitupun, Bupati Bekasi memberikan cindera mata berupa miniatur Gedung Juang kepada Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi. Untuk selanjutnya Bupati Bekasi memimpin Rapat Dinas.

Kepada bekasikab.go.id Plt. Kepala Kejaksaan Negeri Cikarang mengatakan, bahwa selama ini masyarakat mengenal fungsi kejaksaan hanya Penuntutan, Penegakan Hukum dan Penyidikan.

“Nah, disini kita juga mensosialisasikan fungsi kita yang lain, yang juga menurut saya sangat luar biasa. Yakni Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara.” Ujar Mayasari.

Menurut Mayasari, salah satu fungsi kejaksaan adalah Bantuan Hukum, seperti pengacara lainnya. Hanya Bantuan Hukum yang diberikan tidak dipungut biaya.

“Biayanya sudah ditanggung oleh pihak kejaksaan.” Ujar Plt. Kepala Kejaksaan, Mayasari. (Endang)

Realisasi Fisik Kegiatan Perangkat Daerah di Kab. Bekasi, Baru Mencapai 29,72 Persen

0

JIB | Kab Bekasi,- Memasuki Triwulan Ketiga, penyerapan anggaran di seluruh Perangkat Daerah (PD) pada Pemerintah Kabupaten Bekasi per 12 September lalu, rata-rata baru 29,72 persen .

Berdasarkan data Laporan Sismontep (Sistem Monitoring TERPA/Tim Evaluasi Pelaksanaan Realisasi Anggaran, Belanja APBD 2019 Kabupaten Bekasi adalah Rp 6.429.075.229.469,- masing-masing ‘Belanja Tidak Langsung’ Rp 2.946.702.854,- dan ‘Belanja Langsung’ Rp 3.482.372.478.615,-

Dari ‘Belanja Langsung’ yang September ini ditargetkan terserap 79,19 persen, realisasinya baru mencapai 52,56 persen. Sedangkan untuk ‘ Belanja Langsung’ yang September ini ditargetkan terserap 67,83 persen baru terealisasi 20,64 persen.

Dinas Pendidikan misalnya, termasuk yang penyerapan anggarannya paling rendah. Dinas yang dipimpin Drs H. Carwinda ini, pada 2019 memiliki 92 kegiatan dengan anggaran Rp 346.495.489.287 dengan target penyerapan anggaran per-September ini Rp 166.881.065.600 atau 48,16 persen serta target fisik 88,45 persen. Namun Dinas Pendidikan berdasarkan data Laporan Sismontep per-12 September, realisasi penyerapan anggaran baru Rp 15.348.779.813,- namun kegiatan fisiknya sudah mencapai 38,34 persen.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang ‘dikasih’ anggaran Rp 810.784.430.912 untuk 78 kegiatan, realisasi fisik kegiatan baru mencapai 10,93 persen dan penyerapan anggarannya baru 6,97 persen. Untuk di lingkup Sekretariat Daerah (Setda), Bagian Umum yang tahun ini mendapat kucuran dana Rp 61.994.179.816,- untuk 42 kegiatan, realisasi fisik kegiatan baru 17,35 persen dengan penyerapan anggaran 34,36 persen.

Yang diperkirakan banyak orang, minimnya realisasi fisik kegiatan dan penyerapan di sejumlah Perangkat Daerah, lantaran belum adanya pejabat definitif di Perangkat Daerah dimaksud. Namun hal itu terbantahkan melalui Laporan Sismontep . Berdasarkan Laporan Sismontep tersebut, minimnya realisasi fisik kegiatan dan penyerapan anggarannya, juga terjadi pada Perangkat Daerah yang pejabatnya definitif atau bukan Plt (Pelaksana tugas). (Endang/Dre)

Diduga Karena Sakit Seorang Laki-laki Asal Kendal Di Temukan Meninggal Dunia di Parkiran Truck Kaws MM2100

0

JIB | Kab Bekasi,- Diduga karena sakit Laki-laki paruh baya Sukaeni (46), Asal Desa Kedungsuren Rt.01/03 Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal di temukan temannya sudah tidak bernyawa di Parkiran Truck yang berada di Jalan sumbawa Blok D kaws MM2100 Desa Mekarwangi, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Rabu, (18/09/2019)

Dalam kejadian tersebut Saksi yang berada di tempat kejadian Saudara Slamet, menuturkan. “Awal mula saat mobil truck yang di kemudikan oleh korban mogok, dan korban bersama saudara Jiono mbetulin mobil korban yang mogok tersebut. kemudian setelah mobil bisa hidup di bawa oleh saudara Dedi ke tempat parkiran jalan sumbawa dan korban naik di bak belakang mobil dan saat itu korban mengeluh sakit.

Sesampianya di depan Pt. Mitsubishi, saat itu korban minta di kerokin sama saudara Agus ruswantora, Setelah selesai kerokan, korban tiduran di bak mobil yang di kemudikan oleh korban, dan rekan – rekannya pada tidur,”

“Sesaat kemudian Slamet (Saksi) melihat korban sudah tergeletak di tanah, selanjutnya Slamet memberitahukan kepada temen – temenya kalau ada orang tergeletak di tanah. Kemudian bersama-sama dengan rekannya mendatanginya, dan setelah dilihat ternyata Saudara Sukeni (Korban) yang meninggal dunia.

Selanjutnya temen – temen korban menghubungi saudara dari korban yakni Saudara Roni keponakan korban yang juga sebagai pengurus tempat perparkiran.”Imbuhnya

Sambung masih kata Slamet. “Menurut rekan – rekan korban saudara jiono, saudara agus riswantoro dan saudara Dedi bahwa korban sudah merakan sakit semenjak dari Semarang,” Jelasnya

Mendapati Laporan bahwa ditemukannya mayat dikawasan MM2100, Unit Reskrim Polsek Cikarang Barat segera bergegas melakukan pengecekan dilokasi tersebut. Setelah sesampainya dilokasi TKP lalu di lakukan pemeriksaan luar oleh anggota reskrim dan SPK pada badan korban, dalam pemeriksaan tersebut tidak di temukannya adanya luka – luka apapun. Selanjutnya korban di rujuk ke RSUD Kabupaten Bekasi untuk di lakukan visum. (Dre)

Giat Sinergi Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Terorisme di Kab. Bekasi

0

JIB | Kab Bekasi,- Terorisme merupakan kejahatan terhadap negara dan lebih luas lagi merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan. Terorisme sangat mengganggu kehidupan masyarakat di seluruh dunia, dimana hidup menjadi tidak pasti dan penuh dengan kecemasan. Korban terorisme tidak pandang bulu, bahkan orang yang tidak bersalah sama sekali dapat menjadi korbannya. Oleh karena itu, terorisme dalam segala bentuk harus ditanggulangi bersama oleh semua komponen bangsa, baik aparat penegak hukum, aparat keamanan maupun seluruh lapisan masyarakat.

Bertempat di Hotel Grand Cikarang Jalan Jababeka I Desa Pasir Gombong, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, telah berlangsung Giat sinergi peningkatan kewaspadaan terhadap bahaya terorisme. Selasa, (17/09/2019)

Adapun Pejabat Yang Hadir :
1. Kepala Badan Kesatuan Politik
2. Badan BNPT (Dr. Hj. Andi Intan)
3. Kapolsek Se Kab. Bekasi
4. Ketua FKDM
5. Ketua FKUB Kab. Bekasi
6. Kepala Seksi Trantib Kec. Se Kab. Bekasi
7. Kabid Ketahanan Masyarakat dan Penanganan Konflik
8. Kepala Badan Kesbang Pol

Giat sinergi peningkatan kewaspadaan terhadap bahaya terorisme tersebut dengan jumlah peserta yang hadir kurang lebih 100 Orang, sebagai penanggung jawab Drs. H. Uju..MS.i (Sekda Kab. Bekasi).

Sambutan sambutan pembuka dari Drs. H. Jamaludin (Kabid Ketahanan Masyarakat dan Penanganan Konflik) dalam sambutannya menyampaikan.

“Mewujudkan dan komunikasi sinergitas di kabupaten Bekasi ini, Sinergitas internal yang baik akan mewujudkan harmoni, serta mari kita ciptakan keamanan di wilayah kabupaten Bekasi, dan waspadai bahaya terorisme di kabupaten Bekasi.” Terangnya

Sambutan kedua dari Ibu Dra. Hj. Aat Barhaty (Kepala Badan Kesbang Pol).
“Mari kita pahami bersama bahwa kewajiban pemerintah daerah salah satunya melindungi masyarakat menjaga pesatuan dan kesatuan, melakukan kewajibannya sebaik-baiknya dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat serta penegakan hukum,” tutur Aat Barhaty
“Dengan ucapkan Bismillah Giat sinergi peningkatan kewaspadaan terhadap bahaya terorisme saya nyatakan dibuka.” Tutupnya (Dre)

Bertema Karya Semesta, Iwan Fals Dkk Gelar Konser di Stadion Wibawa Mukti Kecamatan Cikarang Timur

0

JIB | Kab Bekasi,- Iwan Fals beserta Judika, Kotak, Marion Jola dan beberapa pengisi acara lainnya bakal melangsungkan konser bertemakan Karya Semesta yang akan dilaksanakan di Stadion Wibawa Mukti Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada 08 November 2019 mendatang.

Konser yang akan digelar di Stadion Wibawa Mukti, Kelurahan Sertajaya, Kecamatan Cikarang Timur pada 08 November 2019 mendatang, tercipta karena rasa keprihatinan Iwan Fals pada alam semesta yang kian hari kian terpuruk, terlebih di Indonesia saat ini memiliki tingkat polusi yang tinggi.

“Ya, keprihatinan terhadap alam semesta, terus juga kerinduan akan Indonesia yang lebih damai,” ujar pelantun lagu Ujung Aspal Pondok Gede tersebut saat menghadiri meet and great Konser Karya Semesta di Resto Sang Kuring Jalan Kemang Boulevard Kav. No. 5A Lippo Cikarang, Kabupaten Bekasi, Selasa (17/9/2019).

Selain itu, Iwan juga bertujuan untuk menghibur para pekerja yang ada di Kawasan Industri Cikarang. Dia berharap dengan adanya konser ini para pekerja dapat mengistirahatkan pikirannya dari segala persoalan pekerjaan.

“Menghibur teman-teman yang di daerah industri, yang tiap hari ketemu persoalan yang sama siapa tahu jadi hiburan yang sehat,” kata Iwan.

Dengan pikiran yang segar dan sehat, Iwan lewat konser ini menginginkan para pekerja industri bisa tetap bekerja namun tetap mementingkan dampak industri agar tidak membahayakan alam semesta untuk keberlangsungan hidup di masa depan.

“Kalau tanda kutip mengingatkan teman-teman industri ‘okay, ayo kita berindustri ria tapi industri yang sehat, untuk alam semesta, untuk kehidupan kebersamaan kita,” pungkas Iwan.

Dalam konser ini, nantinya akan digelar selama dua jam dan akan setidaknya menyanyikan dua puluh lima lagu, termasuk lagu Yang Terlupakan, Isi Rimba dan Tanam Siram. (Dre)

Pusat Data Nasional Berskala Internasional Akan Dibangun di Kabupaten Bekasi

0

JIB | CIKARANG PUSAT – Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi akan menjalin kerjasama jangka panjang dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo RI) terkait pembangunan Pusat Data Nasional di wilayah Kabupaten Bekasi. Pertemuan ini bertempat di Ruang Rapat Bupati, pada Senin (16/9), yang dihadiri oeh Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja, para Asisten Daerah, dan Kepala SKPD di wilayah Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Pembangunan Pusat Data Nasional ini sebagai salah satu perwujudan program strategis nasional, yakni penguatan infrastruktur e-Government oleh Kominfo RI.

Dalam sambutannya, Bupati Eka Supria Atmaja mengatakan bahwa Pemerintah Daerah siap mendukung dan membantu dalam pembangunan Pusat Data Center ini, dan berharap akan bermanfaat untuk Kabupaten Bekasi.

“Pemerintah Daerah siap mendukung dengan adanya pembangunan Pusat Data Nasional di Kabupaten Bekasi. Tentu saja harapannya Kabupaten Bekasi dapat menerima manfaat yang besar dalam pembangunan Pusat Data Center yang bersifat nasional ini,” kata Bupati Eka.

Menurut Kepala Dinas Kominfosantik Kabupaten Bekasi, Rohim Sutisna, Indonesia selama ini diragukan telah berdaulat secara informasi, karena belum memiliki infrastruktur TIK dan Pusat Data yang mumpuni.

“Dengan adanya Pusat Data ini akan mewujudkan kedaulatan informasi, baik di tingkat pusat maupun daerah,” pungkasnya.

Pusat Data Nasional yang akan dibangun di Kabupaten Bekasi merupakan pusat data yang paling besar dan berkelas internasional, yang akan menyerap 20.000 ASN bersertifikasi dengan berbagai macam kemampuan & skill untuk operasionalnya. Pembangunan Pusat Data Nasional tersebut rencananya akan mulai dibangun pada tahun 2020.

Bambang Dwi Anggono, selaku Direktur Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia, mengungkapkan terdapat tiga fungsi utama Pusat Data Nasional.

“Pertama, melayani seluruh pemerintah dari pusat sampai desa, baik kantor yang di dalam negeri maupun kantor yang di luar negeri, seperti KBRI juga akan dilayani. Kedua, menyediakan jaringan intra pemerintah, untuk mengamankan seluruh jaringan seluruh Indonesia, dimana pusat kendalinya berada di data center. Lalu ketiga, menyediakan titik penghubung layanan yang berfungsi mengintegrasikan sistem-sistem data yang ada di Indonesia menjadi satu data Indonesia, karena terdapat data-data yang berbeda di masing-masing instansi pemerintahan,” ungkapnya.

Bambang melanjutkan, bahwa Kabupaten Bekasi adalah tempat yang paling siap, dan memenuhi 62 persyaratan dalam pembangunan Pusat Data Nasional ini, diantaranya yang utama adalah persyaratan keamanan dan potensi bencana (alam, industri, dan sosial), ketersediaan energi, ketersediaan sistem telekomunikasi, pemerataan pembangunan, dan prospek kawasan.

Lahan yang akan digunakan memakai skema hibah, atau kerjasama jangka panjang antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Terdapat tiga lahan di Kabupaten Bekasi yang telah di survey untuk program pembangunan tersebut, yakni di wilayah Delta Silicon Lippo Cikarang, sekitar Komplek Pemda Kabupaten Bekasi, dan sekitar tol Deltamas. Namun saat ini masih dalam tahap diskusi dan pemastian status ketiga lahan tersebut.

Selain di Kabupaten Bekasi, Pusat Data Nasional juga akan dibangun di Kota Batam, Kota Bitung, dan ibukota negara. (Endang)

Geliat Pemda Kabupaten Bekasi Dalam Infrastruktur Jalan Utama Kp.Cihanjuang Mulai di Perbaiki

0

JIB|Kabupaten Bekasi,- Geliat Pembangunan infrastruktur oleh Pemda Kabupaten Bekasi di berbagai sektor di APBD Tahun 2019 ini mulai di realisasikan ke berbagai Kecamatan dan pelosok Desa.

Seperti pekerjaan pengecoran jalan utama di Kp.Cihanjuang rt 002/006 Desa Ridogalih Kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi di perkirakan pengecoran jalan utama tersebut yang di kerjakan dengan panjang kurang lebih 85 meter dengan lebar 4 meter.

Investigasi media online jurnalindonesiabaru.com di lokasi pada Senin (16/09/19) dan warga di Kampung tersebut dengan antusias melihat pekerjaan pengecoran yang sedang di kerjakan pada siang hari.

Endang pemerhati Aset dan Negara dari LSM PRE MAN & WACTH saat di konfirmasi media jurnalindonesiabaru.com di lokasi mengatakan. “Mudah-mudahan dengan di cornya jalan yang berlokasi di Kp Cihanjuang oleh pelaksana jalan tersebut, kami sangat berharap dalam pengecoran jalan utama yang berlokasi di Kp.Cihanjuang rt 002/006 Desa Ridogih Kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi barangkali mengenai teknis pengecoran jalan tersebut pelaksana yang lebih paham dalam pekerjaannya,” tuturnya

“Dan yang sangat penting adalah jalan utama ini di perbaiki, jika tidak di perbaiki secepatnya, seperti yang anda lihat di sepanjang jalan utama kondisi jalannya rusak berat dan apalagi pada saat nanti kalau musim penghujan tiba sudah tidak bisa di bayangkan kondisi jalan tersebut,” Sambung Endang

Sambung Endang. “Dan satu hal yang kami harapkan agar jalan ini bertahan lama, pihak pelaksana harus di awasi ekstra ketat dalam pekerjaannya oleh konsultan dan peran serta Dinas PUPR Kabupaten Bekasi dalam mengawasi segala infrastruktur sangat di perlukan, karena sumber dana tersebut di Anggarkan dari APBD Kabupaten Bekasi Tahun 2019.” pungkasnya. (Dedi,Dre)

Pekerjaan Drainase di Kampung Tekel Cikarang Tekel di Duga di Kerjakan Asal Jadi.

0

JIB|Kabupaten Bekasi,- Investigasi media online jurnali donesiabaru.com di lokasi pekerjaan drainase di RT 03/02 Kampung Cikarang Tekel Desa Jaya Mulya Kecamatan Serang Baru Kabupaten Bekasi pada Jum’at (13/09/19) di pekerjaan tersebut di temukan ke janggalan.

Selain kejanggalan di duga tidak sesuai spek dan RAB, dan yang lebih parah tidak memakai pondasi sehingga pekerjaan terssebut tidak akan kuat lama, karena tidak memakai pondasi.

Dandi duga dalam pemasanganpun batu untuk bangunan drainase tidak di gali terlebih dahulu dan posisi batu hanya di pasang seperti biasa dengan menyandar duduk dan tanah di bagian tengah untuk memasang batu tidak di gali terlebih dahulu oleh pekerjanya.

Apalagi pekerjaan yang berlokasi di Kampung tekel tersebut dan menurut info yang di dapat media online jurnalindonesiabaru.com dari pekerjannya bahwa pekerjaan tersebut dari APBD Kabupaten Bekasi Tahun 2019.

Saat di konfirmasi pekerja yang tidak mau di sebutkan namanya mengatakan Maaf pak kami di sini hanya di suruh kerja oleh Haji yang punya pekerjaan ini, dan sudah tiga hari ini beliau tidak datang ke lokasi.

“Kalau ingin jelas mengenai pekerjaan ini lebih baik temui saja Hajinya” pungkas pekerja.

Endang S pemerhati Lingkungan dari LSM GEMPAL saat di konfirmasi media online jurnalindonesiabaru.com di lokasi pekerjaan mengatakan ya pak kalau tidak ada pelaksananya kenapa kalian mau mengerjakan pekerjaan ini.

“Lalu siapa yang ngasih upahnya kalau tidak ada yang menyuruh, aneh banget” ujar Endang dengan nada kesal.

Masih kata Endang Coba lihat oleh kalian cara mengerjakan pekerjaan ini seperti terkesan asal jadi masa pekerjaan yang seperti ini untuk pemasangan batunya tanah di bagian tengah tidak di gali terlebih dahulu dan seperti yang anda lihat posisi batu hanya di pasang duduk dengan seperti itu dan bagaimana bisa tahan.

“Dan yang kami tahu pada saat musim penghujan tiba, aliran irigasi ini kalau mengalir sangat deras. Kami sangat berharap pada Dinas terkait di Pemda Kabupaten Bekasi agar lebih pro aktif dalam mengawasi ataupun mengontrol pekerjaan yang di biayai dari APBD Kabupaten Bekasi Tahun 2019 ini.” Jelasnya.(Dedi)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -