Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 442

Ormas Yang Tergabung “GERAK” Mendukung Putusan MK Terkait Sengket Pilpres 2019.

0

JIB | Jakarta- Seluruh ormas yang tergabung Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat untuk Keadilan dan Kemanusiaan atau Gerak melakukan unjuk rasa di Jalan Medan Merdeka Barat, sampai kamis (27/06/2019) esok, untuk melihat keputusan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) atau sengketa hasil Pilpres 2019.

Bernard Abdul Jabar Sekretaris PA 212, menjelaskan sejumlah ormas yang tergabung Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat atau di singkat “GERAK” salah satunya yakni Front Pembela Islam (FPI), Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, dan PA 212, untuk FUI tidak ikut karena bukan bagian dari GERAK lagi, termasuk Sekjen FUI, Muhammad Al-Khaththath juga tidak terlihat.

“FUI sudah tidak sejalan lagi dan sudah menyatakan sikap seperti yang tertulis dalam spanduk yang terpasang di Flay over, para tokoh GNPF kecewa dengan sikap yang ditunjukan FUI.” Jelas Bernard kepada awak media. Jakarta Pusat, Rabu (26/6/2019).

Masih kata Bernard. Spanduk FUI terpasang di JPO depan patung kuda yang merupakan lokasi aksi, dimana dalam spanduk tersebut FUI sudah menyatakan sikap untuk mendukung apapun yang diputuskan oleh MK terkait sengket Pilpres 2019.

“Bukan hanya itu tetapi kami yang tergabung dalam GERAK mengadakan sholat bersama agar apapun yang di putuskan MK berjalan lancar, demi NKRI yang damai, aman dan tentram” Harapnya,

Tambahan bahwa Forum umat islam, dan Rakyat Indonesia sudah cerdas dan patuh hukum dan perlu kita dukung sepenuhnya keputusan MK dalam Sengketa pilpres 2019. (Fran/andre).

Ormas Yang Tergabung “GERAK” Mendukung Putusan MK Terkait Sengket Pilpres 2019.

0

JIB | Jakarta- Seluruh ormas yang tergabung Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat untuk Keadilan dan Kemanusiaan atau Gerak melakukan unjuk rasa di Jalan Medan Merdeka Barat, sampai kamis (27/06/2019) esok, untuk melihat keputusan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) atau sengketa hasil Pilpres 2019.

Bernard Abdul Jabar Sekretaris PA 212, menjelaskan sejumlah ormas yang tergabung Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat atau di singkat “GERAK” salah satunya yakni Front Pembela Islam (FPI), Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, dan PA 212, untuk FUI tidak ikut karena bukan bagian dari GERAK lagi, termasuk Sekjen FUI, Muhammad Al-Khaththath juga tidak terlihat.

“FUI sudah tidak sejalan lagi dan sudah menyatakan sikap seperti yang tertulis dalam spanduk yang terpasang di Flay over, para tokoh GNPF kecewa dengan sikap yang ditunjukan FUI.” Jelas Bernard kepada awak media. Jakarta Pusat, Rabu (26/6/2019).

Masih kata Bernard. Spanduk FUI terpasang di JPO depan patung kuda yang merupakan lokasi aksi, dimana dalam spanduk tersebut FUI sudah menyatakan sikap untuk mendukung apapun yang diputuskan oleh MK terkait sengket Pilpres 2019.

“Bukan hanya itu tetapi kami yang tergabung dalam GERAK mengadakan sholat bersama agar apapun yang di putuskan MK berjalan lancar, demi NKRI yang damai, aman dan tentram” Harapnya,

Tambahan bahwa Forum umat islam, dan Rakyat Indonesia sudah cerdas dan patuh hukum dan perlu kita dukung sepenuhnya keputusan MK dalam Sengketa pilpres 2019. (Fran/andre).

Seorang Ayah Kandung Tega Meniduri Putrinya Sendiri Sambil Merekam Aksi Bejatnya

0

JIB | SURABAYA,- Entah setan apa yang merasuki EL (38) hingga tega menyetubuhi anak kandungnya sendiri yang masih berusia 13 tahun yang masih berstatus pelajar SMP di rumah kontrakan di daerah Wiyung Surabaya, pada tanggal 2 Mei 2019.

Kejadian tersebut terjadi disaat kondisi Bunga (nama samaran) sedang sakit. Sedangkan ibu tiri korban dengan adiknya ada di Malang.

Tidak hanya menyetubuhi saja, tersangka yang sudah gelap mata, juga merekam aksi bejatnya yang tengah menyetubuhi anak kandungnya tersebut dengan kamera ponsel miliknya.

Awalnya, korban yang sakit, dipijiti oleh tersangka yang tidak lain adalah ayah kandungnya. Tersangka meminta korban untuk hanya menggunakan sarung saat dipijit.

Tetapi korban tetap menggunakan celana dalam dan bra. Setelah dipijit oleh tersangka, korban tertidur. Tidak berselang lama, korban merasakan perutnya sakit.

Alangkah kagetnya korban, ternyata ayah kandungnya telah menyetubuhinya dan saat korban tersadar dari tidur, tersangka dalam posisi mengeluarkan alat kelaminnya dari vagina korban.

Atas adanya laporan kejadian tersebut, pada hari Sabtu (22/06/2019) sekitar pukul 15.00 WIB, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya melakukan penangkapan terhadap tersangka.

Dihadapan petugas, tersangka mengakui segala perbuatannya yang telah menyetubuhi putri kandungnya tersebut. Tersangka akan dijerat dengan Pasal 81 UU RI No. 35 Th 2014 Ttg Perubahan UU No. 23 Th 2002 Ttg Perlindungan Anak. (Dre)

Sum: beritapolisi.net

Pembakaran Sampah Pemicu diLalapnya Bangunan Workshop Otomotif SMK Abdi Negara Oleh Sijago Merah

0

JIB | Kabupaten Bekasi,– Workshop otomotif SMK Abdi Negara di Kp.Cikoronjo RT 002/004 Desa Sindang Mulya Kecamatan Cibarusah terbakar, Rabu (26/06/2019) pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

Kasie Humas Polsek Cibarusah, Aiptu Tri Rianto menjelaskan setelah mendapat laporan, petugas kepolisian langsung bergerak ke lokasi kejadian dan memanggil petugas pemadam kebakaran.

“Berdasarakan keterangan saksi-saksi, dugaan sementara kebakaran dipicu pembakaran sampah tepat disamping workshop otomotif tersebut,” kata Aiptu Tri Rianto.

Akibat peristiwa itu atap bangunan workhop otomotif SMK Abdi Negara beserta isinya ludes terbakar. Api dapat dipadamkan dengan bantuan 3 Unit mobil pemadam kebakaran.

“Kerugian material terdiri dari atap bangunan, barang-barang pribadi dan mimbar. Kerugian sementara diperkirakan mencapai lima juta lima ratus ribu rupiah,” tuturnya.

Saat ini, petugas kepolisian telah memasang garis polisi di lokasi bangunan yang terbakar dan masih mendalami penyebab utama terjadinya peristiwa itu.

“Polisi juga turut mengamankan barang bukti berupa satu buah korek api merk tokai warna hijau,” kata dia. (Dre).

Timnas U -16 Evaluasi Pasca Uji Coba Lokal Askab Bekasi Selection

0

JIB | Cikarang, Kabupaten Bekasi, –Usai menjalani uji coba kontra Askab PSSI Bekasi Selection, Sabtu kemarin (22/6/2019), Tim Nasional U-16 asuhan pelatih kepala Bima Sakti lanjut melakukan latihan rutin sekaligus seleksi di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bima masih melihat ada yang harus di evaluasi dari timnya. Rabu (26/06/2019)

Pada pertandingan tersebut, timnas U-16 menang tipis 2-1. Dua gol dicetak oleh Muhammad Valeron dan Ade M. Nur Saitua.

“Latihan hari ini lebih kepada perbaikan permainan tim, berkaca pada uji coba kemarin. Saat pertandingan banyak momen yang tidak bisa dimanfaatkan anak-anak. Misalnya saat harus melakukan transisi, dan penyelesaian akhir,” buka Bima.

Meski begitu, diakui oleh Bima, para pemainnya sudah memperagakan permainan apik dan terlihat sudah lebih baik. “Mereka semua ini kebanyakan pemain yang ditempa dari kompetisi Elite Pro Academy PSSI U-16, jadi sudah terbiasa dengan pertandingan. Gol-gol yang terjadi prosesnya bagus semua. Mereka berani build up dari belakang dan melakukan transisi dengan yang baik,” jelasnya.

Untuk itu, Bima kembali rutin melakukan latihan. “Saat ini saya masih terus melihat dan memantau pemain-pemain, apalagi yang baru datang, usai Sabtu kemarin uji coba, ada banyak evaluasi yang harus dibenahi tim ini. Dari situ nanti kami lihat pemain-pemain mana yang lanjut atau tidak,” katanya.

“Selain itu, pada seleksi kali ini pilihan pemain sudah mulai mengkrucut dibanding TC pertama, dan secara spesifik kita lagi melihat kemampuan para pemain, apalagi di bulan Juli kami sudah intens melakukan pemusatan latihan,” tambahnya.

Bima menilai seleksi kali ini untuk melihat potensi beberapa pemain baru. “Ya, ini seleksi kita ingin melihat pemain yang baru. Tapi pemain lama bukan jaminan akan lanjut,” ujarnya. “Bisa saja pemain baru nanti kalau kemampuannya lebih baik dan punya potensi, mungkin bisa menggantikan pemain yang lama,” sambungnya.

Bima mengaku terbantu dengan adanya gelaran kompetisi Elite Pro Academy U-16 yang sedang dijalankan PSSI saat ini. Bahkan menurutnya, pemain yang saat ini sedang berkompetisi bisa terpantau oleh dirinya dan tak menutup kemungkinan dipanggil ke timnas.

“Jadi pemain yang dipanggil kemarin atau belum terpantau bisa terpanggil bulan Juli nanti. Mereka bisa untuk melengkapi untuk regulasi 23 pemain,” katanya. “Kita sudah punya kerangka tim dari seleksi kemarin di bulan puasa. Seleksi kemarin kita dapat setidaknya 28 pemain. Nantinya kita ciutkan lagi menjadi 23 pemain dan kita harap mereka bisa tunjukkan performanya,” tambahnya.

Akhirnya, Bima berpesan kepada para pemain, supaya mereka bisa tetap berlatih dengan baik. “Mereka harus menjaga performa dan konsisten agar kualitasnya tidak digantikan dengan pemain yang baru datang (seleksi),” tutupnya. (Dre)

Sum: Pssi.org

Kecelakan sepeda motor dengan kendaraan tidak dikenal di Jalan Raya Lambang Sari depan yayasan An Nadwah Tambun Selatan

0

JIB |Tambun Selatan, Bekasi,- Kecelakan sepeda motor dengan kendaraan tidak dikenal di Jalan Raya Lambang Sari depan yayasan An Nadwah Tambun Selatan, Bekasi.

Kecelakaan tersebut terjadi kemarin pukul 09:45 Wib, berlokasi Depan Yayasan An Nadwah di Jalan Raya Lambang Sari, Desa lambang sari, kecamatan Tambun Selatan. Kabupaten Bekasi.

Sepeda motor ber-plat nomor polisi B-6271-FGB yang dikendarai oleh Zaki Fauzia (Korban).
Alamat jalan Bima Asri Duku Bima Lambang Sari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Selasa (25/06/2019)

Menurut keterangan dari saksi MB (53) saat dimintai keterangan oleh pihak kepolisian Polsek Tambun, “kronologi saat terjadinya kecelakaan tersebut, saksi sedang stem mobil (carwash), depan tempat kejadian perkara terdengar suara benturan pas di lihat sudah ada korban tergeletak bersama dengan sepeda motornya, kemudian di dekatin dan minta pertolongan kepada warga yang lainnya selanjutanya korban di bawa ke rumah sakit umum daerah Kabupaten Bekasi”. Ujarnya

Dalam kejadian kecelakaan tersebut anggota Polsek Tambun mengamankan barang bukti sepeda motor milik korban, serta menghubungi Laka Polres Metro Bekasi Kota. (Andre)

Ketua Dewan Pers Ibaratkan Informasi Seperti Oksigen

0

JIB | Jakarta,- Perkembangan teknologi informasi kini menjadi kunci pemenuhan kebutuhan masyarakat saat ini. Namun, selalu ada tantangan bagi yang menerima maupun yang menyampaikan informasi melalui teknologi tersebut.

Ketua Dewan Pers Periode 2019-2022, Muhammad Nuh mengibaratkan informasi seperti oksigen. “Setiap orang tentu membutuhkan oksigen untuk bernafas. Namun, setiap orang mendapatkan ogsigen dengan cara yang berbeda-beda,” ungkapnya melalui Program Tok Tok Kominfo Kepoin Dewan Pers, di Gedung Dewan Pers, Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (25/06/2019).

Menurut Nuh, layaknya oksigen saat ini setiap orang pasti membutuhkan. Meskipun demikian, Ketua Dewan Pers menekankan persoalan bagaimana menerima informasi.
“Intinya kita itu butuh informasi, esensinya itu. Oleh karena itu, sering saya istilahkan informasi itu ibaratnya oksigen, semua orang butuh oksigen. Tinggal bagaimana persoalannya, gimana saya bisa dapat oksigen itu,” kata M Nuh.

Mantan Mendikbud itu kembali mencontohkan, informasi ibarat oksigen itu harus yang murni. Artinya, oksigen yang murni dan tidak terkontaminasi. Jika ada oksigen yang terkontaminasi, maka setiap orang bisa memfilter atau memilah dan memilih.
“Jadi ilustrasinya seperti itu. Oleh karena itu, kita sekarang sudah masuk pada era masyarakat yang berbasis informasi dan pengetahuan. Maka, mau tidak mau, yang namanya informasi itu jadi ruh nya,” jelasnya
Menurut M. Nuh, jika setiap orang meletakkan informasi sebagai ruh dalam pribadi masing-masing, maka informasi yang dikatakan baik, haruslah berbasis pada data.

“Semuanya (informasi) harus basisnya data. Dari data ini kalau diolah jadi informasi, (dari) informasi ini kalau dicari keterkaitan antara informasi yang satu dengan informasi yang lain, nanti jadinya knowladge (pengetahuan),” tegasnya.

Melalai penjabaran esensi informasi berbasis data, kemudian menghasilkan pengetahuan, M. Nuh menyatakan, informasi tersebut akan berkembang menjadi wisdom (kebijaksanaan).

“Kalau kita cari keterkaitan dengan perkembangan masyarakat di era sekarang ini, maka motornya itu ilmu pengetahuan, kreatifitas dan inovasi. Karena untuk kreatif itu harus punya imajinasi,” tuturnya. (Dre)

Keputusan Yang Diambil Oleh MK Bersifat Final Demi Menjaga Kestabilitas NKRI

0

JIB | Jakarta – Pesta Demokrasi Bangsa Indonesia yang diadakan secara serentak di seluruh Nusantara oleh Lembaga Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat, bahwa banyak polemik dinamika Salam pelaksanaan pesta Demokrasi di Indonesia, selasa. (25/06/2019).

Pesta Demokrasi yang terjadi dimulai dari tidak terimanya beberapa kelompok pendukung Calon Presiden terhadap kekalahannya dalam pemungutan suara sangatlah meresahkan. Sikap tidak Fair dalam sebuah kontestasi politik inilah yang akan mencoreng demokrasi negeri tercinta yaitu NKRI.

Mahkamah Konstitusi dimana sebagai Lembaga Tertinggi Negara yang bertanggung jawab dalam mengawal jalannya konstitusi di Negara ini sedang menjadi sorotan publik setalah pasca pemilu 2019.

Dengan ada permasalahan tersebut Ormas GMBI wilter Jakarta GMBI Wilter DKI di ketuai oleh M. Anton disapa Bang Toton, angkat bicara. Kami tidak ingin melepaskan pandangan kami dari lembaga ini. Kami ingin semua proses persidangan yang akan disidangkan terkait kasus sengketa pemilu pilpres 2019 dapat berjalan dengan baik tanpa ada intervensi dari pihak manapun baik itu menggunakan kekuatan politik ataupun menggunakan tekanan massa.

“Sidang sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) dilaksanakan tanggal 14 s.d 28 Juni 2019.” Kata GMBI Wilter DKI M. Anton disapa Bang Toton,

Toton menjelaskan, Sementara Selasa 11 Juni kemarin, telah dimulai dengan tahap registrasi permohonan sengketa pada pilpres 2019. Gugatan yang masuk ke MK adalah bukti tidak terimanya salah satu paslon capres dan cawapres terhadap hasil pemilu.

“Hal yang wajar dalam konteks demokrasi karena mempergunakan saluran dan prosedur hukum sebagaimana diatur dalam perundang-undangan.” Jelas, toton panggilan sehari-hari.

Hal itu Anton, bahwa MK adalah Lembaga Tertinggi Negara yang mengawal jalannya konstitusi di negeri ini oleh karena itu semua pihak-pihak yang berkepentingan dalam hal gugat menggugat hasil pemilu ini tidak boleh mengintervensi apa yang akan diputus oleh MK.

“Keputusan yang diambil oleh MK dalam bersifat final dan mengikat semua pihak dan tidak dapat diganggu gugat. Oleh karena itu siapa pun yang mencoba mengintervensi hasil keputusan MK akan berhadapan dengan Kami dalam mendukung Keptusuan MK dan Kebijakan Pemerintah.” Jelasnya.

Ajaknya Anton kepada lapisan masyarakat, Mari kita sudahi kekisruhan yang terjadi belakangan ini oleh karena itu kami GMBI Wilter Jakarta menyatakan Sikap :

1.Kami GMBI Meminta kepada seluruh Yang Mulia Hakim Mahkamah Konstitusi untuk memutuskan
perkara sengketa pilpers ini dengan seadil-adilnya berdasarkan ketentuan
aturan perundang-undang yang berlaku.

2. Hakim MK tidak boleh diintervensi oleh sekelompok kepentingan atau elit
politik tertentu dan jangan pernah takut untuk menyampaikan kebenaran yang
diamanatkan oleh konstitusi kita.

3. Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk mematuhi
apapun keputusan MK nantinya bahwa itu adalah keputusan yang tepat dan
terbaik berdasarkan aturan konstitusi.

4.Kami juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mengedepankan rasa
persaudaran sesama anak bangsa agar tidak terprovokasi oleh oknum-oknum
yang ingin memecah belah serta menolak Kerusuhan.

5. GMBI mendukung Aparat Keamanan TNI dan Polri dalam menjaga Stabilitas keamanan.

Aksi-aksi itu dalam bentuk respon atau menolak keputusan MK tidak layak dan tidak tepat untuk demokrasi kita, karena itu dapat mencoreng demokrasi kita. Karena langkah yang diambil oleh tim prabowo-sandi sudah sesuai arah konstitusi Oleh karena itu juga apapun hasil yang akan diperlukan oleh MK itu adalah hasil kemenangan rakyat. (Red)

Kecelakaan Maut Truck Tronton Tabrak Pengendara Roda Dua Di Tambun Selatan Bekasi

0

JIB | Kabupaten Bekasi,- Kecelakaan maut menimpa seorang pengendara sepeda motor asal Klaten di Depan Medland, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Selasa (25/06/2019)

Menurut saksi yang berada di lokasi kejadian pukul 02:30 Wib, HB (40) saat dimintai keterangan oleh pihak kepolisian Polsek Tambun mengungkapkan. Saat itu berawal pengendara sepeda motor Yamaha Mio nomor polisi B 6144 TEE yang di kendarai Henri Jatmiko Sindi Utomo (20) tahun (Korban) Pemuda asal Karang Ploso Rt 001 Rw 010 Desa Jarum, Kecamatan Mbayat, Kabupaten Klaten, bergerak dari arah timur ke barat berada dilajur sebelah kiri.

“Setiba di Tempat kejadian Depan Medland, Jalan Sultan Hasanudin Desa Tambun Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi. Hendri (korban) hendak berputar arah ke Cibitung dan tertabrak Mobil Truck Tronton nomor polisi D 8076 DZ yang dikendarai Tatang Ruswana (47) tahun yang berada dilajur kanan, sehingga kecelakaan mengakibatkan korban luka dikepala bagian rahang”. Ungkapnya

Dalam kejadian musibah tersebut anggota kepolisian dari Polsek Tambun yang berada di lokasi gerak cepat membantu korban untuk mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Umum Daerah Cibitung.

Naasnya saat dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Umum Daerah Cibitung korban sudah mengembuskan nafas terakhir (meninggal dunia) di perjalanan ke RSUD Cibitung.

Anggota Kepolisian dari Polsek Tambun Kabupaten Bekasi Mengamankan pengemudi Truck Tronton TR (47) dan mengamankan Barang Bukti Sepeda Motor korban dan Truck Tronton yang menabrak korban.

Sampai saat ini Perkara tersebut dilimpahkan ke laka Polres Kabupaten Bekasi, team Dua (2), Bripka Andik dan masih dalam penanganan laka Polres Bekasi. (Andri)

Pelepasan Sepeda Santai Dan Gerak Jalan Oleh Bupati, Di Acara Hut Bhayangkara Ke 73 Kepolisian Resort Metro Bekasi

0

JIB | Kabupaten Bekasi – Kepolisian Republik Indonesia dalam dekat ini, memeriahkan acara Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke 73, Salah satunya Kepolisian Resort Metro Bekasi gelar olahraga bersama muspida di depan halaman Kepolisian Resort Metro Bekasi. Selasa (25/6/2019).

Dalam acara pembukaan pelepasan peserta sepeda santai dan gerak jalan dalam rangka meperingatan HUT Bhayangkara ke 73 yang jatuh setiap tanggal 1 Juli, oleh Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, Dandim 0509 Letkol ARH Jimmy Hutapea dan Kasdim 0509, Kepala Kejaksaan Negeri Cikarang, Ketua Pengadilan Negeri Bekasi serta Kepala Lembaga Pemasyarakatan Bekasi dan unsur Muspida dan Jajaran Polres Metro Bekasi.

Kombes Pol Candra Sukma Kumara Kapolres Metro Bekasi mengatakan alhamduillah Acara pelepasan sepeda santai dan gerakan jalan untuk memeriahkan Ulang Tahun Bahayangkara ke-73, sangat penting sinergitas seluruh pemangku kepentingan dalam mengayomi dan melayani masyarakat kabupaten Bekasi bisa terlaksana.

“Sinergitas bersama pemangku kebijakan dan masyarakat, memberikan rasa nyaman dan tentram, karena TNI – Polri dan ASN milik masyarakat,” jelasnya.

Candra juga, dalam kegiatan olahraga bersepeda dan jalan santai memberikan pembagian doorprize, kepada para pemenang.

Bupati Bekasi H Eka Supria Atmaja SH menyampaikan Pagi tadi saya memenuhi undangan pak Kapolres Metro Bekasi untuk hadir dan sekaligus melepas peserta sepeda santai dan gerak jalan dalam rangka meperingatan HUT Bhayangkara ke 73 yang jatuh setiap tanggal 1 Juli.

“Semoga acara pelepasan sepeda santai dan gerakan jalan dalam rangka HUT Bhayangkara 74 ini bisa menyatukan dan menumbuhkan rasa kedamaian serta meningkatkan kerjasama dalam sinergitas TNI – Polri dan ASN dalam menyelesaikan suatu permasalahan” Papar, eka kepada awak media. (Endang)

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -