Sunday, April 5, 2026
Home Blog Page 491

PDIP, PPNU, LPK & Kornas ProJo Indonesia Terjun ke Lokasi Banjir

0

JIB | Tambun Selatan, Bekasi-Hujan lebat pada Senin (26/11/2018) siang membuat sejumlah wilayah di Kabupaten Bekasi terendam banjir. Seperti di Perumahan Taman Puri Cendana, Desa Tridayasakti, Tambun Selatan dan Perum Puri Insani Tegal Danas, Kabupaten Bekasi.

Menanggapi kejadian itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi Soleman, Ketua Umum Pemuda Pelopor Nahdlatul Ulama (PPNU) Doni Ardon, Ketua Lembaga Pemberantasan Korupsi (LPK) Asep Saepulloh dan Koordinator Nasional Pro Jokowi (Projo) Indonesia, Razali Ismail Ubit langsung terjun ke lokasi banjir untuk memantau wilayah tersebut.

Warga Perum BCM Sukadami Banjir Sampai Betis Orang Dewasa

0

JIB | Cikarang Selatan, Bekasi-Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), memprediksikan curah hujan yang menunjukan bahwa sebagian wilayah pulau Jawa akan di guyur hujan selama beberapa pekan terakhir yang menimbulkan dampak bencana hidrometeorologi seperti genangan air, banjir dan juga longsor.

Salah satu daerah yang terkena dampak hujan lebat adalah Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. Hujan berintensitas tinggi mengguyur dan menggenangi jalan – jalan utama perumahan Bumi Cikarang Makmur (BCM), dengan PT Usaha Bumi Makmur selaku pengembang yang berada di Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi Jawa Barat tersebut, Senin, (26/11/ 2018).

“Kawasan Perumahan yang paling parah terkena dampaknya,” kata Kepala rukun tetangga 012/014, Sucipto.

Sucipto menjelaskan, keadaan banjir seperti di terjang tsunami kecil yang tumpah di jalan. Air merendam jalan utama setinggi betis orang dewasa, sehingga tampak seperti sungai. Banjir tersebut merendam kendaraan yang melintas di jalan utama dan belakang perumahan. Lorong gang, yang berada di RW 014 blok D, juga terendam. Beberapa tempat sampah dan lainnya bahkan terseret banjir.

Selain jalan utama dan blok D, banjir merendam blok F dan lainnya dengan ketinggian air hingga sebetis orang dewasa. Sucipto mengatakan banjir mengalir cepat dan semua drainase perumahan BCM meluap tidak sanggup menampung luapan air hujan.

“Hampir semua saluran drainase perumahan tidak mampu mengalirkan aliran permukaan sehingga terjadi banjir,” tuturnya.

Selain itu, masih menurut Sucipto, pihak pengembang perumahan seakan tidak memperdulikan nasib para penghuninya, hal ini terbukti dengan hasil evluasi air yang mengalir dari perbatasan Kampung Ciantra, tidak adanya solokan atau kali kecil di pinggir perumahan BCM, seperti kali di blok F yang berbatasan langsung dengan perumahan BIP,” Ungkapnya.

Sucipto juga menambahkan, bahwa adanya solokan, akan tetapi itu pun buatan warga sendiri dengan cara gotong royong membuat solokan tersebut, dan itu juga sudah dangkal di karenakan longsoran dari atas tanah kampung Ciantra.

“Jika di evaluasi mundur, hal ini terjadi karena perencanaan pembangunan (red-deplover) yang tidak membuatkan solokan tersebut pak,”katanya.

Sucipto juga menegaskan, bahwa ia tidak menyalahkan kiriman air hujan dari Blok lain atau pun kampung atas (Ciantra), akan tetapi lebih kepada persiapan pengembang yang dalm hal ini adalah, fasilitas solokan perbatasan Perumahan dan Kampung atas.

Hal senada di ungkapkan Rudi, salah satu warga perumahan BCM yang merasa kurang nyaman atas fasilitas yang di berikan pihak pengembang kepada dirinya.

“Jelas ini tidak nyaman sekali,sekarang hanya sebetis orang dewasa, mungkin kedepannya sudah perut orang dewasa. Apa lagi rencana adanya pembangunan unit lagi di area sawah yang selama ini jadi penampungan dan resapan air antara blok C dan D. kalau itu terjadi jelas sudah rumah saya akan banjir setiap hujan kecil atau pun besar,dan bisa jadi ketinggian sebatas perut juga akan terjadi,” pungkas Rudi kesal.(Endang)

Kornas Pro Jokowi Indonesia dan Ketua DPC PDIP Kab Bekasi Tinjau Lokasi Banjir di Tambun

0

JIB |Tambun Selatan, Bekasi-Koordinator Nasional Pro Jokowi Indonesia, DR. Razali Ismail Ubit didampingi PDIP Kabupaten Bekasi Soleman, S.E meninjau lokasi banjir di perumahan Taman Puri Cendana, Tanbun selatan, Senin (26/11/2018).

Kandidat Wakil Bupati Bekasi dari Partai Golkar dan Soleman itu langsung menuju empat lokasi RW yang terkena banjir di Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Soleman kepada jurnalindonesiabaru. Com, menjelaskan Begitu dapat info warga barusan, saya langsung datang ke lokasi untuk melakukan penanganan cepat. Bila memungkinkan alat berat kita datangkan untuk mengangkat material yang terbawa air, bukan itu kita juga sudah menelpon pegawai PUPR Kabupaten Bekasi agar segera menangani Kali atau sungai yang ada di Tridaya.

“Intinya, semuanya bergotong-royong dan bekerja maksimal, bekerja cepat, untuk memulihkan situasi yang banjir” Jelasnya.

Tiga lokasi yang terdampak banjir merupakan daerah dekat Sungai Tridaya. Akibat banjir tersebut ada 80 rumah di tiga lokasi yang terdampak. Meski tidak berdampak parah namun membuat warga khawatir.

“Sebagian besar kemasukan air dan pasir. Insya Allah air cepat menyusut dan aktivitas warga dapat berjalan normal pada esok hari” kata Soleman.

Dari pantauan media Jurnalindonesiabaru.com, Soleman mengantisipasi luapan banjir dengan menggerakkan warga untuk melakukan langkah teknis penanganan.

Selain itu, Soleman meminta kepada semua aparat desa dan kecamatan terus memantau pengelolaan lahan di wilayahnya.

“Dinas PUPR juga saya hubungi agar segera mengalokasikan pembangunan turap penahan banjir, sehingga air tidak meluap ke pemukiman warga,” tutupnya. (Red)

Acep Suparta : “Penyelewengan Rasta Desa Banjarsari Itu Tidak Benar”

0

JIB | Sukatani, Bekasi –
Acep Suparta mengklarifikasi terkait terjadinya penyelewengan beras rasta yang ada di Desa Banjarsari, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi.

Dalam surat pernyataan Acep Suparta mengklarifikasi yang sesungguhnya tentang terjadinya isu dimasyarakat terkait penyelewengan beras rasta di Desa Banjarsari, bahwa semua itu tidak benar adanya.

“Semua itu tidak benar (Hoax),”ucapnya.

Kepala Desa Banjarsari Eri Akadarmadi sangat kecewa terhadap adanya isu kurang sedap yang menyebar di wilayahnya.

“Saya sendiri mengklarifikasi dibawah ternyata tidak ada barang bukti, sementara yang selaku narasumber (Acep Suparta) sudah saya konfirmasi bahwa semua itu tidak benar,”ucapnya kepada awak media Sabtu (24/11/18)

Masih kata Eri Akarmadi selaku kepala desa juga sangat menyayangkan bahwa isu ini sudah menyebar tetapi sudah bisa diklarifikasi dengan dibuatnya surat pernyataan bahwa semua ini tidak benar.

“Dalam hal ini saya juga meminta kepada lapisan masyarakat untuk sementara ini berita itu adalah Hoax tidak benar adanya,”terangnya

Eri Akadarmadi juga menambahkan yang menyebarkan isu Dimedsos atas nama SN adalah lawan politik saat di pilkades 26 Agustus 2018.

“Kuat diduga SN ini mengarah keranah politik sewaktu pelaksanaan pilkades dibulan Agustus kemarin,”tambahnya (Usan)

Kades Banjarsari Eri Akadarmadi: “Gelar Musyawarah Dusun”

0

JIB | SUKATANI, BEKASI –
Kepala Desa Banjarsari Eri Akadarmadi mengadakan acara Musyawarah Dusun (MusDus) di Desa Banjarsari, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi. Sabtu (24/11/18). Dalam rangka penjaringan aspirasi masyarakat dalam mendukung rencana pembangunan jangka menengah desa (RPJMDES).

Acara yang dihadiri oleh pendamping desa dan para pegawai desa Banjarsari ini. Kepala desa Banjarsari Eri Akadarmadi Kepada Jurnalindonesiabaru.com
mengatakan untuk menyerap aspirasi penyerapan anggaran di RPJMDES 2018 sampai dengan 2024.

“Nantinya skala prioritas untuk di Rencana Kerja Pemerintahan Desa (RKPDes) 2019, 2020, mana juga yang sekalanya tidak mampu dikelola oleh dana desa kita ajukan di Musrembang Kecamatan dan Kabupaten,” jelasnya

Eri Akardamadi juga menambahkan bahwa acara MusDus ini sangatlah penting untuk acara dasar dalam menyikapi aspirasi masyarakat yang sifatnya mana saja yang perlu dipioritaskan.

“Jadi yang kita usung sikap transfarasi, sesuai dengan apa yang di inginkan dan dibutuhkan oleh masyarakat kita,”tambahnya.(Usan)

Sekjen MOI Kab Bekasi: Media Online Yang Tergabung Di MOI Harus Berbadan Hukum

0

JIB | Surakarta, Jawa tengah- Trendnya media massa online di era digital saat ini memudahkan masyarakat dalam mendapatkan informasi yang di butuhkan, trend saat ini adalah dengan banyaknya media online baru yang menyajikan berbagai macam informasi dengan cepat melalui website.

Dengan semakin mudahnya mengakses website dan portal media online di internet, juga kemudahan untuk membuat sebuah portal media dalam waktu yang singkat.

Ramainya media online di Nusantara dimanfaatkan seseorang atau kelompok tertentu untuk melakukan kegiatan jurnalistik atau pencari Berita (Wartawan).

“Kondisi ini tentunya kurang bisa dikontrol secara maksimal oleh pemerintah,” ungkap Sekjen DPC MOI Kabupaten Bekasi, selaku Pimpinan Redaksi Jurnalindonesiabaru.com dan sekaligus Ketua Lembaga Pemberantas Korupsi Kabupaten Bekasi Asep Saepullah Kepada wartawan Mitra News di Hotel Sunan Surakarta di sela-sela acara Workshop Partai Golkar se-Jawa tengah. (24/11/2018).

Asep melalui pesan suara WAG kepada wartawan, pemilik media online, LSM, ormas, aparatur di Kabupaten Bekasi. Atas alasan tersebut, program jangka pendek DPP MOI akan mendampingi penuh media online yang tergabung di MOI, media online yang tergabung di MOI agar berbadan hukum pers.

“Program pendampingan DPP MOI, nantinya dalam bentuk meminimalisasi biaya pengurusan dan fasilitasi notaris,” terang Asep Saepullah Sekjen MOI di hotel Sunan Surakarta.

Di tempat terpisah Ketua Umum DPP Media Online Indonesia di singkat MOI, Rudi Sembiring saat Munas I MOI di Hotel Grand Cempaka, Jakarta. Target MOI d tahun depan, sebanyak 300 media online anggota MOI akan berbadan hukum PT dan menjadi konstituen Dewan Pers Nanti.

Hal yang sama di katakan, ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo, sangatlah mendukung program yang di lakukan oleh media online salah satunya organisasi MOI.

“Sebanyak 2000 media online yang tercatat di Dewan Pers. hanya sekitar 211 media yang sesuai dengan norma-norma jurnalistik dan memiliki kelayakan sebagai perusahaan berbadan hukum,” Jelasnya.

Menurutnya, Berdasarkan Surat Edaran Dewan Pers tahun 2014 tentang pelaksanaan UU Pers dan Standar Perusahaan Pers, media online yang melakukan kegiatan jurnalistik harus berbadan hukum sesuai standar perusahaan Pers. Badan Hukum Indonesia yang dimaksud bisa berbentuk Perseroan Terbatas (PT) atau badan-badan hukum lainnya yang dibentuk berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan badan hukum lainnya, seperti Yayasan atau Koperasi.

“Jika keberadaan media online telah berbadan hukum pers, tentu memudahkan dewan pers dalam melakukan pegawasan,” Tutupnya.

Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia mempunyai kewenangan untuk memblokir situs media online yang terbukti menyebarkan berita bohong, hoax, provokatif, menebar kebencian dan memecah-belah persatuan Negara Republik Indonesia (Red)

Sosialisasi Dan Edukasi Bantuan Non Tunai Di Gelar Dinsos Kab Bekasi

0

JIB | KABUPATEN BEKASI – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bekasi melalui Dinas Sosial (Dinsos), memberikan bantuan sosial kepada masyarakat kecil dan menengah, salah satunya dalam kegiatan Sosialisasi dan Edukasi bantuan program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) 2018 di Aula Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Komplek Pemda, Kabupaten Bekasi.

Kepada Jurnalindonesiabru.com, Kepala Dinsos Kabupaten Bekasi, Abdillah Majid mengatakan, ia berharap, Kegiatan Sosialisasi dan Edukasi program BPNT berdampak pada pelaksanaan program BPNT di Kabupaten Bekasi dan tercipta suatu sinergitas antara tim kordinasi Bansos pangan tingkat Kabupaten, tingkat Kecamatan dan tingkat Desa atau Kelurahan serta pendamping program BPNT se-Kabupaten Bekasi, Kamis (22/11/2018).

Sehingga sambung Abdillah, setiap permasalahan yang terjadi pada pelaksanaan program BPNT di Kabupaten Bekasi akan tertangani dengan cepat serta program tersebut menjadi program yang bermanfaat dan berperan besar dalam percepatan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Bekasi.

“Secara khusus ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat yang sudah mendukung pelaksanaan Sosialisasi dan Edukasi di Aula Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Komplek Pemda Kabupaten Bekasi,” katanya, Jumat (23/11/2018).

Selain itu, ucapan terima kasih juga kepada Kementerian Sosial (Kemensos) RI, TP4D Kejaksaan Negeri Cikarang, Polres Metro bekasi, Bulog, serta BNI Cabang Cikarang serta peserta Sosialisasi dan Edukasi yang telah bekerjasama dan hadir pada pelaksanaan Kegiatan Sosialisasi dan Edukasi BPNT ini.

Menurut Abdillah, tujuan dilaksanakannya kegiatan Sosialisasi dan Edukasi program BPNT sangat strategis karena dapat meningkatkan pemahaman perangkat daerah, pengelola agen bank penyalur, dan pendamping BPNT mengenai kebijakan dan mekanisme penyaluran BPNT. Untuk mempersiapkan para pelaksana penyaluran BPNT serta meningkatkan optimalisasi program BPNT kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Kegiatan ini dapat juga memberikan informasi tentang mekanisme pengaduan program BPNT serta meningkatkan literasi keuangan perangkat daerah, pengelola agen bank penyalur dan pendamping BPNT,” ungkapnya.

Ditambahkan Abdillah, perkembangan teknologi seperti saat ini, diharapkan bisa lebih memberdayakan pengusaha kecil menengah dan produsen pangan di daerah yang mampu membuat proses penyaluran bantuan sosial pangan menjadi lebih cepat, tepat dan akurat serta secara akuntabilitas lebih dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya
(Usan)

Kepala Desa Jatireja : Calon Ketua Karang Taruna Harus Berkualitas

0

JIB | Cikarang Timur, Bekasi – Dalam kesempatan rapat minggon bersama seluruh jajaran aparat desa Jatireja Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi di ruangan Desa, pencalonan organisasi kepemudaan Karang Taruna menjadi pembahasan khusus. Kamis (22/11/2018).

Mantri Udi selaku Sekdes dalam memimpin rapat menekankan beberapa tugas pokok kepada seluruh jajaran aparat desa yang harus segera dilaksanakan. Khususnya pembahasan organisasi kepemudaan Karang Taruna yang sudah habis masa baktinya menjadi prioritas penting agar segera dilakukan pemilihan supaya mengahasilkan Ketua Karang Taruna yang berkompetensi dan berkualitas.

“Dalam hal ini tiap dusun agar bisa segera memilih para kandidat pemuda yang bermutu untuk di adakan pemilihan secara demokrasi di bulan Desember mendatang” Jelasnya.

Lain halnya kepala Desa Jatireja terpilih ‘Suwandi’ diruangannya mengatakan, Saya ingin ketua Karang Taruna nantinya Pertama harus yang mengerti cara tulis yang baik atau surat menyurat. Saya tidak mau ketua karang tarunanya bergaya seperti preman. Makanya minimal latar belakang pendidikannya harus SLTA.

Kedua, memiliki pengalaman organisasi, tapi yang tidak terlibat dengan salah satu partai politik. Agar kedepannya bisa sinergi bersama pemerintah desa dalam membangun masyarakat.

Dan yang ketiga, harus berjiwa sosial dan memiliki jiwa agamis agar dalam melaksanakan fungsi tugasnya bisa lebih membangun karakter para pemuda yang kreatip dan bermoral.

“Saya berharap agar semuanya bisa sinergi dalam menjalan tugas dan amanah sebagai steackholder demi membangun Desa Jati reja yang lembih mapan”Tutupnya . (TS)

Di Hari Anak Sedunia Kades Karang Raharja “Serahkan 65 Akte Lahir dan Ajak Para Orang Tua Membuat Kartu Identitas Anak”

0

JIB | CIKARANG UTARA, BEKASI-
Bertepatan dengan Peringatan Hari Anak Sedunia selasa 20 November 2018 Pemerintah Desa Karang Raharja Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi Jawa Barat akan serahkan Enam Puluh lima (65) dokumen akte kelahiran anak kepada Warga serta terus sosialisasikan dan ajak para Orang Tua di Desanya untuk mengurus Kartu Identitas Anak (KIA). Selasa (20/11/2018).

Kepala Desa Karangraharja Suhendra kepada Jurnalindonesiabaru.com
menjelaskan, ajakan ini sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2016 bahwa telah ditetapkan Penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA) sebagai upaya untuk memberikan perlindungan dan kepastian hukum terhadap anak yang lahir di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sehingga diharapkan dengan adanya kepemilikan Kartu Identitas Anak bagi seluruh anak-anak Indonesia khususnya di Desa Karang Raharja, dapat menjamin hak keperdataan anak dalam rangka untuk mengurus hak dan kewajibannya selaku Warga Negara Indonesia.

“Semua anak Desa Karang Raharja mesti memiliki Kartu Identitas Anak, selain kepemilikan Akte Kelahiran, karena identitas ini sangat dibutuhkan untuk anak-anak, dalam memenuhi hak mereka dan hari ini saya juga akan menyerakan dokumen Akte Kelahiran anak kepada Enam puluh lima (65) anak yang telah jadi ,”tambah Suhendra Dikantor Desa Karang Raharja.

Suhendra pun menjelaskan, dengan memiliki Kartu Identitas Anak, selain memiliki identitas sebagai Warga Negara Indonesia yang berumur kurang dari 17 tahun, anak juga diharapkan mendapatkan akses layanan publik yang lebih mudah, seperti membuka rekening bank, berobat di puskesmas atau rumah sakit, mengurus pasport, serta mendapatkan layanan publik lainnya.

Pihaknya akan memprioritaskan Pelayanan pengurusan dokumen yang dibutuhkan para orang tua untuk membuat Kartu Identitas Anak (KIA) selain banyak manfat yang di dapat oleh anak dan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menerapkan semua Kabupaten/Kota di Indonesia memiliki Kartu Identitas Anak. pentingnya Kartu Identitas Anak sebagai identitas resmi anak, bukti diri anak yang berusia kurang dari 17 tahun dan belum menikah.

“Sosialisasi pembuatan KIA ini sangat penting, agar masyarakat mengetahui adanya program KIA ini,” Paparnya.

KIA juga bertujuan untuk meningkatkan pendataan, perlindungan dan pelayanan publik serta sebagai upaya memberikan perlindungan dan pemenuhan hak konstitusional warga Negara Indonesia.

“Untuk itu Suhendra melakukan sosialisasi kepada para Kepala Dusun, ketua Rukun Warga (RW) Ketua Rukun Tentanga (RT) hingga Kader Posyandu untuk mensukseskan program KIA ini,” ungkapnya.(Usan)

Momen Maulid Nabi dan Santunan Yatim Jadi Ajang Silaturahmi Warga dan Pegawai Desa Baru

0

JIB|Cikarang Timur, Bekasi – Majlis Musolla Nurul Anwar dalam perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, menjadi ajang silaturahmi para aparat Desa pengurus baru yang diselenggarakan Minggu malam Senin di kampung Rukem RT. 001/005 Desa Jatireja Kecamatan Cikarang Timur, Bekasi. (18/11/2018).

Dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW yang diketuai oleh Karnaen selaku ketua RT lama, mengundang segenap para tokoh masyarakat dan hampir seluruh jajaran aparat Desa nampak hadir mulai dari Sekretaris Desa (Sekdes), Kepala Dusun (Kadus), Kaur Kesra dan para RT / RW bahkan salah satu kandidat kepala Desa yang kalah juga terlihat ada. Namun sayang, kepala Desa terpilih tidak datang yang diwakilkan oleh Sekdes Mantri Udi beserta jajaran lainnya.

Memang pasca pemilihan kepala Desa dua bulan lalu dengan lima kandidat sempat memanas hubungan antar masyarakat sehingga kurang harmonis dalam keseharian.

Namun dengan adanya momentum perayaan Maulid Nabi dan Santunan Yatim ini jelas terlihat keharmonisan perlahan mulai tercipta suasana kebersamaan.

Dalam sambutan panitia yang diwakili oleh Guru Yogi, menyampaikan ucapan terimakasih kepada masyarakat atas segala bentuk partisipasi sehingga bisa terlaksana acara Maulid Nabi dan Santunan Yatim ini. Yogi berharap, “dengan momen ini, semoga kita kedepan bisa semakin meningkatkan ketaqwaan dan membamgun hubungan silaturahmi antar keluarga, tetangga dan masyarakat.” ujarnya.

Penceramah Ustad Solehudin al Ayubi dari Kapek Kedung Waringin dalam akhir tausyiahnya menyampaikan kesimpulan, “ada tiga golongan orang yang dirindukan oleh nabi. Pertama, orang yang suka berdzikir, orang yang suka sodaqoh jariah dan orang yang suka memulyakan ulama, dalam arti suka ikut bersama rutin mengaji” Singkatnya.

Dalam sela-sela usai acara, tokoh masyarakat sekaligus pengusaha limbah, Karnawi yang familier oleh masyarakat di panggil Haji Dawi sempat mengatakan sedikit kekecewaan, karena lurah tidak datang. “Seumur – umur tempat kita kalau mengadakan acara-acara kaya gini belum pernah di datangi oleh lurah, selalu aja di wakilkan. Ungkap dia dengan bahasa khas nya. [TS]

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -