Thursday, February 19, 2026
Home Blog Page 394

Melalui Musrembang Desa Ridomanah Pembangunan Jaling dan Drainase Mulai di Realisasikan.

0

JIB|Kabupaten Bekasi,- Perlunya di adakan rapat musrenbang di Desa setempat dan musrenbang Tingkat Kecamatan di tujukan untuk pemerataan pembangunan di semua bidang dan hal tersebut sudah di atur dalam Undang-Undang RI Tahun 1945. dan musrenbang Desa merupakan aspirasi masyarakat setempat dan di teruskan melalui musrenbang Tingkat Kecamatan, seperti pembangunan Jaling dan drainase yang mulai di realisasikan di Kp. Gamblok RT 01/02 Desa Ridomanah Kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi.

Pembangunan infrastruktur yang di kerjakan di Kampung tersebut dari APBD Kabupaten Bekasi Tahun 2019 yang sudah terealisasikan.

Ma’mun Supriadi Karang Taruna Desa Ridomanah mengatakan Kami sangat berterimakasih pada pemerintah Desa Ridomanah. Terutama pada Oden sebagai Kepala Desa di Ridomanah serta Kecamatan Cibarusah yang telah membantu merealisasikan aspirasi warga Kp. Gamblok dalam pembangunan jalan lingkungan dan drainase serta yang lainnya.

“Alhamdulilah aspirasi warga Ridomanah melalui musrembang Desa, pembangunan infrastruktur tersebut bisa terealisasi” ujar Ma’mun Supriadi Karang Taruna Desa Ridomanah pada media online jurnalindonesiabaru.com Kamis (05/09/19).

Pantauan media online jurnalindonesiabaru.com di lokasi situ Ridomanah. Oden Kepala Desa Ridomanah dan Sekdes, serta rombongan dari pelaksana dan konsultan mengkroscek pengukuran yang rencananya embung akan di bangun di lokasi bekas situ di Desa tersebut.

Oden Kepala Desa Ridomanah mengatakan Kami melakukan kroscek pengukuran ulang untuk pembangunan embung dan di saksikan oleh pelaksana dan konsultan serta yang lainnya, kami sebagai Kepala Desa Ridomanah sangat berharap dalam pembangunan embung nanti dan satu hal yang sangat penting sekali.

“Pembangunan embung tersebut airnya bisa menampung untuk mengairi sawah para petani di Desa kami dan mengenai teknis pembangunannya mungkin pelaksana dan konsultan yang paham ke hal tersebut” Ungkapnya.

Masih kata Oden, sebagai Kepala Desa di sini dan di bantu staff ataupun warga, kami siap membantu jika di butuhkan, mudah-mudahan dengan rencana pembangunan embung di Desa kami bisa bermanpaat untuk semuanya. (Dedi/Endang)

Presiden Joko Widodo Meresmikan Pabrik Sekaligus Meluncurkan Mobil PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka)

0

JIB | Boyolali, – Usai melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Barat, Presiden Joko Widodo langsung terbang ke Solo, Jawa Tengah, guna meresmikan pabrik sekaligus meluncurkan mobil PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka), di Kabupaten Boyolali, Jumat (06/09/2019) siang.

Dalam sambutannya Presiden mengatakan, mobil Esemka adalah brand dan prinsipalnya Indonesia. Ini adalah merk kita sendiri yang sudah dirintis kurang lebih 10 tahun yang lalu oleh para teknisi, oleh anak-anak SMK (Sekolah Menengah Kejuruan).

“Ada inisiator-inisiator yang dulu saya kenal ada di sini semuanya,” kata Presiden seraya mengingatkan, yang namanya membuat mobil itu tidak hanya memproduksi saja, tetapi juga bagaimana menjualnya.

“Tadi dari belakang saya lihat bagaimana mesin dan komponen-komponen lain dirakit, yang saya lihat saya senang bahwa supplier-supplier komponen yang ada banyak sekali yang berasal dari dalam negeri. Artinya local content-nya juga sudah baik, meskipun saya tahu pasti belum sampai ke angka 80 apalagi 100%,” kata Presiden.

Sebagai sebuah usaha pertama dalam memulai industri otomotif dengan brand dan prinsipal Indonesia, Presiden mengacungi jempol keberanian dari PT Solo Manufaktur Kreasi.

“Tidak mudah, tidak gampang, masuk pasarnya ini juga tidak gampang dan tidak mudah. Tetapi kalau kita sebagai sebuah bangsa mau menghargai karya kita sendiri, brand dan prinsipal kita sendiri ini akan laku,” ujarnya.

Presiden juga menyampaikan, banyak yang bertanya kepada dirinya kenapa mau meresmikan pabrik Esemka ini. Menurut Presiden, karena dirinya ingin mendukung pengembangan industri otomotif nasional, mendukung merk lokal, mendukung merk nasional. “Itu saja jawabannya,” tegasnya.

Kepala Negara meyakini, pabrik mobil Esemka ini akan memiliki efek yang berantai di belakangnya, baik pemasok, industri-industri menengah, industri-industri kecil, sampai industri rumah tangga yang berperan dalam rantai pasokan yang panjang.
Dengan demikian, lanjut Presiden, akan membuka lapangan pekerjaan yang sebanyak-banyaknya, bukan hanya pekerja langsung yang ada di perusahaan tersebut yang mendapatkan manfaat tapi multi players effect yang besar secara umum kepada ekonomi kita, utamanya ekonomi di Kabupaten Boyolali akan sangat besar.

Oleh sebab itu, tegas Presiden, kita semuanya harus mendukung.
“Saya tidak ingin maksa pada bapak ibu dan saudara-saudara semuanya untuk beli, tapi kalau lihat produknya tadi saya sudah buka, sudah coba, sudah lihat, sudah tes memang wajib kita beli barang ini. Kalau beli barang dari produk lain ya kebangetan apalagi yang impor,” tegas Presiden.

Dalam peresmian itu dua varian mobil Esemka, yaitu Esemka Bima 1.2 dan Esemka Bima 1.3 dengan harga sekitar Rp110 juta.
100 Persen Swasta
Sebelumnya Presiden Direktur PT Solo Manufaktur Kreasi Eddy Wirajaya dalam laporannya mengatakan, pabrik Esemka adalah perusahaan swasta nasional yang 100 persen dimiliki oleh swasta. Bukan mobil nasional (mobnas) seperti yang dipahami selama ini. “Lebih tepatnya merupakan mobil buatan Indonesia karya anak bangsa sendiri,” kata Eddy.

Ia berharap dengan peresmian ini, Esemka bisa merintis kemajuan industri otomotif buatan Indonesia. Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Staf Khusus Presiden Diaz Hendroprijono, dan jajaran pimpinan PT Esemka. (Dre)

Sum: kominfo.go.id

Kapten Timnas Indonesia Andritany: Sedih Dengan Kekalahan Yang Harus Dirasakan Namun, Kejadian di Stadion GBK Terasa Lebih Pilu Untuknya

0

Sum Pic. PSSI.org

JIB | Jakarta,- Striker Tim Nasional Indonesia, Alberto Goncalves mengatakan bahwa terhentinya pertandingan selama delapan menit membuat dirinya dan tim sempat hilang konsentrasi.

Pertandingan terhenti karena ada oknum suporter yang turun ke area pinggir lapangan dan diikuti insiden lainya. Pada laga ini Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Malaysia dengan skor 2-3 pada laga perdana di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (05/09/2019).

Skuat Garuda sempat memimpin lebih dulu lewat dua gol yang dicetak oleh Alberto Goncalves pada menit ke 12′ dan 39′.

“Kami sudah fokus dengan pertandingan. Tiba-tiba ada masalah [laga dihentikan], dan itu membuat kami langsung down,” ungkap striker naturalisasi asal Brasil tersebut.

Ketika laga dihentikan karena adanya insiden, pemain Indonesia sempat menenangkan suporter. “Kami harus membuat mereka tetap tenang. Tapi, kejadian itu malah membuat kami hilang fokus. Ini tidak boleh terjadi lagi seperti ini karena kita kan sama-sama manusia. Hanya berbeda negara. Kita harus menghormati mereka,” tukas Beto

Sementara, Andritany Ardhiyasa selaku kapten timnas Indonesia mengaku sedih dengan kekalahan yang harus dirasakan. Namun, kejadian di Stadion GBK terasa lebih pilu untuknya.

“Cukup sakit, karena kami kebobolan dua gol terakhir. Sedih pasti, kecewa pasti, tapi hati saya lebih sakit melihat kejadian yang terjadi di stadion. Harusnya, apa pun hasilnya, kita bisa menerima hasilnya. Pastinya kami semua ingin menang, meski hasil tidak berpihak, tapi kita harus menerima. Jujur, sebagai kapten timnas Indonesia, saya sangat sedih, dan kecewa melihat apa yang dilakukan oleh para oknum suporter.” Ujarnya (Dre)

Sum : pssi.org

Giat Baksos Bantuan Air Bersih Bersama Polsek Cibarusah

0

JIB | Kab Bekasi,- Giat Bakti Sosial (Baksos) Pendistribusian Air bersih dari polsek Cibarusah sebanyak 1 (Satu) Tangki berkapasitas 8000 liter per mobil, kepada Masjid Al Ikhlas, Mushola Nurul Hikmah, Masjid Al Mubatokah Serta Warga Kampung Limo Rt 03/03 Desa Cibarusah Jaya, Kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi. Jumat, (06/09/19)

Dalam Giat ini Bhabinkamtibmas Desa Cibarusah Jaya Bripka Kamaludin dan Babinsa TNI Pelda Edi Santoso melakukan pendampingan pendistribusian Air Bersih kepada Warga Kampung Limo Rt 13/03

Dalam giat ini Polsek Cibarusah Menyampaikan kepada para warga yang mendapat Bantuan di 1 (Satu) titik lokasi. Perihal bantuan Air bersih ini mendapat bantuan Rekanan Polsek Cibarusah dari Bapak Haji Erik, PT.ERICON BHG Tokoh Masyarakat Cikarang Kecamatan Cikarang Kabupaten Bekasi.

Penyaluran air bersih ini sebagai bentuk kepedulian Polsek Cibarusah dan Tokoh Masyarakat Cikarang kepada warga masyarakat Kampung Limo yang beberpa bulan kebelakang ini mengalami kesulitan memperoleh air bersih untuk sehari –hari.

Salah satu Tokoh Masyarakat menuturkan. “Atas nama warga menuturkan kedatangan bantuan air bersih dari Polsek Cibarusah di sambut antusias oleh warga setempat. Dan mengucapkan terima kasih kepada Polsek Cibarusah dengan bantuan air tersebut ini dapat membantu dan meringankan warga yang mengalami kekeringan dampak dari kemarau panjang.” Tuturnya

Harapan Warga Ke depan nya semoga pihak aparatur pemerintahan bisa memperhatikan terhadap musibah kemarau panjang saat ini. (Dre/AB)

Gelar Ops Patuh Jaya 2019 Unit Lantas Polsek Cikarang Berhasil Jaring Delapan Pelanggar

0

JIB | Kab Bekasi,- Guna menertibkan para pengendara yang melanggar ketentuan aturan Lalu Lintas di jalan raya. Satuan Unit Lantas Polsek Cikarang menggelar Operasi Kendaraan dalam rangka Ops Patuh Jaya 2019 yang bertempat di Depan BCA Pasar lama Cikarang, Jalan Raya Yos Sudarso Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Jumat, (06/09/2019)

Digelarnya Operasi Patuh Jaya 2019 dengan cara Patroli Zona Lawan arus yang terpusat di jalan Raya Yos Sudarso tersebut untuk menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Lantas Iptu Suparto dengan kekuatan 4 (Empat) Personil, dengan hasil penindakan Tilang 8 (Delapan) lembar, dengan rincian Barang bukti STNK 6 (Enam) lembar, 2 (Dua) Unit Sepeda motor roda dua, serta Teguran 11 orang pengguna jalan.

Kanit Lantas Polsek Cikarang Iptu Suparto Mengatakan. “Di beberapa ruas jalan, beberapa pemotor memang terkenal suka melanggar dan menjadikan itu sebagai suatu kebiasaan. Misalnya melawan arus dengan alasan kalau mengikuti arus jalan seharusnya, akan cukup jauh dan macet,” Ucap Iptu Suparto

Masih kata Kanit Lantas. “Tujuan lain dari Operasi Patuh Jaya 2019 ini yaitu guna membangun budaya tertib berlalu lintas. Mengingat masih sangat banyak masyarakat yang tidak sadar akan pentingnya menjaga keselamatan di jalan raya. Termasuk tidak melengkapi diri dengan surat-surat resmi kendaraan dan lisensi berkendara yang masih berlaku,”

“Kegiatan Patroli Ops Patuh Jaya 2019 berjalan dengan aman dan tertib, hingga pelaksanaan Razia dan Patroli ini berakhir dengan situasi tetap dalam keadaan kondusif.” Tutupnya (Dre)

Bhabinkamtibmas Polsek Cikarang Bantu Kelancaran Arus Lalin di Jalan RE Martadinata Saat Ada Truk Fuso Mogok

0

JIB | Kab Bekasi,- Bhabinkamtibmas merupakan anggota kepolisian yang ditugaskan untuk membina keamanan dan ketertiban di suatu Desa binaannya serta didalam instansi kepolisian

Dalam giat kali ini Bhabinkamtibmas Desa karang Baru, Polsek Cikarang, Polres Metro Bekasi Aiptu Mualih melaksanakan giat Surfing di Jalan RE Martadinata depan Rumah Sakit Husda Desa Karang Baru, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Jumat, (06/09/2019)

Disela-sela tugasnya pukul 07.15 WIB, Aiptu Mualih mendapati kendaraan Truk Fuso yang mogok di Jalan RE Martadinta, setelah di dekati dketahui kendaraan Truk Fuso dalam kondisi mati mesin dikarenakan tengki solar bocor dan Ban bocor, serta sopir kehabisan uang (Uang jalan).

Mengingat dipagi hari padatnya aktifitas, serta kendaraan truk fuso mogok di bahu jalan yang dapat menghambat arus lalin di pagi hari

Agar tidak mengganggu arus Lalu lintas Bhabinkamtibmas Polsek Cikarang Aiptu Mualih menghubungi jasa Derek terdekat agar tidak menimbulkan kemacetan, sementara situasi arus lalu lintas lancar aman terkendali. (Dre)

Jalin Silaturahmi Dengan Warga, Bhabinkamtibmas Polsek Cikarang Monitoring Giat Posyandu di Kampung Sukamantri

0

JIB | Kab Bekasi,- Babinkamtibmas Polsek Cikarang Aiptu Noto Aksoro, melaksanakan kegiatan monitoring Posyandu di Posyandu Gandasari 07, Kampung Sukamantri Rt 003/03, Desa Sukaraya, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi. Jumat, (06/09/2019)

Bhabinkamtibmas hadir bersama Petugas Kesehatan dan Kader Posyandu sebagai pelaksana Bidan Karbosih dan ibu-ibu relawan posyandu gandasari 7 (Tujuh), melakukan pengecekan Gizi serta kesehatan bayi dan balita. Sebanyak 22 balita sudah dilakukan pemeriksaan.

Posyandu merupakan upaya pelayanan kesehatan yang di laksanakan oleh, dari, dan bersama masyarakat, untuk memberdayakan dan memberikan kemudahan kepada masayarakat guna memperoleh pelayanan kesehatan bagi Ibu dan anak balita serta indikator dasar untuk mengukur dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat

Dalam kesempatan tersebut Bhabinkamtibmas Aiptu Noto Aksoro menghimbau. “Agar bagi ibu-ibu yang mempunyai Balita agar selalu rutin mengikuti kegiatan Posyandu untuk mendapatkan pengetahuan bagaimana cara merawat bayi agar bisa tumbuh sehat,” ujar Aiptu Noto Aksoro

“Diharapkan dengan monitoring giat posyandu dapat meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak, serta menunjang kemampuan hidup sehat bagi masyarakat pada umumnya.” Terangnya (Dre)

Diduga Winarto DKK, Tuduh Bawahannya Gelapkan Uang 31 Juta Dan Maksa Minta Jaminan Mobil

0

JIB | Cikarang Utara, Kab Bekasi-
Mulyadi (M) seorang karyawan yang bekerja di Dealer Sepeda Motor Yamaha “Mataram Sakti” yang beralamat di Jl. Urip Sumoharjo, Kampung Kaum Utara, Desa Tanjung sari Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, bersama keluarganya dalam hal ini kaka kandungnya bernama Topan dan istri merasa tidak senang dengan perlakuan pihak pegawai yang lebih tinggi jabatannya di Mataram Sakti atas tindakannya menuduh adiknya menggelapkan uang sperpart kendaraan senilai 31 juta yang hilang setelah diketahui hasil audit oleh para pegawai tersebut.

Lebih parahnya lagi, berawal dengan tiba-tiba pihak pegawai menelpon ke pihak keluarga kemudian mendatangi ke kediaman Topan di Perum Permata Cikarang Timur (PCT) pada malam hari sekira pukul 20.00 Wib hingga larut malam sekira pukul 23.30 Wib terus berusaha malam itu juga pihak keluarga harus mengganti dan memaksa saudara M agar menandatangani lembaran rekap barang sperpart hasil audit, bahkan pihak pegawai tersebut meminta jaminan kendaraan mobil untuk dibawa.

Sementara saudara M tidak merasa menggunakan uang sebanyak itu dan tidak mau menandatangani lembaran hasil rekap tersebut. Kamis (05/09/2019).

Topan, selaku kaka dari M mengaku sangat kaget ketika dapat telepon yang mengaku dari tempat kerja adiknya, memberitahukan bahwa adiknya telah menggunakan uang kantor sebanyak 31 juta dan menanyakan urusan ini mau bagaimana? Apakah mau kekeluargaan atau bagaimana?

“kata saya, lah nanti dulu, memang semuanya sudah jelas atau belum, jangan main urusan begitu saja. Saya juga perlu ketemu dan kejelasan langsung dari adik saya,” ujar Topan saat itu ketika di telpon sekira pukul 18.00 Wib menjelang istrinya hendak berbuka puasa sunnah.

Sekira pukul 20.00 Wib pihak pegawai dari Dealer sebanyak empat orang (Winarto selaku after sales, Riksen selaku penanggung jawab sperpart, Resna selaku partner kerja M dan Tono selaku kepala mekanik) berbarengan dengan M dari tempat kerja langsung mendatangi kediaman Topan.

Winarto menjelaskan kedatangannya memberitahukan bahwa ditempat pekerjaan setelah dilakukan hasil audit bersama dengan M telah minus senilai 31 jt. Karena dalam hal ini wewenang tanggung jawab mengenai ada atau tidak adanya barang sperpart adalah wewenang saudara M, maka kepada pihak keluarga, Winarto bertujuan musyawarah secara kekeluargaan sebelum hal ini dibawa ke ranah hukum.

Riksen selaku penanggung jawab sperpart saat itu dihadapan keluarga turut menjelaskan perihal mekanisme keluar masuknya barang spertpart adalah menjadi wewenang saudara M, dan perihal kinerja saudara M tercatat kurang baik, karena sering tidak masuk bahkan sudah mendapat SP3.

Sementara dua pegawai lainnya yang turut bersama hanya terdiam.

Saudara M yang saat itu langsung ditanya oleh kakanya mengatakan, dirinya tidak merasa menggunakan uang sebanyak itu. “Dia mengakui pernah memakai uang dari konsumen sekitar 3 jutaan dan itu sudah saya kembalikan,” jelas Mul.

Mengingat suasana semakin larut malam (pkl.22.30 Wib), kondisi lelah setelah aktivitas dan mempertimbangkan kondisi kejiwaan dua anak balita putra Topan yang belum tidur dan esok harus sekolah menyaksikan proses perdebatan yang belum mendapatkan keputusan, kemudian pihak keluarga memohon dengan hormat kepada Winarto dan lainnya agar ususan ini di selesaikan besok (jumat, 06/09) di kantor tempat pekerjaan. “Kami perlu istirahat dan berbincang langsung dengan adik kami”.jelasnya.

Akan tetapi Winarto tetap terus mendesak agar masalah ini bisa selesai malam hari ini juga, “karena saya juga dituntut oleh pihak owner malam hari ini juga,” ucapnya.

Winarto meminta kepada saudara M agar malam ini ikut kembali ke kantor bersamanya untuk menyelesaikan masalah, hawatir saudara M melarikan diri dari masalah.

Sontak pihak keluarga berulang – ulang memastikan dan menjamin bahwa esok saudara M dipastikan akan ke kantor. Tapi malam ini, berulang – ulang pula disampaikan pihak keluarga, memohon dengan hormat agar bapak – bapak dipersilahkan pulang mengingat suasana semakin malam dan lelah terlebih lagi memperhatikan kondisi kejiwaan dua anaknya yang turut meperhatikan perdebatan panjang yang belum mencapai mufakat.

Winarto mengatakan, kalo saudara M tidak bisa ikut malam ini, dirinya meminta jaminan kendaraan mobil, karena hawatir M kabur dan Winarto terus berusaha memaksa agar saudara M harus mau menandatangani lembaran hasil rekap yang sudah diperlihatkan kepada pihak keluarga tanpa menggubris permohonan pihak keluarga yang disampaikan berulang – ulang agar urusannya besok saja dikantor.

Pihak keluarga menyaksikan permohonannya tidak di gubris sama sekali oleh Winarto dan kawan-kawannya dan malah terus memaksa mendesak saudara M agar mau menandatangani hasil rekap tersebut, walau tau, ini sudah melanggar ketentuan hukum karena tamu tetap memaksa tidak mau pulang dan melanggar hak perlindungan kejiwaan anak – anak di bawah umur.

Mengingat situasi memanas dengan kondisi lingkungan agar kondusip, akhirnya pihak keluarga inisiatip memanggil dan memohon ke petugas desa RT Perumahan (Solihin) untuk bisa menengahi agar urusan ini bisa diselesaikan besok di kantor.

Setelah RT datang dan sudah turut menjelaskan, wewenangnya sebagai RT agar tetap tercipta situasi kondisi lingkungan warganya agar nyaman dan kondusip, tapi tetap, Winarto tidak bergeming bahkan seakan memancing emosional pihak keluarga.

Hingga kemudian datang seorang lagi pihak dari Winarto bernama Titis selaku kepala audit, juga disaksikan pihak keamanan perumahan (saudara Adi) yang juga belum lama turut datang dipinta oleh RT, Titis menengahi, kalau tidak mau menandatangani lembaran hasil rekap tersebut, agar membuat penyataan saja bahwa, besok akan datang ke kantor, juga di tanda tangani oleh dua saksi dari keluarga. Hal tersebut kemudian dilakukan oleh saudara M dan ditanda tangani. Barulah Winarto cs terdiam dan beranjak pulang.

Lanjutnya pada hari Jum’at tanggal (06/09/2019) mendatangkan dealer mataram sakti sesuai kesepakatan semalam, tetapi ketika pihak keluarga dan pihak dealer da di saksikan beberapa media tetapi semua pembicaraan Winarto di luar apa yang di bicarakan semalam malah berkelit kelit.

Pihak keluarga korban meminta kepada pihak agar segera lapor ke pihak kepolisian untuk membuktikannya.

Di tempat terpisah karyawan mataram sakti yang tidak mau di sebutkan namanya mengatakan bukan dia aja (mulyadi) saya juga di tuduh dan di suruh minta ganti rugi. Sebesar 32 juta juga.

Dari hasil pantauan media Jurnal Indonesia Baru dari beberapa karyawan yang bisa di wawancarai hal yang sama di ucapkan juga oleh karyawannya. Di duga Winarto DKK membuat modus baru agar bawahannya bisa menggantikan barang atau sparepart yang hilang.

Meminta meminta kepada pihak kepolisian agar segera memeriksa dan mengaudit Daeler mataram sakti agar bisa terbongkar permainan yang ada di Daeler mataram sakti. (Red)

Asep Saepullah Ketua LPK Bekasi : Ucapkan Selamat Atas di lantiknya Anggota Dewan DPRD Kab Bekasi Semoga Amanah Jangan KKN Dan Merugikan Rakyat

0

JIB | Kabupaten Bekasi- Dengan dilantik dan pengambilan sumpah dan janji, sekitar 50 Anggota Dewan DPRD Kabupaten Bekasi, ini adalah amanah yang harus di jalankan, untuk kepentingan masyarakat Bekasi agar Bekasi lebih baik lagi dari segi Infrastruktur, Sosial, Kesehatan, Pendidikan dan Tenaga kerja.

Ini semua adalah tugas dan pungsinya sebagai Dewan baru yang sudah di lantik dan harus benar-benar menjalankan tugas dan pungsi sebagai amanah rakyat Bekasi.

Bagi anggota dewan yang baru harus bisa menyelesaikan permasalahan di bawah dan harus bisa menampung aspirasi masyaraka,t jangan membuat rakyat Bekasi sengsara, sehingga kredibilitas Dewan menjadi rendah dan hina di masyarakat.
Terkait kasus meikarta dan yang lainya di wilayah Kabupaten Bekasi adalah sebagai pembelajaran bagi Dewan baru, hal tersebut adalah cambuk bagi dewan baru agar hati-hati dalam menjalankan tugas dan pungsi.

Hal tersebut bisa di atasi dengan pengetahuan dan pembelajaran yang matang sehingga terhindar dari korupsi, kolusi dan lainya. Sehingga marwah anggota dewan Kabupaten Bekasi kembali di percaya oleh masyarakat Bekasi.

Dengan demikian Asep Saepullah S.Pd.I Ketua DPC LPK Kabupaten Bekasi mengucapkan Selamat dan Sukses kepada 50 anggota Dewan DPRD Kabupaten Bekasi pada hari ini (Kamis) tanggal (05/09/2019) dan pengambilan atas Sumpah dan Janji sebagai Anggota Dewan DPRD Kabupaten Bekasi Periode tahun 2019 s/d 2024. Semoga amanah dalam menjalankan tugas sebagai amanah rakyat.

“Kami dari Lembaga Pemberantas Korupsi Kabupaten Bekasi berharap dari 50 anggota dewan yang sudah di lantik agar sekiranya bisa menjalankan tugas dan fungsinya sebagai dewan yang benar-benar pro kepada rakyat demi kemaslahatan orang banyak” tegasnya.

Lanjutnya, sebagai anggota dewan baru atau dewan lama yang sudah di lantik agar bisa memberikan contoh yang baik kepada dewan baru sehingga bisa terlaksana program pemerintahan kabupaten Bekasi, karena menjadi dewan adalah amanah yang harus di laskanakan demi kemaslahatan orang banyak.
“Bukan hanya itu banyak anggota dewan yang terjerat hukum karena kurangnya ketelitian dalam mengambil sikap atau keputusan sehingga terjerat hukum dan ini menjadi sebuah evaluasi bagi dewan baru agar tidak terjerat hukum” jelasnya

Oleh sebab itu saya berpesan kepada 50 anggota dewan baru agar benar-benar dalam menjalankan tugas dan pungsi demi masyarakat Bekasi yang lebih baik lagi, agar Bekasi bebas dari KKN dan menjadikan Bekasi yang bermartabat.(dre)

Resmi Dilantik H. Bodin fokus Infrastruktur Merata di Setiap Wilayah

0

JIB | KABUPATEN BEKASI– Hari yang sangat berharga dan istimewa bagi para Dewan Kabupaten Bekasi yang di lantik menjadi Dewan depinitif. Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah dan janji, sebanyak 50 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) terpilih Kabupaten Bekasi masa bakti 2019-2024.

Anggota Dewan Baru tersebut diambil sumpah jabatannya oleh Ketua Pengadilan Negeri (PN) Cikarang, I Putu Gede Astawa di gedung DPRD Kabupaten Bekasi, plaza pemda Bekasi Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kamis (05/09/2019).

Salah satunya Dewan baru yaitu H Bodin dari partai Gerinda besutan Prabowo Subianto. menjadi Anggota DPRD Kabupaten Bekasi terpilih, periode 2019-2024, H. Bodin, berkomitmen dalam jangka pendek untuk melakukan perbaikan infrastruktur di wilayah Kabupaten Bekasi. Demi kemaslahatan masyarakat yang bermartabat.

Untuk diketahui, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, H Bodin, resmi terpilih menjadi legislator periode 2019-2024 dari Daerah Pemilihan I yang meliputi Kecamatan Cikarang Pusat, Serang Baru, Cikarang Selatan, Bojongmangu, Cibarusah dan Setu.

Hal tersebut diungkapkannya saat memberikan keterangan kepada sejumlah awak media di salah satu Rumah Makan di wilayah Cikarang Pusat, usai resmi dilantik di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi.

H Bodin mantan Kepala Desa Cilangkara, Kecamatan Serang Baru ini mencontohkan kemacetan yang kerap terjadi di sepanjang jalan dari Kecamatan Cikarang Selatan sampai Serang Baru disebabkan kurang lebarnya jalan yang menghubungkan dua kecamatan tersebut. Seingga hampir setiap hari macet dan ini menjadi PR buat saya.

“Di Cikarang Pusat juga akan dilaksanakan pelebaran jalan dari Desa Sukamahi, Cikarang Pusat, menuju Desa Sukadami, Serang Baru, mudah-mudahan akan cepat terlaksana demi masyarakat dan pengguna jalan” jelasnya.

Oleh karena itu, Bodin berharap agar dirinya bisa diberikan amanah oleh Partai Gerindra untuk duduk di komisi teknis seperti Komisi III yang membidangi infrastruktur atau di Komisi I yang membidangi perizinan.

“Saya juga akan berupaya agar tidak terjadi ketimpangan kemajuan infrastruktur di wilayah selatan dan utara, agar kedepan kemajuan infrastruktur di wilayah Kabupaten Bekasi bisa lebih merata,dan bisa di manfaatkan orang banyak sehingga ada kemaslahatan dan harus di dukung penuh oleh semua elemen agar bisa terealisasi dalam dekat ini” ungkapnya.

Tidak hanya itu, H. Bodin juga mengaku akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah industri atau perusahaan yang belum mengantongi izin. Dan Ia sendiri menilai kondisi perizinan di Kabupaten Bekasi masih cukup semrawut Insya Allah itu akan kita tertibkan perijinan agar sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Seperti ada perusahaan pengajuan izinnya gudang ternyata disitu juga ada produksi. Nah kedepannya saya akan melakukan sidak ke sejumlah perusahaan bersama dengan pemerintahan setempat,” tutup H Bodin kepada media Jurnal Indonesia Baru di salah satu rumah makan di Cikarang Pusat. (Dede)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -