Friday, February 13, 2026
Home Blog Page 511

Belasan Siswa SD di Cikarang Timur, Kembali Keracunan

0

Gambar, Ilustrasi

“Pihaknya berjanji akan usut tuntas kasus siswa SDN Tanjungbaru 02 dan 03 yang keracunan mie instan bersama Polsek Cikarang Timur dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi”.

Reporter Jurnal Indonesia Baru : Mulyadi.

Cikarang timur, Jurnalindonesiabaru.com –
Baru hitungan Satu bulan 9 warga Cikarang Timur kabupaten Bekasi Jawa Barat keracunan jajanan Es milo kepal, yang mengakibatkan semua korban harus dirawat secara intensif di Rumah sakit kejadin tersbut terjadi (10/07 2018 ) lalu.

Sangat di sayangkan Kejadian keracunan kembali terulang kepada15 Orang siswa SDN 02 dan SDN 03 tanjung baru Cikarang timur diduga para Siswa keracunan Setelah mengkonsumsi jajanan mie instan yang dibeli dari penjaja makanan disekolah dan akhirnya 15 siswa Pun harus dirujuk ke pihak medis guna penyembuhan.

Saat dimintai keterangan oleh Jurnalindonesiabaru.com, Ani Gustini Camat cikarang timur membenarkan adanya kejadian tersebut dan pihaknya berjanji akan usut tuntas kasus siswa SDN Tanjungbaru 02 dan 03 yang keracunan mie instan bersama Polsek Cikarang Timur dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi
Hal tersebut diungkapkannya ketika mengunjungi siswa yang sedang dirawat di RS Anisa, Senin (13/08).

Jumblah ada 15 Orang Siswa SDN 02 dan 03 tanjung Baru menjadi korban keracunan makanan dari 15 siswa yang mengalami keracunan 6 siswa ditangani oleh klinik Nugraha Bakti kondisinya langsung membaik. Sementara 9 siswa lainnya harus rawat secara intensif di Rumah sakit Anisa”katanya

“Dari 9 anak yang di rawat Alhamdulillah yang 7 memiliki BPJS kesehatan sehingga penanganan nya bisa cepat dan maksimal lagi, namun untuk 2 orang tidak memiliki BPJS namun sudah kami urus dan sudah masuk ruangan dan hal tersebut bukan menjadi kendala yang berarti.” tambahnya.

Dengan kejadian seperti ini, Ani menghimbau kepada orang tua murid agar terus menasihati anaknya agar berhati-hati dalam memilih makanan yang dikonsumsinya. “Hal seperti ini kita jadikan pelajaran bersama-sama khususnya orang tua murid yang ada di wilayah Cikarang Timur,” tandasnya.

Aktivis Bekasi Minta TIM Saber Pungli Periksa Panitia Pilkades Jaya Sakti

0

Reporter Jurnal Indonesia Baru : Mulyadi.

Muara Gembong, Jurnalindonesiabaru.com –
Sebanyak 154 Desa di Kabupaten Bekasi akan menghelat Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada 26 Agustus 2018 mendatang Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Mengalokasikan anggaran pemilihan kepala desa sebesar Rp28 miliar. Anggaran hibah tersebut bersumber dari APBD 2018.

“Anggaran tersebut sudah termasuk di dalamnya anggaran untuk honor panitia, sosialisasi, dan logistik,” kata Kepala Bidang Pemerintahan Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bekasi, Benni Yusnandiar.

Setiap Desa juga mendapat dana bantuan, Nilai bantuannya bervariatif, Mulai dari Rp150 juta-Rp350 juta. Besaran anggaran bantuan disesuaikan dengan jumlah hak pilih dan kondisi di tiap Desa.

Tempat terpisah Zaenal Mustofa ketua panitia Pilkades di di hadapan Sekretaris Zaenudin dan Bendaharanya Hamim, Pihaknya mengakui kalau kepanitiaan mengutip anggaran kepada calon kades dan anggaranya untuk pergelaran acara Pemilihan secara mewah

Aktivis Pemantau kinerja Aparatur Negara (PENJARA) Indonesia menemukan pungutan liar yang di lakukan oknum kepanitiaan Pemilihan kepala Desa kepada para calon kades (Calkades ) yaitu di Desa Jaya Sakti Kecamatan Muara Gembong Kabupaten Bekasi.

Hadi Purwanto Alias Jambul Wakil Sekertaris jendral ( Waka Sekjen ) Aktivis Pemantau kinerja Aparatur Negara Indonesia mengatakan kepada jurnalindonesiabaru.com pihakanya menemukan adanya dugaan Pungutan Liar ( PUNGLI ) yang di lakukan Oknum Panitia Pelaksanaan Pilkades dengan secara sengaja dan terang-terangan berani melanggar sekaligus mengangkangi Peraturan Bupati Bekasi Nomor 5 Pasal 6 Tahun 2018 dengan bunyi” bahwa semua pembiayaan pelaksana Pilkades di bebankan pada anggaran APBD Kabupaten Bekasi”.

“Seharusnya Panitia Pelaksana Pilkades Desa Jaya Sakti bisa memberi contoh baik kepada para calon Kades dengan cara menta’ati dan mematuhi Peraturan yang ada di Kabupaten Bekasi” Jelasnya.

Masih kata Hadi menemukan ada indikasi Korupsi dengan cara menyuap serta memungut biaya pelaksanaan pilkades sebesar Rp. 50.000.000 ( Lima Puluh Juta Rupiah ) ke Setiap calon kepala Desa.

Dan lebih parahnya lagi ketua panitia Pilkades Jaya Sakti memberikan Sejumblah uang kepadanya bertujuan agar tidak membesar-besarkan pungutan yang di lakukan oleh kepanitiaan.

Dengan bukti–bukti yang ada pihaknya akan melaporkannya pungutan liar tersebut ke Tim Saber pungli polres Bekasi untuk di proses secara hukum yang berlaku.

Ratusan Anak Muda Cikarang Turun ke Jalan Galang Bantuan, Peduli Gempa Lombok

0

“Barangsiapa yang mengerjakan amal soleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguh-nya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (QS: An-Nahl: 97)

Reporter Jurnal Indonesia Baru : Mulyadi/ Hasrul.

Cikarang Utara, Jurnalindonesiabaru.com -Prihatin dengan kondisi keadaan korban gempa Lombok Nusa Tenggara Barat ( NTB ) kumpulan anak muda Cikarang Utara Kabupaten Bekasi Jawa Barat, yang tergabung dari berabagai komunitas dengan sukarela turun ke jalan mengumpulkan pundi-pundi rupiah untuk membantu meringankan penderitaan para korban.

Menurut Codot kegiatan ini dilakukan Atas rasa kepedulian anak muda Cikarang yang tergabung dari seluruh komunitas anak muda seperti dari anak funk Cikarang, Hijrah, Aksi Cepat Tanggap (ACT), juga dari kalangan Pelajar dan Mahasiswa yang ada di Cikarang utara.

Titik lokasi penggalangan dana dilakukan di Pertigaan lampu merah SGC Jl. RE. Martadinata Cikarang Kota, Cikarang Utara kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Menurut Codot kepada Jurnalindonesiabaru.com, Selain penggalangan dana ini di lakukan di jalan, Seluruh komunitas anak Cikarang mendapatakan bantuan juga dari para donatur dan keluarga yang peduli terhadap korban gempa lombok.

Rencana Besok hari senin (13/08/2018 ) seluruh dana yang sudah terkumpul akan di bawa langsung oleh perwakilan anak-anak cikarang dan komunitas Hijrah ke lombok untuk diberikan ke para korban yang membutuhkan.

“Kami anak-anak Cikarang sangat prihatin dan Peduli kepada korban gempa di Lombok, dengan sukarela walaupun panas terik matahari penuh debu asap kendaraan kami ikhlas turun ke jalan bertujuan semoga dengan aksi kami ini bisa meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Lombok” Kata Codot, minggu ( 12/08/2018) sore.

Semoga kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi seluruh lapisan masyarakat, Oraganisasi kepemudaan lain nya demi meningkatkan rasa kepedulian kita terhadap sesama

“Semoga Dana yang kita kumpulkan bermanfa’at, Selain itu semoga korban Yang belum ditemukan bisa segera ditemukan, untuk yang sakit bisa segera sembuh, Sampaikan Rasa Peduli dan Doa kami kepada Negri Seribu Masjid” Jelasnya.
( MyD/rul )

Swakelola SMAN 1 Pebayuran Anggaran Pusat Bakal “NOMBOK”

0

Pebayuran,
Jurnalindonesiabaru. com –
Pembangunan Infrastruktur yang telah terselenggara di Kabupaten Bekasi banyak yang sudah terealisasikan, baik dari anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) , bantuan Provinsi (BANPROV), maupun anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Berbeda halnya dengan SMAN 1 Pebayuran yang mendapatkan bantuan anggaran APBN atau yang sering di sebuat anggran pusat, untuk pemagaran lingkungan sekolah.

Indarti selaku ketua Pelaksana kegiatan Pemagaran, dirinya mengeluhkan tentang anggaran yang di dapat dari bantuan pusat, karena nilai anggarannya tidak sesuai dengan fisik pembangunan, anggaran yang di dapat hanya senilai seratus juta untuk pemagaran panjang 100 meter dan tinggi mencapai 2 meter.

“Anggaran pemagaran ini dari pusat dengan nominal seratus juta rupiah, dan ini di kerjakan panjang 100 meter dan tinggi 2 meter, Sebenarnya anggaran segitu nggak cukup, tapi kita cukup – cukupin, ya mau bagaimana lagi hutang di material saja belum kebayar” Jelas Indarti kepada media online Jurnalindonesiabaru.com Selasa, (07/08) di kantor sekolah.

Lanjut nya Kita tunggu pencairan yang 30% lagi untuk melunasi hutang di material, yang sudah di dapat baru 70% dan itu pun kita tidak terima nominal seratus juta, kan banyak potongan.

” Pembanguan Pemagaran ini bisa kita yang nombok logikanya begini saja, anggaran seratus juta di pakai pemagaran panjang 100 meter dan tinggi 2 meter, berarti dalam 1 meter kita harus menghabiskan anggran satu juta, atas dan bagian bawah kita memakai Sloof, Bata merah, dan kita pakai Hebel juga, belum lagi untuk biaya tukang, coba mana cukup bang”.Keluhnya. (zw)

Proyek Pembangunan SMPN 5 Cibarusah Langgar UU KIP No 14 Tahun 2008

0

Inilah Para pekerja yang tidak menggunakan alat-alat keamanan atau keselamatan kerja di proyek Pembangunan SMPN 5, Cibarusah, Undang-Undang No. 1/1970 dan No. 23/1992 mengatur mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Reporter Jurnal Indonesia Baru : Dede Supriatna SE.

Cibarusah,jurnalindonesiabaru.com – Pembangunan Unit Sekolah Baru SMPN-5 Cibarusah yang berlokasi di Jalan, irigasi Desa Cibarusah kota kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi, yang di alokasikan dari dana APBD – TA 2018 oleh Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, sebesar Milyaran rupiah alias ngga ada pagu anggaran, kini menjadi sorotan masyarakat dan media di Kabupaten Bekasi. Pasalnya pengerjaan proyek tersebut terkesan tidak transparan terindikasi melanggar Undang-undang Penyediaan Barang dan Jasa maupun Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP), sebab dilokasi proyek tersebut tidak terdapat Papan Nama Proyek.

Dalam papan nama akan tercantum :

  1. Nama Proyek.
  2. Nomor Kontrak Proyek.
  3. Asal / Sumber Anggaran Yang Dipakai (APBN/APBD, dll),
  4. Besar Anggran Proyek, (Nilai Kontrak).
  5. Volume atau ukuran pekerjaan.
  6. Waktu pelaksanaan proyek
  7. Nama perusahaan pelaksana proyek.
  8. Dan Nama Perusahaan Pengawas Proyek (Konsultan).

Saat Reporter Jurnal Indonesia Baru datang ke lokasi pembangunan SMPN 5 Cibarusah bertemu dengan pelaksana pada Jum’at (10/08), berinisial W menuturkan ” bahwa papan proyek belum terpasang karena belum di ambil di pemda dan belum di tanda tangani”ujarnya.

Lanjut W memaparkan, kalau direksi keet, sudah saya bangun dan para pekerja sudah ada di tempat, dan kerjaan sudah sesuai prosedur.

Di tempat terpisah Bangbang warga sekitar menuturkan, Perkejaan pembangunan SMPN 5 Cibarusah, sangat di sayangkan karena dari pondasi aja kurang bagus, di mana besi aja memakai besi banci dan kecil kecil sehingga pondasi awal kurang kuat dan di kwatirkan akan roboh.

Tempat terpisah Sekjen Lembaga Pemberantas Korupsi Kabupaten Bekasi Nurjaya SE. menjelaskan kalau dasarnya seperti Pemasangan papan proyek tidak ada maka seterusnya akan patal, karena Pemasangan papan proyek juga merupakan bagian dan bentuk kepatuhan terhadap Undang – Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Pemasangan papan proyek merupakan bagian dari Implementasi asas transparansi dan akuntabilitas sehingga masyarakat bisa turut mengawasi pelaksanaan proyek tersebut.

“Papan nama bukan lagi sekedar kewajiban pelaksana proyek (kontraktor) untuk membuatnya, tetapi sudah menjadi amanat kontrak kerja pelaksanaan yang sudah disetujui dan Papan nama sudah menjadi hak publik/masyarakat untuk mendapat informasi tentang bagaimana negara menggunakan uang rakyatnya” Jelasnya. (Dede/Red)

HIMAPINDO Hadir di Bekasi, Ribuan Mahasiswa Sepakat Menjadi Pengusaha Sebelum Sarjana

0

Ketua Umum BPP HIMAPINDO Budiyanto dalam sambutannya mengatakan mahasiswa di jaman modern saat ini harus lebih siap menghadapi tantangan jaman dalam persaingan global.

Reporter Jurnal Indonesia baru : Hasrul/ Mulyadi.

Cikarang,Jurnalindonesiabaru.com
– Ribuan mahasiswa di Bekasi ikuti Talk Show Wirausaha dan Deklarasi Himpunan Mahasiswa Pengusaha Muda Indonesia (HIMAPINDO) di Aula Kampus Megah Pelita Bangsa Cikarang Pusat Kabupaten Bekasi, Minggu 11/8/18.

Ketua Umum BPP HIMAPINDO Budiyanto dalam sambutannya mengatakan mahasiswa di jaman modern saat ini harus lebih siap menghadapi tantangan jaman dalam persaingan global terlebih dalam sektor perekonomian.

“Era mahasiswa zaman millenial ini, apapun jurusan kuliahnya, prinsip dasarnya harus mempersiapkan diri menjadi Pengusaha sebelum Sarjana,” ucap pria yang juga CEO Budiyanto Corporation.

Pria yang pernah dinobatkan sebagai Tokoh Peduli Sosial Indonesia 2016-2017 oleh Yayasan Penghargaan Indonesia secara seremoni memberikan bantuan modal pembentukkan 3 buah badan usaha CV yang diberikan kepada 6 mahasiswa yang aktif menjalankan kegiatan di bidang usaha.

“Bantuan biaya pembuatan badan hukum usaha seperti CV atau PT ini diberikan kepada mahasiswa-mahasiswa yang aktif melakukan kegiatan usaha, Hal ini akan kami lakukan terus menerus diseluruh Indonesia dengan menggandeng pengusaha-pengusaha yang peduli akan kemajuan mahasiswa agar mereka menjadi pengusaha sebelum sarjana”, Ungkapnya

Sementara itu, Asep Widiana Mahasiswa STIE Pelita Bangsa yang didaulat menjadi Ketua Badan Pengurus Daerah Himapindo Bekasi Raya merasa bangga bisa bergabung dengan HIMAPINDO, dirinya menjelaskan didirikannya HIMAPINDO agar menjadi solusi mahasiswa untuk melebarkan sayap dalam mengembangkan minat dan bakat untuk menjadi pengusaha, sesuai dengan visi Himapindo menjadi pengusaha sebelum sarjana.

“Secara prinsip Kami akan berusaha menjalankan konsepsi dan metodologi HIMAPINDO dengan semangat menggapai visi membangun kemandirian mahasiswa Indonesia agar menjadi Pengusaha sebelum Sarjana di Bekasi khususnya” Kata Asep sapaan akrabnya.

Tak hanya itu, pihak management kampus STIE Pelita Bangsa, STT Pelita Bangsa dan STAI Pelita Bangsa sangat mengapresiasi adanya organisasi berbasis kewirausahaan, dirinya pun mengungkapkan rasa bersyukur akan terselenggaranya deklarasi dan pelantikan pengurus Himapindo Bekasi Raya di wilayah Kampus Pelita Bangsa, sebab selain bagus dalam pengembangan diri mahasiswa, juga sejalan dengan visi kampus yang memang ingin menciptakan entrepreneur yang handal.

“Kampus Pelita Bangsa membuka sepenuhnya bagi para pihak luar yang melakukan MoU untuk menjadi bagian yang terintegrasi untuk bersama-sama mensupport para mahasiswa generasi emas Indonesia agar memiliki konsep dan mindset menjadi Pengusaha sebelum Sarjana, karena sangat sejalan dengan Visi Kampus Pelita Bangsa menuju Kampus Entrepreneur,” kata Weningken Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan.

Acara ini juga dihadiri oleh Direktur Yamaha Part Motor Indonesia Karawang Sabah Saparian dan Marjanu Priambodo pengusaha muda yang juga masih aktif bekerja di Astra Honda Motor Cibitung serta beberapa pengurus Asosiasi Pengusaha Limbah Industri Indonesia (ASPELINDO). (MyD/rul)

Rapat Evaluasi Akhir PPK dan PPS Kabupaten Bekasi, Berjalan Lancar

0

Cikarang Selatan, Jurnalindonesiabaru.com – Komisi Pemilihan Umum Daerah, KPUD Kabupaten Bekasi hari ini menggelar rapat evaluasi akhir PPK dan PPS Se-Kabupaten.

Bekasi pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018, yang diselenggarakan di Hotel Sahid Jaya Lippo Cikarang, Minggu 12 Agustus 2018.

Agenda ini di ikuti oleh 23 PPK Se-Kabupaten Bekasi juga 187 PPS Se-Kabupaten Bekasi, dimana Setiap PPK yang hadir sebanyak 5 orang plus 1 Kepala Sekretariat PPK, dan Setiap PPS 3 orang plus 1 Kepala Sekretariat.

Muhid sebagai ketua pelaksana acara mengatakan bahwa agenda KPUD Kabupaten Bekasi kali ini adalah avaluasi akhir dari kinerja PPK dan PPS Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018 yang lalu.

“Dimana pelaksanaannya Pilgub pada tanggal 27 Juni 2018 silam tersebut berjalan lancar dan tidak ada kendala apapun, Alhamdulillah juga sukses kita adalah, sukses semuanya” Jelas, muhid saat di wawancarai oleh Jurnal Indonesia baru di tempat acara, Minggu, (12/08) di Hotel Sahid Lippo. (BOY)

Peduli Korban Gempa Lombok SAPMA Kabupaten Bekasi Galang Dana

0

 

“Ketua SAPMA Aria Dwi Nugroho sedang memberikan arahan ke 300, anggotanya tentang bantuan korban Lombok”

Reporter JIB : Mulyadi.

Cikarang Selatan,Jurnalindonesiabaru.com –
Peduli gempa Lombok, Satuan Pelajar Mahasiswa ( SAPMA ) Pemuda Pancasila Kabupaten Bekasi Jawa Barat galang bantuan Dana Untuk Warga NTB (Nusa Tenggara Barat), Lombok yang tertimpa musibah gempa bumi belum lama ini . Kegiatan tersebut merupakan Wujud kepedulian terhadap sesama.

Penggalangan dana di pimpin langsung Ketua SAPMA Kabupaten Bekasi Aria Dwi Nugraha diikuti oleh 300 anggota selain itu turut serta pula Para pengurus organisasi kepemudaan lain yang ada Kabupaten Bekasi.

Adapun lokasi penggalangan Dana dilakukan di wilayah Cikarang fiestival ( Cifest ) Cikarang Selatan dan beberapa titik lain nya dikabupaten Bekasi.

 

Menurut Ari kepada jurnalindonesiabaru.com Selain penggalangan dana ini di lakukan anggotanya dengan cara dor to dor pihak nya mendapatakan bantuan dari para Donatur Rekanan SAPMA yang peduli terhadap korban gempa lombok.

Insya Allah jika tidak ada halangan besok Hari Senin (13/08/2018 ) dana yang Sudah terkumpul langsung kita transfer ke Rekening Pengurus SAPMA lombok Nusa tenggara Barat, Untuk disampaikan langsung kepada korban yang membutuhkan.

kegiatan ini kita lakukan bahwa Organisasi kepemudaan satuan pelajar mahasiswa ( SAPMA ) Pemuda pancasila Kabupaten Bekasi, Sangat prihatin dan Peduli kepada korban gempa di Lombok, kita mendapat informasi bahwa disana banyak kekurangan,” ujar Ari, Sabtu (11/8/2018) malam.

Semoga kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi seluruh lapisan masyarakat, Oraganisasi kepemuda’an lain nya demi meningkatkan rasa kepedulian kita terhadap sesama.

“Semoga Dana yang kita kumpulkan bermanfaat, Selain itu semoga korban Yang belum ditemukan bisa segera ditemukan, untuk yang sakit bisa segera sembuh,” kata Ari (MyD/rul)

Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, Sigap dan Tanggap Tinjau ke Lokasi Pembangunan SMP 3

0

“meninjau kelapangan (lokasi) oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), oleh Benny Sugiarto Prawiro Kabid pembangunan selaku PPK, beserta PPTK, pengawasan dan konsultan, sampai saat ini di nilai sesuai dengan standar dan spesifikasi, belum ada kerugian yang di lakukan pihak rekanan“.

Karang bahagia, Jurnalindonesiabaru.com- pada Hari Kamis kemarin (09/08) tepatnya jam 1.00WIB, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kabupaten Bekasi, datang ke lokasi untuk melihat pembangunan sekolah tingkat pertama (SMPN 3), yang di isukan tidak sesuai dengan standar dan spesifikasi teknis.


Oleh sebab Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Bekasi sangat sigap dan respon untuk meninjau pembangunan gedung unit sekolah baru SMPN 3 Karang bahagia.

Dengan demikian langsung meninjau kelapangan (lokasi) oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, oleh Benny Sugiarto Prawiro Kabid pembangunan selaku PPK, beserta PPTK, pengawasan dan konsultan, sampai saat ini di nilai sesuai dengan standar dan spesifikasi, belum ada kerugian yang di lakukan pihak rekanan.

RK selaku rekanan mengatakan buktinya kepala Dinas PUPR Kabupaten Bekasi sangat respek untuk memerintahkan anak buahnya datang ke lokasi pembangunan SMPN 3 Karang bahagia, untuk mengecek langsung.

“Dan kalau masalah papan proyek lihat saja di direksi keet atau gudang ada kok, bukan itu saja, buku tamu dan yang lain ada silahkan saja, kalau mau namu ada buku tamu silahkan isi” Jelasnya.

RK juga, menambakan dengan adanya pembangunan tersebut bisa mempasilitasi masyarakat dibidang pendidikan, dan jangkauannya lebih dekat untuk anak-anak sekolah, Karena mengurangi rawannya tauran antar sekolah.

“karena di sekitar wilayah Karang Bahagia, khususnya didesa Sukaraya dengan jumlah penduduk yg kurang lebih 30 ribu belum ada sekolah SMPN, makanya di bangun sekolah SMPN 3, untuk mengefesienkan anak-anak sekolah.(Red).

Stay connected

20,120FansLike
2,493FollowersFollow
14,700SubscribersSubscribe
- Advertisement -